<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><rss xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" version="2.0"><channel><title>Kompas Arah Nilai, Moral, Etika, Cinta. Bacaan, cerita, tips.</title><description>Berbagi cinta kasih dan kebajikan bagi kehidupan lewat cerita, artikel, video, yang sejuk dan mendorong inspirasi.</description><managingEditor>noreply@blogger.com (Anonymous)</managingEditor><pubDate>Fri, 1 Nov 2024 17:44:13 +0700</pubDate><generator>Blogger http://www.blogger.com</generator><openSearch:totalResults xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">82</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/">25</openSearch:itemsPerPage><link>http://moralkompas.blogspot.com/</link><language>en-us</language><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Berbagi cinta kasih dan kebajikan bagi kehidupan lewat cerita, artikel, video, yang sejuk dan mendorong inspirasi.</itunes:subtitle><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><title>Dia, yang Dihargai oleh Anak-anaknya, dan Dipuji oleh Suaminya</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/12/dia-yang-dihargai-oleh-anak-anaknya-dan.html</link><category>Anak dan Orangtua</category><category>Cerita cinta</category><category>moral</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 22 Dec 2012 11:07:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-3822088797922192283</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
 
&lt;![endif]--&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  Normal
  0
  
  
  
  
  false
  false
  false
  
  EN-US
  ZH-CN
  X-NONE
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Proses</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/12/proses.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>moral</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 22 Dec 2012 11:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-6028901677671838100</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
 
&lt;![endif]--&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  Normal
  0
  
  
  
  
  false
  false
  false
  
  EN-US
  ZH-CN
  X-NONE
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Simple Rules in Life</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/12/simple-rules-in-life.html</link><category>Sikap</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 22 Dec 2012 10:57:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-849235569388044365</guid><description>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
 
&lt;![endif]--&gt;
&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  Normal
  0
  
  
  
  
  false
  false
  false
  
  EN-US
  ZH-CN
  X-NONE
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
  
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
   
  
&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;
 
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
  
</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Stop Teriak-Teriak!</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/stop-teriak-teriak.html</link><category>moral</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 14 Apr 2012 19:17:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-5392920000456463213</guid><description>




Ada satu kebiasaan dari penduduk di Kepulauan Solomon, Pasifik Selatan, yaitu meneriaki pohon.  Kebiasaan ini mereka lakukan pada pohon yang akar-akarnya sangat kuat dan sulit utuk dipotong dgn kapak. Tujuannya agar pohon itu mati. Caranya, beberapa orang akan memanjat hingga ke atas pohon itu, setelah sampai di atas, bersama dengan penduduk yang ada di bawah, mereka akan berteriak </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/-ML2vo7qhuP0/T4lqYk91qkI/AAAAAAAAAe4/GikxJwAuVW0/s72-c/stop+yelling.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Dua Serigala</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/dua-serigala.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>moral</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 13 Apr 2012 22:47:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-5781395201370274351</guid><description>
Seorang kakek sedang menceritakan kepada cucunya tentang apa yang sedang ia rasakan.



Katanya, "Opa merasa seperti ada dua ekor serigala sedang berkelahi di dalam hati opa. Yang satu serigala yang ganas, penuh amarah dan kekerasan, yang satunya lagi penyayang dan penuh belas kasih."



Cucunya bertanya, "Lalu, serigala mana yang menang di hati Opa?"



Sang kakek menjawab, "Tentu saja yang opa</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sang "Elang"</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/sang-elang.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 13 Apr 2012 22:37:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-2327958979781239237</guid><description>
Pada suatu hari seorang petani menemukan sebuah telur burung elang. Ia mengambil telur itu dan membawanya pulang untuk kemudian ia letakkan bersama telur-telur ayam di kandang ayam peliharaannya. Telur itu menetas dan bayi elang itu tumbuh bersama ayam-ayam lainnya. Ia mematuk-matuk dan mengais-ngais tanah layaknya seekor ayam biasa. Sepanjang hidupnya ia habiskan di sana. Memasuki usia tuanya, </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-JUNiLPJsq8g/T4hILxySiII/AAAAAAAAAew/9jIWPqnf_6s/s72-c/Elang.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Susu yang Tumpah</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/susu-yang-tumpah.html</link><category>Cerita inspiratif</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 12 Apr 2012 07:00:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-3069730242530206598</guid><description>
Seorang ilmuwan ternama baru saja menghasilkan beberapa terobosan penting di bidang kedokteran. Dalam wawancara dengan media, ia ditanya tentang bagaimana ia bisa begitu kreatif dibandingkan orang-orang lain pada umumnya. Apa yang menjadikannya sedemikian berbeda daripada orang lain?



Ia menjawab, menurutnya, semua berawal dari pengalamannya bersama ibunya, yang terjadi ketika ia masih balita.</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/-Q1wMAs_6_LI/T4WcS8FcDJI/AAAAAAAAAeg/5RI8spBCvV8/s72-c/spilt+milk.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Sukses Sang Aktris Michelle Yeoh</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/sukses-sang-aktris-michelle-yeoh.html</link><category>Cerita inspiratif</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 11 Apr 2012 19:14:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-6898780201950677672</guid><description>
Michelle Yeoh (Yeoh Choo Kheng) terlahir di Ipoh, Malaysia. Di usia yang masih amat belia dia bercita-cita ingin menjadi seorang balerina. Sayangnya ketika usianya 16 tahun punggungnya mengalami cedera serius sehingga karir menari profesionalnya terpaksa berhenti.







Michelle hampir saja menyerah dari cita-citanya dan akan menjadi seorang pengacara saja. Melawan nasehat dokternya, ia malah </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://2.bp.blogspot.com/-ejJDneWKbOs/T4V012zlPhI/AAAAAAAAAeY/WbxnLOU0ZVk/s72-c/michelle+yeoh.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>10 Kebijaksanaan ala Steve Jobs</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/10-kebijaksanaan-ala-steve-jobs.html</link><category>moral</category><category>Sikap</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 8 Apr 2012 20:26:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-7602874436877745527</guid><description>
"I think we’re having fun. I think our customers really like our products. And we're always trying to do better." - Steve Jobs.

Prestasi dan karakternya telah mengubah dunia. Ia adalah salah seorang pendiri sebuah perusahaan yang kita kenal, Apple Computers. Selain itu, pria dengan kharisma dan energi yang seolah tidak ada habisnya ini, juga adalah seorang ahli dalam mengungkapkan kata-kata </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-eFCJX97FELY/T4GRwVlnIfI/AAAAAAAAAeQ/DAJChkIWZ2I/s72-c/steve+jobs.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Ngapain Aku Harus Sedih?</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/ngapain-aku-harus-sedih.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>moral</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 7 Apr 2012 14:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-5432977243440770966</guid><description>

Ada seorang pemuda, yang sedang jatuh cinta kepada seorang perempuan. Perempuan itu gadis yang terbilang biasa-biasa saja, tetapi bagi pemuda itu adalah segala-galanya. Ia sering membayangkan menghabiskan hidupnya bersama perempuan itu. Teman-temannya sering berkata, "kenapa kamu begitu memimpikannya, padahal kamu sendiri tidak tahu apakah dia mencintaimu juga atau tidak. Pertama-tama, beritahu</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kepuasan Pelanggan</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/kepuasan-pelanggan.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 7 Apr 2012 13:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-7225768610504037119</guid><description>
Seorang anak muda masuk ke sebuah apotek untuk memakai telefon umum di sana. Pemilik apotek memperhatikan dan mendengarkan pembicaraan bocah itu.


Bocah: Bu, bisakah saya bekerja untuk ibu, memotong rumput taman di rumah ibu?



Nyonya (lawan bicara di telefon): Sudah ada orang yang mengurus taman saya.



Bocah: Bu, saya akan mengurus taman ibu dengan biaya cukup separuh dari yang ibu </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/-izjooLZHBhA/T3_foARhO2I/AAAAAAAAAeI/LE333yvVj0A/s72-c/garden.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Hidup Ini Singkat, Kawan</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/hidup-ini-singkat-kawan.html</link><category>moral</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 6 Apr 2012 14:24:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-2706050560193132654</guid><description>Satu pohon dapat membuat jutaan batang korek api,tapi satu batang korek api dapat membakar jutaan pohon.
Demikian halnya satu pikiran negatif dapat membakar semua pikiran positif.Korek api mempunyai kepala,tetapi tidak mempunyai otak,oleh karena itu setiap kali ada gesekan kecil, sang korek api langsung terbakar.Kita mempunyai kepala, dan juga otak,jadi kita tidak perlu kebakaran jenggot hanya </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Kupu-Kupu dan Kepompongnya</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/kupu-kupu-dan-kepompongnya.html</link><category>Cerita inspiratif</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 3 Apr 2012 18:58:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-3745117752371051423</guid><description>
Seseorang memungut sebuah kepompong. Ia membawanya pulang ke rumahnya, supaya bisa mengamatinya menetaskan kupu-kupu. Suatu hari, tampak retakan kecil, dan ia tetap duduk di sana, mengamatinya berjam-jam, ketika kupu-kupu di dalam kepompong itu berjuang mengeluarkan tubuhnya. Lalu, tampaknya kupu-kupu itu berhenti bergerak. Sepertinya ia sudah berusaha semampunya. Orang itu merasa iba, lalu </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Penerimaan Mutlak</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/04/penerimaan-mutlak.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Mon, 2 Apr 2012 18:29:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-7647752712939080426</guid><description>
Suatu pagi, ketika John bersiap-siap pergi bekerja, ia berkata kepada istrinya bahwa akhirnya ia memutuskan untuk meminta kenaikan gaji. Sepanjang hari ia menjadi gugup dan gelisah. Bagaimana kalau bos menolak permohonannya? John sudah bekerja keras selama 18 bulan ini dan memberikan kontribusi cukup besar untuk perusahaan periklanan tempatnya bekerja. Tentu saja ia pantas mendapatkan kenaikan </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Miskomunikasi. Kisah Nyata</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/miskomunikasi-kisah-nyata.html</link><category>moral</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 28 Mar 2012 08:05:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-2828312921061193916</guid><description>
Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yang membesarkan dan menyekolahkannya hingga tamat kuliah. Suami saya mengutarakan idenya untuk menjemput nenek di kampung agar bisa tinggal bersama kami. Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yang menghadap taman untuk nenek, agar beliau dapat berjemur, menanam </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Nelayan Vs. Pengusaha</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/nelayan-vs-pengusaha.html</link><category>Cerita inspiratif</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 27 Mar 2012 13:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-5414642838775425155</guid><description>Seorang nelayan sedang bersantai di tepi pantai. Seorang pengusaha yang kebetulan lewat melihat nelayan itu dan mengajaknya berbincang-bincang. "Sedang apa nih Pak?" tanya si pengusaha.

"Saya sudah menangkap cukup banyak ikan untuk kebutuhan hidup keluarga saya, jadi tentu saja sekarang saya sedang bersantai saja menikmati keidahan ciptaan Tuhan.," jawabnya.

"Tapi Pak," si pengusaha menanggapi </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Harga sebuah Mukjizat</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/harga-sebuah-mukjizat.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 25 Mar 2012 14:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-7690646512198257841</guid><description>

Sally baru berusia 8 tahun. Papa dan mama sedang berbicara serius tentang adik kecilnya, Georgi, yang sedang sakit parah, dan sepertinya tidak ada lagi yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan hidupnya. Hanya sebuah operasi yang mungkin bisa menolongnya, tetapi tentu saja biayanya amat mahal dan di luar kemampuan mereka. Sally mendengar papanya mengeluh dengan putus asa, "Kini hanya mukjizat </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-w9gVF7Av38E/T27NuMLmy0I/AAAAAAAAAdY/U8grl3bud1s/s72-c/mukjizat.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Jodoh</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/jodoh.html</link><category>Cerita cinta</category><category>moral</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 22 Mar 2012 22:25:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-6642655838107012841</guid><description>
Dalam
 perjalanan pulang, aku menemukan sebuah dompet di jalan. Di dalamnya 
hanya berisi uang tiga dolar dan sebuah amplop surat yang sudah usang. 
Tertulis sebuah alamat di surat itu. Aku membuka amplopnya, siapa tahu 
ada informasi tentang pemiliknya.



Aku membaca surat itu. Tertanggal tahun 1924, ternyata surat yang sudah sangat tua. Tulisannya indah, sepertinya tulisan tangan seorang </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-qn9-d9JJt3Y/T2tC91dxebI/AAAAAAAAAc0/HFSf8J-yqfE/s72-c/Dompet.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Bagus lah</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/bagus-lah.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Thu, 22 Mar 2012 14:44:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-8454962479821288478</guid><description>
Seorang raja di Afrika mempunyai seorang teman, teman sepermainannya sejak masih kanak-kanak. Temannya itu memiliki kebiasaan unik dalam memandang setiap situasi dalam hidupnya, dan selalu akan berkata, "Bagus lah!"



Suatu hari, mereka pergi berburu. Temannya menyiapkan senjata untuk sang raja. Kali ini sepertinya ia melakukan sedikit kesalahan dalam mempersiapkan senapan itu, karena ketika </description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Wortel, Telur, dan Kopi</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/wortel-telur-dan-kopi.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 21 Mar 2012 01:28:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-3474803117785813846</guid><description>
Seorang gadis mengadu kepada ibunya, betapa hidupnya penuh dengan kesulitan tiada henti. Ia sudah tidak tahu lagi bagaimana mengatasinya dan ingin menyerah saja. Setiap satu masalah berlalu, selalu ada saja masalah lain bergiliran menderanya.



Lalu ibunya mengajak gadis itu ke dapur. Ia mengisi tiga panci kecil dengan air. Di panci pertama dimasukkan wortel, di panci ke-dua dimasukkan telur, </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-4tcAmY2uAvE/T2jME403L7I/AAAAAAAAAcM/AvkP6g2GBoQ/s72-c/Kopi.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Terdampar</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/terdampar.html</link><category>Cerita inspiratif</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Wed, 21 Mar 2012 00:20:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-1342543275296196657</guid><description>
Seorang korban kapal karam terdampar sendirian di sebuah pulau yang kecil tak berpenghuni. Ia terus berdoa dengan tekun supaya Tuhan menyelamatkannya, dan setiap hari juga ia memandangi lautan, menunggu tim pencari, tapi tampaknya tidak kunjung datang juga.



Bersusah payah, akhirnya ia selesai membangun gubuk kecil dari kayu-kayu yang bisa ia temukan di pulau itu. Namun kemudian, suatu hari </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://4.bp.blogspot.com/-PWdHyolqsew/T2i6XqfdwBI/AAAAAAAAAcE/Ryo33AXXWKE/s72-c/terdampar.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Life is All About Choices</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/life-is-all-about-choices.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Tue, 20 Mar 2012 23:23:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-824878440760375810</guid><description>


Sahabatku, John, kelihatannya tidak mengerti arti kesedihan. Sehari-harinya ia selalu ceria, tidak pernah mengeluh, dan selalu menyikapi hal apa pun dengan ringan dan santai. Ia adalah seorang manajer restoran yang unik dalam mengelola para bawahannya. Ia selalu mengajarkan mereka untuk melihat sisi baik dari setiap kesulitan yang mereka alami. Mereka menjadi sangat setia kepada John.



Suatu</description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://2.bp.blogspot.com/-Jtw47RJAyco/T2iujRLSj9I/AAAAAAAAAb0/XVXGGYCRjUo/s72-c/happy.jpg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">1</thr:total></item><item><title>Pikiran yang Jernih</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/pikiran-yang-jernih.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sun, 18 Mar 2012 07:55:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-38793774688451669</guid><description>Pasangan muda yang baru menikah, menempati rumah di sebuah komplek perumahan.

Suatu pagi, sewaktu sarapan, si istri melalui jendela rumahnya, melihat tetangganya sedang menjemur kain.

"Cuciannya kelihatan kurang bersih ya," kata sang istri.
"Sepertinya dia tidak tahu cara mencuci pakaian dengan benar.
Mungkin dia perlu sabun cuci yang lebih bagus."

Suaminya menoleh, tetapi hanya diam dan tidak</description><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Apa yang Membuatmu Bahagia</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/apa-yang-membuatmu-bahagia.html</link><category>Cerita inspiratif</category><category>Sikap</category><category>Tips</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Sat, 17 Mar 2012 15:50:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-7000278734898749956</guid><description>Istri John Maxwell (pembicara dan motivator top), Margaret
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
John Maxwell sang suami duduk di bangku paling depan dan mendengarkan.
Di akhir sesi, semua hadirin bertepuk tangan dan tibalah sesi tanya jawab.

"Mrs. Margaret, apakah suami Anda membuat Anda bahagia?"
Seluruh ruangan langsung terdiam. Satu pertanyaan yang bagus.
Margaret tampak berpikir beberapa </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-8xhknLO0BIo/T2RQJbF1tYI/AAAAAAAAAa0/w_6YiqGotQI/s72-c/john+margaret+maxwell.jpeg" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item><item><title>Siapa yang Kau Cintai?</title><link>http://moralkompas.blogspot.com/2012/03/john-berdiri-dari-bangkunya-merapikan.html</link><category>Cerita cinta</category><category>Sikap</category><author>noreply@blogger.com (Anonymous)</author><pubDate>Fri, 16 Mar 2012 21:12:00 +0700</pubDate><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-3116191403985244102.post-4699332203420426156</guid><description>
John berdiri dari bangkunya, merapikan seragam militer yang dikenakannya, dan dengan seksama mengamati orang-orang yang lalu lalang di stasiun utama New York. Ia mencari seorang wanita, yang ia kenal hatinya, tapi tidak wajahnya. Seorang wanita dengan bunga mawar di pakaiannya.



Ketertarikannya kepada wanita ini dimulai sekitar satu tahun lalu, di sebuah perpustakaan di Florida. Sebuah buku </description><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="http://3.bp.blogspot.com/-8pn9ZWhRQzo/T2NtVTW-TiI/AAAAAAAAAaE/TatBvEy8A0M/s72-c/Buku+mawar.png" width="72"/><thr:total xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0">0</thr:total></item></channel></rss>