<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" version="2.0">

<channel>
	<title>Beritapopuler.co.id</title>
	<atom:link href="https://beritapopuler.co.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml"/>
	<link>https://beritapopuler.co.id</link>
	<description>Mengabarkan yang Ramai</description>
	<lastBuildDate>Thu, 10 Jul 2025 08:13:39 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://beritapopuler.co.id/wp-content/uploads/2024/11/Fav-Berita-Populer-80x80.png</url>
	<title>Berita Populer</title>
	<link>https://beritapopuler.co.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim Gabungan Pantau Kepemilikan APAR di Petojo Selatan</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/tim-gabungan-pantau-kepemilikan-apar-di-petojo-selatan/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/tim-gabungan-pantau-kepemilikan-apar-di-petojo-selatan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 08:13:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[APAR]]></category>
		<category><![CDATA[BPBD]]></category>
		<category><![CDATA[FKWD]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15394</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA &#8211; Tim gabungan yang terdiri dari aparatur kelurahan, BPBD, Satpol PP, pengurus RT/RW,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.co.id" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a></strong> &#8211; Tim gabungan yang terdiri dari aparatur kelurahan, BPBD, Satpol PP, pengurus RT/RW, LMK, Karang Taruna dan FKDM serta Sudin Penanggulangan Kebakaran (Gulkarmat) Jakarta Pusat, Kamis (10/7), melakukan pemantauan kepemilikan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) di pemukiman warga i RW 07 Kelurahan Petojo Selatan.</p>



<p>Kepala Seksi Pemerintahan Kelurahan Petojo Selatan, Hikmah Widiyanti menjelaskan, tim gabungan yang berjumlah 30 personel ini melakukan pengecekan ke rumah kos, perkantoran, pemukiman dan sarana ibadah.</p>



<p>&#8220;Monitoring kepemilikan APAR dilaksanakan untuk memastikan warga berperan aktif dalam upaya pencegahan kebakaran,&#8221; ujar Hikmah, dikutip dari laman Resmi <em>Berita Jakarta.</em></p>



<p>Dari hasil pemantauan, ungkap Hikmah, personel gabungan menemukan satu bangunan perkantoran tidak memiliki APAR.</p>



<p>&#8220;Kami memberikan surat imbauan kepada pemilik gedung yang belum memiliki APAR,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Ia menjelaskan, warga yang ingin memiliki APAR, namun memiliki keterbatasan pengetahuan dapat menghubungi Kelurahan Petojo Selatan dan Sektor Gulkarmat Gambir.</p>



<p>&#8220;Prinsipnya. kami siap membantu ketersediaan alat pemadam kebakaran,&#8221; tegasnya.</p>



<p>Ia berharap, dengan semakin banyak warga yang sadar untuk memiliki sarana APAR, pencegahan kebakaran tambah maksimal di wilayahnya.</p>



<p>&#8220;Berdasarkan catatan selama 2024 lalu, terjadi dua kasus kebakaran di wilayah kami. Semoga tahun ini, tak ada lagi kebakaran,&#8221;tandasnya. <strong>(zam)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/tim-gabungan-pantau-kepemilikan-apar-di-petojo-selatan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Festival Urban Farming 2025 Resmi Dibuka</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/festival-urban-farming-2025-resmi-dibuka/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/festival-urban-farming-2025-resmi-dibuka/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 07:20:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Ketahanan Pangan]]></category>
		<category><![CDATA[Festival Urban Farming]]></category>
		<category><![CDATA[pemprov]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15386</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritajakarta.co.id" data-type="link" data-id="www.beritajakarta.co.id" target="_blank" rel="noopener">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a></strong> &#8211; Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) secara resmi membuka Festival Urban Farming 2025 di Gedung Nyi Ageng Serang, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (10/7).</p>



<p>Acara yang akan berlangsung hingga 12 Juli ini menjadi momentum penting bagi Jakarta dalam memperkuat komitmennya terhadap pembangunan kota hijau dan ketahanan pangan keluarga.</p>



<p>Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan Sidabalok mengatakan, pelaksanaan festival tahun ini menjadi lebih serius dan strategis dibanding tahun-tahun sebelumnya.</p>



<p>“Ini adalah Festival <em>Urban Farming</em> yang keempat. Untuk pertama kalinya, kegiatan ini sudah dianggarkan secara resmi dalam APBD. Ini menandakan keseriusan kami bahwa festival ini punya dampak langsung bagi masyarakat,” ujar Hasudungan di lokasi acara, dikutip dari laman Resmi <em>Berita Jakarta.</em></p>



<p>Ia menyampaikan, meski Jakarta merupakan kota metropolitan dengan keterbatasan lahan,&nbsp;<em>urban farming</em>&nbsp;bisa menjadi solusi nyata untuk ketahanan pangan.</p>



<p>Hasudungan menjelaskan, saat ini, 98 persen pangan Jakarta berasal dari luar daerah, hanya 2 persen yang berasal dari produksi lokal. </p>



<p>Menurutnya, cara untuk memperbaiki situasi ini adalah dengan meningkatkan produktivitas melalui <em>urban farming</em>.</p>



<p>“Dengan meningkatnya&nbsp;<em>urban farming</em>, masyarakat diharapkan dapat lebih mandiri dalam mencukupi kebutuhan pangan rumah tangga, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan produktif,” jelasnya.</p>



<p>Hasudungan menargetkan 1.000 pengunjung selama tiga hari pelaksanaan festival ini. </p>



<p>Angka ini realistis mengingat besarnya antusias masyarakat terhadap berbagai program yang ditawarkan, salah satunya adalah layanan sterilisasi kucing gratis yang diprediksi menyedot sekitar 500 peserta.</p>



<p>“Kalau hanya dari peserta sterilisasi kucing saja sudah 500 orang. Itu belum termasuk pengunjung umum, tenan, panitia, dan pegawai KPKP. Artinya, ekspos dari kegiatan ini besar, dan minat masyarakat juga tinggi,” ucapnya.</p>



<p>Sebagai informasi, Festival <em>Urban Farming</em> 2025 mengusung tema besar ‘Sinergi Global Menuju Kota Hijau Berkelanjutan’, dengan berbagai kegiatan pendukung di dalamnya seperti bazar, lomba, pembagian bibit, <em>talk show</em>, serta edukasi dan keterlibatan <em>public figure</em> yang peduli lingkungan.</p>



<p>“Kegiatan ini diharapkan menjadi wadah kolaboratif antara masyarakat, pemerintah, dan swasta dalam mendorong pertanian kota sebagai bagian dari gaya hidup masyarakat urban,” tandasnya. <strong>(zam)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/festival-urban-farming-2025-resmi-dibuka/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Resakralisasi Masjid</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/resakralisasi-masjid/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/resakralisasi-masjid/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 05:46:29 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Menteri agama]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<category><![CDATA[Resakralisasi Masjid]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15379</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti fenomena desakralisasi masjid yang terjadi belakangan ini....]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="https://beritapopuler.co.id/tag/beritapopuler-co-id/" data-type="post_tag" data-id="3569">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a> </strong>– Menteri Agama Nasaruddin Umar menyoroti fenomena desakralisasi masjid yang terjadi belakangan ini. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan sambutan pada penutupan Sarasehan Kemasjidan dan Lokakarya Nasional BKM di Jakarta, Selasa (8/7/2025).</p>



<p>Sambutan tersebut membawa ingatan penulis kembali ke awal 2000-an, saat pertama kali mengenal tulisan Mircea Eliade, sejarawan, filsuf, dan penulis asal Rumania.</p>



<p>Perkenalan dengan karya-karya Eliade, terutama <em>The Sacred and The Profane: The Nature of Religion,</em> didorong oleh kebutuhan untuk menulis tentang beberapa tempat ziarah dan kampung-kampung adat di Jawa Barat. Eliade memberikan penjelasan yang lugas tentang mengapa satu tempat berubah menjadi sakral, sementara tempat lainnya tetap profan.</p>



<p>Dari Eliade pula, penulis mengenal konsep axis mundi atau poros dunia—titik pusat yang menghubungkan antara yang selestial dan infernal.</p>



<p>Prof. Nasar mengawali sambutannya dengan penjelasan tentang kesakralan masjid. Ia melihat, saat ini banyak orang yang melakukan desakralisasi terhadap masjid. Karena itu, tantangan yang dihadapi umat dan secara khusus menjadi tanggung jawab Kementerian Agama adalah bagaimana mensakralkan kembali masjid.</p>



<p>Menurutnya, saat ini tengah berlangsung proses desakralisasi tempat-tempat suci, sehingga tempat suci kehilangan berkahnya; kehilangan kebaikan yang menjadi ciri penting dari kesucian suatu tempat.</p>



<p>Masjid seharusnya menjadi tempat yang diberkahi dan memberkahi, dalam pengertian menebarkan kebaikan bagi sekelilingnya (<em>bâraknâ hawlahu</em>). Saat ini, jangankan memberi kebaikan bagi masyarakat sekitar, bahkan masjid itu sendiri telah kehilangan berkah. Hal ini disebabkan oleh perbuatan manusia yang mengikis dan menghilangkan kesakralannya.</p>



<p>Merujuk pada teori “tempat suci” dari Mircea Eliade, pada dasarnya setiap titik di muka bumi ini sama. Manusia kemudian menetapkan tempat tertentu sebagai tempat yang sakral, bahkan dianggap sebagai axis mundi atau poros dunia.</p>



<p>Berbagai ajaran agama memiliki keyakinan tersendiri tentang pusat dunia yang menghubungkan dunia bawah, dunia nyata, dan dunia atas. Kosmologi Hindu, misalnya, meyakini Gunung Meru sebagai axis mundi. </p>



<p>Sedangkan bagi umat Buddha, axis mundi adalah Gunung Kailash. Umat Islam sendiri meyakini Ka’bah sebagai axis mundi yang menghubungkan bumi (<em>al-ardh</em>) dengan langit (<em>al-samâ’</em>).</p>



<p>Teori Eliade tentang transisi dari yang profan menjadi sakral ini secara sadar atau tidak, kerap digunakan oleh sebagian orang di Indonesia, misalnya dalam praktik pembuatan makam-makam palsu yang kemudian menjadi tempat tujuan ziarah.</p>



<p>Sebuah tempat yang tadinya “biasa” berubah menjadi “luar biasa”, bahkan diyakini sebagai tempat yang mustajabah dan penuh berkah, hanya karena dikatakan bahwa di sana dimakamkan seorang yang suci dan saleh, atau bahwa tempat itu merupakan lokasi singgah (petilasan) seorang wali.</p>



<p>Bagi Prof. Nasar, saat ini banyak masjid yang telah kehilangan sakralitasnya. Ketika masjid tak lagi memberikan keberkahan bagi masyarakat sekitarnya, maka sesungguhnya masjid itu telah gagal menjadi <em>fixed point</em> atau titik pusat yang menghubungkan hamba dengan Sang Pencipta.</p>



<p>Satu-satunya cara mengembalikan kesakralan masjid adalah melalui peran orang-orang yang memakmurkannya. Upaya resakralisasi atau pensakralan kembali masjid harus dilakukan secara komprehensif.</p>



<p>Dari sisi fisik arsitektur, misalnya, masjid semestinya dirancang agar dapat membangkitkan suasana kosmologis yang dalam bahasa Eliade disebut imago mundi.</p>



<p>Arsitektur masjid seharusnya mampu mengingatkan siapa saja yang masuk dan beribadah di dalamnya akan penciptaan, asal-usul, serta keberadaan dirinya sebagai makhluk. Masjid juga harus mengarahkan batin seorang hamba kepada Yang Mahasuci.</p>



<p>Dari sisi batin, masjid mesti menjadi pusat kebaikan yang menyebarkan keberkahan (<em>mubârakâ</em>) dan petunjuk (<em>hudâ</em>) bagi sekelilingnya.</p>



<p>Namun, lebih penting dari sekadar pensakralan masjid secara fisik adalah bagaimana membentuk pribadi-pribadi yang sâjid orang-orang yang bersujud, tunduk, dan merunduk di hadapan Allah.</p>



<p>Masjid harus diwujudkan di mana saja: di rumah, di kantor, di pasar, dan di berbagai tempat lainnya.</p>



<p>Sebab, masjid adalah tempat suci. Siapa pun yang memasukinya harus menyucikan diri, mengenakan pakaian terbaik, serta memakai wewangian. Lebih dari itu, dibutuhkan pula kesucian batin untuk memasuki masjid secara utuh.</p>



<p>Maka, ketika masjid “dibangun” dalam kesadaran hidup sehari-hari, setiap orang akan terdorong untuk menjaga dirinya, sikapnya, dan perilakunya dalam keadaan suci, agar tetap terhubung dengan Allah.</p>



<p>Di situlah letak hakikat resakralisasi masjid: menjadikannya bukan hanya sebagai bangunan, tetapi sebagai poros spiritual yang hidup dan berdaya di tengah umat. <strong>(can)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/resakralisasi-masjid/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Satresnarkoba Polresta Surakarta Tangkap Kurir Sabu 10,12 Gram</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/satresnarkoba-polresta-surakarta-tangkap-kurir-sabu-1012-gram-pelaku-diamankan-saat-memecah-paket-di-rumahnya/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/satresnarkoba-polresta-surakarta-tangkap-kurir-sabu-1012-gram-pelaku-diamankan-saat-memecah-paket-di-rumahnya/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 05:36:39 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[antinarkoba]]></category>
		<category><![CDATA[narkoba]]></category>
		<category><![CDATA[polda jateng]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15374</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JATENG &#8211; Dalam upaya tegas memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Surakarta,...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.com" target="_blank" rel="noopener">BERITAPOPULER.CO.ID, JATENG</a></strong> &#8211; Dalam upaya tegas memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Surakarta, Satuan Reserse Narkoba kembali menorehkan prestasi. Seorang pria berinisial DA alias Tukul (30), warga Mojosongo, Jebres, Kota Surakarta, berhasil diamankan setelah kedapatan menyimpan dan memecah sabu seberat lebih dari 10 gram.</p>



<p>Penangkapan pelaku dilakukan oleh tim opsnal Satresnarkoba pada Sabtu, 24 Mei 2025 pukul 00.17 WIB, di kediamannya yang berada di Kampung Debegan, Mojosongo, Kecamatan Jebres, Surakarta.</p>



<p>Kasat Resnarkoba Polresta Surakarta Kompol Arfian Riski Dwi Wibowo, S.I.K. mengungkapkan, dari hasil penggeledahan di rumah tersangka, petugas menemukan barang bukti berupa: 4 paket plastik klip transparan berisi sabu, 1 unit timbangan digital, 1 bundel plastik klip dan 1 unit handphone merk Redmi</p>



<p>“Pelaku diamankan saat sedang memecah sabu menjadi paket-paket kecil. Dari hasil interogasi, sabu tersebut diperoleh dari seseorang berinisial PAKDE yang kini berstatus DPO. Pelaku mengaku mengambil sabu seberat 10 gram di pinggir jalan wilayah Plesungan, Gondangrejo, Karanganyar, sesuai petunjuk dari PAKDE melalui pesan WhatsApp,” ujar Kompol Arfian, dikutip dari laman resmi <em>Humas Polri</em> pada Kamis (10/7/2025).</p>



<p>Lebih lanjut Kompol Arfian menjelaskan,bahwa sabu yang diterima dari Pakde, pelaku diperintahkan untuk memecah menjadi 29 paket kecil. Namun, saat baru memecah 3 paket, pelaku keburu diciduk oleh petugas. Dari aksinya sebagai kurir, DA mengaku menerima imbalan sebesar Rp1.000.000 dan 0,5 gram sabu sebagai “bonus”.</p>



<p>Kini, pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polresta Surakarta untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Kapolresta Surakarta Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, S.I.K., M.H. menegaskan komitmen jajarannya dalam memberantas jaringan narkotika hingga ke akar-akarnya. Ia mengimbau masyarakat agar proaktif melaporkan jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan narkoba.</p>



<p>&#8220;Kami akan tindak tegas setiap pelaku, baik pengedar, kurir, maupun pengguna yang mengganggu ketertiban dan masa depan generasi muda. Peran serta masyarakat sangat penting dalam memerangi narkotika,&#8221; tegas Kapolresta. <strong>(sal)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/satresnarkoba-polresta-surakarta-tangkap-kurir-sabu-1012-gram-pelaku-diamankan-saat-memecah-paket-di-rumahnya/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Penyiram Otomatis Diuji Coba di TPU Rorotan</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/penyiram-otomatis-diuji-coba-di-tpu-rorotan/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/penyiram-otomatis-diuji-coba-di-tpu-rorotan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 05:22:03 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pertamanan]]></category>
		<category><![CDATA[TPU]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15375</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA &#8211; Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara melakukan uji coba...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.co.id" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a></strong> &#8211; Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Utara melakukan uji coba penyiraman otomatis di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rorotan, RW 09, Kelurahan Rorotan, Kecamatan Cilincing.</p>



<p>Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Tamhut Kota Jakarta Utara, Habib Prabandoko mengatakan, dengan adanya penyiram otomatis ini diharapkan dapat membuat kawasan TPU tetap hijau dan asri.</p>



<p>&#8220;Sebelumnya, penyiraman di TPU Rorotan dilakukan secara manual menggunakan mobil tangki,&#8221; ujarnya, Kamis (10/7/2025), dikutip dari laman resmi <em>Berita Jakarta.</em></p>



<p>Habib menjelaskan, penyiraman otomatis berbasis pop-up sprinkler ini dilengkapi dengan sensor. </p>



<p>Saat cuaca panas atau matahari terik akan menyemprot sesuai dengan waktu yang telah ditentukan petugas, namun saat hujan akan berhenti penyiramannya.</p>



<p>Menurutnya, inovasi ini dinilai selaras dengan upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik berbasis lingkungan dan efisiensi anggaran.&nbsp;</p>



<p>&#8220;Untuk uji coba tahap awal, kami menerapkan pada satu blok seluas kurang lebih 1.500 meter persegi. </p>



<p>Dalam beberapa hari hasilnya mulai terlihat cakupan rumput hijau meningkat dari 30 hingga 40 persen menjadi lebih dari 90 persen,&#8221; terangnya.</p>



<p>Ia menambahkan, uji coba penyiraman otomatis di TPU ini perdana dilakukan di Jakarta Utara. </p>



<p>Sistem ini tidak hanya menghadirkan efisiensi, tetapi menjadi bagian dari transformasi pelayanan publik yang lebih responsif dan adaptif terhadap perubahan iklim serta keterbatasan sumber daya.</p>



<p>&#8220;Kami juga telah menyusun SOP pemeliharaan sistem ini dengan melibatkan petugas PJLP dalam pelatihan teknis ringan, serta membuka peluang replikasi di blok lain secara bertahap,&#8221; ungkapnya.</p>



<p>Sementara itu, salah seorang penziarah dari Kelurahan Rawa Badak Selatan, Ayu Apriani (29) menyampaikan apresiasi atas inovasi penyiraman rumput secara otomatis di TPU Rorotan.</p>



<p>&#8220;Setiap berziarah ke sini tanah dan rumput makam kedua orang tua selalu kering, mungkin karena faktor cuaca. Mudah-mudah dengan sistem ini rumput-rumput makam di sini tumbuh bagus dan rapi,&#8221; tandasnya. <strong>(zam)</strong></p>



<p></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/penyiram-otomatis-diuji-coba-di-tpu-rorotan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kunjungi Bandara Sultan Hasanuddin, Menko AHY Tekankan Pentingnya Infrastruktur untuk Pertumbuhan Kawasan Timur</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/kunjungi-bandara-sultan-hasanuddin-menko-ahy-tekankan-pentingnya-infrastruktur-untuk-pertumbuhan-kawasan-timur/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/kunjungi-bandara-sultan-hasanuddin-menko-ahy-tekankan-pentingnya-infrastruktur-untuk-pertumbuhan-kawasan-timur/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 10 Jul 2025 02:10:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15338</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID,JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><a href="http://www.beritapopuler.co.id" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID,JAKARTA</a> – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), meninjau langsung progres pembangunan Bandar Udara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dilakukan Menko AHY saat transit dalam perjalanannya dari Jakarta menuju Palu, Sulawesi Tengah. </p>



<p>Didampingi Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman, serta jajaran PT Angkasa Pura dan <em>InJourney Airports</em>, Menko AHY menyampaikan bahwa proyek pembangunan bandara tersebut masih terus disempurnakan dan menunjukkan progres positif. </p>



<p>“Kurang lebih sudah 86 persen. Mudah-mudahan September atau akhir tahun ini sudah bisa selesai, rampung semuanya,” jelasnya. </p>



<p>Menko AHY optimistis proyek ini akan membawa transformasi besar terhadap fungsi dan kapasitas bandara, yang sebelumnya melayani 7 juta penumpang per tahun dan akan meningkat menjadi sekitar 15 juta. </p>



<p>“Ini akan bertransformasi menjadi bandara yang semakin modern, semakin besar. Kapasitasnya dari 7 juta, sekitar 7 juta, menjadi 15 jutaan. Ini adalah peningkatan yang signifikan — <em>passengers</em> per tahun ya, sekitar 15 jutaan,” ungkapnya. </p>



<p>Menurut Menko AHY, Makassar selama ini telah memainkan peran penting sebagai simpul penghubung di Sulawesi maupun wilayah Indonesia Timur. Dengan pengembangan Bandara Sultan Hasanuddin, peran tersebut akan semakin diperkuat. </p>



<p>“Sehingga Bandar Udara Hasanuddin ini bisa semakin baik untuk menjadi hub untuk penerbangan Indonesia Timur. Kita tahu selama ini Makassar memang telah menjadi kota penghubung, bukan hanya untuk wilayah Sulawesi, tapi juga kawasan Indonesia Timur,” kata Menko AHY. </p>



<p>Pada kesempatan tersebut, Menko AHY turut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, serta berharap proyek ini dapat segera dituntaskan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas. </p>



<p>“Mudah-mudahan bisa kita tuntaskan bersama dan akan menggerakkan ekonomi, pariwisata, daerah tentunya akan semakin maju dan terbuka. Dan investasi juga diharapkan bisa semakin mengalir,” katanya. </p>



<p>Menko AHY menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan konektivitas merupakan kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang inklusif. </p>



<p>“Pada akhirnya, konektivitas yang terus diperkuat akan membuat Indonesia bisa bertransformasi secara ekonomi dan pada akhirnya untuk kesejahteraan masyarakat kita. Sukses semuanya,” pungkas Menko AHY. (Rzk)</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/kunjungi-bandara-sultan-hasanuddin-menko-ahy-tekankan-pentingnya-infrastruktur-untuk-pertumbuhan-kawasan-timur/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kementerian PKP Serahkan Kasus Dugaan Korupsi Tiga Proyek Rusun di Sumut ke Kejaksaan</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/kementerian-pkp-serahkan-kasus-dugaan-korupsi-tiga-proyek-rusun-di-sumut-ke-kejaksaan/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/kementerian-pkp-serahkan-kasus-dugaan-korupsi-tiga-proyek-rusun-di-sumut-ke-kejaksaan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 15:15:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian PKP]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah Susun]]></category>
		<category><![CDATA[SeKop]]></category>
		<category><![CDATA[Sumut]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15329</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA &#8211; Pada hari ini, Rabu (9/7/2025) pukul 11.00 WIB, dalam rangka pelaksanaan Program...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a></strong> &#8211; Pada hari ini, Rabu (9/7/2025) pukul 11.00 WIB, dalam rangka pelaksanaan Program SeKop! (Serahkan Koruptor!). </p>



<p>Inspektorat Jenderal Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman melalui Sekretaris Inspektorat Jenderal, kembali ber-aksi yaitu menyerahkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Korupsi yaitu dalam kasus :</p>



<ol class="wp-block-list">
<li>Proyek Rumah Susun Yayasan Maju Tapian Nauli (Matauli) Kabupaten Tapanuli Tengah, nilai proyek Rp 13.127.303.594,68</li>



<li>Rumah Susun Yayasan Akademi Keperawatan Kabupaten Tapanuli Utara, nilai proyek Rp. 18.756.985.800,00</li>



<li>Rumah Susun Poltekes Deli Serdang Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera nilai proyek Rp. 28.055.140.617,00</li>
</ol>



<p>Kasusnya diserahkan oleh Sekretaris Inspektorat Jenderal Kementeri PKP kepada Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara yang diterima langsung oleh Asisten Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.</p>



<p>Berdasarkan hasil temuan tim Inspektorat Jenderal modus operandi yg dilakukan oleh terduga ber-inisial YM beserta beberapa pihak terkait lainnya, dapat disimpulkan bahwa YM selaku Eks Kasatker P2P Provinsi Sumatera Utara telah bertindak sebagai pelaksana Proyek Rumah Susun di Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara dan Deli Serdang, dengan cara meminta kepada Penyedia Jasa selaku pemenang tender dengan kesepakatan YM menerima sebesar 70% dari pekerjaan proyek dimaksud. </p>



<p>Hasil Pemeriksaan YM mengakui telah menerima sejumlah uang sebesar Rp 6,5 M dari JM, owner PT STM selaku Penyedia Jasa. Dalam melakukan tindakannya tersebut YM dibantu oleh salah satu stafnya berinisial IL.</p>



<p>Penyerahan kasus ini menunjukkan bukti keseriusan dan ketegasan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman dalam mendukung program asta cita Presiden Prabowo Poin 7, yaitu Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi yang bertujuan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel dan transparan.</p>



<p>Komentar IRJEN Kementerian PKP,<br>Heri Jerman mengatakan :<br>Sebagaimana perintah Presiden Bapak Prabowo Subianto, bahwa di semua Kementerian tidak boleh ada korupsi dan tegas bertindak terhadap koruptor dan hilangkan segala bentuk penyimpangan, serta komitmen yang tinggi dari Bapak Maruara Sirait Menteri PKP, maka INSPEKTORAT JENDERAL wajib dan sudah seharusnya mendukung komitmen presiden dan Menteri PKP dalam memberantas korupsi. Dengan demikian, kepercayaan rakyat Indonesia terhadap pemerintah juga semakin terjaga.</p>



<p>Sampai saat ini, sudah 5 bulan menjabat IRJEN telah menyerahkan Kasus Korupsi kepada Aparat Penegak Hukum, yaitu :<br>Kasus Rumah Khusus di Ambon Maluku senilai 2,8 M, Kasus Rumah Swadaya BSPS di Kabupaten Sumenep senilai 109 M, Kasus Rumah Khusus untuk eks Pejuang Timi Tim di Kupang senilai kurang lebih Rp. 470&#8217;Milyar, Kasus terkait Integitras Pegawai yaitu Eks Kepala Balai Perumahan Sulawesi di Sulsel yg menyalahgunakan Perjalanan Dinas senilai Rp.1,1 milyar dan hari ini adalah kasus di Medan. <strong>(dir)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/kementerian-pkp-serahkan-kasus-dugaan-korupsi-tiga-proyek-rusun-di-sumut-ke-kejaksaan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Menag: Indonesia Layak Jadi Pusat Peradaban Islam Baru</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/menag-indonesia-layak-jadi-pusat-peradaban-islam-baru/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/menag-indonesia-layak-jadi-pusat-peradaban-islam-baru/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 07:20:16 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[AICIS+]]></category>
		<category><![CDATA[Menag]]></category>
		<category><![CDATA[Nasaruddin Umar]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15288</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, Jakarta &#8211; Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Indonesia sebagai tempat lahirnya peradaban baru dalam...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.com" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.com" target="_blank" rel="noopener">BERITAPOPULER.CO.ID, Jakarta</a></strong> &#8211; Menteri Agama Nasaruddin Umar menyebut Indonesia sebagai tempat lahirnya peradaban baru dalam sejarah Islam. </p>



<p>Hal ini disampaikan Menag saat meluncurkan AICIS+ 2025 di <em>Auditorium</em> Kementerian Agama, Jakarta.</p>



<p>AICIS atau <em>Annual International Conference on Islamic Studies</em> akan digelar pada 29–31 Oktober 2025 di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, Jawa Barat.</p>



<p>Even internasional ini mengangkat tema “Islam, Ekoteologi, dan Transformasi Teknologi: Inovasi <em>Multidisipliner</em> untuk Masa Depan yang Adil dan Berkelanjutan.”</p>



<p>“Setelah Timur Tengah, Indonesia adalah tempat lahirnya peradaban Islam baru,” tegas Menag di Jakarta, Rabu (9/7/2025).</p>



<p>Pernyataan tersebut tidak hanya menjadi deklarasi kebanggaan, tapi juga penegasan arah baru diplomasi intelektual Indonesia di tingkat global. </p>



<p>Salah satu manifestasi konkretnya adalah transformasi AICIS menjadi AICIS+ — konferensi Islam tahunan yang kini tampil dengan wajah baru yang lebih global, inklusif, dan multidisipliner.</p>



<p>AICIS yang telah berjalan selama 23 tahun, kini mengalami reposisi besar. Simbol “+” bukan hanya tambahan, melainkan tanda bahwa Indonesia mendorong Islam untuk hadir dalam percakapan global lintas ilmu, termasuk isu perubahan iklim, sains, teknologi, ekonomi berkelanjutan, hingga perdamaian dunia.</p>



<p>“AICIS+ bukan lagi hanya forum kajian keislaman, ini adalah forum ilmu pengetahuan Islam yang menyatu dengan tantangan kemanusiaan global,” tegas Menteri Agama, dikutip dari laman resmi <em>Kemenag</em>.</p>



<p>Ditegaskan Menag, AICIS+ hadir sebagai respons terhadap dua krisis terbesar dunia saat ini: krisis dehumanisasi dan krisis ekologis. </p>



<p>Sejalan dengan semangat Deklarasi Istiqlal 2024, konferensi ini mengedepankan nilai-nilai spiritualitas Islam seperti kasih sayang, solidaritas, dan kepedulian terhadap seluruh kehidupan.</p>



<p>“Kita tidak ingin Islam hanya bicara ke dalam. Lewat AICIS+, Islam Indonesia akan bicara ke dunia, dengan bahasa kemanusiaan dan peradaban,” tambah Menteri Agama.</p>



<p>Indonesia, melalui AICIS+, menawarkan model Islam rahmatan lil &#8216;alamin yang solutif dan kontributif, serta membuka jalan bagi Asia Tenggara untuk tampil sebagai aktor utama dalam peradaban Islam modern.</p>



<p>Bagi akademisi, peneliti, ulama muda, dan inovator sosial yang ingin bergabung dalam forum keilmuan paling dinanti ini, berikut adalah rangkaian tanggal penting yang perlu dicatat:<br>• 4 Juli – 15 Agustus 2025: Pengiriman Abstrak (minimal 750 kata)<br>• 15 Agustus 2025: Batas akhir pengiriman abstrak<br>• 29 Agustus 2025: Pengumuman hasil seleksi abstrak<br>• 29 September 2025: Batas akhir pengiriman makalah lengkap<br>• 29–31 Oktober 2025: Konferensi AICIS+ di UIII Depok</p>



<p>Abstrak dapat mencakup salah satu dari 8 subtema strategis, diantaranya:<br>• Ekoteologi &amp; keberlanjutan lingkungan<br>• Transformasi teknologi<br>• Hukum Islam &amp; ekofeminisme<br>• Dekolonisasi kajian Islam<br>• Krisis kemanusiaan<br>• Kesehatan masyarakat muslim<br>• Ekonomi berkeadilan<br>• Inovasi sosial berbasis nilai-nilai Islam</p>



<p>Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menegaskan bahwa perubahan ini adalah hasil refleksi kolektif atas kompleksitas zaman. “Islam tidak boleh bicara sendiri. Ia harus bicara dengan sains dan Masyarakat,” katanya.</p>



<p>Konferensi ini terbuka bagi para cendekiawan yang ingin mengirimkan abstrak dan makalah ilmiah dengan 8 sub-tema strategis, mulai dari ekoteologi dan ekofeminisme, hingga transformasi teknologi dan dekolonisasi studi Islam. <strong>(can)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/menag-indonesia-layak-jadi-pusat-peradaban-islam-baru/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Program Sekolah Rakyat Resmi Diuji Coba di Jakarta dan Bekasi</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/program-sekolah-rakyat-resmi-diuji-coba-di-jakarta-dan-bekasi/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/program-sekolah-rakyat-resmi-diuji-coba-di-jakarta-dan-bekasi/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 07:12:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Populer]]></category>
		<category><![CDATA[Bekasi]]></category>
		<category><![CDATA[Diuji coba]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah rakyat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15278</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) mulai melakukan uji coba pelaksanaan Sekolah Rakyat di dua...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.co.id" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA</a></strong> &#8211; Kementerian Sosial (Kemensos) mulai melakukan uji coba pelaksanaan Sekolah Rakyat di dua lokasi, yakni Sentra Handayani Jakarta dan Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi, Rabu (9/7/2025). Simulasi ini dilakukan sebelum para siswa mulai masuk sekolah pada (14/7/2025).&nbsp;</p>



<p>Kegiatan simulasi ini berlangsung selama dua hari pada Rabu dan Kamis 9-10 Juli 2025. Para siswa akan menjalani uji coba pembelajaran dan menginap di asrama yang telah disediakan.&#8221;Jadi hari ini kita melakukan simulasi untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat rintisan selama 24 jam penuh,&#8221; kata Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul di Sentra Handayani Jakarta, Cipayung, Jakarta Timur, dikutip dari laman<em> </em>resmi <em>Kemensos RI</em>.</p>



<p>Adapun proses simulasi hari ini dimulai dengan registrasi para siswa serta pembagian kamar asrama. Kemudian, selama simulasi, para siswa akan menjalani cek kesehatan gratis, talent mapping, uji coba pembelajaran akademik dengan memperkenalkan<em> Learning Management System</em> (LMS), hingga pengenalan tata tertib. Para siswa juga diberikan tas sekolah yang berisi seragam, sepatu, perlengkapan ibadah, alat tulis, hingga peralatan kebersihan diri.</p>



<p>&#8220;Lalu kemudian nanti juga ada tes Talent DNA yang disiapkan oleh Pak Ary Ginanjar. Tes ini adalah semacam aplikasi untuk mengetahui kemampuan siswa dengan AI yang sudah dilatih. Jadi ini khusus dan beliau memberikan secara gratis untuk Sekolah Rakyat,&#8221; jelas Gus Ipul.</p>



<p>&#8220;Yang jelas dengan perangkat ini kita bisa lebih cepat mengetahui minat dan bakat siswa. Dengan begitu nanti guru akan lebih mudah untuk mengarahkan siswa-siswa di Sekolah Rakyat,&#8221; sambungnya.</p>



<p>Setibanya di Sentra Handayani, sebelum melakukan peninjauan, Gus Ipul menyempatkan berdialog dengan para orang tua siswa yang berada di lokasi untuk mengantarkan anak-anak mereka bersekolah di Sekolah Rakyat.</p>



<p>Aan Kadarwati (47) mengaku senang dan terharu karena anak&nbsp; bungsunya, Novita Ardila Putri bisa menempuh pendidikan jenjang SMP di Sekolah Rakyat Sentra Handayani. Ia merasa sangat terbantu dengan program ini. Sebab, kondisi ekonomi keluarganya yang kurang.</p>



<p>Aan menyebut, suaminya hanya bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan tidak menentu. Sedangkan dirinya merupakan ibu rumah tangga. Ia pun tak mampu memenuhi keinginan anaknya yang ingin masuk pondok pesantren.</p>



<p>&#8220;Emang anak saya sebenarnya pengen mondok (masuk pondok pesantren). Kata saya, kalau buat mondok saya enggak sanggup. Makanya pas ditawari ketua PKH (untuk masuk Sekolah Rakyat), Alhamdulillah, pak. Saya senang banget,&#8221; ucap Aan dengan tangis haru.</p>



<p>Aan pun berharap, setelah menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat, putri bungsunya itu dapat mencapai cita-cita sebagai Polwan.</p>



<p>&#8220;Saya pengen banget anak saya biar jangan bodoh kayak saya, pak. Karena saya enggak sekolah,&#8221; ungkap Aan.</p>



<p>Menanggapi hal itu, Gus Ipul meminta para orang tua untuk memercayakan anak-anak mereka di Sekolah Rakyat. Sebab, segala keperluan dan kebutuhan para siswa, seperti tempat tinggal maupun makanan disediakan oleh pemerintah.</p>



<p>Usai berdialog dengan para orang tua, Gus Ipul kemudian meninjau proses cek kesehatan gratis bagi para siswa. Proses ini meliputi pemeriksaan gigi, pengukuran tinggi badan serta tekanan darah, pemeriksaan mata dan telinga.</p>



<p>&#8220;Kalau ada (siswa) yang terdeteksi memiliki penyakit menular, nanti pada dasarnya ditindaklanjuti terlebih dahulu,&#8221; ujar Gus Ipul.</p>



<p>Selanjutnya, Gus Ipul mengecek kamar asrama yang akan ditinggali siswa. Nantinya, 1 kamar berisi 4 siswa maupun siswi. Di kamar itu tersedia kipas angin, meja belajar, lemari, dan tempat tidur tingkat lengkap beserta bantal dan seprainya.&nbsp;</p>



<p>Letak gedung asrama putra dan putri terpisah. Setiap gedung terdiri dari 3 lantai. Di antara gedung asrama terdapat lapangan basket serta bangunan ruang kelas.&nbsp;Kemudian, Gus Ipul meninjau ruang kelas. Para murid sedang belajar Bahasa Indonesia berdasarkan modul LMS berbasis teknologi. Setiap masing-masing siswa diberikan laptop.</p>



<p>Setelah meninjau lokasi Sekolah Rakyat rintisan di Sentra Handayani, Gus Ipul melanjutkan perjalanan untuk mengecek simulasi di STPL Bekasi.</p>



<p>Dalam simulasi di Sentra Handayani Jakarta, turut hadir Wakil Kepala Staf Kepresidenan, Muhammad Qodari; pendiri ESQ Corp, Ary Ginanjar; Ketua Tim Formatur Sekolah Rakyat, Prof Muhammad Nuh; Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan, Adita Irawati; dan Direktur Promosi Kesehatan Kementerian Kesehatan, dr Elvida Sariswati, M.Epid.</p>



<p>Sebagai informasi, total ada 75 siswa yang akan bersekolah di Sentra Handayani. Mereka terdiri dari 35 laki-laki, dan 40 perempuan yang terbagi dalam 3 rombongan belajar (rombel) untuk jenjang SMP. Masing-masing rombel berisi 25 siswa.</p>



<p>Sementara di STPL Bekasi, total ada 180 siswa Sekolah Rakyat dari 9 rombel dengan jenjang Sekolah Menegah Atas (SMA). Seluruh siswa akan mengikuti kegiatan simulasi dan matrikulasi sebelum memulai kegiatan belajar mengajar.</p>



<p>Sekolah Rakyat merupakan program yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dengan tujuan menyediakan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem, mengacu pada Desil 1 dan 2 DTSEN. Program ini menjadi langkah strategis pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Sekolah dengan konsep berasrama ini bersifat gratis, mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.</p>



<p>Seluruh siswa akan mengikuti pelajaran formal di siang hari, dan mendapat penguatan pendidikan karakter pada malam hari. Nilai-nilai agama, kepemimpinan, hingga keterampilan hidup menjadi bagian penting dari kurikulum.</p>



<p>Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025/2026 akan dimulai pada bulan ini di 100 titik lokasi rintisan di seluruh Indonesia. Dari jumlah ini, sebanyak 63 titik akan memulai matrikulasi pada 14 Juli 2025 dan sebanyak 37 titik akan dimulai di akhir Juli 2025.&nbsp;</p>



<p>Berdasarkan Keputusan Menteri Sosial RI Nomor 126/HUK/2025 tentang Penetapan Lokasi Penyelenggaraan Sekolah Rakyat, terdapat 3 lokasi rintisan Sekolah Rakyat di Jakarta, yakni Sentra Handayani, Sentra Mulya Jaya, serta Pusdiklatbangprof Kemensos Margaguna.</p>



<p>Kemudian, ada 13 lokasi Sekolah Rakyat rintisan di Jawa Barat. Rinciannya, yaitu STPL Bekasi, Sentra Phalamarta Sukabumi, Sentra Abiyoso Cimahi, PSBR UPT Dinas Sosial Cibabat, Sentra Wyataguna Bandung 1 (Padjajaran Bandung), Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, Sentra Galih Pakuan Bogor, dan Sentra Terpadu Inten Soeweno Cibinong.</p>



<p>Lalu, di&nbsp;SMP Negeri 18 Kota Cirebon, Balai Besar Pendidikan Dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial Bandung Lembang, Sentra Wyataguna Bandung 2 (Cisarua Lembang), UPTD Balai Latihan Kerja Jl. Rancamulya Desa Ranca Mulya, Sumedang, serta Gedung KONI Dan Wisma Atlet Komplek Stadion Si Jalak Harupat/Kompleks SOR Jalak Harupat.</p>



<p>Sementara 100 titik tambahan lagi masih dalam proses pematangan dan akan memanfaatkan Balai Latihan Kerja (BLK) milik Kemenaker. Dengan total 200 titik Sekolah Rakyat, maka lebih dari 20 ribu siswa dari keluarga miskin akan memdapat akses pendidikan gratis berasrama dan orangtuanya mendapatkan program pemberdayaan. <strong>(dir)</strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/program-sekolah-rakyat-resmi-diuji-coba-di-jakarta-dan-bekasi/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fitur Raya Paylater Hadir di Raya App, Bayar Non-tunai Semakin Mudah dan Fleksibel</title>
		<link>https://beritapopuler.co.id/fitur-raya-paylater-hadir-di-raya-app-bayar-non-tunai-semakin-mudah-dan-fleksibel/</link>
					<comments>https://beritapopuler.co.id/fitur-raya-paylater-hadir-di-raya-app-bayar-non-tunai-semakin-mudah-dan-fleksibel/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[TIM Reporter]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 09 Jul 2025 07:07:13 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Trend]]></category>
		<category><![CDATA[Bank Raya]]></category>
		<category><![CDATA[BNPL]]></category>
		<category><![CDATA[BRI Group]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://beritapopuler.co.id/?p=15285</guid>

					<description><![CDATA[BERITAPOPULER.CO.ID, JAKARTA -Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya (AGRO) terus mendorong inovasi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p><strong><a href="http://www.beritapopuler.co.id" data-type="link" data-id="www.beritapopuler.co.id">BERITAPOPULER.CO.ID</a>, JAKARTA</strong> -Sebagai bank digital bagian dari BRI Group, Bank Raya (AGRO) terus mendorong inovasi untuk menghadirkan tambahan pilihan pembiayaan bagi para konsumen di Indonesia. Bank Raya melalui Raya App menghadirkan fitur <em>“Buy Now Pay Later</em>” (BNPL) yaitu <strong>Raya Paylater</strong> yang tersedia bagi para pengguna Raya App agar memiliki pilihan opsi pembiayaan tambahan dengan ketentuan pembayaran yang transparan dan fleksibel. Nasabah dapat mengatur pembayaran berupa limit yang dapat digunakan setiap transaksi di aplikasi Bank Raya, dengan maksimal plafond Rp5 juta dan biaya layanan 3% dari total limit pembayaran. Fitur Raya Paylater ini semakin melengkapi opsi pembayaran QRIS yang menjadi salah satu andalan di Raya App. </p>



<p><strong>Kicky Andrie Davetra selaku Direktur Bisnis Bank Raya mengatakan </strong>“Sebagai digital attacker BRI Group, Bank Raya memiliki aspirasi untuk membuka akses finansial ke setiap lapisan masyarakat. Hadirnya fitur Raya Paylater memberikan nilai tambah dari Raya App yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan &nbsp;nasabah dan kami optimis inovasi ini akan membuka potensi pertumbuhan <em>digital saving</em>&nbsp;Bank Raya agar dapat dimanfaatkan secara lebih luas.”</p>



<p>Kicky menambahkan bahwa dalam memberikan layanan keuangan, Bank Raya selalu mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam melakukan <em>credit scoring</em>. Disamping itu Bank Raya juga terus membekali &nbsp;nasabah dengan edukasi finansal, serta memberikan pinjaman sesuai kemampuan meminjam nasabah.</p>



<p>Nasabah dapat memanfaatkan Raya Paylater untuk berbagai pembayaran di <em>merchant-merchant</em>&nbsp;QRIS di seluruh Indonesia. Nasabah juga tidak perlu khawatir tertunda membayar tagihan, karena Raya Paylater sudah terhubung dengan opsi sistem <em>auto debet</em>&nbsp;yang akan memotong saldo di rekening sesuai permintaan nasabah.</p>



<p>Proses pengajuan Raya Paylater juga sangat mudah, hanya dengan membuka Raya App, nasabah dapat mengakses menu Raya Paylater&nbsp;di <em>home screen Raya App</em>, lalu lakukan registrasi, menyetujui nominal <em>plafond</em>&nbsp;pinjaman melakukan<em>&nbsp;face recognitio</em>n dan <em>digital sign,</em>&nbsp;selanjutnya nasabah sudah dapat menggunakan fasilitas Raya Paylater&nbsp;dengan melakukan pembayaran di <em>merchant </em>dengan menggunakan fitur QRIS dan memilih Raya Paylater sebagai sumber dana pembayaran.</p>



<p>Hingga Mei 2025 pengguna Raya App tercatat lebih dari 1 juta nasabah. Penggunaan transaksi Raya App yang meningkat 53,9% (yoy) yang mencapai 1,7 juta transaksi, dengan pertumbuhan <em>digital saving</em>&nbsp;yaitu sebesar Rp1,3 triliun atau tumbuh 52,61% (yoy). Pertumbuhan tersebut akan terus meningkat seiring dengan berkembangnya fitur dan inovasi &nbsp;yang dikembangkan oleh Bank Raya di Raya App.</p>



<p>“Berangkat dari semangat untuk memberikan nilai tambah bagi para nasabah, maka kami optimis akan mengakselerasi inklusi keuangan digital lebih luas dan memacu semangat kami untuk memberikan pelayanan yang terbaik.”<strong>&nbsp;Tutup Kicky.</strong><strong></strong></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://beritapopuler.co.id/fitur-raya-paylater-hadir-di-raya-app-bayar-non-tunai-semakin-mudah-dan-fleksibel/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>