<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487</id><updated>2024-12-29T06:00:03.382-08:00</updated><category term="download"/><category term="ebook"/><category term="artikel"/><category term="biografi"/><category term="blog ebook"/><category term="do&#39;a"/><category term="ebook tafsir"/><category term="kaligrafi"/><category term="khutbah jum&#39;at"/><category term="kisah"/><category term="situs"/><category term="ulama&#39;"/><title type='text'>Pondok Pesantren Salafiah</title><subtitle type='html'>Keluarga Besar PP Salafiah&#xa;on the net</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>11</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-7978813365492039914</id><published>2011-02-27T19:29:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T19:32:23.305-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="biografi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kisah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ulama&#39;"/><title type='text'>Biografi Syeh abdul Qodir Jailani</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;
&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHH8c5hAqI3ZpCpadpfnVWa4CDnB7j7pQPShe31qC_memg8UOhJJ8zpmyNezrLPl_SN-43sn_c6FR4WpuArWbk9Cn2qTIpw_yiivbpNo25W5KgdvQLv9NDNyiH_3bn8wQtLMhaE1ABp9w/s1600/syeh+abdul+qodir+jailani.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHH8c5hAqI3ZpCpadpfnVWa4CDnB7j7pQPShe31qC_memg8UOhJJ8zpmyNezrLPl_SN-43sn_c6FR4WpuArWbk9Cn2qTIpw_yiivbpNo25W5KgdvQLv9NDNyiH_3bn8wQtLMhaE1ABp9w/s1600/syeh+abdul+qodir+jailani.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
NASAB&lt;br /&gt;
Sayyid Abu Muhammad Abdul Qadir dilahirkan di Naif, Jailan, Iraq, pada bulan Ramadhan 470 H, bertepatan dengan th 1077 M. Ayahnya bernama Shahih, seorang yang taqwa keturunan Hadhrat Imam Hasan, r.a., cucu pertama Rasulullah saw, putra sulung Imam Ali ra dan Fatimah r.a., puteri tercinta Rasul. Ibu beliau adalah puteri seorang wali, Abdullah Saumai, yang juga masih keturunan Imam Husein, r.a., putera kedua Ali dan Fatimah. Dengan demikian, Sayid Abdul Qadir adalah Hasani sekaligus Huseini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MASA MUDA&lt;br /&gt;
Sejak kecil, ia pendiam, nrimo, bertafakkur dan sering melakukan agar lebih baik, apa yang disebut &#39;pengalaman-pengalaman mistik&#39;. Ketika berusia lapan belas tahun, kehausan akan ilmu dan keghairahan untuk bersama para saleh, telah membawanya ke Baghdad, yang kala itu merupakan pusat ilmu dan peradaban. Kemudian, beliau digelari orang Ghauts Al-Azam atau wali ghauts terbesar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam terminologi kaum sufi, seorang ghauts menduduki jenjang ruhaniah dan keistimewaan kedua dalam hal memohon ampunan dan ridha Allah bagi ummat manusia setelah para nabi. Seorang ulama&#39; besar di masa kini, telah menggolongkannya ke dalam Shaddiqin, sebagaimana sebutan Al Qur&#39;an bagi orang semacam itu. Ulama ini mendasarkan pandangannya pada peristiwa yang terjadi pada perjalanan pertama Sayyid Abdul Qadir ke Baghdad.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diriwayatkan bahwa menjelang keberangkatannya ke Baghdad, ibunya yang sudah menjanda, membekalinya delapan puluh keping emas yang dijahitkan pada bagian dalam mantelnya, persis di bawah ketiaknya, sebagai bekal. Uang ini adalah warisan dari almarhum ayahnya, dimaksudkan untuk menghadapi masa-masa sulit. Kala hendak berangkat, sang ibu diantaranya berpesan agar jangan berdusata dalam segala keadaan. Sang anak berjanji untuk senantiasa mencamkan pesan tersebut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitu kereta yang ditumpanginya tiba di Hamadan, menghadanglah segerombolan perampok. Kala menjarahi, para perampok sama sekali tak memperhatikannya, karena ia tampak begitu sederhana dan miskin. Kebetulan salah seorang perampok menanyainya apakah ia mempunyai uang atau tidak. Ingat akan janjinya kepada sang ibu, si kecil Abdul Qadir segera menjawab: &quot;Ya, aku punya delapan puluh keping emas yang dijahitkan di dalam baju oleh ibuku.&quot; Tentu saja para perampok terperanjat keheranan. Mereka heran, ada manusia sejujur ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka membawanya kepada pemimpin mereka, lalu menanyainya, dan jawabannya pun sama. Begitu jahitan baju Abdul Qadir dibuka, didapatilah delapan puluh keping emas sebagaimana dinyatakannya. Sang kepala perampok terhenyak kagum. Ia kisahkan segala yang terjadi antara dia dan ibunya pada saat berangkat, dan ditambahkannya jika ia berbohong, maka akan tak bermakna upayanya menimba ilmu agama.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mendengar hal ini, menangislah sang kepala perampok, jatuh terduduk di kali Abdul Qadir, dan menyesali segala dosa yang pernah dilakukan. Diriwayatkan, bahwa kepala perampok ini adalah murid pertamanya. Peristiwa ini menunjukkan proses menjadi Shiddiq. Andaikata ia tak benar, maka keberanian kukuh semacam itu demi kebenaran, dalam saat-saat kritis, tak mungkin baginya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
BELAJAR DI BAGHDAD&lt;br /&gt;
Selama belajar di Baghdad, karena sedemikian jujur dan murah hati, ia terpaksa mesti tabah menderita. Berkat bakat dan kesalehannya, ia cepat menguasai semua ilmu pada masa itu. Ia membuktikan diri sebagai ahli hukum terbesar di masanya. Tetapi, kerinduan ruhaniahnya yang lebih dalam gelisah ingin mewujudkan diri. Bahkan di masa mudanya, kala tenggelam dalam belajar, ia gemar musyahadah*).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ia sering berpuasa, dan tak mau meminta makanan dari seseorang, meski harus pergi berhari-hari tanpa makanan. Di Baghdad, ia sering menjumpai orang-orang yang berfikir serba ruhani, dan berintim dengan mereka. Dalam masa pencarian inilah, ia bertemu dengan Hadhrat Hammad, seorang penjual sirup, yang merupakan wali besar pada zamannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lambat laun wali ini menjadi pembimbing ruhani Abdul Qadir. Hadhrat Hammad adalah seorang wali yang keras, karenanya diperlakukannya sedemikian keras sufi yang sedang tumbuh ini. Namun calon ghauts ini menerima semua ini sebagai koreksi bagi kecacatan ruhaninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
LATIHAN-LATIHAN RUHANIAH&lt;br /&gt;
Setelah menyelesaikan studinya, ia kian keras terhadap diri. Ia mulai mematangkan diri dari semua kebutuhan dan kesenangan hidup. Waktu dan tenaganya tercurah pada shalat dan membaca Qur&#39;an suci. Shalat sedemikian menyita waktunya, sehingga sering ia shalat shubuh tanpa berwudhu lagi, karena belum batal.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Diriwayatkan pula, beliau kerapkali tamat membaca Al-Qur&#39;an dalam satu malam. Selama latihan ruhaniah ini, dihindarinya berhubungan dengan manusia, sehingga ia tak bertemu atau berbicara dengan seorang pun. Bila ingin berjalan-jalan, ia berkeliling padang pasir. Akhirnya ia tinggalkan Baghdad, dan menetap di Syustar, dua belas hari perjalanan dari Baghdad. Selama sebelas tahun, ia menutup diri dari dunia. Akhir masa ini menandai berakhirnya latihannya. Ia menerima nur yang dicarinya. Diri-hewaninya kini telah digantikan oleh wujud mulianya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
DICOBA IBLIS&lt;br /&gt;
Suatu peristiwa terjadi pada malam babak baru ini, yang diriwayatkan dalam bentuk sebuah kisah. Kisah-kisah serupa dinisbahkan kepada semua tokoh keagamaan yang dikenal di dalam sejarah; yakni sebuah kisah tentang penggodaan. Semua kisah semacam itu memaparkan secara perlambang, suatu peristiwa alamiah dalam kehidupan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Misal, tentang bagaimana nabi Isa as digoda oleh Iblis, yang membawanya ke puncak bukit dan dari sana memperlihatkan kepadanya kerajaan-kerajaan duniawi, dan dimintanya nabi Isa a.s., menyembahnya, bila ingin menjadi raja dari kerajaan-kerajaan itu. Kita tahu jawaban beliau, sebagai pemimpin ruhaniah. Yang kita tahu, hal itu merupakan suatu peristiwa perjuangan jiwa sang pemimpin dalam hidupnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikian pula yang terjadi pada diri Rasulullah saw. Kala beliau kukuh berdakwah menentang praktek-praktek keberhalaan masyarakat dan musuh-musuh beliau, para pemimpin Quraisy merayunya dengan kecantikan, harta dan tahta. Dan tak seorang Muslim pun bisa melupakan jawaban beliau: &quot;Aku sama sekali tak menginginkan harta ataupun tahta. Aku telah diutus oleh Allah sebagai seorang Nadzir**) bagi umat manusia, menyampaikan risalah-Nya kepada kalian. Jika kalian menerimanya, maka kalian akan bahagia di dunia ini dan di akhirat kelak. Dan jika kalian menolak, tentu Allah akan menentukan antara kalian dan aku.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Begitulah gambaran dari hal ini, dan merupakan fakta kuat kemaujudan duniawi. Berkenaan dengan hal ini, ada dua versi kisah tentang Syaikh Abdul Qadir Jailani. Versi pertama mengisahkan, bahwa suatu hari Iblis menghadapnya, memperkenalkan diri sebagai Jibril, dan berkata bahwa ia membawa Buraq dari Allah, yang mengundangnya untuk menghadap-Nya di langit tertinggi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sang Syaikh segera menjawab bahwa si pembicara tak lain adalah si Iblis, karena baik Jibril maupun Buraq takkan datang ke dunia bagi selain Nabi Suci Muhammad saw. Setan toh masih punya cara lain, katanya: &quot;Baiklah Abdul Qadir, engkau telah menyelamatkan diri dengan keluasan ilmumu.&quot; &quot;Enyahlah!, bentak sang wali.&quot; Jangan kau goda aku, bukan karena ilmuku, tapi karena rahmat Allahlah aku selamat dari perangkapmu&quot;.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
*) Musyahadah : penyaksian langsung. Yang dimaksud ialah penyaksian akan segala kekuasaan dan keadilan Allah melalui mata hati.&lt;br /&gt;
**) Nadzir : pembawa ancaman atau pemberi peringatan. Salah satu tugas terpenting seorang Rasul adalah membawa beita, baik berita gembira maupun ancaman.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Versi kedua mengisahkan, ketika sang Syaikh sedang berada di rimba belantara, tanpa makanan dan minuman, untuk waktu yang lama, awan menggumpal di angkasa, dan turunlah hujan. Sang Syaikh meredakan dahaganya. Muncullah sosok terang di cakrawala dan berseru: &quot;Akulah Tuhanmu, kini Kuhalalkan bagimu segala yang haram.&quot; Sang Syaikh berucap: &quot;Aku berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk.&quot; Sosok itu pun segera pergi berubah menjadi awan, dan terdengar berkata: &quot;Dengan ilmumu dan rahmat Allah, engkau selamat dari tipuanku.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu setan bertanya tentang kesigapan sang Syaikh dalam mengenalinya. Sang Syaikh menyahut bahwa pernyataannya menghalalkan segala yang haramlah yang membuatnya tahu, sebab pernyataan semacam itu tentu bukan dari Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kedua versi ini benar, yang menyajikan dua peristiwa berlainan secara perlambang. Satu peristiwa dikaitkan dengan perjuangannya melawan kebanggaan akan ilmu. Yang lain dikaitkan dengan perjuangannya melawan kesulitan-kesulitan ekonomi, yang menghalangi seseorang dalam perjalanan ruhaniahnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kesadaran aka kekuatan dan kecemasan akan kesenangan merupakan kelemahan terakhir yang mesti enyah dari benak seorang salih. Dan setelah berhasil mengatasi dua musuh abadi ruhani inilah, maka orang layak menjadi pemimpin sejati manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PANUTAN MASYARAKAT&lt;br /&gt;
Kini sang Syaikh telah lulus dari ujian-ujian tersebut. Maka semua tutur kata atau tegurannya, tak lagi berasal dari nalar, tetapi berasal dari ruhaninya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kala ia memperoleh ilham, sebagaimana sang Syaikh sendiri ingin menyampaikannya, keyakinan Islami melemah. Sebagian muslim terlena dalam pemuasan jasmani, dan sebagian lagi puas dengan ritus-ritus dan upacara-upacara keagamaan. Semangat keagamaan tak dapat ditemui lagi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pada saat ini, ia mempunyai mimpi penting tentang masalah ini. Ia melihat dalam mimpi itu, seolah-olah sedang menelusuri sebuah jalan di Baghdad, yang di situ seorang kurus kering sedang berbaring di sisi jalan, menyalaminya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketika sang Syaikh menjawab ucapan salamnya, orang itu memintanya untuk membantunya duduk. Begitu beliau membantunya, orang itu duduk dengan tegap, dan secara menakjubkan tubuhnya menjadi besar. Melihat sang Syaikh terperanjat, orang asing itu menentramkannya dengan kata-kata: &quot; Akulah agama kakekmu, aku menjadi sakit dan sengsara, tetapi Allah telah menyehatkanku kembali melalui bantuanmu.&quot;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ini terjadi pada malam penampilannya di depan umum di masjid, dan menunjukkan karir mendatang sang wali. Kemudian masyarakat tercerahkan, menamainya Muhyiddin, &#39;pembangkit keimanan&#39;, gelar yang kemudian dipandang sebagai bagian dari namanya yang termasyhur. Meski telah ia tinggalkan kesendiriannya (uzlah), ia tak jua berkhutbah di depan umum. Selama sebelas tahun berikutnya, ia mukim di sebuah sudut kota, dan meneruskan praktek-praktek peribadatan, yang kian mempercerah ruhaniyah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KEHIDUPAN RUMAH TANGGA&lt;br /&gt;
Menarik untuk dicatat, bahwa penampilannya di depan umum selaras dengan kehidupan perkawinannya. Sampai tahun 521 H, yakni pada usia kelima puluh satu, ia tak pernah berpikir tentang perkawinannya. Bahkan ia menganggapnya sebagai penghambat upaya ruhaniyahnya. Tetapi, begitu beliau berhubungan dengan orang-orang, demi mematuhi perintah Rasul dan mengikuti Sunnahnya, ia pun menikahi empat wanita, semuanya saleh dan taat kepadanya. Ia mempunyai empat puluh sembilan anak - dua puluh putra, dan yang lainnya putri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Empat putranya yang termasyhur akan kecendekian dan kepakarannya, adalah:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 1.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syaikh Abdul Wahab, putera tertua adalah seorang alim besar, dan mengelola madrasah ayahnya pada tahun 543 H. Sesudah sang wali wafat, ia juga berkhutbah dan menyumbangkan buah pikirannya, berkenaan dengan masalah-masalah syariat Islam. Ia juga memimpin sebuah kantor negara, dan demikian termasyhur.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 2.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syaikh Isa, ia adalah seorang guru hadits dan seorang hakim besar. Dikenal juga sebagai seorang penyair. Ia adalah seorang khatib yang baik, dan juga Sufi. Ia mukim di Mesir, hingga akhir hayatnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 3.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syaikh Abdul Razaq. Ia adalah seorang alim, sekaligus penghafal hadits. Sebagaimana ayahnya, ia terkenal taqwa. Ia mewarisi beberapa kecenderungan spiritual ayahnya, dan sedemikian masyhur di Baghdad, sebagaimana ayahnya.&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp; 4.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Syaikh Musa. Ia adalah seorang alim terkenal. Ia hijrah ke Damaskus, hingga wafat. &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tujuh puluh delapan wacana sang wali sampai kepada kita melalui Syaikh Isa. Dua wacana terakhir, yang memaparkan saat-saat terakhir sang wali, diriwayatkan oleh Syaikh Wahab. Syaikh Musa termaktub pada wacana ke tujuh puluh sembilan dan delapan puluh. Pada dua wacana terakhir nanti disebutkan, pembuatnya adalah Syaikh Abdul Razaq dan Syaikh Abdul Aziz, dua putra sang wali, dengan diimlakkan oleh sang wali pada saat-saat terakhirnya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
KESEHARIANNYA&lt;br /&gt;
Sebagaimana telah kita saksikan, sang wali bertabligh tiga kali dalam seminggu. Di samping bertabligh setiap hari, pada pagi dan malam hari, ia mengajar tentang Tafsir Al Qur&#39;an, Hadits, Ushul Fiqih, dan mata pelajaran lain. Sesudah Dhuhur, ia memberikan fatwa atas masalah-masalah hukum, yang diajukan kepadanya dari segenap penjuru dunia. Sore hari, sebelum sholat Maghrib, ia membagi-bagikan roti kepada fakir miskin. Sesudah sholat Maghrib, ia selalu makan malam, karena ia berpuasa sepanjang tahun. Sebalum berbuka, ia menyilakan orang-orang yang butuh makanan di antara tetangga-tetangganya, untuk makan malam bersama. Sesudah sholat Isya&#39;, sebagaimana kebiasaan para wali, ia mengaso di kamarnya, dan melakukan sebagian besar waktu malamnya dengan beribadah kepada Allah - suatu amalan yang dianjurkan Qur&#39;an Suci. Sebagai pengikut sejati Nabi, ia curahkan seluruh waktunya di siang hari, untuk mengabdi ummat manusia, dan sebagian besar waktu malam dihabiskan untuk mengabdi Penciptanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
WAFATNYA&lt;br /&gt;
Ia wafat pada 11 Rabi&#39;ul Akhir 561 H (1166 M), pada usia 91 tahun. Tanggal ini diperingati oleh para pengagumnya sampai kini, dan anak benua India (Pakistan), dikenal sebagai Giarwin Syarif.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
PENINGGALANNYA&lt;br /&gt;
Sepeninggal sang wali, para putra dan muridnya mendirikan suatu Thariqah, untuk menyuburkan spiritualitas Islami dan ajaran-ajaran Islami di kalangan umat dunia, yakni Thariqah Qadiriyah, yang sampai kini terkenal taat kepada prinsip-prinsip syari&#39;at. Thariqah ini telah sedemikian besar jasanya bagi kebangkitan kembali &#39;dunia Islam&#39;, dan sumbangannya kepada Tasawuf tak terhingga. Tiga diantara catatan-catatan nasihat dan pengajarannya mencapai reputasi dunia. Yang paling luar biasa adalah FUTUH AL-GHAIB, yang terjemahannya disajikan berikut ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Selain itu, Fath al-Rabbani, kumpulan enam puluh delapan khutbah, yang disampaikan antara tahun 545 H dan 546 H. Yang ketiga adalah sebuah QASIDAH, sebuah syair yang memaparkan peranan dan peringkat wali dalam bahasa ekstatik. Syair ini disebut Qasidah al-Ghautsiyya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagaimana thariqah lain, Thariqah Qadiriyah dewasa ini, tampak lebih cenderung kepada risalah terakhir ini, dari pada karya-karya lainnya, yang memuat nasihat-nasihat tentang pembangunan diri, dan sebuah pesan dari alam ghaib.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Terlepas dari kekeliruan-kekeliruan pada para pengagumnya dewasa ini, pengaruh sang wali dalam sejarah Islami luar biasa. Kepribadiannya gemerlapan laksana zamrud berkilauan dari spiritualitas Islami dewasa ini, sebagaimana pada sejarah masa lalu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
sumber : futuhul ghoib.exe&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/7978813365492039914/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2011/02/biografi-syeh-abdul-qodir-jailani.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/7978813365492039914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/7978813365492039914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2011/02/biografi-syeh-abdul-qodir-jailani.html' title='Biografi Syeh abdul Qodir Jailani'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjHH8c5hAqI3ZpCpadpfnVWa4CDnB7j7pQPShe31qC_memg8UOhJJ8zpmyNezrLPl_SN-43sn_c6FR4WpuArWbk9Cn2qTIpw_yiivbpNo25W5KgdvQLv9NDNyiH_3bn8wQtLMhaE1ABp9w/s72-c/syeh+abdul+qodir+jailani.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-5812456793128001853</id><published>2010-08-15T12:21:00.000-07:00</published><updated>2010-08-15T12:22:08.653-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="situs"/><title type='text'>daftar situs islami</title><content type='html'>&lt;span dir=&quot;rtl&quot;&gt;MAJELIS TA’LIM DAN DZIKIR&lt;br /&gt;
Majelis Rasulullah, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://www.majelisrasulullah.org/&quot;&gt;http://www.majelisrasulullah.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Nurul Musthofa, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://www.nurulmusthofa.org/&quot;&gt;http://www.nurulmusthofa.org&lt;/a&gt;/)&lt;br /&gt;
Majelis Al-Anwar, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://www.majelisalanwar.com/&quot;&gt;http://www.majelisalanwar.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Dzikir Al-Attas, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://majlisdzikiralattas.wordpress.com/&quot;&gt;http://majlisdzikiralattas.wordpress.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Dzikir Az-Zikra, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://www.majelisazzikra.org/&quot;&gt;http://www.majelisazzikra.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Syamsi Syumus, Jakart (&lt;a href=&quot;http://www.syamsisyumus.org/&quot;&gt;http://www.syamsisyumus.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Nurul Habib (&lt;a href=&quot;http://www.nurulhabib.com/&quot;&gt;http://www.nurulhabib.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Ahbabur Rasul (&lt;a href=&quot;http://www.ahbaburrasulsaw.org/&quot;&gt;http://www.ahbaburrasulsaw.org&lt;/a&gt;/)&lt;br /&gt;
Majelis Riyaadhul Jannah, Jakarta (&lt;a href=&quot;http://riyaadhul-jannah.blogspot.com/&quot;&gt;http://riyaadhul-jannah.blogspot.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Majelis Nurul Qulub, Tegal (&lt;a href=&quot;http://www.nurulqulub.org/&quot;&gt;http://www.nurulqulub.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
WEBSITE ILMIAH (BAHASA INDONESIA)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span dir=&quot;rtl&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://abusalafy.wordpress.com/&quot;&gt;http://abusalafy.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://abusalafy.wordpress.com/&quot;&gt;http://abusalafy.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/&quot;&gt;http://ahlussunahwaljamaah.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.pejuangislam.com/&quot;&gt;http://www.pejuangislam.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.orgawam.wordpress.com/&quot;&gt;http://www.orgawam.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.iniaswaja.co.cc/&quot;&gt;http://www.iniaswaja.co.cc/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://hotarticle.org/&quot;&gt;http://hotarticle.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://bahrusshofa.blogspot.com/&quot;&gt;http://bahrusshofa.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ahlulbait.blogdrive.com/&quot;&gt;http://ahlulbait.blogdrive.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.aswaja.net/&quot;&gt;http://www.aswaja.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.albayyinat.net/&quot;&gt;http://www.albayyinat.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://ibnutaymiah.wordpress.com/&quot;&gt;http://ibnutaymiah.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://thoriqoh-indonesia.org/&quot;&gt;http://thoriqoh-indonesia.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://mubas.wen.ru/&quot;&gt;http://mubas.wen.ru/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://kisahwali.blogspot.com/&quot;&gt;http://kisahwali.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://salafytobat.wordpress.com/&quot;&gt;http://salafytobat.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.r40.fiz.su/&quot;&gt;http://www.r40.fiz.su/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://defenders-muhammad.blogspot.com/&quot;&gt;http://defenders-muhammad.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.majalah-alkisah.com/&quot;&gt;http://www.majalah-alkisah.com/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.pesantrenvirtual.com/&quot;&gt;http://www.pesantrenvirtual.com&lt;/a&gt;/&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://rabithah.net/&quot;&gt;http://rabithah.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.forsansalaf.com/&quot;&gt;http://www.forsansalaf.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://salafyindonesia.wordpress.com/&quot;&gt;http://salafyindonesia.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.sufinews.com/&quot;&gt;http://www.sufinews.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tanbihun.com/&quot;&gt;http://www.tanbihun.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.liriksolawat.com/&quot;&gt;http://www.liriksolawat.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://bicarasalafy.wordpress.com/&quot;&gt;http://bicarasalafy.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://jejakwali.wordpress.com/&quot;&gt;http://jejakwali.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.indo.hadhramaut/&quot;&gt;http://www.indo.hadhramaut/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://cahayamukmin.blogspot.com/&quot;&gt;http://cahayamukmin.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://tamanhabaib.blogspot.com/&quot;&gt;http://tamanhabaib.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://algembira.blog.com/&quot;&gt;http://algembira.blog.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
WEBSITE ILMIAH (BAHASA MALAYSIA DAN LAIN2)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span dir=&quot;rtl&quot;&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://abulehyah.blogspot.com/&quot;&gt;http://abulehyah.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://abu-syafiq.blogspot.com/&quot;&gt;http://abu-syafiq.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://al-fanshuri.blogspot.com/&quot;&gt;http://al-fanshuri.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://pondokhabib.wordpress.com/&quot;&gt;http://pondokhabib.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.almuttaqin.tv/&quot;&gt;http://www.almuttaqin.tv/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://al-ashairah.blogspot.com/&quot;&gt;http://al-ashairah.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://pustaka-alfanshuri.blogspot.com/&quot;&gt;http://pustaka-alfanshuri.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://bankwahabi.wordpress.com/&quot;&gt;http://bankwahabi.wordpress.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://alawiyyin.bravepages.com/&quot;&gt;http://alawiyyin.bravepages.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
MA’HAD&lt;br /&gt;
PP Madinah Munawwarah, Semarang (&lt;a href=&quot;http://www.pmm-online.co.cc/&quot;&gt;http://www.pmm-online.co.cc/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
PP Sidogiri (http://www.sidogiri.net/)&lt;br /&gt;
PP Suryalaya (h&lt;a href=&quot;ttp://www.suryalaya.org&quot;&gt;ttp://www.suryalaya.org&lt;/a&gt;/)&lt;br /&gt;
PP Daarul Lughah Wad-Da’wah, Bangil (&lt;a href=&quot;http://pp-dalwa.com/&quot;&gt;http://pp-dalwa.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Rubath Tarim (&lt;a href=&quot;http://rubat-tareem.net/&quot;&gt;http://rubat-tareem.net&lt;/a&gt;/)&lt;br /&gt;
LPI Daarut Tauhid, Malang (&lt;a href=&quot;http://www.lpidaruttauhidmalang.com/&quot;&gt;http://www.lpidaruttauhidmalang.com&lt;/a&gt;/)&lt;br /&gt;
PP Yanba’ul Qur’an, Kudus (&lt;a href=&quot;http://www.arwaniyyah.com/&quot;&gt;http://www.arwaniyyah.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Madrasah Qudsiyah, Kudus (&lt;a href=&quot;http://www.qudsiyyah.com/&quot;&gt;http://www.qudsiyyah.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
PP Buntet h&lt;a href=&quot;ttp://www.buntetpesantren.org/&quot;&gt;ttp://www.buntetpesantren.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
PP Lirboyo (&lt;a href=&quot;http://www.lirboyo.com/&quot;&gt;http://www.lirboyo.com&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Al-Khairaat, Palu &lt;a href=&quot;http://alkhairaat.or.id/&quot;&gt;http://alkhairaat.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
PP Gontor (&lt;a href=&quot;http://www.gontor.ac.id/&quot;&gt;http://www.gontor.ac.id&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.pppa.or.id/&quot;&gt;http://www.pppa.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://alhikmahdua.com/&quot;&gt;http://alhikmahdua.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
PP Langitan &lt;a href=&quot;http://langitan.net/&quot;&gt;http://langitan.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.salafiyah.or.id/&quot;&gt;http://www.salafiyah.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.thohiriyyah.com/&quot;&gt;http://www.thohiriyyah.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tremas.net/&quot;&gt;http://www.tremas.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.krapyak.org/&quot;&gt;http://www.krapyak.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.pesantren-balekambang.org/&quot;&gt;http://www.pesantren-balekambang.org/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TOKOH&lt;br /&gt;
Habib Umar bin Hafidz (&lt;a href=&quot;http://www.alhabibomar.com/&quot;&gt;http://www.alhabibomar.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Gus Mus (&lt;a href=&quot;http://www.gusmus.net/&quot;&gt;http://www.gusmus.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Gus Dur (&lt;a href=&quot;http://www.gusdur.net/&quot;&gt;http://www.gusdur.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Habib Ali Al-Jufrie (&lt;a href=&quot;http://alhabibali.org/&quot;&gt;http://alhabibali.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Syeikh Ramdhan Al-Bouti (&lt;a href=&quot;http://bouti.com/&quot;&gt;http://bouti.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Habib Sholeh alaydrus malang (&lt;a href=&quot;http://madinatulilmi.com/&quot;&gt;http://madinatulilmi.com/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Buya Yahya, Cirebon (&lt;a href=&quot;http://www.buyayahya.org/&quot;&gt;http://www.buyayahya.org/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
Habib Luthfi bin Yahya, Pekalongan (&lt;a href=&quot;http://www.habibluthfiyahya.net/&quot;&gt;http://www.habibluthfiyahya.net/&lt;/a&gt;)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
RADIO&lt;br /&gt;
Radio Buya Yahya Cirebon &lt;a href=&quot;http://radio.buyayahya.com:8199/listen.pls&quot;&gt;http://radio.buyayahya.com:8199/listen.pls&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
ORMAS&lt;br /&gt;
Front Pembela Islam &lt;a href=&quot;http://www.fpi.or.id/&quot;&gt;http://www.fpi.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Nahdlatul Ulama h&lt;a href=&quot;ttp://www.nu.or.id/&quot;&gt;ttp://www.nu.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
NU Cabang Pasuruan &lt;a href=&quot;http://www.nupasuruan.or.id/&quot;&gt;http://www.nupasuruan.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
GP Anshor &lt;a href=&quot;http://www.gp-ansor.org/&quot;&gt;http://www.gp-ansor.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
PMII &lt;a href=&quot;http://www.pmii.or.id/&quot;&gt;http://www.pmii.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
http://www.nw.or.id&lt;br /&gt;
IPNU &lt;a href=&quot;http://www.ipnu.or.id/&quot;&gt;http://www.ipnu.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
NU Jawa Timur &lt;a href=&quot;http://www.nujatim.or.id/&quot;&gt;http://www.nujatim.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
NU Pekalongan &lt;a href=&quot;http://www.nubatik.net/&quot;&gt;http://www.nubatik.net/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Fatayat &lt;a href=&quot;http://www.fatayat.or.id/&quot;&gt;http://www.fatayat.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Lakesdam &lt;a href=&quot;http://www.lakpesdam.or.id/&quot;&gt;http://www.lakpesdam.or.id/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
Pagar Nusa &lt;a href=&quot;http://silatpagarnusa.blogspot.com/&quot;&gt;http://silatpagarnusa.blogspot.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
TOKO BUKU ISLAMI ONLINE&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.kiosislami.com/&quot;&gt;http://www.kiosislami.com/&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;a href=&quot;http://www.tamanbuku.com/&quot;&gt;http://www.tamanbuku.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span dir=&quot;rtl&quot;&gt;&amp;nbsp;diambil dari&amp;nbsp; &lt;a href=&quot;http://www.facebook.com/?sk=bd#%21/group.php?gid=228457067568&amp;amp;v=info&quot;&gt;http://www.facebook.com/?sk=bd#!/group.php?gid=228457067568&amp;amp;v=info&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/5812456793128001853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/daftar-situs-islami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/5812456793128001853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/5812456793128001853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/daftar-situs-islami.html' title='daftar situs islami'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-905081969223770525</id><published>2010-08-13T09:51:00.000-07:00</published><updated>2010-08-13T09:51:08.882-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="download"/><title type='text'>software untuk konvert dari pdf ke word</title><content type='html'>&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qSVwATZCoE1JTMMlcOPximW-kaGxKm2Qb0dmzUsl_PErfLGafP7vil7lvY22xOxV8I8jVZPJt13HU98dH16MRtkMhw2l0ewoLd053XLxTGA_IGNrYISRSyE3I601W84X8iQdpPzCQAI/s1600/pdf+to+doc.bmp&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qSVwATZCoE1JTMMlcOPximW-kaGxKm2Qb0dmzUsl_PErfLGafP7vil7lvY22xOxV8I8jVZPJt13HU98dH16MRtkMhw2l0ewoLd053XLxTGA_IGNrYISRSyE3I601W84X8iQdpPzCQAI/s320/pdf+to+doc.bmp&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&amp;nbsp;Software untuk mengkonvert dari pdf ke doc atau word&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://www.hellopdf.com/download.php&quot;&gt;Download Converter&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/905081969223770525/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/software-untuk-konvert-dari-pdf-ke-word.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/905081969223770525'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/905081969223770525'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/software-untuk-konvert-dari-pdf-ke-word.html' title='software untuk konvert dari pdf ke word'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj3qSVwATZCoE1JTMMlcOPximW-kaGxKm2Qb0dmzUsl_PErfLGafP7vil7lvY22xOxV8I8jVZPJt13HU98dH16MRtkMhw2l0ewoLd053XLxTGA_IGNrYISRSyE3I601W84X8iQdpPzCQAI/s72-c/pdf+to+doc.bmp" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-3189492238441420471</id><published>2010-08-13T07:20:00.000-07:00</published><updated>2010-08-13T07:20:27.736-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="artikel"/><title type='text'>asmaul husna</title><content type='html'>Dari Abu Hurairah r.a. bahwa Nabi s.a.w bersabda:&lt;br /&gt;
&quot;Sesungguhnya Allah mempunyai 99 nama, yaitu 100 kurang satu. Siapa yang menghafalnya akan masuk syurga.&quot; Sahih Bukhari.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1.  Allah&lt;br /&gt;
2.  Ar-Rahman - Maha Pemurah&lt;br /&gt;
3.  Ar-Rahim - Maha Penyayang&lt;br /&gt;
4.  Al-Malik - Maha Merajai/Pemerintah&lt;br /&gt;
5.  Al-Quddus - Maha Suci&lt;br /&gt;
6.  As-Salam - Maha Penyelamat&lt;br /&gt;
7.  Al-Mu&#39;min - Maha Pengaman&lt;br /&gt;
8.  Al-Muhaymin - Maha Pelindung/Penjaga&lt;br /&gt;
9.  Al-^Aziz - Maha Mulia/Perkasa&lt;br /&gt;
10. Al-Jabbar - Maha Pemaksa&lt;br /&gt;
11. Al-Mutakabbir - Maha Besar&lt;br /&gt;
12. Al-Khaliq - Maha Pencipta&lt;br /&gt;
13. Al-Bari&#39; - Maha Perancang&lt;br /&gt;
14. Al-Musawwir - Maha Menjadikan Rupa Bentuk&lt;br /&gt;
15. Al-Ghaffar - Maha Pengampun&lt;br /&gt;
16. Al-Qahhar - Maha Menundukkan&lt;br /&gt;
17. Al-Wahhab - Maha Pemberi&lt;br /&gt;
18. Ar-Razzaq - Maha Pemberi Rezeki&lt;br /&gt;
19. Al-Fattah - Maha Pembuka&lt;br /&gt;
20. Al-^Alim - Maha Mengetahui&lt;br /&gt;
21. Al-Qabid - Maha Penyempit Hidup&lt;br /&gt;
22. Al-Basit - Maha Pelapang Hidup&lt;br /&gt;
23. Al-Khafid - Maha Penghina&lt;br /&gt;
24. Ar-Rafi^ - Maha Tinggi&lt;br /&gt;
25. Al-Mu^iz - Maha Pemberi Kemuliaan/Kemenangan&lt;br /&gt;
26. Al-Muthil - Maha Merendahkan&lt;br /&gt;
27. As-Sami^ - Maha Mendengar&lt;br /&gt;
28. Al-Basir - Maha Melihat&lt;br /&gt;
29. Al-Hakam - Maha Menghukum&lt;br /&gt;
30. Al-^Adl - Maha Adil&lt;br /&gt;
31. Al-Latif - Maha Halusi&lt;br /&gt;
32. Al-Khabir - Maha Waspada&lt;br /&gt;
33. Al-Halim - Maha Penyantun&lt;br /&gt;
34. Al-^Azim - Maha Agong&lt;br /&gt;
35. Al-Ghafur - Maha Pengampun&lt;br /&gt;
36. Ash-Shakur - Maha Pengampun&lt;br /&gt;
37. Al-^Aliyy - Maha Tinggi Martabat-Nya&lt;br /&gt;
38. Al-Kabir - Maha Besar&lt;br /&gt;
39. Al-Hafiz - Maha Pelindung&lt;br /&gt;
40. Al-Muqit - Maha Pemberi Keperluan&lt;br /&gt;
41. Al-Hasib - Maha Mencukupi&lt;br /&gt;
42. Aj-Jalil - Maha Luhur&lt;br /&gt;
43. Al-Karim - Maha Mulia&lt;br /&gt;
44. Ar-Raqib - Maha Pengawas&lt;br /&gt;
45. Al-Mujib - Maha Mengabulkan&lt;br /&gt;
46. Al-Wasi^ - Maha Luas Pemberian-Nya&lt;br /&gt;
47. Al-Hakim - Maha Bijaksana&lt;br /&gt;
48. Al-Wadud - Maha Pencinta&lt;br /&gt;
49. Al-Majid - Maha Mulia&lt;br /&gt;
50. Al-Ba^ith - Maha Membangkitkan&lt;br /&gt;
51. Ash-Shahid - Maha Menyaksikan&lt;br /&gt;
52. Al-Haqq - Maha Benar&lt;br /&gt;
53. Al-Wakil - Maha Berserah&lt;br /&gt;
54. Al-Qawiyy - Maha Memiliki Kekuatan&lt;br /&gt;
55. Al-Matin - Maha Sempurna Kekuatan-Nya&lt;br /&gt;
56. Al-Waliyy - Maha Melinuingi&lt;br /&gt;
57. Al-Hamid - Maha Terpuji&lt;br /&gt;
58. Al-Muhsi - Maha Menghitung&lt;br /&gt;
59. Al-Mubdi&#39; - Maha Memulai/Pemula&lt;br /&gt;
60. Al-Mu^id - Maha Mengembalikan&lt;br /&gt;
61. Al-Muhyi - Maha Menghidupkan&lt;br /&gt;
62. Al-Mumit - Maha Mematikan&lt;br /&gt;
63. Al-Hayy - Maha Hidup&lt;br /&gt;
64. Al-Qayyum - Maha Berdiri Dengan Sendiri-Nya&lt;br /&gt;
65. Al-Wajid - Maha Menemukan&lt;br /&gt;
66. Al-Majid - Maha Mulia&lt;br /&gt;
67. Al-Wahid - Maha Esa&lt;br /&gt;
68. As-Samad - Maha Diminta&lt;br /&gt;
69. Al-Qadir - Maha Kuasa&lt;br /&gt;
70. Al-Muqtadir - Maha Menentukan&lt;br /&gt;
71. Al-Muqaddim - Maha Mendahulukan&lt;br /&gt;
72. Al-Mu&#39;akhkhir - Maha Melambat-lambatkan&lt;br /&gt;
73. Al-&#39;Awwal - Maha Pemulaan&lt;br /&gt;
74. Al-&#39;Akhir - Maha Penghabisan&lt;br /&gt;
75. Az-Zahir - Maha Menyatakan&lt;br /&gt;
76. Al-Batin - Maha Tersembunyi&lt;br /&gt;
77. Al-Wali - Maha Menguasai Urusan&lt;br /&gt;
78. Al-Muta^ali - Maha Suci/Tinggi&lt;br /&gt;
79. Al-Barr - Maha Bagus (Sumber Segala Kelebihan)&lt;br /&gt;
80. At-Tawwab - Maha Penerima Taubat&lt;br /&gt;
81. Al-Muntaqim - Maha Penyiksa&lt;br /&gt;
82. Al-^Afuww - Maha Pemaaf&lt;br /&gt;
83. Ar-Ra&#39;uf - Maha Mengasihi&lt;br /&gt;
84. Malik Al-Mulk - Maha Pemilik Kekuasaan&lt;br /&gt;
85. Thul-Jalali wal-Ikram - Maha Pemilik Keagungan dan   Kemuliaan&lt;br /&gt;
86. Al-Muqsit - Maha Mengadili&lt;br /&gt;
87. Aj-Jami^ - Maha Mengumpulkan&lt;br /&gt;
88. Al-Ghaniyy - Maha Kaya Raya&lt;br /&gt;
89. Al-Mughni - Maha Penberi Kekayaan&lt;br /&gt;
90. Al-Mani^ - Maha Membela/Menolak&lt;br /&gt;
91. Ad-Darr - Maha Pembuat Bahaya&lt;br /&gt;
92. An-Nafi^ - Maha Pemberi Manfaat&lt;br /&gt;
93. An-Nur - Maha Pemberi Cahaya&lt;br /&gt;
94. Al-Hadi - Maha Pemberi Petunjuk&lt;br /&gt;
95. Al-Badi^ - Maha Indah/Tiada Bandingan&lt;br /&gt;
96. Al-Baqi - Maha Kekal&lt;br /&gt;
97. Al-Warith - Maha Membahagi/Mewarisi&lt;br /&gt;
98. Ar-Rashid - Maha Pandai/Bijaksana&lt;br /&gt;
99. As-Sabur - Maha Penyabar&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/3189492238441420471/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/asmaul-husna.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/3189492238441420471'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/3189492238441420471'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/asmaul-husna.html' title='asmaul husna'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-801682012564308498</id><published>2010-08-13T07:11:00.000-07:00</published><updated>2010-08-13T07:11:29.180-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="kaligrafi"/><title type='text'>kaligrafi bismillahrirrohmanirrohim</title><content type='html'>&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_A-SkEvqBICktWlD0Wc4ftR4jffMBAuZUrA7SiIO22lHpoSLhHQH0Ok7UiDA9w4Moyq56T6sgNr5h8h9nzd_rhXSF2AflQZEzaVOKXPGLTqLeotKuuTH5qGKf0dg-YQqkY6KrvjdHHM/s1600/image7.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_A-SkEvqBICktWlD0Wc4ftR4jffMBAuZUrA7SiIO22lHpoSLhHQH0Ok7UiDA9w4Moyq56T6sgNr5h8h9nzd_rhXSF2AflQZEzaVOKXPGLTqLeotKuuTH5qGKf0dg-YQqkY6KrvjdHHM/s200/image7.jpg&quot; width=&quot;141&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kaligrafi bismillah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsdCujk-iKw0vteg-4VQuE3f9FGzrZ83OzLvGrzEgT9VGgwzza4npYQ500v_4rViwrpqO2Ko1e43kitUXiMEEHSTvj-fQGvk9qlvFXz6wwDvb2IP9HWLm7K2VdM51YcZrE5ZHCC6Ma47M/s1600/bismillah+image8.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhsdCujk-iKw0vteg-4VQuE3f9FGzrZ83OzLvGrzEgT9VGgwzza4npYQ500v_4rViwrpqO2Ko1e43kitUXiMEEHSTvj-fQGvk9qlvFXz6wwDvb2IP9HWLm7K2VdM51YcZrE5ZHCC6Ma47M/s200/bismillah+image8.jpg&quot; width=&quot;128&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kaligrafi bismillah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihzwMMZJqGXC_ZSq-Td2ZhaIavi3Fk9-m6R3JNwstjI0sR_ZSj4Wnt954ISIKcJsalJiqGF4KZV19cd91pnJpEUyuLSjiuT9ITQgbYWRslMVjwvKDyOdqopT5XxWzocKW6MRojPHedSvY/s1600/image10.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;191&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEihzwMMZJqGXC_ZSq-Td2ZhaIavi3Fk9-m6R3JNwstjI0sR_ZSj4Wnt954ISIKcJsalJiqGF4KZV19cd91pnJpEUyuLSjiuT9ITQgbYWRslMVjwvKDyOdqopT5XxWzocKW6MRojPHedSvY/s200/image10.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kaligrafi bismilah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsm6WyryQImIKAHdSYdUh-JP9zvQobzozmhIRmdUenlVUAEyCCMpwa5f4CephAR9TgKhBHFYpYXhTFinl7Nt7ywB2Q-XFbaSfP23S5On3jejkM4lKinNJS96LevIUrK77MX0dywvGMPQg/s1600/bismillah+image15.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgsm6WyryQImIKAHdSYdUh-JP9zvQobzozmhIRmdUenlVUAEyCCMpwa5f4CephAR9TgKhBHFYpYXhTFinl7Nt7ywB2Q-XFbaSfP23S5On3jejkM4lKinNJS96LevIUrK77MX0dywvGMPQg/s320/bismillah+image15.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kaligrafi bismillah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPzXUD2P4Epnmrz-1CHxlCwMeuWc-_hlHFPEPKNwqISrqF_-ZW0ZhZ8hwKBnrrmyIh9ho8P7j7EOEhf6KqFd3XEtKfhSqJddcsy_etZazs9LeSOpqzMAmcTpWrC7G9kxNVYRBcUqAkXd4/s1600/image2.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjPzXUD2P4Epnmrz-1CHxlCwMeuWc-_hlHFPEPKNwqISrqF_-ZW0ZhZ8hwKBnrrmyIh9ho8P7j7EOEhf6KqFd3XEtKfhSqJddcsy_etZazs9LeSOpqzMAmcTpWrC7G9kxNVYRBcUqAkXd4/s320/image2.jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;kaligrafi bismillah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/801682012564308498/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/kaligrafi-bismillahrirrohmanirrohim.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/801682012564308498'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/801682012564308498'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/kaligrafi-bismillahrirrohmanirrohim.html' title='kaligrafi bismillahrirrohmanirrohim'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiY_A-SkEvqBICktWlD0Wc4ftR4jffMBAuZUrA7SiIO22lHpoSLhHQH0Ok7UiDA9w4Moyq56T6sgNr5h8h9nzd_rhXSF2AflQZEzaVOKXPGLTqLeotKuuTH5qGKf0dg-YQqkY6KrvjdHHM/s72-c/image7.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-1452502461516362705</id><published>2010-08-13T06:44:00.000-07:00</published><updated>2010-08-13T06:47:39.029-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="do&#39;a"/><title type='text'>Kumpulan Doa - doa Bulan Ramadhan</title><content type='html'>Nabi  bersabda:&lt;br /&gt;
(( الدُّعَاءُ هُوَ العِبَادَةُ )) رواه الأربعة.&lt;br /&gt;
“Doa adalah ibadah.” (HR. penulis kitab sunan)( ).&lt;br /&gt;
Segala puji hanya milik Allah Ta&#39;ala, shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan ke haribaan Rasulullah , keluarga dan para sahabatnya serta orang-orang yang setia kepadanya. Amin.&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ اجْعَلْنَا وَجَمِيْعَ المُسْلِمِيْنَ مَمَّنْ صَامَ رَمَضَانَ وَقَامَهُ إِيْمَانًا وَاحْتِسَابًا فَغُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ &lt;br /&gt;
“Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala keagungan dan kemuliaan, jadikanlah kami dan segenap kaum muslimin sebagai orang-orang yang menunaikan ibadah puasa Ramadhan dan shalat malam dengan penuh keimanan dan harapan akan pahala lantas diampuni segala dosanya, baik yang telah lalu maupun yang belakangan, dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ يَا دَائِمَ الخَيْرِ وَالإِحْسَانِ، يَا مَنْ كُلَّ يَوْمٍ هُوَ فِيْ شَأْنٍ، يَا مَنْ لاَ تَنْفَعُهُ الطَّاعَةُ وَلاَ يَضُرُّهُ العِصْيَانُ، اجْعَلْنَا فَائِزِيْنَ مِنْكَ بِالمَغْفِرَةَ وَالرِّضْوَانَ، حَائِزِيْنَ لِأَسْبَابِ السَّلاَمَةِ وَالفَوْزِ وَالْعِتْقِ مِنَ النِّيْرَانِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, Yang Maha Pemberi segala kebaikan, Yang setiap hari mencipta, mematikan, memberi rizki dan mengatur, Dzat yang tak terpengaruh sedikitpun dengan ketaatan orang-orang yang taat dan kemaksiatan dari para tukang maksiat, jadikanlah kami orang-orang yang berhasil menggapai maghfirah dan ridhaMu sekaligus memperoleh sebab-sebab keselamatan hingga terbebas dari neraka.” &lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِنَ المَقْبُوْلِيْنَ فِيْ هَذَا الشَّهْرِ الفَضِيْلِ، وَخُصَّنَا فِيْهِ بِالْأَجْرِ الوَافِرِ وَالعَطَاءِ الجَزِيْلِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, jadikanlah kami termasuk golongan orang-orang yang diterima segala amalnya pada bulan suci ini, dan berikanlah kepada kami pahala dan anugerah yang melimpah.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اجْعَلْنَا مِمَّنْ صَامَ الشَّهْرَ، وَاسْتَكْمَلَ الْأَجْرَ، وَأَدْرَكَ لَيْلَةَ القَدْرِ، وَفَازَ بِجَائِزَةِ الرَّبِّ تَبَارَكَ وَتَعَالَى&lt;br /&gt;
“Ya Allah, jadikan kami golongan orang-orang yang mampu melaksanakan puasa di bulan ini, menyempurnakan pahala, mendapati Lailatul Qadar dan memperoleh penghargaan dari sisi-Mu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ، يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ المُضَّطَرِّ إِذَا دَعَاكَ، نَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ، وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ، وَالعَزِيْمَةَ عَلىَ الرُّشْدِ، وَالغَنِيْمَةَ مِنْ كُلِّ بِرٍّ، وَالسَّلاَمَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ، وَالفَوْزَ بِالجَنَّةِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ  النَّارِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan, Maha mengabulkan doa orang yang dalam kesulitan, kami memohon segala limpahan rahmat dan curahan maghfirah-Mu, kemauan kuat untuk meniti di jalan kebenaran, memperoleh banyak kebajikan, terlepas dari Lumpur dosa dan memperoleh anugerah surga serta selamat dari neraka.”&lt;br /&gt;
اللَّهًُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فَوَاتِحَ الخَيْرِ وَخَوَاتِمَهُ، وَجَوَامِعَهُ وَظَاهِرَهُ وَبَاطِنَهُ وَأَوَّلَهُ وَآخِرَهُ وَعَلاَنِيَتَهُ وَسِرَّهُ، يَا مَالِكَ المُلْكِ يَا قَادِرًا عَلىَ كُلِّ شَيْءٍ، يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ المُضَّطَرِّ إِذَا دَعَاكَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu seluruh pembuka pintu kebajikan dan penutupnya, yang singkat tapi padat, yang tampak dan yang tersembunyi, yang awal dan yang akhir serta yang terlihat dan tersembunyi, wahai Pemilik kerajaan, Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu, wahai Pengabul doa orang yang dalam kesulitan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ نَسْأَلُكَ الهُدَى وَالتُّقَى وَالعَفَافَ وَالغِنَى&lt;br /&gt;
“Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan, kami memohon kepada-Mu petunjuk, ketakwaan, kesucian diri dan kekayaan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وِآجِلِهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu segala kebaikan di dunia dan akhirat, baik itu telah kami ketahui maupun belum, kami juga memohon perlindungan-Mu dari semua keburukan di dunia dan akirat, baik yang sudah kami ketahui ataupun yang belum.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ مِنْهُ عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ مَحَمَّدٌ  وَعِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ، وَنعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَكَ مِنْهُ عَبْدُكَ وَرَسُوْلُكَ مَحَمَّدٌ  وَعِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon kepada-Mu segala kebaikan yang telah dimohon Rasul-Mu Muhammad  dan hamba-hamba-Mu yang shalih. Dan kami memohon perlindungan-Mu dari seluruh keburukan yang dimohon Rasul-Mu Muhammad  dan hamba-hamba-Mu yang shalih.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ الجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ وَعَمَلٍ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ سَخَطِكَ وَالنَّارِ وَنَسْأَلُكَ بِوَجْهِكَ الجَنَّةَ وَنَعُوْذُ بِوَجْهِكَ مِنَ النَّارِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami mohon kepada-Mu surga dan semua amal baik perkataan maupun perbuatan yang bisa mendekatkan diri kami kepadanya serta mohon perlindungan-Mu dari neraka dan murkamu, dan kami mohon kepada-Mu surga dan mohon perlindungan dari neraka dengan Wajahmu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَنَا الَّذِيْ هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَا الَّتِيْ فِيْهَا مَعَاشُنَا، وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِيْ إِلَيْهَا مَعَادُنَا، وَاجْعَل الحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِيْ كُلِّ خَيْرٍ، وَاجْعَل المَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شَرٍّ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, perbaikilah agama kami yang merupakan penjaga urusan kami, perbaikilah dunia kami yang merupakan tempat hidup kami, perbaikilah akhirat kami yang merupakan tempat kembali kami dan jadikan kehidupan kami sebagai penambah kebaikan kami serta jadikanlah kematian kami sebagai istirahat kami dari segala keburukan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُوْلُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ، وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغُنَا بِهِ جَنَّتَكَ، وَمِنَ اليَقِيْنِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا &lt;br /&gt;
“Ya Allah, anugerahkan kepada kami sebagian rasa takut yang bisa membentengi diri kami dari perbuatan maksiat kepada-Mu, dan sebagian ketaatan yang dapat menghantarkan kami ke surga-Mu, dan sebagian keyakinan yang bisa memperingan musibah-musibah duniawi.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ مَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّاتِنَا مَا أَبْقَيْتَنَا &lt;br /&gt;
“Ya Allah, limpahkan kemi’matan untuk kami dengan pendengaran, penglihatan dan kekuatan kami selama Engkau anugerahkan hidup kepada kami.&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ جَهْدِ البَلاَءِ، وَمِنْ دَرْكِ الشَّقَاءِ, وَمِنْ سُوْءِ القَضَاءِ، وَمِنْ شَمَاتَةِ الأَعْدَاءِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon perlindungan-Mu dari cobaan berat, dari kesusahan yang hebat, dari keputusan yang buruk dan dari kejahatan musuh.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ زَوَالِ نِعْمَتِكَ، وَتَحَوُّلِ عَافِيَتِكَ، وَفَجْأَةِ نِقْمَتِكَ، وَجَمِيْعِ سَخَطِكَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon perlindungan-Mu dari kehilangan ni’matmu, dari perubahan kesehatan dari-Mu, dari siksa-Mu yang datang mendadak dan dari segala murka-Mu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالمَمَاتِ وَمِنْ فِتْنَةِ المَسِيْحِ الدَّجَّالِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, kami memohon perlindungan-Mu dari nereka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian serta dari fitnah Dajjal.” &lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ نَرْجُو فَلاَ تَكِلْنَا إِلَى أَنْفُسِنَا طَرْفَةَ عَيْنٍ وَأَصْلِحْ لَنَا شَأْنَنَا كُلَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, hanya rahmat-Mu yang kami harap, maka janganlah Engkau sandarkan kami kepada diri kami sendiri walau sekejap dan perbaikilah seluruh urusan kami, tiada Tuhan yang haq melainkan hanya Engkau.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَحْسِنْ عَاقِبَتَنَا فِيْ الأُمُوْرِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, perbaikilah akhir segala urusan kami dan jauhkanlah dari kami kehinaan dunia dan siksa akhirat.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ طَهِّرْ قُلُوْبَنَا مِنَ النِّفَاقِ، وَأَعْمَالَنَا مِنَ الرِّيَاءِ وَأَلْسِنَتَنَا مِنَ الْكَذِبِ، وَأَعْيُنَنَا مِنَ الخِيَانَةِ، إِنَّكَ تَعْلَمُ خِيَانَةَ الأَعْيُنِ وَمَا تُخْفِي الصُّدُوْرُ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, bersihkan hati kami dari unsur kemunafikan, segala amal kami dari riya’, lisan kami dari dusta, mata kami dari khianat mata. Sesungguhnya hanya Engkau yang mengetahui khianat mata dan segala sesuatu yang tersimpan dalam dada.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اكْفِنَا بِحَلاَلِكَ عَنْ حَرَامِكَ، وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ، وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ، يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ، يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, cukupkan bagi kami dengan perkara yang halal dari yang haram, dengan ketaatan kepada Engkau dari kemaksiatan kepada-Mu, dan dengan karunia-Mu dari selain Engkau. wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, serta Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَعْتِقْ رِقَابَنَا مِنَ النَّارِ، وَأَوْسِعْ لَنَا مِنَ الرِّزْقِ الحَلاَلِ، وَاصْرِفْ عَنَّا فَسَقَةَ الجِنِّ وَالإِنْسِ يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, bebaskan kami dari api neraka, lapangkan rezeki kami yang halal, jauhkan kami dari jin-jin dan manusia yang fasik (jahat), wahai engkau  Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ ارْحَمْ فِيْ الدُّنْيَا غُرْبَتَنَا، وَارْحَمْ فِيْ القَبْرِ وَحْشَتَنَا وَارْحَمْ فِيْ الآخِرَةِ وُقُوْفَنَا بَيْنَ يَدَيْكَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, rahmatilah keterasingan kami di dunia ini, rahmatilah kesendirian kami nanti di dalam kubur dan rahmatilah kami di kala kami berdiri mengahadap-Mu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ أَعْمَالِنَا آخِرَهَا، وَخَيْرَ أَعْمَارِنَا خَوَاتِمَهَا، وَخَيْرَ أَيَّامِنَا يَوْمَ لَقَائِكَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, jadikanlah amal kami yang terbaik di akhirnya, dan umur terbaik kami di penghujungnya serta jadikanlah hari terbaik kami adalah hari menemui-Mu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ آنِسْ وَحْشَتَنَا فِيْ القُبُوْرِ، وَآمِنْ خَوْفَنَا يَوْمَ البَعْثِ وَالنُّشُوْرِ، وَيَسِّرْ لَنَا يَا إِلَهَنَا الأُمُوْرَ، يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, hiburlah diri kami sendirian di dalam kubur, hilangkan ketakutan kami pada hari kebangkitan (ketika) dikumpulkan di padang Mahsyar, dan permudahlah semua urusan kami, wahai Dzat Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلاَةَ أُمُوْرِ الْمُسْلِمِيْنَ، وَوَفِّقْهُمْ لِلْعَدْلِ فِيْ رَعَايَاهُمْ، وَالرِّفْقِ بِهِمْ وَالاِعْتِنَاءِ بِمَصَالِحِهِمْ، وَحَبِّبْهُمْ إِلَى الرَّعِيَّةِ وَحَبِّبْ الرَّعِيَّةَ إِلَيْهِمْ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, perbaikilah (akhlak) para pemimpin kaum muslimin, bimbinglah dalam menegakkan keadilan di antara rakyatnya, menyayangi dan memperhatikannya serta tumbuhkanlah rasa kasih sayang timbal balik di antara mereka.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِصِرَاطِكَ الْمُسْتَقِيْمِ، وَالْعَمَلِ بِوَظَائِفِ دِيْنِكَ الْقَوِيْمِ وَاجْعَلْهُمْ هُدَاةً مُهْتَدِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, tuntunlah mereka ke jalan yang lurus, dan bekerja demi agama-Mu, jadikan mereka sebagai panutan yang benar (berkat rahmat-Mu), wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para Penyayang.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِلْعَمَلِ بِكِتَابِكَ وَسُنَّةِ نَبِيِّكَ وَالْحُكْمِ بِشَرِيْعَتِكَ وَإقَامَةِ حُدُوْدِكَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, bimbinglah mereka agar memimpin sesuai dengan Kitab-Mu dan sunnah Nabi-Mu, menghukumi perkara berdasarkan syari’at-Mu, dan senantiasa melaksanakan segala aturan-Mu.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِإِزَالَةِ المُنْكَرَاتِ، وَإِظْهَارِ المَحَاسِنِ وَأَنْوَاعِ الخَيْرَاتِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, bimbinglah mereka dalam melenyapkan segala kemungkaran dan menampilkan berbagai kebaikan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اجْعَلْهُمْ آمِرِيْنَ بِالْمَعْرُوْفِ فَاعِلِيْنَ لَهُ، نَاهِيْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ تَارِكِيْنَ لَهُ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, jadikanlah mereka orang-orang yang mengajak kepada kebaikan dan melaksanakannya, melarang kemungkaran dan meninggalkannya.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ أَحْوَالَ المُسْلِمِيْنَ، وَأَرْخِصْ أَسْعَارَهُمْ، وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, perbaikilah keadaan kaum muslimin, murahkan harga-harga (kebutuhan) mereka, dan jadikanlah mereka aman sentausa di tanah air mereka.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَصْلِحْ شَبَابَ الْمُسْلِمِيْنَ، وَحَبِّبْ إِلَيْهِم الإِيْمَانَ وَزَيِّنْهُ فِيْ قُلُوبِهِمْ، وَكَرِّهْ إِلَيْهِم الْكُفْرَ وَالفُسُوْقَ وَالعِصْيَانَ، وَاجْعَلْهُمْ مِنَ الرَّاشِدِيْنَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, perbaikilah kondisi genersi muda kaum muslimin, jadikanlah mereka cinta kepada keimanan dan jadikanlah iman itu indah dalam hatinya. Jadikan mereka membenci kekufuran, kefasikan dan kemaksiatan serta jadikan mereka di antara orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus berkat rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para Penyayang.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَأَلِّفْ بَيْنَ قُلُوْبِهِمْ وَأَصْلِحْ ذَاتَ بَيْنِهِمْ وَانْصُرْهُمْ عَلَى عَدُوِّكَ وَعَدُوِّهِمْ، وَاهْدِهِمْ سُبُلَ السَّلاَمِ وَأَخْرِجْهُمْ مِنَ الظُّلُمَاتِ إِلَى النُّورِ، وَبَارِكْ لَهُمْ فِيْ أَسْمَاعِهِمْ وَأَبْصَارِهِمْ وَأَزْوَاجِهِمْ وَذُرِّيَّاتِهِمْ مَا أَبْقَيْتَهُمْ، وَاجْعَلْهُمْ شَاكِرِيْنَ لِنِعَمِكَ مُثْنِيْنَ بِهَا عَلَيْكَ قَابِلِيْهَا، وَأَتِمَّهَا عَلَيْهِمْ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, ampunilah kaum muslimin dan  muslimat, kaum mukminin dan mukminat, persatukan hati mereka, rukunkan dan menangkan mereka dari musuh-musuhnya dan musuh-Mu. Tunjukilah mereka ke arah jalan keselamatan, keluarkan mereka dari kegelapan kepada nur (petunjuk). Berkahilah mereka pada pandangan, pendengaran, pasangan dan keturunannya selama mereka masih hidup, jadikanlah mereka selalu mensyukuri seluruh nikmat-Mu dan memuji-Mu karenanya. serta sempurnakanlah nikmat tersebut bagi mereka dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ، يَا مُجِيْبَ دَعْوَةِ المُضَّطَرِّ إِذَا دَعَاكَ، نَسْأَلُكَ أَنْ تُعِزَّ الإِسْلاَمَ وَالمُسْلِمِيْنَ، وَأَنْ تُذِلَّ الشِّرْكَ وَالمُشْرِكِيْنَ، وَأَنْ تُدَمِّرَ أَعْدَاءَ الدِّيْنَ، وَأَنْ تَجْعَلَ البَلَدَ آمِنًا مُطْمَئِنًّا وَسَائِرَ بِلاَدِ المُسْلِمِيْنَ عَامَّةً، يَا رَبَّ العَالَمِيْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan, Yang Maha mengabulkan permohonan hamba-Nya yang dalam kesulitan, kami memohon kepada-Mu; muliakanlah islam dan kaum muslimin, hinakanlah kesyirikan dan kaum musyrikin, binasakanlah musuh-musuh agama, jadikan negeri ini dan negara-negara islam umumnya penuh keamanan dan ketenteraman, wahai Tuhan sekalian alam.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ دَمِّرْ اليَهُوْدَ وَالْكَفَرَةَ وَالمُشْرِكِيْنَ وَالشُّيُوْعِيِّيْنَ الَّذِيْنَ يَصُدُّوْنَ عَنْ سَبِيْلِكَ وَيُبَدِّلُوْنَ دِيْنَكَ وَيُعَادُوْنَ المُؤْمِنِيْنَ. اللَّهُمَّ شَتِّتْ شَمْلَهُمْ، وَفَرِّقْ كَلِمَتَهُمْ، وَأَدِرْ عَلَيْهِمْ دَائِرَةَ السُّوْءِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, binasakanlah orang-orang Yahudi, kafir, musyrik dan komunis, yang selalu merintangi jalan-Mu, menggantikan agama-Mu dan memusuhi kaum mukminin. Ya Allah, cerai-beraikan persatuan mereka, pisahkan kesatuan mereka, dan gilirkan atas mereka giliran yang buruk.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَنْزِلْ بَأْسَكَ الَّذِيْ لاَ يُرَدُّ عَنِ الْقَوْمِ المُجْرِمِيْنَ، بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, timpakan siksa-Mu kepada mereka, siksa yang tidak akan ditarik kembali dari kaum yang berdosa. dengan rahmat-Mu wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِجَمِيْعِ مَوْتَى المُؤْمِنِيْنَ الَّذِيْنَ شَهِدُوْا لَكَ بِالْوَحْدَانِيَّةِ، وَلِنَبِيِّكَ بِالرِّسَالَةِ, وَمَاتُوْا عَلَى ذَلِكَ. اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ، وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُمْ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُمْ وَاغْسِلْهُمْ بِالمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالبَرَدِ وَنَقِّهِمْ مِنَ الذُّنُوْبِ وَالخَطَايَا كَمَا يُنَقَّى الثَّوْبُ الأَبْيَضُ مِنَ الدَّنَسِ، وَجَازِهِمْ بِالحَسَنَاتِ إِحْسَانًا، وَبِالسَّيِّئَاتِ عَفْوًا وَغُفْرَانًا &lt;br /&gt;
“Ya Allah, ampunilah segala kesalahan kaum mukminin yang telah wafat, mereka telah bersaksi dengan sungguh-sungguh akan ke Esaan-Mu dan risalah Nabi-Mu serta mereka meninggal dalam keadaan demikian. Ya Allah, ampuni dan rahmatilah mereka, maafkan semua kealpaannya, muliakan tempat tinggalnya, luaskan kediamannya, bersihkan mereka dengan air, es, dan salju. Bersihkan mereka dari berbagai dosa dan kesalahan sebagaimana pakaian putih yang dibersihkan dari kotoran. Dan balaslah amal kebaikan mereka dengan kebaikan pula, dan amal buruk mereka dengan ampunan.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ ا لعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا&lt;br /&gt;
“Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan suka memberi maaf, maka maafkanlah (kesalahan-kesalahan) kami.”&lt;br /&gt;
اللَّهُمَّ أَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ، يَا حَيٌّ يَا قَيُّوْمٌ يَا ذَا الجَلاَلِ وَالإِكْرَامِ&lt;br /&gt;
“Ya Allah, tolonglah kami dalam berdzikir dan bersyukur serta memperbaiki ibadah kami kepada-Mu, wahai Yang Maha Hidup dan Berdiri sendiri, Pemilik segala Keagungan dan Kemuliaan.”&lt;br /&gt;
reverensi&lt;br /&gt;
www.islamhouse.com&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/1452502461516362705/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/kumpulan-doa-doa-bulan-ramadhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/1452502461516362705'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/1452502461516362705'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/08/kumpulan-doa-doa-bulan-ramadhan.html' title='Kumpulan Doa - doa Bulan Ramadhan'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-2690292438002624031</id><published>2010-07-12T11:44:00.000-07:00</published><updated>2010-07-12T11:44:03.856-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="download"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ebook"/><title type='text'>Hukum Aqiqoh dan Penegrtian Aqiqoh</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;AHKAMUL AQIQAH &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh &lt;br /&gt;
Abu Muhammad &#39;Ishom bin Mar&#39;i &lt;br /&gt;
Bagian Pertama dari Dua Tulisan [1/2] &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
[A]. PENGERTIAN AQIQAH &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ibnul Qayyim rahimahulloh dalam kitabnya &quot;Tuhfatul &lt;br /&gt;
Maudud&quot; hal.25-26, mengatakan bahwa : Imam Jauhari &lt;br /&gt;
berkata : Aqiqah ialah &quot;Menyembelih hewan pada hari &lt;br /&gt;
ketujuhnya dan mencukur rambutnya.&quot; Selanjutnya Ibnu &lt;br /&gt;
Qayyim rahimahulloh berkata : &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&quot;Dari penjelasan ini jelaslah bahwa aqiqah itu disebut &lt;br /&gt;
demikian karena mengandung dua unsur diatas dan ini lebih &lt;br /&gt;
utama.&quot; &lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ahmad rahimahulloh dan jumhur ulama berpendapat &lt;br /&gt;
bahwa apabila ditinjau dari segi syar&#39;i maka yang dimaksud &lt;br /&gt;
dengan aqiqah adalah makna berkurban atau menyembelih &lt;br /&gt;
(An-Nasikah). &lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;untuk selanjutnya bisa di download &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/10682614/ahkamul_aqiqah.pdf.html&quot;&gt;Di sini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/2690292438002624031/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/07/hukum-aqiqoh-dan-penegrtian-aqiqoh.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/2690292438002624031'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/2690292438002624031'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/07/hukum-aqiqoh-dan-penegrtian-aqiqoh.html' title='Hukum Aqiqoh dan Penegrtian Aqiqoh'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-563938575103877322</id><published>2010-04-24T11:00:00.000-07:00</published><updated>2010-04-24T11:00:37.620-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="khutbah jum&#39;at"/><title type='text'>Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua</title><content type='html'>&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Oleh: Muh. S. Darwis&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Khutbah Pertama&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;اَلْحَمْدُ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَسْتَهْدِيْهِ، وَنَعُوذُ بِاللهِ تَعَالَى مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ، وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللهُ لَهُ نُوْرًا فَمَا لَهُ مِنْ نُوْرٍ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. قَالَ اللهُ تَعَالَى: وَلْيَخْشَ الَّذِيْنَ لَوْ تَرَكُوْا مِنْ خَلْفِهِمْ ذُرِّيَةً ضِعَافًا. (النساء: 9).&lt;br /&gt;
اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ. وَأَحْيِنَا اَللَّهُمَّ عَلَى سُنَّتِهِ وَأَمِتْنَا عَلَى مِلَّتِهِ. وَبَعْدُ؛&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Jamaah jama&#39;ah rahimakumullah&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Anak adalah buah hati bagi kedua orang tuanya yang sangat disayangi dan dicintainya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sewaktu bahtera rumah tangga pertama kali diarungi, maka pikiran pertama yang terlintas dalam benak suami istri adalah berapa jumlah anaknya kelak akan mereka miliki serta kearah mana anak tersebut akan dibawa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Menurut Sunnah melahirkan anak yang banyak justru yang terbaik. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;تَزَوَّجُوا الْوَلُوْدَ وَالْوَدُوْدَ فَإِنِّيْ مُكَاثِرٌ بِكُمْ.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Artinya: “Nikahilah wanita yang penuh dengan kasih sayang dan karena sesungguhnya aku bangga pada kalian dihari kiamat karena jumlah kalian yang banyak.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’I, kata Al Haitsamin).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun yang menjadi masalah adalah kemana anak akan kita arahkan setelah mereka terlahir. Umumnya orang tua menginginkan agar kelak anak-anaknya dapat menjadi anak yang shalih, agar setelah dewasa mereka dapat membalas jasa kedua orang tuanya. Namun obsesi orang tua kadang tidak sejalan dengan usaha yang dilakukannya. Padahal usaha merupakan salah satu faktor yang sangat menentukan bagi terbentuknya watak dan karakter anak. Obsesi tanpa usaha adalah hayalan semu yang tak akan mungkin dapat menjadi kenyataan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bahkan sebagian orang tua akibat pandangan yang keliru menginginkan agar kelak anak-anaknya dapat menjadi bintang film (Artis), bintang iklan, fotomodel dan lain-lain. Mereka beranggapan dengan itu semua kelak anak-anak mereka dapat hidup makmur seperti kaum selebritis yang terkenal itu. Padahal dibalik itu semua mereka kering akan informasi tentang perihal kehidupan kaum selebritis yang mereka puja-puja. Hal ini terjadi akibat orang tua yang sering mengkonsumsi berbagai macam acara-acara hiburan diberbagai media cetak dan elektronik, karena itu opininya terbangun atas apa yang mereka lihat selama ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jamaah jum’at rahimakumullah&lt;br /&gt;
Kehidupan sebagian besar selebritis yang banyak dipuja orang itu tidak lebih seperti kehidupan binatang yang tak tahu tujuan hidupnya selain hanya makan dan mengumbar nafsu birahinya. Hura-hura, pergaulan bebas, miras, narkoba dan gaya hidup yang serba glamour adalah konsumsi sehari-hari mereka. Sangat jarang kita saksikan di antara mereka ada yang perduli dengan tujuan hakiki mereka diciptakan oleh Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala , kalaupun ada mereka hanya menjadikan ritualisme sebagai alat untuk meraih tujuan duniawi, untuk mengecoh masyarakat tentang keadaan mereka yang sebenarnya. Apakah kita menginginkan anak-anak kita menjadi orang yang jauh dari agamanya yang kelihatannya bahagia di dunia namun menderita di akhirat? Tentu tidak. Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala berfirman:&lt;br /&gt;
artinya: “Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)mereka” (An Nisa: 9).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Pengertian lemah dalam ayat ini adalah lemah iman, lemah fisik, lemah intelektual dan lemah ekonomi. Oleh karena itu selaku orang tua yang bertanggung jawab terhadap anak-anaknya, maka mereka harus memperhatikan keempat hal ini. Pengabaian salah satu dari empat hal ini adalah ketimpangan yang dapat menyebabkan ketidak seimbangan pada anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Imam Ibnu Katsir dalam mengomentari pengertian lemah pada ayat ini memfokuskan pada masalah ekonomi. Beliau mengatakan selaku orang tua hendaknya tidak meninggalkan keadaan anak-anak mereka dalam keadaan miskin . (Tafsir Ibnu Katsir: I, hal 432) Dan terbukti berapa banyak kaum muslimin yang rela meninggalkan aqidahnya (murtad) di era ini akibat keadaan ekonomi mereka yang dibawah garis kemiskinan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang tua yang mementingkan perkembangan anak dari segi intelektual, fisik dan ekonomi semata dan mengabaikan perkembangan iman. Orang tua terkadang berani melakukan hal apapun yang penting kebutuhan pendidikan anak-anaknya dapat terpenuhi, sementara untuk memasukkan anak-anak mereka pada TK-TP Al-Qur’an terasa begitu enggan. Padahal aspek iman merupakan kebutuhan pokok yang bersifat mendasar bagi anak.&lt;br /&gt;
Ada juga orang tua yang menyeimbangkan pemenuhan kebutuhan bagi anak-anak mereka dari keempat masalah pokok di atas, namun usaha yang dilakukannya kearah tersebut sangat diskriminatif dan tidak seimbang. Sebagai contoh: Ada orang tua yang dalam usaha mencerdaskan anaknya dari segi intelektual telah melaksanakan usahanya yang cukup maksimal, segala sarana dan prasarana kearah tercapainya tujuan tersebut dipenuhinya dengan sungguh-sungguh namun dalam usahanya memenuhi kebutuhan anak dari hal keimanan, orang tua terlihat setengah hati, padahal mereka telah memperhatikan anaknya secara bersungguh-sungguh dalam segi pemenuhan otaknya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jamaah jum’at rahimakumullah.&lt;br /&gt;
Karena itu sebagian orang tua yang bijaksana, mesti mampu memperhatikan langkah-langkah yang harus di tempuh dalam merealisasikan obsesinya dalam melahirkan anak yang shalih. Di bawah ini akan kami ketengahkan beberapa langkah yang cukup representatif dan membantu mewujudkan obsesi tersebut:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
1. Opini atau persepsi orang tua atau anak yang shalih tersebut harus benar-benar sesuai dengan kehendak Islam berdasarkan Al-Qur’an dan sunnah Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam , bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;إِذَا مَاتَ بْنُ آدَمَ اِنْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ، صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُوْ لَهُ.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Artinya: “Jika wafat anak cucu Adam, maka terputuslah amalan-amalannya kecuali tiga: Sadaqah jariah atau ilmu yang bermanfaat atau anak yang shalih yang selalu mendoakannya.” (HR.Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hadits ini sangat jelas disebutkan ciri anak yang shalih adalah anak yang selalu mendoakan kedua orang tuanya. Sementara kita telah sama mengetahui bahwa anak yang senang mendoakan orang tuanya adalah anak sedari kecil telah terbiasa terdidik dalam melaksanakan kebaikan-kebaikan,melaksanakan perintah-perintah Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala , dan menjauhi larangan-laranganNya. Anak yang shalih adalah anak yang tumbuh dalam naungan DienNya, maka mustahil ada anak dapat bisa mendoakan orang tuanya jika anak tersebut jauh dari perintah-perintah Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala dan senang bermaksiat kepadaNya. Anak yang senang bermaksiat kepada Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala , jelas akan jauh dari perintah Allah dan kemungkinan besar senang pula bermaksiat kepada kedua orang tuanya sekaligus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam hadits ini dijelaskan tentang keuntungan memiliki anak yang shalih yaitu, amalan-amalan mereka senantiasa berkorelasi dengan kedua orang tuanya walaupun sang orang tua telah wafat. Jika sang anak melakukan kebaikan atau mendoakan orang tuanya maka amal dari kebaikannya juga merupakan amal orang tuanya dan doanya akan segera terkabul oleh Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala .&lt;br /&gt;
Jadi jelaslah bagi kita akan gambaran anak yang shalih yaitu anak yang taat kepada Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala , menjauhi larangan-laranganNya, selalu mendoakan orang tuanya dan selalu melaksanakan kebaikan-kebaikan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
2. Menciptakan lingkungan yang kondusif ke arah tercipta-nya anak yang shalih.&lt;br /&gt;
Lingkungan merupakan tempat di mana manusia melaksana-kan aktifitas-aktifitasnya. Secara mikro lingkungan dapat dibagi dalam tiga bagian, yaitu:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
a. Lingkungan keluarga&lt;br /&gt;
Keluarga merupakan sebuah institusi kecil dimana anak mengawali masa-masa pertumbuhannya. Keluarga juga merupakan madrasah bagi sang anak. Pendidikan yang didapatkan merupakan pondasi baginya dalam pembangunan watak, kepribadian dan karakternya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jama&#39;ah jum’at rahimakumullah&lt;br /&gt;
Jika anak dalam keluarga senantiasa terdidik dalam warna keIslaman, maka kepribadiannya akan terbentuk dengan warna keIslaman tersebut. Namun sebaliknya jika anak tumbuh dalam suasana yang jauh dari nilai-nilai keIslaman, maka jelas kelak dia akan tumbuh menjadi anak yang tidak bermoral.&lt;br /&gt;
Seorang anak yang terlahir dalam keadaan fitrah, kemudian orang tuanyalah yang mewarnainya, Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
كُلُّ مَوْلُوْدٍ يُوْلَدُ عَلَى الْفِطْرَةِ، فَأَبَوَاهُ يُهَوِّدَانِهِ أَوْ يُنَصِّرَانِهِ أَوْ يُمَجِّسَانِهِ. (رواه البخاري).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Artinya: “Setiap anak dilahirkan dalam keadaan yang fitrah (Islam), maka orang tuanya yang menyebabkan dia menjadi Yahudi, Nasrani atau Majusi.” (HR. Al-Bukhari)&lt;br /&gt;
Untuk itu orang tua harus dapat memanfaatkan saat-saat awal dimana anak kita mengalami pertumbuhannya dengan cara menanamkan dalam jiwa anak kita kecintaan terhadap diennya, cinta terhadap ajaran Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala dan RasulNya Shallallaahu alaihi wa Salam, sehingga ketika anak tersebut berhadapan dengan lingkungan lain anak tersebut memiliki daya resistensi yang dapat menangkal setiap saat pengaruh negatif yang akan merusak dirinya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar dapat memudahkan jalan bagi pembentukan kepribadian bagi anak yang shalih, maka keteladanan orang tua merupakan faktor yang sangat menentukan. Oleh karena itu, selaku orang tua yang bijaksana dalam berinteraksi dengan anak pasti memperlihatkan sikap yang baik, yaitu sikap yang sesuai dengan kepribadian yang shalih sehingga anak dapat dengan mudah meniru dan mempraktekkan sifat-sifat orang tuanya&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
b. Lingkungan Sekolah&lt;br /&gt;
Sekolah merupakan lingkungan di mana anak-anak berkumpul bersama teman-temannya yang sebaya dengannya. Belajar, bermain dan bercanda adalah kegiatan rutin mereka di sekolah. Sekolah juga merupakan sarana yang cukup efektif dalam membentuk watak dan karakter anak. Di sekolah anak-anak akan saling mempengaruhi sesuai dengan watak dan karakter yang diperolehnya dalam keluarga mereka masing-masing. Anak yang terdidik secara baik di rumah tentu akan memberi pengaruh yang positif terhadap teman-temanya. Sebaliknya anak yang di rumahnya kurang mendapat pendidikan yang baik tentu akan memberi pengaruh yang negatif menurut karakter dan watak sang anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Faktor yang juga cukup menentukan dalam membentuk watak dan karakter anak di sekolah adalah konsep yang diterapkan sekolah tersebut dalam mendidik dan mengarahkan setiap anak didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekolah yang ditata dengan managemen yang baik tentu akan lebih mampu memberikan hasil yang memuaskan dibandingkan dengan sekolah yang tidak memperhatikan sistem managemen. Sekolah yang sekedar dibangun untuk kepentingan bisnis semata pasti tidak akan mampu menghasilkan murid-murid yang berkwalitas secara maksimal, kualitas dalam pengertian intelektual dan moral keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kualitas intelektual dan moral keagamaan tenaga pengajar serta kurikulum yang dipakai di sekolah termasuk faktor yang sangat menentukan dalam melahirkan murid yang berkualitas secara intelektual dan moral keagamaan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Oleh sebab itu orang tua seharusnya mampu melihat secara cermat dan jeli sekolah yang pantas bagi anak-anak mereka. Orang tua tidak harus memasukkan anak mereka di sekolah-sekolah favorit semata dalam hal intelektual dan mengabaikan faktor perkembangan akhlaq bagi sang anak, karena sekolah tersebut akan memberi warna baru bagi setiap anak didiknya.&lt;br /&gt;
Keseimbangan pelajaran yang diperoleh murid di sekolah akan lebih mampu menyeimbangkan keadaan mental dan intelektualnya. Karena itu sekolah yang memiliki keseimbangan kurikulum antara pelajaran umum dan agama akan lebih mampu memberi jaminan bagi seorang anak didik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
c. Lingkungan Masyarakat&lt;br /&gt;
Masyarakat adalah komunitas yang terbesar dibandingkan dengan lingkungan yang kita sebutkan sebelumnya. Karena itu pengaruh yang ditimbulkannya dalam merubah watak dan karakter anak jauh lebih besar.&lt;br /&gt;
Masyarakat yang mayoritas anggotanya hidup dalam kemaksiatan akan sangat mempengaruhi perubahan watak anak kearah yang negatif. Dalam masyarakat seperti ini akan tumbuh berbagai masalah yang merusak ketenangan, kedamaian, dan ketentraman.&lt;br /&gt;
Anak yang telah di didik secara baik oleh orang tuanya untuk selalu taat dan patuh pada perintah Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala dan RasulNya, dapat saja tercemari oleh limbah kemaksiatan yang merajalela disekitarnya. Oleh karena itu untuk dapat mempertahankan kwalitas yang telah terdidik secara baik dalam institusi keluarga dan sekolah, maka kita perlu bersama-sama menciptakan lingkungan masyarakat yang baik, yang kondusif bagi anak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Masyarakat terbentuk atas dasar gabungan individu-individu yang hidup pada suatu komunitas tertentu. Karena dalam membentuk masyarakat yang harmonis setiap individu memiliki peran dan tanggung jawab yang sama. Persepsi yang keliru biasanya masih mendominasi masyarakat. Mereka beranggapan bahwa yang bertanggung jawab dalam masalah ini adalah pemerintah, para da’i, pendidik atau ulama. Padahal Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam , bersabda:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَرًا فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ. (رواه مسلم&lt;/div&gt;Artinya: “Barangsiapa di antaramu melihat kemungkaran hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika ia tidak sanggup maka dengan lidahnya, dan jika tidak sanggup maka dengan hatinya. Dan itu adalah selemah-lemah iman.” (HR. Muslim)&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika setiap orang merasa tidak memiliki tanggung jawab dalam hal beramar ma’ruf nahi munkar, maka segala kemunkaran bermunculan dan merajalela di tengah masyarakat kita dan lambat atau cepat pasti akan menimpa putra dan putri kita. Padahal kedudukan kita sebagai umat yang terbaik yang dapat memberikan ketentraman bagi masyarakat kita hanya dapat tercapai jika setiap individu muslim secara konsisten menjalankan amar ma’ruf nahi munkar, karena Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala berfirman:&lt;br /&gt;
Artinya: “Kamu adalah umat terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar dan beriman kepada Allah...” (Ali Imran: 110).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jamaah jum’at rahimakumullah&lt;br /&gt;
Amar ma’ruf adalah kewajiban setiap individu masing-masing yang harus dilaksanakan. Jika tidak maka Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala , pasti akan menimpakan adzabnya di tengah-tengah kita dan pasti kita akan tergolong orang-orang yang rugi Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala berfirman:&lt;br /&gt;
Artinya: “Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar merekalah orang-orang yang beruntung.” (Ali-Imran: 104).&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Untuk itu di akhir khutbah ini marilah kita bersama-sama merasa peduli terhadap kelangsungan hidup generasi kita, semoga dengan kepedulian kita itulah Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala akan senantiasa menurunkan pertolonganNya kepada kita dan memenangkan Islam di atas agama-agama lainnya. Marilah kita berdo’a kepada Allah Subhannahu wa Ta&#39;ala .&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلاَةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ، رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَاءَ. رَبَّنَا اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ يَوْمَ يَقُوْمُ الْحِسَابُ.&lt;br /&gt;
رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا.&lt;br /&gt;
أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ لِيْ وَلَكُمْ. فَاسْتَغْفِرُوْهُ، إِنَّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ، وَادْعُوْهُ يَسْتَجِبْ لَكُمْ.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;
Khutbah kedua.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛&lt;br /&gt;
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ. اَللَّهُمَ أَصْلِحْ أَحْوَالَ الْمُسْلِمِيْنَ وَأَرْخِصْ أَسْعَارَهُمْ وَآمِنْهُمْ فِيْ أَوْطَانِهِمْ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.&lt;br /&gt;
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/563938575103877322/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/04/anak-shalih-adalah-aset-orang-tua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/563938575103877322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/563938575103877322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2010/04/anak-shalih-adalah-aset-orang-tua.html' title='Anak Shalih Adalah Aset Orang Tua'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-5929623200478883203</id><published>2009-11-28T10:32:00.000-08:00</published><updated>2009-11-28T11:27:10.662-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="download"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ebook tafsir"/><title type='text'>Download Ebook Tafsir</title><content type='html'>&lt;a onblur=&quot;try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}&quot; href=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjQETIuinr4TVRgE49j_2FswLqzgpB2qXSpJMG6R6S6M1I56qe8boEIvGl3wEQhXwBMf2ibFEi3ChUbo0fMkLFwqYzt6n-QBCeIp07f2xfbzYgko5Yz2fcSvjyPYpWyUE9qBYfQJm4RKc/s1600/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_30_web.jpeg&quot;&gt;&lt;img style=&quot;display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 141px; height: 200px;&quot; src=&quot;https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjQETIuinr4TVRgE49j_2FswLqzgpB2qXSpJMG6R6S6M1I56qe8boEIvGl3wEQhXwBMf2ibFEi3ChUbo0fMkLFwqYzt6n-QBCeIp07f2xfbzYgko5Yz2fcSvjyPYpWyUE9qBYfQJm4RKc/s320/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_30_web.jpeg&quot; border=&quot;0&quot; alt=&quot;&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5409238037927928146&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;dalam masa sekarang ini tentunya tidak seperti dulu,ketika pada zaman dahulu belum ada komputer ataupun perangkat digital. Saat ini seseorang yang menginginkan belajar sesuatu hal atau kitab tidak harus membawa bebeapa jilid buku atau kitab yang tebal-tebal.  sekarang sudah zamannya digital jadi seberapa banyak kitab bahkan samapai ribuanpun hanya dengan satu cd sudah terkumpu semua coba bayangkan jaka zaman dahulu harus embawa berapa kwintal membawa ribuan buku atau kitab. Dibawah ini teman - teman kalau membutuhkan kitab atau buku bisa didownlod, kalau belum ada bisa requesdi komentar. terima kasih. kritik dan saran banyak diharapkan dari teman-teman.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/146700507/a1aee863/tafsir_al-azhar.html&quot;&gt;Kitab Tafsir Ibnu kasir&lt;/a&gt; &lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/48923478/efb6d987/tafsir_fi_zilalil_quran.html&quot;&gt;Kitab Tafsir Fi Dhilalil Quran&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/23561056/d112cd93/TAFSIR_SUFI.html&quot;&gt;Kitab Tafsir Sufy&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/113788147/2dd7c756/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_30_web.html&quot;&gt;Kitab Tafsir Ibnu kasir web&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/80379541/de034f8d/HAMKA_-_Tafsir_Al_Azhar_Juz_30.html&quot;&gt;Tafsir Al Azhar Juz 30&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/161532604/1d022d23/ILMU_TAFSIR.html&quot;&gt;Ilmu Tafsir&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;a href=&quot;http://www.4shared.com/file/45878098/c356e6c1/Tafsir_Ibnul_Qayyim_1-400.html&quot;&gt;Tafsir Ibnu Qoyyim 1- 400&lt;/a&gt; mungkin itu dulu dah ngantuk...&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/5929623200478883203/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/download-ebook-tafsir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/5929623200478883203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/5929623200478883203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/download-ebook-tafsir.html' title='Download Ebook Tafsir'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhjQETIuinr4TVRgE49j_2FswLqzgpB2qXSpJMG6R6S6M1I56qe8boEIvGl3wEQhXwBMf2ibFEi3ChUbo0fMkLFwqYzt6n-QBCeIp07f2xfbzYgko5Yz2fcSvjyPYpWyUE9qBYfQJm4RKc/s72-c/Tafsir_Ibnu_Katsir_Juz_30_web.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-9073850518586533323</id><published>2009-11-23T17:55:00.000-08:00</published><updated>2009-11-23T18:50:55.067-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="blog ebook"/><title type='text'>Download Ebook Islami</title><content type='html'>&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;ini adalah blog yang akan kubuat untuk keluarga besar bani affandi dan keluarga besar Pondok Pesantren Salafiah agar tidak ketinggalan zaman bisa mengikuti zaman, blog ini nantinya akankuisi dengan link-ling download tentang ebook - ebook islami yang semoga dapat bermanfaat bagi semuanya. ini juga semoga dapat mempererat tali silaturahmi.&lt;/div&gt;&lt;div align=&quot;justify&quot;&gt;download Jadwal Sholat 1 tahun &lt;a href=&quot;http://www.ziddu.com/download/6178610/JadwalSholat1Tahun.zip.html&quot;&gt;disini&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/9073850518586533323/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/download-ebook-islami.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/9073850518586533323'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/9073850518586533323'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/download-ebook-islami.html' title='Download Ebook Islami'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1034646891785504487.post-4508824935974745341</id><published>2009-11-22T09:21:00.001-08:00</published><updated>2009-11-23T19:08:29.662-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="ebook"/><title type='text'>pp salafiah in the public</title><content type='html'>This first time I post on the PP Salafiah, I make this blog the plan is to introduce the public to be more familiar with the PP and to facilitate Salafiah friends in search of books in digital and fersi applications or software useful about the I plan to enter here. may be resumed tomorrow. (want to see the other blog)&lt;div class=&quot;blogger-post-footer&quot;&gt;untuk bacaselengkapnya kunjungi situs kami&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/feeds/4508824935974745341/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/pp-salafiah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/4508824935974745341'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1034646891785504487/posts/default/4508824935974745341'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ppsalafiah.blogspot.com/2009/11/pp-salafiah.html' title='pp salafiah in the public'/><author><name>PP Salafiah</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13978236041333749913</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgciAoOATRuymmzD5KGzNP6oILwpHdkJNjIQbuldoLbXw_34N7FuZf1HnwExgYDXv-amywLp8hh6ZWrOCPjwuSJpbcM9tHtFakfNUDWqmrguCDTh2yre3YA3GDqH8orCQ/s220/tasbih.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>