<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:blogger='http://schemas.google.com/blogger/2008' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353</id><updated>2017-08-22T05:10:31.054-07:00</updated><category term="Perkebunan"/><category term="Pertanian"/><category term="Peternakan"/><category term="Budidaya Ikan"/><category term="Bisnis &amp; Industri"/><category term="Kesehatan"/><category term="Perikanan"/><category term="Budidaya Udang"/><category term="Pariwisata"/><category term="Budidaya"/><category term="Budidaya Jamur"/><category term="Budidaya Tanaman"/><category term="Pariwisata Indonesia"/><category term="Budidaya Pertanian"/><category term="Budidaya Ternak"/><category term="Flora dan Fauna"/><category term="Hewan Peliharaan &amp; Hewan"/><category term="resep makanan"/><category term="Budidaya Durian"/><category term="Minuman"/><category term="Rumah &amp; Taman"/><category term="kecantikan"/><category term="makanan"/><category term="otomotif"/><category term="Budidaya Peternakan"/><category term="Koleksi"/><category term="Layanan Bisnis"/><category term="Layanan Rumah &amp; Taman"/><category term="Makanan &amp; Minuman"/><category term="Panen"/><category term="Pertanian dan Kehutanan"/><category term="Shopping"/><category term="Agrobisnis"/><category term="Air Tawar"/><category term="Alpukat"/><category term="Bawang"/><category term="Benih Bawang Merah"/><category term="Beras Merah"/><category term="Biji"/><category term="Biji Rami"/><category term="Buah Jeruk"/><category term="Budidaya Apel"/><category term="Budidaya Jeruk"/><category term="Bunga"/><category term="Burung Merak"/><category term="Cara"/><category term="Cara Budidaya Udang Harimau"/><category term="Cara Budidaya bawang merah"/><category term="Cara Mengawinkan Lobster"/><category term="Cokelat Hitam"/><category term="Coklat"/><category term="Dinas"/><category term="Gizi"/><category term="Hama"/><category term="Hewan Peliharaan"/><category term="Hobi Bertanam"/><category term="Ikan &amp; Akuarium"/><category term="Iklim"/><category term="Jantung"/><category term="Jasa Iklan &amp; Pemasaran"/><category term="Jenis Bisnis Industri"/><category term="Jeruk"/><category term="Kelebihan"/><category term="Kentang"/><category term="Kopi"/><category term="Layanan &amp; Produk Kecantikan"/><category term="Layanan Spa &amp; Kecantikan"/><category term="Lemak Ikan"/><category term="Lengkap"/><category term="Makanan &gt; Daging &amp; Makanan Laut"/><category term="Makanan Alami"/><category term="Mikroba"/><category term="Minyak Zaitun"/><category term="Naga Kuning"/><category term="Panduan"/><category term="Panenan &amp; Bibit"/><category term="Pemangkasan"/><category term="Pembenihan Udang Lobster"/><category term="Pembibitan"/><category term="Pemeliharaan"/><category term="Pemeliharaan Benih Udang Lobster"/><category term="Pemilihan Induk"/><category term="Pemindahan"/><category term="Penanaman"/><category term="Pendidikan"/><category term="Penggemar Kesehatan &amp; Kebugaran"/><category term="Penyakit"/><category term="Penyemaian"/><category term="Perabot Rumah Tangga"/><category term="Peranian"/><category term="Perkecambahan"/><category term="Persiapan Kolam"/><category term="Peternakan dan Perikanan di Wilayah Mungka"/><category term="Populasi Merak Biru"/><category term="Produksi"/><category term="Proses Pembenihan"/><category term="Rekreasi"/><category term="Sejarah"/><category term="Sel Punca Tak Obati Semua Penyakit"/><category term="Seni Budaya"/><category term="Simbiosis"/><category term="Tanaman"/><category term="Teknik"/><category term="Terbaik"/><category term="Tiongkok"/><category term="Tumbuh"/><category term="hewan"/><category term="mistik"/><category term="mobil"/><category term="olahraga"/><category term="sepatu"/><category term="sepeda"/><category term="souvenir"/><title type='text'>Usaha Budidaya | Pertanian, Tanaman, Tanaman Hias, Peternakan, Agrobisnis</title><subtitle type='html'>budidaya, , , usaha, , , hias, kopi, coklat, makanan, alpukat, ikan, naga, untuk, sel, terbaik, punca, obati, semua, penyakit, panduan, buah, jantung, mungka, kuning, benarkah, perikanan, wilayah, adalah, produksi, besar, berkat, para, juru, masak, bersosok, kecil, bawang, kentang, rami, Budidaya </subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default?redirect=false'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default?start-index=26&amp;max-results=25&amp;redirect=false'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>190</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-3287251769395485976</id><published>2017-03-21T08:48:00.000-07:00</published><updated>2017-04-26T12:01:16.454-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bawang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Beras Merah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biji Rami"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Buah Jeruk"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cokelat Hitam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jantung"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kentang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lemak Ikan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="makanan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Minyak Zaitun"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Terbaik"/><title type='text'>Makanan, Terbaik, Jantung, Lemak Ikan, Bawang, Kentang, Biji Rami, Buah Jeruk, Beras Merah, Minyak Zaitun, Cokelat Hitam</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Makanan Terbaik Untuk Jantung&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-jVY8hN6ERPw/VOByLxQho3I/AAAAAAAABHc/7HwErizbasc/s1600/Makanan-Sehat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; display: inline !important; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;144&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-jVY8hN6ERPw/VOByLxQho3I/AAAAAAAABHc/7HwErizbasc/s1600/Makanan-Sehat.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Apa yang kita makan dan minum dapat melindungi tubuh kita terhadap kesengsaraan kesehatan segudang. Penelitian baru menunjukkan bahwa lebih dari 50% kasus penyakit jantung dapat dicegah dengan pilihan makanan yang tepat. Ketika orang berpikir tentang hubungan antara diet dan kesehatan jantung, makanan tertentu segera datang ke pikiran. Meskipun anggur merah, teh hijau dan oatmeal mungkin superstar sangat dipuji perlindungan jantung, sebenarnya ada banyak kurang diakui makanan yang dapat melakukan trik sama dengan baik, jika tidak lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Lemak Ikan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-dlR69oXInos/WNFLHK9bgZI/AAAAAAAAAF8/-9DABbT-OQ8ss2J1LWQg3HPO3bDMBJazACLcB/s1600/Lemak%2BIkan.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;216&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-dlR69oXInos/WNFLHK9bgZI/AAAAAAAAAF8/-9DABbT-OQ8ss2J1LWQg3HPO3bDMBJazACLcB/s320/Lemak%2BIkan.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Lemak ikan seperti tuna, salmon, makarel, dan sarden mengandung kadar tinggi asam lemak omega-3, yang ditunjukkan dalam studi untuk menurunkan resiko aritmia (detak jantung yang tidak teratur) dan aterosklerosis (plak membangun-up di arteri). Asam lemak omega-3 juga terbukti menurunkan trigliserida, suatu ukuran penting dari kesehatan jantung. The American Heart Association merekomendasikan makan lemak ikan setidaknya dua kali seminggu. Setiap porsi 3,5 ons dimasak, atau sekitar ¾ cangkir ikan dipipihkan. Grill salmon steak dan melayani lebih dari tempat tidur hijau tumis, atau melemparkan sekaleng tuna air dikemas di atas salad yang kaya sayuran untuk makan jantung sehat dan lezat. Jika makan ikan ini bukan untuk Anda, asam lemak omega-3 juga tersedia sebagai suplemen diet.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bawang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sementara memotong bawang dapat membuat Anda menangis, manfaat kardiovaskular besar mereka harus membawa senyum melalui air mata Anda. Flavonoid yang ditemukan dalam bawang kolesterol, menghambat pengerasan arteri, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, dan membantu untuk menjaga tekanan darah yang sehat. Satu bawang menengah sama dengan sekitar satu cangkir bawang cincang ketika; ini adalah ukuran porsi yang tepat. Sementara bawang mentah mengandung beban kekalahan senyawa pelindung, bawang bahkan dimasak masih menimbang berat pada sisi pelindung. Memotong bawang ke dalam salad, atau memasak mereka dengan sayuran, ikan dan daging tanpa lemak.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kentang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Banyak orang menghindari kentang karena mereka putih dan terlihat seperti &quot;buruk&quot; pati. Selama mereka tidak digoreng atau tumbuk dengan banyak mentega dan krim kental, kentang bisa baik bagi jantung Anda. Kentang yang sarat dengan kukoa-tambang, yang merupakan bahan kimia tanaman yang membantu menurunkan tekanan darah. Selain itu, salah satu media kentang panggang (termasuk kulit) memberikan 20% kalium harian Anda, yang membantu untuk mengelola tekanan darah tinggi. Kunci untuk membuat kentang bagian rutin dari diet sehat adalah makan mereka di moderasi, menggunakan metode memasak rendah lemak seperti kue atau dikukus dan menghindari menyiram mereka dengan tinggi lemak, topping berkalori tinggi seperti keju, mentega dan asam cream. Ketika mengkonsumsi tumbuk atau kentang panggang, membatasi porsi Anda untuk sekitar satu cangkir. Didalamnya untuk kentang panggang harus seukuran mouse komputer.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Biji rami&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Diet yang kaya asam lemak omega-3 biji rami membantu mencegah pengerasan pembuluh darah dan menjaga kadar kolesterol di cek. Demikian pula, omega-3 dan antioksidan dalam biji rami dapat mengurangi peradangan yang menyertai penyakit seperti penyakit Parkinson dan asma dengan membantu memblokir pelepasan agen pro-inflamasi tertentu. Banyak ahli gizi merekomendasikan ground flaxseed alih seluruh biji rami karena bentuk tanah lebih mudah bagi tubuh untuk mencerna. Seluruh biji rami dapat melewati usus tercerna, yang berarti bahwa Anda tidak akan mendapatkan semua manfaat kesehatan yang menawarkan. Jika toko Anda tidak menjual versi dasar, hanya menggiling sendiri dalam food processor atau gilingan kopi. Memasukkan biji rami dalam diet harian Anda sebenarnya cukup mudah. Anda dapat menambahkan porsi (sekitar satu sendok makan) untuk Anda sarapan sereal, yoghurt, jus / goyang, atau bahkan es krim.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Buah jeruk&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Buah jeruk seperti jeruk, grapefruits, lemon, dan jeruk nipis yang dikemas dengan flavaonoids yang menurunkan tekanan darah dan mengurangi peradangan arteri. Jeruk juga mengandung hesperidin, pabrik kimia yang meningkatkan aliran darah ke jantung, dan vitamin C, pelindung ampuh melawan stroke. Menempel seluruh buah-buahan bukan varietas jus buah dengan tambahan gula. Nikmati jeruk segar ½ dengan sarapan, atau percikan jus lemon atau jeruk nipis dalam air untuk manfaat ini.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Beras merah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Beras merah, seluruh biji-bijian kaya serat makanan, yang terbukti mengurangi penumpukan plak arteri dan mengurangi risiko penyakit jantung dan kolesterol tinggi. Penelitian baru menunjukkan komponen dalam lapisan jaringan di sekitarnya butir beras merah dapat bekerja melawan angiotensin II. Angiotensin II adalah protein dan pelakunya dikenal dalam pengembangan tekanan darah tinggi dan atherosclerosis. Stick untuk secangkir ½ dimasak dan pasangan dengan protein (seperti ayam, udang, atau daging sapi) dan banyak sayuran untuk makan yang seimbang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Minyak Zaitun&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Studi menunjukkan bahwa asam lemak dan antioksidan dalam minyak zaitun extra virgin memiliki beberapa manfaat kesehatan yang kuat, seperti mengurangi risiko penyakit jantung. Dalam sebuah penelitian, orang yang berisiko tinggi untuk penyakit jantung yang mengikuti diet Mediterania (tinggi dalam biji-bijian, buah-buahan, sayuran) dilengkapi dengan kacang-kacangan dan setidaknya empat sendok makan sehari minyak zaitun mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan kematian oleh 30%. Secara keseluruhan, minyak zaitun adalah sumber lemak tak jenuh tunggal, yang dapat membantu mengurangi kadar kolesterol dan gula darah. Minyak zaitun extra virgin melindungi terhadap penyakit jantung dengan mengurangi peradangan dalam tubuh, mencegah pembekuan darah yang tidak diinginkan, dan menurunkan tekanan darah. Karena minyak sangat padat gizi, membatasi ukuran porsi untuk satu sendok makan pada waktu tertentu.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cokelat Hitam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Studi everal sekarang telah menunjukkan bahwa coklat hitam dapat bermanfaat bagi kesehatan jantung Anda. Sebuah 2012 studi yang menemukan bahwa konsumsi cokelat harian gelap (cokelat terdiri dari setidaknya 60-70% kakao) dapat mengurangi serangan jantung nonfatal dan stroke pada orang berisiko tinggi penyakit jantung. Dark chocolate mengandung flavonoid yang disebut polifenol, yang dapat membantu menurunkan tekanan darah, pembekuan, dan peradangan. Sayangnya, susu coklat dan permen gula-sarat tidak cukup melakukan trik ketika datang untuk melindungi jantung Anda. Menempel bagian 1 ons (sekitar ukuran empat dadu) di moderasi untuk melindungi hati dan tidak mempengaruhi pinggang Anda.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/3287251769395485976/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/02/makanan-terbaik-untuk-jantung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3287251769395485976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3287251769395485976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/02/makanan-terbaik-untuk-jantung.html' title='Makanan, Terbaik, Jantung, Lemak Ikan, Bawang, Kentang, Biji Rami, Buah Jeruk, Beras Merah, Minyak Zaitun, Cokelat Hitam'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://3.bp.blogspot.com/-jVY8hN6ERPw/VOByLxQho3I/AAAAAAAABHc/7HwErizbasc/s72-c/Makanan-Sehat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-2304229257445577837</id><published>2017-01-08T08:33:00.000-08:00</published><updated>2017-04-26T12:10:13.416-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Alpukat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hama"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Iklim"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Lengkap"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panduan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pembibitan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemeliharaan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penanaman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyakit"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Penyemaian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sejarah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tanaman"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Teknik"/><title type='text'>Panduan, Lengkap, Cara, Budidaya, Tanaman, Alpukat, Sejarah, Iklim, Pembibitan, Teknik, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan, Hama, Penyakit, Panen</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-oW6LDpRvYyY/TaA59PBGbSI/AAAAAAAAAvU/qAqMdcB6tzE/s1600/Alpukat_4.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; display: inline !important; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Manfaat dan Khasiat Alpukat Bagi Tubuh Manusia&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-oW6LDpRvYyY/TaA59PBGbSI/AAAAAAAAAvU/qAqMdcB6tzE/s1600/Alpukat_4.jpeg&quot; title=&quot;Buah Alpukat&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Panduan Lengkap Cara Budidaya Tanaman Alpukat&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Apokat (KBBI: Avokad), alpukat, atau Persea americana ialah tumbuhan penghasil buah meja dengan nama sama. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko dan Amerika Tengah dan kini banyak dibudidayakan di Amerika Selatan dan Amerika Tengah sebagai tanaman perkebunan monokultur dan sebagai tanaman pekarangan di daerah-daerah tropika lainnya di dunia. Pohon, dengan batang mencapai tinggi 20 m dengan daun sepanjang 12 hingga 25 cm. Bunganya tersembunyi dengan warna hijau kekuningan dan ukuran 5 hingga 10 milimeter. Ukurannya bervariasi dari 7 hingga 20 sentimeter, dengan massa 100 hingga 1000 gram; biji yang besar, 5 hingga 6,4 sentimeter. Buahnya bertipe buni, memiliki kulit lembut tak rata berwarna hijau tua hingga ungu kecoklatan, tergantung pada varietasnya. Daging buah apokat berwarna hijau muda dekat kulit dan kuning muda dekat biji, dengan tekstur lembut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejarah&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Nama apokat atau avokad (dari bahasa Inggris, avocado) berasal dari bahasa Aztek, ahuacatl (dibaca kira-kira &quot;awakatl&quot;). Suku Aztek berada di daerah Amerika Tengah dan Meksiko. Karena itu, buah ini pada awalnya dikenal di daerah tersebut. Pada saat pasukan Spanyol memasuki wilayah tersebut sekitar awal abad ke-16, berbagai tumbuhan dari daerah ini, termasuk apokat, diperkenalkan kepada penduduk Eropa. Orang pertama yang memperkenalkan buah apokat kepada penduduk Eropa yaitu Martín Fernández de Enciso, salah seorang pemimpin pasukan Spanyol. Dia memperkenalkan buah ini pada tahun 1519 kepada orang-orang Eropa. Pada saat yang sama juga, para pasukan Spanyol yang menjajah Amerika Tengah juga memperkenalkan kakao, jagung, dan kentang kepada masyarakat Eropa. Sejak itulah buah apokat mulai disebar dan dikenal oleh banyak penduduk dunia. Apokat diperkenalkan ke Indonesia oleh Belanda pada abad ke-19.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-e5w9G3s5ng8/TaA5_d-kjZI/AAAAAAAAAvc/zJADT9GdDG8/s1600/Alpukat_1.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-e5w9G3s5ng8/TaA5_d-kjZI/AAAAAAAAAvc/zJADT9GdDG8/s1600/Alpukat_1.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Apokat memiliki banyak manfaat. Bijinya digunakan dalam industri pakaian sebagai pewarna yang tidak mudah luntur. Batang pohonnya dapat digunakan sebagai bahan bakar. Kulit pohonnya digunakan sebagai pewarna warna coklat pada produk dari bahan kulit. Daging buahnya dapat dijadikan hidangan serta menjadi bahan dasar untuk beberapa produk kosmetik dan kecantikan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Sifat-sifat unggul tersebut antara lain produksinya tinggi, toleran terhadap hama dan penyakit, buah seragam berbentuk oval dan berukuran sedang, daging buah berkualitas baik dan tidak berserat, berbiji kecil melekat pada rongga biji, serta kulit buahnya licin. Sampai dengan tanggal 14 Januari 1987, Menteri Pertanian telah menetapkan 2 varietas alpukat unggul, yaitu alpukat ijo panjang dan ijo bundar. Sifat-sifat kedua varietas tersebut antara lain :&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Tinggi pohon: alpukat ijo panjang 5-8 m, alpukat ijo bundar 6-8 m.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bentuk daun: alpukat ijo panjang bulat panjang dengan tepi rata, alpukat ijo bundar bulat panjang dengan tepi berombak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berbuah: alpukat ijo panjang terus-menerus, tergantung pada lokasi dan kesuburan lahan, alpukat ijo bundar terus-menerus, tergantung pada lokasi dan kesuburan lahan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berat buah: alpukat ijo panjang 0,3-0,5 kg, alpukat ijo bundar 0,3-0,4 kg&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bentuk buah: alpukat ijo panjang bentuk pear (pyriform), alpukat ijo bundar lonjong (oblong).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rasa buah: alpukat ijo panjang enak, gurih, agak lunak, alpukat ijo bundar enak, gurih, agak kering.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Diameter buah: alpukat ijo panjang 6,5-10 cm (rata-rata 8 cm), alpukat ijo bundar 7,5 cm.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Panjang buah: alpukat ijo panjang 11,5-18 cm (rata-rata 14 cm), alpukat ijo bundar 9 cm.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hasil: alpukat ijo panjang 40-80 kg /pohon/tahun (rata-rata 50 kg), alpukat ijo bundar 20-60 kg/pohon/tahun (rata-rata 30 kg).&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Iklim&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Angin diperlukan oleh tanaman alpukat, terutama untuk proses penyerbukan. Namun demikian angin dengan kecepatan 62,4-73,6 km/jam dapat dapat mematahkan ranting dan percabangan tanaman alpukat yang tergolong lunak, rapuh dan mudah patah.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Curah hujan minimum untuk pertumbuhan adalah 750-1000 mm/tahun. Ras Hindia Barat dan persilangannya tumbuh dengan subur pada dataran rendah beriklim tropis dengan curah hujan 2500 mm/tahun. Untuk daerah dengan curah hujan kurang dari kebutuhan minimal (2-6 bulan kering), tanaman alpukat masih dapat tumbuh asal kedalaman air tanah maksimal 2 m.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Kebutuhan cahaya matahari untuk pertumbuhan alpukat berkisar 40-80 %. Untuk ras Meksiko dan Guatemala lebih tahan terhadap cuaca dingin dan iklim kering, bila dibandingkan dengan ras Hindia Barat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Suhu optimal untuk pertumbuhan alpukat berkisar antara 12,8-28,3 derajat C. Mengingat tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, tanaman alpukat dapat mentolerir suhu udara antara 15-30 derajat C atau lebih. Besarnya suhu kardinal tanaman alpukat tergantung ras masing-masing, antara lain ras Meksiko memiliki daya toleransi sampai –7 derajat C, Guatemala sampai -4,5 derajat C, dan Hindia Barat sampai 2 derajat C.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Media Tanam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Tanaman alpukat agar tumbuh optimal memerlukan tanah gembur, tidak mudah tergenang air, (sistem drainase/pembuangan air yang baik), subur dan banyak mengandung bahan organik.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jenis tanah yang baik untuk pertumbuhan alpukat adalah jenis tanah lempung berpasir (sandy loam), lempung liat (clay loam) dan lempung endapan (aluvial loam).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Keasaman tanah yang baik untuk pertumbuhan alpukat berkisar antara pH sedikit asam sampai netral, (5,6-6,4). Bila pH di bawah 5,5 tanaman akan menderita keracunan karena unsur Al, Mg, dan Fe larut dalam jumlah yang cukup banyak. Sebaliknya pada pH di atas 6,5 beberapa unsur fungsional seperti Fe, Mg, dan Zn akan berkurang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Pada umumnya tanaman alpukat dapat tumbuh di dataran rendah sampai dataran tinggi, yaitu 5-1500 m dpl. Namun tanaman ini akan tumbuh subur dengan hasil yang memuaskan pada ketinggian 200-1000 m dpl. Untuk tanaman alpukat ras Meksiko dan Guatemala lebih cocok ditanam di daerah dengan ketinggian 1000-2000 m dpl., sedangkan ras Hindia Barat pada ketinggian 5-1000 m dpl.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Pembibitan&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Persyaratan Bibit. Bibit yang baik antara lain yang berasal dari&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Buah yang sudah cukup tua.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Buahnya tidak jatuh hingga pecah.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Pengadaan bibit lebih dari satu jenis untuk menjamin kemungkinan adanya persarian bersilang.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Penyiapan Bibit&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-KN6XJ4d9hfs/TaA6kEybdLI/AAAAAAAAAvo/RQuDXKFLosk/s1600/Bibit+Alpukat.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-KN6XJ4d9hfs/TaA6kEybdLI/AAAAAAAAAvo/RQuDXKFLosk/s1600/Bibit+Alpukat.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sampai saat ini bibit alpukat hanya dapat diperoleh secara generatif (melalui biji) dan vegetatif (penyambungan pucuk/enten dan penyambungan mata/okulasi). Dari ketiga cara itu, bibit yang diperoleh dari biji kurang menguntungkan karena tanaman lama berbuah (6-8 tahun) dan ada kemungkinan buah yang dihasilkan berbeda dengan induknya. Sedangkan bibit hasil okulasi maupun enten lebih cepat berbuah (1-4 tahun) dan buah yang didapatkannya mempunyai sifat yang sama dengan induknya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Teknik Penyemaian Bibit&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;li&gt;Penyambungan pucuk (enten)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;Pohon pokok yang digunakan untuk enten adalah tanaman yang sudah berumur 6-7 bulan/dapat juga yang sudah berumur 1 tahun, tanaman berasal dari biji yang berasal dari buah yang telah tua dan masak, tinggi 30 cm/kurang, dan yang penting jaringan pada pangkal batang belum berkayu. Sebagai cabang sambungannya digunakan ujung dahan yang masih muda dan berdiameter lebih kurang 0,7 cm. Dahan tersebut dipotong miring sesuai dengan celah yang ada pada pohon pokok sepanjang lebih kurang 10 cm, kemudian disisipkan ke dalam belahan di samping pohon pokok yang diikat/dibalut. Bahan yang baik untuk mengikat adalah pita karet, plastik, rafia/kain berlilin. Sebaiknya penyambungan pada pohon pokok dilakukan serendah mungkin supaya tidak dapat kuncup pada tanaman pokok. Enten-enten yang telah disambung diletakkan di tempat teduh, tidak berangin, dan lembab. Setiap hari tanaman disiram, dan untuk mencegah serangan penyakit sebaiknya tanaman disemprot fungisida. Pada musim kering hama tungau putih sering menyerang, untuk itu sebaiknya dicegah dengan semprotan kelthane. Bibit biasanya sudah dapat dipindahkan ke kebun setelah berumur 9-16 bulan, dan pemindahannya dilakukan pada saat permulaan musim hujan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;li&gt;Penyambungan mata (okulasi)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pembuatan bibit secara okulasi dilakukan pada pohon pangkal berumur 8-10 bulan. Sebagai mata yang akan diokulasikan diambil dari dahan yang sehat, dengan umur 1 tahun, serta matanya tampak jelas. Waktu yang paling baik untuk menempel yaitu pada saat kulit batang semai mudah dilepaskan dari kayunya. Caranya adalah kulit pohon pokok disayat sepanjang 10 cm dan lebarnya 8 mm. Kulit tersebut dilepaskan dari kayunya dan ditarik ke bawah lalu dipotong 6 cm. Selanjutnya disayat sebuah mata dengan sedikit kayu dari cabang mata (enthout), kayu dilepaskan pelan-pelan tanpa merusak mata. Kulit yang bermata dimasukkan di antara kulit dan kayu yang telah disayat pada pohon pokok dan ditutup lagi, dengan catatan mata jangan sampai tertutup. Akhirnya balut seluruhnya dengan pita plastik. Bila dalam 3-5 hari matanya masih hijau, berarti penempelan berhasil.Selanjutnya 10-15 hari setelah penempelan, tali plastik dibuka. Batang pohon pokok dikerat melintang sedalam setengah diameternya, kira-kira 5-7,5 cm di atas okulasi, lalu dilengkungkan sehingga pertumbuhan mata dapat lebih cepat. Setelah batang yang keluar dari mata mencapai tinggi 1 m, maka bagian pohon pokok yang dilengkungkan dipotong tepat di atas okulasi dan lukanya diratakan, kemudian ditutup dengan parafin yang telah dicairkan. Pohon okulasi ini dapat dipindahkan ke kebun setelah berumur 8-12 bulan dan pemindahan yang paling baik adalah pada saat permulaan musim hujan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Dalam perbanyakan vegetatif yang perlu diperhatikan adalah menjaga kelembaban udara agar tetap tinggi (+ 80%) dan suhu udara di tempat penyambungan jangan terlalu tinggi (antara 15-25 derajat C). Selain itu juga jangan dilakukan pada musim hujan lebat serta terlalu banyak terkena sinar matahari langsung. Bibit yang berupa sambungan perlu disiram secara rutin dan dipupuk 2 minggu sekali. Pemupukan bisa bersamaan dengan penyiraman, yaitu dengan melarutkan 1-1,5 gram urea/NPK ke dalam 1 liter air. Pupuk daun bisa juga diberikan dengan dosis sesuai anjuran dalam kemasan. Sedangkan pengendalian hama dan penyakit dilakukan bila perlu saja.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Lahan untuk tanaman alpukat harus dikerjakan dengan baik; harus bersih dari pepohonan, semak belukar, tunggul-tunggul bekas tanaman, serta batu-batu yang mengganggu. Selanjutnya lahan dicangkul dalam atau ditraktor, lalu dicangkul halus 2-3 kali. Pengerjaan lahan sebaiknya dilakukan saat musim kering sehingga penanaman nantinya dapat dilakukan pada awal atau saat musim hujan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penanaman&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://3.bp.blogspot.com/-WEKuOzCaItk/TaA7IzWIZ5I/AAAAAAAAAvw/JZAZeR7IEGo/s1600/alpukat.jpeg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-WEKuOzCaItk/TaA7IzWIZ5I/AAAAAAAAAvw/JZAZeR7IEGo/s1600/alpukat.jpeg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Pola penanaman alpukat sebaiknya dilakukan secara kombinasi antara varietasvarietasnya. Hal ini mengingat bahwa kebanyakan varietas tanaman alpukat tidak dapat melakukan penyerbukan sendiri, kecuali varietas ijo panjang yang memiliki tipe bunga A. Ada 2 tipe bunga dari beberapa varietas alpukat di Indonesia, yaitu tipe A dan tipe B. Varietas yang tergolong tipe bunga A adalah ijo panjang, ijo bundar, merah panjang, merah bundar, waldin, butler, benuk, dickinson, puebla, taft, dan hass. Sedangkan yang tergolong tipe B adalah collinson, itszamma, winslowsaon, fuerte, lyon, nabal, ganter, dan queen. Penyerbukan silang hanya terjadi antara kedua tipe bunga. Oleh karena itu, penanaman alpukat dalam suatu lahan harus dikombinasi antara varietas yang memiliki tipe bunga A dan tipe bunga B sehingga bunga-bunganya saling menyerbuki satu sama lain.&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Pembuatan Lubang Tanam&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;li&gt;Tanah digali dengan ukuran panjang, lebar, dan tinggi masing-masing 75 cm. Lubang tersebut dibiarkan terbuka selama lebih kurang 2 minggu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tanah bagian atas dan bawah dipisahkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lubang tanam ditutup kembali dengan posisi seperti semula. Tanah bagian atas dicampur dulu dengan 20 kg pupuk kandang sebelum dimasukkan ke dalam lubang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lubang tanam yang telah tertutup kembali diberi ajir untuk memindahkan mengingat letak lubang tanam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Cara Penanaman&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Waktu penanaman yang tepat adalah pada awal musim hujan dan tanah yang ada dalam lubang tanam tidak lagi mengalami penurunan. Hal yang perlu diperhatikan adalah tanah yang ada dalam lubang tanam harus lebih tinggi dari tanah sekitarnya. Hal ini untuk menghindari tergenangnya air bila disirami atau turun hujan. Langkah-langkah penanaman adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lubang tanam yang telah ditutup, digali lagi dengan ukuran sebesar wadah bibit.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bibit dikeluarkan dari keranjang atau polibag dengan menyayatnya agar gumpalan tanah tetap utuh.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bibit beserta tanah yang masih menggumpal dimasukkan dalam lubang setinggi leher batang, lalu ditimbun dan diikatkan ke ajir.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Setiap bibit sebaiknya diberi naungan untuk menghindari sinar matahari secara langsung, terpaan angin, maupun siraman air hujan. Naungan tersebut dibuat miring dengan bagian yang tinggi di sebelah timur. Peneduh ini berfungsi sampai tumbuh tunas-tunas baru atau lebih kurang 2-3 minggu.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemeliharaan Tanaman&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Penyiangan&lt;/i&gt;. Gulma banyak tumbuh di sekitar tanaman karena di tempat itu banyak terdapat zat hara. Selain merupakan saingan dalam memperoleh makanan, gulma juga merupakan tempat bersarangnya hama dan penyakit. Oleh karena itu, agar tanaman dapat tumbuh dengan baik maka gulma-gulma tersebut harus disiangi (dicabut) secara rutin.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Penggemburan Tanah&lt;/i&gt;. Tanah yang setiap hari disiram tentu saja akan semakin padat dan udara di dalamnya semakin sedikit. Akibatnya akar tanaman tidak dapat leluasa menyerap unsur hara. Untuk menghindarinya, tanah di sekitar tanaman perlu digemburkan dengan hati-hati agar akar tidak putus.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Penyiraman&lt;/i&gt;. Bibit yang baru ditanam memerlukan banyak air, sehingga penyiraman perlu dilakukan setiap hari. Waktu yang tepat untuk menyiram adalah pagi/sore hari, dan bila hari hujan tidak perlu disiram lagi.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Pemangkasan Tanaman&lt;/i&gt;. Pemangkasan hanya dilakukan pada cabang-cabang yang tumbuh terlalu rapat atau ranting-ranting yang mati. Pemangkasan dilakukan secara hati-hati agar luka bekas pemangkasan terhindar dari infeksi penyakit dan luka bekas pemangkasan sebaiknya diberi fungisida/penutup luka.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Pemupukan&lt;/i&gt;. Dalam pembudidayaan tanaman alpukat diperlukan program pemupukan yang baik dan teratur. Mengingat sistem perakaran tanaman alpukat, khususnya akarakar rambutnya, hanya sedikit dan pertumbuhannya kurang ekstensif maka pupuk harus diberikan agak sering dengan dosis kecil. Jumlah pupuk yang diberikan tergantung pada umur tanaman. Bila program pemupukan tahunan menggunakan pupuk urea (45% N), TSP (50% P), dan KCl (60% K) maka untuk tanaman berumur muda (1-4 tahun) diberikan urea, TSP, dan KCl masing-masing sebanyak 0,27-1,1 kg/pohon, 0,5-1 kg/pohon dan 0,2-0,83 kg/pohon. Untuk tanaman umur produksi (5 tahun lebih) diberikan urea, TSP, dan KCl masing-masing sebanyak 2,22-3,55 kg/pohon, 3,2 kg/pohon, dan 4 kg/pohon. Pupuk sebaiknya diberikan 4 kali dalam setahun. Mengingat tanaman alpukat hanya mempunyai sedikit akar rambut, maka sebaiknya pupuk diletakkan sedekat mungkin dengan akar. Caranya dengan menanamkan pupuk ke dalam lubang sedalam 30-40 cm, di mana lubang tersebut dibuat tepat di bawah tepi tajuk tanaman, melingkari tanaman.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;HAMA DAN PENYAKIT&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Ulat kipat (Cricula trisfenestrata Helf)&lt;/i&gt;. Ciri: Panjang tubuh 6 cm, berwarna hitam bercak-bercak putih dan dipenuhi rambut putih. Kepala dan ekor berwarna merah menyala. Gejala: Daun-daun tidak utuh dan terdapat bekas gigitan. Pada serangan yang hebat, daun habis sama sekali tetapi tanaman tidak akan mati, dan terlihat kepompong bergelantungan. Pengendalian : Menggunakan insektisida yang mengandung bahan aktif monokrotofos atau Sipermetein, misal Cymbush 50 EC dengan dosis 1-3 cc/liter atau Azodrin 15 WSC dengan dosis 2-3 cc/liter.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Ulat kupu-kupu gajah (Attacus atlas L.)&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; Ciri: Sayap kupu-kupu dapat mencapai ukuran 25 cm dengan warna coklat kemerahan dan segitiga tansparan. Ulat berwarna hijau tertutup tepung putih, panjang 15 cm dan mempunyai duri yang berdaging. Pupa terdapat di dalam kepompong yang berwarna coklat. Gejala: Sama dengan gejala serangan ulat kipat, tetapi kepompong tidak bergelantungan melainkan terdapat di antara daun. Pengendalian: Sama dengan pemberantasan ulat kipat.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Aphis gossypii Glov/A. Cucumeris, A. cucurbitii/Aphis kapas&lt;/i&gt;. Ciri: Warna tubuh hijau tua sampai hitam atau kunig coklat. Hama ini mengeluarkan embun madu yang biasanya ditumbuhi cendawan jelaga sehingga daun menjadi hitam dan semut berdatangan. Gejala: Pertumbuhan tanaman terganggu. Pada serangan yang hebat tanaman akan kerdil dan terpilin. Pengendalian: Disemprot dengan insektisida berbahan aktif asefat/dimetoat, misalnya Orthene 75 SP dengan dosis 0,5-0,8 gram/liter atau Roxion 2 cc/liter.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Kutu dompolan putih (Pseudococcus citri Risso)/Planococcus citri Risso.&amp;nbsp; &lt;/i&gt;Ciri: Bentuk tubuh elips, berwarna coklat kekuningan sampai merah oranye, tertutup tepung putih, ukuran tubuh 3 mm, mempunyai tonjolan di tepi tubuh dengan jumlah 14-18 pasang dan yang terpanjang di bagian pantatnya. Gejala : Pertumbuhan tanaman terhambat dan kurus. Tunas muda, daun, batang, tangkai bunga, tangkai buah, dan buah yang terserang akan terlihat pucat, tertutup massa berwarna putih, dan lama kelamaan kering. Pengendalian: Disemprot dengan insektisida yang mengandung bahan aktif formotion, monokrotofos, dimetoat, atau karbaril. Misalnya anthion 30 EC dosis 1-1,5 liter/ha, Sevin 85 S dosis 0,2% dari konsentrasi fomula.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Tungau merah (Tetranychus cinnabarinus Boisd)&lt;/i&gt;.&amp;nbsp; Ciri: Tubuh tungau betina berwarna merah tua/merah kecoklatan, sedangkan tungau jantan hijau kekuningan/kemerahan. Terdapat beberapa bercak hitam, kaki dan bagian mulut putih, ukuran tubuh 0,5 mm. Gejala: Permukaan daun berbintikbintik kuning yang kemudian akan berubah menjadi merah tua seperti karat. Dibawah permukaan daun tampak anyaman benang yang halus. Serangan yang hebat dapat menyebabkan daun menjadi layu dan rontok. Pengendalian : Disemprot dengan akarisida Kelthan MF yang mengandung bahan aktif dikofoldan, dengan dosis 0,6-1 liter/ha.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Lalat buah Dacus (Dacus dorsalis Hend.)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ciri : Ukuran tubuh 6 – 8 mm dengan bentangan sayap 5 – 7 mm. Bagian dada berwarna coklat tua bercak kuning/putih dan bagian perut coklat muda dengan pita coklat tua. Stadium larva berwarna putih pada saat masih muda dan kekuningan setelah dewasa, panjang tubuhnya 1 cm. Gejala: Terlihat bintik hitam/bejolan pada permukaan buah, yang merupakan tusukan hama sekaligus tempat untuk meletakkan telur. Bagian dalam buah berlubang dan busuk karena dimakan larva. Pengendalian: Dengan umpan minyak citronella/umpan protein malation akan mematikan lalat yang memakannya. Penyemprotan insektisida dapat dilakukan antara lain dengan Hostathion 40 EC yang berbahan aktif triazofos dosis 2 cc/liter dan tindakan yang paling baik adalah memusnahkan semua buah yang terserang atau membalik tanah agar larva terkena sinar matahari dan mati.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Codot (Cynopterus sp)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ciri : Tubuh seperti kelelawar tetapi ukurannya lebih kecil menyerang buahbuahan pada malam hari. Gejala: Terdapat bagian buah yang berlubang bekas gigitan. Buah yang terserang hanya yang telah tua, dan bagian yang dimakan adalah daging buahnya saja. Pengendalian: Menangkap codot menggunakan jala/menakut-nakutinya menggunakan kincir angin yang diberi peluit sehingga dapat menimbulkan suara.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;1) Kumbang bubuk cabang (Xyleborus coffeae Wurth / Xylosandrus morigerus Bldf).&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ciri : Kumbang yang lebih menyukai tanaman kopi ini berwarna coklat tua dan berukuran 1,5 mm. Larvanya berwarna putih dan panjangnya 2 mm. Gejala : Terdapat lubang yang menyerupai terowongan pada cabang atau ranting. Terowongan itu dapat semakin besar sehingga makanan tidak dapat tersalurakan ke daun, kemudian daun menjadi layu dan akhirnya cabang atau ranting tersebut mati. Pengendalian : Cabang/ranting yang terserang dipangkas dan dibakar. Dapat juga disemprot insektisida berbahan aktif asefat atau diazinon yang terkandung dalam Orthene 75 SP dengan dosis pemberian 0,5-0,8 gram/liter dan&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Diazinon 60 EC dosis 1-2 cc/liter.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penyakit yang disebabkan Jamur&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Antraknosa&lt;/i&gt;. Penyebab : Jamur Colletotrichum gloeosporioides (Penz.) sacc. Yang mempunyai miselium berwarna cokleat hijau sampai hitam kelabu dan sporanya berwarna jingga. Gejala : Penyakit ini menyerang semua bagian tanaman, kecuali akar. Bagian yang terinfeksi berwarna cokelat karat, kemudian daun, bunga, buah/cabang tanaman yang terserang akan gugur. Pengendalian : Pemangkasan ranting dan cabang yang mati. Penelitian buah dilakukan agak awal (sudah tua tapi belum matang). Dapat juga disemprot dengan fungisida yang berbahan aktif maneb seperti pada Velimex 80 WP. Fungisida ini diberikan 2 minggu sebelum pemetikan dengan dosis 2-2,5 gram/liter.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Bercak daun atau bercak cokelat. &lt;/i&gt;Penyebab: cercospora purpurea Cke./dikenal juga dengan Pseudocercospora purpurea (Cke.) Derghton. Jamur ini berwarna gelap dan menyukai tempat lembab. Gejala: bercak cokelat muda dengan tepi cokelat tua di permukaan daun atau buah. Bila cuaca lembab, bercak cokelat berubah menjadi bintik-bintik kelabu. Bila dibiarkan, lama-kelamaan akan menjadi lubang yang dapat dimasuki organisme lain. Pengendalian : Penyemprotan fungisida Masalgin 50 WP yang mengandung benomyl, dengan dosis 1-2 gram/liter atau dapat juga dengan mengoleskan bubur Bordeaux.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Busuk akar dan kanker batang&lt;/i&gt;. Penyebab : Jamur Phytophthora yang hidup saprofit di tanah yang mengandung bahan organik, menyukai tanah basah dengan drainase jelek. Gejala : Bila tanaman yang terserang akarnya maka pertumbuhannya menjadi terganggu, tunas mudanya jarang tumbuh. Akibat yang paling fatal adalah kematian pohon. Bila batang tanaman yang terserang maka akan tampak perubahan warna kulit pada pangkal batang. Pengendalian: drainase perlu diperbaiki, jangan sampai ada air yang menggenang/dengan membongkar tanaman yang terserang kemudian diganti dengan tanaman yang baru.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;&lt;i&gt;Busuk buah. &lt;/i&gt;Penyebab : Botryodiplodia theobromae pat. Jamur ini menyerang apabila ada luka pada permukaan buah. Gejala: Bagian yang pertama kali diserang adalah ujung tangkai buah dengan tanda adanya bercak cokelat yang tidak teratur, yang kemudian menjalar ke bagian buah. Pada kulit buah akan timbul tonjolan-tonjolan kecil. Pengendalian: Oleskan bubur Bordeaux/ semprotkan fungisida Velimex 80 WP yang berbahan aktif Zineb, dengan dosis 2-2,5 gram/liter.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b style=&quot;font-family: arial, helvetica, sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;PANEN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ciri-ciri buah yang sudah tua tetapi belum masak adalah :&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Warna kulit tua tetapi belum menjadi cokelat/merah dan tidak mengkilap;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila buah diketuk dengan punggung kuku, menimbulkan bunyi yang nyaring;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila buah digoyang-goyang, akan terdengar goncangan biji.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot; , &amp;quot;helvetica&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penetapan tingkat ketuaan buah tersebut memerlukan pengalaman tersendiri. Sebaiknya perlu diamati waktu bunga mekar sampai enam bulan kemudian, karena buah alpukat biasanya tua setelah 6-7 bulan dari saat bunga mekar. Untuk memastikannya, perlu dipetik beberapa buah sebagai contoh. Bila buah-buah contoh tersebut masak dengan baik, tandanya buah tersebut telah tua dan siap dipanen.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Umumnya memanen buah alpukat dilakukan secara manual, yaitu dipetik menggunakan tangan. Apabila kondisi fisik pohon tidak memungkinkan untuk dipanjat, maka panen dapat dibantu dengan menggunakan alat/galah yang diberi tangguk kain/goni pada ujungnya/tangga. Saat dipanen, buah harus dipetik/dipotong&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;bersama sedikit tangkai buahnya (3-5 cm) untuk mencegah memar, luka/infeksi pada bagian dekat tangkai buah.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Biasanya alpukat mengalami musim berbunga pada awal musim hujan, dan musim berbuah lebatnya biasanya pada bulan Desember, Januari, dan Februari. Di Indonesia yang keadaan alamnya cocok untuk pertanaman alpukat, musim panen dapat terjadi setiap bulan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Produksi buah alpukat pada pohon-pohon yang tumbuh dan berbuah baik dapat mencapai 70-80 kg/pohon/tahun. Produksi rata-rata yang dapat diharapkan dari setiap pohon berkisar 50 kg.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/2304229257445577837/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/09/alpukat-budidaya-tanaman-alpukat.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/2304229257445577837'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/2304229257445577837'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/09/alpukat-budidaya-tanaman-alpukat.html' title='Panduan, Lengkap, Cara, Budidaya, Tanaman, Alpukat, Sejarah, Iklim, Pembibitan, Teknik, Penyemaian, Penanaman, Pemeliharaan, Hama, Penyakit, Panen'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-oW6LDpRvYyY/TaA59PBGbSI/AAAAAAAAAvU/qAqMdcB6tzE/s72-c/Alpukat_4.jpeg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-25052076453916947</id><published>2016-12-28T14:39:00.000-08:00</published><updated>2017-04-26T12:14:57.762-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Jeruk"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Dinas"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jeruk"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Mikroba"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Produksi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Simbiosis"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tiongkok"/><title type='text'>Produksi, Jeruk, Tiongkok, Dinas, Pertanian, Mikroba, Simbiosis, </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Produksi Besar Berkat Para Juru Masak Bersosok Kecil.&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;a href=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-LgvZkaAOUnQ/V2xKKTQwtZI/AAAAAAAAGUQ/lyKEn3p-yG8Zz0EvHCk_m6TDet1-StF4ACLcB/s1600/Jeruk%2BMerah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;257&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-LgvZkaAOUnQ/V2xKKTQwtZI/AAAAAAAAGUQ/lyKEn3p-yG8Zz0EvHCk_m6TDet1-StF4ACLcB/s320/Jeruk%2BMerah.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Pohon  jeruk soe milik Enos Lasveto itu bagal kerakap tumbuh di batu. Pohon  setinggi 5 m itu hidup segan, mati tak mau karena kering dan luka di  batang. “Sebelum meranggas, daun berwarna kuning dengan bercak hitam dl  permukaan daun,” kata Welem Toto, anggota staf Dinas Pertanian Kabupaten  Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang mengamati  kebun Enos.&lt;br /&gt;Immanuel Baun menghadapi kasus serupa. Kondisi pohon  kering dengan sedikit daun yang masih tersisa di ujung-ujung ranting.  Welen Toto menduga pohon-pohon anggota famili Rutaceae itu terserang  penyakit blendok. Sementara beberapa pekebun mengatakan itu akibat  serangan citrus vein phloem degeneration (CVPD). Perbedaan pendapat itu  disebabkan gejala yang muncul mirip: daun menguning, kerdil, lalu  rontok. Serangan lambat tapi mematikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-yHC9iT0TNdc/V2xKyNWmxmI/AAAAAAAAGUY/b46d1O5waqs_Pimi9cNFXOK3xRbxK_69ACLcB/s1600/Pohon%2BJeruk.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-yHC9iT0TNdc/V2xKyNWmxmI/AAAAAAAAGUY/b46d1O5waqs_Pimi9cNFXOK3xRbxK_69ACLcB/s320/Pohon%2BJeruk.jpg&quot; width=&quot;210&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;Meniru Tiongkok&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ir Mutia Erti Dwi Astuti MS, peneliti di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balltjestro), Tlekung, Provinsi Jawa Timur, menuturkan serangan di sentra jeruk soe di Kabupaten Timor Tengah Selatan belum tentu CVPD. “Sebab salah satu gejala kekurangan unsur seng juga daun meranggas dan tanaman kering,” ujarnya. Gejala awal serangan CVPD ialah tampak pola belang pada daun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara batang dan akar tanaman tidak membusuk. Gejala busuk pada batang tanaman disebabkan oleh penyakit blendok atau diplodia akibat cendawan Botrydiplodia theobromae. Masa inkubasi cendawan itu 6-12 bulan. Kemudian, &quot;Pada tahun ke-3-4 pascaserangan, daun akan meranggas. Persis gejala CVPD,” tutur Mutia. Apa pun penyebabnya, yang jelas produksi jeruk soe di Kota Soe, Kabupaten Timor Tengah Selatan, turun 50% pada 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pekebun bekerja sama dengan Dinas Pertanian setempat melakukan segala cara untuk mengatasi serangan penyakit itu. Mereka memberikan bubur bordo pada pohon jeruk yang terserang blendok. Bubur bordo terbuat dari campuran air, kapur tohor, dan terusi. Pekebun lantas mengoleskan larutan itu pada batang yang luka. Sementara untuk meningkatkan produksi, pekebun memberikan pupuk kandang dan bokasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang, upaya itu tak membuahkan hasil. Pohon-pohon jeruk soe tetap saja bak kerakap itu. Produksi masih tetap rendah kurang dari 80 kg per pohon. Padahal, tanaman berumur 12 tahun umumnya menghasilkan 100-120 kg. Untung saja Lily Nitbani, anggota staf Dinas Pertanian Kabupaten Timor Tengah Selatan, berjumpa dengan Irwan Margono pada sebuah ekshibisi pada 2011. Irwan Margono, pemasar pupuk hayati, mendengar kisah Lily soal kondisi jeruk keprok soe yang merana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iwan teringat kejadian serupa pernah menimpa pekebun jeruk di Desa Ma Lin dan Po Lin, Provinsi Hokkian, Tiongkok. Setelah memberikan pupuk hayati, ribuan pohon di Ma Lin itu akhirnya pulih (baca: Dari Bandung Menyelamatkan Juzi, Trubus 497 Juni 2010). Irwan pun menyarankan pemberian pupuk hayati ramuan Ayub S. Parnata, pemain anggrek senior. Lily pun memenuhi saran Irwan dan memesan 90 botol pupuk hayati-isi masing-masing 1 liter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mikroba baik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lily Kemudian memberikan pupuk hayati itu kepada Enos Lasveto dan Immanuel Baun untuk mengaplikasikannya pada kebun mereka. Setiap pohon memperoleh 2 liter larutan pupuk hasil pengenceran 125 ml pupuk organik cair dengan 10 liter air. Mereka menyiramkan pupuk di empat titik di bawah tajuk sehingga masing-masing lubang mendapat 0,5 liter larutan. Pemberian pupuk organik sekali sebulan berturut-turut selama 5 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Enos dan Immanuel juga menyemprotkan pupuk hayati itu pada daun, ranting, serta cabang secara merata. Konsentrasinya 2 ml per liter. &quot;Biasanya satu tangki berisi 15-20 liter bisa untuk menyemprot 20 pohon,” tutur Irwan. Semprot setiap pekan sebelum pembungaan. Saat muncul bunga tingkatkan frekuensi menjadi 2 kali sepekan hingga panen, sekitar 3 bulan. Usai panen biarkan pohon tanpa perlakuan selama 2 bulan.&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-3keseHJxnws/V2xLFfXYUBI/AAAAAAAAGUk/gOcVsEMmC1oEnPdXprxitP0ouaewiY4TQCLcB/s1600/Mikroba.jpg&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-3keseHJxnws/V2xLFfXYUBI/AAAAAAAAGUk/gOcVsEMmC1oEnPdXprxitP0ouaewiY4TQCLcB/s320/Mikroba.jpg&quot; width=&quot;267&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tiga bulan pascaperlakuan muncul daun baru yang mulus berwarna hijau tanpa kehadiran belang kuning serta bercak hitam. Senyum Enos dan Immanuel kian mengembang pada April 2012, saat melihat pohon-pohon jeruk yang tampak merunduk, tanda cabang sarat buah. Sayang, angin ribut menerpa kebun Immanuel sehingga sebagian pohon jeruk yang tengah berbuah lebat pun patah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Enos hingga 21 Juni 2012 panen 240 kg jeruk dari 120 pohon. Pohon-pohon itu sebagian besar (102 pohon) berumur 12 tahun, selebihnya 18 pohon berumur 27 tahun. Hingga tanggal itu semua pohon Itu masih sarat buah. Enos memperkirakan produksi sebuah pohon berumur 27 tahun mencapai 200 kg jeruk. Bandingkan dengan setahun silam yang hanya 80-120 kg per pohon. Saat ini harga jual jeruk di tingkat pekebun Rp25.000 per kg. Dari penjualan perdana, Enos mengantongi Rp6-juta. Setahun silam omzet Enos cuma Rp3-juta per musim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Simbiosis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan riset Beijing University of Agriculture di Xianmen, China, pupuk hayati ramuan Ayub itu mengandung unsur hara makro dan mikro, 19 jenis asam amino seperti asparagin, glycine, methionine, praline, alanine. Kandungan lain dalam pupuk Itu adalah tiga zat pengatur tumbuh, yakni giberelin, zeatin, dan auksin, serta 7 mikroorganisme biotik antara lain Azotobacter sp„ Azospirilium sp„ dan Mycorhyza sp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Irwan, pupuk hayati mampu memulihkan kondisi pohon jeruk soe karena mikroba mampu bersimbiosis dengan akar tanaman. Bakteri Azotobacter sp dan Azospirilium sp., misalnya, menambat nitrogen di udara yang “siap saji” bagi tanaman. Nitrogen bersama-sama dengan fosfor membentuk protein dan energi untuk pertumbuhan tanaman. Sementara bakteri Lactobacillus sp. dan Aspergillus sp. membantu menyediakan fosfat. Para makhluk mini itu Ibarat juru masak bagi pohon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedua bakteri itu melarutkan senyawa fosfor-yang tak dapat diserap tanaman-menjadi anion fosfat. Dengan perubahan itu, tanaman pun mudah menyerapnya. Bila ketersediaan fosfor memadai, maka jumlah karbohidrat hasil fotosintesis berlimpah sehingga setelah pulih tanaman cepat berbunga dan berbuah. Hasilnya, produksi jeruk soe pada 2012 meningkat 2 kali lipat dibandingkan 2011. Jadi, selain menjadi juru masak, mikroorganisme Itu juga juru selamat bagi keprak soe.&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-by199eze5XQ/V2xLg6ur0uI/AAAAAAAAGUw/lEiME6dQM3wWpiq4yLFNSde469WIFv0dgCLcB/s1600/Kerja%2BKoki.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;634&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-by199eze5XQ/V2xLg6ur0uI/AAAAAAAAGUw/lEiME6dQM3wWpiq4yLFNSde469WIFv0dgCLcB/s640/Kerja%2BKoki.jpg&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Hasil Liputan (Tri Istianingsih/ Peliput: Andari Tltlsari, Evy Syariefa, dan Pranawita Karina) dari Trubus  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/25052076453916947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/06/budidaya-jeruk-jeruk-merah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/25052076453916947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/25052076453916947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/06/budidaya-jeruk-jeruk-merah.html' title='Produksi, Jeruk, Tiongkok, Dinas, Pertanian, Mikroba, Simbiosis, '/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-LgvZkaAOUnQ/V2xKKTQwtZI/AAAAAAAAGUQ/lyKEn3p-yG8Zz0EvHCk_m6TDet1-StF4ACLcB/s72-c/Jeruk%2BMerah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-9102511476970437247</id><published>2016-12-06T12:47:00.000-08:00</published><updated>2017-04-26T12:17:56.396-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Biji"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Bunga"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Coklat"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kopi"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Panen"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemangkasan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemindahan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perkecambahan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Tumbuh"/><title type='text'>Budidaya, Kopi, Coklat, Bunga, Tumbuh, Perkecambahan, Biji, Pemindahan, Pemangkasan, Panen, </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Budidaya Kopi Coklat&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-82Op2IrdcyY/VSK9GQDT12I/AAAAAAAABuk/Z4fQ7nZUxKI/s1600/kopi-coklat.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;cara tanaman budidaya kopi coklat&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;148&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-82Op2IrdcyY/VSK9GQDT12I/AAAAAAAABuk/Z4fQ7nZUxKI/s1600/kopi-coklat.jpg&quot; title=&quot;kopi coklat&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kopi coklat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt; merupakan tumbuhan tahunan (perennial) berbentuk pohon, di alam dapat mencapai ketinggian 10m. Meskipun demikian, dalam pembudidayaan tingginya dibuat tidak lebih dari 5m tetapi dengan tajuk menyamping yang meluas. Hal ini dilakukan untuk memperbanyak cabang produktif.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bunga kopi coklat, sebagaimana anggota Sterculiaceae lainnya, tumbuh langsung dari batang. Bunga sempurna berukuran kecil (diameter maksimum 3 cm), tunggal, namun nampak terangkai karena sering sejumlah bunga muncul dari satu titik tunas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bunga kopi coklat tumbuh dari batang.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penyerbukan bunga dilakukan oleh serangga (terutama lalat kecil (midge) Forcipomyia, semut bersayap, afid, dan beberapa lebah Trigona) yang biasanya terjadi pada malam hari1. Bunga siap diserbuki dalam jangka waktu beberapa hari.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;kopi coklat secara umum adalah tumbuhan menyerbuk silang dan memiliki sistem inkompatibilitas-sendiri. Walaupun demikian, beberapa varietas kopi coklat mampu melakukan penyerbukan sendiri dan menghasilkan jenis komoditi dengan nilai jual yang lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemilihan bibit kopi coklat bisa dilakukan dengan beberapa cara seperti dengan cara Generatif yaitu memanfaatkan biji kopi coklat sebagai bibit untuk kemudian disemai di ladang yang akan di tanami kopi coklat. Cara selanjutnya adalah Vegetatif yaitu melakukan stek atau okulasi untuk mendapatkan bibit kopi coklat yang diinginkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penanaman bibit kopi coklat dengan cara generatif biasanya lebih sulit daripada vegetatif, oleh karena itu banyak petani kopi coklat yang memilih menggunakan cara vegetatif atau stek. Untuk bibit jenis ini, bibit kopi coklat yang baik untuk ditanam adalah bibit yang berusia 4-5 bulan. Bibit ini biasanya memiliki tinggi 50 cm dengan diameter batang sekitar 8 mm.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Tanah yang Baik Untuk Tanaman kopi coklat atau Cokelat dari berbagai pendapat dan penelitian bahwa tanaman cokelat akan tumbuh dengan baik pada tanah yang mengandung humus dengan pH antara 6,1 - 7.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Di Indonesia pohon kopi coklat coklat akan dapat tumbuh subur di daerah yang curah hujannya lebih dari 3.000 mm, atau pada daerah yang curah hujannya 1.700 mm. jadi bila diperhatikan secara seksama bukan curah hujan yang penting, melainkan pembagiannya. Dengan demikian factor tanah juga memegang peranan yang sangat penting. Kalau kita melihat bentuk dan macamnya tanah yang akan dipersiapkan, dapatlah dibedakan sebagai berikut&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Hutan (asli atau sekunder)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;2. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Bekas tegal ataupun hama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3. &amp;nbsp; &amp;nbsp;Bakas tanaman perkebunan yang lain (karet kopi, dan lain sebagainya).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jarak tanam haruslah dilakukan / ditentukan terlebih dahulu sebelum pembukaan ataupun &amp;nbsp;persiapan dilakukan. Pemancangan patok-patok ataupun anjir-anjir semuanya ditentukan oleh jarak tanam kopi coklat. Kalau di Indonesia jarak tanam kelihatan lebih mantap, yaitu antara 4 m x 4 m ataupun 4 m x 4,5 m dan 5 m x 5 m. kopi coklat dapat pula ditanam tanpa okulasi, yaitu yang disebut dengan nama tanaman semai. Karena tanaman semai ini hasilnya rendah, maka tanaman semai yang telah berusia setahun biasaanya disambung dengan klon-klon kualitas baik, yaitu: DR 1, DR 2 dan DR 38 atau bisa juga disambung dengan klon-klon KWC 1, DRC 13, DRC 15, dan DRC 16.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan untuk batang bawah dibutuhkan biji-biji dari klon-klon yang tertentu pula agar dijamin pertumbuhan dan perakaran yang kuat. Untuk itu biasanya dipakai jenis klon DR 1, DR 2 G 8, dan GC 8, yang telah melalui percobaan dan ujian-ujian dibalai penelitian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Perkecambahan Biji&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perkecambahan biji ini dilaksanakan dalam bedengan perkecambahan. Tempat ini biasanya berukuran 0,80-1 meter dan panjangnya tergantung dari keperluan. Bedengan ini harus dibuat pada tanah-tanah.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;yang gembur dan diatasnya dilapisi dengan pasir setinggi 15cm. Untuk menghindari tetesan air hujan atau pun sengatan matahari, perlu dibuatkan atap. Tinggi atap tersebut kurang lebih 1,5 meter untuk yang sebelah timur dan 1,20 untuk yang sebelah barat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Cara Meletakkan Biji Biji yang dinamakan eye atau radical yaitu tempat keluarnya akar, diletakkan di sebelah bawah. Jika eye atau mata atau radical tidak dapat dibedakan, maka biji dengan ujung yang besar, diletakkan di bawah. Dengan meletakan mata berada di sebelah bawah, lembaga tanaman tidak kehilangan energy untuk mengangkat kepingnya ke atas tanah. Biji di susun dengan jarak alur kurang lebih 3 cm, dan jarak biji satu dengan lainnya dalam alur kurang lebih 1 cm. Biji kita pendam secukupnya, hingga hanya sebagian kecil saja yang tersembul dari tanah. Setelah biji dikecambahkan, bedengan kecambah segera disiram. Penyiraman bedengan kecambah kopi coklat ini haruslah dilakukan sehari dua kali, yaitu pagi dan sore.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemindahan Kecambah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Setelah 4 atau 5 hari biji-biji itu mulai berkecambah, demikian juga dengan biji-biji yang lainnya. Pada hari ke-12 semua biji akan berkecambah. Kemudian dipindah, ditanam ke dalam keranjang. Setelah bibit berusia antara 6 sampai 8 bulan, barulah dipindahkan ke lapangan perkebun. Di dalam keranjang yang berukuran diameter 15-20 cm dengan tinggi antara 30-35, diisi dengan tanah kompos (yang telah betul-betul menjadi tanah) yang dicampur dengan pasir dalam perbandingan 1 : 1. Keranjang atau kantong plastik yang sudah diisi tanah tersebut dengan 1-2 cm di bawah tepi. Pada keranjang atau kantong plastic yang sudah terisi kecambah dipindahkan untuk kemudian dipelihara secara baik-baik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemeliharaan Bibit&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam Keranjang Keranjang ataupun kantong plastic yang berisi kecambah tersebut disusun teratur di tanah yang agak ditinggikan dan permukaannya ditutup dengan batu sabak atau batu merah. Peneduh yang di pergunakan dapat dengan pohon pelindung atau dengan atap yang pembuatannya sama seperti pada atap bedengan kecambah. Penyiraman dilakukan 2 kali sehari yaitu pada pagi hari dan sore hari. Seminggu setelah bibit dipindahkan ke keranjang, pemupukan perlu diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemangkasan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ada beberapa hal yang perlu dilakukan dalang pemangkasan pohon kopi coklat, diantaranya adalah membentuk pohon yang baik dengan bentuk percabangan yang seimbang sehingga distribusi daun merata dalam penerimaan sinar matahari, kemudian menghilangkan cabang-cabang yang tidak perlu atau pun tidak dikehendaki. Misalkan saja tunas-tunas air, tunas-tunas sapu, cabang-cabang yang sakit, cabang-cabang yang kering, cabang-cabang yang tak dapat berasimilasi sendiri / cabang yang terlindungi, kemudian menjamin aerasi yang baik untuk mempertinggi produksi yang diperoleh.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penyiangan adalah membersihkan tanaman atau rumput penggangu yang tumbuh disekitar tanaman utama, penyiangan biasanya hanya membersihkan yang jaraknya dekat dengan tanaman utama yaitu kopi coklat, sedangkan tanama atau rumput yang tumbuh tetapi jaraknya cukup jauh dengan tanaman utama tidak perlu dibersihkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;PemupukanPemupukan bertujuan untuk menambah unsur-unsur yang kurang dari dalam tanah. Kalau dilihat dari labolatorium maka tanah di Indonesia ini pada pada umumnya kekurangan unsure N, dengan demikian pemberian Urea atau ZA selalu member respon paling nyata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemberian pupuk umur 1 Tahun: Pupuk N(ZA) 2 x 25 gram. Pupuk P(DS) 2 x 12,5 gram. Pupuk K(KC) &amp;nbsp;2 x 12,5 gram. Pemberian pupuk umur 2 Tahun: Pupuk N(ZA) 2 x 50 gram. Pupuk P(DS) 2 x 25 gram. Pupuk K(KC) 2 x 25 gram. Pemberian pupuk umur 3 Tahun: Pupuk N(ZA) 2 x 100 gram. Pupuk P(DS) 2 x 50 gram. Pupuk K(KC) &amp;nbsp;2 x 50 gram. Pemberian pupuk umur 4 Tahun: Pupuk N(ZA) 2 x 200 gram. Pupuk P(DS) 2 x 100 gram. Pupuk K(KC) &amp;nbsp;2 x 100 gram. Pemberian pupuk umur 5 Tahun: Pupuk N(ZA) 2 x 250 gram. Pupuk P(DS) 2 x 125 gram. Pupuk K(KC) &amp;nbsp;2 x 125 gram.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pada tahun-tahun berikutmya sama ukurannya seperti pemberian pupuk pada umur 5 tahun. Pemupukan dilakukan dua kali dalam setahun, dan diberikan pada permulaan musim penghujan dan pada akhir musim penghujan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Panen&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Buah kopi coklat yang layak panen adalah buah yang sudah cukup besar dan warnanya berubah menjadi soklat keunguan, biasanya buah kopi coklat memerlukan waktusekitar 5 bulan untuk matang. Ciri lain buah kopi coklat yang sudah matang adalah ketika diguncang maka terdengar bunyi dari dalam buah, hal itu karena biji kopi coklat sudah terlpas dari kulit dalam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/9102511476970437247/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/09/budidaya-kopi-coklat.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/9102511476970437247'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/9102511476970437247'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2015/09/budidaya-kopi-coklat.html' title='Budidaya, Kopi, Coklat, Bunga, Tumbuh, Perkecambahan, Biji, Pemindahan, Pemangkasan, Panen, '/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-82Op2IrdcyY/VSK9GQDT12I/AAAAAAAABuk/Z4fQ7nZUxKI/s72-c/kopi-coklat.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-1038830742234766956</id><published>2016-12-06T12:43:00.000-08:00</published><updated>2017-04-26T11:59:34.322-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kesehatan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Sel Punca Tak Obati Semua Penyakit"/><title type='text'>Sel Punca, Obati, Penyakit, Tren, Masa Depan, Produk</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-G6dWiKxQGpk/VkU-bp7qdTI/AAAAAAAAAzk/EvcVHjBpn7o/s1600/multipotent-stemcells..jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-G6dWiKxQGpk/VkU-bp7qdTI/AAAAAAAAAzk/EvcVHjBpn7o/s1600/multipotent-stemcells..jpg&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman; font-size: 18.6667px; line-height: 1.38;&quot;&gt;&lt;b&gt;Benarkah Sel Punca Tak Obati Semua Penyakit&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: times new roman; font-size: 18.6667px; line-height: 1.38;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.6667px; line-height: 1.38;&quot;&gt;Sebagai terapi baru yang menjanjikan, sel punca menjadi harapan masyarakat. Namun, terbatasnya informasi membuat salah paham tentang sel punca tinggi. Akibatnya, warga menjadi korban iklan lembaga yang menawarkan terapi di dalam dan luar negeri tanpa didukung riset.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sel punca dianggap sebagai terapi yang bisa menyembuhkan segala jenis penyakit. Padahal, terapi itu hanya untuk penyakit degeneratif terkait penuaan, mutasi sel, dan keganasan sel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;’’Jantung koroner, pelemahan pompa jantung, diabetes melitus, stroke, parkinson. serta sejumlah kanker dan gangguan tulang bisa diterapi dengan sel punca,” kata Sekretaris Pusat Kedokteran Regeneratif dan Sel Punca Surabaya (SRMSCC) Purwati di Jakarta, Rabu (28/10). SRMC dibentuk Rumah Sakit Umum Daerah dr Soetomo Surabaya, Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair), dan Lembaga Penyakit Tropis Unair.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Terapi itu mulai dikembangkan di dunia pada 1996 dan di Indonesia sejak 2007. Mekanisme dasar terapi adalah memperbaiki sel-sel tubuh rusak agar berfungsi normal. Sel yang dipakai untuk memperbaiki berupa sel punca atau induk dari tubuh pasien sendiri (autologous) atau dari orang lain (allogeneic).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Ketua Konsorsium Pengembangan Sel Punca dan Jaringan Farid A Moeloek mengatakan, sel punca bisa diambil dari embrio, darah tali pusat bayi, dari sumsum tulang belakang, darah tepi, dan jaringan lemak orang dewasa. Namun, di Indonesia, sel punca dari embrio belum dilakukan karena rentan pertentangan etika dan norma agama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Meski demikian, terapi sel punca berisiko. Menurut Kepala Bagian Penelitian Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta, yang juga pengembang terapi sel punca untuk cedera tulang rawan, Andri Lubis, risiko terapi sel punca bergantung pada jenis sel punca yang diambil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Makin awal sel punca diambil, seperti dari embrio atau darah tali pusat, potensinya kian tinggi dan risikonya makin besar. Sementara sel punca yang diambil pada orang dewasa, potensinya kian kecil, tetapi risikonya kecil. ’’Penolakan tubuh atas sel punca yang diambil dari tubuh pasien lebih kecil dibandingkan yang diambil dari orang lain,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;!-- kotaminangkabau_mobile --&gt;&lt;br /&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;5863558753&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 700; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tren masa depan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Perintis layanan sel punca berbasis riset adalah RSCM-Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan RSUD Soetomo-FK Unair. Sejak 2014,-2 RS itu jadi pengampu riset sel punca berbasis layanan di 10 RS lain, 8 di an-&amp;gt;, taranya di Jawa. ”SeI punca jadi tren masa depan, menggantikan terapi konvensional dengan obat dan suntik,” ucap Farid.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Kepala Unit Pelayanan Terpadu Teknologi Kedokteran Sel Punca RSCM-FKUI Ismail Hadi-soebroto mengatakan, terapi sel punca dilakukan sejak 2007 di lembaganya. Sejauh ini, terapi itu sudah dilakukan pada 42 pasien gangguan tulang, 43 pasien gangguan jantung, 3 penderita diabetes, dan 5 pasien luka bakar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Namun, Ismail mengingatkan, layanan terapi sel punca masih tahap riset, belum jadi layanan standar medis. Itu tak hanya terjadi di Indonesia, tetapi di seluruh dunia. Karena itu, layanan yang diberikan harus berbasis riset dan uji klinis demi menjamin keselamatan pasien dan pelayanan berbasis bukti medik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;’’Karena belum jadi terapi standar, biaya terapi sel punca belum dijamin Jaminan Kesehatan Nasional dan asuransi kesehatan lain,” ujarnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sementara itu, Ketua SRM-SCC Ferdiansyah mengatakan, sejak 2008, 379 pasien mendapat terapi sel punca di lembaganya. Mereka terdiri dari 99 pasien diabetes melitus, 40 penderita nyeri sendi lutut, 30 pasien stroke, dan 12 pasien jantung. Sisanya, 198 pasien penyakit hati, saraf, dan penyakit darah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;’’Tingkat perbaikan pada pasien diabetes 30-100 persen,” kata Purwati. Tingkat keberhasilan itu bergantung pada keparahan pankreas pasien dan kegemukannya yang akan memberi respons berbeda saat terapi diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Selain pusat layanan terbatas, laboratorium swasta yang berperan mengembangkan sel punca di Indonesia hanya dua laboratorium. Sementara baru satu bank penyimpanan sel punca dari darah tali pusat terakreditasi Kementerian Kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Karena itu, Farid mengimbau agar warga tak mudah terpancing dengan iklan layanan terapi sel punca, baik dari lembaga di dalam negeri maupun luar negeri tanpa ada bukti medis memadai, hanya kesaksian semata.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Banyak produk sel punca dihasilkan sejumlah lembaga di Indonesia. ’’Sesuai rencana strategis Kementerian Kesehatan, produk allogeneic Indonesia ditargetkan jadi tuan rumah di negeri sendiri pada 2023,” kata Direktur PT Prodia Stemcell Indonesia Cynthia R Sartika. Sumber : Kompas&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/1038830742234766956/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/benarkah-sel-punca-tak-obati-semua.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1038830742234766956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1038830742234766956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/benarkah-sel-punca-tak-obati-semua.html' title='Sel Punca, Obati, Penyakit, Tren, Masa Depan, Produk'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-G6dWiKxQGpk/VkU-bp7qdTI/AAAAAAAAAzk/EvcVHjBpn7o/s72-c/multipotent-stemcells..jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-1701203167659104827</id><published>2016-12-05T08:32:00.000-08:00</published><updated>2016-12-05T09:28:01.847-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Peternakan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peternakan dan Perikanan di Wilayah Mungka"/><title type='text'>Peternakan dan Perikanan di Wilayah Mungka</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Potensi objek wisata alam yang dapat dikembangkan di Kecamatan Mungka adalah Air Terjun Burai. Air Terjun Terjun Jaro di Nagari Simpang Kapuak. Kesenian anak nagari yang ada di Kecamatan Mungka adalah Randai terdapat di nagari mungka 3 group,Nagari Talang Maua 1 group, disamping itu disetiap nagari mepunyai group Tari Piring,Talempong, Pencak Silat dan Saluang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs kebudayaan hanya terdapat di Nagari Jopang Manganti yaitu ; batu menhir dan batu mejan. Disamping itu Kecamatan Mungka mempunyai 7 buah Balai Adat yang terdapat di nagari Jopang manganti 2 buah , nagari Simpang Kapuak 1 buah ,nagari Talang Maua 3 buah, dan nagari Mungka 1 buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Agama&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menunjang kehidupan beragama di Kecamatan Mungka terdapat fasilitas tempat ibadah berupa Masjid (28 buah), Mushala (34 buah), Masyarakatnya 100 % memeluk agama Islam. Jumlah ulama 11 orang, mubalig 30 orang, penyuluh agama 11 orang dan khatib 28 orang&lt;br /&gt;Pendidikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana pendidikan di Kecamatan Mungka yang telah tersedia baru pada tingkat pendidikan TK sampai SLTP. Sarana pendidikan TK berjumlah 11 (sebelas) unit. Sarana pendidikan SD tersebar disemua nagari berjumlah 20 (dua puluh) unit. Untuk tingkat pendidikan SLTP berjumlah 2(dua) unit. &lt;br /&gt;Pertanian dan Perkebunan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Bidang Pertanian , Kecamatan Mungka mempunyai potensi yang dapat diandalkan dalam peningkatan ekonomi masyarakat, dari total luas sawah 805 Ha yang diperkirakan luas panen 1.580 Ha dengan kisaran produksinya 7.757,80 ton GKP setiap tahun, tanaman lainnya adalah jagung dan ubi kayu dan. Luas pertanaman perkebunan utama adalah gambir 566 ha , kelapa 928 ha, coklat 96 Ha , dan karet 99,50 ha . &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/peternakan-dan-perikanan-di-wilayah.html&quot;&gt;&lt;b&gt;PETERNAKAN DAN PERIKANAN&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-1gvIFqAv5Po/WEWXeLo4gcI/AAAAAAAAHTo/LtbXiJEvC9g2HhYNCZJAhAPg0S9bvEURgCLcB/s1600/img-20120301-00228.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-1gvIFqAv5Po/WEWXeLo4gcI/AAAAAAAAHTo/LtbXiJEvC9g2HhYNCZJAhAPg0S9bvEURgCLcB/s320/img-20120301-00228.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Kondisi Kecamatan Mungka sangat mendukung untuk usaha pengembangan peternakan terutama komodi ternak unggas ( ayam buras, ras dan itik ), terdapat adalah Ayam Petelur dengan populasi mencapai 1.163.305 ekor, Ayam Buras 48.522 ekor , ayam pedaging 25.600 ekor dan Itik 7.013 ekor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapi merupakan hewan ternak besar yang paling banyak terdapat di Kecamatan Mungka. Pada tahun 2008, populasi Sapi adalah 1.503 ekor ternak Kerbau 1.081 ekor , Kambing 1.433 ekor .Selain itu, jenis unggas yang paling banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara luas Kolam adalah 80 ha dengan produksi 1.686,29 ton/tahun, Luas Budidaya Ikan di Sawah 782 Ha dengan produksi 55,66 ton/tahun , luas penangkapan ikan diperairan umum dengan luas 45 ha dengan produksi 4,31 ton/tahun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;PASAR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain Pontesi Objek Wisata Alam di Mungka, Untuk memasarkan hasil pertanian serta untuk membeli keperluan harian bagi masyarakat di Kecamatan Mungka terdapat sebuah pasar yang berada di Kenagarian Mungka setiap hari Selasa. Pada zaman Belanda dulu tersebutlah pasar Ronah Pakan Selasa yang berada di Nagari Simpang Kapuak dan sekarang pasar ranah pakan selasa tidak ada, dan dipindahkan pada pasar Simpang Kapuak, dan di Talang Nagari Talang Maua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian Sekilas Info tentang Potensi Objek Wisata Alam dan Potensi Agribisnis lainnya yang ada di mungka. Jika Anda ingin melihat-lihat Obyek Wisata Alam lainnya silahkan kunjungi blognya dunia rekreasi.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/1701203167659104827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/peternakan-dan-perikanan-di-wilayah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1701203167659104827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1701203167659104827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/peternakan-dan-perikanan-di-wilayah.html' title='Peternakan dan Perikanan di Wilayah Mungka'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-1gvIFqAv5Po/WEWXeLo4gcI/AAAAAAAAHTo/LtbXiJEvC9g2HhYNCZJAhAPg0S9bvEURgCLcB/s72-c/img-20120301-00228.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-8009654343567784924</id><published>2016-12-02T07:08:00.000-08:00</published><updated>2017-01-08T09:08:01.767-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Pertanian"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Naga Kuning"/><title type='text'>Panduan Budidaya Buah Naga Kuning</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; id=&quot;docs-internal-guid-66de6905-0da0-943f-4976-4f14549b1f0d&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;;&quot;&gt;Panduan Budidaya Buah Naga Kuning kami sajikan untuk Anda yang hobi bertanam.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt; SEKTOR agribisnis selalu menjanjikan kesuksesan untuk yang menekuninya, sehingga sejumlah buah yang berasal dari luar negeri bisa dibudidayakan di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budi%20daya%20buah%20naga%20kuning/&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;171&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-GGf-usVm8pg/Vkkf1OcNRnI/AAAAAAAAA1A/AdrRR08wwfQ/s320/Naga%2BKuning.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Budidaya Buah Naga Kuning&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Melihat buah naga warna merah dan putih sudah bukan lagi hal baru, tapi beberapa tahun terakhir, ada varian lain buah yang berasal dari Meksiko, Amerika Tengah ini yakni buah naga kuning.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Bukan hanya warnanya yang berbeda karena bentuk buah naga kuning ini juga beda dari jenis buah naga merah atau putih. Kulit buah naga kuning mengeluarkan duri menyerupai kaktus. Meski begitu, rasa buah ini lebih manis dan segar bila dibandingkan dua jenis lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;!-- baajei --&gt;&lt;br /&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;2988340754&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budi%20daya%20buah%20naga%20kuning/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 700; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Lebih Manis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Namun demikian, dari sisi kesehatan, manfaatnya sama dengan jenis lainnya, sama-sama dapat menurunkan kolesterol, menetralkan racun, mencegah kanker, dan manfaat lainnya. Lantaran bentuknya unik dan rasanya lebih manis, belakangan banyak orang membudidayakan naga kuning.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Salah satunya, Soerjanto Hadiwin asal Mojokerto, Jawa Timur, yang membudidayakan buah naga kuning sejak tahun 2013. Dia mempunyai dua lokasi budidaya di Mojokerto dan Prigen, Jawa timur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Saat ini. ia sudah memiliki sekitar 500 pohon buah naga kuning. “Buah naga jenis ini masih jarang dibudidayakan,&quot; katanya, sebagaimana diulas Kontan.co.idL&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budi%20daya%20buah%20naga%20kuning/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 700; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Lebih Untung&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Oleh karena itu, tak heran bila harga jual buah ini cukup mahal dan lebih menguntungkan. Soerjanto membanderol harga buah naga kuning itu Rp 200.000 per kilogram (kg). Bandingkan dengan buah naga merah yang hanya sekitar Rp 20.000 per kg. Sekali panen, Soeijanto bisa memetik 20 kg buah naga kuning dengan omzet sekitar Rp 4 juta. Sedangkan keuntungannya sekitar 80% dari omzet. Soerjanto mengaku, saat panen kedua, jumlah panennya lebih banyak. “Kalau panen pertama memang masih sedikit,&quot; katanya. Seluruh hasil panen didistribusikan ke ritel modem. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budi%20daya%20buah%20naga%20kuning/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 700; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Tiga Jenis&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Sementara itu, pembudidaya lainnya adalah Agus Rhoma asal Malang, Jawa Timur, yang mengembangkan perkebunan buah naga sejak tujuh tahun lalu. Jenis buah naga yang ia kembangkan adalah buah naga merah, buah naga super red hybrid, dan buah naga kuning.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Khusus buah naga kuning, ia baru membudidayakannya sekitar lima tahun lalu di bawah bendera CV Naga Jaya Makmur, dia mengembangkan naga kuning ini mulai dari pembibitan hingga buah di lahan 3 hektare (ha). Dari lahan itu, seluas 0,5 ha khusus buah naga kuning.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Lahan itu bisa menghasilkan 2.000 &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;buah naga kuning yang masa panennya sekitar satu tahun sampai dua tahun. “Setiap pohon bisa menghasilkan 2 kg sampai 3 kg buah naga kuning,” katanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;line-height: 1.38; margin-bottom: 0pt; margin-top: 0pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Agus memasok hasil panen ke sejumlah supermarket di sekitar Malang. Harga jualnya berkisar Rp 75.000 hingga Rp 100.000 per kg. Dalam sebulan, dia bisa menjual 400 kg buah naga kuning dengan omzet Rp 30 juta per bulan. Keuntungan bersihnya 70% sampai 80% dari omzet. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;background-color: transparent; color: black; font-family: &amp;quot;times new roman&amp;quot;; font-size: 18.666666666666664px; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: 400; text-decoration: none; vertical-align: baseline;&quot;&gt;Demikian Cerita dari yang membudidayakan buah naga kuning yang di cuplik dari warta kota. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/8009654343567784924/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/panduan-budidaya-buah-naga-kuning.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8009654343567784924'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8009654343567784924'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/panduan-budidaya-buah-naga-kuning.html' title='Panduan Budidaya Buah Naga Kuning'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-GGf-usVm8pg/Vkkf1OcNRnI/AAAAAAAAA1A/AdrRR08wwfQ/s72-c/Naga%2BKuning.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-715520675996257966</id><published>2016-12-02T07:01:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T07:03:16.597-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Apel"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Hobi Bertanam"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peranian"/><title type='text'>Panduan Untuk Yang Hobi Budidaya Buah Apel</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://bebarito.blogspot.com/2011/05/apel-budidaya-tanaman-apel-pengolahan.html&quot; imageanchor=&quot;1&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;179&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-M090RbNoYUA/TcKemk48A6I/AAAAAAAAA9E/Nv4zwb5bGgM/s200/Apple.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Apel&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Apel ialah jenis buah, atau pohon yang menumbuhkan pohon ini. Buah apel biasanya merah di luar saat masak (siap dimakan), namun bisa juga hijau atau kuning. Orang mulai pertama kali menanam apel di Asia Tengah. Kini apel berkembang di banyak daerah di dunia yang lebih dingin. Nama ilmiah pohon apel dalam bahasa Latin ialah Malus domestica. Apel budidaya adalah keturunan dari Malus sieversii asal Asia Tengah, dengan sebagian genom dari Malus sylvestris (apel hutan/apel liar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebanyakan apel bagus dimakan mentah-mentah (tak dimasak), dan juga digunakan banyak jenis makanan pesta. Apel dimasak sampai lembek untuk membuat saus apel. Apel juga dibuat menjadi minuman sari buah apel.&lt;br /&gt;Apel merupakan tanaman buah tahunan yang berasal dari daerah Asia Barat dengan iklim sub tropis. Di Indonesia apel telah ditanam sejak tahun 1934 hingga saat ini. Tanaman apel tumbuh dengan baik pada tanah yang bersolum dalam, mempunyai lapisan organik tinggi, dan struktur tanahnya remah dan gembur, mempunyai aerasi, penyerapan air, dan porositas baik, sehingga pertukaran oksigen, pergerakan hara dan kemampuan menyimpanan airnya optimal.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Sejarah&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pusat keragaman genus Malus adalah di Turki timur. Pohon apel mungkin merupakan tumbuhan awal yang menjadi tanaman pertanian; buah-buahannya diperbaiki melalui proses seleksi selama ribuan tahun. Iskandar Agung dihargai karena menemukan tumbuhan apel kerdil di Asia Kecil pada tahun 300 SM. Apel musim dingin, yang dipetik pada akhir musim gugur dan disimpan dalam suhu yang sedikit melebihi titik beku, telah menjadi makanan penting di Asia dan Eropa selama ribuan tahun, dan juga di Argentina dan Amerika Serikat sejak kedatangan bangsa Eropa. Apel dibawa masuk ke Amerika Utara bersama kolonis pada abad ke-17. Pada abad ke-20, proyek irigasi di negeri Washington dilancarkan untuk memacu pembangunan industri buah bernilai ribuan jutaan dolar, yang dikepalai oleh spesies apel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga abad ke-20, petani menyimpan apel dalam bilik-bilik antibeku pada musim dingin untuk mereka jual sendiri. Transportasi apel segar oleh kereta dan jalan yang terus berkembang berhasil menghilangkan kebutuhan untuk penyimpanan.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembibitan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Perbanyakan tanaman apel dilakukan secara vegetatif dan generatif. Perbanyakan yang baik dan umum dilakukan adalah perbanyakan vegetatif, sebab perbanyakan generatif memakan waktu lama dan sering menghasilkan bibit yang menyimpang dari induknya. Teknik perbanyakan generatif dilakukan dengan biji, sedangkan perbanyakan vegetatif dilakukan dengan okulasi atau penempelan (budding), sambungan (grafting) dan stek.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengolahan Media Tanam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pupuk yang diberikan pada pengolahan lahan adalah pupuk kandang yang telah difermentasi dengan Biotama 3 sebanyak 20 kg per lubang tanam yang dicampur merata dengan tanah, setelah itu dibiarkan selama 2 minggu. Tanaman apel dapat ditanam secara monokultur maupun intercroping. Intercroping hanya dapat dilakukan apabila tanah belum tertutup tajuk-tajuk daun atau sebelum 2 tahun. Tapi pada saat ini, setelah melalui beberapa penelitian intercroping pada tanaman apel dapat dilakukan dengan tanaman yang berhabitat rendah, seperti cabai, bawang dan lain-lain. Tanaman apel tidak dapat ditanam pada jarak yang terlalu rapat karena akan menjadi sangat rimbun yang akan menyebabkan kelembaban tinggi, sirkulasi udara kurang, sinar matahari terhambat dan meningkatkan pertumbuhan penyakit.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pembuatan Lubang Taman&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ukuran lubang tanam antara 50 x 50 x 50 cm sampai 1 x 1 x 1 m. Tanah atas dan tanah bawah dipisahkan, masing-masing dicampur pupuk kandang yang difermentasi dengan Biotama 3 sekurangkurangnya 20 kg. Setelah itu tanah dibiarkan selama ± 2 minggu, dan menjelang tanam tanah galian dikembalikan sesuai asalnya.&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemeliharaan Tanaman &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Penyulaman sebaiknya dilakukan pada musim penghujan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyiangan dilakukan hanya bila disekitar tanaman induk terdapat banyak gulma yang dianggap dapat mengganggu tanaman.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penyiangan biasanya diikuti dengan pembubunan tanah. Pembubunan dimaksudkan untuk meninggikan kembali tanah disekitar tanaman agar tidak tergenang air dan juga untuk menggemburkan tanah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagian yang perlu dipangkas adalah bibit yang baru ditanam setinggi 80 cm, tunas yang tumbuh di bawah 60 cm, tunas-tunas ujung beberapa ruas dari pucuk, 4-6 mata dan bekas tangkai buah, knop yang tidak subur, cabang yang berpenyakit dan tidak produkrif, cabang yang menyulitkan pelengkungan, ranting atau daun yang menutupi buah. Pemangkasan dilakukan sejak umur 3 bulan sampai didapat bentuk yang diinginkan(4-5 tahun). &lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemupukan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada musim hujan &lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Bersamaan rompes daun (&amp;lt; 3 minggu). Semprot dengan Biotama 1 setiap 2 minggu, 3 – 5 tutup botol Biotama 1 dilarutkan dalam 1 liter air bersih. Penyemprotan dilakukan sore hari atau sebelum matahari terbit.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Melihat situasi buah, yaitu bila buah lebat (2,5-3 bulan setelah rompes. Disemprot lagi dengan Biotama 1 dan Biotama 5 yang telah dilarutkan dalam air bersih &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pada musim kemarau &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;2 – 3 mingggu setelah rompes semprot dengan Biotama 1 setiap 2 minggu, 3 – 5 tutup botol Biotama 1 dilarutkan dalam 1 liter air bersih.&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;2-3 bulan setelah rompes (ada hujan). Disemprot lagi dengan Biotama 1 dan Biotama 5 yang telah dilarutkan dalam air bersih Setiap 6 bulan pupuk kandang sebanyak 5 – 10 kg yang telah difermentasi dengan Biotama 3 disebar di sekeliling tanaman sedalam ± 20 cm sejauh lebar daun, lalu ditutup tanah dan diairi &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Panen&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pada umumnya buah apel dapat dipanen pada umur 4-5 bulan setelah bunga mekar, tergantung pada varietas dan iklim. Rome Beauty dapat dipetik pada umur sekitar120-141 hari dari bunga mekar, Manalagi dapat dipanen pada umur 114 hari setelah bunga mekar dan Anna sekitar 100 hari. Pemanenan paling baik dilakukan pada saat tanaman mencapai tingkat masak fisiologis (ripening), yaitu tingkat dimana buah mempunyai kemampuan untuk menjadi masak normal setelah dipanen. Ciri masak fisiologis buah adalah: ukuran buah terlihat maksimal, aroma mulai terasa, warna buah tampak cerah segar dan bila ditekan terasa kres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian cara Budidaya Buah Apel moga-moga ada manfaatnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;5863558753&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/715520675996257966/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/panduan-untuk-yang-hobi-budidaya-buah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/715520675996257966'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/715520675996257966'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/panduan-untuk-yang-hobi-budidaya-buah.html' title='Panduan Untuk Yang Hobi Budidaya Buah Apel'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://4.bp.blogspot.com/-M090RbNoYUA/TcKemk48A6I/AAAAAAAAA9E/Nv4zwb5bGgM/s72-c/Apple.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-1547988370343171174</id><published>2016-12-02T06:55:00.003-08:00</published><updated>2016-12-02T06:55:47.756-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Budidaya Udang Harimau"/><title type='text'>Cara Budidaya Udang Harimau</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cara Budidaya Udang Harimau. &lt;/b&gt;Udang  Harimau (Penaeus Monodon) Adalah salah satu jenis udang air payau /  laut yang sesuai diternak di kolam kerana hanya mempunyai daya ketahanan  yang tinggi dan kadar tumbesaran yang cepat. Di Malaysia akhir-akhir  ini, usaha menternak udang harimau sedang  berkembang pesat dengan  semakin bertambahnya penglibatan dari pihak  swasta, agensi kerajaan dan  juga orang perseorangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara faktor yang menggalakkan penternakan udang harimau adalah :&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Terdapatnya  banyak kawasan yang berpotensi.Permintaan yang tinggiJaminan harga  pasaran yang baik di dalam negeri maupun di luar Negari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;Contoh:Pada masa ini harga pasaran bagi udang yang bersaiz dalam lingkungan 25-35 ekor/kg ialah diantara RM 20 –RM 30/kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penglibatan  pihak kerajaan dan swasta dalam membangunkan ternakan udang harimau  seperti LKIMPenggunaan teknologi tinggi dalam ternakan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;KRITERIA YANG SESUAI UNTUK PEMILIHAN TAPAK&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;Kriteria-kriteria asas yang perlu diambil sebelum kolam dibina adalah seperti berikut:-&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhampiran  dengan punca air payau/laut yang mempunyai kadar kemasinan  15-30ppt.  Dan ianya mestilah juga bebas dari pencemaran (seperti bahan buangan  industri dan pertanian).Mempunyai kemudahan infrastruktur  seperti jalan  raya, bekalan elektrik, air dan sebagainya.Berhampiran  dengan pusat  penetasan.Keadaan tanah yang berupaya menakung air seperti liat   berpasir ataupun liat dimana kemasaman pH 6.5-8.5 (basah)Mempunyai modal  yang mencukupi mengikut keperluan sistem ternakan yang akan   dijalankan.Mempunyai strategi pemasaran yang baik.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PEMBINAAN KOLAM&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;li&gt;Kolam  boleh dibina antara saiz 0.3 – 1.0 hektar luas permukaannya dan   kedalaman antara 1.5m – 2.0 m. Pembinaan kolam hendaklah berhampiran  dengan punca air.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Saluran air masuk dan keluar perlu dibina untuk kemudahan pertukaran air sema&lt;a href=&quot;http://bp0.blogger.com/_o50R0neRT-s/R2dZG4h46DI/AAAAAAAAAKI/EILYJRSAKY4/s1600-h/300px-UdangHarimau.jpg&quot;&gt;&lt;img align=&quot;left&quot; alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; hspace=&quot;10&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5145179074082695218&quot; src=&quot;https://bp0.blogger.com/_o50R0neRT-s/R2dZG4h46DI/AAAAAAAAAKI/EILYJRSAKY4/s320/300px-UdangHarimau.jpg&quot; style=&quot;float: right; margin: 0px 0px 10px 10px;&quot; title=&quot;&quot; vspace=&quot;10&quot; /&gt;&lt;/a&gt;sa  pemeliharaan udang dan ia juga perlu untuk pengeringan air selepas  hasil dikutip.      Penggunaan pam untuk memasuk dan mengeluarkan air  boleh digunakan tetapi melibatkan tambahan kos.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Untuk  ternakan secara intensif susun atur, reka bentuk dan pembinaan  kolam  mestilah dibuat dengan bijak dan berhati-hati, terutamanya aspek asas  yang penting iaitu ban, pintu air masuk dan keluar. Jika  pembinaannya  betul dan mematuhi kehendak, kejayaan berterusan operasi  akan dapat  dicapai bagi kaedah ternakan secara intensif.&lt;/li&gt;&lt;br /&gt;&lt;li&gt;Sistem air kolam intensif.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;a. Punca air&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Sistem pam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kolam takungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Pintu air masuk/keluar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Reka Bentuk Kolam Intensif&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Kedalaman 1.3m-1.5m&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b. Lerengan ikut jenis tanah 1:2, 1:1, 2:1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c. Kecerunan dasar 1: 200&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d. Saiz kolam 0.5 – Iha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e. Pintu air masuk dan keluar.&lt;br /&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;5863558753&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; margin-left: 2em; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;&quot; border=&quot;0&quot; id=&quot;BLOGGER_PHOTO_ID_5145178653175900194&quot; src=&quot;https://bp2.blogger.com/_o50R0neRT-s/R2dYuYh46CI/AAAAAAAAAKA/38iDwlXzIzI/s320/udang-rimau5.jpg&quot; style=&quot;float: left; margin: 0px 10px 10px 0px;&quot; title=&quot;&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PENYEDIAAN KOLAM&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum  ternakan dijalankan, kerja-kerja penyediaan kolam perlu  dilakukan.  Tempoh penyediaan kolam berbeza mengikut cuaca, keadaam kolam  dan  masalah setempat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Pembuangan Lumpur:&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lumpur  hitam perlu dirawat atau dibuang setiap kali selepas sesuatu  pusingan  ternakan dijalankan samada secara mekanikal, biologikal atau menggunakan  bahan kimia.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara mekanikal boleh dibuat dengan menggunakan jentera, pam atau mengalirkan melalui pintu air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara biologikal iaitu menggunakan bakteria yang boleh mengeluarkan enzim untuk menghalang pembentukan lumpur hitam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Cara kimia pula adalah dengan menggunakan bahan seperti Calcium   peroxide, Potassium permanganate, Zeolite, Iron oxide dan Ozone.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penjemuran :&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penjemuran  dibuat sehingga dasarnya retak, biasanya 1 hingga 2 minggu  bergantung  pada cuaca. Tujuannya untuk mengoksidakan bahan organan atau lumpur  hitam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Membaiki Sturuktur Kolam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemeriksaan  rapi perlu dibuat agar sebarang kerosakan boleh  diatasi/baiki segera  sebelum ternakan diteruskan termasuk memasang  jaring pada pintu air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengapur&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapur  adalah untuk meneutralkan kandungan asid tanah dan mengurai bahan   organan serta mengurangkan pengumpulan bahan kimia yang toksik pada  udang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawalan Perosak/Pemangsa :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengeringan  sepenuhnya serta menggunakan penapis yang sesuai boleh  mengawal  ikan-ikan pemangsa. Bagi kolam yang tak boleh dikeringkan  sepenuhnya  maka penggunaan racun perlu digunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pemberian Makanan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan biasanya diberi 3- 4 kali sehari. Jenis makanan pellet yang diberi mengikut saiz udang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PENGGUNAAN PERALATAN MEKANIKAL&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;Automatik Feeder’–Tidak memerlukan tenaga buruh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Jimat kos.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengelak pembaziran&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Waktu pemberian makanan lebih tepat.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;Sludge Pump.-Kaedah mekanikal untuk mencuci dasar kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolam HDPE&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Dasar kolam lebih bersih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ruang untuk udang makan lebih luas.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Mengelak kebocoran kolam.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PARAMETER YANG SESUAI UNTUK TERNAKAN UDANG HARIMAU SECARA INTENSIF&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;-Oksigen Terlarut – 5 ppm&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-pH – 7.5-8.5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Hardness – 70 ppm (masalah warna air jika kurang 50 ppm)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Suhu – 27-32?C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Karbon Dioksida - &amp;lt;2&amp;gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;CIRI-CIRI RINGKAS UNTUK MEMILIH BENIH UDANG YANG BERKUALITI&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bentuk  dan Sifat:Keadaan benih yang aktif, saiz sekata, warna dari coklat muda  ke coklat, badan yang tidak melengkung, uropod (sirip ekor) sentiasa  kembang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;Analisis Mikroskopik:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;Benih  bebas dari organisma seperti  Zootharnnium, Epistylis dan Detritus  Antenanya (sesungut) panjang lurus  dan rapat.Badan mesti bersih dari  kotoran, licin dan jernih.Rostrall spines  6-7Otot dalam segmen  abdominal ke 6 cukup lengkap penuh dengan kulit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;!-- kotaminangkabau_mobile --&gt;&lt;br /&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;5863558753&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); &lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KUALITI AIR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oksigen  Terlarut (D.O):Air dapat menampung oksigen yang rendah pada suhu  yang  tinggi. D.O. akan lebih tinggi pada suhu yang rendah. Perkara yang sama  berlaku pada siliniti. D.O. rendah pada siliniti tinggi dan D.O.  tinggi  pada siliniti rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Bagaimana D.O. Memasuki Air:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Air yang mempunyai D.O yang rendah perlu diganti dengan air baru yang mempunyai D.O yang tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bloom (plankton) dan alga di dasar kolam menambah D.O. semasa siang (Fotosintisis).&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Udara diserapkan kedalam air melalui ombak, hujan, pam dan kincir angin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apabila D.O&amp;lt;3.0&amp;gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SALINITI&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udang  membesar dengan baik pada saliniti air yang rendah. (10-20 ppt).   Saliniti dalam tahap biasa adalah diantara 12-15ppt. Apabila saliniti  melebihi 15ppt, air dalam badan udang akan meresap keluar. Untuk   mengganti kehilangan air, udang mestilah mengepam air dari luar badan ke   dalam badan. Tenaga pam ini menggunakan makanan yang sepatutnya  digunakan  untuk tumbesaran udang. FCR akan bertambah kerana lebih  makanan akan digunakan untuk menjalankan pam tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;SUHU&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada  suhu tinggi( &amp;gt;35 C ) banyak kejadian berlaku dengan cepat. Udang   mengalami tekanan, mudah dijangkiti penyakit serta D.O. dan pH berubah  dengan cepat.Suhu yang tinggi menyebabkan :Air kolam akan menampung D.O   yang sedikit.Udang membesar dengan cepat dan memerlukan lebih  makanan.Bloom dan komuniti dasar cepat membesar.Pengurusan kolam menjadi   lebih sukar apabila suhu meningkat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;PUNGUTAN HASIL&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selepas 3-5 bulan udang sudah sampai ke saiz pasaran. Udang boleh dipungut dengan cara:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Tangkapan sebahagian, iaitu menggunakan pukat, tangkul, pukat perangkap, jala dan pukat permindahan terbuka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tangkapan semua, iaitu menggunakan pukat keroncong dan pukat tarik.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;ANALISA PENDAPATAN DAN PERBELANJAAN UNTUK 1 PUSINGAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Pendapatan: Jualan (RM 17.00/kg ) RM 76,500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Kos Operasi : Penyediaan Kolam – 1,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Benih 5,400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanan 31,500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letrik 12,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buruh 2,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelagai 2,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah = 53900&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain-lain kos: Pengurusan 1,500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelenggaraan 2,000&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah 3,500&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JUMLAH BESAR 57,400&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UNTUNG BERSIH 19,100&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: inherit; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;NOTA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saiz kolam – 1 hektar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepadatan – 30 ekor/m2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempoh Ternakan - 120 hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadar Hidup – 60%&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saiz pasaran – 40 ekor/kg&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FCR – 2.0&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuaian – 4.5 mt&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kaedah  ternakan secara intensif adalah satu perniagaan yang memberi  pulangan  yang lumayan tetapi ianya berisiko tinggi, dimana ia memerlukan kawalan  dan pengurusan yang berpengalaman luas. Banyak pengurusan kolam  gagal  kerana tiada dan kurang berpengalaman awal dalam industri ini. Masalah  ini biasanya berkaitan dengan perngurusan air yang tidak baik  berpunca  dari kelemahan pengurusan, reka bentuk kolam, aspek teknikal, hatchery  dan sistem kolam pembesaran tersebut.(sumber : usahawanbumiputera.com)&lt;br /&gt;Semoga &lt;b&gt;Cara Beternak Udang Harimau&lt;/b&gt; ini bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;script async=&quot;&quot; src=&quot;//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js&quot;&gt;&lt;/script&gt;&lt;!-- kotaminangkabau_mobile --&gt;&lt;br /&gt;&lt;ins class=&quot;adsbygoogle&quot; data-ad-client=&quot;ca-pub-6769204678333277&quot; data-ad-format=&quot;auto&quot; data-ad-slot=&quot;5863558753&quot; style=&quot;display: block;&quot;&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({}); &lt;/script&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/1547988370343171174/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/cara-budidaya-udang-harimau.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1547988370343171174'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1547988370343171174'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/cara-budidaya-udang-harimau.html' title='Cara Budidaya Udang Harimau'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://bp0.blogger.com/_o50R0neRT-s/R2dZG4h46DI/AAAAAAAAAKI/EILYJRSAKY4/s72-c/300px-UdangHarimau.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-0.789275 113.92132700000002 -0.789275 113.92132700000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-9111209670456279501</id><published>2016-12-02T06:36:00.000-08:00</published><updated>2016-12-02T06:36:59.227-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Air Tawar"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Ikan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Kelebihan"/><title type='text'>Kelebihan Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/04/keunggulan-budidaya-ikan-air-tawar-di.html&quot;&gt;Kelebihan Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal&lt;/a&gt;. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;Di masa depan, peningkatan produksi perikanan Indonesia dapat dipacu melalui akuakultur, pasalnya perikanan tangkap tidak dapat diperluas lagi karena telah mengalami kejenuhan. Sebagian besar daerah penangkapan (fishing ground) telah mengalami padat tangkap (fiill fishing) dan tangkap lebih (over fishing), bahkan beberapa spesies ikan penting sudah banyak yang punah (species extincdon). Peningkatan produksi perikanan tangkap sangat kecil, karena hanya tersisa 2,2 juta ton ikan yang dapat ditangkap.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akuakultur menjadi penting dan strategis bagi peningkatan produksi perikanan Indonesia. Dengan potensi produksi mencapai 57,7 juta ton. Indonesia dapat menyaingi bahkan mengalahkan Cina bila produksi maksimal dapat dicapai. Cina adalah produsen terbesar ikan di dunia melalui akuakultur dengan total produksi mencapai 40 juta ton/tahun. Produksi Cina yang sebesar itu tidak dapat ditingkatkan lagi karena telah mencapai titik maksimum.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Potensi produksi akuakultur Indonesia juga dapat diandalkan dilihat dari komoditas yang dapat dikembangkan. Akuakultur air tawar Indonesia dapat memproduksi ikan konsumsi seperti, ikan hias, udang galah, lobster air tawar, kodok, tanaman air, dan kerang air tawar. Komoditas akuakultur laut atau marikultur. serta air payau dan budi daya tambak sangat banyak: ikan konsumsi, ikan hias, udang laut, lobster, rumput laut, kerang/ tiram konsumsi, kerang/tiram mutiara, kima, kepiting, rajungan, cumi-cumi, sotong, siput/keong, ubur-ubur, penyu, lumba-lumba, dan karang.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akuakultur diharapkan dapat menjadi industri dalam penyediaan bahan pangan, terutama protein hewani. Sebagai industri, akuakultur dapat membuka lapangan kerja dan menghasilkan devisa, serta menggerakkan perekonomian bangsa. Dari sisi lingkungan, akuakultur menjadi penyeimbang bagi kegiatan penangkapan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;b&gt;KELEBIHAN KOLAM TERPAL&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budidayapertan.blogspot.com/2016/04/keunggulan-budidaya-ikan-air-tawar-di_46.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Keunggulan Kolam Terpal&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;216&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-0dM-RIsFj3E/VwFkF_M90uI/AAAAAAAABzo/6hfoutvjz_4dBm8FSCCJ8vw46r2YegVcw/s320/Kolam%2BTerpal.jpg&quot; title=&quot;Keunggulan Kolam Terpal&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sekalipun potensi akuakultur air tawar lebih kecil dibanding marikultur atau budi daya laut, namun sudah sejak lama bidang ini ikut berkontribusi pada sektor perikanan Indonesia. Ikan mas (Cyprinus carpio), nila (Oreochromis nilotica), dan lele (Ciarias sp.) menduduki posisi penting dalam produksi akuakultur.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dari delapan jenis ikan yang diproduksi secara besar-besaran melalui usaha akuakultur, lima di antaranya merupakan ikan air tawar. Di samping itu, akuakultur air tawar sudah sangat maju dengan penerapan teknologi budidaya intensif. Budi daya intensif yang menghendaki penerapan sistem budi daya yang baik melalui padat penebaran tinggi, pemberian pakan berkualitas dan teratur, pengelolaan kualitas air yang baik, serta penanggulangan berbagai jenis hama dan penyakit. Dengan cara itu maka produksi dapat ditingkatkan dengan menghasilkan komoditas budi daya berkualitas dan sesuai dengan permintaan pasar.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Penerapan sistem budi daya intensif pada akuakultur air tawar merupakan suatu yang harus karena pembukaan lahan baru tidak dapat terus-menerus dilakukan. Selain ketersediaan lahan yang terbatas, lahan akuakultur air tawar juga diperuntukkan bagi sektor lain. Demikian pula, dampak negatif dari pembukaan lahan baru yang tidak mempertimbangkan keseimbangan ekologi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Salah satu sistem budidaya intensif pada akuakultur air tawar adalah sistem budi daya kolam terpal. Sistem budi daya ikan di kolam terpal merupakan salah satu terobosan baru dalam pengembangan budi daya ikan. Sistem &lt;b&gt;&lt;i&gt;budidaya kolam terpal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; pertama kali di kembangkan oleh Bapak Mujarob. seorang petani di Bekasi, Jawa Barat, pada tahun 1999, dengan membudidayakan ikan lele. Saat ini kolam terpal telah digunakan untuk budi daya berbagai jenis ikan, seperti lele, gurami, nila, patin, bawal air tawar, dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Budidaya ikan di kolam terpal&lt;/b&gt; memiliki beberapa kelebihan, di antaranya:&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dapat diterapkan di lahan terbatas. Teknologi budi daya ikan di kolam terpal bisa diterapkan di lahan sempit, seperti di pekarangan atau halaman rumah. Bahkan teknologi ini bisa diterapkan di garasi mobil atau teras.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dapat diterapkan di lahan atau tanah yang porous, tanah yang menyerap air, atau tanah berpasir. Tanah porous atau tanah berpasir tidak baik atau tidak cocok untuk membangun kolam karena tidak mampu menahan air. Cara mengatasinya adalah dengan membangun kolam beton. Namun biaya yang dibutuhkan untuk membangun kolam beton sangat mahal. Kolam terpal menjadi alternatif yang baik, karena selain biaya pembuatannya lebih murah, kolam juga mudah dipindahkan.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dapat diterapkan di daerah sulit air. Sebelumnya pada daerah sulit air hanya dikenal sistem budi daya ikan dengan menggunakan kolam tadah hujan. Namun pembangunan kolam tadah hujan juga membutuhkan biaya yang besar. Di samping itu, air pada kolam tadah hujan dapat hilang karena terserap tanah dan karena penguapan. Kolam terpal merupakan solusi yang tepat karena biaya pembuatannya murah sementara air di kolam hanya berkurang oleh karena penguapan.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pembuatannya praktis. Kolam terpal hanya membutuhkan sedikit bahan. Waktu pembuatannya pun hanya beberapa jam. Hal ini berbeda dengan membuat kolam tanah atau kolam beton yang membutuhkan bahan yang banyak dan waktu pembuatan berhari-hari.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Waktu produksi yang lebih singkat. Jika menggunakan kolam tanah, selesai panen, kolam harus dijemur dan diolah lagi. Pada kolam terpal, selesai panen, kolam terpal cukup dibersihkan dan diisi air lagi.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ikan-ikan yang dibudidayakan di kolam terpal tidak berbau lumpur. Salah satu kelemahan ikan yang dipelihara di kolam tadah hujan atau di air tergenang adalah berbau lumpur. Hal ini karena kotoran ikan yang menumpuk, sisa-sisa makanan, sisa metabolisme tubuh ikan, ataupun sumber air yang tidak bersih. Pada kolam terpal, hal-hal tersebut dapat diminimalisasi akibatnya dengan menyifon, menyedot kotoran di dasar kolam, yang memang dapat dengan mudah dilakukan.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sintasan atau kelangsungan hidup (survival rate) ikan yang dipelihara di kolam terpal lebih tinggi, yang dapat mencapai 90 - 95 %. Hal ini karena pengawasannya lebih mudah dan intensif.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Padat penebaran lebih tinggi. Pada kolam tadah hujan atau kolam air tergenang, padat penebaran ikan bisa tinggi namun pertumbuhannya melambat dan sintasan menurun.&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pertumbuhan ikan lebih cepat. Ikan yang dibudidayakan di kolam terpal, pertumbuhannya dapat dipacu&lt;/li&gt;&lt;li style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Biaya pembuatan kolam terpal lebih murah. Kolam terpal juga dapat diubah posisinya dan dapat dipindahkan.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div&gt;Berbagai &lt;b&gt;&lt;i&gt;kelebihan kolam terpal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; ini merupakan suatu peluang yang baik bagi pengembangan budidaya ikan. Kolam terpal dapat diterapkan untuk kegiatan pembenihan, pendederan. hingga pembesaran untuk menghasilkan ikan konsumsi dan induk. Dengan adanya teknologi kolam terpal maka budi daya ikan tidak lagi terpusat pada lahan yang ideal yang memungkinkan pembangunan kolam karena mempunyai sumber air yang melimpah, yang biasanya hanya terdapat di desa atau daerah sekitar sumber air, seperti danau, waduk, dan sungai.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Dengan adanya &lt;b&gt;&lt;i&gt;teknik budidaya ikan di kolam terpal&lt;/i&gt;&lt;/b&gt; maka budidaya ikan juga dapat dilakukan di daerah tandus dan sulit air. seperti Gunung Kidul (Yogyakarta) dan Jeneponto (Sulawesi Selatan). Teknologi kolam terpal juga dapat diterapkan di lahan sempit dan terbatas sehingga budi daya ikan juga dapat dilakukan masyarakat kota.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/9111209670456279501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/04/keunggulan-budidaya-ikan-air-tawar-di.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/9111209670456279501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/9111209670456279501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/04/keunggulan-budidaya-ikan-air-tawar-di.html' title='Kelebihan Budidaya Ikan Air Tawar di Kolam Terpal'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-0dM-RIsFj3E/VwFkF_M90uI/AAAAAAAABzo/6hfoutvjz_4dBm8FSCCJ8vw46r2YegVcw/s72-c/Kolam%2BTerpal.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-900421200979949200</id><published>2016-12-02T05:45:00.004-08:00</published><updated>2016-12-02T05:45:42.389-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Udang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemeliharaan Benih Udang Lobster"/><title type='text'>Pemeliharaan Benih Udang Lobster</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/pemeliharaan-benih-udang-lobster.html&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemeliharaan Benih Udang Lobster&lt;/b&gt;&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Setelah  menetas, anakan lobster tidak cocok diberi makanan dari jenis sayuran  &amp;nbsp;dan umbi-umbian sebaiknya merekan diberi cacing sutera atau cacing beku  sehingga bisa memacu pertumbuhan denga baik. Jumlah pakan yang  diberikan sebaiknya 3% dari berat badannya. Pada pagi hari pakan yang  diberikan sebanyak 2% dan sore hari&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;75%.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kematian Benih Lobster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kematian  benih biasa dipicu oleh kegagalan dalam pergantian kulit yang pertama  kali. Meskipun demikian, perlu diperhatikan adanya bahaya pencemaran  racun yang bisa muncul, misalnya racun bekas semprotan (fogging)  DemammBerdarah Dengue (DBD). Maka dari itu sebelum penyemprotan  sebaiknya semua media ditutup dengan plastik, apabila perlu matikan  aeratornya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Panen Benih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam pemanenan benih berukuran 1-2 cm alat yang digunakan adalah ember&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;plastik scoopnet berukuran 20 x 10 cm. Sementara itu saat yang baik untuk&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pemanenan adalah sebelum jam 9 pagi berada dilingkungan terbuka, kualitas dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;parameter air yang digunakan harus sama dengan air dalam akuarium agar benih&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tidak menjadi stres. Sebaiknya air yang digunakan berupa air baru, bukan dari&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;akuarium karena biasanya telah kotor. Perlu diketahui, tingkat sensitifitas benih&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;berukuran 20 hari terhadap perubahan lingkungan drastis lebih tinggi dibandingkan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan ukuran lebih besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Simulasi Usaha Pembenihan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Simulasi usaha yang dilakukan dilahan pekarangan rumah dengan menggunakan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;bak tembok adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;a) Luas keseluruhan 100 m2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Lahan perawatan induk seluas 30 m2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Lahan pemijahan 20 m2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Lahan pembenihan 40 m2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Lahan untuk tendon air dan lain-lain 10 m2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;b) Wadah pembenihan berupa bak tembok dengan ukuran 1 m x 1 m x 1 m&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebanyak 35 bak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;c) Sarana dan prasarana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1) Prasarana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Pengadaan induk 30 pasang. Perbandingan induk jantan dan betina&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;1 : 3.18&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;-&lt;/span&gt; Perbaikan/pembuatan kolam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;- Pengadaan peralatan :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Thermometer.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;pH meter&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Water heater.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pompa air dan aerator&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2) Sarana&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakan induk berupa pellet dengan kandungan protein 30%&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebanyak 2-3% berat ikan. Frekuensi pemberian pakan sebanyak&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;3 kali. Selama induk di kolam perawatan diberi pakan pelet&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan penambahan pakan alami, seperti tauge dan cincangan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;wortel.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakan larva berupa plankton dari jenis daphnia, klorela, tubefix,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;rotifer sebanyak 1% dari berat biomas.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakan benih berupa pakan alami, seperti cacing.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;d) Tenaga kerja yang dibutuhkan untuk operasional 1 orang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;e) Jumlah induk jantan 30 ekor dan induk betina 90 ekor.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;f)&amp;nbsp; Frekuensi pemijahan 3 kali setahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;g) Jumlah benih yang dihasilkan dari 90 ekor induk betina yang bertelur 1.000&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;butir dengan SR 80% dan frekuensi pemijahan 3 kali adalah 90 x 1.000 x 3 x&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;80% = 216.000 ekor per tahun.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;h) Siklus periode pembenihan lobster 2-3 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pembesaran&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pembesaran lobster air tawar bertujuan untuk mendapatkan lobster dewasa yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;siap dikonsumsi, untuk mendapatkan indukan dan untuk dijadikan lobster hias.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pembesaran lobster sangat berhubungan dengan laju pertumbuhan. Semakin tinggi laju&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pertumbuhannya, waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan lobster ukuran konsumsi&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;akan semakin pendek.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pertumbuhan pada lobster dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu pertumbuhan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mutlak dan pertumbuhan nisbi. Pertumbuhan mutlak yaitu ukuran rata-rata yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dicapai oleh lobster dalam satuan waktu tertentu. Sementara pertumbuhan nisbi&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;didefinisikan sebagai ukuran panjang apa berat yang dicapai dalam periode tertentu&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;yang di hubungkan dengan panjang atau berat pada awal periode tersebut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Secara umum, pertumbuhan di pengaruhi oleh dua faktor, yaitu faktor internal dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;faktor eksternal. Faktor internal meliputi sifat genetis dan kondisi fisiologi. Sementara 19&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;faktor eksternal berkaitan dengan lingkungan yang menjadi media pemeliharaan, antara&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;lain kimia air, substrak dasar, suhu air, dan ketersediaan pakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam pembesaran, pilih benih yang berjenis kelamin jantan saja karena&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pertumbuhannya lebih cepat daripada yang betina apalagi ketika memasuki tahap&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pembesaran energi yang dimiliki lobster betina tidak hanya untuk membesarkan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dagingnya, tapi juga untuk memelihara telurnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/900421200979949200/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/pemeliharaan-benih-udang-lobster.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/900421200979949200'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/900421200979949200'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/pemeliharaan-benih-udang-lobster.html' title='Pemeliharaan Benih Udang Lobster'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-1107253857019009942</id><published>2016-12-02T05:43:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T05:43:57.629-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Udang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Mengawinkan Lobster"/><title type='text'>Cara Mengawinkan Lobster</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/cara-mengawinkan-lobster.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cara Mengawinkan Lobster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;. &lt;/span&gt;Gabungkan  indukan jantan dan betina lobster menjadi satu dalam suatu media  akuarium yang berukuran 1x 0,5 meter tinggi 25 cm bisa di masukan  sekitar 5 lobster betina dan 3 lobster jantan. Satu jantan prinsipnya  mampu membuahi 30 betina tetapi dalam perkawinan di akuarium digunakan 3  lobster jantan karena dalam perkawinan tersebut lobster betina lebih  dominan dalam memilih pasangan yang cocok sehingga jika hanya ada 1 ekor  lobster jantan di dalam akuarium, kemungkinan ke 5 lobster betina untuk  kawin dan bertelur semua menjadi lebih kecil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kebiasaan  lobster dalam melakukan perkawinan saling mencari kecocokan. Ketika  mengawinkan lobster, ukuran tubuh lobster jantan dan betina tidak harus  sama karena di habitat aslinya, lobster jantan memang memiliki tubuh  lebih besar daripada lobster betina.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jika media perka&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;w&lt;/span&gt;nan  menggunakan akuarium ukuran 1x 0,5 x 0,5 meter, letakan minimum 8 buah  pipa paralon berdiameter 2 inci dan panjang 15-20 cm, tergantung pada  ukuran indukan. Indukan berukuran 4 inci, panjang paralon yang di  gunakan 15 cm dan indukan dengan ukuran 5-6 inci panjang paralonnya 20  cm. Dua minggu setelah lobster jantan dan betina di gabungkan biasanya  sudah ada indukan bertelur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Lobster  dalam masa perkawinan akan saling berhadap-hadapan membentuk formasi  huruf Y. Lobster jantan akan mengeluarkan sperma dan meletakannya di  dekat pangkal ke dua kaki lobster betina. Sperma tersebut berwarna  putih, menggumpal, agak keras, dan larut ke air. Setelah di buahi,  lobster betina akan menyingkir dari lobster jantan sampai perlahan-lahan  mengeluarkan telurnya dari&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;lubang  pangkal kaki ketiga melewati sperma lalu turun ke ekor atau abdomennya.  Telur di kumpulkan didalam abdomennya sambil ekornya menutup rapat  selama seminggu pertama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cara Pemindahan Induk Pengeraman dan Penetasan Telur 16&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Setelah  minggu ke-2 atu ke-3 telur baru dapat menempel dengan baik di  kakirenangnya, dan si betina akan berjalan keliling dengan ekor terbuka  sehingga telurnya dapat terlihat. Dalam keadaan seperti ini induk dapat  dipindahkan dari akuarium perkawinan, ke kolam penetasan yang berukuran  1x 2 meter, atau ke kolam penetasan masal menggunakan kurungan  keranjang. Resiko meletakan induk ke dalam akuarium adalah harus  memindah-mindahkan lagi, karena setelah satu bulan harus di  pisah-pisahkan lagi ke dalam akuarium&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Ciri Ciri Proses Pematangan Telur :&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Minggu kedua bentuk telur masih bulat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Minggu ketiga mulai terlihat dua bintik hitam pada telur. Binitk hitam tersebut merupakan embrio&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Minggu keempat, capit, sungut, dan kakinya mulai tumbuh. Pada fase ini,  lobster masih belum bisa mandiri. Jika fase ini telur rontok dari  induknya kemungkinan besar embrio tersebut akan mati. Ketika menempel di  kaki renang induknya, ibunya akan dengan telaten merawat embrio  tersebut dengan cara menggoyang-goyangkan kaki renangnya untuk  memberikan oksigen pada anak-anaknya, sering kali si induk akan  merapikan telurnya menggunakan kaki jalannya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Minggu kelima hampir seluruh kuning telur sudah habis. Ketika, embrio  mulai lepas satu persatu dari induknya untuk mencari makanan sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Meskipun  sudah lepas, embrio bisa saja menempel ke kaki renang induknyasehingga  ketika anakan sudah lepas sekitar 70%, sisanya sebanyak 30% yangmasih  menempel sebaiknya dirontokan saja karena di khawatirkan  nalurinkeibuannya sudah hilang akibat terlalu lama menggendong telur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Setelah  bersih, si induk betina dipindahkan ke akuarium lain untuk istirahat  selama dua minggu sampai berganti kulit. Tujuannya, jika berganti kulit,  ukuran lobster menjadi semakin besar, sehingga semakin banyak juga  jumlah anakan yang dihasilkan pada penetasan berikutnya karena semakin  besar tubuh lobster betina, kapasitas penyimpanan telurnya akan  bertambah besar. Semakin bertambah usia dan ukuran lobster, jumlah  telurnya terus bertambah, tetapi frekuensi bertelurnya menjadi lebih  jarang. Ketika sedang dalam masanistirahat panjang (1 bulan), ada  kemungkinan induk sudah matang gonad. Induk seperti ini dapat  mengeluarkan telur sendiri tanpa dibuahi. Namun, telur yang dihasilkan  adalah telur kosong sehingga ketika induk menggendong telur selama 1-2  minggu dan merasakan bahwa telur yang digendongnya tidak ada pertumbuhan  maka telur tersebut akan dimakannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Apabila  air ditempat perkawinan dan air ditempat penetasan memiliki perbedaan  suhu dan pH, letakan terlebih dulu lobster yang sedang bertelur tersebut  17 kedalam baskom yang diisi dari akuarium perkawinan baru kemudian  dipindahkan kekolam penetasan dengan dipercik-percikan air kolam supaya  suhu dan pH air di baskom stabil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/1107253857019009942/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/cara-mengawinkan-lobster.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1107253857019009942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/1107253857019009942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/cara-mengawinkan-lobster.html' title='Cara Mengawinkan Lobster'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-3622192907777648540</id><published>2016-12-02T05:41:00.002-08:00</published><updated>2016-12-02T06:20:28.292-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Udang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pembenihan Udang Lobster"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Persiapan Kolam"/><title type='text'>Persiapan Kolam Untuk Pembenihan Udang Lobster</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/persiapan-kolam-untuk-pembenihan-udang.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Persiapan Kolam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Wadah pembesaran lobster perlu dibersihkan dari zat beracun terutama bagian&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dasar kolam umumnya, zat beracun berasal dari polutan pakan dan bangkai lobster&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pada periode pemeliharaan sebelumnya. Untuk membersihkannya, lapisan tanah&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;yang berbau tersebut dikerok dan dibuang. Selanjutnya, kolam dikeringkan dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dipupuk seperti pada persiapan pembenihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;P&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;ersiapan Instalasi/infrastruktur Kolam&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebelum kolam diisi dengan benih, sebaiknya sistem pemasukan dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pengeluaran air sudah bisa di operasikan. Jumlah dan jenisnya perlu disesuaikan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan jumlah benih yang akan ditebar. Sistem aerasi dan sirkulasi air sudah dapat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;bekerja dengan baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1&lt;/span&gt;. Persiapan Benih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Rekondisi pertama dilakukan dengan mencipratkan air pada benih pada&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebuah wadah, misalnya ember. Pencipratan dilakukan pada seluruh tubuh&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;benih, terutama insang. Kolam karantina diaerasi kuat dan diusahakan kondisi&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;kolam gelap (diberi penutup). Rekondisi dilakukan selama 1-2 hari.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebelum menebar benih, hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cek kualitas air, terutama suhu, pH, dan DO. Pastikan suhu air berkisar&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;26-290&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;C, pH 7-8, dan DO sekitar 4 ppm&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cek kondisi kolam jangan sampai masih ada kebocoran&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;S&lt;/span&gt;istem aerasi sudah berjalan dengan baik. Areator atau blower harus&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sudah dinyalakan 24 jam sebelum ditebar&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;2. Menebarkan Benih&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jika media pembesaran berupa kolam semen, bagian atas kolam tersebut&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebaiknya diaci apa dikeramik atau paling tidak 10-20 cm bagian paling atas dari&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;wadah pembesaran harus dibuat licin. Untuk kolam tanah, bagian pinggirnya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;harus diberi pagar dari karpet talang air selain itu, selang masuknya air atau&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;kabel listrik sebaiknya dimasukan ke dalam pipa paralon agar tidak dijadikan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebagai tempat memanjat lobster. 20&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ukuran benih yang akan ditebar sebisa mungkin seragam. Namun&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mendapatkan benih yang demikian memang agak sulit. Oleh karenanya,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;perbedaan ukuran benih masih bisa ditoleransi hingga tidak lebih dari 10 gram.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tingkat kepadatan dalam penebaran berkisar 5-10 ekor/m2 dengan masa&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pemeliharaan 6-8 bulan. Kepadatan tinggi dapat meningkatkan mortalitas atau&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;memperlambat laju pertumbuhan. Benih ditebar dengan cara meletakannya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;diatas permukaan kolam tanah/ semen. Jangan sekali-kali menebar benih&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan cara dilempar karena dapat merusak organ dalam dan organ luar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;emberian pakan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Lobster adalah jenis hewan omnivora atau hewan pemakan segala.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebaiknya, makanan untuk lobster diberikan dalam kondisi mentah, baik itu&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sayuran maupun daging. Lobster makan didasar kolam, sehingga makanan harus&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;ditenggelamkan ke dasar kolam. Pakan lain yang cuckup baik di beri untuk&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;lobster adalah daging, cacing sutera dan blood worm. Namun, jika cacing sutera&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;atau cacing tanah diberikan harus ada perlakuan khusus.Ketika baru diambil dari&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sungai atu baru dibeli dari pedagang harus diendapkan terlebih dahulu selama&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;satu hari. Tujuannya agar cacing membuang kotoran didalam perutnya sehingga&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;yang tersisa hanya dagingnya. Para pembudidaya pemula disarankan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;menggunakan cacing beku untuk pakan lobster-lobsternya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dalam sehari, pakan yang diberikan sebanyak 3% dari berat badan lobster.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pakan tersebut diberikan dua kali sehari, yakni pagi hari pukul 07.00 - 10.00&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pakan sebanyak 25% dan sore hari pada pukul 17.00 sebanyak 75%. Persentase&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pemberian makan malam lebih banyak karena lobster termasuk hewan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;nokturnal yang aktif pada malam hari.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cara  lain untuk mengetahui jumlah pakan yang akan diberikan adalah dengan  menetapkan target pertumbuhan yang diinginkan secara periodikal,  kemudian menghitung kebutuhan pakan yang menunjang pertumbuhan tersebut.  Cara ini sangat bermanfaat untuk mengetahui secara logis antara&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pertumbuhan dengan pakan yang dapat dijadikan pola yang lebih terukur.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;ertumbuhan Benih&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pertumbuhan  erat kaitannya dengan konsumsi pakan, lingkungan tumbuhan dan faktor  genetis. Pemberian pakan memegang peranan yang paling&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tinggi.  Dengan pemberian pakan yang sesuai, pertumbuhan lobster bisa  diprediksi. Semakin besar atau bertambahnya umur lobster, tingkat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pertumbuhannya akan semakin menurun (persentase pertumbuhannya semakin kecil).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;encegahan Hama dan Penyakit&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Meskipun lobster air tawar termasuk tahan terhadap serangan hama dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;penyakit karena kulitnya yang keras dan tebal, tetapi kewaspadaan tetap saja&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;diperlukan. Beberapa penyakit yang sering menyerang lobster dan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;menyebabkan kematian adalah sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1) Saprolegnia dan Achyla&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kedua pathogen ini menyerang jaringan luar lobster dan menyerang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;telurnya. Mereka dapat menghambat pernapasan lobster sehingga telur&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;akan mati dan tidak menetas. Tanda lobster terserang penyakit ini adalah&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pada tubuhnya ditumbuhi sekumpulan benang halus seperti kapas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cendawan ini menyebabkan nafsu makan lobster menurun dan akhirnya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mati. Cara mengatasi Saprolegnia sp adalah dengan merendam lobster yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;terinfeksi ke dalam Malachite Green 2-3 ppm selama 30-60 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2) Cacing jangkar&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cacing Lernea cyprinacea dan Lernaea carasii menembus jaringan tubuh&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan kaitnya yang menyerupai jangkar. Bagian insang pada lobster yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;terjangkit tampak dihuni cacing dan terdapat cairan atau lender yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;memanjang. Akibatnya, lobster kekurangan darah kehilangan bobot tubuh,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dan kemudian mati. Cacing jangkar dapat diatasi dengan merendam lobster&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;yang terinfeksi kedalam larutan garam (20 gram garam dilarutkan ke dalam&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;1 liter air) selama 10-20 menit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3) Argulus foliaceus&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Serangan argulus pada lobster ditandai dengan adanya bintik merah&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pada tubuh. Racun argulus ini menyebabkan kematian pada lobster akibat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;anemia dan kehilangan banyak darah. Racun yang melukai kulit bisa&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mengundang infeksi saprolegnia yang semakin menambah penderitaan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;lobster. Penyakit ini bisa diatasi dengan merendam lobster kedalam 1&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mililiter Lysol yang dilarutkan dalam 5 liter air selama 15-60 detik. Setelah&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;itu, rendam lobster ke dalam sodium permanganate sebanyak 1 gram yang&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dilarutkan dalam 100 liter air selama 1,5 jam. Pemberiaan Neguvon,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Masoten, dan Lindane dilakukan jika serangan telah mencapai stadium&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;puncak karena ketiganya bersifat racun yang justru bisa membahayakan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;lobster.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;4) Larva cybister (ucrit)&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Larva cybister (ucrit) adalah hewan yang bentukya seperti ulat,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tubuhnya berwarna agak kehijauan, dan panjangnya dapat mencapai 2 cm.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;hewan ini memiliki gigi taring yang terletak di kepala sebagai alat untuk&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;menggigit mangsanya. Sementara di bagian tubuh belakang, ucrit memilik 22&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;alat penyengat. Meskipun demikian tubuhnya kaku, tetapi gerakannya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;terbilang cepat. Dilihat dari jenis darahnya, larva cybister termasuk hewan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;berdarah putih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;5) Linsang&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Linsang atau sero adalah hewan berkaki empat, berbulu, dan berekor&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;panjang. Tubuhnya mirip kucung, tetapi ukurannya lebih panjang. Bila&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;terkena sinar, matanya mengeluarkan cahaya berwarna biru. Hewan ini&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;banyak ditemukan di daerah kaki gunung atau daerah berbukit. Tempat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;persembunyian sero sangat susah ditemukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sejauh ini, pemberantasan sero masih sulit dilakukan karena sangat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;susah ditangkap. Selain itu, penciumannya juga sangat tajam, meskipun&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dipancing dengan ikan dan lobster yang sudah diberi racun. Hanya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pencegahan yang baru bisa dilakukan dengan yang dibuat mendadak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pencegahan lainnya dengan memagar areal kandang, tetapi cara ini&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;membutuhkan biaya yang sangat besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penyaing&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Golongan penyaing (kompetitor) adalah hewan yang menyaingi lobster air&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tawar dalam hicdupnya, baik mengenai pakan maupun ruang untuk bergerak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Keberadaan kompotitor dikolam akan membuat bias dalam perhitungan FCR.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Jumlah pakan yang diberikan ternyata tidak seluruhnya dikonsumsi oleh lobster&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;air tawar. Penyaing ikut memanfaatkan pakan yang di tebar oleh pembudidaya.&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;hitungan FCR menjadi lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Beberapa jenis penyaing yang sering hidup bersama lobster air tawar&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dikolam itu yaitu bangsa siput, seperti trisipan dan concong, ikan liar seperti&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mujair, ketaman-ketaman serta udang kecil-kecil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Untuk mengendalikan beberapa kompetitor ini, perlu dilakukannya upaya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pemberantasan agar tidak bersaing dalam mendapatkan pakan dengan lobster&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;air tawar. Berikut ini adalah cara yang bisa dilakukan dalam pemberantasan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;kompotitor:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1&lt;/span&gt;) Biji Teh&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bungkil biji teh adalah ampas yang dihasilkan biji teh yang diperas&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;minyaknya. Sejauh ini, biji teh banyak diproduksi dicina. Kadar saponin&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dalam setiap bungkil biji teh tidak sama tetapi biasanya dengan 150-200 kg&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;bungkil biji teh per hektar kolam, sudah cukup relatif mematikan ikan liar&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;atau buas tanpa mematikan lobster air tawar yang dipelihara.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Dosis yang digunakan sekitar 200-250 kg/ha kolam. Sebelum ditebar,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;volume air dalam kolam dikurangi hingga 1/3-nya saja. Dengan demikian, 23&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dosis yang digunakan saponin menjadi lebih encer. Penggunaan bungkil ini&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;akan lebih efektif jika dilakukan pada siang hari, pukul 12.00 atau 13.00&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebelum digunakan, bungkil ditumbuk dulu menjadi tepung, kemudian&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;direndam didalam air selama beberapa jam atau semalam. Setelah itu, air&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tersebut dipercik-percikan kedalam tambak, sementara menabur bungkil,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;aerasi dalam kolam dihidupkan agar saponin teraduk merata. Hal yang perlu&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;di antisipasi yaitu air buangan yang telah diberi saponin. Air buangan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dipastikan telah bebas dari residu saponin karena bila tidak, bisa bersifat&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;racun bagi lingkungan sekitar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;) Rotenon dari akar deris (tuba)&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Akar deris dari alam mengandung 5-8% Rotenon.Akar yang masih kecil&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;lebih banyak mengandung rotenone. Zat ini dapat membunuh ikan pada&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;kadar 1-4 ppm, tetapi batas yang mematikan lobster air tawar tidak jauh&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;4&lt;/span&gt;) Nikotin&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ikan  liar, ikan buas, dan siput dapat diberantas dengan nikotin pada takaran  12-15 kg/ha. Selain nikotin, kompetitor dapat di berantas dengan  sisa-sisa tembakau berdosis 200-400 kg/ha. Sisa ditebarkan dikolam  sesudah tanah dasar dikeringkan dan kemudian diairi setinggi 10 cm.  Setelah ditebarkan, sisa tembakau dibiarkan selama 2-3 hari agar racun  nikotinnya dapat membunuh kompetitor. Sementara airnya dibiarkan sampai  habis menguap selama 7 hari. Setelah itu, kolam dialiri lagi tanpa  dicuci dulu&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebab sisa tembakau sudah tidak beracun lagi dan dapat berfungsi sebagai&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pupuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&amp;nbsp;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;P&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;enyaing&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tidak  ada salahnya juga, hama seperti tikus air, burung, dan kucing juga  harus diwaspadai. Perlu diketahui bahwa kematian lobster umumnya tidak  murni disebabkan oleh serangan hama dan penyakit. Kegagalan dalam  pergantian kulit (moulting) pertama dapat mematikan lobster. Insang  padalobster yang memaksakan diri untuk berganti kulit biasanya akan  lepas dan lobster akan mati seketika itu juga. Hal ini bisa diatasi  dengan meningkatkan pasokan oksigen terlarut dalam air. Terutama sebelum  dan sesudah pergantian kulit berlangsung.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Penc&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;e&lt;/span&gt;gahan&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Beberapa cara yang dilakukan untuk mencegah adanya serangan hama di lokasi pembudidayaan lobster air tawar sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengeringkan bak atau kolam yang akan digunakan sehingga hamahama&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mati.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melakukan pengapuran pada saat persiapan kolam atau bak.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memasang saringan pada pintu masuk sehingga hama tidak masuk ke kolam.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melakukan filterisasi, yakni air yang masuk ke areal kolam harus melalui&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;filter terlebih dahulu sehingga bibit-bibit hama yang masih kecil dapat&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;tertahan oleh filter tersebut.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memberantas hama, baik secara mekanik, biologis, maupun secara&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;kimiawi.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Memberi pagar pada seputaran areal kolam setinggi 60 cm. Bahan pagar&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;y&lt;/span&gt;ang digunakan yaitu seng, semen, atau jaringan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sementara upaya pencegahan terhadap datangnya serangan penyakit&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Mengeringkan kolam atau bak untuk memotong siklus hidup penyakit.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;M&lt;/span&gt;engapur kolam sebelum penebaran benih sehingga dapat membunuh&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;hama dan penyakit, selain itu juga dapat meningkatkan pH.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menjaga kualitas air agar parameternya tetap pada kondisi normal.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menjaga kebersihan sekitar areal perkolaman&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melakukan penebaran dengan padat tebar yang optimal dan ukuran&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;y&lt;/span&gt;ang seragam untuk menurunkan tingkat kanibalisme.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Melakukan penanganan yang baik agar tidak menimbulkan luka pada tubuh lobster.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Menghindari masuknya binatang-binatang pembawa penyakit, seperti burung, dan siput.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h4&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemanenan&lt;/span&gt;&lt;/h4&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pemanenan  lobster air tawar dilakukan ketika ukurannya telah mencapai ukuran  standar yang diminta pasar. Saat ini, ukuran yang banyak diminta pasar  sekitar 10-12 ekor/kg atau 85-100 gram. Semakin besar ukuran, semakin  dicari oleh pasar. Permintaan pasar oleh lobster air tawar tidak hanya  semata-mata hanya pada ukuran. Keutuhan capit juga menjadi syarat yang  mutlak untuk diterima pasar. cara memanen lobster tergantung pada sistem  kolam yang digunakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;1) Pemanenan pada kolam sistem monik&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kolam  sistem monik memiliki saluran pembuangan dari papan. Sementara pada  bagian dasarnya memiliki kemalir yang kedalamnya melebihi dasar kolam  lainnya. Jenis kolam ini bisa digunakan untuk&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pembenihan maupun pembesaran lobster air tawar. Cara pemanennya&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;sebagai berikut ;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pasang saringan didepan pintu pengeluaran (monik)&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cabut  papan monik yang paling atas dan biarkan airnya terbuang hingga  mencapai ketinggian papan dibawahnya. Cabut papan kedua dan biarkan air  terbuang.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Siapkan  ember yang telah berisi air. Sebaiknya ember diisi dengan air yang  berasal dari kolam agar suhu dan pH nya sama ketika dipindahkan, bibit  tidak terlalu stres.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sambil  menunggu air surut, angkat subtract. Bibit-bibit akan menempel pada  subtract. Masukan subtract dengan bibit kedalam ember.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jika  telah penuh dengan subtract, pindahkan bibit beserta dengan subtractnya  ke hapa yang dipasang tidak jauh dari tempat pemanenan.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Bila  airnya sudah surut lagi, cabut papan ketiga agar airnya lebih surut.  Biasanya bibit yang tidak menempel pada subtract akan berkumpul di  kemalir. Tangkap sisa bibit tersebut menggunakan scoop net, lalu masukan  keember atau ke hapa.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;2) Pemanenan di kolam bersistem sipon.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Adapun tahap pemanenan lobster air tawar sistem sipon sebagai berikut&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cabut pipa PVCD yang menghubungkan saluran pembuangan&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;mendatar. Air akan keluar dengan sendirinya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pada  pintu saluran pembuangan didalam kolam pasang saringan dari jaring agar  bibit atau ukuran konsumsi tidak ikut terbuang bersama air.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sambil menunggu air surut, ambil subtract yang terisi oleh lobster air tawar dan masukan kedalam ember&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;J&lt;/span&gt;ika embernya penuh, pindahkan lobster tersebut kedalam tempat penampungan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;3) Pemanenan pada kolam Jenis Lain&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kolam  jenis lain disini yaitu kolam dengan sistem pembuangan selain sistem  sipon dan monik. Biasanya, kolam ini tidak memiliki sistem pembuangan  yang baik oleh karenanya, cara pemanenan lobster pada kolam ini sedikit  berbeda dengan jenis kolam lainnya. Adapun cara&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;pemanenan pada kolam sebagai berikut ;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sambungkan selang pada mesin pompa dan ujung selang dipasang jaring atau kawat ram&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Masukan ujung selang kedalam dasar dan hidupkan pompa&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Ketika air sudah mulai surut, ambil lobster beserta subtractnya dan masukan kedalam ember.&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Jika embernya penuh, pindahkan lobster tersebut kedalam&lt;/span&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;penampungan&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Demikianlah informasi mengenai &lt;b&gt;Cara Usaha Budidaya Udang Lobster&lt;/b&gt; di Rumah semoga bermanfaat. jangan lupa share buat saudara, teman, kerabat anda untuk memulai usaha bisnis udang lobster.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/3622192907777648540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/persiapan-kolam-untuk-pembenihan-udang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3622192907777648540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3622192907777648540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/12/persiapan-kolam-untuk-pembenihan-udang.html' title='Persiapan Kolam Untuk Pembenihan Udang Lobster'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-6662029963093967878</id><published>2016-12-02T05:35:00.000-08:00</published><updated>2016-12-02T05:36:38.962-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Udang"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pemilihan Induk"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Proses Pembenihan"/><title type='text'>Usaha Budidaya Udang Lobster, Kehidupan Udang Lobster, Media hidup Udang Lobster, Proses Pembenihan Udang Lobster</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Salah satu olahan dari makanan hasil laut yang memiliki citarasa tinggi adalah udang lobster. Meski satu porsi udang lobster bisa dihargai sampai dengan ratusan ribu rupiah, namun rupanya tidak menurunkan minat konsumen untuk membeli sajian kuliner yang tergolong mewah ini. Pada kenyataannya pasokan udang lobster ternyata masih kurang bila dibandingkan dengan tingkat permintaan dari para pengusaha restoran seafood.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-OpP5GdLZSY0/VfztMYe1uNI/AAAAAAAACKs/fhsetdZbh3E/s1600/lobster.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Usaha Budidaya Udang Lobster &quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;213&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-OpP5GdLZSY0/VfztMYe1uNI/AAAAAAAACKs/fhsetdZbh3E/s320/lobster.jpg&quot; title=&quot;Udang Lobster&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Gambar Udang Lobster&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Oleh karena itu, Usaha budidaya udang lobster bisa menjadi peluang bisnis yang menggiurkan bagi Anda yang ingin terjun ke dunia wirausaha. Budidaya udang lobster bisa dilakukan dengan air tawar di sekitar halaman rumah. Berikut ini beberapa tips bagi Anda yang ingin mencoba berbisnis udang lobster . Untuk lebih jelasnya berikut informasi selengkapnya mengenai Usaha Budidaya Udang Lobster&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-budi-daya-udang-lobster.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kehidupan Udang Lobster&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Udang Lobster biasanya bisa bertahan hidup pada parameter air cukup lebar. LAT juga toleran pada jumlah oksigen terlarut yang rendah. Namun, untuk bisa tumbuh dengan baik dalam kondisi seperti ini tentunya cukup sulit. Agar bisa tumbuh dengan baik, LAT membutuhkan kandungan oksigen terlarut diatas 4 ppm. Selain itu, Udang Lobster cukup toleran pada suhu yang sangat dingin sampai suhu panas diatas 35 °C sekalipun. Namun sebagai saran, sebaiknya LAT dipelihara dalam suhu sekitar 25-29 °C.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sedangkan untuk tingkat keasaman air, Udang Lobster dapat hidup dalam perairan yang kisaran pH-nya sedikit alkalin yakni antara 7-9. Udang Lobster &amp;nbsp;jarang sekali dijumpai hidup pada perairan dengan dengan pH dibawah 7. Untuk kandungan kapur yang diperlukan bagi media hidup LAT adalah sedang sampai tinggi. Kondisi ini perlu dikondisikan untuk menjaga kadar kalsium terlarut tetap tinggi sehingga mendukung pembentukan cangkang LAT.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Media hidup Udang Lobster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Media yang bisa digunakan untuk pembudidayaan Udang Lobster sangat bervariasi. Umumnya LAT diternakkan secara extensif dalam kolam tanah. Dalam budidaya extensif, peternak udang lobster hanya meletakkan indukan dalam kolam tersebut ketika kolam dikeringkan. Udang Lobster yang ukurannya sudah mencapai ukuran komersial kemudian dijual sedangkan sisanya dikembalikan lagi ke dalam kolam tanah. Sedangkan pada proses budidaya intensif, peternak mulai memberikan pakan pada udang lobster dengan bermacam sayur-sayuran termasuk diantaranya pakan komersil. Hasil yang diperoleh menggunakan budidaya intensif mampu memberikan hasil lebih baik daripada budidaya secara extensif. &amp;nbsp;Selain kolam tanah, media lain untuk budidaya udang lobster biasanya berupa kolam fiber / tank atau kolam semen. Kolam fiber maupun kolam semen banyak digunakan dalam pembesaran burayak. Di Indonesia sendiri, budidaya Udang Lobster Air Tawar &amp;nbsp; banyak ditemukan pada skala rumahan saja, utamanya pada pembenihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-budi-daya-udang-lobster.html&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Proses Pembenihan Udang Lobster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Cara Membedakan jantan dan betina Udang Lobster&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Sebelum melakukan pembenihan pembudidaya udang lobster harus dapat mengetahui terlebih dulu perbedaan antara udang lobster jantan dan betina. Cara membedakan kelamin yang paling muda adalah menggunakan teknis visual dari atas.Udang Lobster jantan dapat di lihat jika pada capik sebelah luarnya terdapat bercak berwarna merah. Namun, tanda merah itu baru muncul ketika Udang lobster berumur 3-4 bulan atau setelah udang lobster berukuran 3 inc (7 cm). Tanda merah ini juga merupakan tanda udang lobster jantan telah siap kawin (matang gonad). Sedangkan pada udang lobster betina di bagian yang sama tidak tampak tonjolan (penis). Ciri udang lobster betina adalah terdapat lubang pada pangkal kaki ketiga dari bawah (ekor). Lubang tersebut adalah kelamin udang lobster betina dan tempat mengeluarkan telurnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pemilihan Induk Udang Lobster&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pilih indukan yang berukuran di atas 4 inci (10 cm) atau berumur di atas 5-6 bulan karena udang lobster seperti ini akan memiliki jumlah anakan cukup banyak.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Tips memilih calon indukan yang berkualitas;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pilih indukan yang pertumbuhannya paling cepat di antara lobster-lobster yang lain&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Beli indukan di tempat penjual indukan yang telah bersertifikat&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perhatikan kelaminnya, jangan pilih lobster yang ”banci”. Pasalnya ada indukan yang mempunyai indukan betina, tetapi juga memiliki kelamin jantan (sering di sebut dengan lobster banci). Lobster tersebut kemungkinan besar tidak bisa bertelur&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Pilih lobster yang badannya gemuk. Hindari memilih indukan yang kepalanya besar tetapi tubuh dan ekornya kecil. Ciri tersebut menandakan lobsterkurang makan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Kawinkan lobster minimum ketika berumur 4 inci atau kira-kira berumur 5-6bulan. Semakin kecil (muda) lobster di kawinkan, pertumbuhan anakannya akan selalu lambat. Misalnya, jika mengawinkan lobster ukuran 3 inci (7,5cm) dan 4 inci (10 cm) akan jauh lebih cepat daripada yang 3 inci. Namun,&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;bukan berarti ukuran tubuh anakan lobster 3 inci tidak bisa melebihi tubuh induknya. Lobster tersebut tetap bisa tumbuh melebihi induknya tetapi &amp;nbsp;prosesnya lebih lambat. Lobster ukuran 3 inci memiliki jumlah telur 15 maksimum 50 butir, sedangkan lobster berukuran 4 inci bisa menghasilkan telur 200 butir.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Calon indukan lobster berkualitas bisa didapat dengan cara memisahkan lobster jantan dan betina ketika mereka berukuran 2 inci (5 cm). Paling bagus baru di kawinkan setelah masing-masing mencapai ukuran minimum&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt; &lt;/span&gt;4 inci (10 cm).&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;Perlu juga diketahui asal usul lobster atau keluarganya pilih jenis lobster yang murni dari spesies tertentu agar pertumbuhan anakan lobster lebih baik&lt;span style=&quot;font-family: &amp;quot;trebuchet ms&amp;quot; , sans-serif;&quot;&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/6662029963093967878/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-budi-daya-udang-lobster.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/6662029963093967878'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/6662029963093967878'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-budi-daya-udang-lobster.html' title='Usaha Budidaya Udang Lobster, Kehidupan Udang Lobster, Media hidup Udang Lobster, Proses Pembenihan Udang Lobster'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-OpP5GdLZSY0/VfztMYe1uNI/AAAAAAAACKs/fhsetdZbh3E/s72-c/lobster.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-5873324861790879351</id><published>2016-11-19T16:33:00.000-08:00</published><updated>2016-11-30T08:08:45.625-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perkebunan"/><title type='text'>Panduan Lengkap Bertani Semangka</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;span style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-bertani-semangka.html&quot;&gt;Panduan Lengkap Bertani Semangka&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Semangka atau tembikai (Citrullus lanatus, suku ketimun-ketimunan atau Cucurbitaceae) adalah tanaman merambat yang berasal dari daerah setengah gurun di Afrika bagian selatan. Tanaman ini masih sekerabat dengan labu-labuan (Cucurbitaceae), melon (Cucumis melo) dan ketimun (Cucumis sativus). Semangka biasa dipanen buahnya untuk dimakan segar atau dibuat jus. Biji semangka yang dikeringkan dan disangrai juga dapat dimakan isinya (kotiledon) sebagai kuaci, jadi prospek budidaya semangka di Indonesia masih tergolong bagus.&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana anggota suku ketimun-ketimunan lainnya, habitus tanaman ini merambat namun ia tidak dapat membentuk akar adventif dan tidak dapat memanjat. Jangkauan rambatan dapat mencapai belasan meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daunnya berlekuk-lekuk di tepinya. Bunganya sempurna, berwarna kuning, kecil (diameter 3cm). Semangka adalah andromonoecious monoklin, yaitu memiliki dua jenis bunga pada satu tumbuhan: bunga jantan, yang hanya memiliki benang sari (stamen), dan bunga banci/hermafrodit, yang memiliki benang sari dan putik (pistillum). Bunga banci dapat dikenali dari adanya bakal buah (ovarium) di bagian pangkal bunga berupa pembesaran berbentuk oval.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah semangka memiliki kulit yang keras, berwarna hijau pekat atau hijau muda dengan larik-larik hijau tua. Tergantung kultivarnya, daging buahnya yang berair berwarna merah atau kuning. Tanaman ini cukup tahan akan kekeringan terutama apabila telah memasuki masa pembentukan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Curah hujan ideal 40-50 mm/bulan. Seluruh areal pertanaman perlu sinar matahari sejak terbit sampai tenggelam. Suhu optimal ± 250 C. Semangka cocok ditanam di dataran rendah hingga ketinggian 600 m dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media Tanam. Kondisi tanah cukup gembur, kaya bahan organik, bukan tanah asam dan tanah kebun/persawahan yang telah dikeringkan. Cocok pada jenis tanah geluh berpasir. Keasaman tanah (pH) 6 - 6,7.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-bertani-semangka.html&quot;&gt;Penyiapan Media Semai&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 25-50 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Diamkan + 1 minggu di tempat teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Campurkan tanah halus (telah diayak) 2 bagian atau 2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian atau 1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang (1-3 kg) .Masukkan media semai ke dalam polybag kecil 8x10 cm sampai terisi hingga 90%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teknik Perkecambahan Benih&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Benih dimasukkan ke dalam kain lalu diikat, kemudian direndam dalam ramuan : 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 sendok POC NASA (direndam 8-12 jam). Benih dalam ikatan diambil, dibungkus koran kemudian diperam 1-2 hari. Jika ada yang berkecambah diambil untuk disemaikan dan jika kering tambah air dan dibungkus kain kemudian dimasukkan koran lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Semai Benih dan Pemeliharaan Bibit&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Media semai disiram air bersih secukupnya. Benih terpilih yang calon akarnya sudah sepanjang 2-3 mm, langsung disemai dalam polybag sedalam 1-1,5 cm. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh. Diberi perlindungan plastik transparan, salah satu ujung/pinggirnya terbuka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, dilakukan rutin setiap 3 - 4 hari sekali. Penyiraman 1-2 kali sehari. Pada umur 12-14 hari bibit siap ditanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pengolahan Media Tanam&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Lahan. Pembajakan sedalam + 30 cm, dihaluskan dan diratakan. Bersihkan lahan dari sisa-sisa perakaran dan batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembentukan Bedengan. Lebar bedengan 6-8 m, tinggi bedengan minimum 20 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengapuran. Penggunaan kapur per 1000 m2 pada pH tanah 4-5 diperlukan 150-200 kg dolomit , pH 5-6 dibutuhkan 75-150 kg dolomit dan pH &amp;gt;6 dibutuhkan dolomit sebanyak 50 kg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pemupukan Dasar&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Pupuk kandang 600 kg/ha, diberikan pada permukaan bedengan kurang lebih seminggu sebelum tanam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Pupuk anorganik berupa TSP (200 kg/ha), ZA (140 kg/ha) dan KCl (130 kg/ha).&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Siramkan POC NASA yang telah dicampur air secukupnya diatas bedengan dengan dosis + 1-2 botol/1000 m2. Hasil akan lebih bagus jika POC NASA digantikan SUPER NASA, dosis 1-2 botol/1000 m2 dengan cara :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif 1 : 1 botol SUPER NASA diencerkan dalam 3 liter air dijadikan larutan induk. Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk tadi untuk menyiram bedengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 lt diberi 1 peres sendok makan SUPER NASA untuk menyiram + 10 meter bedengan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bedengan perlu disiangi, disiram dan diberi plastik mulsa dengan lebar 110-150 cm agar menghambat penguapan air dan tumbuhnya tanaman liar. Di atas mulsa dilapisi jerami kering setebal 2-3 cm untuk perambatan semangka dan peletakan buah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan Lubang Tanaman. Dilakukan Satu minggu sebelum penanaman dengan kedalaman 8-10 cm. Berjarak 20-30 cm dari tepi bedengan dengan jarak antara lubang sekitar 90-100 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Penanaman. Penanaman sebaiknya pagi atau sore hari kemudian bibit disiram hingga cukup basah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyulaman. Sebaiknya dilakukan 3 - 5 hari setelah tanam.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyiangan. Tanaman semangka cukup mempunyai dua buah saja, dengan pengaturan cabang primer yang cenderung banyak. Dipelihara 2-3 cabang tanpa memotong ranting sekunder. Perlu penyiangan pada ranting yang tidak berguna, ujung cabang sekunder dipangkas dan disisakan 2 helai daun. Cabang sekunder yang tumbuh pada ruas yang ada buah dipotong karena mengganggu pertumbuhan buah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Perempelan. Dilakukan perempelan tunas-tunas muda yang tidak berguna karena mempengaruhi pertumbuhan pohon/buah semangka yang sedang berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengairan dan Penyiraman. Pengairan melalui saluran diantara bedengan atau digembor dengan interval 4-6 hari. Volume pengairan tidak boleh berlebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu Penyemprotan HORMONIK. Semprotkan HORMONIK sejenis ZPT/hormon alami. Dosis HORMONIK : 1-2 cc/lt air atau 1-2 tutup HORMONIK + 3-4 tutup POC NASA setiap tangki semprot. Penyemprotan pada umur 21 - 70 hari, interval 7 hari sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pilih buah yang cukup besar, terletak antara 1,0-1,5 m dari perakaran tanaman, bentuk baik dan tidak cacat. Setiap tanaman diperlukan calon buah 1-2 buah, sisanya di pangkas. Semenjak calon buah ± 2 kg sering dibalik guna menghindari warna yang kurang baik akibat ketidakmerataan terkena sinar matahari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Hama dan Penyakit Tanaman Semangka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thrips. Berukuran kecil ramping, warna kuning pucat kehitaman, mempunyai sungut badan beruas-ruas. Cara penularan secara mengembara dimalam hari, menetap dan berkembang biak. Pengendalian: semprotkan Natural BVR atau Pestona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ulat Perusak Daun. Berwarna hijau dengan garis hitam/berwarna hijau bergaris kuning, gejala : daun dimakan sampai tinggal lapisan lilinnya dan terlihat dari jauh seperti berlubang. Pengendalian: dilakukan penyemprotan Natural Vitura atau Pestona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tungau. Binatang kecil berwarna merah agak kekuningan/kehijauan berukuran kecil mengisap cairan tanaman. Tandanya, tampak jaring-jaring sarang binatang ini di bawah permukaan daun, warna dedaunan akan pucat. Pengendalian: semprot Natural BVR atau Pestona.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Ulat Tanah. Berwarna hitam berbintik-bintik/bergaris-garis, panjang tubuh 2-5 cm, aktif merusak dan bergerak pada malam hari. Menyerang daun, terutama tunas-tunas muda, ulat dewasa memangsa pangkal tanaman. Pengendalian: (1) penanaman secara serempak pada daerah yang berdekatan untuk memutus siklus hidup hama dan pemberantasan sarang ngengat disekitarnya; (2) pengendalian dengan penyemprotan Natural Vitura/Virexi atau Pestona.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Lalat Buah. Ciri-ciri mempunyai sayap yang transparan berwarna kuning dengan bercak-bercak dan mempunyai belalai. Tanda-tanda serangan : terdapat bekas luka pada kulit buah (seperti tusukan belalai), daging buah beraroma sedikit masam dan terlihat memar. Pengendalian : membersihkan lingkungan, tanah bekas hama dibalikan dengan dibajak/dicangkul, pemasangan perangkap lalat buah dan semprot Pestona.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penyakit Tanaman Semangka&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Layu Fusarium. Penyebab: lingkungan/situasi yang memungkinkan tumbuh jamur (hawa yang terlalu lembab). Gejala: timbul kebusukan pada tanaman yang tadinya lebat dan subur. Pengendalian: (1) dengan pergiliran masa tanam dan menjaga kondisi lingkungan, menanam pada areal baru yang belum ditanami, (2) pemberian Natural GLIO sebelum atau pada saat tanam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Bercak Daun. Penyebab: spora bibit penyakit terbawa angin dari tanaman lain yang terserang. Gejala: permukaan daun terdapat bercak-bercak kuning dan selanjutnya menjadi coklat akhirnya mengering dan mati, atau terdapat rumbai-rumbai halus berwarna abu-abu/ungu. Pengendalian: seperti pada penyakit layu fusarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antraknosa. Penyebab: seperti penyakit layu fusarium. Gejala: daun terlihat bercak-bercak coklat yang akhirnya berubah warna kemerahan dan akhirnya daun mati. Bila menyerang buah, tampak bulatan berwarna merah jambu yang lama kelamaan semakin meluas. Pengendalian: seperti pengendalian penyakit layu fusarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Busuk Semai. Menyerang pada benih yang sedang disemaikan. Gejala: batang bibit berwarna coklat, merambat dan rebah kemudian mati. Pengendalian: pemberian Natural GLIO sebelum penyemaian di media semai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Busuk Buah. Penyebab: jamur/bakteri patogen yang menginfeksi buah menjelang masak dan aktif setelah buah mulai dipetik. Pengendalian: hindari dan cegah terjadinya kerusakan kulit buah, baik selama pengangkutan maupun penyimpanan, pemetikan buah dilakukan pada waktu siang hari tidak berawan/hujan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Karat Daun. Penyebab: virus yang terbawa oleh hama tanaman yang berkembang pada daun tanaman. Gejala: daun melepuh, belang-belang, cenderung berubah bentuk, tanaman kerdil dan timbul rekahan membujur pada batang. Pengendalian: sama seperti penyakit layu fusarium.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Catatan : Jika pengendalian hama penyakit menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia. Agar penyemprotan pestisida kimia dapat merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata AERO 810 dengan dosis + 5 ml ( 1/2 tutup)/tangki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Waktu Panen Semangka&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Ciri dan Umur Panen. Umur panen setelah 70-100 hari setelah penanaman. Ciri-cirinya: terjadi perubahan warna buah, dan batang buah mulai mengecil maka buah tersebut bisa dipetik (dipanen).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Panen. Pemetikan buah sebaiknya dilakukan pada saat cuaca cerah sehingga buah dalam kondisi kering permukaan kulitnya, dan tahan selama dalam penyimpananan ataupun ditangan para pengecer. Sebaiknya pemotongan buah semangka dilakukan beserta tangkainya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/5873324861790879351/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-bertani-semangka.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5873324861790879351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5873324861790879351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-lengkap-bertani-semangka.html' title='Panduan Lengkap Bertani Semangka'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-2420328819449952413</id><published>2016-11-19T15:26:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T06:23:13.576-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Benih Bawang Merah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Cara Budidaya bawang merah"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><title type='text'>Panduan Budidaya Bawang Merah Mulai dari Cara Budidaya bawang merah</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-bawang-merah.html&quot;&gt;BAWANG MERAH&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bawang merah adalah sejenis tanaman yang menjadi bumbu berbagai masakan Asia Tenggara dan dunia. Orang Jawa mengenalnya sebagai brambang. Bagian yang paling banyak dimanfaatkan adalah umbi, meskipun beberapa tradisi kuliner juga menggunakan daun serta tangkai bunganya sebagai bumbu penyedap masakan. Tanaman ini diduga berasal dari daerah Asia Tengah dan Asia Tenggara.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-B_MnQ0cPIT4/VlI7zeVp8mI/AAAAAAAACMQ/9SPT-TjM3RQ/s1600/Bawang%2BMerah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Budidaya bawang merah&quot; border=&quot;0&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-B_MnQ0cPIT4/VlI7zeVp8mI/AAAAAAAACMQ/9SPT-TjM3RQ/s1600/Bawang%2BMerah.jpg&quot; title=&quot;Cara Budidaya bawang merah&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bunga bawang merah merupakan bunga majemuk berbentuk tandan yang bertangkai dengan 50-200 kuntum bunga. Pada ujung dan pangkal tangkai mengecil dan dibagian tengah menggembung, bentuknya seperti pipa yang berlubang didalamnya. Tangkai tandan bunga ini sangat panjang, lebih tinggi dari daunnya sendiri dan mencapai 30-50 cm. Bunga bawang merah termasuk bunga sempurna yang tiap bunga terdapat benang sari dan kepala putik. Bakal buah sebenarnya terbentuk dari 3 daun buah yang disebut carpel, yang membentuk tiga buah ruang dan dalam tiap ruang tersebut terdapat 2 calon biji.Buah berbentuk bulat dengan ujung tumpul. Bentuk biji agak pipih. Biji bawang merah dapat digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman secara generatif.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Bawang merah mengandung vitamin C, kalium, serat, dan asam folat. Selain itu, bawang merah juga mengandung kalsium dan zat besi. Bawang merah juga mengandung zat pengatur tumbuh alami berupa hormon auksin dan giberelin. Kegunaan lain bawang merah adalah sebagai obat tradisional, bawang merah dikenal sebagai obat karena mengandung efek antiseptik dan senyawa alliin. Senyawa alliin oleh enzim alliinase selanjutnya diubah menjadi asam piruvat, amonia, dan alliisin sebagai anti mikoba yang bersifat bakterisida.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-bawang-merah.html&quot;&gt;Benih bawang merah&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Varietas benih untuk budidaya bawang merah cukup banyak. Ada benih lokal hingga benih hibrida impor. Bentuk benihnya ada yang dari biji, ada juga berupa umbi. Kebanyakan budidaya bawang merah di sentra-sentra produksi menggunakan umbi sebagai benih.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Benih bawang merah yang baik berasal dari umbi yang dipanen tua, lebih dari 80 hari untuk dataran rendah dan 100 hari dataran tinggi. Benih bawang merah yang baik setidaknya telah disimpan 2-3 bulan. Ukuran benih sekitar 1,5-2 cm dengan bentuk yang bagus, tidak cacat, berwarna merah tua mengkilap.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Cara Budidaya bawang merah&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kebutuhan benih untuk budidaya bawang werah tergantung dengan varietas, ukuran benih dan jarak tanam. Untuk jarak tanam 20×20 dengan bobot umbi 5 gram dibutuhkan sekitar 1,4 ton benih per hektar. Untuk bobot yang sama dengan jarak tanam 15×15 dibutuhkan 2,4 ton per hektar. Bila bobot umbi lebih kecil, kebutuhan umbi per hektarnya lebih sedikit lagi.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Pengolahan tanah dan penanaman&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tanah dibuat bedengan dengan lebar 1-1,2 meter, tinggi 20-30 cm dan panjang sesusai dengan kondisi kebun. Jarak antar bedengan 50 cm, sekaligus dijadikan parit sedalam 50 cm. Cangkul bedengan sedalam 20 cm, gemburkan tanahnya. Bentuk permukaan atau bagian atas bedengan rata, tidak melengkung.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tambahkan kapur atau dolomit sebanyak 1-1,5 ton per hektar apabila keasaman tanah kurang dari pH 5,6. Penambahan kapur setidaknya diberikan 2 minggu sebelum tanam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gunakan 15-20 pupuk kompos atau pupuk kandang sebagai pupuk dasar. Tebarkan pupuk di atas bedengan dan aduk dengan tanah hingga merata. Bisa juga ditambahkan urea, ZA, SP-36 dan KCL sebanyak 47 kg, 100 kg, 311 kg dan 56 kg setiap hektarnya. Campur pupuk buatan tersebut sebelum diaplikasikan. Biarkan selama satu minggu sebelum bedengan ditanami.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-zCahSA2gD_E/VlI8FWuF3RI/AAAAAAAACMY/AndHhhNvpWg/s1600/Bibit%2BBawang%2BMerah.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Cara Budidaya bawang merah&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-zCahSA2gD_E/VlI8FWuF3RI/AAAAAAAACMY/AndHhhNvpWg/s320/Bibit%2BBawang%2BMerah.jpg&quot; title=&quot;Cara Budidaya bawang merah&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Siapkan benih atau umbi bawang merah yang siap tanam. Apabila umur umbi masih kurang dari 2 bulan, lakukan pemogesan terlebih dahulu. Pemogesan adalah pemotongan bagian ujung umbi, sekitar 0,5 cm. Fungsinya untuk memecahkan masa dorman dan mempercepat tumbuhnya tananaman.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jarak tanam untuk budidaya bawang merah pada saat musim kemarau dipadatkan hingga 15×15 cm. Sedangkan pada musim hujan setidaknya dibuat hingga 20×20 cm. Benih bawang merah ditanam dengan cara membenamkan seluruh bagian umbi kedalam tanah.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perawatan budidaya bawang merah&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Penyiraman pada budidaya bawang merah hendaknya dilakukan sehari dua kali setiap pagi dan sore. Setidaknya hingga tanaman berumur 10 hari. Setelah itu, frekuensi penyiraman bisa dikurangi hingga satu hari sekali.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Pemupukan susulan diberikan setelah tanaman bawang merah berumur 2 minggu. Jenis pupuk terdiri dari campuran urea, ZA, dan KCl yang diaduk rata. Komposisi masing-masing pupuk sebanyak 93 kg, 200 kg dan 112 kg untuk setiap hektarnya. Pemupukan susulan selanjutnya diberikan pada minggu ke-5 dengan komposisi urea, ZA, KCl sebanyak 47 kg, 100 kg, 56 kg per hektar. Pemupukan diberikan dengan membuat garitan disamping tanaman.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/2420328819449952413/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-bawang-merah.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/2420328819449952413'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/2420328819449952413'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/panduan-budidaya-bawang-merah.html' title='Panduan Budidaya Bawang Merah Mulai dari Cara Budidaya bawang merah'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-B_MnQ0cPIT4/VlI7zeVp8mI/AAAAAAAACMQ/9SPT-TjM3RQ/s72-c/Bawang%2BMerah.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-5831261847520418191</id><published>2016-11-09T01:38:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T06:23:52.404-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Jenis Bisnis Industri"/><title type='text'>Jenis-jenis Bisnis Industri dan Bisnis Budidaya Tanaman</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;b&gt;Jenis-jenis Bisnis Industri&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bisnis Budidaya Tanaman&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Jeruk | jeruk limau | Budidaya Tanaman Jeruk | Manfaat Jeruk&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jeruk atau limau adalah semua tumbuhan berbunga anggota marga Citrus dari suku Rutaceae (suku jeruk-jerukan). Anggotanya berbentuk pohon dengan buah yang berdaging dengan rasa masam yang segar, meskipun banyak di antara anggotanya yang memiliki rasa manis. Rasa masam berasal dari kandungan asam sitrat yang memang menjadi terkandung pada semua anggotanya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Budidaya Tanaman Buah Matoa&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Matoa adalah tanaman buah khas Papua, tergolong pohon besar dengan tinggi rata-rata 18 meter dengan diameter rata-rata maksimum 100 cm. Umumnya berbuah sekali dalam setahun. Berbunga pada bulan Juli sampai Oktober dan berbuah 3 atau 4 bulan kemudian. Penyebaran buah matoa di Papua hampir terdapat di seluruh wilayah dataran rendah hingga ketinggian ± 1200 m dpl. Tumbuh baik pada daerah yang kondisi tanahnya kering (tidak tergenang) dengan lapisan tanah yang tebal. Iklim yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang baik adalah iklim dengan curah hujan yang tinggi (&amp;gt;1200 mm/tahun). Matoa juga terdapat di beberapa daerah di Sulawesi, Maluku, dan Papua New Guinea. Buah matoa memiliki rasa yang manis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;Budidaya Kelapa Sawit&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;Kelapa sawit (Elaeis) adalah tumbuhan industri penting penghasil minyak masak, minyak industri, maupun bahan bakar (biodiesel). Perkebunannya menghasilkan keuntungan besar sehingga banyak hutan dan perkebunan lama dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit. Indonesia adalah penghasil minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Di Indonesia penyebarannya di daerah Aceh, pantai timur Sumatra, Jawa, dan Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;Budidaya Tanaman Jagung&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Jagung (Zea mays L.) merupakan salah satu tanaman pangan dunia yang terpenting, selain gandum dan padi. Sebagai sumber karbohidrat utama di Amerika Tengah dan Selatan, jagung juga menjadi alternatif sumber pangan di Amerika Serikat. Penduduk beberapa daerah di Indonesia (misalnya di Madura dan Nusa Tenggara) juga menggunakan jagung sebagai pangan pokok. Selain sebagai sumber karbohidrat, jagung juga ditanam sebagai pakan ternak (hijauan maupun tongkolnya), diambil minyaknya (dari bulir), dibuat tepung (dari bulir, dikenal dengan istilah tepung jagung atau maizena), dan bahan baku industri (dari tepung bulir dan tepung tongkolnya). Tongkol jagung kaya akan pentosa, yang dipakai sebagai bahan baku pembuatan furfural. Jagung yang telah direkayasa genetika juga sekarang ditanam sebagai penghasil bahan farmasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Budidaya Rumput Laut&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Rumput laut (sea weeds) yang dalam dunia ilmu pengetahuan dikenal sebagai Algae sangat populer dalam dunia perdagangan akhir - akhir ini. Rumput laut dikenal pertama kali oleh bangsa Cina kira - kira tahun 2700 SM. Pada saat itu rumput laut banyak digunakan untuk sayuran dan obat - obatan. Pada tahun 65 SM, bangsa Romawi memanfaatkannya sebagai bahan baku kosmetik. Namun dengan perkembangan waktu, pengetahuan tentang rumput lautpun semakin berkembang. Spanyol, Perancis, dan Inggris menjadikan rumput laut sebagai bahan baku pembuatan gelas.&lt;br /&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;Bisnis Budidaya Ternak&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2015/09/peluang-usaha-jenis-itik.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Peluang Usaha Jenis Bebek atau Itik&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk peluang usaha bisnis kita telah mengenali Bebek atau Itik, karena itu adalah nama umum untuk beberapa spesies burung dalam famili Anatidae. Bebek umumnya adalah burung akuatik yang sebagian besar berukuran lebih kecil dibandingkan kerabatnya, angsa dan angsa berleher pendek, dan dapat ditemukan pada perairan air tawar maupun air laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2015/09/itik-pemilihan-kandang-dan-penempatan.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Pemilihan Kandang dan penempatan kandang Bebek yang baik&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kandang merupakan istilah umum dalam bahasa Indonesia, sedangkan bahasa Inggris memiliki banyak istilah yang seringkali dibedakan menurut jenis hewan yang dipelihara dan cara pemeliharaannya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2015/09/ayam-cara-usaha-ayam-jenis-usaha-ayam.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Peluang Usaha Beternak Ayam&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;Ayam ras pedaging disebut juga broiler, yang merupakan jenis ras unggulan hasil persilangan dari bangsa-bangsa ayam yang memiliki daya produktivitas tinggi, terutama dalam memproduksi daging ayam. Sebenarnya ayam broiler ini baru populer di Indonesia sejak tahun 1980-an di mana pemegang kekuasaan mencanangkan panggalakan konsumsi daging ruminansia yang pada saat itu semakin sulit keberadaannya. Hingga kini ayam broiler telah dikenal masyarakat Indonesia dengan berbagai kelebihannya. Hanya 5-6 minggu sudah bisa dipanen. Dengan waktu pemeliharaan yang relatif singkat dan menguntungkan, maka banyak peternak baru serta peternak musiman yang bermunculan di berbagai wilayah Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2015/02/cara-beternak-udang-pengembangan-ternak.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Budidaya Udang&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udang Harimau (Penaeus Monodon)Adalah salah satu jenis udang air payau / laut yang sesuai diternak di kolam kerana ianya mempunyai daya ketahanan yang tinggi dan kadar tumbesaran yang cepat. Di Malaysia akhir-akhir ini, usaha menternak udang harimau sedang berkembang pesat dengan semakin bertambahnya penglibatan dari pihak swasta, agensi kerajaan dan juga orang perseorangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2015/03/strategi-pemasaran.html&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;Strategi Pemasaran Hasil Industri&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;Strategi pemasaran merupakan hal yang sangat penting bagi perusahaan dimana strategi pemasaran merupakan suatu cara mencapai tujuan dari sebuah perusahaan. Hal ini juga didukung oleh pendapat Swastha “Strategi adalah serangkaian rancangan besar yang menggambarkan bagaimana sebuah perusahaan harus beroperasi untuk mencapai tujuannya.” Sehingga dalam menjalankan usaha kecil khususnya diperlukan adanya pengembangan melalui strategi pemasarannya. Karena pada saat kondisi kritis justru usaha kecil-lah yang mampu memberikan pertumbuhan terhadap pendapatan masyarakat. Pemasaran Menurut W.Y.Stanton pemasaran adalah sesuatu yang meliputi seluruh sistem yang berhubungan dengan tujuan untuk merencanakan dan menentukan harga sampai dengan mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang bisa memuaskan kebutuhan pembeli aktual maupun potensial.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/5831261847520418191/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/jenis-jenis-bisnis-industri-dan-bisnis.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5831261847520418191'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5831261847520418191'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/jenis-jenis-bisnis-industri-dan-bisnis.html' title='Jenis-jenis Bisnis Industri dan Bisnis Budidaya Tanaman'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-4840392423856209827</id><published>2016-11-08T11:53:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T06:26:13.865-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Peternakan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Burung Merak"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Populasi Merak Biru"/><title type='text'>Keindahan dan Kemolekan Burung Merak</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/01/burung-merak-merak-biru-merak-india.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; title=&quot;Burung Merak&quot;&gt;Burung Merak&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: right; margin-left: 1em; text-align: right;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-iGf_jTA7lOI/TacM6O5D4GI/AAAAAAAAA4c/LOk_YM_Tt7g/s1600/Merak+Biru.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;320&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-iGf_jTA7lOI/TacM6O5D4GI/AAAAAAAAA4c/LOk_YM_Tt7g/s320/Merak+Biru.jpg&quot; width=&quot;257&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Cendrawasih&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Merak Biru atau Merak India, yang dalam nama ilmiahnya Pavo cristatus adalah salah satu burung dari tiga spesies burung merak. Merak Biru mempunyai bulu berwarna biru gelap mengilap. Burung jantan dewasa berukuran besar, panjangnya dapat mencapai 230cm, dengan penutup ekor yang sangat panjang berwarna hijau metalik. Di atas kepalanya terdapat jambul tegak biru membentuk kipas. Burung betina berukuran lebih kecil dari burung jantan. Bulu-bulunya tidak mengilap, berwarna coklat kehijauan dengan garis-garis hitam dan tanpa dihiasi bulu penutup ekor. Burung muda seperti betina.&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/01/burung-merak-merak-biru-merak-india.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; title=&quot;Populasi Merak Biru&quot;&gt;Populasi Merak Biru&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Populasi Merak Biru tersebar di hutan terbuka dengan padang rumput di India, Pakistan, Sri Lanka, Nepal dan Bhutan. Sebelumnya spesies ini ditemukan juga di Bangladesh, namun sekarang kemungkinan besar telah punah di sana.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Merak jantan adalah poligami spesies, mempunyai pasangan lebih dari satu. Pada musim berbiak, burung jantan memamerkan bulu ekornya di depan burung betina. Bulu-bulu penutup ekor dibuka membentuk kipas dengan bintik berbentuk mata berwarna biru. Burung betina biasanya menetaskan tiga sampai enam butir telur.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align=&quot;center&quot; cellpadding=&quot;0&quot; cellspacing=&quot;0&quot; class=&quot;tr-caption-container&quot; style=&quot;float: left; margin-right: 1em; text-align: left;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://4.bp.blogspot.com/-smH-J3OggHQ/TacNlP7MlVI/AAAAAAAAA4k/shHSiUVzPp4/s1600/Merak+Biru.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: auto; margin-right: auto;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;212&quot; src=&quot;https://4.bp.blogspot.com/-smH-J3OggHQ/TacNlP7MlVI/AAAAAAAAA4k/shHSiUVzPp4/s320/Merak+Biru.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;&quot;&gt;&lt;td class=&quot;tr-caption&quot; style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;Cendrawasih&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Pakan burung Merak Biru terdiri dari aneka biji-bijian, pucuk rumput dan dedaunan, aneka serangga, serta berbagai jenis hewan kecil seperti cacing, laba-laba dan kadal kecil. Merak Biru adalah burung nasional negara India. Spesies ini juga memegang peranan penting dalam mitologi Buddha, Hindu dan kebudayaan-kebudayaan lainnya. Burung Merak Biru dievaluasikan sebagai beresiko rendah di dalam IUCN Red List.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/4840392423856209827/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/keindahan-dan-kemolekan-burung-merak.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/4840392423856209827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/4840392423856209827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/keindahan-dan-kemolekan-burung-merak.html' title='Keindahan dan Kemolekan Burung Merak'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-iGf_jTA7lOI/TacM6O5D4GI/AAAAAAAAA4c/LOk_YM_Tt7g/s72-c/Merak+Biru.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-3599045232434099104</id><published>2016-11-08T11:51:00.000-08:00</published><updated>2016-12-02T06:25:05.859-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Tanaman"/><title type='text'>Manfaat Ubi Jalar Untuk Kesehatan, Bunga ubi jalar</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://2.bp.blogspot.com/-Plf5vpVaT34/VPk-BapTqAI/AAAAAAAABZ0/5VWb2uDOAbk/s1600/Ubi-Jalar.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;148&quot; src=&quot;https://2.bp.blogspot.com/-Plf5vpVaT34/VPk-BapTqAI/AAAAAAAABZ0/5VWb2uDOAbk/s1600/Ubi-Jalar.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/08/ubi-jalar-manfaat-ubi-jalar.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot; title=&quot;Ubi&quot;&gt;UBI&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;Ubi jalar atau ketela rambat adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/08/ubi-jalar-manfaat-ubi-jalar.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; style=&quot;font-family: &#39;trebuchet ms&#39;, sans-serif; text-align: justify;&quot; target=&quot;_blank&quot; title=&quot;Bunga Ubi Jalar&quot;&gt;Bunga ubi jalar&lt;/a&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan, Papua. Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Ubi jalar dapat dibudidayakan melalui stolon/batang rambatnya. cara menanamnya cukup mudah, dengan mencangkul lahan yang mau ditanami sehingga stolon/batang rambat ubi jalar mudah dimasukkan dalam tanah. pemeliharaannya cukup mudah. ubi jalar akan tumbuh baik bila lahan terkena matahari langsung, pemeliharaan dari gulma untuk menghindari persaingan unsur hara disekitar tanaman. pemberian pupuk UREA atau Organik akan menambah hasil panen yang lebih bagus. Panen ubi jalar yaitu dengan mencangkuli sekitar tanaman,ini untuk mempermudah ubi rusak karena terkena cangkul atau alat pertanian.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Berdasarkan riset yang dilakukan Institut Pertanian Bogor, ubi jalar merah yang berasal dari Papua mengandung senyawa beta karotena yang mampu menurunkan infeksi HIV/AIDS. Sehingga diusulkan menjadi diet utama penderita HIV/AIDS bersama bahan lain. Dibandingkan dengan bahan makanan pokok lain, ubi jalar biasa memiliki kandungan senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, yaitu mencapai 14187 IU per 100 gram porsi, atau mencapai 89% kebutuhan harian. Beta karotena termasuk salah satu senyawa pembentuk vitamin A.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: &amp;quot;Trebuchet MS&amp;quot;,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kandungan kimia pada ubi jalar adalah protein, lemak, karbohidrat, kalori, serat, abu, kalsium, fosfor, zat besi, karoten, vitamin B1, B2, C, dan asam nikotinat. Menurut pakar tanaman obat Prof Hembing Wijayakusuma, ubi jalar memiliki sifat kimia manis, dingin, astringen. Efek farmakologisnya berkhasiat sebagai tonik, menghentikan perdarahan. Bagian yang bisa dimanfaatkan adalah ubi dan daun. Ubi jalar bisa digunakan untuk mengatasi kencing manis (diabetes mellitus), Caranya ambil 100 gram ubi jalar, 15 gram kulit labu bligo (Benincasa hispida), dan 50 gram biji alpukat direbus dengan 1.000 cc air hingga tersisa 500 cc. Lalu disaring dan diminum airnya, sedangkan ubinya dimakan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/3599045232434099104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/10/manfaat-ubi-jalar-untuk-kesehatan-bunga.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3599045232434099104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3599045232434099104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/10/manfaat-ubi-jalar-untuk-kesehatan-bunga.html' title='Manfaat Ubi Jalar Untuk Kesehatan, Bunga ubi jalar'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://2.bp.blogspot.com/-Plf5vpVaT34/VPk-BapTqAI/AAAAAAAABZ0/5VWb2uDOAbk/s72-c/Ubi-Jalar.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-484636598552737947</id><published>2016-11-08T11:49:00.001-08:00</published><updated>2016-12-02T06:25:43.733-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Peternakan"/><title type='text'>Jenis-Jenis Kambing Kampung</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;MsoNormal&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-jzbCK22G7RA/VPbbaFtev4I/AAAAAAAABV8/6eJDDwLzi_g/s1600/Budidaya-Kambing.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;146&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-jzbCK22G7RA/VPbbaFtev4I/AAAAAAAABV8/6eJDDwLzi_g/s1600/Budidaya-Kambing.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;b&gt;KAMBING&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kambing merupakan binatang memamah biak yang berukuran sedang. Kambing ternak (Capra aegagrus hircus) adalah subspesies kambing liar yang secara alami tersebar di Asia Barat Daya (daerah &quot;Bulan sabit yang subur&quot; dan Turki) dan Eropa. Kambing liar jantan maupun betina memiliki tanduk sepasang, namun tanduk pada kambing jantan lebih besar. Umumnya, kambing mempunyai jenggot, dahi cembung, ekor agak ke atas, dan kebanyakan berbulu lurus dan kasar. Panjang tubuh kambing liar, tidak termasuk ekor, adalah 1,3 meter - 1,4 meter, sedangkan ekornya 12 sentimeter - 15 sentimeter. Bobot yang betina 50 kilogram - 55 kilogram, sedangkan yang jantan bisa mencapai 120 kilogram. Kambing liar tersebar dari Spanyol ke arah timur sampai India, dan dari India ke utara sampai Mongolia dan Siberia. Habitat yang disukainya adalah daerah pegunungan yang berbatu-batu.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kambing sudah dibudidayakan manusia kira-kira 8000 hingga 9000 tahun yang lalu. Di alam aslinya, kambing hidup berkelompok 5 sampai 20 ekor. Dalam pengembaraannnya mencari makanan, kelompok kambing ini dipimpin oleh kambing betina yang paling tua, sementara kambing-kambing jantan berperan menjaga keamanan kawanan. Waktu aktif mencari makannya siang maupun malam hari. Makanan utamanya adalah rumput-rumputan dan dedaunan.&lt;/div&gt;Perkembangbiakan Kambing&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kambing berkembang biak dengan melahirkan. Kambing bisa melahirkan dua hingga tiga ekor anak, setelah bunting selama 150 hingga 154 hari. Dewasa kelaminnya dicapai pada usia empat bulan. Dalam setahun, kambing dapat beranak sampai dua kali.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jenis-jenis kambing&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kambing kacang&lt;/b&gt;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://lh4.googleusercontent.com/-SYgYq99akVA/TXxqqNODBDI/AAAAAAAAAYo/RTSj0akE6Tc/s1600/Kambing-Kacang.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://lh4.googleusercontent.com/-SYgYq99akVA/TXxqqNODBDI/AAAAAAAAAYo/RTSj0akE6Tc/s200/Kambing-Kacang.jpg&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kambing kacang adalah ras unggul kambing yang pertama kali dikembangkan di Indonesia. Badannya kecil. Tinggi gumba pada yang jantan 60 sentimeter hingga 65 sentimeter, sedangkan yang betina 56 sentimeter. Bobot pada yang jantan bisa mencapai 25 kilogram, sedang yang betina seberat 20 kilogram. Telinganya tegak, berbulu lurus dan pendek. Baik betina maupun yang jantan memiliki dua tanduk yang pendek.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kambing Etawa&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://lh4.googleusercontent.com/-2-NRl8rrmjw/TXxrwJvXU4I/AAAAAAAAAYs/JiYhvoxNKjc/s1600/Kambing-Etawa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;200&quot; src=&quot;https://lh4.googleusercontent.com/-2-NRl8rrmjw/TXxrwJvXU4I/AAAAAAAAAYs/JiYhvoxNKjc/s200/Kambing-Etawa.jpg&quot; width=&quot;150&quot; /&gt;&lt;/a&gt;Kambing Etawa didatangkan dari India yang disebut kambing Jamnapari. Badannya besar, tinggi gumba yang jantan 90 sentimeter hingga 127 sentimeter dan yang betina hanya mencapai 92 sentimeter. Bobot yang jantan bisa mencapai 91 kilogram, sedangkan betina hanya mencapai 63 kilogram. Telinganya panjang dan terkulai ke bawah. Dahi dan hidungnya cembung. Baik jantan maupun betina bertanduk pendek. Kambing jenis ini mampu menghasilkan susu hingga tiga liter per hari. Keturunan silangan (hibrida) kambing Etawa dengan kambing lokal dikenal sebagai sebagai kambing &quot;Peranakan Etawa&quot; atau &quot;PE&quot;. Kambing PE berukuran hampir sama dengan Etawa namun lebih adaptif terhadap lingkungan lokal Indonesia.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://lh5.googleusercontent.com/-BPqP3EoSgm8/TXxr8S1fw9I/AAAAAAAAAYw/bt1Hiua4X_c/s1600/Kambing-Jawa.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;193&quot; src=&quot;https://lh5.googleusercontent.com/-BPqP3EoSgm8/TXxr8S1fw9I/AAAAAAAAAYw/bt1Hiua4X_c/s200/Kambing-Jawa.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;b&gt;Kambing Jawarandu&lt;/b&gt;Kambing Jawarandu merupakan kambing hasil persilangan antara kambing Etawa dengan kambing Kacang. Kambing ini memliki ciri separuh mirip kambing Etawa dan separuh lagi mirip kambing Kacang. Kambing ini dapat menghasilkan susu sebanyak 1,5 liter per hari.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Kambing Saenen&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://lh3.googleusercontent.com/-bh4mbJjlN6M/TXxsmsuAmTI/AAAAAAAAAY0/qE_NQKp4N4Q/s1600/Kambing-Saenam.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;147&quot; src=&quot;https://lh3.googleusercontent.com/-bh4mbJjlN6M/TXxsmsuAmTI/AAAAAAAAAY0/qE_NQKp4N4Q/s200/Kambing-Saenam.jpg&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-left: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;MsoListParagraphCxSpMiddle&quot; style=&quot;font-family: &amp;quot;arial&amp;quot;,&amp;quot;helvetica&amp;quot;,sans-serif; margin-right: 18pt; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;rtl&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-family: serif;&quot;&gt;Kambing Saenen berasal dari Saenen, Swiss. Baik kambing jantan maupun betinanya tidak memliki tanduk. Warna bulunya putih atau krem pucat. Hidung, telinga dan kambingnya berwarna belang hitam. Dahinya lebar, sedangkan telinganya berukuran sedang dan tegak. Kambing ini merupakan jenis kambing penghasil susu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;Tujuan adalah:&lt;br /&gt;&lt;ul style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;li&gt;Untuk mengedarkan pengetahuan dan informasi umum atas kambing.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk memperluas dan mendorong menjaga kambing, sehingga untuk meningkatkan produksi dan penggunaan produk mereka.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk meningkatkan berbagai keturunan kambing, dan terutama untuk mengembangkan sifat-sifat yang umumnya diakui dan dihargai.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Untuk melindungi terhadap kekejaman dari sumber apapun.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Dalam kelanjutan dari benda-benda tersebut di atas tetapi tidak lebih lanjut atau sebaliknya, Masyarakat harus memiliki kekuatan untuk memajukan kesejahteraan kambing dan memenuhi perannya sebagai focal point untuk semua kegiatan goatkeeping di Inggris, termasuk hubungan dekat dengan Pemerintah yang relevan departemen.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/484636598552737947/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/jenis-jenis-kambing-kampung.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/484636598552737947'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/484636598552737947'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/jenis-jenis-kambing-kampung.html' title='Jenis-Jenis Kambing Kampung'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-jzbCK22G7RA/VPbbaFtev4I/AAAAAAAABV8/6eJDDwLzi_g/s72-c/Budidaya-Kambing.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-0.789275 113.92132700000002 -0.789275 113.92132700000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-8108545063523308320</id><published>2016-11-08T11:37:00.000-08:00</published><updated>2016-11-08T11:37:18.074-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Agrobisnis"/><title type='text'>Usaha Budidaya Kopi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/01/kopi-malabar-sang-pembebas-hutang.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;img alt=&quot; Kopi Malabar Sang Pebebas Hutang&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;424&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-X0HyjMp7Vqw/VpSeXMJp84I/AAAAAAAABxM/2jUMPDLkz9o/s640/sang%2Bpembebas%2Bhutang.jpg&quot; title=&quot;Sang Pembebas HUTANG&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sore itu sungguh istimewa. Hujan pada akhir Desember tampak turun malu-malu dan enggan. Menyeruput secangkir &lt;i&gt;&lt;b&gt;kopi malabar&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; terasa sangat nikmat dikaki pegunungan Malabar yang berhawa dingin.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Keramahan penyaji hanyalah secuil kenikmatan bawaan dari &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://www.desimasi.com/2016/01/kopi-khatulistiwa-dengan-berbagai-rasa.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;kopi beraroma khas&lt;/a&gt; &lt;/b&gt;itu. Cerita kelahiran biji kopi itu menambah keakraban dengan petani, penyaji dan kopi itu sendiri. Kabut sore mulai menyelimuti lereng. Nuri masih berkisah tentang leluluhur biji kopi yang sedang kami nikmati. Perjalanan panjang menemukan sang pembebas hutang. Bagi Nuri, pemilihan benih adalah langkah yang paling menentukan bagi seorang petani ketika mulai berkebun kopi. Kegundahannya akan hutan Malabar yang kian gundul menuntunnya untuk berburu benih kopi ke berbagai daerah di Indonesia. Ia menyambangi Kintamandi di Bali, belajar ke Jember, hingga menyeberang ke Medan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Akhirnya sampailah ke Medan. Bapak Ketemu dengan petani di sana. Dikasihlah oleh petani di sana 5.000 butir benih kopi pada tahun 2001 itu, &quot;Ujar Nuri mengenang.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nasib Petani di Pengalengan maupun di Tarutung sama saja; terlilit hutang. Bagi para petani kopi di Tarutung, benih kopi yang diberikan kepada Nuri itu sungguh membawa berkah. Konon, karena menanam kopi itu, para petani mampu terbebas dari hutang. Oleh karena itulah, para petani menamai benih kopi tersebut kopi arabika varietas &quot;Sigarar Hutang&quot; yang dalam bahasa Indonesia berarti &quot;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/01/kopi-malabar-sang-pembebas-hutang.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;si Pembebas Hutang&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&quot;.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Disebut arabika sigarar Hutang karena orang yang tadinya banyak hutang, bisa melunasi hutangnya setelah menanam ini. Sama, di sini (Pangalengan) juga seperti itu, &quot; tuturnya terkekeh.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Butiran benih kopi sigarar hutang itu disemainya baik-baik. Setelah siap tanam, bersama dua rekannya, benih-benih itu di tanam dilahan dua hektare milik Perhutani di lereng Gunung Malabar pada ketinggian 1.511 meter di atas permukaan laut secara tumpang sari dengan sayuran.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hingga pohon kopi membesar, perlahan-lahan kebun sayuran tergantikan seluruhnya oleh tanaman kopi.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ketika tiba masa panen, sigarar hutang tak mengecewakan. Cita rasa biji kopi malabar hasil &lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://budidayapertan.blogspot.co.id/&quot; rel=&quot;nofollow&quot; target=&quot;_blank&quot;&gt;budidaya&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; dari kopi &lt;i&gt;&lt;b&gt;sigarar hutang&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; berhasil memikat hati para penikmat kopi. Respon positif itu menumbuhkan semangat Nuri dan rekan-rekannya kian getol belajar &lt;u&gt;budidaya dan mengolah kopi&lt;/u&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Bapak tanam kopi di sini kan bukan serbadidik, tapi serbadadak. Tanam kopi kan asalanya untuk konservasi. Tapi ketika ada nilai lebih, bapak mulai memperhatikan budidaya dan pengolahannya,&quot; ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hingga saat ini, hanya ada tiga kebun sumber benih kopi arabika varietas sigarar hutang ini di Indonesia. Salah satunya, milik kelompok Tani Rahayu di Malabar yang disebut kebun sumber benih Supriatni DInuri. Dua lainnya, yaitu milik Togi Situmorang dan Awaludin di Sumatera Utara. &quot;Bisa dikatakan itu (segarar hutang) adalah orangtua kopi saya,&quot; ujar Nuri.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Perlahan, kesejahteraan petani kopi dalam kelompoknya beringsut membaik. Setidaknya hal itu dibuktikan dengan pendapatan yang lebih pasti, ketimbang ketika bekerja di kebun sayuran. Jika dibandingkan dengan upah minimum yang berlaku, jumlah upah yang diterima petani memang lebih kecil.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&quot;Tapi, sekarang lebih pasti. Jadi Enggak ngutang lagi, enggak banyak kasbon lagi seperti dulu,&quot; tutur salah seorang petani, Komala.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selain itu, para petani memiliki tambahan pendapatan dari kebun kopi yang dikelolanya secara mandiri. Rata-rata petani memiliki lahan garapan seluas satu hingga dua hektare. Ada juga petani yang memiliki lahan seluas delapan hektare, tergantung jumlah anggota dalam kelompoknya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;span style=&quot;font-size: large;&quot;&gt;&lt;b&gt;Membantu Warga&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Kesejahteraan petani yang membaik itu memicu ketertarikan para petani lainnya. Mereka lalu beralih menjadi petani kopi. Dari semula hanya 7 petani yang bergabung dengan Nuri, kini ada 367 petani yang tergabung dalam empat kelompok tani yang menanam kopi di sepanjang lereng Gunung Malabar. Mereka bersama-sama mengelola lahan Perhutani di zona pemanfaatan seluas 328 hektare.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Seiring dengan permintaan kopi malabar hasil budidaya sigarar hutang yang terus meningkat, Nuri dan&amp;nbsp; petani-petani lainnya tak berhenti pada penanganan di hulu on farm). Salah satu penentu kualitas kopi yang paling penting ada pada proses pengolahan di hilir atau pascapanen.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berbekal modal seadanya, Nuri mempelajari proses pengolahan pascapanen yang meliputi fermentasi, penjemuran,pengupasan kulit tanduk dan kulit ari, penyangraian, penepungan, penyeduhan, hingga penilaian skor kualitas kopi. Rangkaian proses pengolahan pascapanen itu ditularkannya ke petani-petani lainnya. Diharapkan, semua petani dapat memiliki keahlian di setiap tahapan proses dari hulu hingga hilir.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lambat laun, Kampung Pasirmulya membentuk identitas barunya,yaitu sebagai kampung kopi. Sebab, sebanyak 166 petani yang menjadi anggota Kelompok Tani Rahayu seluruhnya adalah warga kampung Pasirmulya. Tanpa melihat ijazah pendidikan, mereka dilatih dari mulai pembibitan, penanaman, pengolahan, hingga penjualan kopi, baik untuk pasar dalam negeri maupun luar negeri. Anak-anak muda di kampung itu kini tak lagi tertarik bekerja ke kota atau menjadi buruh migran ke luar negeri. &quot;Mereka memilih mending kerja di kampung.&quot; tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sigarar Hutang di Pangalengan tak hanya membebaskan petani Kampung Pasirmulya dari Hutang, tetapi mengubah wajah kampung kopi yang dikenal di Asia Timur. Reff. Lina Nursanty (Koran Pikiran Rakyat).&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/8108545063523308320/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/usaha-budidaya-kopi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8108545063523308320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8108545063523308320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/usaha-budidaya-kopi.html' title='Usaha Budidaya Kopi'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-X0HyjMp7Vqw/VpSeXMJp84I/AAAAAAAABxM/2jUMPDLkz9o/s72-c/sang%2Bpembebas%2Bhutang.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-3817304643681478204</id><published>2016-11-08T11:15:00.000-08:00</published><updated>2016-11-08T11:15:35.338-08:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Perkebunan"/><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Pertanian"/><title type='text'>Budidaya Kacang Hijau Mulai Tanam Sampai Panen</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Budidaya Kacang Hijau Mulai Tanam Sampai Panen&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://1.bp.blogspot.com/-Dl_9A5Wskn8/Ta7h_124VdI/AAAAAAAAA7Q/wGdiUV7dUA4/s1600/Kacang+Hijau.jpg&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;240&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-Dl_9A5Wskn8/Ta7h_124VdI/AAAAAAAAA7Q/wGdiUV7dUA4/s320/Kacang+Hijau.jpg&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kacang hijau adalah sejenis tanaman budidaya dan palawija yang dikenal luas di daerah tropika. Tumbuhan yang termasuk suku polong-polongan (Fabaceae) ini memiliki banyak manfaat dalam kehidupan sehari-hari sebagai sumber bahan pangan berprotein nabati tinggi. Kacang hijau di Indonesia menempati urutan ketiga terpenting sebagai tanaman pangan legum, setelah kedelai dan &lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;kacang tanah&lt;/a&gt;.&lt;/div&gt;&lt;a href=&quot;https://www.blogger.com/null&quot; name=&quot;more&quot;&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Bagian paling bernilai ekonomi adalah bijinya. Biji kacang hijau direbus hingga lunak dan dimakan sebagai bubur atau dimakan langsung. Biji matang yang digerus dan dijadikan sebagai isi onde-onde, bakpau, atau gandas turi. Kecambah kacang hijau menjadi sayuran yang umum dimakan di kawasan Asia Timur dan Asia Tenggara dan dikenal sebagai tauge. Kacang hijau bila direbus cukup lama akan pecah dan pati yang terkandung dalam bijinya akan keluar dan mengental, menjadi semacam bubur. Tepung biji kacang hijau, disebut di pasaran sebagai tepung hunkue, digunakan dalam pembuatan kue-kue dan cenderung membentuk gel. Tepung ini juga dapat diolah menjadi mi yang dikenal sebagai soun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kacang hijau merupakan salah satu komoditas kacang-kacangan yang banyak dimakan rakyat Indonesia. Tanaman ini selain banyak mengandung zat-zat gizi juga bermanfaat untuk proses pengobatan. Secara agronomis dan ekonomis, tanaman kacang hijau memiliki kelebihan dibanding tanaman kacang-kacangan lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Untuk mendapatkan hasil kacang hijau yang lebih tinggi masih memungkinkan jika kendala dalam pertumbuhannya dapat diatasi dengan teknologi budidaya yang tepat. Komponen teknologi yang harus&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;diperhatikan dalam budidaya tanaman kacang hijau antara lain: (1) penggunaan varietas unggul; (2) penyiapan lahan; (3) penanaman; (4) pemupukan; (5) penggunaan mulsa jerami; (6) penyiangan gulma; (7) pengairan; (8) pengendalian hama; (9) pengendalian penyakit; dan (10) panen dan pascapanen.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Di lahan kering umumnya penanaman dilakukan di awal musim hujan dimana kebutuhan air kacang hijau semata-mata bergantung pada curah hujan, pada bulan pertama diperlukan curah hujan 100-150 mm/bulan sedang pada bulan kedua antara 50-100 mm/bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Media Lahan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Kacang hijau dapat tumbuh pada semua jenis tanah sepanjang kelembaban dan tersedianya unsur hara yang cukup. Untuk itu lahan yang akan dipergunakan harus dipersiapkan sebaik-baiknya. Pada lahan sawah setelah panen padi, tidak perlu dilakukan pengolahan tanah (tanpa olah tanah=TOT). Jerami cukup dipotong pendek atau rata dengan tanah. Sementara itu, pada lahan sawah yang sudah agak lama tidak ditanami perlu dilakukan pengolahan tanah secara sempurna. Untuk menghindari air tergenang pada musim hujan perlu dibuat saluran drainase dengan lebar dan kedalaman 20-30 cm dan jarak antar saluran maksimum 4 m.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Penanaman&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Pada daerah endemis hama lalat bibit dan untuk menghindari serangan semut maka terlebih dahulu benih dicampur dengan Marshal 25 ST (Carbosulfan) dengan takaran 10-15 g/kg benih atau Fipronil dengan takaran 5 cc/kg benih. Penanaman dilakukan dengan sistem tugal sebanyak 2-3 biji/lubang dengan kedalaman 3-5 cm, kemudian ditutup dengan abu dapur/jerami atau tanah halusi atau pupuk kandang. Kebutuhan benih berkisar 15-20 kg/ha. Jarak tanam bervariasi, yaitu 40x10 cm (populasi 300.000-400.000 tanaman/ha) pada musim hujan atau 40x15 cm (populasi 400.000-500.000 tanaman/ha) pada musim kemarau (Balitkabi, 2005; Hilman, et al., 2004). Balitkabi (2004) juga menyarankan jarak tanam mengikuti jarak tunggul padi. Pada saat tanam, kelembaban tanah tidak boleh terlalu tinggi karena dapat menyebabkan biji busuk. Penyulaman dapat dilakukan umur ke-7 hari. Pada umumnya para petani melakukan penanaman benih kacang hijau sesudah padi dengan cara sebar benih sebelum atau sesudah padi dipanen. Sebar benih kacang hijau setelah padi dipanen dilakukan dengan atau tanpa pembabatan jerami, dan benih yang diperlukan berkisar 50-75 kg/ha.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pemupukan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Dalam bertanam kacang hijau, petani jarang melakukan pemupukan. Cara ini juga disarankan terutama pada lahan-lahan yang subur. Sedangkan pada tanah kurang subur diberikan pupuk sebanyak 45 kg Urea + 45- 90 kg SP36 + 50 kg KCl/ha. disarankan pemberian pupuk sebanyak 50 kg Urea + 60 kg SP36 + 50 kg KCl/ha. Pupuk diberikan pada saat tanam secara larikan di sisi lubang tanam sepanjang barisan tanaman. Bahan organik berupa pupuk kandang sebanyak 15-20 t/ha atau abu dapur/abu hasil pembakaran jerami sebanyak 5 t/ha sangat baik diaplikasikan untuk menutup lubang tanam. cara ini dapat meningkatkan hasil kacang hijau mencapai 1,5 t/ha.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Penggunaan Mulsa Jerami&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penggunaan mulsa jerami yang ditebar pada hamparan pertanaman kacang hijau secara merata dapat mengurangi serangan hama lalat bibit, menekan pertumbuhan gulma, dan memperlambat proses penguapan air tanah. Dianjurkan penggunaan jerami dengan takaran sebanyak 5 t/ha.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Penyiangan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penyiangan dilakukan tergantung dengan pertumbuhan gulma. Dianjurkan pada umur 10-15 hari setelah tanam (hst) dan 25-30 hst, dengan cara dikored atau menggunakan cangkul. Pada daerah yang langka tenaga kerja dapat menggunakan herbisida pra tumbuh non selektif seperti: Lasso, Paraquat, Dowpon, dan Goal dengan takaran 1-2 l/ha yang diaplikasikan 3-4 hari sebelum tanam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pengairan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Kacang hijau termasuk tanaman yang toleran terhadap kekurangan air, yang penting tanah cukup kelembabannya. Namun, bila tanah pertanaman kacang hijau kekeringan sebaiknya segera diairi terutama pada periode kritis, yaitu: saat tanam, saat berbunga (umur 25 hst), dan saat pengisian polong (umur 45-50 hst). Untuk kacang hijau yang ditanam di tanah bertekstur ringan (berpasir), umumnya pengairan dilakukan dua kali yaitu umur 21 dan 38 hst, sedangkan pertanaman di tanah bertekstur berat (lempung), biasanya diperlukan pengairan hanya satu kali.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Serangan hama merupakan salah satu faktor penyebab rendahnya hasil di tingkat petani. Dilaporkan terdapat sebanyak 30 jenis serangga yang telah diketahui merupakan hama kacang hijau dan 20 jenis digolongkan sebagai hama penting yang dapat menurunkan kualitas tanaman kacang hijau. Hama ini menyerang seluruh bagian tanaman kacang hijau sejak tanaman tumbuh sampai panen (Tengkano, 1986 cit LPTP, 2000). Diantara hama penting kacang hijau tersebut adalah: lalat bibit Ophyomia phaseoli, ulat jengkal Plusia chalsites, kepik hijau Nezara viridula, kepik coklat Riptortus linearis, penggerek polong (Maruca testulalis dan Etiella spp.) dan kutu thrips (Hilman, et al., 2004). Menurut Nurdin (1994), di Sumatera Barat hama utama yang menyerang tanaman kacang hijau adalah: lalat bibit Ophyomia phaseoli, Aphid sp, belalang, ulat grayak Spodoptera litura, ulat penggulung daun Lamprosema indicata, ulat jengkal Plusia chalsites, kepik hijau Nezara viridula, kepik coklat Riptortus linearis, dab penggerek polong Maruca testulalis.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Pengendalian hama dapat dilakukan dengan menerapkan konsep Pengendalian Hama Terpadu (PHT). Penggunaan insektisida merupakan alternatif terakhir bila cara lain tidak mangkus dalam mengendalikan hama. Insektisida anjuran, antara lain adalah: Confidor, Regent, Curacron, Atabron, Furadan, atau Pegassus dengan dosis 2-3 ml/l air dan volume semprot 500-600 l/ha (Balitkabi, 2005). Menurut Sunantara (2000), untuk pengendalian lalat bibit, ulat daun maupun penggerek polong dapat digunakan insektisida: Marshal, Fastac, Decis, Matador, dan Atabron. Sedangkan untuk mengendalikan kutu dan kepik yang menyerang daun maupun polong dapat digunakan insektisida: Decis, Basso, Kiltop, Ambush, dan Larvin. Waktu penyemprotan insektisida tergantung populasi hama di lapangan. Bila populasi telah mencapai ambang kendali, baru dilakukan penyemprotan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pengendalian Penyakit&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Penyakit utama tanaman kacang hijau adalah bercak daun Cercospora canescens, busuk batang, embun tepung Erysiphe polygoni, dan penyakit puru Elsinoe glycines. Pengendalian dapat dilakukan dengan penyemprotan fungisida, seperti: Benlate, Dithane M45, Baycor, Delsene MX200, atau Daconil pada awal serangan dengan takaran 2 g/l air. Fungisida laian yang dapat mengendalikan penyakit embun tepung dan bercak daun adalah hexakonazol yang diaplikasikan pada umur 4 dan 6 minggu untuk penyakit embun tepung atau 4, 5, dan 6 minggu untuk penyakit bercak daun.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu penyakit embung tepung juga dapat dikendalikan dengan menggunakan varietas tahan, seperti: Sriti dan Kutilang. Varietas Kutilang mempunyai tingkat ketahanan lebih tinggi terhadap penyakit embun tepung. Penggunaan varietas tahan dapat menggurangi pemakaian fungisida sehingga dapat menekan biaya produksi dan secara tidak langsung juga melestarikan lingkungan.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://baritoko.blogspot.com/2016/09/kacang-hijau-budidaya-kacang-hijau.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Panen dan Pascapanen&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;Umur panen barvariasi tergantung varietas yang ditanam. Panen dilakukan bila polong berwarna hitam atau coklat serta telah kering dan mudah pecah. Panen dapat dilakukan satu, dua, atau tiga kali tergantung varietas yang ditanam.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;Hasil panen langsung dijemur di atas lantai beralaskan terpal atau karung dengan ketebalan 2-3 cm, pembalikkan dilakukan setiap + 3 jam. Polong yang sudah kering dipukul-pukul sampai kulit polong pecah (di dalam karung untuk menghindari kehilangan hasil) dan pemisahan biji dari kulit polong dilakukan dengan nyiru, tampi, atau blower. Biji yang sudah bersih dijemur lagi sampai kering simpan yaitu kadar air 8-9%.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/3817304643681478204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/budidaya-kacang-hijau-mulai-tanam.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3817304643681478204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/3817304643681478204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/11/budidaya-kacang-hijau-mulai-tanam.html' title='Budidaya Kacang Hijau Mulai Tanam Sampai Panen'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-Dl_9A5Wskn8/Ta7h_124VdI/AAAAAAAAA7Q/wGdiUV7dUA4/s72-c/Kacang+Hijau.jpg" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-8173176635979859988</id><published>2016-09-26T23:44:00.002-07:00</published><updated>2016-10-09T08:20:50.051-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Ternak"/><title type='text'>Budi Daya Ayam Petelur | Asal usul Budi Daya Ayam Petelur | </title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Budi Daya Ayam Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jenis tanaman hias sendiri telah memiliki nilai keindahan tersendiri jika dibandingkan tanaman lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: center;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Namun terkadang keindahan tanaman hias tersebut masih dapat dikembangkan melalui kreasi-kreasi tanaman hias hingga menjadi lebih menarik dan layak jual. Sebelum kamu mendalami tentang kreasi produk tanaman hias, bacalah artikel berikut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;Asal usul Budi Daya Ayam Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;Sejarah ayam petelur yang akan dibudidayakan penting untuk diketahui.&lt;br /&gt;Ayam petelur merupakan ayam-ayam betina dewasa yang dipelihara khusus untuk menghasilkan telur atau diambil telurnya. Asal-usul ayam petelur, yaitu berasal dari ayam hutan dan itik liar yang dipelihara dan dapat bertelur banyak.&lt;br /&gt;Bibit ayam petelur berkualitas berasal dari&amp;nbsp;induk yang memiliki sifat-sifat unggul.&amp;nbsp;Adapun sifat-sifat unggul yang harus&amp;nbsp;dimiliki calon induk ayam petelur adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Produktivitas dan bobot telur yang dihasilkan cukup tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Konversi ransum atau konversi makanannya rendah. Konversi ransum adalah perbandingan antara berat ransum yang dihabiskan dan berat telur yang dihasilkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pertumbuhan badannya bagus.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daya tahan terhadap penyakit tinggi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masa bertelurnya cukup panjang.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Pemberian pakan ayam juga dibagi menjadi dua tahap sesuai dengan usia ayam. Tahap Pakan Fase Starter; Pakan fase starter (protein 22 - 24%, lemak 2,5%, serat kasar 4%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 - 0,9%) dan Pakan Fase Finisher; (protein 18,1 - 21,2%, lemak 2,5%, serat kasar 4,5%, kalsium 1%, dan fosfor 0,7 - 0,9%). Hasil utama dari budi daya ayam petelur adalah telur. Sebaiknya telur dipanen 3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar kerusakan isi telur yang disebabkan oleh virus dapat diminimalisir. Pengambilan pertama pada pagi hari antara pukul 10.00- 11.00; pengambilan kedua pukul 13.00-14.00; pengambilan ketiga (terakhir) sambil mengecek seluruh kandang dilakukan pada pukul 15.00-16.00.&lt;/blockquote&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-QxuEcNH7MSs/V_o_cGEbovI/AAAAAAAAHMY/A8UZ7xaob2ovq9LjRCLa7_m-l13IptyoQCLcB/s1600/Ayam%2BPetelor.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;476&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-QxuEcNH7MSs/V_o_cGEbovI/AAAAAAAAHMY/A8UZ7xaob2ovq9LjRCLa7_m-l13IptyoQCLcB/s640/Ayam%2BPetelor.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berdasarkan artikel tersebut, dapat dipahami bahwa budi daya ayam petelur harus dilakukan dengan teliti. Kamu telah mendapatkan gambaran tentang proses budi daya ayam petelur. Hasil utama dari budi daya ayam petelur adalah telur. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa usaha ayam petelur fokus untuk menghasilkan indukan ayam petelur berkualitas.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Latihlah pengetahuan dan wawasanmu tentang budi daya ayam petelur melalui Kegiatan 3.4 berikut ini. Selesaikanlah dengan penuh disiplin dan tanggung jawab.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&lt;b&gt;Kegiatan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Jiidul Kegiatan&amp;nbsp;: Berlatih Menganalisis Proses Budi Daya Ayam Petelur&lt;br /&gt;Jenis Kegiatan&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;&amp;nbsp;: Kerja Kelompok&lt;br /&gt;Tujuan Kegiatan : Peserta didik dapat menjelaskan tahap proses budi daya ayam petelur dengan benar.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.&lt;br /&gt;1. Bentuklah kelomjpok dengan teman sekelasmu berisi 3-4-orang&lt;br /&gt;2. Kunjungilah tempat budi daya ayam petelur di daerah tempat tinggalmu dengan tertib dan tenang!&lt;br /&gt;3. Amatilah kondisi budi daya ayam petelur tersebut dengan teliti!&lt;br /&gt;4. Ajukanlah pertanyaan pada pemilik budi daya tentang tahap proses budi daya ayam petelur tersebut mulai dari pemilihan pejantan dari induk, perawatan hingga panen telur!&lt;br /&gt;5. Coba carilah informasi tentang budi daya ayam petelur lairi dari berbagai sumber yang relevan!&lt;br /&gt;6. Analisislah data yang kamu peroleh untuk menjawiab pertanyaan-pertanyaan berikut.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Bagaimanakan pemilihan dan asal pejantan serta indukan ayam?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimanakah proses pembuahan, perawatan ayam, dan panen telur?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana cara sortir hasil telur?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apakah yang telah dicapai tempat budi daya ayam petelur tersebut?&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;7.&amp;nbsp;Tuliskah laporan analisismu pada kertas A4 dengan rapi!&lt;br /&gt;8.&amp;nbsp;Setelah selesai, presentasikariiah hasil diskusi kelompokmu di depan kelas!&lt;br /&gt;9.&amp;nbsp;Gurumu akari menilai dari sikap sosial: tanggung jawab dan santun dalam mencari data, aspek pengetahuan: kedalamari data analisis, dan aspek keterampilan: menuliskari dan mempresentasikan hasil pekerjaan.&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;Setelah menyelesaikan Kegiatan 3.4 di atas, kamu telah menambah pengetahuan dan wawasanmu tentang proses budi daya ayam petelur. Perdalamlah pengetahuan proses budi daya ayam petelur dengan mempelajari materi berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;1. &amp;nbsp;Budi Daya Ayam Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;Budi daya ayam petelur melalui beberapa tahap. Berikut tahap dalam budi daya ayam petelur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp;Pemilihan bibit ayam petelur&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Bibit ayam terdiri dari betina dan jantan. Syarat bibit ayam unggul yaitu banyaknya produksi telur, penyesuaian terhadap iklim, dan tahan terhadap penyakit. (Pedro, Suparman.2006:21). Adapun ciri fisik ayam bibit unggul adalah seperti berikut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Bibit Jantan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;sehat, lincah, tubuh tegap, gagah, tinggi besar, bulu utuh bersih dan mengkilat, mata bulat, dan jernih, jengger dan liap kemerah-merahan, kaki kuat dan besar, suara kokok keras dan panjang, umur antara 1 -3 tahun.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Induk Betina&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;sehat, lincah, tubuh tegap, gagah, dan besar, bulu bersih utuh, dan mengkilat, warna jengger dan pial kemerah-merahan roboh ke samping, kaki kuat, dan tidak terlalu tinggi, muka segar jernih dan halus, tulang pinggul besar, lebar dan sedikit berminyak, jarak antara tulang pinggul minimal tiga sampai empat jari, aktif berkotek dan mencari makan, umur antara 6-7 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Dalam satu proses reproduksi ayam petelur, jumlah pejantan dengan induk betina harus ditentukan. Setiap satu ekor pejantan dapat membuahi 8-10 induk betina. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan jumlah telur yang dihasilkan.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;b.&amp;nbsp;Pembuatan kandang&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kandang yang baik adalah yang membuat ayam nyaman sehingga telur yang dihasilkan maksimal. Luas kandang disesuaikan dengan jumlah ayam yang akan dibudidayakan. Kandang ayam harus jauh dari sumber tikus atau hama, pencahayaan sinar matahari pada kandang cukup (menghadap timur), dan lahan yang luas. Kandang bisa berbentuk lantai atau panggung dari bilah-bilah kayu. Sedangkan genteng kandang sebaiknya terbuat dari tanah atau asbes.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;c. Pemeliharaan ayam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kebersihan kandang dari kotoran paling tidak dibersihkan 2 kali sehari. Semprotkan larutan antiseptik pada kandang sebanyak seminggu sekali. Pemberian makanan pada ayam harus diklakukan secara rutin dan tepat waktu. Berikan pula vaksinasi pada ayam agar tetap sehat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;d.&amp;nbsp;Pemberian pakan ayam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Pakan ayam petelur mengandung energi pembangun, vitamin, dan mineral serta air. (Pedro, Suparman.2006: 51) Ransum pakan ayam petelur terdiri dari racikan berbagai bahan makanan yang mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, vitamin mineral, dan air. Ransum merupakan campuran bahan makanan ternak. Pemberian ransum pada ayam petelur dikelompokkan berdasarkan umur adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ransum starter: Untuk ayam berumur 1-2 bulan dengan kandungan gizi lengkap.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ransum grower. untuk ayam berumur 2-4 bulan dengan pengurangan jumlah karbohidrat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ransum layer: untuk ayam yang siap bertelur. Ransum banyak mengandung protein, mineral, dan vitamin.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;e.&amp;nbsp;Pencegahan dan pemberantasan hama dan penyakit&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Tahap ini dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan kandang dan pemberian vaksin. Adapun tahap pemberian vaksin pada ayam adalah seperti berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Umur 4 hari diberikan vaksin NCD.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umur 7 hari diberikan vaksin cacar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umur 28 hari diberikan vaksin NCD ke-2.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Umur 35 hari diberikan vaksin CRD.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;Pemberian&amp;nbsp;vaksin dapat dilakukan&amp;nbsp;melalui mata, lubang hidung, airminum atau&amp;nbsp;makanan dan suntikan pada paha atau perut bawah ayam.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;f.&amp;nbsp;Pemanenan telur ayam&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Setelah ayam bertelur, panen telur 2-3 kali dalam sehari. Hal ini bertujuan agar telur terhindar dari virus, tidak rusak, atau dimakan oleh ayam lain. Ambil telur dan tempatkan pada wadah. Pisahkan telur sesuai kondisi dan jadwal pengambilan telur. Buat catatan telur sesuai kondisi nyata keadaan telur yang dihasilkan dari kandang.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;Standar Produk Telur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Hasil utama dari budi daya ayam petelur adalah telur. Telur menjadi bahan pangan yang dikonsumsi masyarakat. Telur yang dikonsumsi masyarakat harus sesuai dnegan standar produk telur layak konsumsi. Adapun ciri-ciri telur yang layak dikonsumsi adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Telur tidak pecah atau retak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila di kocok, telur yang sudah lama akan terasa seperti kuning telur yang bergerak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Telur ukuran sedang berkemungkinan kulit telur tebal, jika dibandingkan cangkang yang besar, kulit cenderung tipis dan mudah rusak.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Telur yang sudah tidak layak akan mengambang ketika dicelupkan ke air.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bila dipecah, telur yang segar tidak berbau busuk, kental, dan warna kuningnya cerah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Perhatikanlah gambar di samping! Gambar tersebut menggambarkan posisi dan kondisi telur saat ditenggelamkan dalam air. Telur segar akan tenggelam dengan posisi horisontal. Telur berumur satu minggu tenggelam dengan posisi miring. Telur berumur 2-3 minggu tenggelam dengan posisi berdiri. Sedangkan telur yang sudah tua, dan tidak layak akan terapung dalam air.&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Praktik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;1.&amp;nbsp;Bentuklah kelompok dengan teman sekelasmu berjumlah 5-6 orang!&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;2.&amp;nbsp;Kumpulkanlah empat telur dari berbagai unggas berupa telur ayam negeri, telur ayam kampung, telur bebek, dan telur puyuh.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;3.&amp;nbsp;Lakukanlah diskusi kelompok tentang hal-hal berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Sebutkan perbedaan dari keempat telur tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Jelaskan bagaimana proses budi daya unggas tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bagaimana membedakan telur yang layak konsumsi dan tidak layak konsumsi dari beberapa telur tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sebutkan manfaat masing-masing telur unggas yang diamati untuk keperluan sehari-hari!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah tugasmu dalam bentuk slide yang atraktif dan kreatif!&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;5.&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;Setelah selesai tampillah ke depan kelas untuk menyampaikan hasil kerja kelompokmu!&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selamat Berwirausaha&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/8173176635979859988/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/budi-daya-ayam-petelur-asal-usul-budi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8173176635979859988'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/8173176635979859988'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/budi-daya-ayam-petelur-asal-usul-budi.html' title='Budi Daya Ayam Petelur | Asal usul Budi Daya Ayam Petelur | '/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-QxuEcNH7MSs/V_o_cGEbovI/AAAAAAAAHMY/A8UZ7xaob2ovq9LjRCLa7_m-l13IptyoQCLcB/s72-c/Ayam%2BPetelor.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-5288571577610034157</id><published>2016-09-26T23:44:00.001-07:00</published><updated>2016-10-09T08:47:55.093-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Ternak"/><title type='text'>Sumber Daya Usaha | Budi Daya Unggas Petelur |Peternak Ayam Petelur Sukses | Keselamatan Kerja | Pemilihan jenis unggas | Penentuan proses budi daya | Pengawasan dan evaluasi</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;h2 style=&quot;text-align: left;&quot;&gt;Sumber Daya Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/h2&gt;Budi daya unggas petelur tidak sekedar memberi makan saja. Banyak yang harus diperhatikan dalam membudidayakan unggas petelur, terutama untuk sebuah usaha. Terdapat beberapa sumber daya yang harus dipenuhi. Sebelum mempelajari tentang sumber daya usaha budi daya unggas petelur, simaklah artikel berikut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-f3R7cxBBwEI/V_pmmhfLjKI/AAAAAAAAHMo/Xw5LSa-KzLY2AjNBsJT5odJzciurTMXrQCLcB/s1600/unggas%2Bpetelur.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;382&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-f3R7cxBBwEI/V_pmmhfLjKI/AAAAAAAAHMo/Xw5LSa-KzLY2AjNBsJT5odJzciurTMXrQCLcB/s640/unggas%2Bpetelur.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot; style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;b&gt;Peternak Ayam Petelur Sukses&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Asrori (22), warga Desa Beji, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban memiliki usaha budi daya ayam petelur yang terbilang sukses. Dengan cara budi daya yang berbeda, Asrori mampu membuat ayamnya bertelur lebih dari 2 kali dalam sehari.Cara pemberian pakan dilakukan berbeda dari lainnya. Pakan ayam terdiri dari campuran dedak atau bekatul, jagung halus dan beberapa tumbuhan yang dihaluskan. Pemberian makan dan minum 3 kali sehari, dengan takaran khusus. Selain itu ayam juga diberi jamu berupa protein tambahan berupa bekicot yang dihaluskan. Lendir bekicot dihilangkan Sumber: http://disnak.jatimprov.go.id/, diakses&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;dengan memberikan dedak. Hal ini&lt;br /&gt;5 Mei2015, pukul 08.58 WIB&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;bertujuan untuk mempercepat proses selalu dijaga untuk mencegah penyakit dan kemunculan hewan pengerat. Lingkungan yang tidak nyaman bisa menyebabkan ayam stres dan sulit bertelur. Dari 1000 ayam setiap harinya mampu menghasilkan 2.000 sampai 3.500 telur atau sekitar 200 kg. Setiap 1 kg telur mampu terjual Rp 18.000. Untuk biaya operasional, setiap harinya biaya yang dikeluarkan sebesar Rp. 1 juta. Biaya tersebut dipergunakan untuk membeli pakan dan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Asrosi merupakan pembudidaya ayam yang akif untuk melakukan peningkatan hasil budi daya dengan kreatif dan inovatif. Teknik inovatif tersebut bisa didapat dengan cara mencariinformasi, membaca buku, maupun melakukan komunikasi dengan pembudidaya lain.&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Berdasarkan artikel yang kamu baca sumber daya apakah yang kamu temukan untuk usaha budi daya ayam petelur? Pada artikel telah dijelaskan bahwa metode yang digunakan pada budi daya ayam petelur berbeda dengan budi daya pada umumnya. Diberikan pakan tambahan agar mampu ayam bertelur lebih banyak dari biasanya. Metode budi daya yang berbeda, telah menghasilkan jumlah telur yang lebih banyak. Hal ini tentunya memberikan dampak baik secara pendapatan. Ayam akan bertelur dalam jumlah berkali lipat dalam waktu yang singkat.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Latihlah pengetahuanmu tentang sumber daya usaha budi daya unggas petelur dengan melalui kegiatan berikut. Untuk memahami tentang unsur pendorong produksi tanaman hias, kerjakanlah kegiatan berikut ini dengan jujur dan percaya diri.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;Kegiatan&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Judul Kegiatan : Berlatih Menganalisis Sumber Daya Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jenis Kegiatan : Kerja Kelompok&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tujuan Kegiatan : Peserta didik dapat menyebutkan unsur pendukung pada produksi tanaman hias dengan tepat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bentuklah kelompok dengan teman sekelasmu berjumlah 5-6 orang!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kunjungilah tempat budi daya unggas petelur di sekitarmu dengan tertib!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Amatilah kegiatan proses budi daya di tempat tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah beberapa pertanyaan mengenai proses produksi dan sumber daya yang digunakan pada budi daya unggas petelur di tempat tersebut! Ajukan pertanyaan tersebut pada pemilik budi daya tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah informasi lain dari berbagai sumber yang relevan untuk memperdalam datamu tentang sumber daya budi daya unggas petelur!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tulislah data yang kamu dapatkan dari kegiatan bertanya pada pemilik usaha budi daya unggas petelur dan dari referensi lain!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Simpulkanlah data yang kamu dapatkan dan sebutkan sumber daya usaha budi daya unggas petelur menurut pemahamanmu dengan berdiskusi!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tuliskan kesimpulanmu berupa slide yang kreatif dan jujur!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tampillah di depan kelas dengan kelompokmu untuk mempresentasikan slide dengan cara bergiliran!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;Setelah berkegiatan di atas, kamu telah berhasil menyebutkan sumber daya dan proses produksi usaha budi daya unggas petelur. Kamu juga telah berlatih untuk disiplin dan bertanggungjawab mei^elesaikan tugas tersebut dengan cara diskusi yang kompak. Kamu juga telah menambah wawasanmu tentang usaha budi daya unggas petelur dengan mengunjungi tempat budi daya di sekitarmu.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perhatikanlah materi berikut ini agar kamu lebih memahami tentang sumber daya usaha budi daya unggas petelur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;1. Sumber Daya Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Budi daya unggas petelur merupakan usaha yang menjanjikan. Meski demikian, diperlukan ketekunan dan kesabaran untuk menjalankan usaha tersebut. Beberapa sumber daya yang dibutuhkan untuk membangun usaha budi daya unggas petelur di antaranya yaitu:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp;Man/Woman&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Manusia bertugas untuk merancang, mempersiapkan dan melaksananan budi daya unggas petelur. Diperlukan tenaga manusia dengan pengetahuan, wawasan, serta referensi mengenai budi daya unggas petelur. Sikap tekun^ disiplin serta percaya diri menjadi bekal kesuksesan usaha budi daya unggas petelur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;c.&amp;nbsp;Materials&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Material yang dibutuhkan dalam usaha budi daya unggas petelur yaitu seperti induk ayam, lahan, kandang, pakan, wadah bertelur, jerami, ember, serta tempat pakan dan minum unggas.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;d.&amp;nbsp;Machine&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Mesin yang digunakan pada budi daya unggas petelur yaitu seperti mesin penetas telur, mesin pemberi pakan dan minum, lampu penerang kandang, dan mesin pembuat pakan.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;e.&amp;nbsp;Methods&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Salah satu cara pemberian pakan pada unggas petelur berupa ayam yaitu pemberian dedak dan vitamin dalam jangka waktu yang ditentukan dan dilakukan secara rutin. Menjauhkan kandang unggas dari kebisingan juga merupakan metode agar unggas nyaman dan dapat menghasilkan telur secara maksimal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;f.&amp;nbsp;Money&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Uang digunakan untuk menyediakan ayam petelur, membangun kandang, membeli pakan, perawatan, hingga pendistribusian hasil budi daya.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;g.&amp;nbsp;Market&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;di Indonesia, pasar hasil budi daya unggas petelur sangat luas. Induk ayam petelur dapat dipasarkan ke seluruh berbagai wilayah. Sedangkan telur yang dihasilkan selain dapat dikonsumsi pribadi juga dijual ke berbagai pasar, toko, maupun ke masyarakat lainnya.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;Perancangan Proses Budi Daya Unggas Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Usaha budi daya unggas petelur tidak hanya berkaitan dengan pemberian pakan saja. Langkah budi daya tiap jenis unggas petelur akan berbeda-beda. Kamu akan mempelajari tentang perancangan proses budi daya unggas petelur dengan tahap-tahap berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;a.&amp;nbsp;Pemilihan jenis unggas&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Jenis unggas yang dipilih dilakukan berdasarkan kondisi lahan, iklim, jenis, fungsi, daya tahan, perawatan, peluang pasar, dan masih banyak faktor lain. Contoh: Ayam menjadi unggas petelur yang paling banyak dikonsumsi oleh masyarakat.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;b.&amp;nbsp;Penentuan proses budi daya&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Proses budi daya unggas direncanakan mulai tahap pertumbuhan anak ayam, perawatan, hingga pemanenan induk ayam petelur berkualitas baik harus direncanakan secara tepat waktu dan sarana yang digunakan. Perlakucin yang maksimal akan menghasilkan induk ayam dan juga telur yang berkualitas baik.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;b&gt;c.&amp;nbsp;Pengawasan dan evaluasi&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perencanaan proses budi daya diterapkan pada proses budi daya ayam petelur. Perencanaan digunakan sebagai dasar pengawasan dan evaluasi. Kegiatan controlling harus dilakukan setiap hari pada tiap tahap secara teliti. Kedisiplinan adalah kunci dari keberhasilan proses budi daya unggas petelur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;3.&amp;nbsp;Keselamatan Kerja Budi Daya Ayam Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;div&gt;Proses budi daya yang maksimal akan menghasilkan induk ayam petelur dan telur yang terbaik. Keselamatan kerja dapat dicapai dengan menerapkan berbagai petunjuk dan aturan. Kecelakaan kerja pada umumnya disebabkan oleh kelalaian yang tentunya tidak diharapkan oleh wirausaha budi daya unggas petelur.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Kecelakaan merupakan suatu kerugian, baik secara fisik maupun keuangan. Guna mencegah hal tersebut, maka memperhatikan keselamatan kerja seperti berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Penggunaan masker saat pemberian pakan pada ayam maupun unggas lain. Hal ini bertujuan untuk mencegah masuknya kuman atau penyakit dan mengganggu sistem pernapasan. Masker juga berfungsi untuk mengurangi ketidaknyamanan dari aroma kandang ayam.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pembudidaya harus dalam keadaan sehat karena suhu ruangan budi daya ayam pada umumnya lebih tinggi baik panas maupun dingin.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan penutup telinga untuk mengurangi kebisingan terdengar telinga. Kebisingan yang didengar dalam waktu yang lama dan keras dapat merusak pendengaran pembudidaya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Kandang&lt;span class=&quot;Apple-tab-span&quot; style=&quot;white-space: pre;&quot;&gt; &lt;/span&gt;ayam&amp;nbsp;dengan penerangan yang cukup dapat memberikan kesan bersih pada kandang. Sebaliknya kandang dengan penerangan yang sangat minim akan membuat kandang terlihat kumuh dan dapat membahayakan pembudidaya dalam melakukan perawatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gunakan pakaian pelindung maupun sepatu karet untuk melindungi tubuh dari penyakit baik dari hewan maupun kotoran hewan,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hati-hati dalam menggunakan peralatan budi daya ayam seperti pembuatan pakan ayam, tempat pakan atau minum ayam, kipas angin, atau lampu penerangan.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;b&gt;Praktik&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Buatlah kelompok dengan teman sekelasmu yang terdiri atas 5-6 orang!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilihlah salah satu jenis unggas petelur kemudian carilah informasi tentang proses produksi usaha budi daya unggas tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah desain proses produksi usaha budi daya unggas yang kamu amati!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Tentukan perencanaan mulai dari jenis unggas, pelaksanaan budi daya, perawatan, hingga menghasilkan unggas petelur berkualitas!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Buatlah desainmu dalam bentuk slide lengkap dengan gambar keterangan yang lengkap dan menarik!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Setelah selesai, kumpulkan hasilnya kepada bapak atau ibu guru!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/5288571577610034157/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/sumber-daya-usaha-budi-daya-unggas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5288571577610034157'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/5288571577610034157'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/sumber-daya-usaha-budi-daya-unggas.html' title='Sumber Daya Usaha | Budi Daya Unggas Petelur |Peternak Ayam Petelur Sukses | Keselamatan Kerja | Pemilihan jenis unggas | Penentuan proses budi daya | Pengawasan dan evaluasi'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-f3R7cxBBwEI/V_pmmhfLjKI/AAAAAAAAHMo/Xw5LSa-KzLY2AjNBsJT5odJzciurTMXrQCLcB/s72-c/unggas%2Bpetelur.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1130671037150462353.post-512199012245348695</id><published>2016-09-26T23:44:00.000-07:00</published><updated>2016-10-09T06:25:55.113-07:00</updated><category scheme="http://www.blogger.com/atom/ns#" term="Budidaya Ternak"/><title type='text'>Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur | Bisnis Telur Ayam Berbuah Jutawan</title><content type='html'>&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div dir=&quot;ltr&quot; style=&quot;text-align: left;&quot; trbidi=&quot;on&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;h2&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://budidayapertan.blogspot.com/2016/09/proposal-usaha-budi-daya-unggas-petelur.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/h2&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Rencana pembuatan usaha budi daya unggas petelur sebaiknya dibuat dalam bentuk proposal usaha. Hal ini dapat menjadi bukti keseriusan berdirinya sebuah usaha. Sebelum mempelajari tentang proposal usaha, cermatilah teks berikut.&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://budidayapertan.blogspot.com/2016/09/proposal-usaha-budi-daya-unggas-petelur.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Bisnis Telur Ayam Berbuah Jutawan&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote class=&quot;tr_bq&quot;&gt;Melati Fajarwati, warga Pontianak, sukses menjadi jutawan dengan berjualan telur. Omzet per tahun mencapai Rp 4,3 miliar dari pemasaran telur hingga ke Pulau Jawa. Mela, memanfaatkan peluang pasar telur ayam organik, dari jenis ayam Arab atau ayam Balqis. Menurutnya,Kalbar masih mempunyai lahan yang mumpuni untuk membangun usaha peternakan.&lt;br /&gt;Mela,&amp;nbsp;mengawali bisnis ini dengan&amp;nbsp;diadakan oleh Direktorat Perguruan Tinggi Kementerian Pendidikan. Ide didapatkan dari peternakan ayam Balqis milik tetangganya. Kemudia Mela membuat bisnis plan dan mengikutsertakan proposalnya pada lomba kewirausahaan. Dari situlah Mela menjadi pemenang dan mendapatkan modal usaha. Kini Mela mampu menghasilkan lebih dari 4.000 butir telur per hari dengan harga Rp 2.500 per butir. Usaha yang dilakukan oleh Mela ini patut dicontoh oleh wanita-wanita Pontianak, terlebih Kota Pontianak mencanangkan sebagai kota perdagangan dan jasa. Dengan pengetahuan tentang manajemen kewirausahaan, Mela berharap wanita dan generasi muda Indonesia dapat mandiri secara ekonomi dan mampu mengelola usaha.&lt;/blockquote&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Setelah membaca teks di atas, wawasan apa yang kamu dapatkan? Mela telah berhasil melihat dan memanfaatkan peluang untuk membudidayakan ayam Arab dan menghasilkan telur dengan harga jual yang tinggi. Keseriusan Mela dibuktikan dengan pembuatan proposal usaha dan mengikuti lomba kewirausahaan. Modal yang didapat sangat membantu Mela untuk membangun dan mengembangkan usaha tersebut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kamu juga dapat mencontoh apa yang telah dilakukan oleh Mela. Sukses di usia muda adalah prestasi yang membanggakan dan bermanfaat.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selesaikanlah Kegiatan berikut untuk menambah pengetahuan dan wawasanmu tentang proposal usaha budi daya unggas petelur.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Kegiatan 3.5&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Judul Kegiatan : Berlatih Mengenali Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur Jenis Kegiatan : Kerja Kelompok&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Tujuan Kegiatan : Peserta didik dapat menunjukkan motivasi dan karakteristik wirausahawan budi daya unggas petelur dengan benar.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Langkah-langkah kegiatan sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Bentuklah kelompok dengan teman sekelasmu berisi 3-4. orang!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Carilah contoh proposal usaha budi daya unggas petelur dari buku, majalah, maupun internet!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Baca dan pahamilah proposal tersebut bersama kelompokmu!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ajukanlah pertanyaan pada gurumu mengenai proposal usaha yang kamu amati dan akan dijawab oleh guru maupun anggota dari kelompok lain!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Coba dalamilah proposal yang kamu amati dengan membaca buku yang berkaitan dengan materi tersebut!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Identifikasilah proposal dengan mengidektifikasi hal-hal berikut. a.&amp;nbsp;Apakah yang dimaksud dengan proposal usaha? b.&amp;nbsp;Apa saja yang dituliskan dalam proposal usaha? c.&amp;nbsp;Apakah manfaat proposal usaha yang kamu amati?&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pilihlah salah satu anggota kelompokmu untuk menuliskan hasil diskusi dengan rapi di selembar kertas! Kemudian presentasikan hasil kerjamu secara bergiliran di depan kelas!&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Gurumu akan menilaimu berdasarkan instrumen berikut ini!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-pVKv30i7aco/V-nKUDxopaI/AAAAAAAAC80/PqaiIO4RntMOxpSxppc8A2GS3ACHjRu5ACLcB/s1600/Aspek.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;208&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-pVKv30i7aco/V-nKUDxopaI/AAAAAAAAC80/PqaiIO4RntMOxpSxppc8A2GS3ACHjRu5ACLcB/s640/Aspek.png&quot; width=&quot;640&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;Agar kamu lebih memahami tentang proposal usaha, simaklah materi berikut dengan saksama&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;1.&amp;nbsp;Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Besar maupun kecil perencanaan usaha budi daya unggas harus dihitung dengan teliti Diperlukan manajemen usaha budi daya unggas petelur. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui keuntungan maupun kerugian yang dialami. Manajemen budi daya unggas meliputi permodalan dan pemasaran. Permodalan meliputi modal investasi, biaya perawatan hasil pemasaran hingga untung rugi usaha. Keberhasilan usaha bisa dicapai dengan kemauan dan kemampuan untuk mensukseskan usaha. Langkah pertama untuk mewujudkan ide usaha budi daya unggas adalah pembuatan proposal usaha.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Proposal usaha adalah rancangan kerja guna mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu tujuan. Proposal usaha juga dikenal dengan business plan. Business plan dibuat agar orang lain mengetahui segala sesuatu tentang perusahaan yang kamu dirikan sehingga tertarik untuk bekerja sama.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Kedalaman dan rincian yang dijelaskan pada business plan sesuai dengan luasnya bisnis yang akan dilakukan, skala kecil atau skala besar. Bagi usaha yang akan mengoperasikan sebuah pabrik atau produksi dalam jumlah besar, maka beberapa hal harus dijelaskan dengan rinci. Hal-hal tersebut seperti berikut.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Lokasi tempat budi daya.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Proses produksi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah bahan baku.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah mesin dan perlengkapan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah karyawan atau tenaga kerja terlatih.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Masalah tempat, tanah, ruangan yang tersedia saat ini dan gua perluasan di masa mendatang. Berupa&amp;nbsp;aset sewa atau milik pribadi.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Hal-hal lain yang menunjang agar pabrik atau budi&lt;/li&gt;&lt;li&gt;daya berjalan lancar. (Alma, Buchari.2013: 220)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div&gt;Adapun sistematika proposal usaha budi daya unggas petelur adalah sebagai berikut.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Halaman depan; Berisikan nama dan alamat usaha budi daya unggas petelur, nama orang yang bertanggungjawab yang dapat dihubungi sewaktu-waktu.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Daftar isi; berisikan letak halaman bahasan dengan nomor yang tepat.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Rangkuman eksekutif; berisikan rangkuman perencanaan usaha budi daya unggas petelur yang sangat menarik perhatian pembaca.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penjelasan tentang perusahaan; Menjelaskan strategi perusahaan dan tim manajemen yang mengelola usaha budi daya unggas petelur.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pemasaran; Menyebutkan pasar yang dituju, besar potensi pasar, dan perkiraan target konsumen hasil budi daya unggas petelur di masa mendatang.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Barang dan jasa yang dihasilkan; Menjelaskan kualitas, kuantitas, kegunaan, dan keistimewaan hasil budi daya unggas petelur yang ditawarkan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Usaha meningkatkan penjualan; Menjelaskan tentang teknik promosi yang akan digunakan, tenaga penjual yang akan disebar diberbagai daerah.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Permodalan; Mengungkapkan rencana permodalan dan proyeksi permodalan, neraca pendahuluan, aliran kas, dan pendapatan.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Apendix; berisikan lampiran berbagai keterangan yang diperlukan untuk melengkapi business plan seperti akta pendirian perusahaan, SIUP (Surat Ijin Usaha Perdagangan), sertifikat tanah, dan lain-lain.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;div&gt;&lt;div&gt;&lt;h3&gt;&lt;b&gt;2.&amp;nbsp;Membuat Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur&lt;/b&gt;&lt;/h3&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Selain sebagai dasar dan pengarah usaha, proposal usaha akan memberikan dampak positif seperti proses usaha menjadi tertib dan teratur, meningkatkan efisiensi biaya, pekerjaan menjadi efektif, serta sebagai alat evaluasi atau pengawasan. Di samping itu, pembuatan proposal usaha pada umumnya ditujukan untuk pengajuan dana pinjaman, atau pencarian investor. Guna kepentingan tersebut, proposal usaha harus dibuat dengan terperinci, menarik, dan bersifat formal.&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;Perhatikan urutan isi proposal usaha berikut ini sebagai pedoman pembuatan proposal usaha.&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border=&quot;1&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;SAYA.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;&lt;b&gt;latar belakang&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Latar belakang pendirian perusahaan, keadaan persaingan, masih terbuka peluang usaha, fasilitas yang dimiliki dan prospek usaha dimasa yang akan datang.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;II.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;&lt;b&gt;Identitas pemilik&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nama pemilik tempat dan tanggal lahir, alamat rumah dan telepon, jenis kelamin, status perkawinan, pendidikan terakhir, kursus-kursus yang pernah diikuti, maupun pengalaman kerja.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;III.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;&lt;b&gt;Data perusahaan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Nama perusahaan, alamat kantor dan nomor telepon, bidang usaha, jenis dan bentuk badan usaha, bank, mulai berdiri, susunan pengurus, visi misi dan tujuan usaha.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;IV.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;&lt;b&gt;Aspek produksi&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Lokasi usaha, fasilitas dan peralatan produksi, tenaga kerja, jenis dan jumlah mesin yang digunakan, kapasitas produksi, jumlah produksi rata-rata perbulan, sumber bahan baku, proses produksi, dan struktur biaya produksi. Jika untuk pertokoan maka jelaskan jenis barang yang dijual, sumber barang, cara pembelian.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;V.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;&lt;b&gt;aspek pemasaran&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Sistem distribusi, sistem pembayaran dari pembeli, konsumen sasaran, wilayah pemasaran, kondisi pasar, penguasaan pasar, segmentasi pasar, penetapan harga jual, strategi pemasaran, estimasi keuntungan rata-rata dari penjual.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;8%&quot;&gt;&lt;b&gt;VI.&lt;/b&gt;&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;92%&quot;&gt;Aspek keuangan&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Tahapan pelaksanaan kebutuhan uang rata-rata perbulan untuk bahan baku, bahan penolong, upah gaji, biaya umum, ATK, bunga, pajak, dan lain-lain. Biaya pra investasi, biaya investasi, biaya pemasaran, administrasi, dan umum, sumber pembiayaan dan penggunaan dana, proyeksi laba rugi, proyeksi aliran kas, analisis manfaat keuangan usaha. Jika untuk usaha baru cantumkan modal investasi untuk bangunan, sewa kontrak tempat, pembelian mesin dan perlengkapan. Untuk keperluan modal kerja dijelaskan kebutuhan modal tiap minggu atau tiap bulan. Kemudian lampirkan neraca perusahaan yang menggambarkan rincian jumlah aktiva dan pasivanya. Jelaskan laporan rugi laba dengan mencantumkan jumlah hasil penjualan, harga pokok, harga pembelian, biaya-biaya yang dikeluarkan, bunga bank, pajak dan sebagainya.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Dalam penulisan proposal usaha yang menarik terdapat beberapa faktor yang mendukung. Faktor pendukung pembuatan proposal usaha yang menarik antara lain:&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;table border=&quot;1&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;Sebuah.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Ditulis secara jelas dan singkat; Tuliskan proposal secara to the point, jelas, sederhana, dan logis.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;b.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Buat argumen yang baik dan kendala yang mungkin muncul; Kumpulkan berbagai fakta terbaik dan argumen yang memperkuat penjelasan.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;c.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;Tunjukkan kepribadian usaha; Tulis proposal dengan jujur dan penuh rasa antusias.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;d.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Gunakan gambar secara cerdas; Gunakan gambar yang mendukung dan membantu dalam penyampaian ide serta &#39;menghidupkan&#39; proposal.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;e.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Jangan terlalu menjual; Jangan menuliskan kalimat hiperbola karena dapat membinggungkan pembaca.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;f.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Hindari copy paste dan kesalahan pengetikan; Gunakan proposal lain sebagai referensi, dan data yang valid dengan penjelasan yang menarik.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;5%&quot;&gt;g.&lt;/td&gt;&lt;td width=&quot;95%&quot;&gt;&lt;div style=&quot;text-align: justify;&quot;&gt;Selalu jaga agar pembaca tetap sadar; Proposal usaha dapat dikatakan sebagai alat pemasaran, agar pembaca terus terfokus pada proposal yang kamu buat.&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Demikian uraian tentang Proposal Usaha Budidaya Unggas Petelur. Semoga anda bisa mempraktikannya.  &lt;br /&gt;&lt;table border=&quot;1&quot; style=&quot;width: 100%px;&quot;&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td width=&quot;30%&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;http://budidayapertan.blogspot.com/2016/09/sumber-daya-usaha-budi-daya-unggas.html&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;&lt;img alt=&quot;Wirausaha Budi Daya Unggas Petelur&quot; border=&quot;0&quot; height=&quot;161&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-f0pwrxvBwwE/V9mhADqqEzI/AAAAAAAAG7A/lJu8je9cRAUQJIIiOwKGUbDV62yHemMygCLcB/s200/Budidaya%2BSebelumnya.png&quot; title=&quot;Wirausaha Budi Daya Unggas Petelur&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;text-align: center;&quot; width=&quot;40%&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;a href=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-dF8DsGap9Dc/V-m-8cVhVmI/AAAAAAAAC8k/I2xg9AojXmkjWsoDVFD4mvfkAguZ53L5QCEw/s1600/Budi%2BDaya%2BAyam%2Bdan%2BBebek%2BPetelur.png&quot; imageanchor=&quot;1&quot; style=&quot;margin-left: 1em; margin-right: 1em;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;120&quot; src=&quot;https://1.bp.blogspot.com/-dF8DsGap9Dc/V-m-8cVhVmI/AAAAAAAAC8k/I2xg9AojXmkjWsoDVFD4mvfkAguZ53L5QCEw/s320/Budi%2BDaya%2BAyam%2Bdan%2BBebek%2BPetelur.png&quot; width=&quot;320&quot; /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style=&quot;text-align: right;&quot; width=&quot;30%&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style=&quot;text-align: right;&quot;&gt;&lt;div class=&quot;separator&quot; style=&quot;clear: both; text-align: center;&quot;&gt;&lt;img border=&quot;0&quot; height=&quot;161&quot; src=&quot;https://3.bp.blogspot.com/-72wJ0lFa_iE/V9mg8td_ixI/AAAAAAAAG68/AEnrjkU-dY07plAO_S5JO-fMROl7SdDDACLcB/s200/Budidaya%2BSelanjutnya.png&quot; width=&quot;200&quot; /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://usabudiya.blogspot.com/feeds/512199012245348695/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/proposal-usaha-budi-daya-unggas-petelur.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/512199012245348695'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1130671037150462353/posts/default/512199012245348695'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://usabudiya.blogspot.com/2016/09/proposal-usaha-budi-daya-unggas-petelur.html' title='Proposal Usaha Budi Daya Unggas Petelur | Bisnis Telur Ayam Berbuah Jutawan'/><author><name>Fauzi Chaniago</name><uri>https://plus.google.com/106167781854811855429</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='32' src='//lh5.googleusercontent.com/-9CqgrgqxKv0/AAAAAAAAAAI/AAAAAAAAE9E/BDj_o-mtMio/s512-c/photo.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" url="https://1.bp.blogspot.com/-pVKv30i7aco/V-nKUDxopaI/AAAAAAAAC80/PqaiIO4RntMOxpSxppc8A2GS3ACHjRu5ACLcB/s72-c/Aspek.png" height="72" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.668126 72.61273300000002 30.089576 155.22992100000002</georss:box></entry></feed>