<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>WartaTransparansi</title>
	<atom:link href="https://wartatransparansi.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://wartatransparansi.com</link>
	<description>Menyuarakan Hak Rakyat</description>
	<lastBuildDate>Sat, 15 Aug 2026 10:32:32 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://wartatransparansi.com/wp-content/uploads/2026/04/cropped-Logo-Warta-32x32.png</url>
	<title>WartaTransparansi</title>
	<link>https://wartatransparansi.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Korban Meninggal Gempa M7,7 NTT Terus Bertambah</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/korban-meninggal-gempa-m77-ntt-terus-bertambah.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 10:19:08 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140643</guid>

					<description><![CDATA[KUPANG, Wartatransparansim.com  – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KUPANG, Wartatransparansim.com </strong> – Korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026), terus bertambah. Data sementara hingga pukul 12.30 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia. Namun perubahan begitu cepat dikabarkan sampai pukul 15.00 WIB dikabarkan berubah menjadi 38 orang.</p>
<p>Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut korban meninggal tersebar di tiga kabupaten, yakni Sikka sebanyak tiga orang, Manggarai enam orang, dan Manggarai Timur lima orang. Selain korban meninggal, tercatat dua orang mengalami luka berat dan 11 orang luka ringan. Data tersebut masih dalam proses pendataan, verifikasi, dan validasi di lapangan.</p>
<p>Gempa terjadi pada Sabtu pagi sekitar pukul 04.58 WIB. Guncangan kuat dirasakan di sejumlah wilayah Flores dan menyebabkan kerusakan bangunan serta kepanikan warga.</p>
<p>Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi. Peringatan tersebut kemudian diakhiri pada pukul 07.30 WIB. BMKG menyatakan gempa dipicu aktivitas sesar naik atau thrust fault.</p>
<p>Petugas gabungan bersama BPBD, TNI, Polri dan unsur terkait terus melakukan evakuasi, pendataan korban serta pemeriksaan terhadap bangunan yang terdampak.</p>
<p>BNPB mengingatkan masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah serta BMKG.</p>
<p><strong>(ais/min)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Catat Hanya Sehari, Naik Bus TransJatim Gratis 17 Agustus</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/catat-hanya-sehari-naik-bus-transjatim-gratis-17-agustus.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 06:31:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140647</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA, Wartatransparansi.com – Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur. Pemprov Jatim menggratiskan layanan Trans Jatim...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, Wartatransparansi.com</strong> – Kabar gembira bagi masyarakat Jawa Timur. Pemprov Jatim menggratiskan layanan Trans Jatim selama satu hari, tepat pada 17 Agustus 2026, sebagai kado memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.<br />
Gratis naik Trans Jatim tersebut berlaku di seluruh koridor wilayah Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali layanan Trans Jatim Luxury.</p>
<p>Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kebijakan itu merupakan bentuk apresiasi Pemprov Jatim sekaligus upaya mendorong masyarakat beralih menggunakan transportasi publik.</p>
<p>“Ini menjadi kado kemerdekaan bagi masyarakat Jawa Timur. Khusus 17 Agustus, silakan manfaatkan Trans Jatim secara gratis di seluruh koridor Gerbangkertasusila dan Malang Raya, kecuali Trans Jatim Luxury,” kata Khofifah di Surabaya, Sabtu (15/8).</p>
<p>Menurut Khofifah, transportasi publik tidak sekadar menjadi sarana mobilitas, tetapi juga membuka akses masyarakat menuju tempat kerja, sekolah, perguruan tinggi, pusat pelayanan publik dan pusat ekonomi.</p>
<p>Ia berharap momentum layanan gratis tersebut dimanfaatkan masyarakat yang belum pernah mencoba Trans Jatim.</p>
<p>“Silakan mencoba. Mari kita rasakan bersama bahwa transportasi publik bisa menjadi pilihan mobilitas yang nyaman dan terjangkau,” ujarnya.</p>
<p>Khofifah juga mengajak masyarakat menjaga fasilitas publik serta menjadikan transportasi umum sebagai bagian dari gaya hidup mobilitas yang aman, efisien dan berkelanjutan.</p>
<p><strong>(guh/min)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gempa M7,7 Guncang Nagekeo, Peringatan Tsunami Berakhir</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/gempa-m77-guncang-nagekeo-peringatan-tsunami-berakhir.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 04:04:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140640</guid>

					<description><![CDATA[NAGEKEO,NTT. WartaTranspqransi.com – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT),...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong> NAGEKEO,NTT. WartaTranspqransi.com</strong> – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) pagi. Gempa tersebut dirasakan di sejumlah wilayah dan sempat memicu peringatan dini tsunami.</p>
<p dir="ltr">Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berpusat di sekitar wilayah Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT. Gempa terjadi pada kedalaman yang relatif dangkal sehingga getarannya dirasakan cukup kuat di sejumlah daerah.</p>
<p dir="ltr">BMKG menjelaskan, gempa tersebut dipicu aktivitas sesar naik busur belakang Flores (Flores Back Arc Thrust). Mekanisme gempa ini juga menjadi salah satu faktor yang membuat BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami setelah gempa terjadi.</p>
<p dir="ltr">Peringatan tsunami mencakup sejumlah wilayah di NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Masyarakat di wilayah pesisir diminta tetap waspada dan mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.</p>
<p dir="ltr">Namun, setelah dilakukan pemantauan terhadap kondisi muka laut, BMKG kemudian mengakhiri peringatan dini tsunami pada pukul 07.30 WIB.</p>
<p dir="ltr">Hingga berita ini ditulis, BMKG masih melakukan pemantauan terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan. Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan tetap mengacu pada kanal resmi BMKG.</p>
<p dir="ltr">Petugas terkait juga terus melakukan pemantauan untuk mengetahui kondisi di wilayah yang terdampak gempa, termasuk kemungkinan adanya kerusakan bangunan maupun dampak lainnya.</p>
<p dir="ltr"><strong>(guh/zal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sajak Kemerdekaan &#8220;Taubat&#8221;</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/sajak-kemerdekaan-taubat.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 03:15:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140635</guid>

					<description><![CDATA[Taubat adalah pengakuan suci karena sadar diri atas sikap dan perilaku masa lalu dan masa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Taubat</strong> adalah pengakuan suci karena sadar diri atas sikap dan perilaku masa lalu dan masa baru, juga masa kelabu karena kadang tidak tahu, ingin kembali pada kehidupan normal sejati sesuai hati nurani.</p>
<p>Taubat adalah pengakuan suci karena sadar diri atas sikap dan perilaku, karena ingin kembali seperti rembulan serta matahari setelah terlepas dari proses gerhana.</p>
<p>Taubat adalah pengakuan suci karena sadar diri atas sikap dan perilaku, karena sadar dan menyesal akan dosa atau perbuatan salah, perilaku khilaf dalam sadar atau tidak sadar. Mengubah menjadi kesadaran bersama-sama menjaga negeri surga kecil ini.</p>
<p>Taubat adalah pengakuan suci karena sadar diri atas sikap dan perilaku, karena rahmat, taufik, hidayah, dan ridlo Alloh Subhanallahu wa taala, berniat untuk memperbaiki tingkah laku dan perbuatan dengan sungguh-sungguh, bukan sekedar pencitraan semata.</p>
<p>Taubat ketika 81 tahun Indonesia merdeka, dengan kekayaan alam melimpah dan berkilau di mana-mana memancar gemerlap, emas, berlian, uranium, nikel, dan berbagai kekayaan alam bak surga, (ternyata) masih saja anak bangsa terlelap dalam tidur penjajahan.</p>
<p>Taubat sebagai rahasia kebaikan secara samar dan goib dalam hikmah menjadi lebih bijak, akan menerbangkan anak bangsa melayang-layang di angkasa bak kapal udara bersama emas berlian dan seluruh kekayaan alam (jika para pemimpin sungguh-sungguh).</p>
<p><strong>Taubat Nasuha</strong></p>
<p>Taubat nasuha adalah tobat yang murni, tulus, dan sungguh-sungguh kepada Allah Subhanahu wa Taala.</p>
<p>Ketika 81 tahun Indonesia merdeka, sebuah kemerdekaan cukup lama dan sudah tua, (ternyata) koruptor masih merajalela, kantor-kantor pemerintah masih berputar-putar seperti komidi putar (masih suka) membawa uang haram, daripada uang halal.</p>
<p>Taubat nasuha adalah jalan terbaik menuju kesadaran massal dari kantor-kantor pemerintah yang (kini) menjelma jadi pusat kantor setan gentayangan, kembali normal mengabdi kepada anak negeri, Ibu Pertiwi, sang saka merah putih suci, dan bumi para wali.</p>
<p>Taubat nasuha adalah tobat yang murni, tulus, dan sungguh-sungguh kepada Allah Subhanahu wa Taala.<br />
Taubat ini menyesali dosa yang lalu, berhenti total dari perbuatan maksiat dan keburukan saat lalu juga saat ini, serta bertekad kuat untuk tidak mengulangi dosa tersebut selamanya.</p>
<p>Taubat nasuha ini, jika dosa tersebut berkaitan dengan hak orang lain (seperti merugikan, mencuri, atau menzalimi), dengan sadar diri meminta maaf atau mengembalikan hak orang tersebut.</p>
<p>Taubat nasuha adalah harapan gerakan besar bergelombang menjadi satu kekuatan , menyelamatkan surga kecil bernama Indonesia, benar-benar menjadi surga kecil itu semakin indah untuk semua anak bangsa.</p>
<p><strong>Taubat Kebangsaan</strong></p>
<p>Taubat kebangsaan adalah kesadaran kolektif atau pengakuan bersama untuk berhenti dari sikap yang merusak sendi-sendi kehidupan sejati, menghancurkan budaya gotong royong saling memberi bukan meminta, memecah belah persatuan. Berniat kembali setia pada dasar negara Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.</p>
<p>Taubat kebangsaan adalah kesadaran kolektif atau pengakuan bersama untuk berhenti. Bertekad kuat dan berjanji pada diri sendiri untuk tidak mengulangi perbuatan dosa tersebut selamanya. Menyelesaikan urusan sesama manusia dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>Taubat kebangsaan adalah kesadaran kolektif atau pengakuan bersama untuk berhenti secara massal seluruh anak bangsa yang sudah pasrah serta menyerah dari berbagai upaya sengaja mengumpulkan dosa, (&#8220;karena rahmat, ridlo, dan ijinNya&#8221;) tiba-tiba merubah total menjadi malaikat bagi siapa saja.</p>
<p>Taubat kebangsaan adalah kesadaran kolektif atau pengakuan bersama untuk berhenti dan berjanji setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional adalah seruan moral bagi seluruh elemen bangsa—khususnya para pejabat negara, elite politik, dan masyarakat—untuk melakukan introspeksi diri, mengakui kesalahan kolektif, serta memperbaiki tata kelola etika, moral, dan hukum demi kebaikan Indonesia.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional dengan sungguh-sungguh kembali ke Pancasila: Mengubah paham yang menentang ideologi negara menjadi patuh pada aturan hukum nasional.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif, seperti korupsi atau perusakan alam, agar hidup berbangsa menjadi lebih baik.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif,<br />
secara terbuka untuk meninggalkan organisasi terlarang atau anti-Pancasila.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif, seruan ini mencuat sebagai bentuk keprihatinan atas merosotnya nilai moral, ketegangan sosial, serta persoalan hukum dan keadilan di Indonesia.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif,mengajak para pemimpin di lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif agar berhenti saling menyalahkan, &#8220;jual beli&#8221; kewenangan walau semestinya kalah jadi menang, semestinya menang jadi tidak menang, serta lebih peka terhadap aspirasi rakyat.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif,<br />
memaknai berbagai persoalan bangsa sebagai momentum untuk kembali pada nilai kejujuran, keadilan, dan integritas bernegara dan berbangsa serta beragama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif,<br />
Pemerintah dan penegak hukum mengevaluasi kebijakan yang merugikan masyarakat serta berkomitmen memberantas korupsi dan ketidakadilan.</p>
<p>Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebuah pengakuan<br />
kesalahan kolektif,<br />
mengubah perilaku menyimpang dengan tindakan nyata yang taat hukum, transparan, dan berpihak pada kesejahteraan rakyat.</p>
<p>Taubat, Taubat Nasuha, Taubat Kebangsaan, Taubat kebangsaan atau tobat nasional sebagai sebuah pengakuan kesalahan kolektif, menjadi gerakan kesadaran massal kembali dalam kehidupan normal dan berbangsa juga bernegara tanpa melakukan penyimpangan walau hanya sekian detik saja.</p>
<p><strong>Taubat-Taubat-Taubat</strong></p>
<p>Taubat-taubat-taubat adalah harapan kesadaran massal sebagai gerakan massal menuju cita-cita bersama para pendiri bangsa, sebagai kado 81 tahun Indonesia merdeka, Indonesia gemah ripah loh jinawi (masyarakat<br />
dan wilayah yang subur, makmur, kaya akan hasil alam, serta tenteram).</p>
<p>Taubat, taubat, taubat adalah harapan kesadaran massal sebagai gerakan massal menuju cita-cita bersama para pendiri bangsa, kehidupan anak bangsa tentrem kerto raharjo (tertib, tenteram, dan sejahtera). Sebuah semboyan daerah, desa, atau doa bagi kesejahteraan bangsa Indonesia.</p>
<p>Taubat, taubat, taubat adalah harapan kesadaran massal sebagai gerakan massal menuju cita-cita bersama para pendiri bangsa, mengembalikan surga kecil bernama Indonesia menjadi surga bagi rakyatnya, bukan sebaliknya menjadi surga bagi mereka yang terus mendompleng sebagai penjajah. (Rasanya memang masih ada).</p>
<p>Masihkah terus kerja lari tanpa mau berhenti menjaga negeri ini, masihkah terus meneriakkan kata suci sementara diri sendiri justru tidak bersih bersih, masihkah kampanye dengan sentuhan hati nurani sementara setiap melangkah anak bangsa mati suri. Masihkah &#8230;, 81 tahun Indonesia merdeka hanya sia-sia.</p>
<p>Mari semua taubat-taubat-taubat menjaga martabat juga derajat bangsa dan negara dalam mengantarkan anak bangsa menuju negara berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.</p>
<p><strong>(Djoko Tetuko)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>The People Of The Sun Rilis Single Berjudul &#8220;Sebak&#8221;: Serpihan Doa di Riuhnya Duka</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/the-people-of-the-sun-rilis-single-berjudul-sebak-serpihan-doa-di-riuhnya-duka.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 00:28:23 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Seni Budaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140631</guid>

					<description><![CDATA[Unit rock asal Surabaya The People Of The Sun (POTS) menghadirkan pelipur lara lewat single...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Unit rock asal Surabaya</strong> The People Of The Sun (POTS) menghadirkan pelipur lara lewat single terbaru mereka yang berjudul &#8220;Sebak&#8221;. Secara harfiah, &#8220;Sebak&#8221; mengandung arti penuh, tergenang, meluber, dan banjir, yang dianalogikan ke dalam betapa sedihnya perasaan seseorang.</p>
<p>Latar belakang penciptaan &#8220;Sebak&#8221; menyimpan cerita mendalam tentang salah satu tragedi transportasi di bulan April 2026 lalu.</p>
<p>&#8220;Tema dan lirik lagu ini ditulis untuk merespons kesedihan kami terhadap kecelakaan kereta api di bulan April lalu, serta kekecewaan kami terhadap beberapa respons yang terkesan nirempati atas peristiwa tersebut,&#8221; ujar Radit, vokalis sekaligus songwriter di lagu ini.</p>
<p>Liriknya sendiri menggambarkan raw feelings dari sesaknya luka, penyangkalan, dan kemarahan, yang merupakan tahap awal dari 5 stages of grief.</p>
<p>&#8220;Nggak ada yang bisa menggambarkan betapa sedihnya perasaanku terhadap tragedi tersebut. Semua lirik yang kutulis merupakan gambaran kekalutanku saat itu,&#8221; tambah Bimo, drummer sekaligus penulis lirik Sebak.</p>
<p>Barisan lirik bernuansa gloomy ini berpadu dengan aransemen slow build-up yang perlahan membawa pendengar ke dalam atmosfer emosional lagu. Karakter rock yang kental hadir berdampingan dengan alunan string section, memperkaya warna musik sekaligus mempertebal nuansa sendu yang dibangun. Seluruh dinamika tersebut berpadu dengan musik khas POTS dan warna vokal emosional Raditya Mahendra, menciptakan sajian yang terasa intens sekaligus penuh perasaan.</p>
<p>Menariknya, proses produksi lagu ini termasuk cepat dan seamless. Hanya dalam waktu satu bulan, demo yang awalnya berupa drum pattern bisa menjadi lagu yang utuh.</p>
<p>&#8220;Uniknya di situ sih, jadi biasanya nulis lagu dimulai dari notasi atau lirik duluan. Tapi untuk Sebak ini malah drum-pattern yang muncul duluan. Selebihnya, tinggal dilanjutkan dengan saling melempar file progress ke masing-masing personil aja,&#8221; kata Nando dan Adria.</p>
<p>Proses rekaman dikerjakan di beberapa tempat, yaitu 912 Studio oleh Adria Riswinanda, Arbuls Mini Lab oleh Ananda Maulana, serta Radit&#8217;s Home Studio oleh Raditya Mahendra. Sementara mixing &amp; mastering dikerjakan oleh Tutoet Daru Prabowo</p>
<p>The People of The Sun berharap lagu ini bisa hadir dan menemani setiap momen sedih yang dialami pendengar.</p>
<p>&#8220;Regulasi emosi tiap orang pasti berbeda-beda, tapi kami berharap lagu ini bisa berkontribusi dalam proses healing para pendengar,&#8221; tutup Harist Santoso, gitaris The People Of The Sun</p>
<p><strong>Tentang The People Of The Sun</strong></p>
<p>The People Of The Sun (POTS) adalah band rock asal kota Surabaya yang terbentuk pada 2022. Saat ini, POTS beranggotakan Adria Riswinanda (gitar), Ananda Maulana (bass), Bimo Widiyahutomo (drum), Harist Santoso (gitar), dan Raditya Mahendra (vokal).</p>
<p>Media Pop Hari Ini melalui laman webnya menyebut POTS sebagai supergroup karena tiap personilnya merupakan nama yang masyhur di Kota Pahlawan. POTS sudah merilis album penuh perdananya pada 2023 lalu. Salah satu hitsnya yaitu “Ingenue” sudah mendapatkan banyak streams di gerai musik digital. “Sebak” merupakan rilisan kedua POTS di 2026 setelah “Kontemplasi” yang dirilis bulan Mei lalu.</p>
<p><strong>(firli)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mentan Amran Apresiasi Langkah Preventif Pemprov Jatim Antisipasi Kekeringan</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/mentan-amran-apresiasi-langkah-preventif-pemprov-jatim-antisipasi-kekeringan.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 15 Aug 2026 00:17:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140626</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA, Wartatransparansi.com – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kesigapan Pemerintah Provinsi Jawa...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p class="isSelectedEnd"><strong>SURABAYA, Wartatransparansi.com</strong> – Menteri Pertanian (Mentan) RI Andi Amran Sulaiman mengapresiasi kesigapan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam menyiapkan langkah preventif menghadapi potensi kekeringan yang dapat mengancam lahan pertanian dan produksi pangan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Apresiasi tersebut disampaikan Amran dalam rapat koordinasi penanganan kekeringan bersama Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, jajaran kementerian/lembaga, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan terkait di Kantor Bappeda Provinsi Jawa Timur, Surabaya.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami ucapkan terima kasih dan apresiasi. Pemprov Jatim sangat sigap melakukan langkah preventif menghadapi musim kekeringan,” kata Amran.</p>
<p class="isSelectedEnd">Amran menyebut saat ini terdapat sekitar 200 hektare lahan yang mengalami kekeringan. Untuk mengantisipasinya, pemerintah perlu melakukan pemetaan secara menyeluruh terhadap wilayah pertanian, khususnya untuk mengetahui ketersediaan sumber air di sekitar lahan sawah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, lahan yang berada di sekitar sumber air dapat segera mendapatkan bantuan pompa. Sementara wilayah yang tidak memiliki sumber air permukaan perlu disiapkan sumur dangkal sebagai alternatif pasokan air.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Yang terancam sebanyak satu juta hektare harus dipetakan. Mana yang ada air di sekitarnya diberikan pompa. Sedangkan yang tidak ada air dibangun sumur dangkal bersama Kementerian PU, Kementerian Pertanian, Pemprov, bupati, camat, dan kepala desa,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Amran menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyelamatkan lahan pertanian sekaligus memastikan petani tidak menanggung beban akibat ancaman kekeringan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Yang kekeringan kita selamatkan. Intinya jangan ada petani terbebani,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak mengatakan Pemprov Jatim bersama pemerintah pusat dan pemerintah kabupaten/kota tengah melakukan sinkronisasi data guna mendapatkan pemetaan yang lebih presisi terhadap lahan yang mengalami maupun berpotensi terdampak kekeringan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Emil, validasi data menjadi penting agar intervensi pemerintah dapat dilakukan secara tepat sasaran dan disesuaikan dengan karakteristik masing-masing wilayah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Semua kepala dinas, kepala daerah, dirjen berkumpul untuk mencocokkan luas lahan yang berpotensi kekeringan. Ada angka 200 hektare dan ada satu juta hektare. Namun, saya yakin petani Jatim tangguh dan sudah beradaptasi,” kata Emil.</p>
<p class="isSelectedEnd">Emil menjelaskan, langkah preventif yang dilakukan saat ini antara lain memetakan potensi sumber air permukaan yang dapat dimanfaatkan untuk mengairi lahan pertanian.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemerintah pusat, lanjut dia, juga masih menyiapkan pompa, sementara pemetaan sumur bor terus dimatangkan. Data geolistrik akan dikroscek dengan data cekungan air yang dimiliki Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Bengawan Solo dan BBWS Brantas.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Cross-check dua data cekungan sangat penting dari dua balai bersama Dirjen Sumber Daya Air,” ungkapnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain sumber air, Emil menilai keberadaan embung juga memiliki peran penting, salah satunya sebagai bagian dari upaya menahan aliran banjir dari Kalilamong sekaligus mendukung ketersediaan air.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga menyampaikan bahwa penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) di Jawa Timur telah selesai. Kondisi tersebut, menurut Emil, dapat semakin mengoptimalkan kawasan pangan, termasuk melalui pemanfaatan kawasan kehutanan dengan tetap memperhatikan ketentuan mengenai kelestarian hutan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Tentu tetap aturan hutan lestari dengan memastikan tutupan hutan yang memenuhi syarat,” jelasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Emil berharap koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah dapat semakin memperkuat kesiapan menghadapi potensi kekeringan. Ia meminta seluruh daerah segera mengidentifikasi sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk pompa serta memastikan kesiapan pembangunan sumur bor.</p>
<p><strong>(fir/min)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dana Talangan Rp786,573 Miliar: Strategi Rasional Percepat Pembangunan dengan Pijakan Hukum</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/dana-talangan-rp786573-miliar-strategi-rasional-percepat-pembangunan-dengan-pijakan-hukum.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 23:38:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140623</guid>

					<description><![CDATA[JEMBER, Wartatransparansi.com &#8211; Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam mengajukan instrumen pinjaman daerah senilai Rp...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>JEMBER, Wartatransparansi.com &#8211;</strong> Kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam mengajukan instrumen pinjaman daerah senilai Rp 786,573 miliar kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) merupakan langkah manajemen keuangan publik yang terukur, rasional, dan memiliki pijakan hukum yang kokoh.</p>
<p>Pembiayaan ini diproyeksikan untuk mengakselerasi pembangunan fasilitas publik dasar di tengah keterbatasan ruang anggaran daerah.</p>
<p>Hal tersebut dipaparkan oleh Advokat, Konsultan Hukum, Mediator, sekaligus Pengamat Hukum Publik, ANASRUL, S.H., C.I.L., C.Med., melalui hasil kajian hukum terhadap rencana pembiayaan pembangunan Kabupaten Jember dalam Rancangan APBD 2027.</p>
<p>Dalam analisisnya, Anasrul menjelaskan bahwa pada rancangan KUA-PPAS APBD 2027, belanja daerah Jember diproyeksikan mencapai Rp 5,5 triliun. Di sisi lain, proyeksi pendapatan daerah diperkirakan sebesar Rp 4,5 triliun, sehingga muncul selisih defisit anggaran senilai Rp 1 triliun. Untuk menutupi defisit tersebut, Pemkab Jember menyiapkan dua opsi pembiayaan, yakni mengalokasikan Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) sebesar Rp 200 miliar dan mengajukan opsi pinjaman daerah ke BUMN PT SMI sebesar Rp 786,573 miliar.</p>
<p>&#8220;Kebijakan mengambil pinjaman ini sama sekali bukan mencerminkan ketidakmampuan pengelolaan fiskal, melainkan sebuah strategi manajemen keuangan publik yang logis demi mempercepat pemerataan pembangunan. Seluruh dana pinjaman dialokasikan 100 persen untuk belanja modal produktif yang menghasilkan aset daerah, bukan untuk belanja rutin seperti gaji pegawai atau operasional kedinasan,&#8221; ujar Anasrul.</p>
<p>Salah satu penekanan mendasar dari kajian Anasrul terletak pada analisis biaya waktu. Berdasar kalkulasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Jember per Juni 2026, laju kenaikan harga sektor pekerjaan umum tercatat sebesar 2,22 persen per bulan atau setara 26,64 persen apabila dihitung secara tahunan.</p>
<p>Sementara itu, beban suku bunga pinjaman yang ditawarkan PT SMI sangat rendah, yakni 6 persen per tahun. Terdapat margin efisiensi sebesar 20,64 persen antara potensi pembengkakan biaya akibat penundaan pengerjaan fisik dibandingkan kewajiban bunga pinjaman.</p>
<p>Anasrul menguraikan bahwa penundaan pengerjaan selama dua tahun berisiko memicu potensi kerugian akibat inflasi konstruksi hingga Rp 474,703 miliar. Nilai tersebut jauh melebihi kalkulasi total bunga pinjaman 4 tahun yang berkisar sekitar Rp117,98 miliar.</p>
<p>Dengan mengambil opsi pembiayaan sekarang, daerah secara teknis berhasil menghemat anggaran sekitar sekitar Rp356,71 miliar.<br />
Seluruh porsi dana pinjaman senilai Rp 786,573 miliar tersebut disebar secara spesifik untuk membenahi tiga pos pelayanan umum. Pertama, sektor perbaikan jalan (Rp 400 Miliar).</p>
<p>&#8220;Ditargetkan untuk membenahi 527,68 kilometer jalan kabupaten yang mengalami kerusakan. Peningkatan kualitas jalan ini diestimasikan mampu menghemat beban logistik hasil panen warga hingga Rp 54,75 miliar per tahun,&#8221; ungkapnya.</p>
<p>Kedua, sektor penerangan jalan umum/PJU (Rp 200 Miliar). Yakni, dialokasikan bagi pengerjaan 12.400 titik PJU bertenaga surya di 226 desa dan 22 kelurahan.</p>
<p>&#8220;Proyek ini diproyeksikan menghidupkan niaga malam hari dengan estimasi perputaran ekonomi UMKM mencapai Rp 297,6 miliar per tahun,&#8221; terangnya.</p>
<p>Ketiga, Sektor Pelayanan Kesehatan (Rp186,573 Miliar), nantinya digunakan untuk memperkuat dua rumah sakit daerah, yakni RSD dr. Soebandi (Rp 130 miliar) dan RSD Balung (Rp 56,573 miliar) melalui penambahan gedung, fasilitas 200 tempat tidur, serta modernisasi alat medis.</p>
<p>Dari aspek regulasi, Anasrul menegaskan bahwa langkah ini berlandaskan pada ketentuan hukum yang sah. Yaitu, mencakup UU Nomor 1 Tahun 2022 tentang HKPD (Pasal 158-161), PP Nomor 12 Tahun 2019, serta PMK Nomor 178 Tahun 2022.</p>
<p>Secara kapasitas keuangan, ambang batas rasio cicilan yang diperbolehkan regulasi pemerintah adalah maksimal 15 persen dari pendapatan APBD.**</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kasus Penganiayaan Wanita Dituduh Pelakor di Sampang, Kasatreskrim: Laporan Diterima, Kasus dalam Penyelidikan!</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/15/kasus-penganiayaan-wanita-dituduh-pelakor-di-sampang-kasatreskrim-laporan-diterima-kasus-dalam-penyelidikan-2.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 23:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Sampang]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140618</guid>

					<description><![CDATA[SAMPANG, Wartatransparansi.com &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang resmi memulai proses penyelidikan terkait kasus penganiayaan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SAMPANG, Wartatransparansi.com</strong> &#8211; Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sampang resmi memulai proses penyelidikan terkait kasus penganiayaan berat dan perundungan yang menimpa seorang wanita berinisial MR (27), warga Kecamatan Ketapang, Kabupaten Sampang.</p>
<p>Kasus ini menjadi sorotan publik setelah video aksi kekerasan tersebut terekam dan viral di media sosial.</p>
<p>Kasatreskrim Polres Sampang, Iptu Nur Fajri Alim, membenarkan bahwa korban telah resmi membuat laporan polisi pada Kamis (13/8/2026) siang dengan didampingi pihak keluarga serta personel Polsek Ketapang.</p>
<p>&#8220;Benar, korban didampingi pihak keluarga sudah membuat laporan, dan saat ini dalam proses penyelidikan,&#8221; kata Iptu Nur Fajri Alim, Kamis (13/8/2026).</p>
<p>Fajri menjelaskan, pihak kepolisian kini sedang bergerak mendalami laporan tersebut, termasuk melakukan pemeriksaan intensif terhadap korban guna mengumpulkan bukti dan keterangan awal.</p>
<p>&#8220;Hingga saat ini penyidik Satreskrim Polres Sampang masih mendalami keterangan dari pihak korban,&#8221; tambahnya.</p>
<p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, aksi penganiayaan tersebut terjadi pada Senin (10/8/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB di sebuah tempat praktik bidan mandiri di Desa Bira Barat, Kecamatan Ketapang. Peristiwa dipicu oleh tuduhan perselingkuhan yang dialamatkan kepada korban.</p>
<p>Dalam video terekam aksi kekerasan yang diduga dilakukan oleh tiga orang perempuan, yakni oknum bidan berinisial H (29), ibunya S (45), dan seorang rekan berinisial H (25). Pelaku dilaporkan melakukan tindakan penganiayaan secara melampaui batas, mulai dari merobek pakaian korban hingga melumuri bagian wajah dan area sensitif korban menggunakan cabai. Aksi tersebut baru berhenti setelah dilerai oleh warga sekitar.</p>
<p>Saat ini, kepolisian terus melengkapi berkas perkara serta mengumpulkan alat bukti untuk menentukan langkah hukum selanjutnya terhadap para terduga pelaku.</p>
<p><strong>(ria</strong>/<strong>jt)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Taher Jahan, Pemain Asing Anyar Deltras FC Merasa Nyaman Dengan Tim</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/taher-jahan-pemain-asing-anyar-deltras-fc-merasa-nyaman-dengan-tim.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 14:13:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140615</guid>

					<description><![CDATA[SIDOARJO, Wartatransparansi.com — Pemain asing anyar Deltras FC, Taher Jahan mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali merumput...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SIDOARJO, Wartatransparansi.com</strong> — Pemain asing anyar Deltras FC, Taher Jahan mengungkapkan kebahagiaannya bisa kembali merumput di Indonesia untuk mengarungi kompetisi 2026/2027.</p>
<p>Bagi mantan pemain Persibo Bojonegoro ini mengatakan jika negara Indonesia sudah seperti rumah kedua baginya, dengan keramahan warga dan suporternya.</p>
<p>​&#8221;Saya sangat senang bisa berada di sini lagi. Indonesia sudah seperti negara saya sendiri karena ini adalah ketiga kalinya saya datang ke sini untuk bermain sepak bola,&#8221; ujar Taher, Jumat (14/8/2026).</p>
<p>​Lebih lanjut dikatakan Taher mengucap rasa syukur atas kesempatan kembali berlaga di tanah air bersama Sidoarjo.</p>
<p>Menatap musim baru, pemain yang dikenal lugas ini menegaskan komitmennya untuk memberikan performa maksimal demi membawa klub kebanggaan warga Sidoarjo meraih hasil terbaik.</p>
<p>​&#8221;Saya tahu Deltras adalah klub yang sangat besar dan memiliki suporter yang luar biasa. Saya akan berusaha memberikan yang terbaik dan bermain dengan sepenuh hati untuk Deltras FC,&#8221; tegasnya.</p>
<p>​Menjelang bergulirnya musim kompetisi, ia secara khusus mengajak seluruh jajaran pendukung dan masyarakat Sidoarjo untuk memadati stadion dan memberikan dukungan langsung.</p>
<p>​&#8221;Tolong datang ke stadion dan dukung Deltras. Kita bisa membuat kenangan yang sangat indah bersama untuk Deltras FC. Mari berjuang bersama!&#8221;tutupnya.</p>
<p><strong>(wahyu/ais)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HUT ke-81 RI, DPRD Jatim Gelar Paripurna Istimewa dan Ikuti Pidato Presiden</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/hut-ke-81-ri-dprd-jatim-gelar-paripurna-istimewa-dan-ikuti-pidato-presiden.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 14:06:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140611</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA, Wartatransparansi.com &#8211;Memperingati HUT ke-81 Tahun Republik Indonesia, DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar rapat paripurna...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, </strong><strong>Wartatransparansi.com &#8211;</strong>Memperingati HUT ke-81 Tahun Republik Indonesia, DPRD Provinsi Jawa Timur menggelar rapat paripurna istimewa, Jumat (14/8/2026). Agenda utama dalam rapat yakni mendengarkan pidato kenegaraan Presiden RI.</p>
<p>Pada kesempatan itu, Ketua DPRD Jawa Timur, Musyafak Rouf mempersilahkan pejabat Forkompinda Provinsi Jatim untuk menempati tempat duduk yang telah disiapkan. Dalam tayangan live dari Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka tampak memasuki gedung.</p>
<p>Ketua MPR RI Ahmad Muzani membuka sidang paripurna istimewa. Dalam pidato, ia mengatakan menjelang peringatan kemerdekaan RI sudah selayaknya seluruh rakyat tetap menunjukkan semangat kemerdekaan. Untuk itu, kemerdekaan Indonesia harus terus dipertahankan.</p>
<p>Secara estafet, pidato dilanjutkan oleh Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Dalam pidatonya, ia mengapresiasi program pemerintah yang diluncurkan selama ini untuk kesejahteraan masyarakat. Ditegaskan, DPD menjadi jembatan antara daerah dengan kebijakan pusat dengan mengusung Green Democracy.</p>
<p>Agenda selanjutnya adalah pidato kenegaraan Prabowo Subianto. Dikatakannya, selama ini pemerintah telah meluncurkan sejumlah kebijakan-kebijakan yang transformatif.</p>
<p>“Kemerdekaan bukan apa yang diproklamasikan tapi kemerdekaan adalah apa yang sudah kita rasakan,” kata presiden.</p>
<p>Dalam pidatonya itu, presiden juga memaparkan pencapaian ekonomi Indonesia. ia menyebutkan, di tengah gejolak global, fundamental ekonomi Indonesia aman.</p>
<p>Datanya mencatat, realisasi investasi di Indonesia pada 2025 sebesar Rp 1.931 triliun dan mampu membuka 2,7 juta lapangan kerja baru. Pada 2026, realisasi investasi sejak Januari sampai Juni 2026 sebesar Rp 1.010 triliun dan membuka 1,4 juta lapangan kerja baru.</p>
<p>“Ekonomi kita pada kuartal pertama tahun 2026 tumbuh 5,61 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi kuartal pertama dalam 13 tahun terakhir. Kemudian, ekonomi kita pada semester pertama tahun 2026 tumbuh 5,45 persen. Ini adalah pertumbuhan tertinggi semester pertama dalam 13 tahun terakhir,” tegas prabowo.</p>
<p><strong>(nda/ais)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Peringati HUT ke 81 RI, Sekwan DPRD Jatim Gelar Beragam Lomba</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/peringati-hut-ke-81-ri-sekwan-dprd-jatim-gelar-beragam-lomba.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:15:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Surabaya]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140606</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA, Wartatransparansi.com – Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA, Wartatransparansi.com </strong>– Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia, Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jawa Timur menggelar berbagai kegiatan semarak Agustusan, Kamis (13/8/2026).</p>
<p>Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut diisi dengan lima jenis perlombaan, yakni yel-yel, merias wajah dengan penutup kepala, bola voli, tarik tambang, dan bakiak. Seluruh perlombaan melibatkan pegawai Sekretariat DPRD Jatim dan menekankan kekompakan serta kerja sama tim.</p>
<p>Sekretaris DPRD Jatim, Moch. Ali Kuncoro, mengatakan kegiatan tersebut menjadi salah satu cara keluarga besar Sekretariat DPRD Jatim menyambut momentum kemerdekaan dengan penuh keceriaan.</p>
<p>“Ini bagian dari cara kami ASN, serta keluarga besar Sekretariat DPRD Jatim, mengisi kemerdekaan dengan cara yang sederhana, tapi penuh dengan keceriaan dan kebahagiaan,” kata Ali Kuncoro di sela-sela perlombaan, Kamis (13/8/2026).</p>
<p>Menurutnya, sejumlah permainan yang dilombakan membutuhkan kekompakan dan kerja sama antarpeserta. Selain untuk memeriahkan HUT RI, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat kebersamaan di lingkungan Sekretariat DPRD Jatim.</p>
<p>“Ada lomba yel-yel, lomba merias wajah dengan pasangan, salah satunya matanya tertutup. Ada lomba voli, tarik tambang dan bakiak,” paparnya.</p>
<p>Ali menambahkan, kegiatan semacam ini lazim digelar berbagai instansi sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan. Menurutnya, semangat kebersamaan dalam kegiatan tersebut diharapkan turut menumbuhkan rasa cinta terhadap Tanah Air.</p>
<p>“Suasana seperti ini memang dilakukan semua instansi. Karena dengan kegiatan semacam ini, rasa cinta Tanah Air terus tumbuh,” imbuhnya.</p>
<p>Antusiasme peserta terlihat sepanjang perlombaan. Salah satunya Wanto yang tampil unik dengan mengenakan wig dan ikat kepala merah putih untuk menambah semarak suasana Agustusan.</p>
<p>Tak hanya melibatkan pegawai, Sekretariat DPRD Jatim juga mengajak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) bidang makanan dan minuman untuk turut menikmati momentum kebahagiaan tersebut. Produk dagangan para pelaku UMKM diborong panitia sehingga dapat dinikmati secara gratis oleh peserta.</p>
<p>Kegiatan tersebut diikuti seluruh ASN Sekretariat DPRD Jatim, perwakilan media, serta jajaran pegawai non-ASN. Suasana penuh keceriaan dan kekompakan mewarnai rangkaian kegiatan dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>
<p><strong>(nda/ais</strong><strong>)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Karhutla Bromo Hari ke-12 Berhasil Dipadamkan, Area Terbakar Capai 1.120,3 Hektar</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/karhutla-bromo-hari-ke-12-berhasil-dipadamkan-area-terbakar-capai-1-1203-hektar.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:00:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Probolinggo]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140602</guid>

					<description><![CDATA[Probolinggo, Wartatransparansi.com &#8211; Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Bromo akhirnya...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>Probolinggo, Wartatransparansi.com &#8211;</strong> Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di kawasan Gunung Bromo akhirnya berhasil dipadamkan, Jumat (14/8/2026).</p>
<p dir="ltr">Berdasar pemantauan Tim Gabungan, baik melalui udara dengan helikopter dan drone, maupun melalui penyisiran darat hingga saat ini tidak ditemukan adanya titik api.</p>
<p dir="ltr">Dua titik asap yang sempat muncul di Pakis Bincil 1 dan Pakis Bincil 2 pada Jumat pagi juga telah berhasil dipadamkan dengan water bombing.</p>
<p dir="ltr">Pemadaman asap di Pakis Bincil 1 dilakukan dengan Helikopter PK-DAP dan Helikopter PK-DBM, sedang pemadaman di Pakis Bincil 2 dilakukan oleh Helikopter PK DAN.</p>
<p dir="ltr">Saat ini, Tim Gabungan juga masih melanjutkan penyisiran darat, guna memastikan tidak adanya lagi potensi titik api baru yang muncul, termasuk potensi bara yang muncul di eks lokasi kebakaran akibat terpaan angin maupun pembasahan yang kurang sempurna.</p>
<p dir="ltr">Kalaksa BPBD Jatim Gatot Soebroto mengungkapkan, saat ini tim gabungan masih terus melakukan patroli penyisiran bara dan asap di beberapa titik, seperti, Bukit Cinta dan Pakis Bincil.</p>
<p dir="ltr">Kalaksa Gatot Soebroto juga berkesempatan turut serta dalam penyisiran darat yang dilakukan Tim Gabungan, Kamis sore (13/8).</p>
<p dir="ltr">&#8220;Hasil laporan tim lapangan, dari pagi hingga siang ini sudah dilakukan patroli mencari potensi bara dan asap untuk langsung dilakukan pembasahan, baik melalui water boombing maupun penyemprotan lewat darat. Dan hingga siang ini, tidak ditemukan lagi titik api dan bara,&#8221; ujarnya, Jumat (14/8).</p>
<p dir="ltr">Karena kondisi itulah, semua helikopter, mulai PK-DAP, PK-DBM hingga PK-DAN, saat ini telah kembali ke Bandara Abdurrahman Saleh untuk standby.</p>
<p dir="ltr">Berdasar data Pusdalops BPBD Jatim, hingga memasuki hari ke-12 ini jumlah area terbakar di kawasan Gunung Bromo telah mencapai ± 1.120,3 hektar.</p>
<p dir="ltr">Adapun vegetasi yang terdampak, meliputi, Cemara gunung, Mentigen, Akasia dan Semak belukar.</p>
<p dir="ltr">Dalam operasi pemadaman Karhutla ini, sejumlah armada telah diterjunkan, di antaranya, 3 unit helikopter, 1 unit drone water spray, 11 unit mobil pemadam kebakaran, dan 1 unit kendaraan Komodo.</p>
<p dir="ltr">Sementara, hingga hari ini, jumlah water boombing yang dilakukan oleh tiga unit helikopter mencapai 35 sortie dengan 166 rit dan jumlah air yang dicurahkan mencapai sebanyak 477.500 liter.</p>
<p dir="ltr">Adapun tim gabungan yang terlibat dalam operasi pemadaman ini, di antaranya adalah, BNPB, BPBD Jatim, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TN BTS), Polhut, TNI/Polri, BMKG Juanda, BPBD Kab. Probolinggo, BPBD Kab. Malang, BPBD Kab. Lumajang, BPBD Kab. Pasuruan, BPBD Kota Pasuruan, BPBD Kab. Mojokerto, BPBD Kab. Jombang, BPBD Kab. Nganjuk, BPBD Kab. Gresik, Damkar Kab. Malang, Damkar Kab. Jombang, Damkar Kota Pasuruan dan sejumlah relawan, mulai dari relawan peduli api, manggala agni, dan masyarakat setempat.</p>
<p dir="ltr"><strong>(amin/ist)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SPPG di Mojokerto Terbakar Lima Orang Luka-Luka Distribusi MBG Berhenti</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/sppg-di-mojokerto-terbakar-lima-orang-luka-luka-distribusi-mbg-berhenti.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 12:44:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Mojokerto]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140596</guid>

					<description><![CDATA[MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) – Gas LPG  SPPG  (Satuan Palayanan Pemenuhan Gizi) Medali 1, Desa Medali, Kec....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p dir="ltr"><strong>MOJOKERTO (WartaTransparansi.com) –</strong> Gas LPG  SPPG  (Satuan Palayanan Pemenuhan Gizi) Medali 1, Desa Medali, Kec. Puri, Kabupaten Mojokerto meledak pada Jumat (24/8/2026).  Imbasnya selain menyebabkan kebakaran  juga membuat Gedung SPPG ambruk.</p>
<p dir="ltr">Dampak kebakaran  tersebut  menyebabkan  lima korban mengalami luka bakar dan tertimpa reruntuhan bangunan selain itu  distribusi MBG dihentikan  sementara.</p>
<p dir="ltr">Setelah mendapatkan laporan kebakaran yang menimpa Gedung SPPG,  tim relawan dan PMI Kabupaten Mojokerto memadamkan api dan membawa para korban ke Rumah Sakit Islam Sakinah (RSI) Mojokerto dan RS Gatoel Mojokerto.</p>
<p dir="ltr">Keterangan sejumlah saksi di lokasi, ledakan terjadi diduga bersumber dari tabung gas dalam gedung SPPG mengalami kebocoran. Bersamma waktu itu juga sedang dalam perbaikan perbaikan oleh tiga orang teknisi.</p>
<p dir="ltr">“Ledakannya seperti barang jatuh dari atas dan menembus genting hingga plafon kemudian terdengan suara keras “blaarrr” bersamaan itu muncul api cukup besar,” ungkap Satpam SPPG Medali  Bagiyanto di lokasi.</p>
<p dir="ltr">Masih keterangan Yanto , dentuman ledakan gas ini lantas menyulut kobaran api. Selain menyambar bangunan SPPG, tiga teknisi gas yang sedang melakukan perbaikan turut menjadi korban. “Setelah ledakan kondisinya gelap semua,”jelas Yanto yang saat itu berada di ruang keamanan.</p>
<p dir="ltr">Dijelaskan tiga korban yang mengalami luka bakar tersebut masing-masing satu orang teknisi dan dua pembantu teknisi gas. “Kondisi tiga orang itu ya 80 persen terbakar semua (alami luka bakar). Tapi, yang paling parah itu ya Pak Edi,” tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Menurutnya belakangan diketahui, Edi merupakan pemilik usaha gas sekaligus berperan sebagai teknisi. Sedangkan dua orang lainnya bertugas membantu proses perbaikan tabung gas yang mengalami kebocoran.</p>
<p dir="ltr">&#8220;Saat itu memang pas waktu ngisi gas, terus diperbaiki. Mungkin saat diperbaiki lalu terjadi ledakan,” tambahnya.</p>
<p dir="ltr">Selain menyebabkan luka bakar pada teknis, peristiwa ini juga mengakibatkan dua dari sembilan relawan SPPG yang sedang bekerja mengalami luka-luka.  Sembilan relawan ini terdiri dari satu laki-laki dan delapan perempuan. Mereka sedang menjalankan tugas mengupas sayuran dan menyiapkan bahan-bahan menu masakan hotdog. Namun, tak berselang lama mereka mendengar suara ledakan dan melihat kobaran api.</p>
<p dir="ltr">Ledakan tersebut sontak meruntuhkan bangunan SPPG dan menimpa dua orang relawan. Masing-masing dialami Nikmah dan Tia. “Waktu itu mereka sedang memilah selada. Pas gasnya meledak atap runtuh, lalu materialnya menimpa mereka,” papar Aqda Marselino, salah satu relawan SPPG.</p>
<p dir="ltr">Melihat kondisi atap bangunan runtuh dan terbakar tersebut, sembilan relawan ini seketika berhamburan untuk menyelamatkan diri. Selain khawatir bangunan kembali runtuh, kobaran api dari gas yang meledak juga terlihat makin membesar. “Setelah ledakan itu semua pada lari,” jelasnya.</p>
<p dir="ltr">Tak lama berselang beberapa unit Damkar dikerahkan ke lokasi. Sementara tim relawan dan warga tampak membantu proses evakuasi para korban ke rumah sakit. Sementara petugas kepolisian dari Polsek Puri dan Polres Mojokerto diterjunkan melokalisir dan mengamankan lokasi berikut melakukan penyelidikan.</p>
<p dir="ltr">Dampak berikutnya  imbas peristiwa tersebut pada penyaluran Makanan Bergizi Gratis (MBG) bagi ribuan warga penerima manfaat.  Sedsangkan  distribusi,  MBG dihentikan sementara, mulai hari ini Jum at (14/8/2026).</p>
<p dir="ltr">Sementara itu konisi bangunan SPPG Mojokerto Puri Medali tampak rusak parah. Bagian atap di sisi kanan bangunan ambruk dan genteng berhamburan. Dinding luar bercat putih biru masih berdiri, namun sejumlah papan dan material bangunan berserakan di halaman depan.</p>
<p dir="ltr">Garis polisi kuning masih terpasang melintang di pagar depan gedung. Papan nama &#8220;Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mojokerto Puri Medali&#8221; milik Yayasan Anak Cerdas Berkualitas Group masih terpasang di dinding. Namun sebagian papan informasi di tiang tampak miring dan terlepas. Beberapa peralatan dapur seperti keranjang plastik kuning dan wadah stainless juga terlihat berserakan di depan gedung.</p>
<p dir="ltr">Kepala SPPG Puri Medali Geroldy Larung Kondo menegaskan, usai kejadian kebakaran tersebut penyaluran MBG untuk sementara waktu dihentikan. &#8220;Tidak operasional,&#8221; jelasnya singkat.</p>
<p dir="ltr"><strong>(gatot/min) </strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Eri Irawan Minta Pemkot Surabaya Perketat Pengamanan Aset di Ruang Publik</title>
		<link>https://wartatransparansi.com/2026/08/14/eri-irawan-minta-pemkot-surabaya-perketat-pengamanan-aset-di-ruang-publik.html</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[WartaTransparansi]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 14 Aug 2026 12:31:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Politik Pemerintahan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://wartatransparansi.com/?p=140593</guid>

					<description><![CDATA[SURABAYA — DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat pengawasan terhadap aset daerah,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> — DPRD Kota Surabaya meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperkuat pengawasan terhadap aset daerah, khususnya berbagai fasilitas yang ditempatkan di ruang publik. Langkah ini dinilai penting menyusul masih adanya potensi pencurian terhadap fasilitas yang digunakan masyarakat.</p>
<p>Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa aset pemerintah tidak hanya memiliki nilai secara administratif dan finansial. Sejumlah fasilitas yang berada di ruang publik juga memiliki fungsi penting dalam mendukung kenyamanan dan aktivitas warga.</p>
<p>Eri mengatakan, seluruh aset yang dibeli menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus dipertanggungjawabkan. Karena itu, pemerintah memiliki kewajiban memastikan aset tersebut tetap terjaga dan dapat dimanfaatkan masyarakat.</p>
<p>&#8220;Dari perspektif DPRD Kota Surabaya, aset pemerintah daerah memiliki dua dimensi. Pertama, sebagai aset yang dibiayai melalui APBD sehingga wajib dipertanggungjawabkan secara hukum, administratif, dan keuangan,&#8221; kata Eri saat ditemui di ruang Komisi C DPRD Surabaya, Jumat (14/8/2026).</p>
<p>Selain aspek pertanggungjawaban, Eri menyoroti fungsi pelayanan yang melekat pada aset daerah. Menurutnya, fasilitas yang tampak sederhana sekalipun dapat memiliki manfaat besar ketika berada di ruang publik.</p>
<p>Ia mencontohkan kursi taman, kabel penerangan dan pot bunga yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya. Barang-barang tersebut mungkin memiliki nilai nominal lebih rendah dibandingkan gedung maupun tanah milik pemerintah. Namun, keberadaannya menjadi bagian dari fasilitas yang menunjang aktivitas warga.</p>
<p>&#8220;Kursi-kursi atau kabel lampu serta pot bunga yang dikelola DLH, misalnya, mungkin tidak bernilai besar secara nominal jika dibandingkan dengan aset strategis seperti gedung atau lahan. Namun, nilai manfaatnya bisa menjadi lebih besar karena merupakan bagian dari ruang publik,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Menurut Eri, fasilitas publik tersebut digunakan masyarakat untuk berbagai keperluan. Mulai dari sekadar duduk dan beristirahat, berinteraksi dengan warga lain, berolahraga, hingga menemani anak bermain.</p>
<p>Dengan demikian, ketika fasilitas tersebut hilang, dampaknya bukan hanya terhadap neraca aset pemerintah. Masyarakat juga kehilangan fasilitas yang semestinya dapat digunakan bersama.</p>
<p>&#8220;Artinya, hilangnya satu kursi berarti berkurangnya kualitas pelayanan publik yang seharusnya dapat dinikmati masyarakat,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Jangan Hanya Mengandalkan Inventarisasi</p>
<p>Eri menilai sistem pengamanan aset di Surabaya perlu dikembangkan secara lebih komprehensif. Menurutnya, pencatatan dan inventarisasi saja tidak cukup untuk mencegah aset daerah menjadi sasaran pencurian.</p>
<p>Ia mendorong adanya pengawasan langsung di lapangan yang dilakukan secara berkala. Selain itu, aset juga dapat diberi tanda atau identitas permanen agar lebih mudah dikenali dan menyulitkan upaya pengalihan maupun penjualan kembali.</p>
<p>Pemkot, lanjutnya, juga perlu memanfaatkan teknologi untuk memantau sejumlah titik yang memiliki risiko kehilangan aset. Koordinasi dengan aparat penegak hukum juga harus diperkuat untuk menindak pelaku maupun pihak yang menjadi penadah barang hasil curian.</p>
<p>&#8220;Pengawasan tidak berhenti pada pencatatan inventaris, tetapi juga mencakup mitigasi risiko kehilangan, mulai dari pengawasan lapangan, pemasangan identitas aset yang lebih permanen, pemanfaatan teknologi pemantauan, hingga koordinasi dengan aparat penegak hukum terhadap jaringan penadah barang hasil curian,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Eri menilai pencurian fasilitas publik tidak tepat jika hanya dilihat sebagai tindak kriminal terhadap barang milik pemerintah. Ada konsekuensi sosial dan anggaran yang harus ditanggung ketika aset tersebut hilang.</p>
<p>Ia menjelaskan, pemerintah harus kembali mengalokasikan anggaran apabila fasilitas yang hilang perlu diganti. Artinya, uang daerah yang semestinya bisa digunakan untuk membangun atau meningkatkan fasilitas baru justru harus dipakai untuk mengembalikan aset yang telah dicuri.</p>
<p>&#8220;Kasus kursi taman dan kabel lampu yang hilang juga memperlihatkan bahwa pencurian aset publik tidak bisa dipandang sebagai tindak kriminal biasa. Dampaknya bersifat kolektif karena masyarakat kehilangan fasilitas yang dibangun menggunakan uang rakyat,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Karena itu, DPRD Surabaya meminta Pemkot menjadikan perlindungan aset sebagai bagian penting dari tata kelola pemerintahan. Pengamanan yang lebih baik dinilai tidak hanya melindungi barang milik daerah, tetapi juga memastikan APBD benar-benar memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Setiap aset yang hilang berarti pemerintah harus mengalokasikan kembali anggaran untuk penggantian. Anggaran yang seharusnya dapat digunakan membangun fasilitas baru justru habis untuk mengganti aset yang dicuri,&#8221; pungkasnya.</p>
<p><strong>(rizal)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
