<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:blogger="http://schemas.google.com/blogger/2008" xmlns:gd="http://schemas.google.com/g/2005" xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:openSearch="http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/" xmlns:thr="http://purl.org/syndication/thread/1.0" version="2.0"><channel><atom:id>tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283</atom:id><lastBuildDate>Mon, 16 Feb 2026 11:39:24 +0000</lastBuildDate><category>Pena Inspirasi</category><category>Kesehatan</category><category>Hidup Yang Terbaik</category><category>Pendalaman Alkitab</category><category>Kebahagiaan Sejati</category><category>Nubuatan Alkitab</category><category>Persahabatan Umat</category><category>Forum</category><category>Sejara Gereja</category><category>Video</category><title>GORESAN PENA</title><description></description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/</link><managingEditor>noreply@blogger.com (Unknown)</managingEditor><generator>Blogger</generator><openSearch:totalResults>55</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>25</openSearch:itemsPerPage><language>en-us</language><itunes:explicit>yes</itunes:explicit><itunes:keywords>Kebahagiaan,Sejati,Hidup,yang,terbaik,Ellen,white</itunes:keywords><itunes:subtitle/><itunes:category text="Religion &amp; Spirituality"><itunes:category text="Christianity"/></itunes:category><itunes:owner><itunes:email>noreply@blogger.com</itunes:email></itunes:owner><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-5550491387393607652</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 12:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-06T19:03:12.367+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>OBAT PERANGSANG DAN PENENANG</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;26&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;OBAT PERANGSANG DAN PENENANG&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1_w4CDMHJpcWxq0BkI08fQ-1D8V718Kqi2i3gaRAzCUxBGPacvm3DeoE2WpROQklRKbTt2Y-fpHAaKjXqA4ly7BBDaQUkD_mU_q2GZTxNWpPjcJnK4B1EhdURxEr66GMNe4PvihQI9pA/s1600/obat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="211" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1_w4CDMHJpcWxq0BkI08fQ-1D8V718Kqi2i3gaRAzCUxBGPacvm3DeoE2WpROQklRKbTt2Y-fpHAaKjXqA4ly7BBDaQUkD_mU_q2GZTxNWpPjcJnK4B1EhdURxEr66GMNe4PvihQI9pA/s320/obat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Di bawah judul Obat Perangsang dan Penenang ini tergolong sejumlah besar bahan yang kalau digunakan sebagai makanan dan minuman, akan merusak lambung, meracuni darah dan merangsang saraf. Pemakaiannya betul-betul jahat. Orang-orang mencari kesenangan dalam obat perangsang karena untuk sementara hasilnya baik. Tetapi selalu ada reaksi. Pemakaian bahan perangsang yang tidak alami selalu cenderung menimbulkan ekses, dan itu merupakan suatu bahan aktif dalam mendorong kerusakan dan kehancuran tubuh.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Bumbu Masak&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Di zaman yang serba cepat ini, makanan yang kurang merangsang adalah lebih baik. Bumbu-bumbu masak bersifat membahayakan. Mostar, merica, rempah-rempah, acar, dan lain-lain sejenisnya, semuanya mengganggu lambung dan membuat darah jadi panas dan tidak bersih. Kondisi lambung pemabuk yang meradang sering dijadikan gambaran dari efek minuman beralkohol. Kondisi meradang yang sama disebabkan oleh pemakaian bumbu yang merusak. Tidak lama kemudian makanan yang biasa tidak lagi memuaskan selera. Tubuh merasakan kekurangan, suatu kerinduan akan sesuatu yang lebih merangsang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Teh dan Kopi&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Teh bertindak sebagai perangsang, dan sampai batas tertentu menimbulkan keracunan. Akibat dari kopi dan banyak lagi minuman populer lainnya sama saja. Efeknya yang pertama ialah memberi perasaan segar. Saraf-saraf lambung terrangsang; ini menyebabkan iritasi pada otak, dan pada gilirannya otak terangsang untuk memberi kegiatan yang meningkat pada jantung dan tenaga cadangan seketika pada seluruh tubuh. Rasa letih terlupakan; kekuatan tampaknya bertambah. Kecerdasan digerakkan, imajinasi menjadi lebih terang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena pengaruh-pengaruh ini, banyak orang mengira bahwa teh dan kopi itulah yang menghasilkan kebaikan yang besar bagi mereka. Tapi ini suatu kesalahan. Teh dan kopi tidak memberi zat makanan pada tubuh. Pengaruhnya sudah ada sebelum sempat terjadi pencernaan dan penyerapan, dan apa yang nampaknya seperti kekuatan sebenarnya hanyalah rangsangan saraf. Setelah hilang pengaruh rangsangan itu, tenaga yang tidak alami itu hilang, dan akibatnya ialah kelesuan dan kelemahan sampai tingkat tertentu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penggunaan terus-menerus dari bahan-bahan perangsang saraf ini diikuti dengan sakit kepala, tidak bisa tidur, jantung berdebar, gangguan pencernaan, gemetar, dan banyak kesulitan lainnya; karena bahan itu menghabiskan daya hidup. Saraf yang letih memerlukan istirahat dan ketenangan gantinya rangsangan dan kerja lembur. Alam memerlukan waktu untuk memulihkan tenaganya yang trkuras. Bila tenaganya itu dipaksa dengan menggunakan bahan-bahan perangsang, untuk sementara kelebihan tenaga itu didapatkan; tetapi karena tubuh sudah lemah akibat terus dipakai maka lambat laun semakin sulit untuk membangkitkan tenaga pada batas yang diperlukan. Tuntutan akan bahan perangsang jadi semakin sulit dikendalikan, sampai kemauan dilemahkan dan tidak mampu lagi menolak keinginan yang tidak wajar itu. Semakin kuat bahan-bahan perangsang itu dituntut, sampai tubuh yang sudah letih tidak dapat lagi bereaksi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kebiasaan Menggunakan Tembakau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tembakau adalah racun yang lambat dan tidak kelihatan cara kerjanya, tetapi paling berbahaya. Dalam bentuk apapun benda itu digunakan, tetapi ada pengaruhnya pada tubuh; paling berbahaya karena akibatnya lambat dan pada mulanya sukar diketahui. Tembakau merangsang dan kemudian melumpuhkan saraf. Melemahkan dan mengganggu otak. Tembakau sering mempengaruhi saraf dengan cara yang lebih dahsyat dibanding minuman yang memabukkan. Lebih tidak kentara dan akibat-akibatnya sulit dibasmi dari tubuh. Penggunaannya merangsang rasa haus akan minuman keras, dan dalam banyak kasus itu meletakkan dasar bagi kebiasaan minuman keras.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penggunaan tembakau menyusahkan, mahal, tidak bersih, mencemari si pemakai, dan mengganggu orang lain. Para pecandunya terdapat di mana-mana. Engkau jarang menyelinap di antara keramaian orang, tanpa ada si perokok menghembuskan napas beracun ke wajahmu. Rasanya tidak nyaman dan tidak menyehatkan kalau berada di dalam gerbong kereta api atau dalam suatu ruangan yang udaranya penuh dengan bau arak dan asap rokok. Sekalipun orang-orang bersikeras menggunakan racun ini untuk diri mereka sendiri, apa hak mereka untuk mencemari udara yang harus dihirup oleh orang lain?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagi kalangan anak-anak dan orang muda, penggunaan tembakau mengakibatkan bahaya yang tak terkira. Praktik-praktik yang tidak menyehatkan dari generasi yang lalu mempengaruhi anak-anak dan orang muda sekarang ini. Ketidakmampuan otak, kelemahan fisik, saraf yang terganggu, dan keinginan-keinginan yang tidak wajar ditularkan sebagai warisan dari orangtua kepada anak-anak. Dan praktik-praktik serupa yang diteruskan oleh anak-anak meningkatkan dan memperpanjang akibat yang buruk. Akibatnya, bukan kecil kemerosotan fisik, mental dan moral sehingga menjadi suatu tanda bahaya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Anak-anak lelaki mulai menggunakan tembakau dalam usia yang sangat muda. Kebiasaan itu terbentuk ketika tubuh dan pikiran sangat mudah terbawa kepada pengaruhnya, merongrong kekuatan tubuh, membuat tubuh jadi kerdil, membius pikiran, dan merusak moral.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tetapi, apa yang dapat dilakukan untuk mengajar anak-anak dan orang muda tentang buruknya suatu praktik yang dicontohkan oleh orangtua, guru dan pendeta? Anak-anak lelaki yang masih kecil, yang baru saja melewati masa kanak-kanak, mungkin saja terlihat sedang mengisap rokok. Kalau ada orang menegur, mereka akan menjawab, "Ayah saya juga merokok." Mereka menunjuk kepada pendeta atau guru Sekolah Minggu dan berkata, "Orang itu merokok, apa bahayanya kalau saya juga merokok seperti dia?" Banyak pekerja dalam bidang pertarakan tapi kecanduan menggunakan tembakau. Apa kuasa orang seperti itu untuk dapat menahan kemajuan ketidakbertarakan?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Karena si peminum dan si pelahap menjadi miskin, dan kantuk membuat orang berpakaian compang-camping."1&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Saya bertanya kepada mereka yang mengaku percaya dan menuruti firman Allah: Dapatkah kamu sebagai orang Kristen memanjakan kebiasaan yang melumpuhkan kecerdasanmu dan merampas kuasamu yang benar untuk menilai kenyataan-kenyataan yang kekal? Dapatkah kamu merampok Allah setiap hari akan pelayanan yang seharusnya milik-Nya, dan merampasi sesama manusia, baik pelayanan yang harus kamu berikan dan kemampuan untuk menjadi teladan?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pernahkah kamu mempertimbangkan tanggungjawabmu sebagai penatalayan-penatalayan Allah untuk harta yang ada di tanganmu? Berapa banyakkah uang Tuhan yang kamu belanjakan untuk membeli tembakau? Hitunglah berapa jumlahnya selama hidupmu. Bandingkanlah jumlah yang dihabiskan oleh nafsu yang merusak ini dengan apa yang kamu telah berikan untuk menolong orang miskin dan menyebarkan injil?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak ada makhluk manusia yang memerlukan tembakau, tetapi banyak orang binasa karena kekurangan uang akibat penggunaannya lebih buruk lagi daripada dibuang. Bukankah engkau telah menyalahgunakan milik Tuhan? Tidakkah engkau bersalah telah merampok Allah dan sesamamu manusia? "Tidak tahukah kamu bahwa . . . kamu bukan milik kamu sendiri? Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu."2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Minuman yang Memabukkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Anggur adalah pencemooh&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Minuman keras adalah peribut;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidaklah bijak orang yang terhuyung-huyung karenanya."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Siapa mengeluh? Siapa bertengkar?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Siapa yang berkeluh kesah?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Siapa mendapat cedera tanpa sabar?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Siapa merah matanya?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yakni mereka yang duduk dengan anggur sampai jauh malam.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang datang mengecap anggur campuran.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jangan melihat kepada anggur kalau merah menarik warnanya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;dan mengilau dalam cawan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp;yang mengalir masuk dengan nikmat&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tetapi kemudian memagut seperti ular,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan menyemburkan bisa seperti beludak."3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak pernah digambarkan oleh tangan manusia suatu gambaran yang lebih jelas tentang kemerosotan martabat dan perhambaan dari korban minuman yang memabukkan. Terjamah, direndahkan, sekalipun ketika disadarkan tentang rasa kesedihannya, dia tidak mampu untuk keluar dari jerat itu; dia "akan mencari anggur lagi."4&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak perlu diperdebatkan untuk menunjukkan akibat buruk dari bahan yang memabukkan bagi pecandunya. Manusia yang hancur dan bermuram durja -- yakni jiwa-jiwa yang telah ditebus Kristus dengan Nyawa-Nya, yang ditangisi oleh para malaikat -- berserakan di mana-mana. Mereka adalah noda dari peradaban yang kita banggakan ini. Mereka merupakan corengan di wajah, kutukan, dan kebinasaan bagi setiap negeri.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Siapakah yang dapat menggambarkan kesusahan, penderitaan dan keputusasaan yang tersembunyi di rumah si pemabuk? Pikirankanlah tentang istrinya, yang sering dibesarkan dengan tata krama yang halus, peka, berbudaya dan suci, sekarang berhubungan dengan seorang pemabuk yang akibat minuman keras telah berubah menjadi setan. Pikirkanlah tentang anak-anaknya yang kesenangannya, pendidikannya dan pengajarannya dirampas; mereka hidup ketakutan terhadap dia yang seharusnya menjadi kebanggaan dan perlindungannya, telah terperosok kepada dunia ini, memikul rasa malu, sering bahkan mewarisi kutukan keturunan untuk cenderung menjadi pemabuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pikirkanlah akan kecelakaan-kecelakaan mengerikan yang setiap hari terjadi karena pengaruh minuman keras. Petugas kereta api mengabaikan sinyal atau salah menerima perintah. Karena kereta melaju terus maka terjadilah tabrakan dan banyak nyawa yang hilang. Ata sebuah kapal menabrak batu karang, dan para penumpang serta awak kapal terkubur dalam air. Ketika kejadian itu diselidiki, didapati bahwa ada seseorang yang sedang bertugas penting berada dalam pengaruh minuman keras. Sampai sejauh manakah seseorang yang memanjakan diri dengan kebiasaan minum minuman keras dapat dipercayakan dengan nyawa manusia? Dia boleh dipercaya hanya kalau sudah menghentikannya secara total.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="color: lime; font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Perangsang Yang Lebih Lunak&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="color: blue; font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Orang-orang mewarisi selera akan bahan-bahan perangsang yang abnormal seharusnya jangan melihat anggur, bir, atau sari buah apel. Benda-benda ini seharusnya dijauhkan dari jangkauan mereka, karena ini akan senantiasa menggoda mereka. Tentang sari buah apel manis, banyak orang yang tidak merasa merasa apa-apa untuk membelinya dengan bebas. Tetapi minuman itu terasa manis hanya untuk waktu yang singkat, kemudian mulailah terjadi fermentasi. Citarasanya yang baru itu membuatnya lebih enak bagi mulut pecandu, dan peminumnya tidak suka mengakui bahwa minuman itu sudah menjadi keras atau beragi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada bahayanya penggunaan sari buah apel manis bagi kesehatan walau pun bahan ini dianggap sebagai produksi biasa. Kalau orang dapat melihat di bawah mikroskop bagaimana sari buah apel yang mereka beli itu, hanya sedikit orang yang mau meminumnya. Seringkali orang yang memproduksi sari buah apel untuk dijual di pasar tidak memperhatikan kondisi buah yang digunakan, yaitu menggunakan buah yang berulat dan busuk. Mereka yang tidak peduli akan penggunaan apel busuk dan beracun, akan meminum sari buah yang terbuat dari padanya dan menyebutnya enak. Tetapi mikroskop menunjukkan sekalipun baru diperas, minuman enak ini seluruhnya tidak cocok untuk digunakan.[5]&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kemabukan oleh minuman anggur, bir dan sari buah apel sama saja dengan yang disebabkan oleh minuman lebih keras lainnya. Penggunaan minuman ini membangkitkan selera yang lebih kuat, dengan demikian kebiasaan akan minuman keras terbentuk. Minum dalam jumlah sedang-sedang saja sebenarnya adalah sekolah yang mendidik pemabuk. Namun begitu jahatnya cara bekerja dari minuman perangsang yang lebih lunak ini sehingga orang sudah memasuki jalan raja menuju kemabukan barulah korban itu menyadari akan bahaya yang mengancam.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebagian orang yang tidak pernah benar-benar dianggap mabuk tetap berada di bawah pengaruh kemabukan ringan. Mereka merasa bersemangat, pikiran tidak stabil dan tidak seimbang. Membayangkan dirinya aman, mereka pun minum dan minum lagi, sampai melampaui batas dan semua prinsip dikorbankan. Keputusan yang paling kuatpun sudah dirongrong, perhatian yang paling serius pun tidak cukup untuk menjaga agar selera rendah itu berada di bawah kendali akal sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagian manapun di dalam Alkitab tidak pernah menyetujui penggunaan anggur yang memabukkan. Anggur yang diciptakan Kristus dari air pada pesta nikah di Kana adalah sari buah anggur murni. Inilah "tanda buah anggur yang masih terdapat airnya," yang Kitab Suci katakan, "Janganlah musnahkan itu, sebab di dalamnya masih ada berkat."6&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kristuslah yang dalam Perjanjian Lama memberi amaran kepada bangsa Israel, "Anggur adalah pencemooh, minuman keras adalah peribut, tidaklah bijak orang-orang yang terhuyung-huyung karenanya."7 Ia sendiri tidak menyediakan minuman seperti itu. Setan menggoda manusia dengan satu kegemaran yang merusak pertimbangan dan melumpuhkan persepsi rohani, tetapi Kristus mengajarkan kita untuk menguasai sifat alamiah yang rendah. Ia tidak pernah menaruh di hadapan manusia sesuatu yang akan menjadi pencobaan. Seluruh hidup-Nya menjadi satu teladan penyangkalan diri. Adalah untuk mematahkan kuasa selera, demi kepentingan manusia, maka selama empat puluh hari berpuasa di padang belantara itu Ia menderita ujian yang paling tajam yang manusia dapat tahankan. Adalah Kristus yang menuntun Yohanes Pembaptis supaya tidak minum anggur atau minuman keras lainnya. Ialah yang menganjurkan pertarakan kepada istri Manoah. Kristus tidak melanggar ajarannya sendiri. Anggur tak beragi yang disediakan-Nya bagi tamu-tamu pesta nikah adalah minuman segar yang menyehatkan. Inilah jenis anggur yang digunakan Juruselamat kita bersama murid-muridnya pada Perjamuan Kudus yang pertama. Anggur seperti itulah yang senantiasa digunakan di meja Perjamuan Kudus sebagai lambang darah Juruselamat. Upacara kudus itu diciptakan untuk menyegarkan dan menghidupkan jiwa. Janganlah menghubungkan upacara itu dengan sesuatu yang melayani si jahat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di dalam terang ajaran Kitab Suci, alam dan akal sehat ajarkan tentang penggunaan minuman yang memabukkan, bagaimana mungkin orang-orang Kristen berusaha membuat bir, atau mendirikan pabrik anggur atau sari buah apel untuk dipasarkan? Jika mereka mengasihi sesamanya seperti diri mereka sendiri, bagaimana mereka bisa menaruh sesuatu di jalannya yang akan menjadi jerat baginya?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Seringkali sikap tidak bertarak dimulai di rumahtangga. Dengan menyuguhkan makanan mewah yang tidak menyehatkan alat pencernaan dilemahkan, dan timbullah keinginan untuk mencari makanan yang lebih merangsang. Dengan demikian selera itu dididik untuk senantiasa merindukan sesuatu yang lebih keras. Keinginan untuk makanan yang merangsang makin lama makin sering muncul dan sukar untuk ditolak. Tubuh sedikit-banyak jadi dipenuhi dengan racun, dan makin lemah tubuh itu, semakin besar kerinduannya akan bahan-bahan seperti ini. Satu langkah ke jurusan yang salah akan menyediakan jalan untuk langkah lain. Banyak orang yang tidak mau bersalah dengan menyediakan anggur dan jenis minuman keras apapun di atas meja makan mereka, menjejali meja itu dengan makanan yang menimbulkan rasa haus akan minuman keras sehingga hampir tidak mungkin lagi menolak godaan itu. Kebiasaan-kebiasaan makan dan minum yang salah merusak kesehatan dan memberi jalan kepada kemabukan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Segera akan hanya sedikit gerakan pertarakan yang diperlukan kalau dalam diri orang muda yang membentuk dan menjadikan pola masyarakat dapat ditanamkan prinsip-prinsip yang berkaitan dengan pertarakan. Hendaklah para orangtua memulai gerakan anti ketidakbertarakan di ruang keluarga mereka sendiri, dalam prinsip-prinsip yang mereka ajarkan kepada anak-anak mereka untuk mengikutinya sejak bayi, maka mereka dapat mengharapkan keberhasilan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada tugas bagi para ibu dalam menolong anak-anaknya membentuk kebiasaan yang benar dan selera yang murni. Didiklah selera; ajarlah anak-anak untuk menghindari bahan perangsang. Tuntunlah anak-anak supaya mereka mempunyai kekuatan moral untuk menolak kejahatan yang mengelilingi mereka. Ajarlah mereka supaya tidak digoyahkan orang lain, agar mereka tidak menyerah kepada pengaruh-pengaruh yang kuat sekalipun, tetapi agar mempengaruhi orang lain demi kebaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Upaya yang besar dibuat untuk menekan ketidakbertarakan; tetapi banyak usaha yang tidak diarahkan kepada sasaran yang benar. Pembelaan terhadap reformasi pertarakan harus disadarkan terhadap kejahatan yang diakibatkan oleh penggunaan makanan yang tidak menyehatkan, bumbu-bumbu masak, teh dan kopi. Kita mengharap agar semua pekerja di bidang pertarakan berhasil; tetapi kami mengundang mereka untuk melihat lebih dalam kepada penyebab kejahatan yang mereka perangi itu dan memastikan bahwa mereka sendiri tetap setia dalam reformasi itu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Haruslah dipaparkan di hadapan orang banyak bahwa keseimbangan antara kemampuan mental dan moral tergantung pada kondisi yang baik dari tubuh itu seluruhnya. Semua bahan penenang dan bahan perangsang tidak alami yang melemahkan dan merendahkan keadaan tubuh cenderung menurunkan kesehatan intelek dan moral. Ketidakbertarakan terletak pada dasar kemerosotan moral dunia ini. Dengan pemanjaan selera yang menyimpang, manusia kehilangan kuasa untuk menolak godaan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Para pembaru pertarakan mempunyai satu tugas untuk dilakukan dalam mendidik orang banyak di bidang ini. Ajarkanlah kepada mereka bahwa kesehatan, tabiat, bahkan kehidupan terancam bahaya karena penggunaan bahan perangsang yang merangsang tenaga untuk tindakan yang abnormal.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sehubungan dengan teh, kopi, tembakau dan minuman keras, cara paling aman ialah jangan menjamahnya, jangan mencicipi dan jangan mengerjakannya. Kecenderungan dari teh, kopi dan minuman sejenis sama tujuannya dengan minuman beralkohol dan tembakau, dan dalam beberapa kasus kebiasaan itu sulit dipatahkan seperti halnya seorang pemabuk meninggalkan minuman keras. Mereka yang berusaha meninggalkan semua bahan perangsang ini untuk sementara akan merasa kehilangan, dan akan menderita tanpa bahan-bahan itu. Tetapi dengan ketekunan mereka akan mengalahkan keinginan itu dan berhenti merasakan kekurangan tersebut. Alam mungkin memerlukan sedikit waktu untuk pulih dari penyalahgunaan yang dideritanya; tapi berilah kesempatan baginya maka alam itu akan bangkit lagi untuk melaksanakan tugasnya dengan baik dan agung.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/obat-perangsang-dan-penenang.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi1_w4CDMHJpcWxq0BkI08fQ-1D8V718Kqi2i3gaRAzCUxBGPacvm3DeoE2WpROQklRKbTt2Y-fpHAaKjXqA4ly7BBDaQUkD_mU_q2GZTxNWpPjcJnK4B1EhdURxEr66GMNe4PvihQI9pA/s72-c/obat.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-6363602616600030119</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 12:43:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T20:48:23.701+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PERBEDAAN-PERBEDAAN BESAR DALAM HAL MAKANAN</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;25&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;PERBEDAAN-PERBEDAAN BESAR DALAM HAL MAKANAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqL9MUlquxYr2PNgzCTTuVGyHZx1YnLqdOiUk0GkRETyquFDs8c7cL_GFFiFi7o2U-2k5BtNjFX2VwYftomUIPokqW_ta6Al-irmj4dq5IKH0HHLa2AlYt2Lwupf5IoS-xb6lz7aJkf4Q/s1600/sayurts.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="216" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqL9MUlquxYr2PNgzCTTuVGyHZx1YnLqdOiUk0GkRETyquFDs8c7cL_GFFiFi7o2U-2k5BtNjFX2VwYftomUIPokqW_ta6Al-irmj4dq5IKH0HHLa2AlYt2Lwupf5IoS-xb6lz7aJkf4Q/s320/sayurts.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Tidak semua orang yang mengaku percaya akan pembaruan kesehatan benar-benar adalah pembaharu. Bagi banyak orang, pembaruan ini hanya sekadar mengeluarkan jenis-jenis makanan tertentu yang tidak menyehatkan. Mereka tidak mengetahui dengan jelas prinsip-prinsip kesehatan, dan sementara di meja makan mereka masih dipenuhi dengan makanan-makanan lezat yang berbahaya, mereka jauh dari contoh pertarakan dan kesederhanaan Kristen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Satu golongan lagi, dalam keinginan untuk memberi teladan yang benar, mereka melakukan hal yang berlawanan. Sebagian orang tidak sanggup memperoleh makanan yang paling disukai, dan gantinya menggunakan bahan-bahan yang terbaik untuk melengkapi kekurangan itu, mereka memakan jenis makanan yang rendah. Makanan mereka tidak memberikan unsur-unsur yang diperlakukan untuk membuat darah yang baik. Kesehatan mereka merosot, kegunaan mereka lumpuh, dan keteladanan mereka bukannya mendukung tetapi melawan pembaruan dalam hal makan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Orang-orang lain berpikir bahwa karena kesehatan memerlukan makanan sederhana, maka tidak perlu terlalu memperhatikan pemilihan dan penghidangan makanan. Sebagian orang membatasi diri dengan makanan yang sangat kurang, tidak memiliki variasi yang cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup, dan mereka menderita akibatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang hanya memahami sebagian dari prinsip-prinsip pembaruan (reformasi) ini sering adalah orang-orang yang paling bersikap kaku, tidak saja dalam mengutarakan pandangan mereka sendiri, tetapi juga dalam mendesak anggota-anggota keluarga lainnya dan para tetangga. Pengaruh dari reformasi mereka yang salah, sebagaimana terlihat dari kesehatan mereka sendiri yang terganggu, dan dalam usaha untuk memaksakan pandangan mereka kepada orang lain, memberikan banyak pandangan palsu tentang reformasi dalam hal makanan, dan membawa mereka untuk menolaknya sama sekali.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang memahami hukum-hukum kesehatan dan yang diatur oleh prinsip, akan menghindari kedua perbedaan yang berlebihan itu, baik yang bersifat pemanjaan maupun pengetatan. Makanan mereka dipilih bukan sekadar memuaskan selera, tetapi untuk membangun tubuh. Mereka berusaha memelihara setiap kemampuan tetap dalam kondisi puncak untuk pelayanan terbaik bagi Allah dan manusia. Selera dikendalikan oleh akal sehat serta hati nurani, dan mereka dianugerahi kesehatan tubuh dan pikiran. Walaupun mereka tidak memaksakan pandangan mereka kepada orang lain, keteladanan mereka menjadi suatu kesaksian yang mendukung prinsip-prinsip yang benar. Orang-orang ini mempunyai pengaruh yang luas untuk kebaikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada sesuatu yang benar-benar masuk akal mengenai reformasi dalam hal makanan. Masalah ini harus dipelajari secara mendalam dan luas, dan janganlah seseorang mengecam orang lain karena praktik mereka dalam segala hal tidak sesuai dengan praktiknya sendiri. Tidak mungkin menciptakan aturan yang mutlak untuk mengatur kebiasaan setiap orang, dan jangan ada yang berpendapat bahwa dirinyalah menjadi ukuran bagi semua orang. Tidak semua orang dapat memakan makanan yang sama. Makanan yang terasa lezat dan menyehatkan bagi seseorang mungkin tidak enak, bahkan berbahaya, bagi orang lain. Ada sebagian orang yang tidak bisa minum susu, sedangkan yang lain sangat menyukainya. Sebagian orang tidak dapat mencerna polongan dan kacang-kacangan; sedang yang lain merupakan makanan yang menyehatkan. Bagi sebagian orang hidangan biji-bijian yang keras merupakan makanan yang baik, sementara yang lain tidak dapat memakannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang hidup di kawasan-kawasan baru atau di wilayah-wilayah miskin, di mana buah-buahan dan kacang-kacangan jarang didapat, jangan dipaksa menyingkirkan susu dan telur dari menu mereka. Memang benar bahwa orang-orang yang berotot dan yang memiliki nafsu hewani yang tinggi perlu menghindarkan makanan-makanan yang merangsang. Teristimewa dalam keluarga-keluarga yang anak-anak mereka mempunyai kebiasaan-kebiasaan hawa nafsu, telur tidak boleh digunakan. Tetapi dalam kasus dari orang-orang yang organ-organ pembuat darahnya lemah, -- terutama kalau makanan-makanan lain untuk memenuhi unsur-unsur yang diperlukan itu tidak bisa diperoleh, -- maka susu dan telur jangan disingkirkan sama sekali. Namun perlu sangat berhati-hati agar mendapatkan susu dari sapi yang sehat, dan telur dari unggas yang sehat, yang dipelihara dengan baik dan diberi makanan yang baik; dan telur-telur itu harus dimasak begitu rupa agar sangat mudah dicerna.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp;"Tak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada makan dan minum dan bersenang-senang dalam jerih payahnya. Aku menyadari bahwa ini pun dari tangan Allah."1&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pembaruan dalam hal makanan harus berlangsung secara bertahap. Karena penyakit dalam tubuh hewan meningkat maka penggunaan susu dan telur semakin tidak aman. Suatu usaha harus dilakukan untuk menggantikannya dengan bahan lain yang tidak mahal tapi menyehatkan. Masyarakat di mana-mana harus diajar bagaimana sedapat mungkin memasak tanpa memakai susu dan telur, namun makanan mereka tetap menyehatkan dan enak.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Praktik makan dua kali sehari umumnya berguna bagi kesehatan; namun pada keadaan-keadaan tertentu ada orang-orang yang memerlukan tiga kali makan sehari. Namun, kalaupun perlu, makanan ketiga harus sangat ringan, terdiri dari makanan yang paling mudah dicerna. Biskuit crakers, buah-buahan dan kopi kedelai atau jagung adalah makanan paling cocok sebagai makan malam.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebagian orang terus cemas jangan-jangan makanan mereka itu, walaupun sederhana dan menyehatkan, bisa menyakiti mereka. Kepada mereka ini saya katakan, Janganlah berpikir bahwa makananmu itu akan menyakiti engkau; jangan hiraukan itu sama sekali. Makanlah sesuai dengan pertimbanganmu yang terbaik; dan setelah engkau meminta berkat dari Tuhan atas makanan itu agar menguatkan tubuhmu, percayalah bahwa Ia mendengar doamu, dan bersikaplah tenang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena prinsip menuntut kita untuk mengeluarkan semua bahan-bahan yang menyakiti lambung dan merusak kesehatan, kita harus ingat bahwa makanan yang rendah mengakibatkan kekurangan darah. Karena banyak kasus penyakit akibat keadaan ini yang sangat sulit diobati. Tubuh tidak cukup mendapat gizi, dan gangguan pencernaan serta kelemahan seluruh tubuh adalah akibatnya. Mereka yang mengikuti pola makanan yang demikian tidak selamanya karena dipaksa oleh kemiskinan, tetapi mereka memilihnya karena kurang pengetahuan atau sikap kurang peduli, atau karena menjalankan pendapat mereka yang salah mengenai pembaruan ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Berbahagialah engkau tanah, kalau rajamu seorang yang tidak berasal dari kaum pemuka, dan pemimpin-pemimpinmu makan pada waktunya dalam keperkasaan, bukan dalam kemabukan!"2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah tidak dihormati apabila tubuh diabaikan atau disalahgunakan dan dengan demikian tidak layak bagi pelayanan-Nya. Untuk memelihara tubuh dengan menyediakan makanan yang disukai dan menguatkan itulah salah satu tugas utama dari ibu rumahtangga. Jauh lebih bagus kalau memiliki pakaian dan perabot yang kurang mahal daripada menghemat persediaan makanan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebagian ibu rumahtangga menghemat makanan untuk keluarga supaya dapat menjamu tamu dengan kesenangan yang mewah. Ini tidak bijaksana. Dalam menjamu tamu haruslah lebih sederhana. Biarlah kebutuhan keluarga mendapat perhatian yang utama.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penghematan yang tidak bijaksana dan kebiasaan munafik sering menghalangi keramah-tamahan di mana diperlukan untuk mendatangkan berkat. Persediaan makanan seperti biasanya di meja makan harus &amp;nbsp;diatur begitu rupa sehingga tamu-tamu yang tidak diharapkan dapat disambut tanpa membebani nyonya rumah untuk membuat makanan ekstra.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semua harus belajar apa yang akan dimakan dan bagaimana cara menghidangkannya. Kaum pria, seperti juga kaum wanita, perlu mengetahui cara menghidangkan makanan yang sederhana tapi menyehatkan. Karena urusan bisnis mereka sering berada di tempat di mana mereka tidak dapat memperoleh makanan sehat; maka, kalau mereka mempunyai pengetahuan masak-memasak, mereka dapat memanfaatkannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pertimbangkanlah dengan seksama menu makananmu. Pelajarilah faktor sebab dan akibatnya. Tumbuhkanlah pengendalian diri. Jagalah agar selera tetap berada di bawah pengendalian akal sehat. Jangan pernah menyalahgunakan perut dengan makan terlalu banyak, tetapi jangan pula merampok diri sendiri dengan makanan menyehatkan dan lezat yang dituntut oleh kesehatan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pemikiran-pemikiran yang sempit dari sebagian orang yang ingin menjadi pembaharu kesehatan telah sangat merusak kepada usaha kesehatan. Para penganut kesehatan harus mengingat bahwa reformasi makanan akan dinilai secara luas dengan hidangan yang mereka siapkan di meja makan; dan gantinya menggunakan pola yang akan menodainya, mereka harus memberi contoh pelaksanaan prinsip-prinsipnya supaya menganjurkannya kepada orang-orang yang berpandangan tulus. Ada segolongan besar yang akan menentang sesuatu gerakan pembaruan, betapapun itu masuk akal, kalau hal itu membatasi selera. Mereka mendewakan selera gantinya penalaran atau aturan-aturan kesehatan. Oleh kelompok ini, semua yang meninggalkan jalan kebiasaan lama dan membela reformasi akan dianggap radikal, betapapun konsistennya usaha mereka itu. Agar orang-orang ini tidak mempunyai alasan untuk mengeritik, para penganut kesehatan tidak boleh mencoba melihat betapa berbedanya mereka dari orang lain, tetapi sedapat mungkin harus mendekati mereka tanpa mengorbankan prinsip.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan, menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka berbuat demikian untuk memperoleh suatu mahkota yang fana, tetapi kita untuk memperoleh suatu mahkota yang abadi."3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bilamana mereka yang membela reformasi kesehatan terlalu berlebihan, jangan heran kalau banyak orang yang menganggap mereka ini sebagai para penganjur prinsip kesehatan menolak reformasi itu sama sekali. Sikap berlebihan seperti ini sering mendatangkan lebih banyak bahaya dalam waktu yang singkat dibanding yang dapat diperbaiki oleh kehidupan yang konsisten selama hidup.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Reformasi kesehatan didasarkan atas prinsip-prinsip yang luas dan berjangkauan jauh, dan kita tidak boleh meremehkannya dengan pandangan-pandangan dan tindakan-tindakan yang sempit. Tetapi tak seorang pun boleh mengizinkan perlawanan atau cemoohan, atau pun keinginan untuk menyenangkan maupun mempengaruhi orang lain, supaya mengalihkan dia dari prinsip-prinsip yang benar, atau membuat dia meremehkan prinsip-prinsip itu. Mereka yang dikuasai oleh prinsip akan teguh dan mantap membela yang benar; namun dalam segala pergaulan mereka, mereka akan menunjukkan roh Kristus yang pemurah dan kesederhanaan yang sejati.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/perbedaan-perbedaan-besar-dalam-hal.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqL9MUlquxYr2PNgzCTTuVGyHZx1YnLqdOiUk0GkRETyquFDs8c7cL_GFFiFi7o2U-2k5BtNjFX2VwYftomUIPokqW_ta6Al-irmj4dq5IKH0HHLa2AlYt2Lwupf5IoS-xb6lz7aJkf4Q/s72-c/sayurts.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-0.789275 113.92132700000002 -0.789275 113.92132700000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-2108300139448332373</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 12:07:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T20:13:45.674+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>DAGING SEBAGAI MAKANAN</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;24&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;DAGING SEBAGAI MAKANAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqV2bi-EeQFO5fdPMaktxhE2JVwOrWcJwjYdUxYmBIxrm-b-6-hfKFb-8DNbgafl9J_u72mj74h20gDYs11wPTR5qQ5k3php5IQsLwfMgh3wEuuUzKkv5gWok3Hj8UssIUeZB5Dsz8dzc/s1600/daging.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqV2bi-EeQFO5fdPMaktxhE2JVwOrWcJwjYdUxYmBIxrm-b-6-hfKFb-8DNbgafl9J_u72mj74h20gDYs11wPTR5qQ5k3php5IQsLwfMgh3wEuuUzKkv5gWok3Hj8UssIUeZB5Dsz8dzc/s320/daging.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Makanan yang ditentukan bagi manusia pada mulanya tidak mencakup makanan hewani. Sesudah Air Bah, ketika semua tanaman hijau di dunia musnah, barulah manusia mendapat izin untuk memakan daging.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam memilih makanan untuk manusia di Taman Firdaus, Tuhan menunjukkan makanan apa yang terbaik; dalam pilihan makanan bagi bangsa Israel Ia mengajarkan pelajaran yang sama. Ia membawa keluar bangsa Israel dari Mesir dan melakukan latihan agar mereka menjadi umat kepunyaan-Nya sendiri. Melalui mereka itu Ia ingin memberkati dan mengajar penduduk dunia ini. Ia menyediakan makanan terbaik bagi mereka untuk maksud ini, bukan makanan daging, tetapi manna, yaitu "roti dari surga." Hanya karena ketidakpuasan dan persungutan mereka untuk kuali berisi daging di Mesir itu maka makanan daging diberikan kepada mereka, itupun cuma untuk jangka waktu yang singkat. Penggunaannya mengakibatkan penyakit dan kematian kepada ribuan orang. Namun ketentuan terhadap makanan tanpa daging itu tidak pernah diterima dengan sungguh-sungguh. Hal itu terus menjadi penyebab rasa tidak puas dan persungutan, secara terbuka atau pun diam-diam, dan itu tidak dijadikan permanen.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setelah menetap di Kanaan, bangsa Israel diizinkan menggunakan makanan hewani, tetapi di bawah peraturan ketat yang dimaksudkan untuk mengurangi akibatnya yang buruk. Penggunaan daging babi dilarang, seperti juga binatang lainnya, burung maupun ikan, yang dagingnya dinyatakan haram. Tentang makanan daging yang diizinkan, memakan lemak dan darahnya sangatlah dilarang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hanya hewan yang dalam keadaan baik saja boleh digunakan sebagai makanan. Tidak ada binatang yang sudah dicabik-cabik, yang mati sendiri, atau yang darahnya tidak seluruhnya mengalir keluar, boleh digunakan sebagai makanan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena menyimpang dari rencana ilahi tentang makanan yang ditentukan bagi mereka, bangsa Israel sangat menderita. Mereka menginginkan makanan daging, dan mereka menuai akibatnya. Mereka tidak mencapai standar tabiat Allah atau memenuhi maksud-Nya. "Diberikan-Nya kepada mereka apa yang mereka minta, dan didatangkan-Nya wabah penyakit di antara mereka."1 Mereka menilai hal duniawi di atas perkara rohani, dan mereka tidak memperoleh sifat unggul yang kudus yang direncanakan-Nya bagi mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;Alasan Menyisihkan Makanan Daging&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Mereka yang makan daging sebenarnya hanya memakan biji-bijian dan sayuran bekas; karena hewan itulah yang memperoleh zat gizi yang memberi pertumbuhan dari bahan makanan tersebut. Unsur kehidupan yang ada di dalam biji-bijian dan sayuran itu masuk ke dalam tubuh yang memakannya. Kita menerimanya dengan memakan daging hewan itu. Betapa jauh lebih baik kalau kita memperolehnya secara langsung, dengan memakan makanan yang Allah sudah sediakan bagi kita itu!&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan daging tidak pernah menjadi makanan yang terbaik; dan penggunaannya sekarang ini semakin ditolak, karena adanya penyakit di dalam tubuh hewan-hewan itu yang kian meningkat. Mereka yang makan daging hanya sedikit mengetahui apa sebenarnya yang mereka makan. Sering jika mereka melihat binatang itu semasih hidup dan mengetahui kualitas daging yang mereka makan, pasti mereka akan meninggalkannya karena muak. Manusia terus-menerus memakan daging yang ditulari kuman TBC dan virus kanker. Dengan cara demikian penyakit TBC (tuberculosis), kanker dan penyakit-penyakit berbahaya lainnya ditularkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jaringan tubuh babi penuh dengan parasit. Mengenai babi, Allah berfirman, "Haram itu bagimu. Daging binatang-binatang itu janganlah kamu makan dan janganlah kamu terkena bangkainya."2 Perintah ini diberikan karena daging babi memang tidak cocok jadi makanan. Babi adalah pemakan bangkai, dan inilah satu-satunya tugas yang dimaksudkan untuk babi. Dalam keadaan bagaimanapun, daging babi tidak boleh dimakan oleh manusia. Tidak mungkin daging makhluk hidup itu menyehatkan apabila unsur makanannya yang utama itu najis apalagi memakan barang yang menjijikkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Seringkali hewan dibawa ke pasar untuk dijual sebagai makanan padahal hewan-hewan itu berpenyakit sehingga pemiliknya takut memeliharanya lebih lama. Dan sebagian dari proses penggemukannya untuk dipasarkan itu mengakibatkan penyakit. Terkurung dari sinar matahari dan udara bersih, menghirup udara di kandang yang kotor, barangkali juga dibuat gemuk dengan makanan yang sudah membusuk, maka seluruh tubuhnya jadi tercemar oleh bahan-bahan yang najis.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hewan-hewan itu sering diangkut dalam perjalanan jarak jauh dan sangat menderita untuk sampai ke pasar. Diambil dari padang rumput hijau, mengadakan perjalanan berkilo-kilo meter yang melelahkan di jalanan yang panas dan berdebu, berdesakan dalam truk yang kotor, panas dan kelelahan, sering sampai berjam-jam lamanya tidak diberi makan atau minum, binatang yang malang itu akhirnya dijagal agar manusia boleh berpesta dengan mayatnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di banyak tempat ikan sudah tercemar oleh kotoran yang dimakannya sehingga mendatangkan penyakit. Khususnya kalau ikan itu terkena pembuangan limbah kota-kota besar. Ikan yang mendapat makanan dari kotoran tersebut bisa berenang jauh ke laut lalu tertangkap di tempat yang airnya jernih dan bersih. Jadi kalau ikan itu digunakan sebagai bahan makanan akan membawa penyakit dan kematian bagi mereka yang tidak menyangka adanya bahaya itu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Saudara-saudaraku yang kekasih, aku menasihati kamu supaya sebagai pendatang dan perantau menjauhkan diri dari keinginan-keinginan daging yang berjuang melawan jiwa."3&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pengaruh makanan daging mungkin tidak nyata dengan segera; tetapi ini bukanlah bukti bahwa itu tidak berbahaya. Sedikit saja orang yang dapat diyakinkan bahwa daging yang mereka makan itulah yang meracuni darah mereka dan menyebabkan penderitaan. Banyak orang yang mati akibat penyakit yang semata-mata timbul dari makan daging, sementara penyebab yang sebenarnya itu tidak dicurigai baik oleh mereka sendiri atau pun orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kejahatan moral dari makanan daging bukannya kurang menonjol dibandingkan dengan penyakit secara fisik. Makanan daging berbahaya bagi kesehatan, dan apa saja yang mempengaruhi tubuh itu mempunyai akibat yang berkaitan terhadap pikiran dan jiwa. Pikirkanlah kekejaman terhadap hewan-hewan yang dagingnya dimakan itu, dan akibat-akibatnya terhadap mereka yang menyiksanya dan mereka yang melihatnya. Betapa hal itu menghancurkan kelembutan dengan mana kita seharusnya menghargai makhluk-makhluk ciptaan Allah ini!&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak binatang dungu tapi kecerdasan yang ditunjukkannya nyaris mendekati kecerdasan manusia, hal mana merupakan satu rahasia. Binatang-binatang itu melihat dan mendengar dan mengasihi serta takut dan menderita. Mereka menggunakan organ tubuh mereka itu jauh lebih setia daripada manusia menggunakan tubuh mereka. Binatang menyatakan rasa simpati dan kelembutan terhadap pasangannya pada saat menderita. Banyak binatang yang menunjukkan kasih sayang kepada manusia yang mengurus mereka, jauh melebihi kasih sayang yang ditunjukkan oleh sebagian umat manusia. Hewan-hewan itu menjalin ikatan dengan manusia yang tidak akan terputus tanpa menimbulkan penderitaan besar di pihak hewan itu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Manusia manakah dengan hati manusiawinya, yang pernah memelihara hewan jinak, dapat memandang ke dalam mata hewan itu dengan penuh kepercayaan dan kasih sayang, lalu tega menyerahkan hewan itu untuk digorok tukang jagal? Bagaimanakah dia dapat menikmati dagingnya bagaikan sepotong kue yang lezat?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adalah suatu kesalahan kalau menganggap bahwa kekuatan otot bergantung pada penggunaan makanan daging. Kebutuhan tubuh bisa lebih baik, dan lebih besar kesehatan yang dinikmati, tanpa menggunakan makanan daging itu. Biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan dan sayuran mengandung semua zat gizi yang diperlukan untuk pembentukan darah yang baik. Unsur-unsur ini tidak begitu baik dan lengkap dipenuhi oleh makanan daging. Sekiranya penggunaan daging itu penting bagi kesehatan dan kekuatan, maka makanan hewani tentu sudah dimasukkan dalam jenis makanan yang ditentukan bagi manusia sejak mulanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apabila penggunaan makanan daging dihentikan, sering terasa lemah dan kurang tenaga. Banyak orang menganggap ini sebagai bukti bahwa makanan daging itu perlu; tetapi itu karena jenis makanan tersebut bersifat merangsang, sebab makanan itu memanaskan darah dan merangsang saraf, sehingga sangat diinginkan. Sebagian orang akan mendapati bahwa sulit meninggalkan makanan daging sama seperti pemabuk sulit meninggalkan minuman kerasnya; tetapi mereka akan lebih baik kalau berubah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bilamana makanan daging disingkirkan, tempatnya harus diganti dengan berbagai jenis biji-bijian, kacang-kacangan, sayuran, dan buah-buahan yang bergizi serta memancing selera. Ini sangat penting terutama bagi mereka yang lemah atau yang terus-menerus bekerja keras. Di beberapa negara di mana kemiskinan merajalela, daging adalah makanan yang paling murah. Dalam keadaan seperti ini perubahan akan jauh lebih sukar dilakukan; tetapi masih dapat dilakukan. Namun kita harus mempertimbangkan situasi masyarakat dan kekuatan dari kebiasaan selama hidup, dan harus berhati-hati untuk tidak memaksakan secara berlebihan meskipun pandangan-pandangan itu benar. Tidak ada yang boleh dipaksa untuk mengadakan perubahan secara mendadak. Makanan daging itu harus diganti dengan makanan menyehatkan yang murah. Dalam hal ini sangat bergantung pada jurumasak. Dengan ketelitian dan keterampilan makanan bisa dihidangkan begitu rupa agar bergizi dan menarik selera, dan dalam ukuran yang luas akan menggantikan tempat dari makanan daging.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam segala hal, didiklah hati nurani, kuasai kemauan, sediakanlah makanan yang baik dan menyehatkan, maka perubahan akan lebih gampang dilaksanakan, dan tuntutan terhadap makanan daging segera akan berhenti.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bukankah sudah tiba waktunya semua orang harus bertujuan untuk meninggalkan makanan daging? Bagaimana bisa mereka yang berusaha untuk menjadi murni, halus dan suci, agar boleh mendapat persekutuan dengan malaikat-malaikat surga, terus menggunakan sebagai makanan sesuatu yang amat berbahaya, yang dapat mempengaruhi tubuh dan jiwa? Bagaimana mereka dapat mencabut nyawa makhluk Allah supaya menikmati dagingnya sebagai makanan mewah? Lebih baik mereka kembali kepada makanan menyehatkan dan lezat yang diberikan kepada manusia pada mula pertama, dan mereka sendiri mempraktikkannya serta mengajar anak-anak mereka untuk juga mempraktikkannya, menaruh belas kasihan terhadap makhluk-makhluk dungu yang Allah telah ciptakan dan tempatkan di bawah kekuasaan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/daging-sebagai-makanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhqV2bi-EeQFO5fdPMaktxhE2JVwOrWcJwjYdUxYmBIxrm-b-6-hfKFb-8DNbgafl9J_u72mj74h20gDYs11wPTR5qQ5k3php5IQsLwfMgh3wEuuUzKkv5gWok3Hj8UssIUeZB5Dsz8dzc/s72-c/daging.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-4199784365085993443</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 08:28:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T16:28:40.594+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>MAKANAN DAN KESEHATAN</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;23&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;MAKANAN DAN KESEHATAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFJU9T4nUumFfikhrPVJmHQJClX_BE1PZb3d9jcwHIte9pjdeL9P-gp2r2I3HYIj98PC6ZYfsPFlNXaz-0tH8By8WcK1sj9HenZAFktvTnCBHXKOxdyBefA3R-zdt7vLjv-lHW739MvyQ/s1600/makanan-kaya-serat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFJU9T4nUumFfikhrPVJmHQJClX_BE1PZb3d9jcwHIte9pjdeL9P-gp2r2I3HYIj98PC6ZYfsPFlNXaz-0tH8By8WcK1sj9HenZAFktvTnCBHXKOxdyBefA3R-zdt7vLjv-lHW739MvyQ/s320/makanan-kaya-serat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Tubuh kita dibangun dari makanan yang kita makan. Ada saja senantiasa jaringan-jaringan tubuh yang rusak; setiap gerakan dari tiap organ mencakup pemakaian bahan, dan pemakaian ini dipulihkan dengan makanan kita. Setiap organ tubuh memerlukan bagiannya dari gizi makanan. Otak harus diisi dengan porsinya; tulang, otot, dan urat saraf menuntut bagian mereka. Adalah suatu proses menakjubkan yang mengubah makanan menjadi darah dan menggunakan darah ini untuk membangun berbagai bagian tubuh; tetapi proses ini berlangsung terus, mengisi setiap saraf, otot dan jaringan dengan unsur kehidupan dan kekuatan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Memilih Makanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan haruslah dipilih yang paling memberikan unsur-unsur yang diperlukan untuk pembangunan tubuh. Dalam pilihan ini selera bukanlah penuntun yang aman. Dengan kebiasaan makan yang salah maka selera pun jadi menyimpang. Seringkali selera menuntut makanan yang merusak kesehatan dan menyebabkan kelemahan bukannya kekuatan. Kita tidak aman mengikuti kebiasaan-kebiasaan masyarakat. Penyakit dan penderitaan yang merajalela di mana-mana kebanyakan disebabkan oleh kesalahan umum dalam soal makanan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk mengetahui apakah makanan yang terbaik kita harus mempelajari rencana Allah yang mula-mula untuk makanan manusia. Ia yang menciptakan manusia dan memahami kebutuhan-kebutuhannya telah menentukan makanan untuk Adam. "Lihatlah," kata-Nya, "Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi, dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan jadi makananmu."1 Pada waktu meninggalkan Firdaus untuk mencari nafkah dengan mencangkul tanah di bawah kutukan dosa, manusia mendapat izin untuk memakan "tumbuh-tumbuhan di padang."2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biji-bijian, buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran adalah yang dipilih untuk kita oleh sang Pencipta. Makanan-makanan ini, yang sedapat mungkin dihidangkan secara sederhana dan alami, adalah makanan yang paling menyehatkan dan bergizi. Makanan tersebut memberi kekuatan, kemampuan daya tahan, dan kebugaran intelek yang tidak diperoleh dari menu makanan yang lebih rumit dan merangsang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tapi tidak semua makanan yang mengandung kesehatan itu cocok benar dengan kebutuhan kita dalam segala keadaan. Haruslah berhati-hati dalam memilih makanan. Makanan kita harus cocok dengan keadaan, dengan iklim di mana kita tinggal, dan dengan &amp;nbsp;jenis pekerjaan kita. Ada sebagian makanan yang cocok dimakan pada satu musim atau satu iklim tetapi tidak cocok untuk keadaan yang lain. Jadi ada makanan yang berbeda-beda yang cocok kepada sebagian orang dengan jenis pekerjaan yang berbeda. Seringkali makanan yang dapat digunakan secara menguntungkan oleh mereka yang pekerja berat, tapi tidak cocok untuk orang-orang yang kegiatannya lebih banyak duduk atau yang banyak menggunakan otak. Allah telah memberikan kepada kita berbagai jenis makanan yang menyehatkan, dan masing-masing orang harus memilih bahan-bahan yang berdasarkan pengalaman dan pertimbangan yang sehat ternyata paling cocok untuk kebutuhannya sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Persediaan yang melimpah dari alam untuk buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian banyak sekali, dan dari tahun ke tahun hasil bumi pada umumnya dapat dibagikan kepada semua orang berkat fasilitas angkutan yang semakin meningkat. Sebagai hasilnya, banyak jenis makanan yang beberapa tahun lalu dianggap mahal dan mewah sekarang ini terjangkau oleh semua orang sebagai makanan sehari-hari. Khususnya tentang buah-buahan yang dikeringkan dan dikalengkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kacang-kacangan dan makanan yang terbuat dari bahan kacang makin banyak digunakan sebagai pengganti daging. Kacang bisa dicampur dengan biji-bijian, buah-buahan, dan semacam akar-akaran, untuk menyediakan makanan bergizi dan menyehatkan. Namun harus berhati-hati jangan terlalu banyak campuran kacangnya. Mereka yang menyadari pengaruh buruk dari penggunaan makanan kacang mungkin menemukan kesulitan untuk menyingkirkannya dengan memperhatikan amaran ini. Juga perlu diingat bahwa sebagian kacang-kacangan tidak begitu menyehatkan seperti sejenisnya yang lain. Buah badam (sejenis kenari) lebih baik dari kacang, tetapi kacang dalam jumlah yang terbatas, kalau dicampur dengan biji-bijian, bergizi dan mudah dicerna.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apabila dihidangkan dengan tepat, buah zaitun, seperti kacang, dapat menggantikan mentega dan daging. Minyak zaitun jauh lebih baik dari minyak hewani atau lemak. Minyak zaitun, seperti juga buahnya, jauh lebih baik daripada minyak atau lemak hewani. Minyak zaitun berfungsi sebagai bahan pencahar. Penggunaannya akan berguna untuk mengobati penyakit paru-paru, dan menyembuhkan lambung yang meradang dan mengalami iritasi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Orang-orang yang terbiasa dengan makanan lezat yang sangat merangsang mempunyai selera yang tidak alami, dan mereka tidak langsung dapat menikmati makanan yang biasa dan sederhana. Perlu waktu untuk mengembalikan cita rasa menjadi normal dan supaya lambungnya pulih dari penyalahgunaan yang dideritanya. Tetapi mereka yang tekun dengan penggunaan makanan yang menyehatkan selang beberapa waktu kemudian akan merasa lezat. Cita rasanya yang halus dan nikmat akan dihargai, dan itu akan dimakan dengan kenikmatan yang lebih besar daripada makanan mewah yang tidak menyehatkan. Dan perut yang sehat, yang tidak sakit dan tidak dijejali dengan makanan, dapat langsung menjalankan tugasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tidak tahukah kamu, bahwa dalam gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu orang saja mendapat hadiah? Karena itu, larilah begitu rupa, sehingga kamu memperolehnya." 3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk memelihara kesehatan diperlukan suplai cukup dengan makanan yang baik dan menyehatkan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika kita merencanakan dengan bijaksana, makanan yang paling sesuai untuk kesehatan dapat diperoleh di hampir semua negeri. Berbagai hidangan dari beras, gandum, jagung dan jelai dikirim ke mana-mana, begitu juga dengan buncis, kacang polong dan miju-miju. Jenis-jenis bahan makanan ini, ditambah dengan buah-buahan lokal atau impor, dan berbagai jenis sayuran yang tumbuh di tiap daerah, memberi kesempatan untuk memilih menu makanan yang lengkap tanpa menggunakan daging.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di mana buah-buahan bisa tumbuh dengan limpah, persediaan yang banyak itu harus disiapkan untuk musim dingin, dengan cara dikeringkan atau dikalengkan. Buah-buahan kecil seperti kismis, frambus, dan berbagai jenis murbei dapat bertumbuh dengan baik di banyak tempat yang hasilnya sedikit digunakan dan penanamannya diabaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk cara pengalengan di rumah, sedapat mungkin gunakanlah stoples kaca, bukan kaleng aluminium. Teristimewa perlu agar buah-buah yang dikalengkan itu masih dalam keadaan yang baik. Gunakanlah sedikit gula, dan masaklah buah itu hanya cukup untuk menjamin keawetannya. Jika disiapkan dengan cara demikian maka buah-buahan itu merupakan pengganti yang paling baik untuk buah segar.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di mana buah-buahan yang sudah dikeringkan dapat dibeli dengan harga pantas seperti kismis, prem, apel, pir, persik dan aprikot, akan didapati bahwa buah-buahan itu dapat dijadikan menu sehari-hari secara jauh lebih bebas dari biasa, dengan hasil yang terbaik bagi kesehatan dan kebugaran semua golongan pekerja.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jangan banyak macam makanan dalam satu kali makan, karena hal ini &amp;nbsp;cenderung mendorong untuk banyak makan dan mengakibatkan gangguan pencernaan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak baik makan buah-buahan dan sayuran pada waktu yang bersamaan. Kalau pencernaan lemah maka menyantap keduanya sering akan mengakibatkan kesulitan dan ketidakmampuan untuk menggunakan kemampuan berpikir. Lebih baik makan buah-buahan pada suatu waktu makan dan makan sayuran pada waktu makan yang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan haruslah bervariasi. Makanan yang sama, yang dihidangkan dengan cara yang sama pula, jangan disajikan di meja makan dari waktu ke waktu dan hari demi hari. Makanan akan disantap dengan senang hati, dan tubuh menyerapnya dengan lebih baik, apabila makanan itu bervariasi.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Menghidangkan Makanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adalah satu kesalahan kalau makan hanya sekadar memuaskan selera, tetapi tidak boleh ada kelalaian ditunjukkan terhadap kualitas makanan atau cara menghidangkannya. Kalau makanan yang disantap itu tidak dengan senang hati, tubuh tidak begitu mendapat khasiatnya. Makanan harus dipilih dengan hati-hati dan dihidangkan dengan cerdik dan terampil.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk membuat roti, tepung terigu putih yang halus bukanlah yang terbaik. Penggunaannya tidak menyehatkan dan tidak ekonomis. Roti tepung halus kurang mengandung unsur gizi seperti yang terdapat dalam roti yang terbuat dari tepung kasar. Tepung putih sering menjadi penyebab sembelit dan kondisi yang tidak sehat lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Penggunaan soda atau bubuk pengembang tepung (&lt;mi&gt;baking powder&lt;md&gt;) dalam pembuatan roti berbahaya dan tidak perlu. Soda menimbulkan peradangan lambung dan sering meracuni seluruh tubuh. Banyak ibu rumah tangga berpikir bahwa mereka tidak dapat membuat roti dengan baik tanpa soda, tetapi ini salah. Jika mereka mau repot mempelajari cara-cara yang lebih baik, maka roti mereka akan lebih menyehatkan, dan dengan cita rasa yang alami roti itu akan lebih lezat.&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Berfirmanlah Allah: Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu." 4&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam pembuatan roti yang beragi, susu tidak boleh digunakan sebagai pengganti air. Penggunaan susu berarti tambahan biaya, dan itu justru membuat roti jadi kurang sehat. Roti campur susu tidak dapat mengikat gula terlalu lama setelah dibakar jika dibandingkan dengan roti yang menggunakan air, dan roti susu itu lebih cepat berfermentasi dalam lambung.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Roti harus ringan dan manis. Jangan biarkan roti terasa masam sedikit pun. Ukuran roti harus kecil dan dipanggang secara merata agar sedapat mungkin kuman-kuman ragi dimusnahkan. Roti apapun yang masih panas dan baru diangkat sukar dicerna. Roti seperti itu jangan disajikan di meja makan. Namun aturan ini tidak berlaku untuk roti yang tidak beragi. Roti segar yang terbuat dari jelai tanpa ragi, dan dipanggang dalam oven yang cukup panas, lezat dan sekaligus menyehatkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biji-bijian yang digunakan untuk bubur harus dimasak beberapa jam. Tetapi makanan lunak atau encer kurang menyehatkan dibanding makanan yang kering, yang perlu dikunyah dengan seksama. Roti yang dipanggang ulang adalah salah satu jenis makanan yang paling mudah dicerna dan sangat lezat. Hendaknya roti biasa dipotong-potong dan dikeringkan dalam oven hangat sampai seluruh kelembabannya hilang. Kemudian dibiarkan sampai warnanya menjadi sedikit kecoklatan seluruhnya. Kalau disimpan dalam sebuah wadah yang kering roti ini dapat disimpan lebih lama daripada roti biasa, dan kalau dipanaskan kembali sebelum dimakan akan sama segarnya dengan roti baru.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biasanya terlalu banyak gula digunakan dalam makanan. Kue, puding manis, kue-kue kering, agar-agar, selai, semuanya adalah penyebab aktif dari gangguan pencernaan. Khususnya berbahaya ialah kue tar dan puding di mana susu, telur, dan gula adalah bahan utamanya. Penggunaan susu dan gula secara bebas dan bersama-sama haruslah dihindari.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kalau menggunakan susu maka bahan itu harus disterilkan dengan baik; kalau menuruti amaran ini, akan berkurang bahaya menderita penyakit akibat penggunaannya. Mentega kurang berbahaya kalau dimakan bersama roti yang dingin ketimbang digunakan dalam masakan; tetapi, sebagai aturan, lebih baik menyingkirkannya sama sekali. Keju masih lebih diragukan; sama sekali tidak cocok untuk dimakan.5&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan yang setengah matang dan tidak dimasak dengan seksama merusak darah dengan melemahkan organ-organ pembuat darah. Itu mengacaukan tubuh dan membawa penyakit, disertai dengan gangguan pada saraf dan watak yang jelek. Korban-korban dari makanan yang tidak dimasak sampai matang jumlahnya ribuan bahkan puluhan ribu. Mungkin perlu juga dituliskan pada batu nisannya: "Mati karena makanan yang tidak dimasak dengan baik;" "Mati karena penyalahgunaan perut."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adalah tugas yang suci bagi mereka yang memasak makanan untuk belajar bagaimana caranya menghidangkan makanan yang menyehatkan. Banyak jiwa yang hilang sebagai akibat dari cara memasak yang tidak baik. Diperlukan kearifan dan kepedulian untuk membuat roti yang baik; tetapi dalam sepotong roti yang baik ada pengajaran yang lebih baik daripada yang banyak orang pikirkan. Hanya sedikit sekali jurumasak yang baik. Wanita muda merasa bahwa memasak itu adalah suatu pekerjaan kasar seperti juga pekerjaan rumah lainnya, karena alasan ini maka banyak gadis yang menikah dan mengurus rumahtangga hanya mempunyai sedikit pengetahuan tentang tugas-tugas seorang istri dan seorang ibu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Masak-memasak bukanlah ilmu yang ringan, dan itu adalah salah satu hal yang paling penting dalam kehidupan yang praktis. Itulah ilmu yang harus dipelajari oleh semua wanita, dan harus diajarkan dalam satu cara yang menguntungkan kaum yang lebih miskin. Untuk membuat makanan jadi lezat dan dalam waktu yang sama makanan itu sederhana dan menyehatkan, menuntut keterampilan. Para Jurumasak harus mengetahui bagaimana menghidangkan makanan sederhana dengan cara yang juga sederhana dan menyehatkan, supaya makanan itu terasa lebih enak dan sekaligus lebih menyehatkan karena kesederhanaannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setiap wanita yang menjadi kepala keluarga namun tidak memahami seni memasak yang sehat harus bertekad mempelajari hal yang begitu penting untuk kesejahteraan keluarganya. Di banyak tempat sekolah memasak sehat memberikan kesempatan untuk mendapat petunjuk mengenai hal ini. Wanita yang belum memiliki bantuan untuk keperluan ini harus ikut belajar dari jurumasak yang terampil dan tekun dalam usahanya mengadakan perbaikan sampai dia menjadi ahli di bidang ilmu masak-memasak ini.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Keteraturan waktu makan adalah sangat penting. Harus ada waktu makan yang ditentukan untuk setiap kali makan. Pada saat itu biarlah setiap orang memakan apa yang diperlukan tubuh dan jangan lagi makan apa-apa sampai tiba waktu makan berikutnya. Banyak orang yang makan pada waktu tubuh tidak membutuhkan makanan, pada waktu yang tidak teratur, dan di antara waktu makan, karena kemauan mereka tidak mempunyai cukup kemauan untuk menolak kecenderungan itu. Bila mengadakan perjalanan ada sebagian orang yang selalu mencari sesuatu untuk dimakan yang bisa diperolehnya. Ini sangat berbahaya. Sekiranya orang-orang yang mengadakan perjalanan itu makan secara teratur makanan sederhana yang bergizi, maka mereka tidak akan merasa begitu melelahkan dan tidak juga menderita begitu rupa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Satu kebiasaan buruk lain yaitu makan dekat sebelum pergi tidur. Waktu makan yang teratur barangkali sudah dilakukan; tetapi karena merasa lemas lalu makan lagi. Oleh memanjakannya maka praktik yang salah ini menjadi kebiasaan yang sering begitu kuat sehingga dianggap mustahil untuk bisa tidur tanpa makanan. Sebagai akibat dari makan malam yang terlalu larut, proses pencernaan terus berlangsung selama waktu tidur. Tetapi walaupun perut terus-menerus bekerja, namun tugasnya tidak terlaksana dengan baik. Tidur sering terganggu dengan mimpi buruk, dan pagi hari orang itu bangun dengan tubuh yang tidak segar dan tidak ada selera untuk sarapan. Apabila kita berbaring untuk istirahat, lambung seharusnya sudah selesai bekerja, supaya seperti juga organ-organ tubuh yang lain lambung itu dapat menikmati istirahat. Bagi orang-orang yang kebiasaannya banyak duduk, makan malam terlalu larut lebih berbahaya lagi. Bagi mereka, gangguan yang terjadi sering menjadi awal dari penyakit yang berakhir dengan kematian.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam banyak kasus, rasa lemas yang menimbulkan minat untuk makan dirasakan karena alat pencernaan telah dibebani tugas berat sepanjang siang hari. Sehabis makan, alat-alat pencernaan itu memerlukan istirahat. Paling sedikit lima sampai enam jam waktu &amp;nbsp;antara waktu makan, dan kebanyakan orang merencanakan untuk mencobanya akan mendapati bahwa dua kali makan sehari lebih baik daripada tiga kali makan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mb&gt;Cara-cara Makan yang Salah&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan tidak boleh dimakan terlalu panas atau terlalu dingin. Kalau makanan itu dingin, tenaga lambung yang vital tersedot untuk menghangatkan makanan itu sebelum pencernaan berlangsung. Minuman dingin pun berbahaya karena alasan yang sama; sedangkan minuman panas melemahkan alat pencernaan. Sesungguhnya, lebih banyak cairan diminum waktu makan, lebih sukar makanan itu dicerna, karena cairan itu harus diserap lebih dulu sebelum proses pencernaan dimulai. Jangan makan banyak garam, hindari acar dan makanan yang banyak bumbunya, makanlah banyak buah-buahan, maka iritasi karena terlalu banyak minum pada waktu makan umumnya akan hilang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makanan harus disantap perlahan-lahan dan harus dikunyah dengan seksama. Itu perlu agar air liur bercampur dengan makanan itu dan cairan pencernaan digiatkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kejahatan serius lainnya ialah makan bukan pada waktunya, misalnya setelah berolah raga berat atau berlebihan, ketika seseorang sangat letih atau kepanasan. Segera setelah makan terjadi aliran kuat pada tenaga saraf; dan apabila pikiran atau tubuh bekerja berat dekat sebelum atau sesudah makan, maka proses pencernaan terhalang. Apabila seseorang sedang gembira, cemas, atau tergesa-gesa, lebih baik jangan makan dulu sampai sudah tenang dan lega.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Lambung sangat erat hubungannya dengan otak; dan ketika lambung sakit maka kemampuan saraf dikerahkan dari otak untuk membantu alat pencernaan yang menjadi lemah. Apabila tuntutan seperti ini terlalu sering terjadi, otak menjadi macet. Bila otak terus-menerus bekerja terlalu berat, lalu kurang bergerak badan, makanan yang sederhana pun harus sedikit yang dimakan. Pada waktu makan, buanglah semua kesusahan dan pikiran yang cemas; janganlah merasa tergesa-gesa, tetapi makanlah dengan tenang dan senang, dengan hati yang dipenuhi rasa syukur kepada Allah atas segala berkat-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak orang yang tidak lagi makan daging dan rupa-rupa makanan berbahaya lainnya berpendapat bahwa karena makanan mereka sederhana dan menyehatkan, mereka boleh memanjakan selera tanpa batas, lalu mereka makan berlebihan, kadang-kadang dengan rakus. Ini adalah sesuatu yang salah. Alat-alat pencernaan tidak boleh dibebani dengan jumlah atau mutu makanan yang memberi beban kepada tubuh untuk menyesuaikannya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adat-istiadat menentukan bahwa makanan harus disajikan di meja makan secara berurutan. Karena tidak tahu jenis makanan apa berikutnya, maka seseorang bisa makan agak banyak makanan yang mungkin tidak cocok untuknya. Waktu makanan terakhir disajikan, sering dia makan melampaui batas, lalu melahap makanan pencuci mulut yang menggoda, yang menurut pemikirannya semua itu baik baginya. Kalau semua makanan yang direncanakan untuk sekali makan disajikan di atas meja sejak awal, seseorang akan mendapat kesempatan untuk memilih yang terbaik baginya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kadang-kadang akibat dari terlalu banyak makan langsung terasa. Pada kasus lain tidak ada rasa sakit; tetapi alat-alat pencernaan telah kehilangan tenaga vitalnya, dan dasar kekuatan fisik dirongrong.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kelebihan makanan itu membebani tubuh sehingga membuat keadaan tubuh jadi sakit dan demam. Lambung memerlukan jumlah darah yang lebih banyak sehingga kaki dan tangan cepat terasa dingin. Alat-alat pencernaan mendapat tugas berat, dan setelah organ-organ ini selesai bekerja, maka timbullah perasaan lesu atau pusing. Sebagian orang yang terus makan terlalu banyak akan menyebut perasaan itu sebagai rasa lapar; tetapi itu disebabkan oleh kerja berat alat pencernaan. Kadang-kadang otak terasa tumpul dengan kemunduran kemampuan fisik atau mental.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Gejala-gejala yang tidak menyenangkan ini terasa karena alam telah melaksanakan tugasnya dengan membuang tenaga vital yang tidak perlu sehingga benar-benar kehabisan tenaga. Lambung itu memohon, "Berilah saya istirahat." Tetapi bagi banyak orang keadaan lemas ini dianggap sebagai tuntutan untuk makan lebih banyak; jadi, gantinya mengistirahatkan perut itu, beban lain lagi diberikan. Akibatnya, alat-alat pencernaan sering makin loyo yang seharusnya sanggup melakukan tugasnya dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kita jangan menyediakan makanan yang lebih banyak atau lebih banyak macam pada hari Sabat dibanding hari-hari lain. Sebaliknya pada hari itu makanan harus lebih sederhana dan lebih sedikit di makan agar pikiran lebih terang dan lebih segar untuk memahami hal-hal rohani. Lambung yang macet berarti otak juga macet. Kata-kata yang paling indah mungkin didengar tetapi tidak dihargai karena pikiran sudah kacau karena makanan yang tidak sesuai. Karena makan terlalu banyak pada hari Sabat, banyak orang berbuat lebih banyak dari yang mereka anggap akan membuat diri mereka tidak layak untuk menerima manfaat dari kesempatan-kesempatannya yang suci.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Memasak pada hari Sabat harus dihindari; tetapi tidak berarti harus makan makanan yang sudah dingin. Di musim dingin, makanan yang sudah dimasak sehari sebelumnya harus dipanaskan. Dan hendaknya makanan itu, walaupun sederhana, tetapi lezat dan menarik. Terutama bagi keluarga-keluarga yang mempunyai anak-anak, adalah baik kalau pada hari Sabat disiapkan sesuatu yang dianggap sebagai sesuatu yang istimewa, sesuatu yang tidak diperoleh keluarga itu setiap hari.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di mana kebiasaan-kebiasaan makan yang salah telah dimanjakan, janganlah menunda untuk mengadakan pembaruan. Apabila gangguan pencernaan adalah akibat dari penyalahgunaan perut, usaha-usaha harus diadakan dengan seksama untuk mempertahankan tenaga yang sisa dari kekuatan vital dengan membuang setiap beban yang berlebihan. Lambung mungkin tidak akan pulih seluruh kesehatannya setelah penyalahgunaan dalam waktu yang lama; tetapi makanan yang pantas akan menyelamatkan kerusakan lebih jauh, dan banyak orang yang kurang-lebih akan pulih sepenuhnya. Tidak mudah untuk membuat peraturan yang cocok untuk semua kasus; tetapi dengan memperhatikan prinsip-prinsip cara makan yang benar maka pembaruan besar bisa dilakukan, dan sang jurumasak tidak perlu lagi terus-menerus sibuk untuk memancing selera.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kesederhanaan dalam makanan akan menghasilkan kemampuan mental dan moral; itu juga menolong mengendalikan nafsu. Makan terlalu banyak khususnya berbahaya bagi orang yang wataknya melempem; orang-orang seperti ini harus sedikit makan dan banyak bergerak badan. Ada sebagian pria dan wanita yang kesanggupan alaminya istimewa, yang tidak mencapai separuh dari kesanggupannya sekiranya mereka mau melakukan pengendalian diri demi menangkal selera.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak penulis dan pembicara yang gagal dalam hal ini. Setelah makan dengan hati-hati, mereka membiarkan diri bekerja dengan banyak duduk untuk membaca, belajar atau menulis, dan tidak mengambil waktu untuk bergerak badan. Sebagai akibatnya, jalan pikiran dan arus kata-kata terhambat. Mereka tidak dapat menulis atau berbicara dengan kemampuan dan kehebatan yang diperlukan agar dapat menjangkau hati; upaya mereka lemah dan tidak membuahkan hasil.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang memegang tanggungjawab-tanggungjawab penting, dan lebih dari yang lain, mereka yang melindungi kepentingan-kepentingan rohani, seharusnya adalah orang-orang yang peka perasaannya dan persepsinya tajam. Lebih dari yang lain, mereka harus makan sedang-sedang saja. Makanan mewah yang lezat seharusnya tidak mendapat tempat di meja makan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setiap hari, orang-orang yang memegang posisi terpercaya mengambil keputusan penting yang sangat menentukan. Seringkali mereka harus berpikir cepat, dan ini dapat dilakukan dengan baik hanya oleh mereka yang mempraktikkan pertarakan yang ketat. Pikiran dikuatkan dengan perawatan yang benar terhadap kemampuan tubuh dan pikiran. Jika ketegangan tidak terlalu besar, maka kekuatan baru datang bersama setiap beban. Tetapi sering pekerjaan mereka yang mempunyai rencana-rencana penting untuk diputuskan, dan keputusan-keputusan penting untuk diambil, dipengaruhi oleh kejahatan yang timbul karena makanan yang tidak tepat. Lambung yang tidak beres mengakibatkan keadaan pikiran yang kacau dan tidak menentu. Seringkali hal ini menyebabkan seorang gampang tersinggung, kasar, atau tidak adil. Banyak rencana yang sedianya membawa berkat kepada dunia ini telah disisihkan; banyak tindakan yang tidak adil, menekan bahkan kejam sudah dijalankan, sebagai akibat dari kondisi yang sakit karena kebiasaan buruk dalam hal makan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di sini ada satu anjuran bagi semua mereka yang pekerjaannya kebanyakan duduk atau memeras otak; biarlah mereka yang punya cukup keberanian moral dan pengendalian diri mencobanya: Setiap kali makan, ambillah dua atau tiga jenis makanan yang sederhana, dan makanlah tidak lebih dari yang dibutuhkan untuk memuaskan rasa lapar. Usahakan bergerak badan setiap hari, dan lihatlah apakah engkau tidak mendapatkan manfaat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Orang-orang kuat yang giat bekerja keras tidak dipaksa supaya berhati-hati dalam hal jumlah atau mutu makanan mereka seperti halnya orang-orang yang kebiasaan bekerjanya sambil duduk; tetapi mereka ini pun akan memiliki kesehatan yang lebih baik lagi kalau mereka mau mempraktikkan pengendalian diri dalam hal makan dan minum.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebagian orang menginginkan agar peraturan makanan yang pasti ditentukan untuk mereka. Mereka makan terlalu banyak, kemudian menyesalinya, jadi mereka terus memikirkan apa yang mereka makan dan minum. Seharusnya bukanlah demikian. Seseorang tidak dapat membuat satu peraturan tertentu bagi orang lain. Setiap orang harus menggunakan pertimbangan sehat dan pengendalian diri, dan harus bertindak berdasarkan prinsip.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tubuh kita adalah milik yang sudah dibeli oleh Tuhan, dan kita tidak bebas memperlakukannya sekehendak kita. Semua orang yang memahami hukum-hukum kesehatan harus menyadari kewajiban mereka untuk menaati hukum-hukum ini yang telah diciptakan Allah dalam diri mereka. Penurutan akan hukum-hukum kesehatan harus dijadikan sebagai suatu kewajiban pribadi. Kita sendiri harus menderita akibat dari pelanggaran hukum tersebut. Kita secara pribadi harus mempertanggungjawabkan kepada Allah tentang kebiasaan dan perbuatan-perbuatan kita. Karena itu, pertanyaan bagi kita bukanlah, "Apa yang dipraktikkan oleh dunia ini?" tetapi, "Bagaimana saya secara pribadi memperlakukan tempat tinggal yang telah diberikan Allah kepada saya?"&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/makanan-dan-kesehatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgFJU9T4nUumFfikhrPVJmHQJClX_BE1PZb3d9jcwHIte9pjdeL9P-gp2r2I3HYIj98PC6ZYfsPFlNXaz-0tH8By8WcK1sj9HenZAFktvTnCBHXKOxdyBefA3R-zdt7vLjv-lHW739MvyQ/s72-c/makanan-kaya-serat.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-8045900446156468395</guid><pubDate>Wed, 02 Nov 2016 08:20:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T16:29:34.189+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PAKAIAN</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;22&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;PAKAIAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNLp7k124XFzMFbjDSLW1y7aIQtfnqsuBwYHEzQduLDYvWeJljQl2-HaUP7z2T-HKTRZwU0Bc7OtZdLDHQGDPulqnqLuQIZcPdm_7yKpOde8vqvfVykaRo7p7d5PO0al3CaHosdo-O1cs/s1600/hanbok1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNLp7k124XFzMFbjDSLW1y7aIQtfnqsuBwYHEzQduLDYvWeJljQl2-HaUP7z2T-HKTRZwU0Bc7OtZdLDHQGDPulqnqLuQIZcPdm_7yKpOde8vqvfVykaRo7p7d5PO0al3CaHosdo-O1cs/s320/hanbok1.jpg" width="252" /&gt;&lt;/a&gt;Alkitab mengajarkan kesederhanaan dalam hal berpakaian. "Demikian juga perempuan, hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana."1 Hal ini melarang pamer pakaian, warna yang mencolok dan perhiasan yang berlebihan. Model pakaian yang diciptakan untuk menarik perhatian kepada si pemakai atau untuk merangsang kekaguman tidak tergolong pakaian yang dikehendaki firman Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pakaian kita jangan yang mahal-mahal -- bukan dengan "emas, atau mutiara atau pakaian yang mahal-mahal."2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Uang adalah sesuatu yang dipercayakan oleh Allah. Itu bukan milik kita untuk dipakai demi kepuasan kesombongan atau ambisi. Di tangan anak-anak Allah uang itu adalah makanan untuk orang yang lapar, pakaian untuk orang yang telanjang. Uang itu adalah perlindungan bagi yang tertindas, sarana kesehatan untuk orang sakit, alat penginjilan kepada kaum miskin. Engkau bisa membahagiakan banyak orang dengan menggunakan secara bijaksana harta yang sekarang digunakan untuk pamer. Perhatikanlah kehidupan Kristus. Pelajari tabiat-Nya, dan hendaklah engkau mengambil bagian bersama Dia dalam penyangkalan diri-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam dunia yang mengaku Kristen sudah cukup banyak dibelanjakan untuk permata dan pembeli pakaian mahal-mahal yang tidak perlu, yang bisa digunakan untuk memberi makan orang yang lapar dan memberi pakaian kepada orang yang telanjang. Mode dan pameran menghabiskan uang yang bisa untuk menyenangkan orang miskin dan yang menderita. Mereka merampok injil kasih Kristus dari dunia. Banyak misi yang merana. Banyak orang binasa karena kurangnya pengajaran Kekristenan. Tetangga di kiri-kanan kita dan di negeri yang jauh, orang kafir tidak diajar dan tidak diselamatkan. Sementara Allah memenuhi bumi ini dengan kelimpahan-Nya dan mengisi perbendaharaan dengan kesenangan hidup, sementara Ia dengan begitu bebas memberikan kepada kita pengetahuan tentang kebenaran-Nya yang menyelamatkan, dalih apa yang bisa kita kemukakan karena membiarkan tangisan janda dan anak yatim, orang sakit dan yang menderita, orang yang tidak diajar dan tidak diselamatkan, terhadap surga? Pada hari Tuhan itu, bilamana kita bertatap muka dengan Dia yang telah memberikan hidup-Nya untuk orang-orang yang membutuhkan ini, dalih apa yang akan dikemukakan oleh mereka yang telah menghabiskan waktu dan uang untuk kesenangan-kesenangan yang telah dilarang Allah? Kepada orang seperti ini tidakkah Kristus akan berkata, "Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika aku haus, kamu tidak memberi aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku"?3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tetapi pakaian kita, selain sopan dan sederhana, harus bermutu baik, dengan warna yang harmonis dan cocok untuk pelayanan. Bahannya haruslah dipilih yang tahan lama gantinya untuk pamer. Pakaian itu harus memberi kehangatan dan perlindungan yang pantas. Istri yang cakap digambarkan dalam kitab Amsal "tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya, karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap."4&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pakaian kita harus bersih. Pakaian yang kotor tidak sehat, dan dengan demikian mencemari tubuh dan jiwa. "Kamu adalah bait Allah . . . . Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia."5&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam segala hal pakaian haruslah menyehatkan. Allah ingin agar kita "baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu"6 -- sehat tubuh dan jiwa. Dan kita harus menjadi pekerja-pekerja bersama dengan Dia, baik untuk kesehatan tubuh dan jiwa. Kedua hal ini didukung dengan pakaian yang menyehatkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Seharusnyalah pakaian itu memiliki keanggunan, keindahan, dan keserasian dari kesederhanaan yang alami. Kristus telah memberi amaran kepada kita terhadap kesombongan hidup, tetapi bukan terhadap anugerah dan keindahan alami. Ia menunjuk kepada kembang-kembang di padang, kepada bunga bakung yang mekar dalam kemurniannya, dan berkata, "Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu."7 Demikianlah dengan benda-benda alam Kristus menggambarkan keindahan yang dinilai surga, anugerah yang elok, kesederhanaan, kemurnian, keserasian, yang akan menjadikan pakaian kita menyenangkan bagi-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pakaian yang paling indah Ia suruh agar kita kenakan pada jiwa. Tidak ada pakaian lahiriah yang dapat menyaingi nilai atau kemolekan "yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Tuhan."8&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagi mereka yang menjadikan prinsip-prinsip dari Juruselamat ini menjadi penuntunnya, betapa indahnya kata-kata perjanjian-Nya ini:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian?. . . Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah ia kan terlebih lagi mendandani kamu? . . . Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: . . . Apakah yang kami akan pakai? Akan tetapi Bapamu yang di surga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."9&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Yang hatinya teguh kau jagai dengan damai sejahtera, sebab kepada-Mulah ia percaya."10&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tetapi carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu."11&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Betapa berbeda hal ini dengan keletihan, kegelisahan, penyakit dan kemelaratan, yang diakibatkan oleh aturan mode! Betapa bertolak belakang dengan prinsip yang diberikan dalam Kitab Suci mode pakaian yang banyak diciptakan perancang! Perhatikanlah mode pakaian yang berlaku selama beberapa abad terakhir bahkan selama beberapa dasawarsa yang lalu. Berapa banyak di antaranya, kalau sudah tidak musim, akan dianggap ketinggalan zaman? Berapa banyak yang akan dinyatakan tidak cocok untuk wanita yang sudah disucikan, yang takut akan Tuhan dan yang anggun.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Menukar pakaian hanya demi mode tidak disetujui oleh firman Allah. Mode pakaian yang berubah-ubah dan rumit, perhiasan yang mahal-mahal, semuanya itu menghamburkan waktu dan uang orang kaya, dan membuang tenaga pikiran dan jiwa. Mereka memaksakan beban yang berat ke atas golongan kaum menengah dan miskin. Banyak orang yang susah mencari nafkah, yang sebenarnya bisa membuat pakaian mereka sendiri yang sederhana, terpaksa pergi ke tukang jahit untuk mengikuti mode. Banyak gadis miskin, yang demi gaun dengan mode mutakhir, telah berkorban untuk tidak mengenakan pakaian dalam yang hangat, dan membayar akibatnya dengan nyawanya. Banyak lagi yang lain, karena iri dengan gaya pamer dan gaya perlente orang kaya, sudah terbawa ikut di jalan yang tidak jujur dan memalukan. Banyak rumah tangga yang kehilangan kenyamanan, banyak pria yang terjerumus ke dalam penghamburan dan kebangkrutan, untuk memuaskan tuntutan-tuntutan pemborosan dari sang istri dan anak-anak.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak pula wanita yang terpaksa menyediakan pakaian yang dituntut mode untuk dirinya dan anak-anaknya menderita kebosanan yang terus-menerus. Banyak ibu-ibu dengan saraf bergetar dan jari-jari gemetar bekerja sampai larut malam untuk menambahkan perhiasan kepada pakaian anak-anaknya yang tidak menunjang kepada kesehatan, kenyamanan, atau keindahan yang nyata. Demi mode dia mengorbankan kesehatannya dan ketenangan jiwa yang begitu penting untuk memberi tuntunan yang benar kepada anak-anaknya. Budaya pikiran dan hati itu diabaikan. Jiwa menjadi kerdil.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ibu tidak mempunyai waktu untuk mempelajari prinsip-prinsip perkembangan fisik, supaya dia tahu bagaimana memelihara kesehatan anak-anaknya. Dia tidak mempunyai waktu untuk melayani kebutuhan pikiran dan rohani mereka, tak ada waktu untuk mencurahkan rasa simpati kepada mereka pada waktu timbul kekecewaan kecil dan cobaan, atau untuk ikut dalam minat dan pencarian mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Nyaris begitu muncul di dunia ini, anak-anak itu dihadapkan kepada pengaruh mode. Mereka mendengar lebih banyak tentang mode pakaian daripada tentang Juruselamat. Mereka menyaksikan ibu lebih tekun menyimak buku-buku mode blad daripada membaca Alkitab. Pamer pakaian dianggap jauh lebih penting daripada perkembangan tabiat. Orangtua dan anak-anak dirampok dari hal yang paling baik dan paling manis dan paling sejati dalam hidup. Demi mode, mereka tidak mengadakan persiapan bagi kehidupan yang akan datang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adalah musuh segala kebaikan yang menghasut penciptaan mode yang terus berubah-ubah itu. Tidak ada yang begitu dikehendakinya seperti menimbulkan dukacita dan hinaan kepada Allah dengan cara mengadakan kesengsaraan dan kebinasaan manusia. Salah satu cara dengan mana dia sangat berhasil untuk itu ialah mode pakaian yang melemahkan tubuh dan juga melumpuhkan pikiran dan meremehkan jiwa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kaum wanita berhadapan dengan penyakit-penyakit yang parah, dan penderitaan mereka lebih bertambah parah dengan cara mereka berpakaian. Gantinya memelihara kesehatan untuk keadaan darurat yang pasti akan datang, oleh kebiasaan-kebiasaan yang salah mereka terlalu sering mengorbankan bukan hanya kesehatan tetapi juga nyawa, dan meninggalkan kepada anak-anak mereka warisan celaka berupa keadaan jasmani yang bobrok, kebiasaan-kebiasaan yang menyimpang, dan pemikiran palsu tentang kehidupan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Salah satu dari alat pemborosan dan rencana mode yang jahat ialah rok yang menyapu tanah. Kotor, tidak nyaman, tidak leluasa, dan tidak sehat -- lebih-lebih lagi dengan rok panjang berekor. Itu adalah pemborosan, karena selain memerlukan bahan yang sangat banyak, juga jarang dipakai karena panjangnya. Dan siapa pun yang pernah melihat seorang wanita mengenakan rok panjang berekor itu, dengan kedua tangan mengangkat bagian rok untuk naik-turun tangga, naik kendaraan umum, berjalan di tengah kerumunan orang banyak, berjalan waktu hujan atau di jalan yang becek, tak perlu lagi bukti lain bahwa pakaian seperti itu tidaklah menyenangkan dan tidak nyaman.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada lagi kejahatan serius, yaitu memakai rok yang beratnya harus dipikul oleh pinggang. Pakaian yang berat ini menekan organ-organ dalam tubuh, menariknya ke bawah dan mengakibatkan kelemahan pada perut dan menyebabkan kelesuan sehingga pemakai cenderung membungkuk, yang selanjutnya memberati paru-paru, sehingga bernapas dengan benar menjadi lebih sulit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Selama tahun-tahun terakhir ini telah dibicarakan panjang lebar perihal bahaya akibat tekanan pada pinggang sehingga hanya sedikit orang yang tidak mengetahui tentang hal ini; namun begitu besar kekuatan mode sehingga kejahatan ini terus berlangsung. Dengan cara seperti ini, kaum wanita dan anak-anak gadis kecil sedang menimbulkan bahaya yang tak terkirakan kepada diri mereka. Adalah penting bagi kesehatan agar rongga dada mempunyai cukup ruangan untuk mengembang seluas-luasnya sehingga paru-paru sanggup bekerja sepenuhnya. Apabila paru-paru tertekan maka jumlah oksigen yang masuk ke dalamnya berkurang. Darah tidak mendapatkan kemampuan yang sempurna, dan zat-zat sampah beracun yang seharusnya dibuang melalui paru-paru tetap berada di situ. Tambahan pula peredarannya akan terganggu, dan organ-organ dalam tubuh menjadi begitu berat dan tidak pada tempatnya sehingga organ-organ itu tidak dapat melaksanakan pekerjaannya dengan semestinya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pakaian yang ketat tidaklah memperbaiki bentuk. Salah satu unsur keelokan tubuh adalah bentuk yang simetris, keserasian bagian-bagian tubuh yang proporsional. Dan model yang tepat untuk pengembangan fisik tidak ditemukan dalam sosok-sosok yang dipamerkan oleh para perancang mode Perancis, tetapi dalam bentuk manusia yang dikembangkan menurut hukum-hukum Allah secara alami. Allah adalah pencipta dari segala keindahan, dan hanya jika kita menyesuaikan diri dengan maksud-Nya maka kita akan mendekati standar kecantikan yang sejati.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kejahatan lain yang ditumbuhkan oleh mode adalah pembuatan pakaian secara tidak merata, sehingga sementara beberapa bagian tubuh mendapat bagian yang melebihi dari yang diperlukan, bagian-bagian lain malah kekurangan. Kaki dan tangan, karena letaknya yang jauh dari organ-organ tubuh yang vital, harus secara khusus terjaga dari kedinginan dengan pakaian yang cukup. Mustahil mendapatkan kesehatan apabila bagian-bagian tubuh paling ujung dibiasakan kedinginan; karena jika darah terlalu sedikit di bagian itu berarti di bagian-bagian tubuh yang lain terdapat darah yang terlalu banyak. Kesehatan yang sempurna menuntut suatu peredaran darah yang sempurna; tetapi hal ini tidak bisa diperoleh sementara tiga atau empat kali lipat ketebalan pakaian dikenakan pada tubuh, di mana organ-organ yang vital terdapat, daripada di kaki dan tangan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak wanita yang tegang dan dirundung malang karena mereka kekurangan udara bersih yang akan memurnikan darah, dan kekurangan kebebasan bergerak yang akan membuat darah mengaliri urat-urat nadi yang memberi kehidupan, kesehatan dan tenaga. Banyak wanita telah menderita cacat tetap pada waktu di mana mereka sebenarnya bisa menikmati kesehatan, dan banyak yang meninggal akibat penyakit paru-paru dan penyakit-penyakit lain pada waktu mereka sebenarnya bisa menjalani kehidupan yang segar-bugar kalau saja mereka berpakaian sesuai dengan prinsip-prinsip kesehatan dan bergerak badan dengan bebas di udara terbuka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk mendapatkan pakaian yang paling menyehatkan, kebutuhan dari tiap-tiap bagian tubuh harus diperhatikan dengan teliti. Sifat iklim, lingkungan, kondisi kesehatan, usia, dan pekerjaan semuanya harus dipertimbangkan. Tiap bagian pakaian harus pas, jangan sampai menghalangi peredaran darah maupun pernapasan yang bebas, longgar dan alami. Apapun yang dipakai haruslah longgar sehingga bila kedua lengan diangkat maka pakaian itu akan turut terangkat juga.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Wanita-wanita yang mengalami gangguan kesehatan dapat berbuat banyak bagi tubuh mereka dengan berpakaian dan berolahraga dengan pantas. Apabila berpakaian yang nyaman untuk kegiatan di luar rumah, biarlah mereka bergerak badan di udara terbuka, tetapi meningkatkan jumlah gerak badan sekuat yang mereka bisa lakukan. Dengan menjalani hal ini, banyak yang bisa memulihkan kesehatan dan hidup untuk menjalankan tugas mereka dalam pekerjaan di dunia ini.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kebebasan Mode&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div style="text-align: center;"&gt;
Biarlah kaum wanita itu sendiri mempunyai dorongan untuk berpakaian dengan sehat dan sederhana, gantinya berusaha untuk memenuhi tuntutan-tuntutan mode. Gantinya tenggelam ke dalam urusan rumahtangga semata-mata, biarlah istri dan ibu itu menggunakan waktu untuk membaca, memperluas pengetahuannya, menjadi teman bagi suaminya, dan mengikuti perkembangan pikiran dari anak-anaknya. Hendaklah dia menggunakan dengan bijaksana kesempatan-kesempatan yang sekarang dimilikinya untuk mempengaruhi orang-orang yang dikasihinya demi kehidupan yang lebih tinggi. Biarlah dia mengambil waktu untuk menjadikan Juruselamat sebagai sahabat sehari-hari dan teman yang akrab. Hendaklah dia menggunakan waktu untuk belajar firman-Nya, mengambil waktu untuk pergi bersama anak-anaknya ke ladang-ladang, dan belajar mengenai Allah melalui keindahan karya-karya-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah dia tetap gembira dan segar. Gantinya menghabiskan setiap saat dengan pekerjaan menjahit yang tidak pernah berakhir itu, buatlah suasana petang hari sebagai waktu sosial yang menyenangkan, suatu reuni keluarga sehabis bekerja seharian. Dengan begini banyak pria yang akan dituntun untuk memilih pergaulan di rumahtangganya mendahului tempat-tempat rekreasi atau hiburan. Banyak anak-anak lelaki yang akan terhindar dari jalanan atau warung-warung pojok. Banyak anak-anak perempuan yang akan diselamatkan dari pergaulan tidak karuan yang menjerumuskan. Pengaruh rumahtangga bagi orangtua maupun anak-anak akan menjadi seperti apa yang Allah rencanakan, yaitu suatu berkat seumur hidup.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/pakaian.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiNLp7k124XFzMFbjDSLW1y7aIQtfnqsuBwYHEzQduLDYvWeJljQl2-HaUP7z2T-HKTRZwU0Bc7OtZdLDHQGDPulqnqLuQIZcPdm_7yKpOde8vqvfVykaRo7p7d5PO0al3CaHosdo-O1cs/s72-c/hanbok1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-1173896668956725767</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 23:49:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T07:51:23.243+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>ILMU KESEHATAN DI KALANGAN BANGSA ISRAEL</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;21&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;ILMU KESEHATAN DI KALANGAN BANGSA ISRAEL&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuI6TC5wBGnBjJcWKI5HYJ07Tl4NakuV5M8raDX3FnxYCfvhJwoIuxcNg0q4DlApXEqtJ0mZOiAaG9IpAEY7xlwC8fDkqKcgWFgXC79N3jIvOugYPlZVtGdWYBZ2-Nn87V8Jau7RjZE04/s1600/ilmu.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuI6TC5wBGnBjJcWKI5HYJ07Tl4NakuV5M8raDX3FnxYCfvhJwoIuxcNg0q4DlApXEqtJ0mZOiAaG9IpAEY7xlwC8fDkqKcgWFgXC79N3jIvOugYPlZVtGdWYBZ2-Nn87V8Jau7RjZE04/s400/ilmu.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam pengajaran yang diberikan Allah kepada bangsa Israel, pemeliharaan kesehatan mendapat perhatian istimewa. Bangsa yang baru keluar dari perhambaan dengan kebiasaan hidup yang najis dengan akibatnya yang tidak menyehatkan harus mengikuti latihan ketat di padang belantara sebelum memasuki tanah Kanaan. Prinsip-prinsip kesehatan diajarkan dan aturan kebersihan diterapkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Pencegahan Penyakit&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bukan hanya dalam upacara keagamaan, tetapi dalam semua kegiatan hidup sehari-hari mereka memperhatikan perbedaan antara bersih dan najis. Semua yang terkena penyakit menular atau mencemarkan dikucilkan dari perkemahan, dan mereka tidak diizinkan kembali tanpa pembersihan yang seksama, baik orangnya maupun pakaiannya. Dalam kasus seorang yang terkena penyakit menular, beginilah petunjuknya:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Setiap tempat tidur yang ditiduri . . . menjadi najis, dan setiap barang yang didudukinya menjadi najis juga. Setiap orang yang kena kepada barang yang didudukinya menjadi najis sampai matahari terbenam. Siapa yang kena kepada tubuh orang demikian haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam. . . . Setiap orang yang kena kepada sesuatu bekas orang tadi menjadi najis sampai matahari terbenam. Siapa yang mengangkatnya haruslah mencuci pakaiannya, membasuh tubuhnya dengan air, dan ia menjadi najis sampai matahari terbenam. Kalau orang itu kena kepada belanga tanah, itu haruslah dipecahkan, dan setiap perkakas kayu haruslah dicuci dengan air."1&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hukum yang menyangkut orang kusta juga menggambarkan ketelitian dengan mana peraturan ini harus dijalankan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Selama ia kena penyakit itu, ia tetap najis; memang ia najis; ia harus tinggal terasing, di luar perkemahan itulah tempat kediamannya. Apabila pada pakaian ada tanda kusta, pada pakaian bulu domba atau pakaian lenan, entah pada benang lungsin atau benang pakannya, entah pada kulit atau sesuatu barang kulit; . . . hal itu harus diperiksakan kepada imam . . . apabila tanda itu meluas pada pakaian atau benang lungsin atau benang pakan atau pada kulit, entah untuk barang apapun kulit itu dipakai, maka itu adalah kusta yang jahat sekali, dan barang itu najis. Ia harus membakar barang-barang yang mempunyai tanda itu, karena itu kusta yang jahat sekali; barang-barang itu harus dibakar habis."2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Begitu juga sebuah rumah, jika ternyata kondisinya tidak aman untuk ditempati, dimusnahkan. Oleh imam "rumah itu haruslah dirombak, yakni batunya, kayunya dan segala lepa rumah itu, lalu dibawa semuanya ke luar kota itu ke suatu tempat yang najis. Dan orang yang masuk ke dalam rumah itu selama rumah itu ditutup, menjadi najis sampai masuk matahari. Dan orang yang tidur di rumah itu haruslah mencuci pakaiannya demikian juga orang yang makan di rumah itu haruslah mencuci pakaiannya."3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Kebersihan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pentingnya kebersihan diri telah diajarkan dalam cara yang paling meyakinkan. Sebelum berhimpun di bukit Sinai untuk mendengarkan proklamasi hukum oleh suara Allah, seluruh bangsa itu telah disuruh supaya membersihkan diri dan pakaian mereka. Petunjuk ini diwajibkan dengan ancaman mati. Tidak ada kenajisan yang boleh dibiarkan di hadapan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Selama pengembaraan di padang belantara, bangsa Israel hampir selalu berada di alam terbuka, di mana kekotoran akan kurang bahayanya dibanding dengan orang-orang yang tinggal di dalam rumah. Tetapi kebersihan dituntut dengan sangat ketat baik di dalam atau di luar tenda. Tidak ada sampah yang diizinkan berada di dalam atau di luar perkemahan. Tuhan mengatakan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Sebab Tuhan Allahmu berjalan di tengah-tengah perkemahanmu untuk melepaskan engkau dan menyerahkan musuhmu kepadamu; sebab itu perkemahanmu itu haruslah kudus, supaya jangan Ia melihat yang tidak senonoh di antaramu, lalu berbalik dari padamu."4&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus. Umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib."&lt;md&gt;5&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Maka sekarang , hai Israel! apakah yang dimintakan dari padamu oleh Tuhan, allahmu, selain dari takut akan Tuhan, Allahmu, hidup menurut segala jalan yang ditunjukkan-Nya, mengasihi Dia, beribadah kepada Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu, dan dengan segenap jiwamu."&lt;md&gt;6&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Makanan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Perbedaan antara yang halal dan haram sudah digariskan dalam segala jenis makanan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Aku Tuhan Allahmu yang memisahkan kamu dari bangsa-bangsa lain. Kamu harus membedakan binatang yang tidak haram dari yang haram, dan burung-burung yang haram dari yang tidak haram, supaya kamu tidak membuat dirimu jijik oleh binatang berkaki empat dan oleh burung-burung dan oleh segala yang merayap di muka bumi, yang telah Kupisahkan supaya kamu haramkan."7&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak jenis makanan yang dimakan dengan bebas oleh bangsa kafir di sekitar mereka tetapi dilarang bagi bangsa Israel. Perbedaan yang telah dibuat itu bukanlah semena-mena. Jenis-jenis yang dilarang itu tidak menyehatkan. Fakta bahwa jenis makanan ini dinyatakan haram mengajarkan pelajaran bahwa makanan berbahaya itu merusak. Apa yang merusak tubuh cenderung merusak jiwa juga. Orang yang memakannya tidak layak untuk berhubungan dengan Allah, tidak layak baginya untuk pelayanan yang agung dan kudus.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di Tanah Perjanjian, disiplin yang dimulai di padang belantara itu diteruskan dalam keadaan-keadaan yang sesuai untuk membentuk kebiasaan-kebiasaan yang benar. Bangsa itu tidak hidup berjejal di kota-kota, tetapi setiap keluarga mempunyai kavlingnya sendiri, yang menjamin berkat-berkat yang menyehatkan dari kehidupan alami yang tidak sesat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mengenai praktik-praktik orang Kanaan yang kejam dan bejat, yang tidak dipunyai oleh bangsa Israel, Tuhan berkata:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Jangan kamu hidup menurut bangsa yang akan Kuhalau dari depanmu: karena semuanya itu telah dilakukan mereka, sehingga Aku muak melihat mereka."8 &amp;nbsp;"Dan janganlah engkau membawa sesuatu kekejian ke dalam rumahmu, sehingga engkau pun ditumpas seperti itu."9&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam segala urusan hidup sehari-hari, bangsa Israel diajarkan pelajaran yang diatur oleh Roh Kudus:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tidak tahukah kamu bahwa kamu adalah Bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu? Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu."10&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Bergembira&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Hati yang gembira adalah obat yang manjur."11 Rasa terima kasih, kegembiraan, kebajikan, percaya pada kasih dan pemeliharaan Allah -- semua ini adalah pelindung kesehatan yang terbesar. Bagi orang Israel inilah dasar kehidupan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Perjalanan ke Yerusalem untuk mengadakan pesta tahunan yang diadakan tiga kali setahun, tinggal seminggu di pondok selama pesta pondok daun-daunan, merupakan kesempatan untuk berekreasi dan bergaul di alam terbuka. Pesta-pesta itu adalah peristiwa menggembirakan, dibumbui dengan sambutan ramah-tamah kepada orang asing, suku Lewi dan orang miskin.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Dan haruslah engkau, orang Lewi dan orang asing ada di tengah-tengahmu bersukaria karena segala yang baik, yang diberikan Tuhan, Allahmu, kepadamu dan kepada seisi rumahmu."12&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jadi di tahun-tahun kemudian, ketika hukum Allah dibacakan di Yerusalem kepada orang-orang buangan yang kembali dari Babel, dan bangsa itu menangis karena pelanggaran mereka, maka kata-kata ini diucapkan:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Jangan kamu berduka cita dan menangis . . . . Pergilah kamu, makanlah sedap-sedapan dan minumlah minuman manis dan kirimlah kepada mereka yang tidak sedia apa-apa, karena hari ini adalah kudus bagi Tuhan kita! Jangan kamu bersusah hati sebab suka cita karena Tuhan itulah perlindunganmu."13&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan perkataan itu disiarkan dan diumumkan "di semua kota mereka dan di Yerusalem harus disampaikan berita dan pengumuman yang berbunyi 'Pergilah ke gunung, ambillah daun pohon zaitun, daun pohon minyak daun pohon murad, daun pohon kurma dan daun dari pohon-pohon yang rimbun guna membuat pondok-pondok sebagaimana tertulis.' Maka pergilah orang-orang mengambil daun-daun itu, lalu membuat pondok-pondok, masing-masing di atas atap rumahnya, di lapangan pintu gerbang Air dan di lapangan pintu gerbang Efraim. Seluruh jemaah yang pulang dari pembuangan itu membuat pondok-pondok dan tinggal di situ. . . . Maka diadakan pesta ria yang amat besar."14&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah memberikan kepada bangsa Israel petunjuk dalam semua prinsip yang perlu bagi kesehatan fisik maupun kesehatan moral, dan tentang prinsip inilah tidak kurang dari hukum moral yang Ia perintahkan kepada mereka:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan, haruslah engkau mengajarkan berulang-ulang kepada anak-anakmu, dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau sedang berbaring dana apabila engkau bangun. Haruslah juga engkau mengikatnya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu, dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu."15&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Apabila di kemudian hari anakmu bertanya kepadamu: Apakah peringatan, ketetapan dan peraturan itu, yang diperintahkan kepadamu oleh Tuhan Allah kita? Maka haruslah engkau menjawab anakmu itu: . . . Tuhan, Allah kita, memerintahkan kepada kita untuk melakukan segala ketetapan itu dan untuk takut akan Tuhan, Allah kita, hidup seperti sekarang ini."16&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sekiranya bangsa Israel telah mengikuti petunjuk yang telah diterimanya, dan mengambil manfaat atas kesempatan itu, mereka sudah menjadi contoh pelajaran bagi dunia perihal kesehatan dan kemakmuran. Jika sebagai satu bangsa mereka telah hidup sesuai dengan rencana Allah, mereka sudah terpelihara dari penyakit yang menyerang bangsa-bangsa lain. Mereka akan memiliki kekuatan tubuh dan kecerdasan otak melebihi bangsa-bangsa lain. Mereka seharusnya menjadi bangsa yang paling perkasa di dunia ini. Allah berfirman:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Engkau akan diberkati lebih dari pada segala bangsa."17&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Dan Tuhan telah menerima janji dari padamu pada hari ini, bahwa engkau akan menjadi umat kesayangannya, seperti dijanjikan-Nya kepadamu, dan bahwa engkau akan berpegang pada segala perintah-Nya. Dan ia pun akan mengangkat engkau dia atas segala bangsa yang telah dijadikan-Nya, untuk menjadi terpuji, ternama dan terhormat. Maka engkau akan menjadi umat yang kudus bagi Tuhan, Allahmu, seperti yang dijanjikan-Nya."18&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara Tuhan, Allahmu: Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang. Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu. Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu. Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar."19&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tuhan akan memerintahkan berkat ke atasmu, di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu: Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh Tuhan Allahmu. Tuhan akan menetapkan engkau sebagai umat-Nya yang kudus, seperti yang dijanjikan-Nya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang kepada perintah Tuhan, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya. Maka segala bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama Tuhan telah disebut atasmu, dan mereka akan takut kepadamu. Juga Tuhan akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan hasil bumi--di tanah yang dijanjikan Tuhan dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu. Tuhan akan membuka bagimu perbendaharaan-Nya yang melimpah, yakni langit, untuk memberikan hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati segala pekerjaanmu. . . Tuhan akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah Tuhan, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kau lakukan dengan setia, dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."20&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Petunjuk yang diberikan kepada Harun, imam besar itu, dan kepada anak-anaknya, demikian:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Beginilah kamu harus memberkati orang Israel, katakan kepada mereka:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
'Tuhan memberkati engkau dan melindungi engkau;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tuhan menyinari Engkau dengan wajah-Nya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan memberkati engkau kasih karunia;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tuhan menghadapkan wajah-Nya kepadamu&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan memberikan engkau damai sejahtera&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Demikianlah mereka harus meletakkan nama-Ku atas orang Israel, Maka Aku akan memberkati mereka.'"&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Selama umurmu demikianlah kekuatanmu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak ada yang seperti Allah, hai Yesyurun,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ia berkendaraan melintasi langit sebagai penolongmu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan dalam kejayaan-Nya melintasi awan-awan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah yang abadi adalah tempat perlindunganmu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan di bawah ada lengan-lengan yang kekal. . .&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka Israel diam dengan tenteram&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan sumber Yakub diam dan tak terganggu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Di dalam satu negeri yang ada gandum dan anggur&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bahkan langitnya menitikkan embun,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berbahagialah engkau, hai Israel:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Siapakah yang sama dengan engkau?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Suatu bangsa yang diselamatkan oleh Tuhan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Perisai pertolongan dan pedang kejayaanmu!"21&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bangsa Israel gagal memenuhi maksud Allah, dan dengan demikian gagal menerima berkat yang seharusnya menjadi milik mereka. Tetapi dalam diri Yusuf dan Daniel, dalam diri Musa dan Elisa, dan dalam diri banyak orang lain, kita mempunyai teladan agung sebagai hasil dari kehidupan dengan rencana yang benar. Seperti kesetiaan zaman ini akan menghasilkan hal-hal yang sama. Kepada kita tertulis demikian:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tetapi kamulah bangsa yang terpilih imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib."22&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Diberkatilah orang yang mengendalikan Tuhan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Yang menaruh harapannya kepada Tuhan!"&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Orang benar akan bertunas seperti pohon kurma:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Akan tumbuh subur seperti pohon aras di Libanon.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang ditanam di bait Tuhan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Akan bertunas di pelataran Allah kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pada masa tua pun, mereka masih berbuah,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Menjadi gemuk dan segar."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Biarlah hatimu memelihara perintah-Ku:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena panjang umur, dan lanjut usia&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Serta sejahtera akan ditambahkan kepadamu."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Maka engkau akan berjalan di jalanmu dengan aman,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan kakimu tidak akan terantuk.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jikalau engkau berbaring, engkau tidak akan terkejut&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tetapi engkau akan berbaring dan tidur nyenyak.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Janganlah takut kepada kekejutan yang tiba-tiba,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Atau kepada kebiasaan orang fasik, bila itu datang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena Tuhanlah yang akan menjadi sandaranmu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan akan menghindarkan kakimu dari jerat."23&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/ilmu-kesehatan-di-kalangan-bangsa-israel.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiuI6TC5wBGnBjJcWKI5HYJ07Tl4NakuV5M8raDX3FnxYCfvhJwoIuxcNg0q4DlApXEqtJ0mZOiAaG9IpAEY7xlwC8fDkqKcgWFgXC79N3jIvOugYPlZVtGdWYBZ2-Nn87V8Jau7RjZE04/s72-c/ilmu.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-9077447863987656548</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 11:24:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-02T06:14:22.943+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PRINSIP-PRINSIP KESEHATAN</title><description>&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;mi&gt;Prinsip-prinsip Kesehatan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;Tanpa pengetahuan akan prinsip-prinsip kesehatan, tak seorang pun yang layak untuk tanggungjawab-tanggungjawab kehidupan.&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;20&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;ILMU KESEHATAN UMUM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUTMhzi_eoUEfOVxAarkiTySUIUdpeufwxnBn4uKsnsJsrwgcOhb8gwBWq_y_saKrPCJFJjS7ZWze606upIAGuL7TTJXM5Aj1QtEDuoWZRnzGgBK_IcbNB3pYDOR4TqX7fgZLxe4X9ILA/s1600/health.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUTMhzi_eoUEfOVxAarkiTySUIUdpeufwxnBn4uKsnsJsrwgcOhb8gwBWq_y_saKrPCJFJjS7ZWze606upIAGuL7TTJXM5Aj1QtEDuoWZRnzGgBK_IcbNB3pYDOR4TqX7fgZLxe4X9ILA/s320/health.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Pengetahuan bahwa manusia harus menjadi sebagai kaabah Allah, suatu habitat untuk menyatakan kemuliaan-Nya, harus menjadi pendorong paling tinggi bagi pemeliharaan dan pengembangan kemampuan-kemampuan tubuh kita. Pencipta telah membangun kerangka tubuh manusia secara hebat dan ajaib, dan Ia menyuruh kita untuk mempelajarinya, memahami kebutuhannya, dan melaksanakan bagian kita untuk melindunginya dari bahaya dan kecemaran.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;&lt;br /&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;&lt;br /&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Peredaran Darah&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk memperoleh kesehatan yang baik, kita harus memiliki darah yang baik, karena darah adalah aliran hidup. Darah itu memperbaiki yang rusak dan memelihara tubuh. Apabila mendapat unsur-unsur makanan yang sehat, dan bila dibersihkan dan dikuatkan dengan udara yang bersih, darah itu mengantarkan hidup dan kebugaran ke setiap bagian tubuh. Makin sempurna peredarannya, makin baik pekerjaannya dilakukan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pada tiap-tiap denyut jantung darah harus mengalir dengan cepat dan mudah ke seluruh bagian tubuh. Peredarannya jangan terhalang oleh pakaian atau ikat pinggang yang ketat, atau dengan pakaian yang tidak cukup menutupi bagian kaki dan tangan. Apa saja yang menghambat peredarannya memaksa darah itu kembali ke organ-organ tubuh yang vital, mengakibatkan terjadinya kemacetan. Sebagai akibatnya sering terjadi sakit kepala, batuk, jantung berdebar dan gangguan pencernaan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Pernapasan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk memperoleh darah yang berkualitas tinggi maka kita harus bernapas dengan baik. Menghirup udara bersih dalam-dalam yang memenuhi kedua paru-paru dengan oksigen akan membersihkan darah. Oksigen memberi warna yang terang pada darah dan mengalirkan arus yang memberi hidup ke seluruh bagian tubuh. Pernapasan yang baik menenangkan saraf; merangsang selera dan membuat pencernaan lebih sempurna; dan menyebabkan tidur lelap yang menyegarkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Paru-paru harus sedapat mungkin dibiarkan berfungsi sebebas-bebasnya. Kapasitasnya berkembang dengan gerakan yang bebas; dan kapasitas itu berkurang kalau paru-paru itu kejang dan tertekan. Pengaruh buruk biasanya terjadi, terutama pada orang yang kebanyakan duduk atau membungkuk sewaktu bekerja. Dalam posisi ini mustahil untuk bernapas dalam-dalam. Pernapasan yang dangkal segera menjadi kebiasaan, dan paru-paru kehilangan kemampuannya untuk mengembang. Akibat yang sama terjadi akibat ikatan yang terlalu ketat. Keadaan yang cukup longgar tidak diberikan kepada rongga dada bagian bawah; otot-otot perut, yang dirancang untuk membantu pernapasan, tidak berfungsi sepenuhnya sehingga ruang gerak paru-paru terbatas.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dengan demikian terjadilah kekurangan suplai oksigen yang diterima. Darah mengalir dengan berat. Bahan-bahan sampah yang beracun, yang seharusnya dibuang pada waktu mengeluarkan napas dari paru, tertinggal sehingga darah menjadi tercemar. Bukan hanya paru-paru yang tercemar, tetapi juga lambung, hati dan otak semuanya terpengaruh. Kulit menjadi pucat, pencernaan terganggu; jantung tertekan; otak jadi gelap; pikiran bingung; semangat memudar; seluruh tubuh jadi tertekan dan tidak aktif, dan tentu saja terbuka bagi serangan penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Paru-paru senantiasa membuang kotoran, makanya perlu tetap diisi dengan udara segar. Udara kotor tidak memberikan oksigen yang diperlukan, dan darah masuk ke otak dan organ-organ lainnya tanpa dikuatkan. Karena itu perlu ventilasi yang menyeluruh. Tinggal di ruangan-ruangan yang rapat dan ventilasinya buruk, di mana udara tidak berputar dan tercemar, melemahkan seluruh tubuh. Hal ini khususnya peka terhadap pengaruh dingin, sehingga sedikit terkena angin saja akan jatuh sakit. Ruangan tertutuplah yang membuat banyak wanita tampak pucat dan lemah. Mereka menghirup udara yang sama berulang-ulang sampai udara itu sudah dipenuhi dengan bahan-bahan beracun yang dibuang melalui paru dan pori-pori, dengan demikian sampah-sampah itu kembali masuk ke dalam darah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Ventilasi dan Sinar Matahari&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam pembangunan gedung-gedung, apakah untuk umum atau rumah tinggal, diperlukan ketelitian untuk menyediakan ventilasi dan banyak sinar matahari. Gereja-gereja dan ruangan-ruangan kelas seringkali salah dalam hal ini. Kelalaian terhadap ventilasi yang memadai banyak bertanggungjawab terhadap rasa kantuk dan otak tumpul yang merusak pengaruh khotbah dan menyebabkan upaya guru tidak berhasil.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sejauh mungkin, semua bangunan yang diperuntukkan bagi manusia seharusnya dibangun di atas tanah yang tinggi dan saluran pembuangan airnya bagus. Ini akan menjamin tanah itu tetap kering dan mencegah bahaya penyakit karena kelembaban dan berawa. Sering hal ini dianggap sepele. Kesehatan yang terus-menerus terganggu, penyakit yang gawat, dan banyak kematian diakibatkan oleh kelembaban dan malaria karena berada di tanah yang rendah dengan pembuangan air yang buruk.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam membangun rumah tinggal penting sekali membuat ventilasi yang sempurna dan jendela untuk masuknya banyak sinar matahari. Pada setiap ruangan di dalam rumah hendaklah udara mengalir dengan bebas dan sinar matahari melimpah. Kamar tidur harus diatur begitu rupa supaya ada peredaran udara bebas siang dan malam. Tidak ada kamar tidur yang cocok ditempati kecuali setiap hari terbuka untuk mendapat udara bebas dan sinar matahari. Di banyak negara kamar tidur memerlukan sistem pemanas yang cukup, agar ruangan itu dihangatkan dan kering pada musim dingin atau penghujan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ruang tamu digunakan harus sama-sama diperhatikan dengan kamar-kamar lain yang terus-menerus digunakan. Seperti ruang tidur lainnya, ruang tamu harus mendapat cukup udara dan sinar matahari, dan disediakan sistem pemanas untuk mengeringkan kelembaban yang senantiasa meningkat di ruangan yang jarang dipakai. Siapa saja yang tidur di ruangan yang tidak disinari cahaya matahari, atau tidur di tempat tidur yang jarang dijemur, dia melakukannya dengan mempertaruhkan kesehatan bahkan nyawa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam membangun rumah, banyak orang yang dengan seksama menyediakan tempat untuk tanaman dan kembang. Rumah kaca atau jendela yang dimaksudkan untuk itu harus hangat dan terang; karena tanpa kehangatan, udara dan sinar matahari, tanaman tidak dapat hidup dan sehat. Kalau keadaan seperti ini penting bagi kehidupan tanaman, betapa lebih penting lagi itu bagi kesehatan kita, bagi keluarga dan para tamu!&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika kita ingin agar rumah kita menjadi satu tempat yang menyehatkan dan membahagiakan, kita harus membangunnya lebih tinggi dari rawa-rawa dan kabut dataran rendah, dan memberi jalan masuk bagi zat-zat pemberi hidup dari surga. Singkirkanlah gorden yang tebal-tebal, gulung kerai dan bukalah jendela lebar-lebar, jangan biarkan tanaman yang bagaimana pun indahnya merambat di depan jendela, dan jangan biarkan pohon-pohon bertumbuh dekat rumah sehingga menghalangi sinar matahari. Sinar matahari mungkin akan memudarkan warna gorden dan karpet atau merusak bingkai lukisan; tetapi itu akan membuat pipi anak-anakmu memancarkan roman yang sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kalau ada orang-orang berusia lanjut haruslah diingat bahwa mereka ini sangat memerlukan kamar yang hangat dan nyaman. Tahun berlalu dan kekuatan memudar, sehingga kekuatan berkurang untuk menangkal pengaruh-pengaruh yang tidak menyehatkan; karena itu lebih besar perlunya bagi orang-orang berusia lanjut untuk memperoleh banyak sinar matahari, dan udara segar yang bersih.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kebersihan yang seksama diperlukan baik untuk kesehatan fisik maupun mental. Sampah-sampah terus-menerus dibuang dari dalam tubuh melalui kulit. Jutaan pori-pori dengan cepat tersumbat kecuali dijaga tetap bersih dengan sering mandi, dan sampah-sampah yang seharusnya dikeluarkan melalui kulit menjadi beban tambahan bagi organ-organ pembersih lainnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kebanyakan orang akan mendapat manfaat dari mandi air sejuk atau suam-suam kuku setiap hari, pagi dan sore. Gantinya menambah kemungkinan mengalami pilek, mandi yang dilakukan secara teratur itu akan melindungi terhadap pilek karena mandi melancarkan peredaran darah; darah ditarik ke permukaan, sehingga aliran darah lebih mudah dan lancar. Pikiran dan tubuh sama-sama disegarkan. Otot-otot menjadi lebih lentur, otak menjadi lebih cerdas. Mandi adalah penenang bagi saraf. Mandi membantu usus besar, lambung, dan hati, serta memberikan kesehatan dan tenaga kepada masing-masing organ tersebut, dan melancarkan pencernaan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Perlu juga menjaga pakaian itu tetap bersih. Pakaian yang kita kenakan menyerap kotoran yang keluar melalui pori-pori; kalau pakaian itu tidak sering diganti dan dicuci, maka sampah-sampah itu akan diserap kembali.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Setiap bentuk kekotoran cenderung membawa penyakit. Kuman penyebab kematian banyak bertumpuk dalam kegelapan, di pojok-pojok yang kurang diperhatikan, dalam sampah yang membusuk, dalam kelembaban, jamur dan barang lapuk. Jangan biarkan sampah sayuran atau tumpukan dedaunan yang kering sampai membusuk di dekat rumah karena itu akan meracuni udara. Jangan ada benda-benda yang jorok atau membusuk dibiarkan dalam rumah. Di kota-kota besar atau kecil yang dianggap sehat sempurna, banyak epidemi demam telah ditelusuri berasal dari benda-benda yang membusuk di sekitar pemukiman orang-orang yang ceroboh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kebersihan yang sempurna, banyak sinar matahari, perhatian yang seksama terhadap sanitasi dalam segala segi kehidupan di rumah, adalah penting demi bebasnya dari penyakit dan demi kegembiraan serta kebugaran seluruh anggota keluarga.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/prinsip-prinsip-kesehatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjUTMhzi_eoUEfOVxAarkiTySUIUdpeufwxnBn4uKsnsJsrwgcOhb8gwBWq_y_saKrPCJFJjS7ZWze606upIAGuL7TTJXM5Aj1QtEDuoWZRnzGgBK_IcbNB3pYDOR4TqX7fgZLxe4X9ILA/s72-c/health.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-6407923051503070184</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 05:08:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T13:08:30.629+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>BERHUBUNGAN DENGAN ALAM</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;19&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;BERHUBUNGAN DENGAN ALAM&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2If23_YDuobjLg3upf28M0B7nTvzsBhaOVNBc5KeBt0zeai5DRgjsGW-Us1b0AydXlcrchxkzHZAXmrWYGDMBwWZ01MR3t3ZiqJUd2dcTAx1uLm5OL1ImMSn2bXhdtuxhGPGeYWaAXdk/s1600/alam.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2If23_YDuobjLg3upf28M0B7nTvzsBhaOVNBc5KeBt0zeai5DRgjsGW-Us1b0AydXlcrchxkzHZAXmrWYGDMBwWZ01MR3t3ZiqJUd2dcTAx1uLm5OL1ImMSn2bXhdtuxhGPGeYWaAXdk/s320/alam.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAIzZAMQq6jxxdvHUuObMeqL8FITB6NWIivx3MOldAgNtN6naOL68EVGYFD3cXmrZ1aVpgeOkXZlvPxfm-VIfi1eL-eLdsWIu3izdhbq0v7IwiJ3n4TrSZKofsHdo3qkPeB_TStBV8Tdc/s1600/unduhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiAIzZAMQq6jxxdvHUuObMeqL8FITB6NWIivx3MOldAgNtN6naOL68EVGYFD3cXmrZ1aVpgeOkXZlvPxfm-VIfi1eL-eLdsWIu3izdhbq0v7IwiJ3n4TrSZKofsHdo3qkPeB_TStBV8Tdc/s400/unduhan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk nenek moyang kita yang pertama Khalik telah memilih suatu lingkungan terbaik yang cocok untuk kesehatan dan kebahagiaan mereka. Ia tidak menempatkan mereka di istana atau mengelilingi mereka dengan dandanan dan kemewahan semu yang sekarang ini begitu banyak orang yang berjuang untuk mendapatkannya. Ia menempatkan mereka dalam hubungan yang amat dekat dengan alam, dan dalam persekutuan yang erat dengan penduduk surga yang kudus.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di taman yang disediakan Allah sebagai tempat tinggal bagi anak-anak-Nya, belukar indah dan bunga-bunga nan lembut menyambut mata di setiap penjuru. Ada pepohonan dari segala jenis, banyak di antaranya sarat dengan buah-buahan yang harum dan lezat. Pada dahan-dahannya burung-burung menyanyikan lagu pujian. Di bawah naungannya makhluk-makhluk bumi berkumpul bersama tanpa rasa takut.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adam dan Hawa, dalam kemurnian mereka yang belum tercemar, senang dengan pemandangan dan bunyi-bunyian di Taman Firdaus. Allah memberi kepada mereka satu pekerjaan di taman "untuk mengusahakan dan memelihara taman itu."1 Pekerjaan setiap hari menyehatkan dan membahagiakan mereka, dan pasangan yang berbahagia itu menyambut dengan gembira kedatangan Khalik mereka, ketika dalam kesejukan siang hari Ia berjalan dan bercakap-cakap bersama mereka. Setiap hari Allah mengajarkan pengajaran-pengajaran-Nya kepada mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Rencana hidup yang disediakan Allah bagi nenek moyang kita yang pertama itu mengandung pelajaran bagi kita. Sekalipun dosa telah menyelubungi bumi ini, Allah ingin agar anak-anak-Nya menemukan kesenangan dalam hasil karya tangan-Nya itu. Lebih ketat kita mengikuti rencana hidup-Nya, makin ajaib Ia akan bekerja untuk memulihkan umat manusia yang menderita. Orang sakit perlu dibawa dekat kepada alam. Kehidupan di luar rumah di tengah-tengah lingkungan alam akan melakukan mukjizat bagi banyak orang yang tidak berdaya dan nyaris putus harapan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kebisingan, hingar-bingar dan kekacauan di kota-kota besar, kehidupan serba tegang dan munafik, adalah yang paling menjemukan dan melelahkan bagi si penderita. Udara yang penuh dengan asap dan debu, dengan gas-gas racun, dan dengan kuman penyakit, adalah berbahaya bagi kehidupan. Karena kebanyakan terkurung di dalam dinding tembok, orang sakit merasakan seolah-olah mereka adalah narapidana di sel-sel mereka. Mereka memperhatikan rumah-rumah dan jalanan aspal serta orang-orang yang hilir mudik dengan tergesa-gesa, dan mungkin juga tidak pernah memandang langit biru atau sinar matahari, rumput atau kembang maupun pohon. Karena terkurung seperti ini, mereka memikirkan penderitaan dan kesusahan mereka, dan dengan demikian menjadi korban dari pikiran-pikiran mereka yang susah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan bagi mereka yang lemah dalam kekuatan moral, kota itu mengandung banyak bahaya. Dalam hal ini, pasien yang memiliki selera yang tidak alami untuk diatasi akan senantiasa dihadapkan kepada godaan. Mereka perlu ditempatkan di tengah lingkungan yang baru di mana arus pemikiran mereka akan berubah; mereka perlu ditempatkan di bawah pengaruh yang sama sekali berbeda dari orang-orang yang hidupnya sudah rusak. Biarlah untuk sementara mereka dipindahkan dari pengaruh yang menjauhkan diri dari Allah seperti itu, ke dalam suasana yang lebih bersih.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Rumah sakit akan jauh lebih berhasil jika dibangun jauh dari kota. Sejauh mungkin, semua orang yang berusaha untuk memulihkan kesehatan seharusnya menempatkan diri di tengah lingkungan pedesaan di mana mereka dapat memperoleh keuntungan dari kehidupan di luar rumah. Alam adalah dokter Allah. Udara segar, sinar matahari yang cerah, bunga-bunga dan pepohonan, kebun buah-buahan dan kebun anggur, gerak badan di tengah lingkungan seperti ini, semuanya menunjang kesehatan dan memberi hidup.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Para dokter dan perawat harus mendorong pasien-pasien mereka supaya banyak berada di alam terbuka. Kehidupan di luar rumah adalah satu-satunya pengobatan bagi banyak penderita. Cara hidup ini mempunyai kuasa yang ajaib untuk menyembuhkan penyakit-penyakit yang disebabkan oleh kegairahan dan kehidupan modern, satu pola hidup yang melemahkan dan merongrong kemampuan tubuh, pikiran dan jiwa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Alangkah menyenangkannya ketenangan dan kebebasan di pedesaan bagi para penderita yang bosan dengan kehidupan kota, dengan gemerlapnya banyak lampu yang menyilaukan dan suara hiruk-pikuk di jalan raya! Betapa mereka rindu untuk melihat pemandangan di alam! Betapa gembira mereka sekiranya duduk di alam terbuka, menikmati sinar matahari, dan menghirup keharuman pepohonan dan bunga-bunga! Ada unsur-unsur kehidupan dalam semerbaknya pohon-pohon pinus, dalam aroma pohon aras dan cemara, dan pohon-pohon lain yang juga mengandung unsur pemulihan kesehatan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagi penderita penyakit kronis, tidak ada yang begitu cenderung memulihkan kesehatan dan kebahagiaan selain hidup di tengah lingkungan pedesaan yang menarik. Di sini orang-orang yang paling tak berdaya pun bisa duduk atau berbaring di bawah sinar matahari atau di bawah naungan pepohonan. Mereka hanya perlu mengangkat muka untuk memandang dedaunan yang indah. Suatu perasaan ketenangan dan kesegaran yang nyaman datang ke atas mereka sementara mendengarkan hembusan angin. Semangat yang lesu bangkit kembali. Kekuatan yang memudar dipulihkan. Tanpa disadari pikiran menjadi tenang, denyut jantung yang cepat menjadi lebih tenang dan teratur. Sementara orang sakit bertambah kuat, mereka akan berani melangkah memetik bunga-bunga yang indah, sebagai utusan-utusan kasih Allah bagi keluarga-Nya yang menderita di bumi ini.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Rencana-rencana harus dibuat agar pasien itu berada di luar rumah. Bagi mereka yang sanggup bekerja, biarlah disediakan pekerjaan ringan dan menyenangkan. Tunjukkanlah kepada mereka betapa cocok dan menolongnya pekerjaan di luar rumah itu. Doronglah mereka untuk menghirup udara segar. Ajarlah mereka bernapas dalam-dalam, dan dengan bernapas serta berbicara itu melatih otot-otot perut. Ini adalah satu pendidikan yang tak ternilai bagi mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Gerak badan di alam terbuka haruslah diresepkan sebagai satu kebutuhan hidup. Dan bagi gerak badan seperti itu tidak ada yang lebih baik daripada mengolah tanah. Biarlah pasien-pasien itu menanam bunga-bunga untuk dirawat, atau bekerja di kebun buah atau kebun sayur. Sementara mereka didorong untuk meninggalkan kamar mereka dan menghabiskan waktu di alam terbuka untuk merawat kembang atau melakukan pekerjaan ringan yang menyenangkan lainnya, perhatian mereka akan dialihkan dari diri mereka dan dari penderitaannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Makin banyak pasien berada di luar rumah, makin sedikit perawatan yang dia perlukan. Makin menyenangkan lingkungannya, makin besarlah pengharapannya. Kurunglah dia di dalam rumah meski dengan perabotannya yang mewah, dia akan bertambah rewel dan murung. Kelilingilah dia dengan benda-benda alami yang indah; tempatkanlah dia di mana dia bisa melihat bunga-bunga yang sedang mekar sambil mendengarkan burung-burung yang bernyanyi, maka hatinya akan mulai menyanyi seperti kicauan burung-burung itu. Kelegaan akan terasa dalam tubuh dan pikirannya. Kecerdasan akan dibangkitkan, imajinasi dipertajam, dan pikiran dipersiapkan untuk menghargai keindahan firman Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di dalam alam ini senantiasa dapat ditemukan sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian orang sakit dari dirinya sendiri dan mengarahkan pikirannya kepada Allah. Dikelilingi dengan hasil karya-Nya yang ajaib itu, pikiran mereka diangkat dari hal-hal yang kelihatan kepada hal-hal yang tidak kelihatan. Keindahan alam akan menuntun pikiran mereka untuk merenungkan rumah semawi di mana tidak ada lagi yang merusak keelokannya, tak ada yang membuat luntur atau pun merusak, tidak ada yang menyebabkan penyakit atau kematian.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Dia memberikan kekuatan kepada yang lemah dan menambah semangat kepada yang tidak berdaya."&lt;md&gt;2&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah para dokter dan perawat mengambil dari benda-benda alam ini pelajaran yang mengajarkan tentang Allah. Hendaklah mereka mengarahkan pasien-pasien itu kepada-Nya, yang oleh tangan-Nya telah diciptakan pohon-pohon yang tinggi, rerumputan dan bunga-bunga, yang mendorong mereka supaya melihat dalam setiap kelopak dan bunga suatu pernyataan kasih-Nya kepada anak-anak-Nya. Ia yang memelihara burung-burung dan bunga-bunga akan memelihara makhluk yang dibentuk dalam citra-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di luar rumah, di tengah benda-benda ciptaan Allah, menghirup udara segar yang menyehatkan, orang sakit itu dapat mengenal hidup baru di dalam Kristus. Di sinilah firman Allah dapat dibaca. Di sinilah terang kebenaran Kristus dapat bersinar ke dalam hati yang dikelamkan oleh dosa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Oh, sekiranya aku, dari hari ke sehari,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Dapat menemukan keakraban dengan Allahku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Barulah meluncur dengan hari-hariku mulus,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Sementara bersandar pada firman-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tuhan, aku ingin hidup bersama-Mu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Hidup baru dari hari ke sehari,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam kegembiraan yang dunia tak dapat beri&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Atau mengambilnya dari padaku.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yesus yang diberkati, datang dan kuasailah hatiku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Jadikan aku sepenuhnya milik-Mu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Agar aku tak lagi berpisah,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Atau kasih ilahi-Mu terkecewa.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; -- Benjamin Cleveland&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pria dan wanita yang membutuhkan penyembuhan jasmani dan rohani harus dibawa ke dalam hubungan dengan mereka yang kata-kata dan perbuatannya akan menarik mereka kepada Kristus. Mereka harus berada di bawah pengaruh Dokter Misionaris yang agung itu, yang dapat menyembuhkan baik jiwa maupun tubuh. Mereka harus mendengar riwayat kasih Juruselamat, tentang pengampunan yang disediakan dengan bebas bagi semua orang yang datang kepada-Nya dan mengakui dosa-dosa mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Di bawah pengaruh seperti ini banyak orang yang menderita akan dituntun ke dalam jalan kehidupan. Malaikat-malaikat surga bekerjasama dengan manusia sebagai alat untuk menyampaikan dorongan dan pengharapan serta kegembiraan dan damai ke dalam hati orang sakit dan menderita. Dalam kondisi demikian orang yang sakit diberkati dua kali lipat, dan banyak yang mendapat kesembuhan. Langkah kaki yang lemah itu pulih kelenturannya. Mata mendapatkan kembali cahayanya. Orang yang tidak berpengharapan sekarang mendapat pengharapan. Wajah yang semula murung sekarang memancarkan kebahagiaan. Nada suara yang mengeluh akan berubah dengan nada yang gembira dan puas.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sementara kesehatan jasmani dipulihkan, pria dan wanita lebih sanggup melatih iman dalam Kristus yang memelihara kesehatan jiwa itu. Dengan menyadari bahwa dosa-dosa sudah diampuni, akan terbit kedamaian, kegembiraan dan ketenangan yang tak terucapkan. Pengharapan orang Kristen yang sudah pudar itu akan diterangi. Kata-kata ini menyatakan kepercayaan: "Allah itu bagi kita tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai kesesakan sangat terbukti." "Sekalipun aku berjalan dalam lembah kekelaman, aku tidak takut bahaya, sebab engkau besertaku; gada-Mu dan tongkat-Mu itulah yang menghibur aku." "Dia memberi kekuatan kepada yang lelah, dan menambah semangat kepada yang tidak berdaya."3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Imanku menatap kepada-Mu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Engkaulah Anak Domba Golgota itu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Juruselamat ilahi;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sekarang dengarkanlah doaku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Basuhkanlah segala salahku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah aku, mulai hari ini,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Menjadi milik-Mu sepenuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kiranya anugerah-Mu yang kaya itu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Menguatkan hatiku yang lesu,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Membangkitkan kerajinanku;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sebab Engkau telah mati bagiku,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Oh biarlah kasihku kepada-Mu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Murni, hangat dan tak berubah,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Sebagai api yang bernyala.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sementara aku menapak jalan hidup yang gelap,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan kemurungan mengelilingi aku,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Engkaulah jadi Pemanduku;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah kegelapan berubah menjadi siang,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Hapuslah air mata kesedihan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jangan biarkan aku menyingkir&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Dari sisi-Mu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; -- Ray Palmer.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/berhubungan-dengan-alam.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj2If23_YDuobjLg3upf28M0B7nTvzsBhaOVNBc5KeBt0zeai5DRgjsGW-Us1b0AydXlcrchxkzHZAXmrWYGDMBwWZ01MR3t3ZiqJUd2dcTAx1uLm5OL1ImMSn2bXhdtuxhGPGeYWaAXdk/s72-c/alam.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-6045582962666220248</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 04:47:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T12:54:57.482+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>OBAT UNTUK PIKIRAN</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;18&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;OBAT UNTUK PIKIRAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4UeCj5ga78D6tO1HjLLEYj5vJ7BRNZo1_biYVDdpSnorPcQEndze5z3r9P65o8SgkDbnzWQ3TtOL_6BH58ZXHskOix-r3XCPteFVjkT6YcD9cO4NiuL2lbDSdtgES_B-mjLPM_RsOl2k/s1600/pusingcovermp.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4UeCj5ga78D6tO1HjLLEYj5vJ7BRNZo1_biYVDdpSnorPcQEndze5z3r9P65o8SgkDbnzWQ3TtOL_6BH58ZXHskOix-r3XCPteFVjkT6YcD9cO4NiuL2lbDSdtgES_B-mjLPM_RsOl2k/s320/pusingcovermp.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;Sangat erat hubungan antara pikiran dan tubuh. Bila salah satu terpengaruh maka yang lain ikut merasakan. Kondisi pikiran mempengaruhi kesehatan jauh lebih luas dari yang disadari banyak orang. Banyak dari penyakit-penyakit yang diderita manusia adalah akibat dari depresi mental. Kesedihan, kegelisahan, rasa tidak puas, penyesalan yang dalam, rasa bersalah, ketidakpercayaan, semuanya cenderung merusak daya hidup dan mengundang kerusakan dan kematian.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kadang-kadang penyakit timbul, dan sering bertambah buruk, karena khayalan. Banyak orang yang cacat seumur hidup bisa sehat kalau saja mereka berpikir demikian. Banyak orang yang membayangkan bahwa setiap gangguan kecil saja akan mendatangkan penyakit, dan efek buruknya timbul karena diharapkan. Banyak orang mati karena penyakit yang penyebabnya adalah khayalan belaka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Semangat, pengharapan, iman, kasih, &amp;nbsp;semuanya meningkatkan kesehatan dan memperpanjang umur. Pikiran yang puas, semangat yang gembira, merupakan kesehatan bagi tubuh dan kekuatan bagi jiwa. "Hati yang gembira adalah obat manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang."1&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam perawatan orang sakit, akibat dari pengaruh pikiran jangan diabaikan. Kalau dimanfaatkan dengan tepat pengaruh ini menyediakan salah satu sarana paling efektif untuk membasmi penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Pengendalian Pikiran Atas Pikiran&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Namun ada semacam pengobatan pikiran yang menjadi salah satu sarana kejahatan yang paling efektif. Melalui apa yang dinamakan ilmu pengetahuan ini, pikiran seseorang dikuasai oleh pikiran orang lain sehingga pribadi yang lebih lemah tenggelam dalam pikiran orang yang lebih kuat. Seseorang melakonkan kemauan orang lain. Dengan demikian dapatlah dikatakan bahwa gaya pikiran dapat berubah, bahkan dorongan-dorongan yang menyehatkan dapat diberikan, dan pasien mungkin disanggupkan untuk menolak dan mengatasi penyakit.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Cara pengobatan seperti ini telah digunakan oleh orang-orang yang tidak tahu keadaan dan kecenderungan yang sebenarnya, dan yang mempercayainya sebagai suatu cara yang menguntungkan bagi si sakit. Tetapi apa yang disebut ilmu pengetahuan itu didasarkan atas prinsip-prinsip yang palsu. Hal itu asing bagi sifat dan roh Kristus. Hal ini tidak menuntun orang kepada-Nya yang adalah hidup dan keselamatan. Orang yang menarik pikiran orang lain kepada dirinya memisahkan mereka dari Sumber kekuatan mereka yang sejati.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bukanlah rencana Alah agar manusia menyerahkan pikiran dan kemauannya kepada pengendalian orang lain, menjadi alat yang pasif di tangannya. Tidak ada orang yang harus menggabungkan kepribadiannya dengan orang lain. Dia seharusnya tidak memandang manusia manapun sebagai sumber penyembuhan. Ketergantungannya harus pada Allah. Dalam martabat kemanusiaan yang diberikan Allah, dia harus dikendalikan oleh Allah sendiri, bukan oleh sesuatu kecerdasan manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah ingin membawa manusia ke dalam satu hubungan langsung dengan diri-Nya. Dalam segala urusan-Nya dengan manusia, Ia mengakui prinsip tanggungjawab perorangan. Ia berusaha mendorong suatu rasa ketergantungan perorangan dan menekankan pentingnya tuntunan perorangan. Ia ingin membawa manusia ke dalam pergaulan dengan ilahi, agar manusia dapat diubah ke dalam keserupaan keilahian-Nya. Setan berusaha memutarbalikkan maksud ini. Dia berusaha mendorong ketergantungan pada manusia. Bilamana pikiran berpaling dari Allah, si penggoda itu dapat menarik mereka ke bawah kuasanya. Dia dapat mengendalikan umat manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Teori tentang pengendalian pikiran atas pikiran itu berasal dari Setan, untuk memperkenalkan dirinya sebagai pekerja utama, untuk menggantikan filsafat Allah dengan filsafat manusia. Dari semua kesalahan yang berterima di kalangan umat yang menamakan dirinya Kristen, tidak ada penipuan yang lebih berbahaya dan tidak ada hal yang lebih pasti untuk menceraikan manusia dari Allah, daripada masalah ini. Meskipun nampaknya hal ini tidak mengandung kesalahan, jika dipraktikkan kepada para pasien maka itu akan cenderung mengakibatkan kebinasaan mereka, bukannya pemulihan. Itu akan membuka pintu bagi Setan melalui mana dia akan masuk, baik untuk menguasai pikiran yang diserahkan untuk dikuasai oleh pikiran yang lain maupun pikiran yang mengendalikannya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kuasa yang diserahkan kepada laki-laki dan perempuan yang berpikiran jahat adalah menakutkan. Alangkah banyak kesempatan yang dimungkinkannya bagi mereka yang hidup dari keuntungan karena kelemahan dan kebodohan orang lain! Berapa banyak orang akan mendapatkan suatu cara pemuasan nafsu jahat atau ketamakan dengan menguasai pikiran yang lemah atau sakit!&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada sesuatu yang lebih baik untuk kita lakukan daripada pengendalian manusia atas manusia. Dokter harus mendidik masyarakat agar memalingkan pandangan dari manusia kepada ilahi. Gantinya mendidik orang sakit supaya bergantung kepada manusia untuk pengobatan jiwa dan raga, dia harus mengarahkan pandangan mereka kepada Seorang yang dapat menyelamatkan semua orang yang datang kepada-Nya. Ia yang telah membuat pikiran manusia mengenal apa yang dibutuhkan oleh pikiran. Allah sajalah yang dapat menyembuhkan. Mereka yang pikiran dan tubuhnya sakit harus memandang kepada Kristus sebagai penyembuh. "Karena Aku hidup," Ia berkata, "kamu juga akan hidup."3 Inilah kehidupan yang harus kita perkenalkan kepada orang sakit, katakan kepada mereka bahwa jika mereka menaruh iman dalam Kristus sebagai penyembuh, kalau mereka bekerjasama dengan Dia, menuruti hukum kesehatan dan berusaha menyempurnakan kesalehan dalam takut akan Dia, maka Ia akan memberikan hidup-Nya kepada mereka. Apabila kita memperkenalkan Kristus kepada mereka dengan cara demikian, maka kita membagikan suatu kuasa, suatu kekuatan yang bernilai; karena itu datangnya dari atas. Inilah ilmu penyembuhan sejati bagi jiwa dan raga.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"&lt;mi&gt;Tuhan adalah kekuatanku dan perisaiku; kepada-Nya hatiku percaya. Aku tertolong sebab itu beria-ria hatiku dan dengan nyanyian aku bersyukur kepada-Nya."&lt;md&gt;2&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Rasa Simpati&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Akal budi yang tinggi diperlukan dalam penanganan penyakit yang disebabkan oleh pikiran. Hati yang sakit dan sedih, pikiran yang kecewa, keduanya memerlukan perawatan yang lembut. Banyak kali sebagian dari kesusahan hidup, seperti kanker, menggerogoti jiwa dan melemahkan daya hidup. Dan kadang-kadang dalam kasus penyesalan akan dosa menggerogoti tubuh dan mengacaukan keseimbangan pikiran. Melalui simpati yang lemah lembut golongan penderita seperti ini dapat disembuhkan. Dokter harus yang pertama kali berhasil memenangkan kepercayaan mereka, kemudian mengarahkan mereka kepada Tabib Agung itu. Jika iman mereka dapat diarahkan kepada Dokter Sejati itu, dan mereka yakin bahwa Ia telah menangani penyakit mereka, maka hal ini akan memberi kelegaan pada pikiran dan sering menyehatkan tubuh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Rasa simpati dan akal budi sering akan terbukti menghasilkan keuntungan yang lebih besar bagi orang sakit dibanding dengan perawatan paling terampil yang dilakukan dengan cara yang kaku dan masabodoh. Apabila seorang dokter mengunjungi pasien di tempat tidurnya dengan sikap kurang peduli dan sembrono, melihat kepada orang yang menderita itu dengan sedikit perhatian, melalui kata-kata dan tindakannya memberi kesan bahwa kasus penyakitnya tidak memerlukan banyak perhatian, kemudian meninggalkan pasien itu bertanya-tanya dalam hati, berarti dia telah membahayakan pasien itu secara pasti. Keragu-raguan dan kekecewaan yang diakibatkan oleh kurang perhatiannya sering akan meniadakan pengaruh kebaikan dari obat-obatan yang mungkin dia berikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kalau para dokter dapat menempatkan diri di tempat pasien yang semangatnya sudah merosot dan kemauannya sudah dilemahkan oleh penderitaan, dan yang rindu mendengar kata-kata simpati dan jaminan, maka mereka akan lebih siap untuk menghargai perasaan-perasaan si pasien. Apabila kasih dan simpati yang Kristus nyatakan bagi orang sakit itu dipadukan dengan pengetahuan dokter, maka kehadirannya akan menjadi berkat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Keterusterangan dalam melayani seorang pasien mengilhami dia dengan kepercayaan, dengan demikian terbukti menjadi satu penolong untuk penyembuhan. Ada dokter-dokter yang menganggap bijaksana kalau menyembunyikan dari pasien itu keadaan dan penyebab penyakit yang sedang dideritanya. Banyak pula yang karena takut akan mengejutkan atau mengecewakan pasien kalau mengatakan hal sebenarnya, akan mengemukakan harapan-harapan palsu akan kesembuhan, bahkan membiarkan pasien masuk ke liang kubur tanpa mengamarkan tentang keadaannya yang berbahaya. Semua ini tidak bijaksana. Mungkin tidak selamanya aman atau baik untuk menjelaskan kepada pasien seluruh keadaan dari bahayanya itu. Hal ini bisa saja mencemaskan dia dan memperlambat bahkan mencegah kesembuhan. Tidak juga seluruh kebenaran itu selalu dapat diberitahukan kepada mereka yang penyakitnya pada umumnya bersifat khayalan. Banyak di antara orang-orang ini yang berpikir secara tidak wajar, dan tidak terbiasa melatih pengendalian diri. Pikiran mereka mengambang dan membayangkan banyak hal yang palsu mengenai diri sendiri dan orang lain. Bagi mereka segala hal ini benar-benar terjadi, dan orang-orang yang merawat mereka perlu menunjukkan kebaikan secara terus-menerus serta kesabaran dan ketelitian yang tidak mengenal lelah. Sekiranya pasien ini diberitahukan apa yang sebenarnya terjadi dengan diri mereka, sebagian ada yang tersinggung dan ada yang kecewa. Kristus berkata kepada murid-murid-Nya, "Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya."4 Tetapi walaupun kebenaran itu mungkin tidak diucapkan seluruhnya pada setiap kesempatan, tetapi tidak perlu atau dibenarkan untuk menipu. Jangan sekali-kali dokter atau perawat membisikkan kebohongan. Orang yang berbuat seperti ini menempatkan dirinya di mana Allah tidak dapat bekerjasama dengannya, dan dalam mengorbankan kepercayaan para pasiennya, dia sedang membuang salah satu pertolongan manusiawi yang paling efektif bagi pemulihan kesehatan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kuasa kemauan tidak dinilai sebagaimana mestinya. Hendaklah kemauan itu tetap hidup dan diarahkan dengan benar, maka kemauan itu akan menghasilkan tenaga dalam tubuhnya dan akan menjadi pertolongan yang luar biasa dalam memelihara kesehatan. Itu juga merupakan suatu kekuatan dalam mengatasi penyakit. Kalau dilakukan dengan cara yang benar, itu akan mengendalikan imajinasi dan menjadi cara yang ampuh untuk menangkal dan mengatasi baik itu penyakit pikirani maupun jasmani. Dengan memanfaatkan kuasa kemauan dengan menempatkan diri dalam hubungan yang benar dengan kehidupan, para pasien dapat berbuat banyak dalam bekerjasama dengan upaya dokter untuk kesembuhan mereka. Ada ribuan orang yang dapat pulih kembali kesehatannya asalkan mereka mau. Tuhan tidak mau mereka itu sakit. Ia ingin agar mereka sehat dan bahagia, dan mereka harus bertekad untuk sehat. Seringkali penderita dapat menangkal penyakit hanya dengan menolak untuk menyerah kepada penyakit dan hanya berdiam diri tidak melakukan apa-apa. Untuk menghilangkan rasa sakit dan nyeri, biarlah mereka melakukan satu pekerjaan bermanfaat yang sesuai dengan kekuatan mereka. Dengan pekerjaan demikian dan dengan bebas memanfaatkan udara dan sinar matahari, banyak penderita yang badannya sudah kurus bisa pulih kesehatan dan kekuatan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Prinsip-prinsip Alkitab Tentang Obat&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bagi mereka yang mau memperoleh kembali kesehatan dan mempertahankannya, ada pelajaran dari Kitab Suci, "Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan roh."5 Bukan melalui rangsangan atau pun peluapan yang dihasilkan oleh bahan-bahan perangsang yang tidak alami atau tidak sehat; bukan pula dengan pemanjaan selera atau nafsu yang rendah dapat ditemukan penyembuhan atau kesegaran sejati bagi tubuh atau jiwa. Banyak di antara orang sakit yang hidup tanpa Allah dan tanpa pengharapan. Mereka menderita akibat keinginan-keinginan yang tidak terpuaskan, nafsu yang tak terkendali, dan hukuman dari hati nurani mereka sendiri; mereka kehilangan kendali atas hidup ini, dan mereka tidak mempunyai masa depan. Janganlah mereka yang mengurus orang sakit ini mengharapkan keberhasilan dengan memanjakan kesenangan-kesenangan mereka yang tidak karuan dan merangsang. Semua ini sudah menjadi kutuk bagi kehidupan mereka. Jiwa yang haus dan lapar akan terus merasa haus dan lapar selama mereka berusaha mencari kepuasan dalam hal ini. Mereka yang minum dari sumber kepelesiran yang bersifat mementingkan diri adalah orang yang tertipu. Mereka salah mengira bahwa rangsangan itu adalah kekuatan, dan bilamana rangsangan-rangsangan itu berhenti maka angan-angan pun berakhir, dan mereka dibiarkan dalam rasa tidak puas dan patah semangat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Damai abadi dan ketenteraman hati yang sejati mempunyai hanya mempunyai satu Sumber. Inilah yang dimaksudkan Kristus ketika Ia mengatakan, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."6 "Damai sejahtera kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kutinggalkan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu."7 Damai ini bukanlah sesuatu yang diberikan-Nya secara terpisah dari diri-Nya. Itu terdapat di dalam Kristus, dan kita dapat menerimanya hanya dengan menerima Dia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kristus adalah mata air kehidupan. Apa yang diperlukan banyak orang adalah pengetahuan yang lebih jelas tentang Dia; mereka perlu dengan sabar dan ramah, namun dengan sungguh-sungguh, mengajarkan bagaimana manusia seutuhnya bisa terbuka bagi sarana penyembuhan surgawi. Ketika cahaya kasih Allah menerangi kamar-kamar jiwa yang gelap, maka kegelisahan dan rasa tidak puas akan berhenti, dan kegembiraan yang memuaskan akan memberikan kekuatan kepada pikiran dan kesehatan serta tenaga bagi tubuh.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah."&lt;md&gt;8&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kita berada di satu dunia yang penuh penderitaan. Kesulitan, cobaan dan kesusahan sedang menanti kita semua di sepanjang perjalanan menuju rumah semawi. Tetapi banyak orang yang melipatgandakan bebannya dengan terus-menerus memperkirakan kesusahan. Kalau mereka menghadapi kesulitan atau kekecewaan, mereka menganggap bahwa segalanya akan hancur, bahwa penderitaan mereka adalah yang paling berat dari semuanya, dan bahwa mereka pasti akan berkekurangan. Dengan demikian mereka menyusahkan diri sendiri dan menyelubungi diri dalam bayangan. Hidup itu sendiri menjadi suatu beban bagi mereka. Tetapi tidak perlu terjadi hal yang demikian. Diperlukan upaya yang teguh untuk mengubah arus pemikiran mereka. Tetapi perubahan dapat diadakan. Kebahagiaan mereka, baik itu terhadap kehidupan masa sekarang maupun yang akan datang, bergantung pada kemantapan pemikiran mereka atas perkara-perkara yang menggembirakan. Biarlah mereka memalingkan pandangan dari gambaran suram, yang semata-mata bersifat khayalan, kepada keuntungan-keuntungan yang telah ditaburkan Allah di sepanjang perjalanan hidup kita, dan di balik itu adalah hal yang tidak kelihatan dan kekal.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Untuk setiap pencobaan Allah telah menyediakan pertolongan. Sewaktu bangsa Israel di padang belantara tiba di sumber air yang pahit di Mara, Musa berseru kepada Tuhan. Tuhan tidak menyediakan jalan keluar yang baru; Ia menarik perhatian kepada apa yang sudah ada. Belukar yang telah diciptakan-Nya itulah yang dilemparkan ke dalam sumbernya dan air menjadi jernih dan enak. Setelah ini dilakukan, bangsa itu minum dari air dan mereka disegarkan. Dalam setiap pencobaan, jika kita mencari Dia, Kristus akan menolong kita. Mata kita akan terbuka untuk melihat janji-janji penyembuhan yang tersurat dalam firman-Nya. Roh kudus akan mengajarkan kita bagaimana memanfaatkan setiap berkat sebagai penangkal kesedihan hati. Untuk setiap teguk kepahitan yang ditaruh pada bibir kita, kita akan memperoleh suatu bagian penyembuhan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kita tidak boleh membiarkan masa depan, dengan masalah-masalahnya yang sulit dan prospeknya yang tidak memuaskan itu, untuk membuat hati kita lemah, lutut kita gemetar dan tangan kita lunglai. "Kecuali kalau mereka mencari perlindungan kepada-Ku dan mencari damai dengan Aku, ya mencari damai dengan Aku,"9 demikianlah firman Yang Mahakuasa. Mereka yang menyerahkan hidupnya ke dalam pimpinan-Nya dan kepada pekerjaan-Nya tidak akan pernah berada di tempat di mana Ia belum mengadakan persediaan. Bagaimanapun keadaan kita, jika kita adalah pelaku-pelaku firman-Nya, maka ada seorang Pemandu untuk mengarahkan perjalanan kita; apapun kebingungan kita, kita memiliki seorang Penasihat yang pasti; bagaimanapun kesusahan, kemalangan atau rasa kesepian kita, ada seorang Sahabat yang menaruh simpati.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jika dalam kebodohan kita salah melangkah, Juruselamat tidak meninggalkan kita. Kita tidak perlu merasa sendirian. Malaikat-malaikatlah pendamping kita. Penghibur yang dijanjikan Kristus dan diutus atas nama-Nya itulah yang tinggal di dalam kita. Dalam perjalanan menuju ke Kota Allah, tidak ada kesulitan-kesulitan yang tak dapat diatasi oleh mereka yang percaya kepada-Nya. Tidak ada bahaya yang tidak dapat dihindari. Tidak ada satu kesusahan, atau kemalangan, atau kelemahan manusia, terhadap mana Ia tidak menyediakan suatu penawar.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak ada yang perlu membiarkan dirinya kecewa atau putus asa. Setan boleh saja datang menghampirimu dengan pendapat yang kejam, "Kasus kamu tidak ada harapan. Engkau tak dapat ditebus." Tetapi ada pengharapan bagimu dalam Kristus. Allah tidak menyuruh kita untuk mengatasinya dengan kekuatan kita sendiri. Ia meminta kita supaya datang dekat ke sisi-Nya. Kesulitan apapun yang kita alami, yang menekan jiwa dan raga, Ia menanti untuk membebaskan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ia yang sudah menjelma menjadi manusia dapat merasakan penderitaan umat manusia. Kristus tidak hanya mengenal setiap jiwa, dan peliknya keperluan-keperluan serta ujian jiwa, tetapi Ia juga tahu semua keadaan yang melukai dan membingungkan jiwa itu. Tangan-Nya terentang dengan kelembutan yang penuh haru bagi setiap anak yang menderita. Mereka yang paling menderita akan menerima belas kasihan dan simpati-Nya yang paling banyak. Hati-Nya terjamah dengan rasa kekurangan kita, dan Ia ingin agar kita meletakkan kebingungan dan kesusahan kita di kaki-Nya dan meninggalkannya di situ.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidaklah bijaksana memperhatikan diri kita dan mengamati emosi kita. Kalau kita melakukannya, musuh itu akan menghadapkan kesulitan-kesulitan dan penggodaan-penggodaan yang melemahkan iman dan melumpuhkan semangat. Terpaku dengan emosi dan menuruti perasaan kita itu berarti menyenangkan keragu-raguan dan menjerat diri dalam kebingungan. Kita harus mengalihkan pandangan dari diri kita kepada Yesus.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah. Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekuatannya dia di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain. . . Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus."&lt;md&gt;10&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apabila penggodaan menyerang engkau, bilamana kesusahan, kebingungan dan kegelapan menyelubungi jiwamu, lihatlah ke tempat di mana engkau terakhir kalinya melihat terang. Tinggallah di dalam kasih Kristus dan di bawah perlindungan-Nya. Apabila dosa berusaha menguasai hatimu, bilamana kesalahan menekan jiwamu dan membebani hati nuranimu, bilamana ketidakpercayaan menudungi pikiran, ingatlah bahwa anugerah Kristus cukup untuk mengatasi dosa dan mengusir kegelapan. Memasuki persekutuan dengan Juruselamat berarti kita memasuki wilayah damai.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Janji-janji Penyembuhan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tuhan menebus jiwa hamba-hamba-Nya; Tidak ada di antara mereka yang mempercayai-Nya akan merasa kesepian."11&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Dalam takut akan Tuhan ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya."12&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Sion berkata, Tuhan meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakan engkau. Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku."13&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Jangan takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."14&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Dengarlah Aku, hai kaum keturunan Yakub, hai semua orang yang masih tinggal dari keturunan Israel, hai orang-orang yang Kudukung sejak dari kandungan, hai orang-orang yang Kujunjung sejak dari rahim. Sampai masa putih rambutmu Aku menggendong kamu. Aku telah melakukannya, dan mau menanggung kamu terus Aku mau memikul kamu dan menyelamatkan kamu."15&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak ada yang lebih cenderung meningkatkan kesehatan tubuh dan jiwa daripada roh ucapan syukur dan pujian. Adalah tugas yang positif untuk menolak kemurungan, pikiran dan perasaan-perasaan yang tidak puas -- sama baiknya dengan berdoa. Jika kita sedang menuju ke surga, bagaimana kita dapat berjalan seperti iring-iringan pelayat yang meraung dan mengeluh di sepanjang jalan ke rumah Bapa kita itu?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang mengaku sebagai orang-orang Kristen tapi senantiasa mengeluh, bahkan seolah-olah menganggap kebahagiaan dan kegembiraan itu dosa, tidaklah mempunyai agama yang sejati. Mereka yang suka bersusah terhadap segala yang menyedihkan di dunia yang alami ini, yang suka memandang daun-daun kering daripada mengumpulkan bunga-bunga nan indah yang hidup, yang tidak melihat keindahan di puncak gunung-gunung yang besar dan di lembah-lembah yang ditutupi dengan rerumputan hijau, yang menutup pancaindera mereka terhadap suara kegembiraan yang berbicara kepada mereka melalui alam, yang merdu dan indah kepada telinga yang mendengar -- mereka ini tidak berada dalam Kristus. Mereka menutupi diri dengan kegelapan dan kekelaman, yang sebenarnya mereka dapat memperoleh terang, bahkan Matahari Kebenaran yang terbit dalam hati mereka yang mengandung kesembuhan dalam pancaran sinarnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sering pikiranmu bisa menjadi kabur karena rasa sakit. Maka janganlah mencoba untuk berpikir. Engkau tahu bahwa Yesus mengasihimu. Ia mengerti semua kelemahanmu. Engkau dapat melakukan kehendak-Nya hanya dengan bersandar pada lengan-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Adalah hukum alam bahwa pikiran dan perasaan kita didorong dan dikuatkan kalau kita mau mengungkapkannya. Sementara kata-kata menyatakan pemikiran, adalah juga benar bahwa pikiran mengikuti kata-kata. Kalau kita mau lebih banyak menyatakan iman kita, dan lebih bergembira karena berkat-berkat yang kita tahu sudah kita terima -- yakni rahmat dan kasih Allah yang besar -- maka kita sudah pasti mempunyai iman yang lebih kuat dan kegembiraan yang lebih besar. Tidak ada bahasa yang dapat menguraikan, tidak ada pikiran fana yang dapat memahami berkat sebagai hasil dari penghargaan atas kebaikan dan kasih Allah. Di bumi ini pun kita bisa memiliki kegembiraan seperti sebuah mata air yang tak pernah kering karena diisi dengan air hidup yang mengalir dari takhta Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka marilah kita mendidik hati dan bibir kita untuk mengucapkan pujian akan Allah karena kasih-Nya yang tak terduga itu. Marilah kita mendidik jiwa kita supaya menaruh pengharapan dan tinggal dalam terang yang memancar dari kayu salib di Golgota. Janganlah kita lupakan bahwa kita adalah anak-anak Raja surga, putra dan putri Tuhan semesta Alam. Adalah kesempatan kita untuk memelihara perhentian yang tenang di dalam Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu . . . dan bersyukurlah."16 Sambil melupakan kesulitan dan kesusahan kita sendiri, marilah kita memuji Allah karena kesempatan untuk hidup bagi kemuliaan nama-Nya. Biarlah berkat-berkat segar dari setiap hari yang baru membangkitkan pujian dalam hati kita akan tanda-tanda dari kasih pemeliharaan-Nya. Bilamana engkau membuka mata di pagi hari, berterima kasihlah kepada Allah karena Ia telah melindungi engkau sepanjang malam. Berterima kasihlah kepada-Nya atas kedamaian-Nya dalam hatimu. Pagi, siang dan malam, biarlah rasa syukurmu naik ke surga seperti bau-bauan yang harum.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bilamana seorang menanyakan bagaimana perasaanmu, janganlah pikirkan sesuatu yang menyedihkan untuk diceritakan supaya menarik simpatinya. Janganlah bicarakan kekurangan imanmu atau kesusahanmu atau penderitaanmu. Si penggoda itu senang mendengar perkataan seperti itu. Bilamana berbicara tentang pembicaraan yang kelabu, berarti engkau sedang memuliakan dia. Kita tidak boleh memikir-mikirkan kuasa Setan yang besar itu untuk menguasai kita. Sering kita menyerahkan diri kita ke tangannya dengan membicarakan tentang kuasanya. Sebaliknya marilah kita membicarakan kuasa Allah yang besar yang mengikat perhatian kita dengan perhatian-Nya. Ceritakanlah mengenai kuasa Kristus yang tiada taranya itu, dan bicarakanlah tentang kemuliaan-Nya. Segenap surga menaruh perhatian akan keselamatan kita. Malaikat-malaikat Allah yang jumlahnya beribu-ribu, berlaksa-laksa, dan sepuluh ribu kali beribu-ribu itu, semuanya mendapat tugas untuk melayani mereka yang akan menjadi ahli waris keselamatan. Mereka melindungi kita dari kejahatan dan memukul mundur kuasa kegelapan yang berusaha memusnahkan kita. Bukankah ada alasan untuk berterimakasih setiap saat, berterima kasih walaupun bila ada kesulitan yang nyata dalam perjalanan kita?&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Nyanyikanlah Pujian&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah pujian dan ucapan syukur dinyatakan dalam nyanyian. Bila tergoda, gantinya menguraikan perasaan kita, marilah kita dengan iman mengangkat satu pujian dan ucapan syukur kepada Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kami puji Engkau, ya Allah, karena Putra-Mu yang Engkau kasihi. Karena Yesus yang telah mati dan sekarang naik ke surga.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kami puji Engkau, ya Allah, karena Roh-Mu yang menerangi,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yang telah menunjukkan Juruselamat kepada kami, dan mengusir &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;malam kegelapan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Segala kemuliaan dan pujian bagi Anak Domba yang tersembelih, Yang telah memikul segala dosa kami, dan membersihkan segala &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;noda.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Segala kemuliaan dan pujian bagi Allah sumber segala anugerah, Yang telah membeli kita, mencari kita, dan menuntun jalan kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Segarkan kami kembali; penuhilah setiap hati dengan kasih-Mu; Kiranya setiap jiwa berkobar dengan api dari atas.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Haleluya! Milik-Mulah kemuliaan, Haleluya!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Haleluya! Milik-Mulah kemuliaan, Segarkanlah kami kembali. Amin.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Nyanyian adalah senjata yang senantiasa dapat kita gunakan untuk melawan kekecewaan. Sementara kita membuka hati kepada sinar matahari hadirat Juruselamat, kita akan memperoleh kesehatan dan berkat-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"&lt;mi&gt;Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu."&lt;md&gt;17&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Bersyukurlah kepada Tuhan sebab Ia baik!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah itu dikatakan orang-orang yang ditebus Tuhan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yang ditebus-Nya dari kuasa yang menyesakkan."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah bagi-Nya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang ajaib;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah bersuka hati orang-orang yang mencari Tuhan."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Sebab dipuaskan-Nya jiwa yang dahaga,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan jiwa yang lapar dikenyangkan-Nya dengan kebaikan.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terkurung dalam sengsara dan besi&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan menista nasihat yang Mahatinggi,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka ditundukkan-Nya hati mereka dalam kesusahan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka tergelincir, dan tidak ada yang menolong.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka berseru-serulah mereka kepada Tuhan dalam&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; kesengsaraan mereka,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dibawanya mereka belenggu-belenggu mereka.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah mereka bersyukur kepada Tuhan karena kasih setia-Nya, Karena perbuatan-perbuatan-Nya yang ajaib&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terhadap anak-anak manusia."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan mengapa engkau gelisah di dalam diriku?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berharaplah kepada Allah! Sebab aku bersyukur lagi kepada-Nya, Penolongku dan Allahku."18&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu."19 Perintah ini adalah satu jaminan bahwa hal-hal yang nampaknya menentang kita akan bekerja demi kebaikan kita. Allah tidak akan menyuruh kita berterima kasih untuk sesuatu yang akan membahayakan kita.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Tuhan adalah terangku dan keselamatanku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Kepada siapa aku harus takut?&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tuhan adalah benteng hidupku,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Terhadap siapakah aku harus gemetar?"&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Sebab ia melindungi aku di dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; sekeliling aku;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam kemah-Nya aku mempersembahkan korban dengan sorak sorai; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Aku mau menyanyi dan bermazmur bagi Tuhan."&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Aku sangat menanti-nantikan Tuhan;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Lalu Ia menjenguk kepadaku dan mendengar teriakanku minta &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;tolong.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ia mengangkat aku dari lubang kebinasaan, dari lumpur rawa;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Ia menempatkan kakiku di atas bukit batu, menetapkan langkahku, Ia memberikan nyanyian baru dalam mulutku&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; untuk memuji Allah kita."20&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Salah satu penghalang yang pasti bagi pemulihan kesehatan orang sakit ialah terpusatnya perhatian pada diri mereka sendiri. Banyak penderita merasa bahwa setiap orang harus mencurahkan &amp;nbsp;simpati dan menolong mereka, padahal apa yang mereka perlukan ialah supaya perhatian mereka dialihkan dari dirinya, untuk memikirkan dan mempedulikan orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Seringkali doa disampaikan untuk yang menderita, yang bersusah, dan yang kecewa; dan ini memang benar. Kita harus berdoa agar Allah memancarkan sinar terang-Nya kepada pikiran yang gelap dan menghibur hati yang susah. Tetapi Allah menjawab doa bagi mereka yang menempatkan diri dalam saluran berkat-Nya. Sementara kita melayangkan doa bagi orang-orang yang bersedih ini, kita harus mendorong mereka untuk mencoba menolong orang lain yang lebih membutuhkan dari mereka. Kegelapan akan terusir dari hati mereka sendiri sementara mereka mencoba menolong orang lain. Sementara kita berusaha menghibur orang lain dengan penghiburan yang diberikan kepada kita, berkat itu kembali lagi kepada kita.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yesaya pasal lima puluh delapan adalah resep bagi penyakit-penyakit tubuh dan jiwa. Kalau kita merindukan kesehatan dan kebahagiaan hidup yang sejati, kita harus mengikuti peraturan yang diberikan dalam Kitab Suci. Mengenai pelayanan yang berterima kepada-Nya, dan berkat-berkatnya, Tuhan mengatakan:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Supaya engkau memecah-mecahkan rotimu bagi orang yang lapar&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tidak mempunyai rumah, Dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi &amp;nbsp; dia pakaian dan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak menyembunyikan diri terhadap saudara sendiri!&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pada waktu itulah terangmu merekah seperti fajar&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan lukamu akan pulih dengan segera;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kebenaran menjadi barisan depanmu&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan kemuliaan tuhan barisan belakangmu.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pada waktu itulah engkau akan memanggil dan Tuhan akan menjawab. Engkau akan berteriak minta tolong dan ia akan berkata:&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ini Aku! Apabila engkau tidak lagi mengenakan kuk kepada sesamamu Dan tidak lagi menunjuk-nunjuk orang dengan jari dan memfitnah, Apabila engkau menyerahkan kepada orang lapar apa yang engkau &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;inginkan sendiri dan memuaskan hati orang yang tertindas,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Maka terangmu akan terbit dalam gelap&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan kegelapanmu akan seperti rembang tengah hari.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tuhan akan menuntun engkau senantiasa dan akan memuaskan hatimu &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;di tanah yang kering,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan akan membarui kekuatanmu;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Engkau akan seperti taman yang diairi dengan baik&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dan seperti mata air yang tidak pernah mengecewakan."21&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Perbuatan kebajikan adalah berkat ganda, menguntungkan si pemberi dan si penerima kebaikan itu. Kesadaran akan perbuatan yang benar adalah salah satu obat terbaik bagi penyakit tubuh dan pikiran. Apabila pikiran senang dan bebas dari perasaan kewajiban yang telah dilakukan dengan baik dan rasa puas karena memberikan kebahagiaan kepada orang lain, maka pengaruh yang menggembirakan dan mengangkat jiwa itu memberi hidup baru kepada manusia seutuhnya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Biarlah penderita itu berusaha untuk membagikan, gantinya terus mengharapkan rasa simpati orang lain. Letakkanlah beban kelemahanmu sendiri dan kesusahan serta penderitaan itu ke kaki Juruselamat yang penuh kemurahan. Bukalah hatimu kepada kasih-Nya dan salurkanlah itu kepada orang lain. Ingatlah bahwa semua orang mempunyai cobaan berat untuk dipikul, godaan-godaan yang berat untuk ditolak, dan engkau bisa berbuat sesuatu untuk meringankan beban-beban itu. Nyatakanlah rasa syukurmu atas berkat-berkat yang telah engkau terima; tunjukkanlah penghargaan atas perhatian yang engkau terima. Penuhilah hatimu dengan janji-janji Allah yang indah itu, agar engkau dapat mengeluarkan dari perbendaharaan ini kata-kata yang akan menghibur dan menguatkan orang lain. Hal ini akan menyelubungi engkau dengan suasana yang menolong dan mengangkat jiwa. Biarlah menjadi tujuanmu untuk memberkati mereka yang berada di sekitarmu, dan engkau akan menemukan cara-cara untuk menolong baik anggota-anggota keluargamu sendiri maupun orang-orang lain.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kalau orang yang menderita sakit itu mau melupakan dirinya dengan memberi perhatian pada orang lain; sekiranya mereka mau memenuhi perintah Tuhan untuk melayani mereka yang lebih memerlukan pertolongan ketimbang diri mereka, maka mereka akan mengakui kebenaran dari janji yang dinubuatkan ini, "Pada waktu itulah terangmu akan merekah seperti fajar, dan lukamu akan pulih dengan segera."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Mara dan Elim&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sekarang ini Elim dengan pohon palem dan mata air,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Dan naungan yang menggembirakan di padang pasir gersang; Kemarin di Mara, semuanya batu dan pasir,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Kesuraman dan kesepian yang tak terlindung.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Namun padang pasir yang sama menampung keduanya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Angin panas yang sama mengembara di atas tanah yang lengang; Lembah dataran rendah yang sama menaungi keduanya,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Dan gunung-gunung yang sama mengelilingi keduanya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Demikianlah dengan kita di bumi ini, dan&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Demikianlah aku teringat itu pernah ada;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yang pahit dan yang manis, yang susah dan yang gembira,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Tergelar bersama, hanya sehari berselang.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terkadang Allah mengubah yang pahit jadi manis,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Terkadang Ia memberi kita mata air yang nyaman;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Terkadang Ia melindungi kita dengan tiang awan-Nya, dan&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Terkadang dibawanya ke bawah naungan pohon palem.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apa sebabnya? Waktunya tidak lama lagi;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Mara dan Elim akan sama-sama dilewati;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mata air dan pohon-pohon palem di belantara segera lewat,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Kita tiba di "Kota Allah kita" pada akhirnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Oh negeri bahagia! di seberang bukit-bukit lengang ini,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Di mana pancaran air kekal menyemburkan keriangan;&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Oh Firdaus yang suci! di atas segala langit,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; Di mana kita akan mengakhiri pengembaraan di belantara ini.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;--Horatius Bonar&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Berkat yang Tentu Tuhan Janji&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berkat yang tentu Tuhan janji,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Yesus menjadi milik kami;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Umat Tebusan, waris Allah&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Disuci oleh darah Yesus&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Koor:&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kami masyhurkan dan nyanyikan,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Memuji Yesus, spanjang hari&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kami masyhurkan dan nyanyikan,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Memuji Yesus spanjang hari.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berserah kami pada Tuhan,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Itu memberikan kegemaran;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Turun malaikat pada kami,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Membawa rahmat serta kasih.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Berserah kami pada Yesus,&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Damai bahagia diberikan-Nya&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kami memohon pada Allah,&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Turunkan kuasa dan anugerah.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; --Fanny J. Crosby.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/obat-untuk-pikiran.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh4UeCj5ga78D6tO1HjLLEYj5vJ7BRNZo1_biYVDdpSnorPcQEndze5z3r9P65o8SgkDbnzWQ3TtOL_6BH58ZXHskOix-r3XCPteFVjkT6YcD9cO4NiuL2lbDSdtgES_B-mjLPM_RsOl2k/s72-c/pusingcovermp.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-5862131117960360438</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 04:37:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T12:37:12.227+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PENGGUNAAN OBAT-OBATAN</title><description>&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;17&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;PENGGUNAAN OBAT-OBATAN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWKEYKVTeGFM3-5PYIa2RUFWYsWEs5nMIXhyphenhyphenLVPHouEhq9soTujEEdkoFnTsgb-pHxpqAdGvPiAFUxfBUujEa_6UBEetOTufgJrKKJ1LnY-33UPiifv-O05c5KXJ-QzrybCsiKSOWzpus/s1600/penggunaan+obat.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWKEYKVTeGFM3-5PYIa2RUFWYsWEs5nMIXhyphenhyphenLVPHouEhq9soTujEEdkoFnTsgb-pHxpqAdGvPiAFUxfBUujEa_6UBEetOTufgJrKKJ1LnY-33UPiifv-O05c5KXJ-QzrybCsiKSOWzpus/s320/penggunaan+obat.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Penyakit tidak pernah timbul tanpa sebab. Jalan terbuka, dan penyakit pun masuk karena mengabaikan hukum-hukum kesehatan. Banyak orang yang menderita sebagai akibat dari pelanggaran orangtuanya. Walaupun mereka tidak bertanggungjawab atas apa yang orangtua mereka lakukan, namun adalah tugas mereka untuk memastikan apa yang merupakan pelanggaran hukum kesehatan dan apa yang bukan. Mereka harus menghindari kebiasaan yang salah dari orangtua mereka, dan dengan hidup secara benar menempatkan diri mereka dalam kondisi yang lebih baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Namun banyak sekali orang yang menderita karena tindakan mereka sendiri yang salah. Mereka mengabaikan prinsip-prinsip kesehatan melalui kebiasaan makan, minum, berpakaian dan bekerja. Pelanggaran akan hukum alam menimbulkan akibat yang pasti; dan bilamana penyakit menimpa mereka, banyak yang tidak menghubungkan penyakit itu dengan penyebab yang sesungguhnya, tetapi bersungut terhadap Allah karena penderitaan itu. Tetapi Allah tidak bertanggungjawab atas penderitaan akibat pelanggaran hukum alam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah telah menganugerahkan kita dengan kekuatan vital dalam jumlah tertentu. Ia juga telah membentuk tubuh kita dengan organ-organ yang cocok untuk mempertahankan pelbagai fungsi kehidupan, dan Ia merancang agar organ-organ tersebut dapat bekerjasama dalam keselarasan. Jika kita dengan berhati-hati memelihara kekuatan hidup itu dan menjaga kehalusan mekanisme tubuh tetap teratur, maka kesehatan terjamin; tetapi jika kekuatan vital itu terlalu cepat kehilangan tenaga, maka sistem saraf akan meminjam tenaga yang diperlukan saat ini dari sumber cadangan, sehingga apabila salah satu organ tubuh rusak maka semua organ lainnya terpengaruh. Alam banyak menderita penyalahgunaan tanpa ada perlawanan nyata; kemudian alam itu bangkit dan berusaha keras untuk menghilangkan efek-efek dari perlakuan salah yang dideritanya. Usahanya untuk memperbaiki keadaan inilah yang sering mengakibatkan demam dan pelbagai bentuk penyakit lain.&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Obat-obat Rasional&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana penyalahgunaan kesehatan begitu rupa sehingga timbul penyakit, penderitalah sering dapat melakukan sesuatu untuk dirinya yang tak dapat dilakukan orang lain baginya. Hal pertama yang harus dilakukan ialah menentukan sifat sebenarnya dari penyakit itu kemudian dengan akal berusaha menghilangkan penyebabnya. Kalau kerjasama harmonis seluruh tubuh itu sudah tidak seimbang karena bekerja terlalu berat, terlalu banyak makan atau karena gangguan-gangguan lain, janganlah berusaha menanggulangi kesulitan-kesulitan itu dengan menambah beban dari obat-obatan beracun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Makan secara tidak bertarak sering menimbulkan penyakit, dan yang paling diperlukan alam ialah dibebaskan dari beban ekstra yang ditimpa kepadanya. Dalam banyak kasus penyakit, obat yang terbaik ialah si pasien berpuasa satu atau dua kali makan, supaya organ-organ pencernaan yang bekerja terlalu berat itu mendapat kesempatan untuk beristirahat. Makan buah-buahan selama beberapa hari sering menghasilkan kelegaan berarti bagi yang lebih banyak bekerja dengan menggunakan otak. Banyak kali dengan suatu jangka waktu singkat sama sekali tidak makan, lalu diikuti dengan makan makanan sederhana dan sedang, membawa kepada kesembuhan melalui upaya penyembuhan dari alam itu sendiri. Dengan menu bertarak selama satu atau dua bulan akan meyakinkan banyak penderita bahwa penyangkalan diri adalah jalan menuju kesehatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Istirahat Sebagai Suatu Cara Pengobatan&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada sebagian orang yang membuat diri mereka sendiri sakit dengan bekerja berlebihan. Untuk ini maka istirahat, bebas dari beban, dan menu makanan yang ringan adalah perlu untuk memulihkan kesehatan. Bagi mereka yang mengalami keletihan otak dan saraf karena bekerja terus-menerus di tempat yang tertutup, jalan-jalan ke luar kota di mana mereka bisa hidup sederhana, hidup santai, berhubungan akrab dengan benda-benda alam, itu akan sangat menolong. Berjalan-jalan di ladang-ladang dan di hutan, memetik bunga-bunga, mendengarkan kicauan burung, itu akan jauh lebih menolong untuk kesembuhan mereka daripada cara lain manapun.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam keadaan sehat atau sakit, air bersih adalah satu berkat surga yang paling utama. Penggunaannya yang tepat akan meningkatkan kesehatan. Itulah minuman yang disediakan Allah untuk memuaskan rasa haus bagi hewan maupun manusia. Minumlah air dengan bebas, itu akan menolong memenuhi kebutuhan tubuh dan membantu alam untuk menangkal penyakit. Penggunaan air di luar tubuh adalah salah satu cara yang paling mudah dan paling memuaskan untuk mengatur peredaran darah. Mandi air sejuk atau air dingin adalah obat penguat paling mujarab. Mandi air hangat akan membuka pori-pori sehingga menolong pembuangan sampah-sampah dari dalam tubuh. Baik itu mandi air hangat atau mandi air biasa keduanya akan menenangkan saraf menyeimbangkan peredaran darah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tetapi banyak orang yang tidak pernah belajar dari pengalaman tentang pengaruh yang bermanfaat dari penggunaan air, malahan mereka takut akan air. Perawatan dengan air tidak dihargai sebagaimana mestinya, dan untuk memanfaatkan air secara terampil memerlukan sedikit kerepotan yang banyak orang tidak suka melakukannya. Tetapi jangan ada orang yang merasa bebas karena tidak mengetahui atau lalai dalam soal ini. Ada banyak cara penggunaan air untuk menghilangkan rasa sakit dan mengobati penyakit. Semua orang harus pintar dalam pemanfaatannya dalam perawatan sederhana di rumah. Khususnya kaum ibu harus mengetahui bagaimana caranya merawat keluarga waktu sehat dan waktu sakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bekerja adalah suatu hukum dari keberadaan kita. Setiap organ tubuh mempunyai fungsi yang sudah ditentukan, di mana bekerjanya organ-organ itu bergantunglah pertumbuhan dan kekuatan. Pekerjaan seluruh organ secara normal menghasilkan tenaga dan kebugaran, sedangkan kecenderungan untuk tidak menggunakannya membawa kepada kerusakan dan kematian. Ikatlah sebelah lenganmu walau hanya beberapa minggu, kemudian lepaskan ikatannya, maka engkau akan lihat bahwa lengan itu lebih lemah dari lengan lainnya yang digunakan selama jangka waktu yang sama. Ketidakaktifan akan mendatangkan akibat yang sama kepada seluruh sistem otot tubuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketidakaktifan itu adalah penyebab penyakit yang pasti. Gerak badan mempercepat dan mengatur keseimbangan peredaran darah, tetapi dalam kemalasan darah itu tidak mengalir dengan bebas, dan pertukaran di dalam darah itu, yang sangat perlu bagi kehidupan dan kesehatan, tidak berlangsung. Kulit juga menjadi tidak aktif. Sampah-sampah tidak dikeluarkan sebagaimana harusnya seandainya peredaran darah itu diperlancar dengan gerak badan yang bersemangat, kulit tetap terjaga dalam kondisi sehat, dan paru-paru dipenuhi dengan udara bersih dan segar. Kondisi tubuh seperti ini memberikan beban dua kali lipat kepada organ-organ pembuangan, dan penyakit pun timbullah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para penderita cacat jangan disuruh untuk tidak bergerak. Bila terjadi kelebihan beban yang serius dalam kegiatan apapun, istirahat total untuk jangka waktu tertentu kadang-kadang akan menangkal penyakit yang gawat; tetapi pada kasus penderita cacat tetap, jarang perlu menghentikan semua kegiatan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang letih karena memeras otak harus beristirahat dari &amp;nbsp;berpikir keras; tetapi janganlah mereka didorong untuk yakin bahwa adalah berbahaya menggunakan kemampuan pikiran mereka sama sekali. Banyak orang cenderung menganggap bahwa kondisi mereka lebih buruk dari yang sebenarnya. Keadaan pikiran seperti ini tidak cocok untuk kesembuhan, makanya hal itu jangan didorong.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para pendeta, guru, siswa dan para pekerja lain yang lebih banyak menggunakan otak sering menderita penyakit akibat beban mental yang tak dapat dilepaskan melalui olahraga. Apa yang diperlukan orang-orang ini ialah kehidupan yang lebih aktif. Kebiasaan-kebiasaan bertarak yang ketat ditambah dengan olahraga secara teratur, akan menghasilkan kebugaran fisik dan mental, dan juga memberi kemampuan daya tahan kepada semua pekerja yang banyak menggunakan otak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang sudah terlalu banyak menggunakan tenaga fisik seharusnya jangan didorong untuk sama sekali meninggalkan seluruh pekerjaan fisik. Tetapi pekerjaan fisik itu, supaya bermanfaat sebesar-besarnya, harus dilakukan dengan teratur dan sesuai. Gerak badan di luar rumah paling baik; kegiatan itu harus diatur untuk menguatkan organ-organ tubuh yang sudah lemah dengan cara menggunakannya, dan harus dilakukan dengan sepenuh hati; pekerjaan tangan jangan pernah merosot sehingga jadi membosankan.&lt;br /&gt;
Apabila para penderita cacat tidak melakukan apa-apa untuk mengisi waktu dan perhatian, maka pikiran mereka akan tertuju kepada diri mereka sendiri sehingga mereka menjadi sakit dan lekas marah. Banyak kali mereka tenggelam dalam perasaan-perasaan mereka yang buruk sampai mereka menganggap diri lebih buruk dari yang sebenarnya dan sama sekali tidak dapat melakukan apa-apa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam kasus-kasus seperti ini, gerak badan yang diarahkan dengan baik akan terbukti menjadi obat yang efektif. Dalam beberapa kasus pemulihan kesehatan tak dapat ditawar-tawar. Kemauan bekerja bersama-sama dengan pekerjaan menggunakan tangan; dan apa yang diperlukan oleh para penderita cacat ini ialah dibangkitkannya kemauan. Kalau kemauan berhenti, maka imajinasi menjadi tidak normal, dan tidak mungkin lagi untuk melawan penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ketidakaktifan adalah kutuk terbesar yang dapat menimpa banyak penderita cacat. Pekerjaan ringan yang bermanfaat, asalkan tidak membebani pikiran atau tubuh, membawa pengaruh yang menyenangkan terhadap keduanya. Keaktifan itu menguatkan otot, melancarkan peredaran darah dan memberikan kepuasan kepada penderita karena mengetahui bahwa dirinya bukan sama sekali tidak berguna lagi di dunia ini. Mungkin saja pada mulanya dia melakukan hanya sedikit, tetapi segera dia akan dapati kekuatannya bertambah dan jumlah hasil kerjanya pun meningkat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Gerak badan menolong orang yang bermuram durja dengan memberi keadaan yang sehat kepada organ-organ pencernaan. Terlibat dalam belajar dengan keras atau berolah raga berat segera sehabis makan menghalangi proses pencernaan; tetapi berjalan kaki sejenak setelah makan, dengan kepala tegak dan bahu ditarik ke belakang memberi keuntungan yang besar.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Walaupun semua yang dikatakan dan dituliskan tentang pentingnya hal ini, masih banyak orang yang mengabaikan gerak badan. Sebagian orang bertambah gendut karena perut dijejali dengan makanan; orang lain menjadi kurus dan lemah karena kekuatan hidup mereka sudah dihabiskan untuk membuang kelebihan makanan. Organ hati (liver) dibebani dalam usahanya membersihkan darah dari sampah-sampah, kemudian timbullah penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang kebiasaannya banyak duduk seharusnya bergerak badan di tempat terbuka setiap hari, bilamana cuaca mengizinkan, baik pada musim panas atau musim dingin. Berjalan kaki lebih baik daripada menunggang kuda atau mengemudikan kendaraan, karena otot lebih banyak bergerak. Paru-paru dipaksa untuk bergerak dengan sehat, karena tidak mungkin berjalan cepat tanpa menggiatkan paru-paru.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam banyak kasus gerak badan seperti itu lebih baik bagi kesehatan daripada pengobatan. Para dokter sering menasihati pasien-pasien mereka supaya mengadakan perjalanan dengan berlayar, pergi ke tempat di mana terdapat sumber air mineral, atau mengunjungi tempat-tempat yang berbeda iklim, yang dalam banyak kasus kalau saja mereka mau makan secara sederhana, berolah raga dengan sehat dan menggembirakan, maka kesehatan mereka akan pulih dan dengan demikian menghemat waktu dan uang.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/penggunaan-obat-obatan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhWKEYKVTeGFM3-5PYIa2RUFWYsWEs5nMIXhyphenhyphenLVPHouEhq9soTujEEdkoFnTsgb-pHxpqAdGvPiAFUxfBUujEa_6UBEetOTufgJrKKJ1LnY-33UPiifv-O05c5KXJ-QzrybCsiKSOWzpus/s72-c/penggunaan+obat.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-3432141249295408391</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 04:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T12:27:05.666+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>DOA BAGI ORANG SAKIT</title><description>&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;16&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;DOA BAGI ORANG SAKIT&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrIbBfk0S4LPBWyAEOVeetuWI-oLKXM4yhfO0ERc42Tp232poeJoIxpgFldOe957Z0L8CeUb2tlBwXSt3P2pNMXfNMVfbh1tL7_kK7x5PkXivInoer2LFxbtMcAfA89Ucyqv6Xq5RTies/s1600/sakit.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="200" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrIbBfk0S4LPBWyAEOVeetuWI-oLKXM4yhfO0ERc42Tp232poeJoIxpgFldOe957Z0L8CeUb2tlBwXSt3P2pNMXfNMVfbh1tL7_kK7x5PkXivInoer2LFxbtMcAfA89Ucyqv6Xq5RTies/s320/sakit.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kitab Suci mengatakan bahwa "mereka harus selalu berdoa dengan tidak jemu-jemu"1; dan kalau ada waktu yang mereka rasakan perlu berdoa, itulah waktu ketika kekuatan hilang dan hidup itu rasanya sedang terlepas dari pegangan mereka. Seringkali mereka yang sehat-sehat melupakan kemurahan ajaib yang diberikan kepada mereka setiap hari, dari tahun ke tahun, dan mereka tidak memuji Allah karena berkat-berkat-Nya. Tetapi bilamana jatuh sakit, barulah teringat pada Allah. Bilamana kekuatan manusia hilang, manusia baru merasa perlunya pertolongan ilahi. Dan tidak pernah Allah kita yang pemurah itu berpaling dari jiwa yang sungguh-sungguh mencari pertolongan-Nya. Dialah perlindungan pada waktu sakit dan waktu sehat.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Seperti bapa sayang pada anak-anaknya, demikian tuhan sayang pada orang-orang yang takut akan Dia. Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat bahwa kita ini debu."2&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka; mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut."3&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
"Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesengsaraan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka. Disampaikan firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur."4&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah bersedia memulihkan kesehatan orang sakit sekarang ini sama seperti ketika Roh Kudus mengucapkan kata-kata ini melalui pemazmur. Dan Kristus adalah tabib yang berbelas kasihan sekarang ini sama seperti selama pelayanan-Nya di dunia ini. Dalam diri-Nya ada balsem penyembuh untuk segala macam penyakit, dan kuasa yang memulihkan bagi setiap kelemahan. Murid-murid-Nya sekarang ini harus berdoa bagi orang sakit sama seperti murid-murid-Nya pada zaman dulu itu berdoa. Kesembuhan akan menyusul, karena "doa yang diucapkan dalam iman akan menyelamatkan orang sakit." Kita memiliki kuasa Roh Kudus, jaminan iman yang pasti, yang dapat menuntut janji-janji Allah. Tuhan berjanji: "Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh,"5 dan janji ini dapat dipercaya sekarang ini sama seperti pada zaman rasul-rasul. Kuasa itu menyatakan kesempatan anak-anak Allah, dan iman kita harus berpaut pada semua yang dicakupnya. Hamba-hamba Kristus adalah saluran pekerjaan-Nya, dan melalui mereka itu Ia ingin menjalankan kuasa penyembuhan-Nya. Adalah tugas kita untuk membawa orang sakit dan menderita kepada Allah dalam lengan iman kita. Kita harus mengajar mereka agar percaya pada Penyembuh Yang Agung itu.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Juruselamat mau agar kita membesarkan hati orang sakit, orang yang putus asa dan yang menderita, untuk berpaut pada kekuatan-Nya. Melalui doa dan iman, kamar orang sakit itu dapat diubah menjadi sebuah Betel. Dalam perkataan dan perbuatan, para dokter dan perawat dapat mengucapkan dengan jelas sehingga tidak bisa &amp;nbsp;disalahtafsirkan, "Allah ada di tempat ini" untuk menyelamatkan, bukan untuk membinasakan. Kristus ingin menyatakan kehadiran-Nya di kamar pasien, memenuhi hati para dokter dan perawat dengan kemanisan kasih-Nya. Kalau kehidupan orang-orang yang melayani si pasien itu sedemikian rupa sehingga Kristus dapat menemani mereka ke sisi tempat tidur pasien, maka akan timbul dalam diri pasien itu keyakinan bahwa Juruselamat yang pemurah itu hadir di situ, dan keyakinan ini dengan sendirinya akan menolong menyembuhkan jiwa raganya.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah mendengar doa. Kristus telah mengatakan, "Jika kamu meminta sesuatu kepadaku dalam nama-Ku, Aku akan melakukan-Nya." Sekali lagi Ia katakan, "Barang siapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa."6 Jikalau kita hidup sesuai dengan firman-Nya, setiap janji indah yang telah Ia berikan akan digenapi dalam diri kita. Kita tidak layak memperoleh kemurahan-Nya, tetapi kalau kita menyerahkan diri kita kepada-Nya maka Ia menerima kita. Ia akan bekerja untuk dan melalui mereka yang mengikut Dia.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tetapi hanya kalau kita hidup dalam penurutan akan firman-Nya kita dapat menuntut kegenapan janji-janji-Nya. Pemazmur mengatakan, "Seandainya ada niat jahat dalam hatiku, tentulah Tuhan tidak mau mendengar."7 Jika kita menyerahkan kepada-Nya penurutan yang setengah-setengah hati, janji-janji-Nya itu tidak akan digenapi dalam diri kita.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam firman Allah kita mempunyai petunjuk yang berhubungan dengan doa khusus bagi kesembuhan orang sakit. Tetapi melayangkan doa seperti itu merupakan suatu tindakan yang paling khidmat, dan tidak boleh melakukannya tanpa pertimbangan yang seksama. Dalam banyak kasus doa penyembuhan orang sakit, apa yang disebut iman itu tidak lain dari kepongahan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Banyak orang yang mendatangkan penyakit bagi diri mereka melalui pemanjaan diri. Mereka tidak hidup sesuai dengan hukum alam atau prinsip-prinsip kesucian yang ketat. Orang-orang lain telah melecehkan hukum kesehatan dalam kebiasaan makan, minum, berpakaian atau pekerjaan mereka. Seringkali ada bentuk kejahatan adalah akibat dari kelemahan pikiran dan tubuh. Sekiranya orang-orang ini memperoleh berkat kesehatan, banyak di antaranya yang akan terus melakukan hal yang sama yaitu pelanggaran hukum alam dan hukum-hukum rohani Allah, dengan anggapan bahwa kalau Allah menyembuhkan mereka sebagai jawaban doa, maka mereka bebas melanjutkan praktik-praktik hidup yang tidak sehat dan memanjakan selera yang salah tanpa pengekangan. Sekiranya Allah mengadakan mukjizat untuk memulihkan kesehatan orang-orang ini, itu berarti Ia mendorong dosa.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sia-sialah mengajar orang supaya memandang kepada Allah sebagai penyembuhan kelemahan-kelemahan mereka, kecuali mereka juga diajar untuk meninggalkan praktik-praktik yang tidak menyehatkan. Untuk menerima berkat-Nya sebagai jawaban atas doa, mereka harus berhenti berbuat jahat dan belajar berbuat baik. Lingkungan mereka harus bersih, kebiasaan hidupnya harus benar. Mereka harus hidup selaras dengan hukum Allah, baik hukum alam maupun hukum rohani.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;mb&gt;Pengakuan Dosa&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kepada mereka yang ingin berdoa agar kesehatannya pulih seharusnya dijelaskan bahwa pelanggaran terhadap hukum Allah, baik itu hukum alam atau hukum rohani, adalah dosa, dan agar manusia menerima berkat-Nya maka dosa harus diakui dan ditinggalkan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kitab suci menganjurkan kita "Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kau sembuh."8 Kepada orang yang minta didoakan, hadapkanlah pemikiran ini: "Kita tidak dapat membaca hati, atau mengetahui rahasia kehidupanmu. Hal ini hanya diketahui oleh dirimu dan oleh Allah. Jikalau engkau bertobat dari dosa-dosamu, adalah tugasmu untuk mengakuinya." Dosa yang bersifat pribadi harus diakui kepada Kristus, satu-satunya pengantara antara Allah dan manusia. Namun "jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus yang adil."9 Setiap dosa adalah melawan Allah dan harus diakui kepada-Nya melalui Kristus. Setiap dosa terang-terangan harus diakui pula secara terang-terangan. Kesalahan yang dilakukan terhadap sesamanya haruslah dibereskan dengan orang &amp;nbsp;kepada siapa kita berbuat kesalahan. Jika ada seseorang yang mencari kesehatan bersalah karena mengucapkan kata yang kasar, kalau mereka telah menanam bibit perselisihan di rumah tangga, dengan tetangga, atau di gereja, dan telah menimbulkan perpecahan dan kerusuhan, jika mereka dengan perbuatan yang salah mereka telah membuat orang lain berdosa, hal-hal ini haruslah diakui di hadapan Allah dan di hadapan mereka yang bersangkutan. "Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."10&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Apabila kesalahan-kesalahan telah diperbaiki, kita dapat menghadapkan kebutuhan orang sakit itu kepada Tuhan dalam iman yang sungguh, sebagaimana Roh-Nya bisa tunjukkan kepada kita. Ia mengenal setiap orang dengan namanya, dan memelihara masing-masing seakan-akan tidak ada lagi orang lain di dunia ini untuk siapa Ia sudah mengaruniakan Putra-Nya yang kekasih itu. Karena begitu besar dan begitu pasti kasih Allah itu, maka orang sakit itu harus didorong untuk percaya pada-Nya dan bergembira. Merisaukan diri sendiri cenderung mengakibatkan kelemahan dan penyakit. Kalau mereka bangkit dari tekanan dan kesusahan, maka harapan kesembuhan akan lebih baik; karena "sesungguhnya mata Tuhan tertuju kepada mereka yang takut akan Dia, kepada mereka yang berharap akan kasih setia-Nya."11&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Dalam doa bagi orang sakit haruslah diingat bahwa "kita tidak tahu bagaimana sebenarnya harus berdoa."12 Kita tidak tahu apakah berkat yang kita inginkan itu adalah yang terbaik atau tidak. Karena itu doa kita harus mencakup pemikiran ini: "Tuhan, Engkau tahu rahasia setiap jiwa. Engkau telah mengenal orang-orang ini. Yesus, Pembela mereka, telah memberikan hidup-Nya bagi mereka. Kasih-Nya bagi mereka, telah lebih besar dari kasih kami. Kalau begitu, kalau demi kemuliaanmu dan kebaikan orang-orang yang menderita, kami mohon, dalam nama Yesus, agar kesehatan mereka dapat dipulihkan, kami mohon agar anugerah-Mu dapat menghibur dan hadirat-Mu dapat mempertahankan mereka dalam penderitaan."&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Allah mengetahui akhir dari suatu permulaan. Ia mengenal hati semua orang. Ia membaca setiap rahasia jiwa. Ia tahu apakah mereka yang didoakan itu dapat atau tidak dapat bertahan menghadapi cobaan-cobaan yang akan menimpa mereka sekiranya mereka hidup. Ia tahu apakah hidup mereka akan menjadi berkat atau kutuk bagi mereka sendiri dan bagi dunia ini. Inilah salah satu sebab mengapa sementara kita menghadapkan permohonan dengan sungguh-sungguh kita harus mengatakan: "Bukanlah kehendakku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."13 Yesus menambahkan kata-kata penyerahan ini kepada kebijaksanaan dan kehendak Allah ketika berada di Taman Getsemani itu Ia memohon, "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku."14 Dan kalau kata-kata itu cocok bagi Dia, Anak Allah, jauh lebih pantas lagi perkataan seperti itu meluncur dari bibir orang-orang berdosa yang fana!&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Jalan yang senantiasa ditempuh ialah menyerahkan segala keinginan kita kepada Bapa kita di surga yang bijaksana itu, kemudian dalam keyakinan yang sempurna kita berharap pada-Nya. Kita tahu bahwa Allah mendengar jika kita meminta sesuai dengan kehendak-Nya. Tetapi mendesakkan permohonan kita tanpa roh penyerahan tidaklah benar; doa-doa kita haruslah dalam bentuk pengantaraan, bukan bentuk perintah.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Ada kasus-kasus di mana Allah melakukan dengan pasti oleh kuasa ilahi-Nya untuk memulihkan kesehatan. Tetapi tidak semua orang sakit disembuhkan. Banyak yang sudah tidur dalam Yesus. Yohanes sewaktu di Pulau Patmos disuruh untuk menuliskan: "Berbahagialah orang-orang mati yang mati dalam Tuhan, sejak sekarang ini. Sungguh, kata roh, supaya mereka boleh beristirahat dari jerih lelah mereka , karena segala perbuatan mereka menyertai mereka."15 Dari sini kita melihat bahwa kalau orang tidak disembuhkan, janganlah dengan ini mereka dihakimi sebagai orang yang kurang beriman.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kita semua menginginkan jawaban yang segera dan langsung kepada doa kita, dan tergoda untuk kecewa bilamana jawaban itu tertunda atau datang dalam bentuk yang tidak diharapkan. Tetapi Allah terlalu bijaksana dan baik untuk selalu menjawab doa kita pada waktunya dan sesuai dengan yang kita inginkan. Ia akan berbuat lebih banyak dan lebih baik bagi kita daripada memenuhi segala yang kita inginkan. Dan karena kita bisa percaya pada hikmat dan kasih-Nya, maka janganlah kita meminta-Nya untuk terserah kepada kemauan kita, tetapi berusaha untuk menuruti dan melaksanakan maksud-Nya. Keinginan dan kepentingan kita seharusnya hilang di balik kehendak-Nya. Pengalaman-pengalaman yang menguji iman kita ini adalah demi kebaikan kita. Dengan itu dinyatakan apakah iman kita sejati dan tulus, berdasarkan pada firman Allah saja, ataukah bergantung kepada keadaan, bersifat tidak pasti dan berubah-ubah. Iman dikuatkan dengan latihan. Kita harus membiarkan kesabaran melakukannya dengan sempurna, mengingat bahwa ada janji-janji indah dalam Kitab Suci bagi mereka yang menantikan Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Tidak semua orang memahami prinsip-prinsip ini. Banyak orang yang mencari kemurahan penyembuhan Tuhan yang berpikir bahwa mereka harus mendapat jawaban secara langsung dan segera terhadap doa-doa mereka, kalau tidak iman mereka cacat. Oleh karena itu, mereka yang sudah dilemahkan oleh penyakit perlu diberi nasihat dengan bijaksana, agar mereka berlaku dengan seksama. Mereka tidak boleh mengabaikan tugasnya terhadap sahabat-sahabat yang bisa mempertahankan mereka terus hidup, atau lalai menggunakan bahan-bahan alami untuk pemulihan kesehatan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Sering terdapat bahaya kesalahan di sini. Karena percaya mereka akan disembuhkan sebagai jawaban doa, sebagian orang takut melakukan apa saja yang bisa menunjukkan kurangnya iman. Tetapi mereka jangan lalai mengatur urusan-urusan mereka itu sebaik-baiknya sebagaimana mereka ingin lakukan kalau mereka berharap untuk diganti karena kematian. Jangan pula mereka takut mengucapkan kata-kata dorongan atau nasihat yang pada saat perpisahan ingin mereka ucapkan kepada kekasih-kekasih mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Mereka yang mencari kesembuhan dengan doa jangan mengabaikan penggunaan bahan-bahan pengobatan yang ada pada mereka. Bukanlah menyangkal iman kalau menggunakan obat-obat demikian karena Allah telah menyediakannya untuk mengurangi rasa sakit dan membantu alam melaksanakan pekerjaan pemulihannya. Bukanlah menyangkal iman kalau bekerjasama dengan Allah, dan menempatkan diri dalam kondisi yang paling cocok untuk sembuh. Allah telah memberi kuasa kepada kita untuk mengetahui hukum-hukum kehidupan. Pengetahuan ini telah ditempatkan dalam jangkauan kita untuk digunakan. Kita harus menggunakan setiap fasilitas demi pemulihan kesehatan, menggunakan setiap kesempatan yang ada, bekerja sesuai dengan hukum-hukum alam. Apabila kita sudah berdoa untuk kesembuhan orang sakit, kita dapat bekerja mengerahkan segenap kekuatan sambil berterima kasih kepada Allah karena mendapat kesempatan bekerjasama dengan Dia, dan memohon berkat-Nya atas sarana yang Ia sendiri telah sediakan.&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Kita mendapat persetujuan dari firman Allah untuk menggunakan bahan-bahan pengobatan. Hizkia, raja Israel, menderita sakit dan seorang nabi Allah membawa pekabaran kepadanya bahwa dia harus mati. Dia berseru kepada Tuhan, dan Tuhan mendengarkan hamba-Nya serta mengirim satu berita bahwa limabelas tahun harus ditambahkan kepada umurnya. Nah, sepatah kata dari Allah dapat langsung menyembuhkan Hizkia; tetapi ada petunjuk khusus diberikan: "Baiklah diambil sebuah kue ara dan di taruh pada barah itu, supaya sembuh!"16&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
===============================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;mi&gt;"Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu. Maka sekarang tegaklah kepalaku, mengatasi musuhku sekeliling aku; Dalam kemah-Nya aku mau mempersembahkan korban dengan sorak sorai; Aku menyanyi dan bermazmur bagi TUHAN."&lt;md&gt;17&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Pada satu peristiwa, Kristus mengusap mata seorang buta dengan tanah liat dan menyuruhnya, "Pergilah, basuhlah dirimu dalam kolam Siloam. . . . Maka pergilah orang itu, ia membasuh dirinya lalu kembali dengan matanya sudah melek."18 Penyembuhan itu dapat saja dilakukan oleh kuasa Penyembuh Agung itu, namun Kristus menggunakan bahan-bahan yang sederhana dari alam. Sementara Ia tidak menyetujui penggunaan obat keras, Ia menyetujui penggunaan obat alami yang sederhana.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
Bilamana kita sudah berdoa untuk kesembuhan orang sakit, apapun hasilnya, janganlah kita kehilangan iman akan Allah. Kalau kita dipanggil untuk menghadapi kesedihan, biarlah kita menerima cawan yang pahit itu, sambil mengingat bahwa tangan Allah yang mengantar cawan itu ke bibir kita. Tetapi seandainya kesehatan dipulihkan, janganlah dilupakan bahwa penerima kemurahan penyembuhan itu berada di bawah kewajiban baru terhadap Khalik. Ketika sepuluh orang kusta itu disembuhkan, hanya seorang yang kembali menemui Yesus dan memuliakan-Nya. Janganlah kiranya ada di antara kita yang seperti sembilan orang kusta yang tidak berpikir itu, yang hatinya tidak dijamah oleh kemurahan Allah. "Setiap pemberian yang baik, dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran."18&lt;/div&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/doa-bagi-orang-sakit.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjrIbBfk0S4LPBWyAEOVeetuWI-oLKXM4yhfO0ERc42Tp232poeJoIxpgFldOe957Z0L8CeUb2tlBwXSt3P2pNMXfNMVfbh1tL7_kK7x5PkXivInoer2LFxbtMcAfA89Ucyqv6Xq5RTies/s72-c/sakit.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-7112554553356001852</guid><pubDate>Tue, 01 Nov 2016 04:15:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T12:15:57.062+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PERAWATAN ORANG SAKIT</title><description>&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;PERAWATAN ORANG SAKIT&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;mi&gt;"Mereka akan menumpangkan tangan di atas orang sakit, dan orang sakit itu akan sembuh."&lt;/mi&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;15&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;DI KAMAR PASIEN&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Eq_QtIZzahFhNDajtNR9flbHRvWKEasAYw_VEym-tamEZiUoG3Q86OHIuMGi_Ht4W4l7hBCWSqL7_cWfuuiJktmz_gIPPJb7dh1bQtm0fnbjlgcGVt7m35DultmHMlmXRdYa9Nr4lws/s1600/kamar+pasien.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Eq_QtIZzahFhNDajtNR9flbHRvWKEasAYw_VEym-tamEZiUoG3Q86OHIuMGi_Ht4W4l7hBCWSqL7_cWfuuiJktmz_gIPPJb7dh1bQtm0fnbjlgcGVt7m35DultmHMlmXRdYa9Nr4lws/s320/kamar+pasien.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Mereka yang melayani orang sakit seharusnya memahami pentingnya perhatian yang teliti terhadap semua hukum kesehatan. Tidak ada penurutan terhadap hukum-hukum kesehatan ini yang lebih penting daripada di kamar pasien. Tak ada hal lain yang begitu bergantung pada kesetiaan terhadap hal-hal yang kecil di pihak para perawat. Dalam kasus penyakit yang gawat, kelalaian kecil dan ketidaktelitian sedikit saja terhadap keperluan-keperluan atau bahaya-bahaya khusus dari si pasien, pernyataan rasa takut, kehebohan, atau sifat lekas marah, bahkan sikap kurang simpati, semua itu dapat mengubah keadaan antara hidup dan mati, dan mengakibatkan seorang pasien masuk ke liang kubur yang sebenarnya bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Daya guna seorang perawat sangat bergantung pada kebugaran &amp;nbsp;fisiknya. Makin baik kesehatannya, makin sanggup dia menghadapi ketegangan merawat orang sakit, dan lebih berhasil dia melakukan tugasnya. Mereka yang merawat orang sakit harus menaruh perhatian khusus terhadap menu makanan, kebersihan, udara segar dan gerak badan. Demikian pula ketelitian di pihak keluarga akan menyanggupkan mereka juga untuk menanggung beban tambahan yang dipikulkan pada mereka, dan akan membantu menghindari mereka dari penularan penyakit.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;mi&gt;"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang unik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."&lt;md&gt;1&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau penyakitnya gawat sehingga memerlukan layanan perawat siang dan malam, pekerjaan itu harus dibagi kepada sedikitnya dua orang perawat yang terampil, supaya masing-masing mendapat kesempatan untuk beristirahat atau gerak badan di udara segar. Ini penting teristimewa pada kasus di mana sulit mendapatkan udara segar di ruang pasien itu, kadang-kadang ventilasinya terbatas, dan nyawa si pasien maupun perawat sering dalam bahaya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Jika amaran yang tepat diperhatikan, penyakit-penyakit yang tidak menular tidak perlu terjangkit pada orang lain. Biarlah kebiasaan itu benar, dan dengan kebersihan serta ventilasi yang memadai kamar pasien akan terjaga dari unsur-unsur beracun. Dalam kondisi demikian, pasien akan lebih mudah sembuh, dan dalam kebanyakan kasus baik para perawat atau anggota keluarga tidak akan ketularan penyakit itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Sinar Matahari, Ventilasi dan Suhu Udara&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/span&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
Untuk memperoleh kondisi yang sangat nyaman bagi pasien supaya sembuh, kamar yang ditempatinya haruslah besar, terang dan menyenangkan, dengan ventilasi yang memadai. Kamar yang paling memenuhi persyaratan ini yang ada di rumah itulah yang harus dipilih untuk kamar pasien. Banyak rumah yang tidak mempunyai persiapan khusus dengan ventilasi yang memadai, dan sulit untuk mendapatkannya; tetapi setiap usaha yang memungkinkan harus dilakukan untuk mengatur kamar pasien agar dapat dilalui udara segar siang dan malam.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh mungkin suhu kamar pasien pun harus dijaga. Gunakan sebuah termometer. Mereka yang menjaga orang sakit, karena sering kurang tidur atau terbangun waktu malam untuk mengurus pasien, mungkin saja terkena dingin sehingga tidak dapat merasakan suhu ruangan yang menyehatkan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Makanan&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bagian yang penting dari tugas perawat ialah mengatur makanan pasien. Pasien tidak boleh dibiarkan menderita atau menjadi lemah karena kurang gizi, atau kemampuan pencernaannya menjadi lemah karena bebannya berlebihan. Berhati-hati dalam menyediakan dan menyajikan makanan supaya enak, tetapi pertimbangan yang bijaksana diperlukan untuk menyesuaikannya dengan kebutuhan pasien, dari segi banyaknya maupun mutunya. Khususnya dalam proses pemulihan, ketika selera makannya bertambah besar padahal kemampuan alat pencernaannya belum pulih, ada bahaya besar menyebabkan cedera akibat kesalahan dalam mengatur makanan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Tugas-tugas Para Perawat&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para perawat dan semua orang yang bertugas di kamar pasien haruslah gembira, tenang dan mengendalikan diri. Semua tindakan tergesa-gesa, kegemparan, atau kebingungan, harus dihindari. Pintu harus dibuka dan ditutup dengan hati-hati, dan seisi rumah harus dijaga tetap tenang. Pada kasus terjadinya demam, perhatian khusus diperlukan selama krisis dan waktu demam itu mulai sembuh.&lt;br /&gt;
Kemudian pengawasan terus-menerus sering diperlukan. Kebodohan, kealpaan dan kesembronoan telah menyebabkan kematian banyak pasien yang sebenarnya bisa hidup sekiranya mereka mendapat perawatan yang memadai dari perawat-perawat yang bijaksana dan berhati-hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mi&gt;"Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya. Bangsaku akan diam di tempat yang damai, di tempat tinggal yang tenteram, di tempat peristirahatan yang aman."&lt;md&gt;2&amp;nbsp;&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Menjenguk Orang Sakit&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah kebaikan yang menyesatkan dan sikap kesopanan palsu untuk terlalu banyak menjenguk si pasien. Orang-orang yang sakit keras seharusnya tidak boleh dijenguk. Kegembiraan yang berkaitan dengan menerima kedatangan pengunjung dapat melelahkan si pasien pada waktu dia sangat memerlukan istirahat yang tenang tanpa gangguan.&lt;br /&gt;
&lt;script async="" src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- sdachurchblogging_main_Blog1_1x1_as --&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;ins class="adsbygoogle" data-ad-client="ca-pub-5285777538040742" data-ad-format="auto" data-ad-slot="5939413519" style="display: block;"&gt;&lt;/ins&gt;&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;

Bagi orang yang sedang dalam proses penyembuhan atau pasien yang menderita penyakit kronis, seringkali menyenangkan bagi dia untuk sekadar mengetahui bahwa dia diingat; tetapi kepastian ini yang disertai dengan pesan simpati atau hadiah kecil sering akan lebih mengena daripada kunjungan, dan tanpa ada bahayanya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Perawatan di Rumah Sakit&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam rumah sakit atau sanitarium, di mana perawat senantiasa bergaul dengan sejumlah besar orang sakit, diperlukan usaha yang keras supaya selalu menyenangkan dan gembira, dan menunjukkan perhatian yang penuh dalam setiap perkataan dan tindakan. Di lembaga-lembaga ini, adalah hal yang paling penting agar para perawat berusaha melakukan tugasnya dengan baik dan bijaksana. Mereka perlu tetap ingat bahwa dalam tugas sehari-hari mereka sedang melayani Kristus Tuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;mi&gt; "Janganlah takut sebab Aku menyertai engkau, jangan bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan."&lt;md&gt;3&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Orang sakit memerlukan kata-kata bijaksana yang diucapkan kepada mereka. Para perawat harus mempelajari Alkitab setiap hari agar mereka dapat mengucapkan kata-kata yang akan meringankan dan menolong yang sedang menderita. Malaikat-malaikat Allah berada di dalam kamar di mana para penderita itu sedang dilayani, dan suasana yang meliputi jiwa orang yang merawat itu harus murni dan harum. Para dokter dan perawat seyogianya menyenangi prinsip-prinsip Kristus. Dalam hidup mereka kebaikan-kebaikan-Nya harus nampak. Maka melalui apa yang mereka lakukan dan katakan, mereka dapat menarik si pasien kepada Juruselamat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Perawat Kristen, sambil melakukan perawatan untuk pemulihan kesehatan, akan dengan senang hati dan berhasil menarik pikiran pasien kepada Kristus sebagai penyembuh jiwa maupun badan. Pandangan-pandangan yang dikemukakan, sedikit demi sedikit akan mempunyai berpengaruh. Para perawat yang lebih tua tidak boleh kehilangan kesempatan yang baik dalam menarik perhatian pasien kepada Kristus. Mereka harus tetap siap memadukan penyembuhan rohani dengan penyembuhan jasmani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan cara yang paling sopan dan paling lemah lembut para perawat harus mengajarkan bahwa orang yang mau disembuhkan harus berhenti melanggar hukum Allah. Dia harus berhenti memilih kehidupan yang penuh dosa. Allah tidak dapat memberkati seorang yang terus menerus mendatangkan penyakit dan penderitaan bagi dirinya sendiri karena dengan sengaja melanggar hukum surga. Tetapi Kristus, melalui Roh Kudus, datang sebagai suatu kuasa yang menyembuhkan kepada mereka yang berhenti melakukan kejahatan dan belajar berbuat baik.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang tidak mengasihi Allah akan senantiasa berbuat melawan kepentingan terbaik bagi tubuh dan jiwa. Tetapi mereka yang sadar akan pentingnya hidup menurut kepada Allah di dunia yang jahat sekarang ini akan rela berpisah dari setiap kebiasaan yang salah. Rasa bersyukur dan kasih akan memenuhi hati mereka. Mereka mengetahui bahwa Kristus adalah sahabat mereka. Dalam banyak kasus kesadaran bahwa mereka mempunyai seorang sahabat demikian itu lebih berarti bagi orang-orang yang sedang menderita dalam pemulihan kesehatan dibanding dengan perawatan yang dapat diberikan. Tetapi kedua bidang pelayanan ini penting. Keduanya harus berjalan bersama-sama.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/11/perawatan-orang-sakit.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0Eq_QtIZzahFhNDajtNR9flbHRvWKEasAYw_VEym-tamEZiUoG3Q86OHIuMGi_Ht4W4l7hBCWSqL7_cWfuuiJktmz_gIPPJb7dh1bQtm0fnbjlgcGVt7m35DultmHMlmXRdYa9Nr4lws/s72-c/kamar+pasien.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-3649017373796806503</guid><pubDate>Mon, 31 Oct 2016 09:31:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T11:50:21.494+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PENGINJILAN KEPADA ORANG KAYA</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;14&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;PENGINJILAN KEPADA ORANG KAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKomPecMXF0YTAeZsqnXzakxhOaNOO3tFnU1f_rk10si1qHkcY37gv1hC6-uE8zZh4WCqT7-Sgq0U1y3_23D-nRcNv-9aakCjE_nsWN5pukIdce9yC_RWp9h_Xiwd-VFig5HxD81V-biM/s1600/Rumah-Mewah.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="256" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKomPecMXF0YTAeZsqnXzakxhOaNOO3tFnU1f_rk10si1qHkcY37gv1hC6-uE8zZh4WCqT7-Sgq0U1y3_23D-nRcNv-9aakCjE_nsWN5pukIdce9yC_RWp9h_Xiwd-VFig5HxD81V-biM/s320/Rumah-Mewah.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kornelius, penghulu laskar Roma, adalah orang kaya dan keturunan ningrat. Kedudukannya adalah satu kepercayaan dan kehormatan. Lahir sebagai seorang kafir, dibina dan dididik melalui hubungan dengan orang Yahudi, dia telah mendapat pengetahuan tentang Allah yang benar, lalu dia menyembah-Nya sambil menunjukkan ketulusan imannya dengan menaruh belas kasihan kepada orang miskin. "Ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah."1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kornelius tidak mengetahui injil sebagaimana dinyatakan dalam hidup dan kematian Kristus, dan Allah mengirim pekabaran langsung dari surga kepadanya, dan melalui pekabaran lain menuntun rasul Petrus untuk melawat dan mengajar dia. Kornelius tidak bergabung dengan gereja Yahudi, dan tentunya dia dianggap kafir dan najis oleh imam-imam Yahudi; tetapi Allah membaca ketulusan hatinya lalu mengutus para pesuruh dari takhta-Nya bergabung dengan hamba-Nya di bumi dalam mengajarkan injil kepada pejabat Roma ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Demikianlah sekarang ini Allah sedang mencari jiwa-jiwa di antara pejabat tinggi maupun rakyat jelata. Ada banyak orang seperti Kornelius, yaitu orang-orang yang Ia ingin supaya bergabung dengan gereja-Nya. Mereka menaruh rasa simpati terhadap umat Tuhan. Tetapi ikatan dengan dunia ini menjerat mereka dengan ketat. Diperlukan keberanian moral bagi orang -orang ini untuk bergaul dengan kalangan rendahan. Ikhtiar khusus harus dibuat untuk jiwa-jiwa ini, yang sedang berada dalam bahaya besar karena tanggungjawab dan pergaulan mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang telah dikatakan tentang kewajiban kita terhadap orang miskin yang diabaikan; bukankah perhatian juga harus diberikan kepada orang-orang kaya yang diabaikan? Banyak orang yang menganggap golongan ini sebagai tidak berpengharapan dan hanya sedikit berbuat untuk membuka mata mereka, yang karena dibutakan dan disilaukan oleh kemuliaan duniawi telah kehilangan kekekalan dari pandangan mereka. Ribuan orang kaya telah memasuki liang lahat tanpa mendapat amaran. Tetapi walaupun mereka itu kelihatan acuh tak acuh, banyak di antara orang kaya yang menanggung beban jiwa. "Siapa yang mencintai kekayaan tidak puas dengan penghasilannya. Ini pun sia-sia." Dia yang berkata kepada kencana, "Engkaulah kepercayaanku" telah "menyangkal Allah yang di atas." "Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya, karena terlalu mahal pembebasan nyawanya dan tidak melihat lubang kubur."2&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kekayaan dan kehormatan dunia tidak dapat memuaskan jiwa. Banyak di antara orang kaya yang rindu akan jaminan ilahi, suatu pengharapan rohani. Banyak yang merindukan sesuatu yang dapat mengakhiri hidup mereka yang monoton dan tidak bertujuan. Banyak pula dalam hidup ini merasakan keperluan akan sesuatu yang mereka tidak punyai. Hanya sedikit di antara mereka yang pergi ke gereja, karena mereka merasa hanya mendapat sedikit manfaat. Ajaran yang mereka dengar tidak menyentuh hati. Apakah kita tidak akan mengadakan pendekatan pribadi terhadap mereka?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di antara korban kekurangan dan korban dosa didapati mereka yang pernah mempunyai kekayaan. Orang-orang yang memiliki berbagai keterampilan dan kedudukan yang berbeda dalam kehidupan yang telah dikalahkan oleh kecemaran-kecemaran dunia, oleh penggunaan &amp;nbsp;minuman keras, oleh pemanjaan nafsu, dan telah jatuh di bawah penggodaan. Sementara orang-orang sudah jatuh ini memerlukan belas kasihan dan pertolongan, bukankah suatu perhatian harus diberikan kepada orang-orang yang belum sempat terperosok sedalam itu, tetapi sedang melangkahkan kaki di jalan yang sama?&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ribuan orang yang berada pada kedudukan terpercaya dan terhormat sedang memanjakan kebiasaan yang dapat merusak jiwa dan tubuh. Para pelayanan injil, pejabat pemerintah, pengarang, orang-orang kaya dan yang berbakat, orang-orang yang mempunyai kemampuan bisnis yang luas dan kemampuan untuk penggunaannya, sedang dalam bahaya maut karena mereka tidak menyadari pentingnya pengendalian diri dalam segala hal. Mereka perlu memberikan perhatian kepada prinsip-prinsip pertarakan, bukan dalam arti yang sempit atau berat sebelah, tetapi di dalam terang maksud Allah yang besar terhadap umat manusia. Seandainya prinsip-prinsip pertarakan yang sejati itu ada di depan mereka, maka banyak sekali orang dari kalangan atas yang akan mengakui nilai dari prinsip-prinsip itu dan menerimanya dengan segenap hati.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kita harus menunjukkan kepada orang-orang ini akibat dari pemanjaan berbahaya yang mengurangi kemampuan fisik, mental dan moral. Bantulah mereka menyadari tanggungjawab mereka sebagai penatalayan-penatalayan dari karunia-karunia Allah. Tunjukkanlah kepada mereka kebaikan apa yang dapat dilakukan dengan uang yang sekarang mereka belanjakan untuk sesuatu yang hanya membahayakan mereka saja. Kemukakanlah sumpah pertarakan yang hakiki, imbaulah agar uang yang dibelanjakan untuk minuman keras, tembakau atau kegemaran-kegemaran lain sebagainya digunakan untuk menolong orang miskin yang sakit atau untuk mendidik anak-anak dan orang muda demi kegunaan mereka di dunia ini. Tidak banyak yang akan menolak imbauan seperti itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;mi&gt;"Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam injil, karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani."&lt;md&gt;3&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada bahaya lain yang khususnya mengancam orang kaya, dan ini juga merupakan bidang pelayanan bagi misionaris kesehatan. Sangat banyak orang yang makmur di dunia ini, yang tidak pernah tunduk kepada bentuk-bentuk kejahatan yang lazim, namun menuju kebinasaan karena cinta akan kekayaan. Mangkuk yang sukar dibawa bukanlah mangkuk yang kosong, tetapi yang penuh sampai ke bibirnya. Inilah yang perlu diseimbangkan dengan sangat hati-hati. Penderitaan dan kesengsaraan mendatangkan kekecewaan dan kesedihan; tetapi kemakmuranlah yang paling berbahaya bagi kehidupan rohani.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang menderita kemunduran dilambangkan dengan semak yang dilihat Musa di padang belantara, yang walaupun menyala tetapi tidak hangus. Malaikat Tuhan ada di tengah-tengah semak itu. Jadi di dalam kehinaan dan penderitaan pun terang hadirat dari yang Tidak Kelihatan itu menerangi kita untuk menghibur dan memelihara. Seringkali doa dilayangkan bagi mereka yang menderita penyakit atau kesengsaraan; tetapi doa-doa kita paling dibutuhkan oleh orang-orang yang kepada mereka dipercayakan dengan kemakmuran dan pengaruh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di lembah kehinaan di mana manusia merasakan kebutuhannya dan bersandar pada Allah untuk menuntun langkah kaki mereka, ada keselamatan yang sebanding. Tetapi orang yang dianggap berdiri di puncak yang tinggi, dan yang dianggap memiliki kebijaksanaan besar karena jabatannya--mereka ini berada dalam bahaya besar. Kecuali orang-orang seperti ini bergantung pada Allah, mereka pasti jatuh.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Alkitab tidak mempersalahkan orang karena kaya, asalkan dia mengumpulkan kekayaannya secara jujur. Bukan uang, tetapi cinta akan uang itulah akar segala kejahatan. Adalah Allah yang memberikan kepada manusia kekuatan untuk meraih kekayaan; dan di tangan dia yang bertindak sebagai penatalayan Allah dengan menggunakan hartanya secara tidak mementingkan diri maka kekayaan itu merupakan suatu berkat, baik bagi pemiliknya maupun bagi dunia. Tetapi banyak dari mereka yang terbelit dalam perhatian akan harta dunia menjadi tidak peka terhadap tuntutan-tuntutan Allah dan kebutuhan sesamanya. Mereka menganggap kekayaan mereka itu sebagai alat untuk memuliakan diri sendiri. Mereka mengumpulkan rumah dan tanah; mereka memenuhi rumah mereka dengan segala kemewahan, sementara di sekitar mereka ada manusia-manusia yang berada dalam kemelaratan dan kejahatan, dalam penyakit dan kematian. Mereka yang hidup hanya untuk melayani diri sendiri tidak mengembangkan dalam dirinya perangai Allah, tetapi perangai si jahat.&lt;br /&gt;&lt;script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- sdachurchblogging_main_Blog1_1x1_as --&gt;
&lt;ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-5285777538040742"
     data-ad-slot="5939413519"
     data-ad-format="auto"&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;
&lt;br /&gt;
Orang-orang ini memerlukan injil. Mata mereka harus dialihkan dari kesia-siaan materi untuk memandang kepada keindahan kekayaan yang abadi. Mereka perlu belajar akan kegembiraan memberi, dan kebahagiaan menjadi sebagai mitra kerja bersama Allah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tuhan menyuruh kita, "Peringatkan orang-orang kaya di dunia ini agar mereka jangan tinggi hati dan jangan berharap pada sesuatu yang tak tentu seperti kekayaan, melainkan kepada Allah yang dalam kekayaan-Nya memberikan kepada kita segala sesuatu untuk dinikmati. Peringkatkanlah agar mereka itu berbuat baik, menjadi kaya dalam kebajikan, suka memberi dan membagi, dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya."4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bukan karena suatu jamahan biasa dan secara kebetulan maka jiwa-jiwa yang kaya, yang mencintai dan menyembah dunia itu ditarik kepada Kristus. Sering orang-orang seperti ini paling sukar didekati. Usaha perorangan harus dilaksanakan bagi mereka oleh pria dan wanita yang dipenuhi oleh roh misionaris, mereka yang tak akan gagal atau patah semangat.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagian orang lebih cocok bekerja di kalangan yang lebih tinggi. Mereka ini harus meminta akal budi dari Allah untuk mengetahui bagaimana caranya menjangkau orang-orang ini, bukan sekadar bergaul dengan mereka, tetapi dengan usaha perorangan dan iman yang hidup untuk menyadarkan mereka akan kebutuhan jiwa, menuntun mereka kepada pengetahuan akan kebenaran sebagaimana yang ada di dalam Yesus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak yang menganggap bahwa untuk mencapai kalangan yang lebih tinggi, satu pola hidup dan cara kerja harus dipilih yang sesuai dengan selera mereka yang tidak sembarangan itu. Penampilan kekayaan, bangunan mentereng, pakaian yang mahal, perlengkapan, keadaan sekitar, penyesuaian diri dengan adat istiadat dunia, lingkungan pergaulan modern yang dibuat-buat, budaya klasik, ilmu pidato yang menarik, semua itu dianggap penting. Ini suatu kekeliruan. Cara kebijaksanaan duniawi bukanlah cara Allah untuk menjangkau kalangan yang lebih tinggi. Apa yang dapat menjangkau mereka secara efektif ialah penyampaian injil Kristus yang konsisten dan tidak mementingkan diri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Ada pelajaran bagi kita dari pengalaman Rasul Paulus berhadapan dengan para filsuf Atena. Dalam menyampaikan injil di depan pengadilan Areopagus, Paulus membalas logika dengan logika, ilmu pengetahuan dengan ilmu pengetahuan, filsafat dengan filsafat. Orang-orang yang paling arif di antara para pendengarnya itu merasa tertegun dan terpaku. Kata-katanya tidak dapat ditentang. Tetapi usaha ini hanya sedikit hasilnya. Segelintir orang saja yang menerima injil. Sejak itu Paulus memakai cara kerja yang berbeda. Dia menghindari perdebatan yang sengit dan perbincangan tentang teori, dan di dalam kesederhanaan mengarahkan pria dan wanita kepada Kristus sebagai Juruselamat orang berdosa. Kepada orang-orang Korintus dia menulis tentang pekerjaannya begini:&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Demikianlah pula ketika aku datang kepadamu, saudara-saudara, aku tidak datang dengan kata-kata yang indah atau dengan hikmat untuk menyampaikan kesaksian Allah kepada kamu. Sebab aku telah memutuskan untuk tidak mengetahui apa-apa di antara kamu selain Yesus Kristus, yaitu Dia yang disalibkan. . . . Baik perkataanku maupun pemberitaanku tidak kusampaikan dengan kata-kata hikmat yang meyakinkan, tetapi dengan keyakinan akan kekuatan roh, supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah."5&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sekali lagi, dalam suratnya kepada orang-orang Roma, dia katakan: "Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam injil, karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani."6&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hendaklah orang-orang yang bekerja di kalangan yang lebih tinggi melengkapi diri dengan keagungan yang sejati, mengingat bahwa malaikat-malaikat menyertai mereka. Biarlah mereka tetap mengisi perbendaharaan pikiran dan hati mereka dengan, "Ada tertulis." Pajanglah pada dinding ingatanmu semua kata-kata Kristus yang berharga. Kata-kata itu harus dinilai jauh lebih tinggi dari emas dan perak.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;mi&gt;"Tuhan dekat kepada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan. ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka."&lt;md&gt;7&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kristus telah mengatakan bahwa lebih mudah bagi seekor unta masuk ke dalam lubang jarum daripada seorang kaya masuk ke dalam kerajaan Allah. Dalam pekerjaan melayani golongan ini banyak kekecewaan yang akan timbul, banyak penyataan yang menyakitkan hati diadakan. Tetapi segala sesuatu mungkin bagi Allah. Ia dapat dan akan bekerja melalui manusia atas benak orang-orang yang hidupnya telah dibaktikan untuk mencari uang.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mukjizat-mukjizat akan terjadi dalam pertobatan yang sungguh-sungguh yang belum sekarang disaksikan. Orang-orang terkemuka &amp;nbsp;dunia bukanlah berada di luar jangkauan kuasa Allah yang dapat berbuat ajaib. Kalau mereka yang bekerja bersama-sama dengan Dia melakukan tugas dengan berani dan dengan setia, Allah akan mempertobatkan orang-orang yang menempati jabatan-jabatan penting, orang-orang yang cerdas dan berpengaruh. Melalui kuasa Roh Kudus, banyak orang akan dituntun untuk menerima prinsip-prinsip ilahi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Setelah dibuat jelas bahwa Tuhan mengharapkan mereka sebagai wakil-wakil-Nya untuk menolong umat manusia yang menderita, banyak orang akan menyambut dan akan memberikan harta dan rasa simpati mereka demi kepentingan orang miskin. Sementara pikiran mereka dialihkan dari kepentingan-kepentingan yang mementingkan diri, banyak orang akan menyerahkan diri kepada Kristus. Dengan talenta-talenta pengaruh dan harta benda mereka dengan senang hati akan menggabungkan diri dalam pekerjaan yang berguna dengan penginjilan sederhana yang telah menjadi alat Allah dalam pertobatan mereka. Dengan memanfaatkan harta dunia mereka secara tepat mereka menimbun bagi mereka sendiri "harta di surga yang tidak akan binasa, di mana tidak ada pencuri yang akan mengganggu, atau ngengat yang merusak."&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana ditobatkan kepada Kristus, banyak yang akan menjadi alat di tangan Allah untuk melayani orang lain dari kalangan mereka sendiri. Mereka akan merasakan bahwa penyiaran injil sudah dipercayakan kepada mereka bagi yang telah menganggap dunia ini segalanya. Waktu dan uang akan dipersembahkan kepada Allah, kecakapan dan pengaruh akan diserahkan untuk pekerjaan penarikan jiwa bagi Kristus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hanya kekekalanlah yang dapat menyatakan apa yang telah dicapai oleh pelayanan seperti ini--berapa banyak jiwa, yang bosan dengan keragu-raguan dan jenuh dengan keduniawian dan ketidaktenangan, telah dibawa kepada Pemulih agung itu, yang rindu menyelamatkan sedapat mungkin semua orang yang datang kepada-Nya. Kristus adalah Juruselamat yang telah bangkit, dan ada penyembuhan di bawah kepak-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/penginjilan-kepada-orang-kaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgKomPecMXF0YTAeZsqnXzakxhOaNOO3tFnU1f_rk10si1qHkcY37gv1hC6-uE8zZh4WCqT7-Sgq0U1y3_23D-nRcNv-9aakCjE_nsWN5pukIdce9yC_RWp9h_Xiwd-VFig5HxD81V-biM/s72-c/Rumah-Mewah.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-8269876760939129981</guid><pubDate>Mon, 31 Oct 2016 09:27:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T11:53:20.907+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>ORANG MISKIN YANG TAK BERDAYA</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;13&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;ORANG MISKIN YANG TAK BERDAYA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy7qRfcFVtEKN6MfK5YISS7jVeIac6dEBjM9Z2kYcXHDonsj13I9YOwybN0O2ifyesxFGjUSpxCCrk8S0kqogS3AgpTGVE5MgQ3fyrd6D-GvPXKjeF-8Lr31wyl2I_L_qL0lm0qMuPpBg/s1600/orang+miskin.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="160" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy7qRfcFVtEKN6MfK5YISS7jVeIac6dEBjM9Z2kYcXHDonsj13I9YOwybN0O2ifyesxFGjUSpxCCrk8S0kqogS3AgpTGVE5MgQ3fyrd6D-GvPXKjeF-8Lr31wyl2I_L_qL0lm0qMuPpBg/s320/orang+miskin.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Apabila segala sesuatu yang dapat dilakukan sudah dilaksanakan untuk membantu orang-orang miskin menolong diri mereka sendiri, namun masih ada lagi juga janda, anak yatim, yang lanjut usia, yang tak berdaya, yang sakit, itu menuntut rasa simpati dan perhatian kita. Janganlah mereka ini diabaikan. Mereka ditentukan oleh Allah Sendiri untuk mendapatkan kemurahan, kasih sayang dan perhatian yang tulus dari semua orang yang telah dijadikan-Nya sebagai penatalayan-penatalayan-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kawan-kawan Seiman&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Karena itu selama masih ada kesempatan bagi kita, marilah kita berbuat baik kepada semua orang, tetapi terutama kepada kawan-kawan kita seiman."1&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dalam arti khusus, Kristus telah meletakkan di pundak gereja-Nya tugas pemeliharaan kaum fakir miskin di antara anggotanya sendiri. Ia membiarkan kaum miskin-Nya di lingkungan setiap gereja. Mereka selalu ada di antara kita, dan Ia menaruh di atas setiap anggota gereja satu tanggungjawab pribadi untuk memelihara mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sebagaimana anggota-anggota dari satu keluarga sejati saling memperhatikan, melayani orang sakit, menolong yang lemah, mengajar yang bodoh, melatih yang kurang berpengalaman, begitulah "kawan-kawan kita seiman" memperhatikan anggota-anggota yang miskin dan tidak berdaya. Atas dasar apapun janganlah melewatkan mereka ini.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Para Janda dan Yatim&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Janda dan anak yatim adalah sasaran pemeliharaan Tuhan secara khusus.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Bapa bagi anak yatim dan pelindung bagi para janda, itulah Allah di kediaman-Nya yang kudus." "Sebab yang menjadi suami ialah Dia yang menjadikan engkau, Tuhan semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebus ialah Yang Mahakudus, Allah Israel. Ia disebut Allah seluruh bumi." "Tinggalkanlah anak-anak yatimmu, Aku akan menghidupi mereka biarlah janda-jandamu menaruh kepercayaan pada-Ku!"2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- sdachurchblogging_main_Blog1_1x1_as --&gt;
&lt;ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-5285777538040742"
     data-ad-slot="5939413519"
     data-ad-format="auto"&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak bapak, pada waktu dipanggil meninggalkan orang-orang yang dikasihinya, sudah mati di dalam iman akan janji-janji Allah untuk memelihara mereka. Tuhan menyediakan keperluan janda dan anak-anak yatim bukan dengan mukjizat mengirim manna dari surga, bukan dengan mengirim burung gagak yang membawa makanan bagi mereka, tetapi dengan sebuah mukjizat dari hati manusia yang menyingkirkan rasa mementingkan diri dan membuka pancaran kasih yang serupa dengan Kristus. Orang-orang yang tertindas dan berduka Ia percayakan kepada para pengikut-Nya sebagai suatu kepercayaan yang mulia. Mereka sangat berhak akan simpati kita.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Di rumah-rumah yang penuh dengan kesenangan hidup, di lumbung-lumbung padi atau gandum yang penuh dengan hasil panen yang melimpah, di gudang-gudang yang penuh dengan hasil tenun, dan di ruangan-ruangan yang penuh dengan emas dan perak, Allah telah menyediakan sarana pemeliharaan bagi pemeliharaan orang-orang yang membutuhkan ini. Ia memanggil kita untuk menjadi saluran berkat-Nya yang limpah.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
"Ia menyembuhkan orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka."3&lt;br /&gt;
=================================================================&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak ibu-ibu yang sudah menjanda dengan anak-anak yang sudah yatim berjuang untuk memikul beban gandanya itu, sering bekerja keras di luar kemampuannya untuk memelihara anak-anaknya yang masih kecil dan menyediakan keperluan-keperluan mereka. Hanya sedikit waktu bagi dia untuk memberikan bimbingan dan pengajaran kepada anak-anaknya, sedikit saja kesempatan untuk mengelilingi mereka dengan pengaruh-pengaruh yang akan meringankan hidup mereka. Dia memerlukan dorongan semangat, simpati dan pertolongan yang nyata.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Allah memanggil kita agar sejauh kemampuan kita memenuhi kebutuhan anak-anak ini dengan kekurangan dari pemeliharaan seorang ayah. Daripada berdiri sambil mengomentari kesalahan mereka dan kesulitan yang mereka timbulkan, bantulah mereka itu dengan cara apa saja yang memungkinkan. Berusahalah menolong ibu yang kecapaian ini. Ringankanlah bebannya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Lalu ada juga sejumlah besar anak-anak yang sama sekali kehilangan bimbingan orangtua dan pengaruh rumah tangga Kristen yang lemah lembut. Biarlah orang-orang Kristen membuka hati dan rumah mereka bagi anak-anak yang malang ini. Pekerjaan yang telah dipercayakan Allah kepada mereka sebagai satu tugas pribadi tidak boleh dialihkan kepada suatu lembaga sosial atau dibiarkan kepada belas kasihan dunia. Kalau anak-anak ini tidak mempunyai sanak keluarga yang dapat mengurus mereka, biarlah anggota-anggota jemaat menampung mereka. Ia yang telah mengurapi kita supaya bergaul dalam lingkungan keluarga, agar anak itu berkembang dengan baik dalam suasana kasih sebuah keluarga Kristen.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak keluarga yang tidak mempunyai anak kandung dapat melakukan satu pekerjaan yang baik dengan memelihara anak-anak orang lain. Gantinya memberikan perhatian kepada hewan peliharaan, menyayangi binatang yang dungu, biarlah mereka menaruh perhatian mereka kepada anak-anak kecil yang tabiatnya dapat mereka bentuk sesuai dengan pola ilahi. Curahkan kasih sayangmu kepada anggota-anggota keluarga sesama manusia yang tuna wisma. Pikirkanlah berapa orang dari anak-anak ini yang dapat engkau didik dalam pengajaran dan nasihat Tuhan. Banyak yang mau melakukannya akan sangat menguntungkan bagi mereka sendiri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Orang-orang Berusia Lanjut&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Para lansia (orang lanjut usia) juga memerlukan pengaruh-pengaruh keluarga yang bermanfaat. Di rumah-rumah saudara dan saudari di dalam Kristus, mereka dapat memperoleh kebanyakan dari apa yang hilang dari rumah mereka sendiri. Jika didorong untuk ambil bagian dalam kepentingan-kepentingan dan tugas-tugas rumahtangga maka hal itu akan menolong mereka merasa bahwa kegunaan mereka belum berakhir. Buatlah mereka merasa bahwa kegunaan mereka itu berarti, dan bahwa masih ada sesuatu yang mereka dapat lakukan untuk melayani orang lain, dan ini akan menggembirakan hati mereka dan menambah semangat hidup mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Sejauh mungkin, biarlah mereka yang rambutnya sudah memutih dan langkah kakinya sudah goyah menunjukkan bahwa sambil mendekati liang kubur mereka berada bersama-sama dengan para sahabat dan dalam pergaulan yang akrab. Biarlah mereka itu berbakti di antara orang-orang yang telah mereka kenal dan kasihi. Biarlah mereka diperhatikan oleh tangan-tangan yang pengasih dan lembut.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Bilamana mereka dapat melakukannya, haruslah itu menjadi kesempatan bagi anggota-anggota setiap keluarga untuk melayani kaum kerabat mereka sendiri. Apabila hal ini tidak dapat dilakukan maka tugas itu menjadi beban gereja, dan hal itu harus diterima sebagai suatu kesempatan maupun sebagai kewajiban. Semua orang yang memiliki roh Kristus akan menaruh perhatian yang tulus bagi mereka yang lemah dan lanjut usia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Hadirnya salah seorang dari mereka yang tak berdaya ini di rumah kita adalah satu kesempatan berharga untuk bekerjasama dengan Kristus dalam pelayanan kemurahan-Nya dan untuk mengembangkan ciri-ciri seperti tabiat-Nya. Pergaulan antara yang tua dan yang muda membawa satu berkat. Yang muda dapat memancarkan sinar kegembiraan ke dalam hati dan hidup orang yang tua. Mereka yang mempertahankan hidup yang semakin lemah memerlukan manfaat hubungan dengan pengharapan dan kebugaran orang yang muda. Dan orang yang muda dapat tertolong dengan kebijakan dan pengalaman dari yang tua. Lebih dari itu semua, mereka perlu mempelajari pelajaran pelayanan yang tidak mementingkan diri. Kehadiran seorang yang memerlukan simpati dan kesabaran serta kasih pengorbanan diri akan menjadi suatu berkat yang tidak ternilai kepada banyak keluarga. Itu akan mempermanis dan menghaluskan kehidupan rumah tangga dan menciptakan dalam diri yang tua dan yang muda anugerah Kristus yang akan memperindah tabiat mereka dengan keelokan dan kekayaan harta surga yang tak akan binasa.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Ujian Tabiat&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Karena orang-orang miskin selalu ada padamu," Kristus berkata, "dan kamu dapat menolong mereka, bilamana kamu menghendakinya." "Ibadah yang murni dan yang tak bercacat di hadapan Allah, Bapa kita, ialah mengunjungi yatim piatu dan janda-janda dalam kesusahan mereka, dan menjaga supaya dirinya sendiri tidak dicemarkan oleh dunia."4&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Dengan menempatkan orang-orang miskin dan yang tidak berdaya di antara mereka, untuk menjadi tanggungjawab mereka, Kristus menguji orang-orang yang mengaku sebagai pengikut-Nya. Dengan kasih sayang dan pelayanan kita terhadap anak-anak-Nya yang berkekurangan, kita membuktikan ketulusan kasih kita kepada-Nya. Mengabaikan mereka berarti menyatakan diri kita sebagai murid-murid yang palsu, orang asing bagi Kristus dan bagi kasih-Nya.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kalau segala sesuatu yang dapat dilakukan sudah dilaksanakan dalam menampung anak-anak yatim piatu di rumah-rumah, masih sangat banyak yang menuntut perhatian. Banyak di antara mereka itu menerima warisan kejahatan. Mereka tidak meyakinkan, tidak menarik, suka melawan, tetapi mereka sudah dibayar dengan darah Kristus, dan pada pemandangan-Nya mereka itu sama berharga seperti anak-anak kita sendiri. Kecuali ada tangan menolong diulurkan kepada mereka, maka mereka akan bertumbuh dalam kebodohan dan terseret ke dalam kekejian dan kejahatan. Banyak di antara anak-anak ini dapat diselamatkan melalui pekerjaan panti asuhan.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Agar lebih efektif panti-panti asuhan seperti itu harus semirip mungkin menuruti rencana sebuah rumah tangga Kristen. Gantinya mendirikan yang berukuran besar untuk menampung banyak orang, hendaklah didirikan panti-panti kecil di pelbagai tempat. Gantinya didirikan di kota-kota besar, bangunlah panti itu di pedesaan di mana ada sebidang tanah untuk diolah dan anak-anak diperkenalkan langsung dengan alam dan dapat beroleh manfaat dari latihan industri.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Mereka yang bertanggung jawab atas lembaga seperti itu haruslah pria dan wanita yang berjiwa besar, berbudaya, dan suka berkorban; yaitu pria dan wanita yang melakukan pekerjaan itu berdasarkan kasih kepada Kristus dan yang melatih anak-anak bagi Dia. Di bawah pengawasan demikian banyak tunawisma yang mereka yang terabaikan dapat disiapkan untuk menjadi anggota masyarakat yang berguna, dan mereka sendiri menghormati Kristus, dan giliran mereka nanti akan menolong orang lain.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang menyepelekan penghematan dan menyamakannya dengan kekikiran dan kepicikan. Tetapi penghematan itu sejalan dengan kedermawanan yang paling luas. Sebenarnya tanpa penghematan tidak mungkin ada kedermawanan yang sejati. Kita harus menabung agar dapat memberi.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Tidak ada yang dapat melakukan kebajikan yang sesungguhnya tanpa penyangkalan diri. Hanya dengan kehidupan yang sederhana, penyangkalan diri, dan penghematan yang ketat memungkinkan kita untuk melakukan pekerjaan yang telah ditentukan kepada kita sebagai wakil-wakil Kristus. Kesombongan dan ambisi duniawi harus disingkirkan dari hati kita. Dalam segala pekerjaan kita prinsip tidak mementingkan diri yang dinyatakan dalam hidup Kristus harus dijalankan. Pada dinding rumah kita, pada lukisan-lukisan, pada perabotan rumah tangga, kita harus membaca, "Membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah." Pada lemari pakaian kita haruslah terbaca tulisan, seakan ditulis oleh tangan Allah, "Apabila engkau melihat orang telanjang supaya engkau memberi dia pakaian." Di ruang makan, di atas meja makan yang penuh dengan makanan, kita harus melihat goresan, "Supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar."5&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Seribu pintu kegunaan terbuka di hadapan kita. Sering kita menangisi sedikitnya sumber yang tersedia, tetapi sekiranya orang-orang Kristen semuanya bersungguh-sungguh, niscaya mereka dapat melipatgandakan sumber itu seribu kali. Adalah kekikiran dan pemanjaan diri yang menghalangi jalan kepada kegunaan itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Berapa banyak uang telah dibelanjakan untuk hal-hal yang sekadar berhala, perkara-perkara yang menyita pikiran, waktu dan tenaga yang seharusnya dimanfaatkan untuk kegunaan yang lebih tinggi! Berapa banyak uang yang sudah disia-siakan untuk rumah dan perabot mewah, untuk kesenangan-kesenangan diri, makanan mewah yang tidak menyehatkan, dan pemanjaan yang merugikan! Berapa banyak yang telah diboroskan untuk hadiah-hadiah yang tidak membawa keuntungan bagi siapapun! Orang-orang yang mengaku dirinya Kristen sekarang ini memboroskan lebih banyak uang dan lebih banyak waktu untuk hal-hal yang tidak perlu, dan sering menyusahkan, lebih banyak dibanding dengan yang mereka gunakan untuk menyelamatkan jiwa-jiwa dari tangan si penggoda.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Banyak orang yang mengaku Kristen membelanjakan uang begitu banyak untuk membeli pakaian sehingga tidak ada lagi yang dapat disisihkan untuk kebutuhan orang lain. Perhiasan dan pakaian mahal-mahal yang mereka pikir harus dimiliki, tanpa peduli akan &amp;nbsp;kebutuhan orang-orang yang dengan susah payah menyediakan pakaian yang paling sederhana untuk diri mereka.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Saudari-saudariku, kalau engkau mau menyesuaikan caramu berpakaian dengan peraturan yang diberikan dalam Alkitab, niscaya engkau akan mempunyai kelimpahan untuk membantu saudari-saudarimu yang lebih miskin. Engkau bukan hanya memiliki uang, tetapi juga waktu. Seringkali inilah yang paling dibutuhkan. Ada banyak orang yang dapat engkau tolong dengan saran-saranmu dan dengan kebijaksaan serta kecakapanmu. Tunjukkanlah bagaimana caranya berpakaian dengan sederhana tetapi menarik. Banyak wanita yang tetap menjauh dari rumah Allah karena merasa malu mengenakan pakaian yang sudah lusuh dan memudar warnanya yang sangat berbeda dari pakaian orang lain. Banyak jiwa yang peka merasakan kehinaan dan ketidakadilan yang pahit oleh sebab perbedaan ini. Dan karenanya banyak yang terbawa untuk meragukan realitas agama dan mengeraskan hati terhadap injil itu.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Kristus menyuruh kita, "Kumpulkanlah remah-remah supaya tidak ada yang terbuang." Sementara ribuan orang setiap hari binasa oleh kelaparan, pertumpahan dara, kebakaran dan malapetaka, itu membuat setiap orang seperti ini berusaha supaya tidak ada yang terbuang, agar tidak ada yang dibelanjakan untuk yang tidak perlu, agar dengan itu dia bisa menguntungkan seorang manusia.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
Adalah salah membuang-buang waktu kita, salah jika menyia-nyiakan pikiran kita. Kita kehilangan setiap detik yang kita gunakan untuk memikirkan keperluan diri sendiri. Kalau setiap detik dinilai dan dimanfaatkan dengan benar, maka kita pasti mempunyai waktu untuk segala yang kita perlu lakukan bagi diri atau bagi dunia ini. Dalam membelanjakan uang, dalam pemakaian waktu, tenaga dan kesempatan, hendaklah setiap orang Kristen meminta kepada Allah bimbingan. "Tetapi apabila ada di antara kamu yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit, maka hal itu akan diberikan kepadanya."6&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;"Berilah, dan kamu akan diberi"&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Tetapi kamu, kasihilah musuhmu dan berbuatlah baik kepada mereka dan pinjamkan dengan tidak mengharapkan balasan, maka upahmu akan besar dan kamu menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi, sebab Ia baik terhadap orang -orang yang tidak tahu berterimakasih dan terhadap orang-orang jahat."7&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Siapa yang memberi kepada orang miskin tak akan berkekurangan, tetapi orang yang menutup matanya akan sangat dikutuki."8&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
"Berilah, dan kamu akan diberi: satu takaran yang baik yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah keluar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."9&lt;br /&gt;
&lt;div&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/orang-miskin-yang-tak-berdaya.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjy7qRfcFVtEKN6MfK5YISS7jVeIac6dEBjM9Z2kYcXHDonsj13I9YOwybN0O2ifyesxFGjUSpxCCrk8S0kqogS3AgpTGVE5MgQ3fyrd6D-GvPXKjeF-8Lr31wyl2I_L_qL0lm0qMuPpBg/s72-c/orang+miskin.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-1536026899684945524</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 11:42:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T11:56:41.228+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PERTOLONGAN BAGI TUNAKARYA DAN TUNAWISMA</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;span style="font-size: 18.0pt; line-height: 115%;"&gt;12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;span style="font-size: 18.0pt; line-height: 115%;"&gt;PERTOLONGAN
BAGI TUNAKARYA DAN TUNAWISMA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiekc6qcbx_6gAqQYlVLwm6fFr2hnq31IAF4f0PxsPlb0mu8Vz4eTCPPWOtOT0efF3zJ8rsG5hyphenhyphenJ4g4_Mai4xYURhfZZjD7YSV1tOmztCU-E0kpkmxAfJbRW71k1CKNY3rPx6HONlm2cCc/s400/pengangguran.jpg" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tunakarya&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGStIiOsAZGG9-xrTfhBdpaxTD6R2oa3p5nea_OaFbSf2nl6j_Nd_yBkovZbTz1l1lynIiR7oOf-rpHE6aMWh5GoGAHx7YMj0MxvB2r6orRdi8pfK_tUzilkLce3sYWZGRMh7JE3dK-0k/s1600/tunawisma.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgGStIiOsAZGG9-xrTfhBdpaxTD6R2oa3p5nea_OaFbSf2nl6j_Nd_yBkovZbTz1l1lynIiR7oOf-rpHE6aMWh5GoGAHx7YMj0MxvB2r6orRdi8pfK_tUzilkLce3sYWZGRMh7JE3dK-0k/s320/tunawisma.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tunawisma&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;
&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiekc6qcbx_6gAqQYlVLwm6fFr2hnq31IAF4f0PxsPlb0mu8Vz4eTCPPWOtOT0efF3zJ8rsG5hyphenhyphenJ4g4_Mai4xYURhfZZjD7YSV1tOmztCU-E0kpkmxAfJbRW71k1CKNY3rPx6HONlm2cCc/s1600/pengangguran.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;/a&gt;Ada pria dan wanita yang berjiwa besar, yang mencemaskan
keadaan orang miskin dan memikirkan cara apa yang dapat dilakukan untuk
menolong mereka. Bagaimana caranya menolong tunakarya dan tunawisma agar mereka
memperoleh berkat Allah dan menjalani kehidupan yang dimaksudkan Allah bagi
mereka, inilah pertanyaan yang banyak orang ingin mencari jawabnya. Tetapi
tidak banyak orang, sekalipun di kalangan para pendidik dan pejabat
pemerintahan, yang mengetahui penyebab di balik keadaan masyarakat dewasa ini.
Mereka yang memegang kendali pemerintahan tidak sanggup memecahkan masalah
kefakirmiskinan dan kejahatan yang semakin meningkat. Mereka berusaha dengan
sia-sia untuk menjalankan bisnis secara lebih mantap. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Sekiranya manusia mau lebih memperhatikan pengajaran firman
Allah, mereka akan menemukan pemecahan dari persoalan-persoalan yang
membingungkan mereka itu. Banyak yang dapat dipelajari dari Perjanjian Lama
yang menyangkut masalah perburuhan dan pertolongan kepada orang miskin.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Rencana Allah Bagi Israel&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlf6bH_D5uG_2bFc0EGnm-wbES_4WWR6Rwh9FNUEy9nUApGTPZXVT4l4PnceF7ZWrzAy7edNjbXvnv4TQXIpr0JJkugo4wu7mUgA4L5y0YFof8Gx9kSBKD4aMsrJHJM_MZDEmRDbY5d2I/s1600/938ab997fde395f796796dfe9cae78b5_1m-png1.jpeg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="219" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhlf6bH_D5uG_2bFc0EGnm-wbES_4WWR6Rwh9FNUEy9nUApGTPZXVT4l4PnceF7ZWrzAy7edNjbXvnv4TQXIpr0JJkugo4wu7mUgA4L5y0YFof8Gx9kSBKD4aMsrJHJM_MZDEmRDbY5d2I/s320/938ab997fde395f796796dfe9cae78b5_1m-png1.jpeg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam rencana Allah bagi Israel, setiap keluarga harus
mempunyai rumah tinggal di negeri itu, dengan cukup lahan untuk digarap. Dengan
demikian tersedia sarana dan dorongan untuk hidup yang berguna, rajin dan
mandiri. Belum pernah ada penemuan manusia yang pernah memperbaiki rencana itu.
Karena dunia meninggalkan rencana itu maka sebagian besar dari kemiskinan dan
keadaan yang menyedihkan terjadi dewasa ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pada saat orang Israel bermukim di Kanaan, lahan dibagi
secara merata di antara bangsa itu, kecuali suku Lewi sebagai para pelayan di
kaabah. Setiap suku dihitung jumlah kepada keluarganya, dan kepada setiap
keluarga diberikan pusaka menurut jumlahnya anggota keluarga itu. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dan sekalipun untuk sementara waktu ada yang tidak menggarap
lahannya, dia tidak boleh menggadaikan tanah pusaka dari anak-anaknya itu
secara permanen. Bila di kemudian hari dia sanggup menebus kembali tanahnya,
maka dia berhak menebusnya kapan saja. Utang dihapuskan setiap tahun ketujuh,
dan pada tahun kelima puluh, yaitu tahun Yobel, maka seluruh tanah milik
dikembalikan kepada pemilik asli.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- sdachurchblogging_main_Blog1_1x1_as --&gt;
&lt;ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-5285777538040742"
     data-ad-slot="5939413519"
     data-ad-format="auto"&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Beginilah petunjuk dari Tuhan: "Tanah jangan dijual
mutlak, karena akulah pemilik tanah itu, sedangkan kamu adalah orang asing dan
pendatang bagi-Ku. Di seluruh tanah milikmu haruslah kamu memberi hak menebus
tanah. Apabila saudaramu jatuh miskin, sehingga harus menjual sebagian dari
miliknya, maka seorang kaumnya yang berhak menebus, yakni kaumnya yang terdekat
harus datang menebus yang telah dijual saudaranya itu. Apabila seorang tidak
mempunyai penebus . . . supaya ia boleh pulang ke tanah miliknya. Tetapi
jikalau ia tidak mampu untuk mengembalikannya kepadanya, maka yang telah
dijualnya itu tetap di tangan orang yang membelinya sampai kepada tahun Yobel:
dalam tahun Yobel tanah itu akan bebas, dan orang itu boleh pulang ke tanah
miliknya."1&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Kamu harus menguduskan tahun yang lima puluh, dan
memaklumkan kebebasan di negeri itu bagi segenap penduduknya. Itulah harus menjadi
tahun Yobel bagimu, dan kamu harus masing-masing pulang ke tanah miliknya dan
kepada kaumnya."2&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Demikianlah setiap keluarga terjamin harta miliknya, dan
suatu pencegahan disiapkan terhadap kekayaan maupun kemiskinan yang
keterlaluan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Latihan Industri&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Di Israel, latihan industri dianggap sebagai suatu
kewajiban. Setiap bapak diharuskan untuk mengajarkan suatu keterampilan yang
berguna kepada anak-anaknya laki-laki. Orang-orang yang paling besar di Israel
dilatih dalam usaha-usaha yang menghasilkan. Suatu pengetahuan tentang
tugas-tugas ibu rumah tangga dianggap penting bagi setiap wanita. Dan
keterampilan dalam tugas-tugas ini dianggap sebagai suatu penghormatan bagi
wanita dari kalangan yang paling tinggi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Berbagai bidang industri telah diajarkan di sekolah
nabi-nabi, dan banyak di antara murid sekolah itu mencari nafkah dengan
melakukan kerja kasar.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Perhatian Terhadap Orang Miskin&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Namun pengaturan ini tidak menghapus masalah kemiskinan
secara tuntas. Bukanlah maksud Allah supaya kemiskinan ini dihapuskan sama
sekali. Itu adalah salah satu sarana-Nya untuk perkembangan tabiat. "Sebab
orang-orang miskin," kata-Nya, "tidak henti-hentinya akan ada di
dalam negeri itu; itulah sebabnya aku memberikan perintah kepadamu, demikian;
Haruslah engkau membuka tangan lebar-lebar bagi saudara-saudaramu, yang
tertindas dan yang miskin di negerimu."3 &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Jika sekiranya ada di antaramu seorang miskin, salah
seorang saudaramu di dalam salah satu tempatmu, di negeri yang diberikan
kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau menegarkan hati atau
menggenggam tangan terhadap saudaramu yang miskin itu. Tetapi engkau harus
membuka tangan lebar-lebar baginya dan memberi pinjaman kepadanya dengan
limpahnya, cukup untuk keperluannya, seberapa yang ia perlukan."4&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Jikalau saudaramu jatuh miskin dan jatuh tidak berdaya
ke atas pangkuanmu; kemudian engkau harus menolongnya; ya, sekalipun ia seorang
asing, atau seorang musafir, agar dia dapat hidup bersamamu."5&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Pada waktu kamu menuai hasil tanahmu, janganlah kau
sabit ladangmu habis-habis sampai ke tepinya." "Apabila engkau menuai
di ladangmu lalu terlupa seberkas di ladangmu, maka janganlah engkau kembali
untuk mengambilnya. . . Apabila engkau memetik hasil pohon zaitunmu, janganlah
engkau memeriksa dahan-dahannya sekali lagi; itulah bagian orang asing, anak
yatim dan janda."6&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tidak ada yang perlu takut bahwa kedermawanan mereka akan
membuat mereka kekurangan. "Sebab oleh karena hal itulah TUHAN, Allahmu,
akan memberkati engkau dalam segala pekerjaanmu dan dalam segala usahamu"
firman Allah. "Apabila TUHAN Allah memberkati engkau, seperti yang
dijanjikan-Nya kepadamu, maka engkau akan memberi pinjaman kepada banyak
bangsa, tetapi engkau sendiri tidak akan meminta pinjaman; engkau akan menguasai
banyak bangsa, tetapi mereka tidak akan menguasai engkau."7&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Prinsip-prinsip Bisnis&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Firman Allah tidak menyetujui peraturan yang akan memperkaya
satu golongan melalui penindasan dan penderitaan golongan lain. Dalam segala
transaksi bisnis kita mengajarkan untuk menempatkan diri kita sendiri pada
pihak mereka dengan siapa kita berurusan, agar tidak hanya memperhatikan
kepentingan kita sendiri, tetapi juga kepentingan orang lain. Orang yang mau
mencari keuntungan dari kemalangan orang lain demi menguntungkan diri sendiri,
atau yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; mencari keuntungan bagi diri
sendiri melalui kelemahan atau ketidaksanggupan orang lain, adalah pelanggar
prinsip-prinsip dan dasar-dasar firman Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Janganlah engkau memperkosa hak orang asing dan anak
yatim; juga jangan engkau mengambil pakaian seorang janda menjadi gadai."
"Jika engkau sampai mengambil jubah temanmu sebagai gadai, maka haruslah
engkau mengembalikannya kepadanya sebelum matahari terbenam, sebab hanya itu
saja penutup tubuhnya, itulah pembalut kulitnya . . .pakai apakah ia pergi
tidur? Maka apabila ia berseru seru kepada-Ku, Aku akan mendengarkannya, sebab
aku ini pengasih." "Apabila kamu menjual sesuatu kepada sesama atau
membeli dari padanya, janganlah kamu merugikan satu sama lain."8&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mi&gt;"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya
orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi
seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."&lt;md&gt;9&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Janganlah kamu berbuat curang dalam peradilan,
mengenai ukuran, timbangan dan sukatan." "Janganlah ada di dalam
pundi-pundimu dua macam batu timbangan, yang besar dan yang kecil, janganlah
ada di dalam rumahmu dua macam efa, yang satu besar dan yang kecil."
"Neraca yang betul haruslah kamu pakai; Akulah TUHAN, Allahmu . .
."10&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan
janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu." "Orang fasik
meminjam dan tidak membayar kembali, tetapi orang benar adalah pengasih dan
pemurah."11&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Berilah nasihat, pertahankanlah hak, jadilah naungan
yang teduh di waktu rembang tengah hari; sembunyikanlah orang-orang yang
terbuang, janganlah khianati orang-orang pelarian!" "Biarkanlah
orang-orang yang terbuang dari Moab menumpang padamu, jadilah tempat
persembunyian baginya terhadap si pembinasa!"12&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Rencana kehidupan yang diberikan Allah kepada orang Israel
dimaksudkan sebagai satu pelajaran bagi umat manusia. Sekiranya prinsip-prinsip
tersebut dijalankan sekarang ini, betapa dunia ini menjadi tempat yang berbeda!&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Di dalam batas-batas alam yang luas ini masih ada tempat
bagi yang menderita dan yang berkekurangan untuk membangun rumah. Dalam ribaan
alam, masih ada sumber-sumber yang cukup untuk persediaan makanan bagi mereka.
Jauh tersembunyi di kedalaman bumi terdapatlah berkat-berkat bagi semua orang
yang mempunyai semangat dan kemauan serta ketekunan untuk mengumpulkan
hartanya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pengolahan tanah, yaitu jenis pekerjaan yang diberikan Allah
kepada manusia di Firdaus, membuka lapangan di mana ada kesempatan bagi banyak
orang untuk memperoleh nafkah.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Percayalah kepada TUHAN dan lakukanlah yang terbaik,
diamlah di negeri dan berlakulah setia, dan kamu akan dikenyangkan."13&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ribuan bahkan puluhan ribu orang yang seharusnya bekerja
mengolah tanah tetapi berduyun-duyun ke dalam kota, menunggu kesempatan untuk
memperoleh penghasilan yang kecil. Dalam banyak kasus, penghasilan ini tidak
dibelanjakan untuk roti, tetapi diserahkan kepada penjual minuman keras untuk
memperoleh sesuatu yang merusak tubuh dan jiwa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Banyak orang menganggap pekerjaan itu membosankan, dan
mereka mencoba mencari nafkah dengan akal bulus gantinya dengan usaha yang
jujur. Keinginan untuk hidup tanpa bekerja ini membuka pintu kepada kemelaratan
dan kedegilan serta kejahatan yang hampir tidak ada batasnya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pemukiman Kumuh Di Kota&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Di kota-kota besar banyak orang yang kurang mendapat
perhatian dan pemeliharaan dibandingkan dengan binatang-binatang yang dungu
itu. Bayangkanlah keluarga-keluarga yang tinggal bersama dalam rumah-rumah
petak yang keadaannya menyedihkan, banyak di antaranya di ruang bawah tanah
yang gelap, lembab dan kotor. Di tempat-tempat yang buruk inilah anak-anak
lahir, bertumbuh dan mati. Mereka tidak menyaksikan apa-apa dari keindahan alam
yang diciptakan Allah untuk menyenangkan perasaan dan mengangkat jiwa. Dengan
pakaian kumal dan setengah kelaparan mereka hidup di tengah-tengah kejahatan
dan kehinaan, dibentuk dalam tabiat oleh kemelaratan dan dosa yang mengelilingi
mereka. Anak-anak mendengar nama Allah hanya di dalam sumpah serapah. Bahasa
kotor, hujatan dan caci maki, itulah yang memenuhi telinga mereka. Bau arak dan
asap rokok, bau busuk yang menusuk, kebejatan moral, semuanya mengacaukan
pancaindera mereka. Demikianlah banyak orang terlatih menjadi penjahat,
musuh-musuh masyarakat yang telah membiarkan mereka dalam kemelaratan dan
kebejatan moral.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tidak semua orang miskin dari pemukiman kumuh di kota-kota
besar itu termasuk golongan ini. Pria dan wanita yang takut akan Allah telah
terseret ke dalam kemiskinan karena penyakit atau kemalangan, sering akibat
rencana jahat dari orang-orang yang hidup dengan memangsa sesamanya. Banyak
orang jujur dan tulus menjadi miskin karena kurangnya latihan kerajinan. Karena
kebodohan mereka tidak layak untuk bergumul dengan kesulitan-kesulitan hidup.
Setelah kesasar di kota, sering mereka tidak mendapatkan pekerjaan. Karena
dikelilingi oleh pemandangan dan suara-suara kejahatan, maka mereka berada di
bawah penggodaan yang hebat. Karena tinggal dan sering digolongkan dengan
orang-orang jahat yang tak bermoral, hanya dengan pergumulan luar biasa,
melebihi kemampuan manusia, maka mereka dapat bertahan agar tidak tenggelam di
kedalaman yang sama. Banyak orang yang mempertahankan kesetiaan mereka, memilih
menderita daripada berdosa. Khususnya golongan seperti inilah yang memerlukan
pertolongan, rasa simpati dan dorongan semangat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Jika orang-orang miskin yang sekarang ini berdesak-desak di
kota-kota mendapat tempat tinggal di pedesaan, mereka bukan saja mendapat
sumber penghidupan tetapi juga kesehatan dan kebahagiaan yang belum mereka
ketahui sekarang. Kerja keras, upah yang rendah, perekonomian yang berat,
seringkali kesukaran dan kekurangan, akan menjadi bagian mereka. Tetapi betapa
besar berkat yang akan mereka peroleh dengan meninggalkan kota besar, dengan
godaan-godaan jahatnya, kekacauan dan kejahatannya, kesusahan dan
kecurangannya, demi ketenangan dan kedamaian serta kemurnian di pedesaan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kepada banyak orang yang hidup di kota-kota di mana tidak
terdapat rumput hijau untuk tempat berpijak, yang dari tahun ke tahun hanya
memandang ruangan kotor dan gang-gang sempit, tembok-tembok beton dan lantai
semen, serta langit yang dipenuhi dengan asap dan debu--kalau orang-orang ini
dibawa pindah ke daerah pertanian, yang dikelilingi oleh ladang-ladang hijau,
hutan, pegunungan dan anak-anak sungai, langit yang cerah serta udara pedesaan
yang segar dan bersih, maka keadaan itu akan tampak hampir menyerupai surga.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Secara luas terputus hubungan dan ketergantungan terhadap
manusia, terpisah dari percakapan, kebiasaan dan kesenangan dunia yang merusak,
mereka akan datang lebih dekat kepada pusat alam. Hadirat Allah akan lebih
nyata bagi mereka. Banyak orang akan belajar bergantung kepada-Nya. Melalui
alam mereka akan mendengar suara-Nya berbicara ke dalam hati mereka tentang
kedamaian dan kasih-Nya, maka pikiran, jiwa dan tubuh akan menyambut kuasa yang
menyembuhkan dan memberi hidup itu.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Jikalau mereka suka berusaha dan mandiri, banyak sekali yang
akan mendapat pertolongan, dorongan semangat dan pengajaran. Ada banyak
keluarga miskin untuk siapa tidak ada pekerjaan misionaris dapat dilakukan
dengan lebih baik selain membantu mereka tinggal di pedesaan dan belajar
bagaimana mengusahakannya untuk penghidupan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kebutuhan akan pertolongan dan pengajaran demikian tidak
terbatas di kota-kota saja. Sekalipun di pedesaan, dengan segala kemungkinan
untuk hidup lebih baik, banyak orang miskin yang sangat membutuhkan. Seluruh
masyarakat itu kurang berpendidikan dalam hal perindustrian dan bidang
sanitasi. Banyak keluarga yang hidup di gubuk-gubuk dengan perabot dan pakaian
yang serba kurang, tanpa peralatan, tanpa buku-buku, kurang hiburan dan
kesempatan serta sarana kebudayaan. Jiwa-jiwa yang tertekan, tubuh yang lemah
dan penyakitan, semua menunjukkan akibat warisan jahat dan kebiasaan-kebiasaan
buruk. Orang-orang ini harus dididik dari dasar. Mereka sudah terbiasa enggan
bekerja, malas, hidup kacau, dan mereka perlu dilatih untuk mengubah
kebiasaan-kebiasaan jelek itu. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bagaimana mereka dapat disadarkan akan perlunya perbaikan?
Bagaimana mereka dapat diarahkan kepada taraf kehidupan yang lebih tinggi?
Bagaimana mereka dapat ditolong supaya bangkit? Apa yang dapat dilakukan
sementara kemiskinan merajalela dan harus dihadapi dengan setiap langkah? Tentu
saja pekerjaan ini sulit. Reformasi yang diperlukan tidak akan terlaksana
kecuali pria dan wanita itu dibantu oleh satu kekuatan di luar diri mereka.
Adalah rencana Allah agar yang kaya dan yang miskin terikat erat oleh ikatan
rasa simpati dan suka menolong. Mereka yang mempunyai harta, bakat-bakat, dan
kesanggupan-kesanggupan harus memanfaatkan karunia agar menjadi berkat bagi
sesama manusia.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Petani-petani Kristen dapat melakukan pekerjaan misionaris
sejati dengan menolong orang miskin untuk mencari tempat tinggal di pedesaan
dan mengajar mereka bagaimana caranya mengolah tanah dan membuatnya produktif.
Ajarlah mereka bagaimana menggunakan alat-alat pertanian, bagaimana menanam
pelbagai jenis palawija, dan bagaimana caranya menanam dan merawat kebun
buah-buahan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Banyak orang yang sudah mengolah tanah mereka gagal
memperoleh hasil yang cukup karena kelalaian mereka. Kebun buah-buahan mereka
tidak dirawat, palawija tidak ditanam pada musimnya yang tepat, dan pengolahan
tanah hanya dikerjakan sekadarnya. Kegagalan itu mereka anggap akibat tanah
yang tidak subur. Saksi palsu sering muncul untuk mempersalahkan lahan itu,
yang kalau diolah dengan seksama akan membawa hasil yang baik. Perencanaan yang
sempit, usaha yang hanya sedikit dilakukan, hanya sedikit belajar tentang cara-cara
yang terbaik, semuanya sangat memerlukan perbaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Hendaknya cara-cara yang tepat diajarkan kepada semua orang
yang mau belajar. Kalau ada orang yang tidak ingin kamu jelaskan kepada mereka
tentang cara-cara yang lebih maju, biarlah pelajaran itu dibiarkan dengan
diam-diam. Tingkatkan pengolahan tanahmu sendiri. Ucapkanlah satu dua kata
kepada tetanggamu kalau mungkin, dan biarlah panenmu yang berbicara nyaring
dalam&amp;nbsp; mendukung metode penggarapan yang
benar. Tunjukkanlah apa yang dapat dilakukan dengan lahan itu apabila
dikerjakan dengan baik.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Haruslah diperhatikan pembangunan berbagai jenis industri
agar keluarga-keluarga miskin mendapat pekerjaan. Pertukangan kayu, pertukangan
besi dan setiap orang yang memahami jenis pekerjaan apa saja yang bermanfaat,
seharusnya merasa bertanggungjawab untuk mengajar dan menolong yang tidak tahu
dan yang masih menganggur.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dalam pelayanan kepada orang miskin ada lapangan pekerjaan
luas bagi laki-laki dan perempuan. Jurumasak yang terampil, pengurus rumah
tangga, penjahit wanita, perawat--pertolongan mereka sangat dibutuhkan. Biarlah
para anggota keluarga yang miskin diajar memasak, bagaimana membuat dan
menambal pakaian sendiri, bagaimana merawat orang sakit, dan bagaimana mengurus
rumah dengan baik. Biarlah anak laki-laki dan perempuan diajar dengan seksama
sebagian dari keterampilan atau pekerjaan yang berguna.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Keluarga-keluarga Misionaris&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhMEOdESkyEjJTcFRaKMklefr6PnZFgEBBMdrYwRwCCH2EvziTfHV60uL3gsWfIBe-KyNNWyarVxoVZYoHLldk9O31vorgl2Onqh-GEHHlNq1opBufvQsjnRLbDdh38BdlnbdH3OKCmbY/s1600/437352_html_m157b4d60.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhhMEOdESkyEjJTcFRaKMklefr6PnZFgEBBMdrYwRwCCH2EvziTfHV60uL3gsWfIBe-KyNNWyarVxoVZYoHLldk9O31vorgl2Onqh-GEHHlNq1opBufvQsjnRLbDdh38BdlnbdH3OKCmbY/s320/437352_html_m157b4d60.jpg" width="264" /&gt;&lt;/a&gt;Keluarga-keluarga misionaris diperlukan untuk bermukim di
daerah-daerah yang tandus. Biarlah para petani, ahli keuangan, ahli bangunan,
dan mereka yang terampil di bidang seni dan hasta karya, pindah ke
daerah-daerah yang sudah ditinggalkan untuk memperbaiki keadaan lahan,
membangun pelbagai industri, mendirikan rumah-rumah sederhana untuk mereka
sendiri, dan menolong para tetangga.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tempat-tempat yang secara alami keadaannya berat,
tempat-tempat yang masih liar, Allah sudah ciptakan dengan menempatkan hal-hal
yang indah di antara yang paling tidak sedap dipandang. Inilah pekerjaan di
mana kita terpanggil untuk lakukan. Walaupun di padang-padang pasir dunia ini,
di mana pemandangan tampak membosankan, dapat menjadi sebagai taman Allah. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Pada waktu itu orang-orang tuli akan mendengar
perkataan-perkataan sebuah kitab, dan lepas dari kekelaman dan kegelapan mata
orang-orang buta akan melihat. Orang-orang yang sengsara akan tambah bersukaria
di dalam TUHAN, dan orang-orang miskin di antara manusia akan bersorak-sorak di
dalam Yang Mahakudus, Allah Israel."14&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Melalui penyuluhan dalam bidang-bidang yang praktis, kita
sering dapat menolong orang-orang miskin secara sangat efektif. Sebagaimana
lazimnya, mereka yang tidak mendapat latihan kerja tidak mempunyai kebiasaan
yang rajin, tabah, hemat dan menyangkal diri. Mereka tidak tahu bagaimana
mengelolanya. Seringkali karena kurangnya kecermatan dan pertimbangan yang
tepat ada yang terbuang yang sebenarnya akan memelihara keluarga-keluarga
mereka dalam kelayakan dan kesenangan sekiranya itu sudah digunakan dengan
hati-hati dan hemat. "Huma orang miskin menghasilkan banyak makanan,
tetapi ada yang lenyap karena tidak ada keadilan."15&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kita bisa memberi kepada orang miskin, tetapi sekaligus&amp;nbsp; menyusahkan mereka, dengan mengajar mereka
menjadi bergantung kepada orang lain. Pemberian seperti itu mendorong cinta
diri dan ketidakberdayaan. Sering hal itu menimbulkan kemalasan, pemborosan dan
ketidakbertarakan. Tidak ada orang yang mampu mencari nafkah sendiri bergantung
pada orang lain. Peribahasa "Dunia berutang nafkah padaku" mengandung
dasar kepalsuan, penipuan, dan perampasan. Dunia tidak berutang nafkah kepada
orang yang dapat bekerja dan mencari nafkah sendiri.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Amal yang benar membantu orang lain untuk menolong diri mereka
sendiri. Kalau seorang datang ke pintu rumah kita dan meminta makanan,
janganlah mengusir di dalam keadaan lapar; kemiskinannya itu mungkin akibat
dari kemalangan. Tetapi kemurahan hati yang murni lebih berarti dari sekadar
pemberian. Itu berarti perhatian yang sesungguhnya terhadap kesejahteraan orang
lain. Kita harus berusaha memahami kebutuhan orang miskin dan yang tertekan,
dan memberi pertolongan yang paling menguntungkan bagi mereka. Memberi buah
pikiran, waktu dan usaha pribadi jauh lebih bernilai&amp;nbsp; daripada sekadar memberi uang. Itulah
perbuatan amal yang sejati.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang telah diajar untuk memperoleh penghasilan akan
lebih siap untuk memanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Dan di dalam belajar
mandiri itu mereka memperoleh apa yang tidak saja akan mempertahankan
kehidupan, tetapi juga menyanggupkan mereka untuk menolong orang lain.
Ajarkanlah pentingnya tugas-tugas kehidupan kepada mereka yang menyia-nyiakan
kesempatan. Tunjukkanlah bahwa agama Alkitab tidak pernah membuat manusia jadi
pemalas. Kristus senantiasa mendorong kerajinan. "Mengapa kamu menganggur
saja di sini sepanjang hari?" Kata-Nya kepada seorang pemalas. "Kita
harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan
datang malam di mana seorang pun tidak dapat bekerja."16 &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Adalah kesempatan bagi semua orang untuk memberikan kepada
dunia dalam kehidupan keluarga mereka, dalam adat-istiadat dan perbuatan serta
keteraturan mereka, satu bukti tentang apa yang injil itu dapat lakukan bagi
mereka yang menaatinya. Kristus telah datang ke dunia ini untuk memberi kita
satu contoh tentang apa yang bisa kita peroleh. Ia mengharapkan para
pengikut-Nya menjadi teladan-teladan kejujuran dalam segala hubungan kehidupan.
Ia menghendaki sentuhan ilahi itu nampak pada perkara-perkara lahiriah. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Rumah dan lingkungan kita harus menjadi bahan pelajaran dan
pengajaran cara-cara perbaikan, agar kerajinan, kebersihan, selera dan
kehalusan bisa menggantikan kemalasan, kekotoran, kekasaran dan
ketidakteraturan. Dengan kehidupan dan keteladanan kita dapat membantu orang
lain membedakan apa yang menjijikkan dari tabiat atau lingkungan mereka, dan
dengan kesopansantunan Kristen kita dapat mendorong ke arah perbaikan.
Sementara kita menyatakan perhatian terhadap mereka kita akan mendapat kesempatan
untuk mengajar mereka bagaimana memanfaatkan tenaga mereka sebaik-baiknya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pengharapan dan Semangat&lt;md&gt;&amp;nbsp; &lt;/md&gt;&lt;/span&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjm0NuhoylTk-FJmMlAfR8DG1oJZZgK5ijkcmeTC_SE5n5YbeVDX9QP-UMZXq6VbGtw787Ra4YlVBsccBYDk0h6bOYzSPCNn5xXXtTbVespNWqrllqYkqwIdY75PYIWDDSbsYuRSoC-4UM/s1600/harapan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="217" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjm0NuhoylTk-FJmMlAfR8DG1oJZZgK5ijkcmeTC_SE5n5YbeVDX9QP-UMZXq6VbGtw787Ra4YlVBsccBYDk0h6bOYzSPCNn5xXXtTbVespNWqrllqYkqwIdY75PYIWDDSbsYuRSoC-4UM/s320/harapan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Kita tidak dapat berbuat apa-apa tanpa semangat dan
ketabahan. Ucapkanlah kata-kata pengharapan dan semangat kepada orang miskin
dan yang patah semangat. Kalau perlu berikanlah bukti nyata akan perhatianmu
dengan menolong mereka bila mereka dalam keadaan kesulitan. Mereka yang sudah
mendapat banyak keuntungan haruslah mengingat bahwa diri mereka sendiri masih
bersalah dalam banyak hal, dan bahwa sangatlah menyakitkan bagi mereka bilamana
kesalahan-kesalahan mereka itu diungkapkan dan terpampang di hadapan mereka
keadaan buruk dari apa yang seharusnya mereka alami. Ingatlah bahwa kebaikan
hati akan lebih berhasil daripada teguran. Sementara engkau mencoba mengajar
orang lain, biarlah mereka melihat bahwa engkau menginginkan agar mereka
mencapai standar yang paling tinggi, dan bahwa engkau bersedia menolong mereka.
Jika mereka gagal dalam beberapa hal, jangan cepat-cepat mempersalahkan mereka.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kesederhanaan, penyangkalan diri, penghematan, adalah
pelajaran-pelajaran yang sangat penting untuk dipelajari oleh orang miskin,
yang sering nampak sulit dan tidak berkenan bagi mereka. Contoh dan roh dunia
ini senantiasa menggerakkan dan memelihara kesombongan, sifat suka pamer,
pemanjaan diri, boros dan malas. Kejahatan-kejahatan ini menyebabkan ribuan
orang jadi miskin dan mencegah ribuan orang lainnya untuk bangkit dari
kebejatan moral dan kemelaratan. Orang-orang Kristen harus mendorong semangat
orang miskin supaya menolak pengaruh-pengaruh ini.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Yesus datang ke dunia ini dalam kerendahan hati. Ia
dilahirkan dalam keadaan hina. Raja surga, Raja kemuliaan, dan Panglima bala
tentara malaikat, Ia merendahkan Diri-Nya untuk menerima sifat kemanusiawian,
kemudian Ia memilih satu kehidupan yang penuh dengan kemiskinan dan kehinaan.
Ia tidak memiliki kesempatan yang tidak dimiliki oleh seorang miskin. Kerja
keras, kesukaran, dan kemelaratan adalah bagian dari pengalaman-Nya
sehari-hari.&amp;nbsp; "Serigala mempunyai
liang," ujar-Nya, "dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia
tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."17&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Yesus tidak mencari kekaguman atau pujian manusia. Ia tidak
mempunyai pasukan militer. Ia tidak memerintah kerajaan duniawi. Ia tidak
mencari kebaikan hati orang kaya atau orang terhormat di dunia ini. Ia tidak
menuntut satu kedudukan di antara para pimpinan bangsa. Ia tinggal di antara
rakyat jelata. Ia menganggap tidak ada garis pemisah antar golongan masyarakat.
Ia tidak mempedulikan garis keturunan ningrat, kekayaan, bakat, pengetahuan,
atau derajat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ia adalah Raja Surga, tetapi murid-murid-Nya tidak dipilih
dari antara ahli-ahli hukum yang terpelajar, pejabat pemerintah, ahli taurat
atau orang Farisi. Ia melangkahi orang-orang ini karena mereka menyombongkan
diri dengan pendidikan dan kedudukan mereka. Mereka sudah mantap dengan tradisi
dan ketakhyulan. Ia yang dapat membaca segala hati memilih para nelayan yang
rendah hati yang rela diajar. Ia makan bersama pemungut cukai dan orang-orang
berdosa, bergaul dengan rakyat jelata, bukan supaya menjadi rendah dan duniawi
bersama mereka, tetapi dengan ajaran dan keteladanan hidup Ia mengajarkan
prinsip-prinsip yang benar kepada mereka, dan mengangkat mereka dari
keduniawian dan kemerosotan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Yesus berusaha memperbaiki standar dunia yang palsu dalam
menilai manusia. Ia mengambil tempat bersama orang miskin, agar Ia dapat
mengangkat dari kemiskinan noda yang dunia telah mencapnya. Ia telah membuang
dari padanya cemooh untuk selama-lamanya, dengan memberkati kaum miskin, yakni
para pewaris kerajaan Allah. Ia menunjuk kepada jejak kaki-Nya sambil berkata:
"Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul
salibnya setiap hari dan mengikut Aku."18&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Para pekerja Kristen harus mendatangi orang banyak di mana
mereka berada, dan mendidik mereka, bukan dalam kesombongan, tetapi dalam
pembangunan tabiat. Ajarkanlah kepada mereka bagaimana Kristus bekerja dan
menyangkal diri-Nya. Bantulah mereka belajar dari Dia pelajaran penyangkalan
diri dan pengorbanan. Ajarlah mereka supaya berhati-hati terhadap pemanjaan
diri dalam mengikuti mode. Hidup ini terlalu berharga, sangat penuh dengan
tanggungjawab yang serius dan suci untuk disia-siakan dalam menyenangkan diri.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Hal-hal Terbaik Dari Kehidupan&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pria dan wanita telah dengan susah payah mulai memahami
tujuan hidup yang benar. Mereka tertarik oleh kegemerlapan dan peragaan. Mereka
berambisi memperoleh keunggulan duniawi. Untuk ini tujuan hidup itu yang benar
dikorbankan. Hal-hal yang terbaik dari kehidupan ini--yaitu kesederhanaan,
kejujuran, kebenaran, kemurnian dan integritas--tak dapat diperjual-belikan.
Semuanya gratis baik bagi yang bodoh maupun yang terdidik, bagi pekerja kasar
maupun negarawan terhormat. Bagi setiap orang Allah telah menyediakan
kesenangan yang sama-sama dapat dinikmati oleh orang kaya dan
miskin--kesenangan yang terdapat dalam penumbuhan kemurnian pikiran dan
tindakan yang tidak mementingkan diri, kesenangan yang datang dari mengucapkan
perkataan simpati dan perbuatan baik. Dari mereka yang melakukan pelayanan
seperti itu cahaya Kristus bersinar menerangi kehidupan yang digelapkan oleh
banyak bayangan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Sementara menolong orang miskin dalam soal-soal materi,
perhatikanlah senantiasa kebutuhan rohani mereka. Biarlah hidupmu sendiri
menyaksikan kuasa pemeliharaan Kristus. Hendaklah tabiatmu menyatakan standar
yang tinggi terhadap mana semua orang bisa capai. Ajarkanlah injil itu dengan
perumpamaan-perumpamaan yang sederhana. Biarlah segala sesuatu yang harus
engkau lakukan menjadi pelajaran dalam pembangunan tabiat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dalam rangkaian pekerjaan yang hina, orang yang paling lemah
dan paling terbelakang bisa bekerja bersama Allah dan merasa nyaman dalam
hadirat dan anugerah-Nya yang memelihara. Mereka tidak melelahkan diri dengan
kecemasan-kecemasan kesibukan dan kesusahan yang tak perlu. Biarlah mereka
terus bekerja dari hari ke hari, dengan setia melakukan tugas yang diberikan
Allah maka Ia akan memelihara mereka. Ia berkata:&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga,
tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan
permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah yang melampaui segala
akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus."19&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pemeliharaan Tuhan mencakup seluruh makhluk ciptaan-Nya. Ia
mengasihi mereka semua dan tidak membeda-bedakan, kecuali bahwa Ia merasa
sangat iba terhadap mereka yang terpanggil untuk memikul beban-beban hidup yang
paling berat. Anak-anak Allah harus menghadapi pencobaan dan kesulitan. Tetapi
mereka harus menerima bagiannya dengan roh kegembiraan, mengingat bahwa bagi
semua yang dunia lalai memberi, Allah Sendiri yang akan memberikan pada mereka
dalam kemurahan yang terbaik.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Pada waktu kita datang ke tempat-tempat yang sulit itulah Ia
menyatakan kuasa dan hikmat-Nya dalam menjawab doa yang rendah hati. Percayalah
pada-Nya sebagai Allah yang mendengar dan menjawab doa. Ia akan menyatakan
diri-Nya kepadamu sebagai Seorang yang dapat menolong dalam setiap keadaan
darurat. Ia yang telah menciptakan manusia, yang telah memberikan kemampuan
tubuh, pikiran dan rohani yang luar biasa, tidak akan menahan apa yang
diperlukan untuk mempertahankan hidup yang telah Ia berikan. Ia yang telah
menyampaikan firman-Nya kepada kita--yaitu daun-daun pohon alhayat--tidak akan
menahan dari kita pengetahuan tentang bagaimana menyediakan makanan bagi
anak-anak-Nya yang memerlukan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bagaimanakah hikmat didapatkan oleh dia yang memegang bajak
dan mengendalikan lembu? Dengan mencarinya seperti mencari perak, dan
mencarinya seperti mencari harta yang tersembunyi. "Mengenai adat
kebiasaan ia telah diajari, diberi petunjuk oleh Allah."20 "Dan ini
pun datangnya dari Tuhan semesta alam; Ia adalah ajaib dalam keputusan dan
agung dalam kebijaksanaan."21&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ia yang mengajar Adam dan Hawa di Firdaus tentang bagaimana
merawat kebun ingin mengajar manusia sekarang ini. Ada akal budi bagi dia yang
membajak dan menanam benih. Di hadapan orang-orang yang percaya dan menurut
Dia, Allah akan membuka jalan kemajuan. Biarlah mereka maju dengan berani,
percaya pada-Nya untuk melengkapi segala keperluan mereka sesuai dengan
kelimpahan kebaikan-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ia yang memberi makan orang banyak dengan lima potong roti
dan dua ekor ikan kecil sekarang ini sanggup untuk memberi hasil kepada usaha
kita. Ia yang berkata kepada para nelayan di Galilea itu, "Campakkanlah
jalamu," dan setelah mereka menuruti perintah itu jalanya di sisi sampai
koyak, ingin agar umat-Nya dalam hal ini melihat satu bukti akan apa yang Ia
akan lakukan bagi mereka sekarang ini. Allah yang memberikan kepada bangsa
Israel manna dari surga sewaktu di padang belantara masih hidup dan masih memerintah.
Ia akan memimpin umat-Nya dan memberi keterampilan serta pengertian dalam
pekerjaan di mana mereka telah dipanggil untuk lakukan. Ia akan memberikan
hikmat kepada mereka yang berusaha melakukan tugas mereka dengan
sungguh-sungguh dan bijaksana. Ia yang memiliki bumi ini kaya dengan
narasumber, dan akan memberkati setiap orang yang berusaha memberkati orang
lain.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kita perlu memandang ke surga dalam iman. Kita tidak boleh
kecewa karena kegagalan yang nyata, dan juga tidak boleh berputus asa karena
penundaan. Kita harus bekerja dengan bergembira, penuh pengharapan, dengan rasa
syukur, percaya bahwa dalam perut bumi tersimpan harta yang limpah bagi pekerja
yang setia untuk menggali harta yang lebih mahal dari emas atau perak.
Gunung-gunung dan bukit-bukit berubah; bumi ini berkerut menua seperti sehelai
kain; tetapi berkat Allah yang digelar bagi umat-Nya di atas meja padang
belantara itu tidak pernah akan berhenti.&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;a class="wa_btn wa_btn_s" expr:data-href="data:post.url" expr:data-text="data:post.title" href="whatsapp://send" style="display: none;"&gt;Share via Whatsapp&lt;/a&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/pertolongan-bagi-tunakarya-dan-tunawisma.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiekc6qcbx_6gAqQYlVLwm6fFr2hnq31IAF4f0PxsPlb0mu8Vz4eTCPPWOtOT0efF3zJ8rsG5hyphenhyphenJ4g4_Mai4xYURhfZZjD7YSV1tOmztCU-E0kpkmxAfJbRW71k1CKNY3rPx6HONlm2cCc/s72-c/pengangguran.jpg" width="72"/><thr:total>1</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-8144379823046021533</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 11:34:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-11-01T12:00:27.001+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>BEKERJA UNTUK YANG TIDAK BERTARAK</title><description>&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;BEKERJA UNTUK YANG TIDAK BERTARAK&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpRBefea2FlD2D52LqxKzdkkb1LTsIvVmbHOc9Kx7lIoSMdQR3Nkw4oywHQyu-RdMSAh27ds4ABrzTcznxEAx5PsiU-_UGrcs2DQRECoKJhOBqNYJxSczzQSPm_7U2H13hhut3ctQ_8Lw/s1600/Makanan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="164" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpRBefea2FlD2D52LqxKzdkkb1LTsIvVmbHOc9Kx7lIoSMdQR3Nkw4oywHQyu-RdMSAh27ds4ABrzTcznxEAx5PsiU-_UGrcs2DQRECoKJhOBqNYJxSczzQSPm_7U2H13hhut3ctQ_8Lw/s320/Makanan.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Setiap reformasi yang benar mendapat tempat dalam pekerjaan
injil dan cenderung mengangkat jiwa kepada satu kehidupan yang baru dan lebih
mulia. Reformasi pertarakan itu khususnya menuntut dukungan para pekerja
Kristen. Mereka harus menaruh perhatian pada pekerjaan ini dan menjadikannya
sebagai masalah kehidupan. Di mana-mana mereka harus menyatakan kepada orang
banyak prinsip-prinsip pertarakan yang benar dan mengajak orang untuk
menandatangani janji pertarakan. Usaha yang sungguh-sungguh harus dilakukan demi
mereka yang diperbudak oleh kebiasaan-kebiasaan jahat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Di mana-mana ada tugas yang harus dilakukan bagi mereka yang
jatuh karena tidak bertarak. Di kalangan gereja-gereja, lembaga-lembaga
keagamaan, di rumah-rumah orang Kristen, banyak orang muda yang memilih jalan
kebinasaan. Melalui kebiasaan tidak bertarak mereka membawa penyakit kepada
diri mereka sendiri, dan melalui sifat tamak akan uang untuk pemanjaan dosa
mereka jatuh ke dalam praktik-praktik yang tidak jujur. Kesehatan dan tabiat
jadi rusak. Terpisah dari Allah dan terbuang dari masyarakat, jiwa-jiwa yang
malang ini merasa bahwa mereka tidak mempunyai pengharapan baik untuk hidup
sekarang ini maupun yang akan datang. Hati banyak orangtua kecewa. Orang-orang
mencap mereka ini sebagai manusia yang tidak punya harapan; tetapi Allah tidak
menganggapnya demikian. Ia mengerti semua keadaan yang telah membuat mereka
seperti itu, dan Ia memandang mereka dengan belas kasihan. Inilah golongan
orang yang menuntut pertolongan. Jangan pernah berikan kesempatan bagi mereka
mengatakan, "Tidak ada orang yang peduli akan jiwa saya."&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Di antara korban-korban ketidakbertarakan terdapat
orang-orang dari semua golongan dan segala profesi. Orang-orang yang
berkedudukan tinggi, yang memiliki kecakapan istimewa, yang berprestasi tinggi,
semuanya sudah menyerah kepada pemanjaan selera sampai mereka tidak berdaya
untuk menolak godaan. Sebagian dari mereka yang tadinya memiliki kekayaan
sekarang menjadi tuna wisma, tidak mempunyai teman, berada dalam penderitaan,
kesusahan, penyakit dan kebejatan moral. Mereka sudah kehilangan pengendalian
diri. Kecuali ada tangan penolong diulurkan kepada mereka maka mereka akan
tenggelam semakin dalam lagi. Akibat pemanjaan diri ini bukan hanya timbul dosa
moral, tetapi juga penyakit jasmani.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dalam menolong orang yang tidak bertarak itu sering kita
harus menaruh perhatian terhadap keadaan fisiknya, sebagaimana Kristus sering
lakukan. Mereka membutuhkan makanan dan minuman sehat yang tidak merangsang,
pakaian yang bersih, dan kesempatan untuk mendapatkan kebersihan jasmani.
Mereka perlu diliputi oleh suasana pengaruh Kristen yang mengangkat dan
menolong jiwa. Di tiap kota harus disediakan sebuah tempat di mana budak-budak
kebiasaan jahat ini dapat menerima pertolongan untuk melepaskan diri dari
rantai yang membelenggu mereka. Minuman keras dianggap oleh orang banyak
sebagai satu pelarian dari masalah; tetapi hal ini tidak perlu kalau
orang-orang yang mengaku Kristen mau mengikuti teladan oleh orang Samaria yang
baik hati itu, bukannya bertindak seperti imam dan orang Lewi itu.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dalam menangani para korban ketidakbertarakan kita harus
ingat bahwa kita tidak menghadapi orang yang waras, melainkan dengan mereka
yang untuk sementara sedang berada di bawah kuasa setan. Bersabar dan tabahlah
menghadapinya. Jangan pikirkan soal tampang yang melawan dan menentang, tetapi
tentang nyawa yang berharga untuk siapa Kristus sudah mati untuk menebusnya.
Sementara pemabuk itu sadar akan keadaannya dirinya yang sudah begitu rendah,
lakukanlah segala kemampuan untuk menunjukkan bahwa engkau adalah seorang
sahabat. Jangan mengucapkan perkataan mencela. Janganlah ada pandangan atau
tindakan yang memperlihatkan sikap menyalahkan atau keengganan. Sangat mungkin
jiwa yang malang itu mengutuk dirinya sendiri. Bantulah dia supaya bangkit.
Ucapkanlah kata-kata yang membangkitkan iman. Usahakan memuji hal-hal yang baik
dalam tabiatnya. Ajari dia bagaimana menjangkau ke atas. Tunjukkan bahwa adalah
mungkin bagi dia untuk hidup begitu rupa sehingga memenangkan penghormatan dari
sesama manusia. Tolonglah dia melihat nilai dari bakat-bakat yang diberikan
Allah kepadanya, tetapi yang telah dia abaikan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Walaupun kemauan sudah merosot dan lemah, masih ada harapan
baginya di dalam Kristus. Ia akan menimbulkan dorongan hati yang lebih tinggi
dan keinginan yang lebih suci dalam hati orang itu. Doronglah dia untuk menaruh
pengharapan yang tersedia baginya dalam injil. Bukakan Alkitab di hadapan orang
yang tergoda, yang sedang bergumul, dan bacalah untuknya berulang-ulang tentang
janji-janji Allah. Janji-janji itu akan menjadi bagaikan daun-daun pohon
alhayat baginya. Teruskan usahamu dengan sabar, sampai tangan yang gemetar itu
dengan rasa syukur dan gembira meraih pengharapan penebusan melalui Kristus.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;script async src="//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js"&gt;&lt;/script&gt;
&lt;!-- sdachurchblogging_main_Blog1_1x1_as --&gt;
&lt;ins class="adsbygoogle"
     style="display:block"
     data-ad-client="ca-pub-5285777538040742"
     data-ad-slot="5939413519"
     data-ad-format="auto"&gt;&lt;/ins&gt;
&lt;script&gt;
(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({});
&lt;/script&gt;&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Engkau harus mempertahankan orang yang engkau sedang tolong,
kalau tidak engkau tidak akan menang. Mereka akan terus digoda kepada
kejahatan. Berulang-ulang mereka nyaris akan dikalahkan oleh keinginan terhadap
minuman keras; berulang-ulang mereka bisa jatuh; tetapi jangan hentikan usahamu
karena hal itu.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka sudah bertekad untuk berusaha hidup bagi Kristus;
tetapi kuasa kemauannya lemah, dan mereka harus diawasi dengan ketat oleh
orang-orang yang mengawasi jiwa-jiwa itu yang harus mereka pertanggungjawabkan.
Mereka itu sudah kehilangan kedewasaannya, dan ini harus dikembalikan. Banyak
orang harus bergumul melawan kecenderungan bawaan kepada kejahatan. Keinginan
yang tidak wajar, gerakan hawa nafsu, itu merupakan bawaan lahir. Hal-hal ini
harus diawasi dengan ketat. Baik dari dalam maupun dari luar, kebaikan dan
kejahatan saling berusaha untuk menguasainya. Mereka yang tidak pernah
mengalaminya tidak dapat memahami kuasa selera yang nyaris menaklukkan itu,
atau akan ganasnya pergumulan antara kebiasaan-kebiasaan pemanjaan diri dengan tekad
untuk bertarak dalam segala hal. Berulang-ulang peperangan tersebut harus
dihadapi.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Banyak orang yang ditarik kepada Kristus tidak akan
mempunyai dorongan moral untuk meneruskan perjuangan melawan selera dan nafsu.
Tetapi pekerja itu tidak perlu kecewa karenanya. Apakah yang murtad itu hanya
mereka yang telah diselamatkan dari kedalaman dosa yang paling rendah?&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ingatlah bahwa engkau tidak bekerja sendirian.
Malaikat-malaikat yang melayani bersatu dalam pelayanan dengan setiap
putra-putri Allah yang tulus. Kristuslah yang memulihkan. Tabib Besar itu
Sendiri berdiri di samping para pekerja-Nya yang setia, sambil berkata kepada
jiwa yang menyesal itu, "Anakku, dosamu telah diampuni."1&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Banyak orang-orang terbuang yang akan meraih pengharapan
injil yang disodorkan di hadapan mereka dan akan masuk ke dalam kerajaan surga,
sedangkan orang-orang lain yang sudah diberkati dengan banyak kesempatan dan
sinar terang besar yang tidak mereka manfaatkan akan ditinggalkan dalam
kegelapan di luar.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Korban-korban kebiasaan jahat harus disadarkan kepada
perlunya mengadakan usaha untuk diri sendiri. Orang lain mungkin berusaha
mati-matian untuk mengangkat mereka, anugerah Allah dapat ditawarkan dengan
bebas, Kristus akan mengimbau, para malaikat-Nya bisa melayani; tetapi semuanya
akan sia-sia kecuali kalau mereka sendiri tergerak untuk bergumul demi diri
mereka sendiri. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kata-kata Daud yang terakhir kepada Salomo, yang kemudian
menjadi orang muda dan tidak lama kemudian menerima mahkota Israel, adalah,
"Maka kuatkanlah hatimu . . . dan berlakulah seperti seorang
laki-laki."2 Kepada setiap anak manusia, calon pemilik mahkota abadi,
kata-kata ilham ini diucapkan, "Maka kuatkanlah hatimu, dan berlakulah
seperti seorang laki-laki."&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Orang yang memanjakan diri haruslah dituntun untuk melihat
dan merasakan bahwa pembaruan moral yang besar diperlukan kalau mereka mau
menjadi seperti laki-laki. Allah menyerukan mereka untuk bangkit dan di dalam
kekuatan Kristus meraih kembali kedewasaan pemberian Allah itu yang sudah
dikorbankan melalui pemanjaan dosa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dengan merasakan kuasa penggodaan yang dahsyat itu,
penarikan keinginan yang membawa kepada pemanjaan itu, banyak orang berseru
dalam keputusasaan, "Saya tidak dapat melawan kejahatan." Katakan
kepadanya bahwa dia bisa, bahwa dia harus melawannya. Mungkin dia sudah
dikalahkan berkali-kali, tetapi tidak selamanya harus demikian. Dia lemah dalam
kekuatan moral, dikuasai oleh kebiasaan hidup yang berdosa. Segala janji dan
tekadnya adalah bagaikan tali dari pasir. Kesadaran akan janji yang diingkari
dan sumpah yang dilanggar melemahkan keyakinannya terhadap
kesungguh-sungguhannya sendiri, dan menyebabkan dia merasa bahwa Allah tidak
dapat menerimanya atau membantu upaya-upayanya. Tetapi dia tidak perlu putus
asa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang menaruh kepercayaannya dalam Kristus tidak akan
diperhamba oleh sesuatu kebiasaan atau kecenderungan, apakah itu bersifat
bawaan atau yang ditumbuhkan. Gantinya diperhamba dalam bawah sifat alami yang
rendah, mereka harus menguasai setiap selera dan nafsu. Allah tidak
meninggalkan kita berperang melawan kejahatan dengan kekuatan kita sendiri yang
fana. Apa pun kecenderungan kita kepada kesalahan, yang diwarisi atau yang
ditumbuhkan, kita dapat mengalahkannya melalui kuasa yang Ia siap untuk
berikan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kuasa Kemauan &lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Orang yang tergoda perlu memahami kekuatan kemauan yang
sebenarnya. Inilah kuasa yang mengatur dalam diri manusia -- yaitu kuasa
mengambil keputusan dan kuasa memilih. Segala sesuatu tergantung pada tindakan
kemauan yang benar. Kerinduan akan kebaikan dan kemurnian adalah benar, selama
berjalan baik; tetapi kalau kita berhenti di sini saja, itu semua tidak
berarti. Banyak orang yang melaju ke dalam kehancuran sementara mereka berharap
dan ingin mengalahkan kecenderungan jahat. Mereka tidak berserah kepada
kehendak Allah. Mereka tidak &lt;mi&gt;memilih&lt;md&gt; untuk melayani Dia.&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Allah telah memberikan kepada kita kuasa memilih; adalah hak
kita untuk menggunakannya. Kita tidak dapat mengubah hati kita, kita tidak
dapat mengendalikan pemikiran kita, dorongan hati dan kasih sayang kita. Kita
tidak dapat menjadikan diri kita suci dan layak untuk pekerjaan Allah. Tetapi
kita dapat &lt;mi&gt;memilih&lt;md&gt; untuk melayani Allah, kita dapat
menyerahkan kemauan kita kepada-Nya; kemudian Ia akan bekerja di dalam diri
kita untuk mengarahkan kemauan dan bertindak sesuai dengan kesenangan hati-Nya.
Dengan demikian seluruh jiwa raga kita akan berada di bawah pengendalian
Kristus. &lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Melalui latihan kemauan secara benar, hidup itu akan berubah
seluruhnya. Dengan menyerahkan kemauan kepada Kristus, kita menggabungkan diri
dengan kuasa ilahi. Kita menerima kekuatan dari atas untuk membuat kita teguh.
Satu kehidupan yang murni dan mulia, satu kehidupan yang menang atas selera dan
nafsu, adalah mungkin bagi setiap orang yang mau menyatukan kemauan
manusiawinya yang lemah dan goyah itu kepada kehendak Allah yang mahakuasa dan
tidak tergoyahkan itu.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang bergumul melawan kuasa selera seharusnya dididik
dalam prinsip-prinsip hidup sehat. Kepada mereka harus ditunjukkan bahwa
pelanggaran hukum-hukum kesehatan, dengan menciptakan kondisi berpenyakit dan
keinginan yang tidak wajar, itu semua meletakkan dasar dari kebiasaan minum
minuman keras. Hanya dengan penurutan kepada prinsip-prinsip kesehatan mereka
dapat berharap untuk bebas dari keinginan akan rangsangan-rangsangan yang tidak
wajar. Sementara mereka bergantung pada kekuatan ilahi untuk mematahkan
belenggu selera, mereka harus bekerjasama dengan Allah oleh penurutan kepada
hukum-hukum-Nya, baik hukum moral maupun hukum jasmani.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang berusaha mengadakan reformasi seharusnya
disediakan pekerjaan. Tidak ada orang yang sanggup bekerja harus diajar untuk
mengharapkan makanan, pakaian dan tempat tinggal yang gratis. Demi diri mereka
dan demi orang lain, sesuatu cara harus diadakan oleh mana mereka dapat mengembalikan
dengan setimpal apa yang mereka terima. Doronglah setiap orang supaya mandiri.
Ini akan memperkuat harga diri dan merupakan suatu kemandirian yang mulia.
Menggiatkan pikiran dan tubuh dalam pekerjaan yang bermanfaat itu perlu sebagai
suatu pengaman terhadap penggodaan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kekecewaan-kekecewaan dan Bahaya-bahaya&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang bekerja melayani orang yang jatuh akan
dikecewakan oleh banyak orang yang berjanji untuk pembaruan. Banyak orang akan
melakukan perubahan semu dalam kebiasaan dan praktik hidup. Mereka terdorong
oleh gerak hati, dan untuk sementara nampaknya sudah berubah; tetapi tidak ada
perubahan hati yang sesungguhnya. Mereka masih menggandrungi cinta diri, masih
haus akan kepelesiran yang bodoh, dan keinginan pemanjaan diri yang sama.
Mereka tidak mengetahui pekerjaan pembangunan tabiat, dan mereka tidak dapat
dipercaya sebagai pemegang prinsip. Mereka sudah memerosotkan kemampuan pikiran
dan kuasa rohani dengan menuruti selera dan nafsu, dan ini membuat mereka
lemah. Mereka berubah-ubah dan labil. Dorongan hati mereka menjurus kepada
masalah seksual. Orang-orang seperti ini sering menjadi sumber bahaya terhadap
orang lain. Karena mereka dianggap seperti laki-laki dan perempuan yang sudah
berubah, maka kepada mereka dipercayakan tanggungjawab dan posisi di mana
pengaruh mereka merusak orang yang masih lugu.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bahkan mereka yang berusaha dengan sungguh-sungguh bagi
pembaruan tidaklah bebas dari bahaya kejatuhan. Mereka perlu diperlakukan
dengan kebijaksanaan yang besar dan dengan kelemahlembutan. Orang-orang yang
telah diselamatkan dan diangkat dari kedalaman dosa kalau dipuji dan disanjung
kadang-kadang membuktikan kehancuran mereka. Kebiasaan mengundang pria dan
wanita untuk menceritakan di hadapan umum tentang pengalaman mereka dalam dosa
sangat berbahaya, baik bagi pembicara itu sendiri maupun para pendengarnya.
Menggambarkan liku-liku kejahatan itu merusak pikiran dan jiwa. Dan menonjolkan
orang-orang yang diselamatkan itu berbahaya bagi mereka. Banyak orang terdorong
untuk merasa bahwa kehidupan mereka yang penuh dosa itu telah memberi kepada
mereka suatu keistimewaan tertentu. Cinta akan kemasyhuran dan roh percaya diri
didorong yang ternyata berbahaya kepada jiwa itu. Hanya dengan tidak
mempercayai diri dan bergantung pada kemurahan Kristuslah mereka dapat
bertahan. &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Semua orang yang ternyata sungguh-sungguh bertobat
seharusnya didorong untuk bekerja bagi orang lain. Jangan ada yang menolak satu
jiwa yang telah meninggalkan pekerjaan setan untuk pelayanan Kristus. Bilamana
seseorang terbukti sudah dipengaruhi Roh Allah, berikan dorongan supaya dia
memasuki pekerjaan Tuhan. "Tunjukkanlah belas kasihan kepada mereka yang
ragu-ragu."3 Mereka yang bijaksana oleh akal budi dari Allah akan melihat
jiwa-jiwa yang memerlukan pertolongan, mereka yang sudah sungguh-sungguh
bertobat tetapi tanpa dorongan akan sukar mempertahankan pengharapan. Tuhan
akan menanamkan dalam hati hamba-hamba-Nya agar menyambut orang-orang bertobat
yang masih goyah ini ke dalam persekutuan kasih mereka. Apa pun dosa yang
pernah menjerat mereka, betapa dalam pun mereka sudah jatuh, bilamana mereka
datang kepada Kristus dengan hati yang remuk, Ia akan menerima mereka. Kemudian
berilah sesuatu tugas kepada mereka untuk dilakukan bagi-Nya. Jika mereka rindu
bekerja mengangkat orang lain dari jurang kebinasaan dari mana mereka sendiri
telah diselamatkan, berilah mereka kesempatan. Ajaklah mereka dalam pergaulan
dengan orang Kristen yang sudah berpengalaman, agar mereka beroleh kekuatan
rohani. Penuhilah hati dan tangan mereka dengan pekerjaan melayani Tuhan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bilamana terang bersinar ke dalam jiwa, sebagian orang yang
kelihatannya sudah berserah penuh kepada dosa akan menjadi pekerja-pekerja yang
sukses bagi orang berdosa demikian karena mereka sendiri pernah berada di
tempat yang sama. Melalui iman dalam Kristus sebagian orang akan naik ke
kedudukan pelayanan yang tinggi dan dipercayakan dengan tanggungjawab dalam
pekerjaan penyelamatan jiwa. Mereka tahu di mana letak kelemahan mereka, mereka
menyadari merosotnya keadaan mereka. Mereka mengenal kekuatan dosa itu, kuasa
dari tabiat yang jahat. Mereka menyadari ketidaksanggupan untuk mengalahkannya
tanpa pertolongan Kristus, dan seruan mereka senantiasa adalah,
"Kuserahkan jiwa yang tak berdaya ini kepada-Mu."&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka ini dapat menolong orang-orang lain. Orang yang
pernah tergoda dan dicobai, yang hampir lenyap pengharapannya tetapi telah
diselamatkan karena mendengar pekabaran kasih, dapat memahami ilmu penarikan
jiwa. Dia yang hatinya dipenuhi dengan kasih akan Kristus mengetahui bagaimana
caranya mencari yang hilang, karena dia sendiri sudah ditemukan oleh
Juruselamat dan dikembalikan kepada kawanan domba itu. Dia dapat mengarahkan
orang-orang berdosa kepada Anak Domba Allah itu. Dia telah menyerahkan dirinya
tanpa pamrih kepada Allah dan telah diterima dalam lingkaran kasih. Tangan yang
lemah itu telah diulurkan meminta pertolongan dan telah digenggam erat. Oleh
pelayanan orang-orang yang demikian banyak anak-anak yang terhilang dibawa
kembali kepada Bapa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bagi setiap jiwa yang bergumul untuk bangkit dari kehidupan
yang berdosa ke dalam kehidupan yang suci, unsur kuasa besar yang tinggal hanya
"di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang
diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."4 Demi
pengharapan yang abadi dan demi kelepasan dari kecenderungan jahat, Kristus
berkata, "Barangsiapa haus baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!"5
Satu-satunya obat terhadap kejahatan ialah rahmat dan kuasa Kristus.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tekad yang baik yang dibuat dengan kekuatan sendiri tidaklah
berarti. Tidak semua sumpah di dunia ini akan mematahkan kuas kebiasaan jahat.
Tidak pernah manusia akan mempraktikkan pertarakan dalam segala hal sampai
hatinya diperbarui oleh rahmat ilahi. Kita tidak bisa menghindarkan diri dari
dosa sesaat pun. Setiap saat kita bergantung kepada Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Reformasi yang sejati dimulai dengan penyucian jiwa.
Pekerjaan kita melayani orang yang sudah jatuh akan mencapai sukses yang nyata
hanya kalau rahmat Kristus membentuk kembali tabiat dan jiwa itu dibawa ke
dalam hubungan yang hidup dengan Allah.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Kristus telah menghidupkan satu kehidupan yang penuh
penurutan kepada hukum-hukum Allah, dan dalam hal ini Ia memberi satu teladan
kepada umat manusia. Kehidupan yang Ia jalani di dunia ini, itulah yang harus
kita hidupkan melalui kuasa-Nya dan di bawah petunjuk-Nya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Dalam pekerjaan kita untuk orang yang sudah jatuh, tuntutan
hukum Allah dan perlunya kesetiaan kepada-Nya harus ditanamkan dalam pikiran
dan hati manusia. Jangan pernah gagal menunjukkan bahwa ada perbedaan yang
nyata antara orang yang melayani Allah dan yang tidak melayani-Nya. Allah itu
kasih adanya, tetapi Ia tidak dapat memaafkan penolakan dengan sengaja terhadap
perintah-perintah-Nya. Pelaksanaan pemerintahan-Nya sedemikian rupa sehingga
manusia tidak luput dari akibat ketidaksetiaan. Hanya mereka yang menghormati
Dia yang dapat Ia hormati. Perbuatan manusia di dunia ini menentukan nasibnya
yang abadi. Apa yang dia tabur, itulah yang akan dituainya. Sebab akan diikuti oleh
akibat.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tidak kurang dari penurutan yang sempurna yang dapat
memenuhi standar tuntutan Allah. Ia tidak membiarkan tuntutan-tuntutan-Nya
tidak menentu. Ia tidak mencampurkan sesuatu yang tidak perlu untuk membawa
manusia ke dalam keselarasan dengan Dia. Kita harus mengarahkan orang berdosa
kepada tabiat-Nya yang ideal dan menuntun mereka kepada Kristus, dan hanya
dengan anugerah-Nya cita-cita ini dapat dicapai.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Juruselamat mengenakan diri-Nya dengan kelemahan-kelemahan
manusia dan telah hidup tanpa dosa, agar manusia tidak takut bahwa karena
kelemahan manusiawinya maka mereka tidak dapat mengalahkan dosa. Kristus sudah
datang supaya kita "mengambil bagian dalam keadaan ilahi", dan
hidup-Nya menyatakan bahwa kemanusiaan, jika dipadukan dengan keilahian, tidak
akan berbuat dosa.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Juruselamat menang untuk menunjukkan kepada manusia
bagaimana dia dapat menang. Semua penggodaan setan Kristus hadapi dengan firman
Allah. Dengan percaya kepada janji-janji Allah, Ia menerima kuasa untuk
menuruti perintah-perintah Allah, dan si penggoda tidak beroleh keuntungan.
Terhadap setiap godaan jawab-Nya ialah, "Ada tertulis." Jadi Allah
telah memberi kita firman-Nya untuk melawan kejahatan. Janji-janji besar yang
sangat berharga adalah milik kita, agar dengan ini "kamu boleh mengambil
bagian dalam kodrat Ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan
dunia."6&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Ajaklah orang yang tergoda itu agar tidak memandang kepada
keadaan, kepada kelemahan dirinya atau kepada kuasa penggodaan itu, melainkan
kepada kuasa firman Allah. Seluruh kekuatan firman itu adalah milik kita. Kata
pemazmur itu, "Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku tidak
berdosa terhadap Engkau." "Sesuai dengan firman yang diucapkan, aku
telah menjaga diriku terhadap jalan orang-orang yang melakukan
kekerasan."7&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Bicarakanlah semangat kepada orang-orang itu; angkatlah
mereka kepada Allah di dalam doa. Banyak orang yang sudah dikalahkan oleh
penggodaan merasa terhina oleh kegagalan-kegagalan mereka, dan mereka merasa
sia-sia saja menghampiri Allah; tetapi pemikiran ini ditimbulkan oleh musuh.
Bila mereka sudah berdosa, mereka merasa tidak dapat berdoa, katakanlah kepada
mereka bahwa inilah saatnya untuk berdoa. Mungkin mereka merasa malu dan sangat
terhina; tetapi sementara mereka mengakui dosa-dosa mereka itu, Ia yang setia
dan adil akan mengampuni dosa mereka dan membersihkan mereka dari segala
kejahatan.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;mi&gt;"Segala perkara dapat kutanggung dalam Dia
yang memberi kekuatan kepadaku" "Allahku akan memenuhi segala
keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus
Yesus."&lt;md&gt;8&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
=================================================================&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Tidak ada yang seolah-olah lebih tidak berdaya, namun
sebenarnya lebih tidak kelihatan, daripada jiwa yang merasakan kehampaannya dan
sepenuhnya bergantung pada jasa Juruselamat. Dengan berdoa, dengan mempelajari
firman-Nya, dengan iman akan hadirat-Nya yang tetap, manusia yang paling lemah
dapat hidup dalam hubungan dengan Kristus yang hidup, dan Ia akan memegang
tangan mereka dan tidak pernah akan melepaskannya.&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Setiap jiwa yang hidup di dalam Kristus bisa memiliki
kata-kata yang indah ini. Dia boleh mengatakan: &lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Tetapi aku ini akan menunggu-nunggu TUHAN, Akan
mengharapkan Allah yang menyelamatkan aku; Allahku akan mendengarkan aku!
Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan
bangkit pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi
terangku!"9&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Biarlah Ia kembali menyayangi kita, menghapuskan
kesalahan-kesalahan kita dan melemparkan segala dosa kita ke dalam tubir-tubir
laut."10&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Allah telah berjanji:&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Aku akan membuat orang lebih jarang dari pada emas
tua, dan manusia lebih jarang dari pada emas Ofir."11&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
"Sekalipun kamu tergeletak di antara bejana-bejana,
namun kamu adalah seperti sayap burung merpati yang dilapisi dengan perak, dan
bulu-bulunya itu dengan emas berwarna kuning."12&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNormal"&gt;
Mereka yang paling diampuni oleh Kristus akan sangat
mengasihi-Nya. Mereka inilah yang akan berdiri paling dekat dengan takhta-Nya
pada hari yang terakhir itu. "Mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya
akan tertulis di dahi mereka."13&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/bekerja-untuk-yang-tidak-bertarak.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgpRBefea2FlD2D52LqxKzdkkb1LTsIvVmbHOc9Kx7lIoSMdQR3Nkw4oywHQyu-RdMSAh27ds4ABrzTcznxEAx5PsiU-_UGrcs2DQRECoKJhOBqNYJxSczzQSPm_7U2H13hhut3ctQ_8Lw/s72-c/Makanan.jpg" width="72"/><thr:total>2</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-2622948460819721664</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 11:19:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-30T22:21:48.408+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>MENOLONG YANG TERNODA</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: x-large;"&gt;MENOLONG YANG TERGODA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbwpcv39X5wID6KqDVJswnNgzqoatEFCQTUlXMnmfNJa1lXBGvJE02HK6YxhztD06tsYs95G1_bx2ojrOZuC0nig2FEWzcGI9lxa5VCxHt9LXh3m57qd0hSQroGud1HeNHL47Y5gcQb4/s1600/noda.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbwpcv39X5wID6KqDVJswnNgzqoatEFCQTUlXMnmfNJa1lXBGvJE02HK6YxhztD06tsYs95G1_bx2ojrOZuC0nig2FEWzcGI9lxa5VCxHt9LXh3m57qd0hSQroGud1HeNHL47Y5gcQb4/s400/noda.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kristus mengasihi kita bukan karena kita
yang lebih dulu mengasihi Dia; tetapi "ketika kita masih berdosa" Ia
telah mati bagi kita. Ia tidak memperlakukan kita sesuai dengan ganjaran kita.
Sekalipun dosa kita menuntut penghukuman, Ia tidak menghukum kita. Tahun demi
tahun Ia menanggung kelemahan dan kebodohan kita, dengan keangkuhan dan
penyelewengan kita. Sekalipun kita menyimpang, mengeraskan hati, mengabaikan
firman-Nya yang kudus, tangan-Nya tetap diulurkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Rahmat adalah sifat Allah yang dikaruniakan
kepada umat manusia yang tidak layak. Kita tidak mencarinya, tetapi anugerah
itu sendirilah yang mencari kita. Allah senang menganugerahkan rahmat-Nya
kepada kita, bukan karena kita layak, tetapi malah karena kita sangat tidak layak.
Satu-satunya yang tuntutan kita kepada kemurahan-Nya ialah kebutuhan kita yang
besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuhan Allah melalui Yesus Kristus
mengulurkan tangan-Nya sepanjang hari mengundang orang yang berdosa dan telah
jatuh. Ia mau menerima semua orang. Ia menyambut semuanya. Adalah kemuliaan
bagi-Nya untuk mengampuni orang-orang berdosa. Ia akan membebaskan mangsa dari
penguasa dunia, Ia mau membebaskan tawanan, Ia akan menarik puntung dari api.
Ia akan menurunkan rantai emas kemurahan-Nya ke kedalaman penderitaan umat manusia,
dan mengangkat jiwa yang sudah direndahkan dan dicemari oleh dosa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap manusia merupakan sasaran perhatian
kasih bagi Dia yang telah menyerahkan nyawa-Nya agar dapat mengembalikan
manusia kepada Allah. Jiwa-jiwa yang bersalah dan tak berdaya, yang dapat
terkena panah dan jerat setan, dipelihara seperti seorang gembala memelihara
kawanan dombanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Keteladanan Juruselamat harus menjadi
standar pelayanan kita bagi orang yang tergoda dan yang bersalah. Perhatian,
kelemahlembutan dan kesabaran yang sama yang telah Ia nyatakan terhadap kepada
kita, itu juga yang harus kita nyatakan kepada orang lain. "Aku memberikan
perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku
telah megasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi."1 Jika
Kristus tinggal di dalam kita, kita akan menyatakan kasih-Nya yang tidak
mementingkan diri itu kepada semua orang yang harus kita layani. Sementara kita
memperhatikan pria dan wanita yang membutuhkan simpati dan pertolongan, kita
tidak boleh bertanya, "Apakah mereka layak?" tetapi "Bagaimana
saya dapat melakukan kebaikan kepada mereka?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang kaya dan yang miskin, terpandang dan
yang rendah, merdeka atau hamba, semuanya adalah pusaka Allah. Ia yang telah
menyerahkan nyawanya untuk menebus manusia melihat dalam diri setiap manusia
satu nilai yang melebihi perhitungan manusia fana. Dengan rahasia dan kemuliaan
salib kita harus melihat nilai perhitungan-Nya atas jiwa manusia. Apabila kita
menilainya, kita akan merasakan bahwa manusia serendah apapun terlalu bernilai
untuk diperlakukan dengan sikap dingin atau hina. Kita harus menyadari betapa
penting pekerjaan melayani sesama manusia, agar mereka dapat ditinggikan kepada
takhta Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam perumpamaan Juruselamat, mata uang
yang hilang itu tetap sebagai sepotong perak walaupun tergeletak di dalam
lumpur dan sampah. Pemilik mata uang itu mencarinya karena benda itu bernilai.
Begitulah setiap jiwa dianggap bernilai dalam pemandangan Allah betapa pun
sudah merosot akibat dosa. Selama mata uang itu memuat gambar dan keterangan
tentang penguasanya, nilainya tetap sama, begitulah manusia yang pada
penciptaannya menyandang gambar dan keterangan Allah. Sekalipun kini cacat dan
dikelamkan oleh pengaruh dosa, bekas-bekas ukiran itu tetap ada pada setiap jiwa.
Allah ingin memulihkan jiwa itu dan mengukir kembali citra-Nya dalam kesalehan
dan kesucian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Betapa kecil rasa simpati kita terhadap
Kristus sedangkan seharusnya itulah ikatan kesatuan yang paling erat antara
kita dengan Dia -- rasa belas kasihan terhadap jiwa-jiwa yang menderita, yang
bersalah, jiwa-jiwa yang menderita, bahkan yang mati dalam pelanggaran dan
dosa! Dosa kita yang paling besar ialah memperlakukan manusia secara tidak
manusiawi. Banyak orang berpendapat bahwa mereka sedang mewakili keadilan Allah
padahal mereka sama sekali gagal menunjukkan kelemahlembutan-Nya dan kasih-Nya
yang besar. Seringkali orang-orang yang mereka temui dengan wajah murung dan
sengsara sedang dilanda tekanan penggodaan. Setan sedang bergumul dengan
jiwa-jiwa seperti ini, dan kata-kata yang kasar dan tidak mengandung simpati
akan mengecewakan mereka dan membuat mereka jadi mangsa bagi kuasa si penggoda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Menjamah pikiran adalah satu hal yang
rumit. Hanya Dia yang dapat membaca hati itu yang mengetahui bagaimana caranya mengajak
orang kepada pertobatan. Hikmat-Nya sajalah yang dapat memberikan kepada kita
keberhasilan dalam menjangkau yang hilang. Mungkin engkau bisa berdiri tegak
sambil merasa, "Saya lebih suci daripada kamu," namun tidak peduli
bagaimana pun tepatnya alasanmu atau betapa pun benar ucapanmu; kata-kata itu
tak akan pernah dapat menyentuh hati orang lain. Kasih Kristus yang dinyatakan
dengan perkataan dan perbuatan, akan berhasil mencapai jiwa itu, sedangkan
mengulangi pemikiran atau perbantahan tidak akan menghasilkan apapun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita membutuhkan lebih banyak rasa simpati
Kristus; bukan hanya rasa simpati terhadap mereka yang nampaknya tidak
bersalah, tetapi simpati terhadap jiwa-jiwa yang malang, menderita dan sedang
bergumul, yang sering jatuh-bangun dalam kesalahan, berdosa dan bertobat,
tergoda dan patah semangat. Kita harus mendatangi sesama kita, seperti Imam
Besar kita yang berpengasihan itu, yang terjamah dengan perasaan
kelemahan-kelemahan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang-orang buangan, pemungut cukai dan
orang berdosa, yang dihina bangsa-bangsa, merekalah yang dipanggil oleh
Kristus, dan oleh kasih setia-Nya mereka dipaksa datang kepadaNya. Golongan
yang Ia tidak pernah akan dipandang-Nya adalah mereka yang berdiri terpisah di
dalam gengsi mereka dan memandang rendah&amp;nbsp;
terhadap orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Pergilah ke jalan-jalan raya dan
lintasan-lintasan, dan paksalah mereka masuk," perintah Kristus kepada
kita," agar rumah perjamuan-Ku penuh." Dalam menuruti perintah ini,
kita harus pergi ke negeri kafir di sekitar kita dan kepada mereka yang jauh
dari kita. Para "pemungut cukai dan pelacur" harus mendengar undangan
Juruselamat itu. Melalui kebaikan dan kesabaran para utusan-Nya, undangan itu
menjadi suatu kuasa yang memaksa untuk mengangkat mereka yang sudah terbenam
jauh di kedalaman dosa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Motivasi Kristen menuntut agar kita bekerja
dengan tujuan yang pasti, dengan perhatian yang tidak memudar dan desakan yang
semakin keras, untuk jiwa-jiwa yang hendak dibinasakan oleh Setan. Janganlah
ada yang mengendorkan semangat yang sungguh-sungguh bagi keselamatan orang yang
tersesat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Perhatikanlah bagaimana semua orang
menunjukkan roh kesungguh-sungguhan melalui firman Allah dalam mengajak pria
dan wanita supaya datang kepada Kristus. Kita harus memanfaatkan setiap
kesempatan, secara perorangan atau umum, mengemukakan setiap alasan, mendorong
setiap motif yang paling kuat, untuk menarik orang-orang kepada Juruselamat.
Dengan segala kekuatan, kita harus mendorong mereka supaya memandang kepada
Yesus dan menerima kehidupan penyangkalan diri dan pengorbanan-Nya. Kita harus
menunjukkan bahwa kita mengharapkan mereka untuk menggembirakan hati Kristus
dengan memanfaatkan setiap karunia-Nya dalam menghormati nama-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Diselamatkan oleh
Pengharapan&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan."
Roma 8:24. Orang-orang yang jatuh ke dalam dosa harus dituntun untuk merasakan
bahwa belum terlalu terlambat bagi mereka untuk menjadi laki-laki sejati.
Kristus menghormati manusia dengan kepercayaan-Nya dan dengan demikian
menempatkan dia dalam kehormatannya. Bahkan mereka yang telah jatuh paling
dalam pun diperlakukan Kristus dengan hormat. Adalah satu perasaan sakit yang
terus menerus bagi Kristus kalau terpaksa dihadapkan dengan permusuhan,
kebejatan dan kecemaran; tetapi Ia tidak pernah mengucapkan satu pernyataan
untuk menunjukkan bahwa kepekaan-Nya tersentuh atau perasaan-Nya yang halus itu
tersinggung. Apa pun kebiasaan yang jahat, prasangka yang kuat, atau hawa nafsu
manusia yang berlebihan, Ia mengatasi semuanya dengan kelemahlembutan yang
mengharukan. Kalau kita mengambil bagian dalam Roh-Nya, kita akan menganggap
semua orang sebagai saudara kita, dengan godaan-godaan dan cobaan-cobaan yang
sama, seringkali jatuh dan berusaha untuk bangkit kembali, bergumul dengan
kekecewaan dan kesulitan, merindukan simpati dan pertolongan. Maka kita harus
menghadapi mereka bukan dengan cara yang melemahkan atau menolak mereka,
melainkan untuk membangkitkan harapan dalam hati mereka. Begitu mereka didorong
dengan cara demikian, mereka akan dengan yakin mengatakan, "Jangan
bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula,
sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku. Aku akan memikul
kemarahan TUHAN, sebab aku telah berdosa kepada-Nya, sampai Ia memperjuangkan
perkaraku dan memberi keadilan kepadaku, membawa aku ke dalam terang, sehingga
aku mengalami keadilan-Nya."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Demikianlah setiap orang di
antara kita akan memberi pertanggungjawaban tentang dirinya sendiri kepada
Allah. Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi lebih baik kamu
menganut pandangan ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau
tersandung!"&lt;md&gt;2&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Allah "menilik semua penduduk bumi.
Dia yang membentuk hati mereka sekalian."4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam melayani orang yang tergoda dan
bersalah, Ia menyuruh kita supaya "sambil menjaga dirimu sendiri, supaya
kamu juga jangan kena pencobaan."5 Dengan menyadari kelemahan-kelemahan
kita sendiri, kita akan merasa iba atas kelemahan-kelemahan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab siapakah yang menganggap engkau
penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima?"
"Tetapi kamu, janganlah kamu disebut rabi; karena hanya satu rabimu dan
kamu semua adalah saudara." "Tetapi engkau, mengapakah engkau
menghakimi saudaramu? Atau mengapakah engkau menghina saudaramu?"
"Karena itu janganlah kita saling menghakimi lagi! Tetapi baik kamu
menganut pandang ini: Jangan kita membuat saudara kita jatuh atau
tersandung."6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Menunjuk kesalahan seseorang selalu
memalukan. Jangan ada yang membuat pengalaman itu lebih pahit dengan teguran
yang tidak perlu. Tidak ada orang yang pernah ditarik kembali oleh tempelakan;
tetapi dengan cara itu banyak orang telah menolak dan semakin mengeraskan
hatinya terhadap keyakinan. Roh lemah lembut, perangai yang halus dan menawan,
dapat menyelamatkan orang yang bersalah dan menutupi banyak dosa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Rasul Paulus merasa perlu menegur
kesalahan, tetapi betapa berhati-hati dia berusaha menunjukkan bahwa dia adalah
sahabat bagi orang yang bersalah! Betapa was-wasnya dia menjelaskan kepada
mereka tentang alasan tindakannya! Dia membuat mereka mengerti bahwa sangat
menyakitkan untuk menyakiti hati mereka itu. Dia menunjukkan kepercayaan dan
rasa simpatinya kepada orang-orang yang bergumul untuk menang. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku menulis kepada kamu dengan hati
yang cemas dan sesak," katanya, "dan enggan mencucurkan banyak air
mata, bukan supaya kamu bersedih hati, tetapi supaya kamu tahu betapa besarnya
kasihku kepada kamu semua."7 "Jadi meskipun aku telah menyedihkan
hatimu dengan suratku ini, namun aku tidak menyesalkan . . . namun sekarang aku
bersukacita, bukan karena kamu berdukacita, melainkan karena dukacitamu membuat
kamu bertobat. . . . sebab perhatikanlah betapa justru dukacita yang besar,
bahkan pembelaan diri, kejengkelan, ketakutan, kerinduan, kegiatan,
penghukuman! Di dalam semuanya itu kamu telah membuktikan bahwa tidak bersalah
di dalam perkara itu. . . . Sebab itulah kami menjadi terhibur."8 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku bersukacita, sebab aku dapat
menaruh kepercayaan kepada kamu" "Dan setiap kali aku berdoa untuk
kamu, semua selalu berdoa dengan sukacita. Aku mengucapkan syukur kepada
Allahku karena persekutuan dalam berita Injil mulai dari hari pertama sampai
sekarang ini. Aku hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai
pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai akhirnya pada
hari Kristus Yesus. Memang sudah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu
semua, sebab kamu ada di dalam hatiku. karena itu, saudara-saudara yang
kukasihi dan yang kurindukan, sukacita dan mahkota, berdirilah juga dengan
teguh dalam Tuhan, hai saudara-saudaraku yang kekasih." "Sekarang
kami hidup kembali, asal saja kamu berdiri teguh di dalam Tuhan."9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Paulus menulis kepada saudara-saudara ini
sebagai "orang-orang kudus di dalam Kristus Yesus," tetapi dia tidak
menulis untuk mereka yang sudah sempurna tabiatnya. Dia menulis kepada mereka
sebagai pria dan wanita yang bergumul melawan penggodaan dan yang berada dalam
bahaya kejatuhan. Dia mengarahkan mereka kepada "Allah damai sejahtera,
yang oleh darah perjanjian yang kekal telah membawa kembali dari antara orang
mati Gembala Agung segala domba, yaitu Yesus, Tuhan kita, kiranya melengkapi
kamu dengan segala yang baik untuk melakukan kehendak-Nya dan mengerjakan di
dalam apa yang berkenan kepada-Nya, oleh Yesus Kristus. Bagi Dialah kemuliaan
sampai selama-lamanya!"10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bilamana seorang yang bersalah menyadari
kesalahannya, berhati-hatilah jangan merusak harga dirinya. Jangan kecewakan
dia dengan ketidakacuhan atau ketidakpercayaan. Janganlah berkata,
"Sebelum saya mempercayainya, saya akan tunggu untuk melihat apakah dia
akan bertahan." Seringkali sikap tidak percaya seperti ini menyebabkan
orang yang tergoda itu tersandung lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita harus berusaha memahami kelemahan
orang lain. Kita hanya mengetahui sedikit tentang ujian-ujian hati dari mereka
yang sudah terbelenggu dengan rantai kegelapan dan yang kekurangan tekad dan
kekuatan moral. Yang paling menyedihkan ialah kondisi orang yang sedang
menderita di bawah penyesalan yang dalam; dia seperti seorang yang kebingungan,
terhuyung-huyung dan terbenam ke dalam debu. Dia tidak dapat melihat apa-apa
dengan jelas. Pikirannya kabur, dia tidak tahu langkah apa yang harus diambil.
Banyak jiwa yang malang disalahmengerti, tidak dihargai, penuh dengan kesukaran
dan penderitaan -- bagai seekor domba yang tersesat dan hilang. Dia tidak dapat
menemukan Allah, namun dia mempunyai kerinduan yang dalam akan pengampunan dan
kedamaian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Oh, janganlah ada sepatah kata pun yang
menambah rasa sakit! Kepada jiwa yang letih karena kehidupan dosa, tetapi tidak
mengetahui di mana bisa mendapat kelepasan, perkenalkanlah Juruselamat yang
berkasihan itu. Peganglah tangannya, angkatlah dia, katakanlah kepadanya
kata-kata dorongan dan pengharapan. Tolonglah dia meraih tangan Juruselamat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Terlalu mudah kita menjadi tawar hati
terhadap jiwa-jiwa yang tidak segera menyambut usaha kita. Janganlah kita
berhenti berusaha menyelamatkan satu jiwa selagi masih ada satu cahaya
pengharapan. Jiwa-jiwa yang indah itu, yang telah dibayar oleh tebusan Penebus
kita yang rela mengorbankan diri itu terlalu berharga untuk diserahkan dengan
begitu saja kepada kuasa si penggoda.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita perlu menempatkan diri pada posisi orang-orang
yang tergoda itu. Pikirkanlah tentang kekuatan sifat bawaan, pengaruh hubungan
dan lingkungan yang jahat, dan kekuatan dari kebiasaan-kebiasaan yang salah.
Herankah kita bahwa di bawah pengaruh-pengaruh yang demikian seseorang dapat
merosot? Apakah kita merasa heran bahwa mereka pasti lamban menyambut
usaha-usaha kita untuk mengangkat mereka?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ketika dimenangkan kepada injil itu,
seringkali orang-orang yang kelihatannya keras dan tidak memberi harapan akan
terdapat di antara para pengikut dan pembela yang paling setia. Mereka tidak
seluruhnya rusak. Di bawah sifat-sifat lahiriah masih ada gerak hati yang baik
yang bisa dijangkau. Tanpa tangan yang menolong banyak orang yang tidak akan
pernah bangkit lagi, tetapi dengan usaha yang sabar dan tidak mengenal lelah
mereka akan bisa diangkat. Orang-orang seperti itu memerlukan kata-kata yang
lemah lembut, perhatian yang baik, dan pertolongan yang nyata. Mereka
membutuhkan nasihat seperti itu yang tidak akan memadamkan api semangat yang
kecil pun di dalam jiwa. Biarlah para pekerja yang berhubungan dengan mereka
memperhatikan hal ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ada sebagian orang akan menemukan mereka
yang derajat pikirannya sudah lama merosot, sehingga mereka dalam hidup ini
tidak akan pernah menjadi lebih baik kalau pun berada dalam keadaan yang lebih
nyaman. Tetapi sinar terang Matahari Kebenaran dapat menembus jiwa orang itu.
Adalah kesempatan mereka untuk memiliki kehidupan yang sesuai dengan kehidupan
Allah. Tanamkanlah dalam benak mereka pikiran-pikiran yang mengangkat dan mengagungkan.
Biarlah hidupmu memperjelas kepada mereka perbedaan antara yang jahat dan yang
murni, antara gelap dengan terang. Dalam keteladananmu biarlah mereka membaca
apa artinya menjadi seorang Kristen. Kristus sanggup mengangkat orang yang
paling berdosa dan menempatkan mereka di tempat di mana mereka akan diakui
sebagai anak-anak Allah, pewaris-pewaris pusaka kekal bersama Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan mukjizat rahmat ilahi, banyak orang
akan dilayakkan untuk kehidupan yang bermanfaat. Karena dilecehkan dan direndahkan,
mereka telah menjadi sangat kecewa; mereka mungkin tampak tabah dan tenang.
Tetapi di bawah pelayanan Roh Kudus kebodohan yang membuat kelegaan mereka
tampak begitu tidak berpengharapan akan berlalu. Pikiran yang tumpul dan gelap
itu akan bangkit. Hamba dosa itu akan dibebaskan. Kejahatan akan lenyap dan
kebodohan akan ditaklukkan. Melalui iman yang bekerja oleh kasih, hati akan
disucikan dan pikiran diterangi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/menolong-yang-ternoda.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSbwpcv39X5wID6KqDVJswnNgzqoatEFCQTUlXMnmfNJa1lXBGvJE02HK6YxhztD06tsYs95G1_bx2ojrOZuC0nig2FEWzcGI9lxa5VCxHt9LXh3m57qd0hSQroGud1HeNHL47Y5gcQb4/s72-c/noda.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-7930619216665102841</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 11:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-31T17:02:55.482+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PENGAJARAN DAN PENYEMBUHAN</title><description>&lt;div dir="ltr" style="text-align: left;" trbidi="on"&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;MISIONARIS KESEHATAN DAN PEKERJAANNYA&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Mereka akan menjadi embun yang dari Allah di tengah-tengah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;banyak kuasa."&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;/div&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;PENGAJARAN DAN PENYEMBUHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKUlikObWYsqUE1iR7KmL11En4HdAr1ChXCnqXCY9RfWfOtGnBwQ2vXCJM3GkpngpXOc_CnJBhPi348rJkW8w_-JrQRS6kXk7WMGfjimFOy68I2PA26NuNSI7vEdnjBL8dL6SSqXkT3FU/s1600/penyembuhan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKUlikObWYsqUE1iR7KmL11En4HdAr1ChXCnqXCY9RfWfOtGnBwQ2vXCJM3GkpngpXOc_CnJBhPi348rJkW8w_-JrQRS6kXk7WMGfjimFOy68I2PA26NuNSI7vEdnjBL8dL6SSqXkT3FU/s1600/penyembuhan.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pada waktu Kristus mengutus keduabelas
murid-Nya pada perjalanan misionaris pertama, Ia berpesan pada mereka:
"Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Surga sudah dekat. Sembuhkanlah orang
sakit; Bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan.
Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan
cuma-cuma." Matius 10:7, 8.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kepada rombongan Tujuh Puluh yang diutus
kemudian Ia berkata: "Dan jikalau kamu masuk ke dalam sebuah kota dan
diterima di situ, sembuhkanlah orang-orang sakit yang ada di situ dan
katakanlah kepada mereka: Kerajaan Allah sudah dekat padamu."1 Hadirat dan
kuasa Kristus menyertai mereka, "Kemudian ketujuh puluh murid itu kembali
dengan gembira dan berkata: Tuhan, juga setan-setan takluk kepada kami demi
nama-Mu."2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerjaan yang sama diteruskan setelah
kenaikan Kristus. Gambaran tentang pelayanan-Nya sendiri diulang-ulangi.
"Dan juga orang-orang banyak dari kota-kota di sekitar Yerusalem datang
berduyun-duyun serta membawa orang-orang yang sakit dan orang-orang yang
diganggu roh jahat. Dan mereka semua disembuhkan."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mereka pun "pergilah memberitakan
injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja (dengan mereka)"
"Dan Filipus pergi ke suatu kota di Samaria dan memberitakan Mesias kepada
orang-orang di situ. Ketika orang banyak itu mendengar pemberitaan Filipus dan
melihat tanda-tanda yang diadakannya, mereka semua dengan bulat hati menerima
apa yang diberitakannya. Sebab dari banyak orang yang kerasukan roh jahat
keluarlah roh-roh itu sambil berseru dengan suara keras, dan banyak juga orang
lumpuh dan orang timpang yang disembuhkan. Maka sangatlah besar suka cita dalam
kota itu."4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;ud&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Pekerjaan Murid-murid&lt;/span&gt;&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Lukas selaku penulis Injil yang namanya
tertera di sana adalah seorang misionaris kesehatan. Dalam Kitab Suci dia
disebut "tabib Lukas yang kekasih."5&amp;nbsp;
Rasul Paulus mendengar tentang keterampilannya sebagai seorang dokter,
dan mencari dia sebagai seorang yang kepadanya telah dipercayakan Tuhan satu
pekerjaan khusus. Dia mendapatkan kerjasamanya, dan sewaktu-waktu Lukas
menemaninya dalam perjalanan dari satu tempat ke tempat yang lain. Setelah itu
Paulus meninggalkan Lukas di Filipi, Makedonia. Di sini dia meneruskan
pekerjaan untuk beberapa tahun lamanya sebagai seorang dokter dan guru injil.
Dalam pekerjaannya selaku dokter, dia melayani orang sakit, lalu dia berdoa
agar kuasa Allah menyembuhkan orang-orang yang dirundung malang. Demikianlah
terbuka jalan untuk pekabaran injil. Kesuksesan Lukas selaku dokter membuka
kesempatan baginya untuk memberitakan Kristus di antara orang kafir. Adalah
rencana ilahi supaya kita bekerja sebagaimana murid-murid itu bekerja.
Penyembuhan jasmani berkaitan dengan misi injil. Dalam pekerjaan injil
pengajaran dan penyembuhan tidak pernah dipisahkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerjaan murid-murid adalah
menyebarluaskan suatu pengetahuan akan injil. Kepada mereka telah dipercayakan
satu tugas memberitakan ke seluruh dunia kabar baik yang dibawa Kristus kepada
manusia. Mereka melakukan pekerjaan itu bagi manusia pada zaman mereka. Kepada
setiap bangsa di seluruh jagad, injil telah disebarkan dalam satu generasi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Penyebaran injil ke seluruh dunia adalah
satu pekerjaan yang Allah telah percayakan bagi mereka yang menjunjung tinggi
nama-Nya. Injil adalah satu-satunya penawar dosa dunia dan kesusahannya. Untuk
memperkenalkan pekabaran rahmat Allah kepada seluruh umat manusia merupakan
tugas utama dari mereka yang mengenal kuasa penyembuhan-Nya itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Roh Tuhan ALLAH ada padaku,
oleh karena TUHAN telah mengurapi aku; Ia telah mengutus aku untuk menyampaikan
kabar baik untuk orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati,
untuk memberikan pembebasan kepada orang-orang tawanan, dan kepada orang-orang
yang terkurung kelepasan dari penjara."&lt;md&gt;6&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ketika Kristus mengutus murid-murid-Nya
dengan pekabaran injil, iman akan Allah dan firman-Nya hampir punah di dunia ini.
Di antara bangsa Yahudi yang mengaku mengenal Yahweh itu, firman-Nya telah
disingkirkan dan diganti dengan tradisi dan spekulasi manusia. Ambisi yang
mementingkan diri, cinta akan peragaan, tamak akan keuntungan, semua itu telah
menyerap pikiran manusia. Sementara Allah tidak lagi dihormati, manusia pun
tidak lagi dikasihi. Sifat mementingkan diri menguasai prinsip, dan Setan
melakukan kehendaknya dalam penderitaan dan kemerosotan akhlak umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kaki-tangan Setan menguasai manusia. Tubuh
manusia yang diciptakan sebagai tempat tinggal Allah sekarang menjadi istana
iblis. Panca indera, susunan saraf, dan alat-alat tubuh manusia telah
direkayasa oleh agen-agen gaib dalam pemanjaan nafsu jahat. Cap iblis sendiri
tertera pada muka manusia. Wajah-wajah manusia memantulkan ekspresi pasukan
kejahatan yang telah menguasai manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bagaimanakah kondisi dunia sekarang ini?
Bukankah iman pada Alkitab secara efektif telah dirusak oleh kritikan dan
spekulasi yang lebih halus dari zaman ini sebagaimana oleh tradisi dan paham
kerabian pada zaman Kristus? Bukankah ketamakan dan ambisi dan cinta akan
kepelesiran telah memenuhi hati manusia sekarang ini seperti pada waktu itu?
Dalam dunia yang mengaku Kristen, bahkan yang mengaku gereja Kristus, betapa
sedikit orang yang dikuasai oleh prinsip-prinsip Kristen. Dalam dunia bisnis,
sosial, kerumahtanggaan, bahkan di lingkungan keagamaan, betapa sedikit orang
yang menjadikan ajaran Kristus sebagai aturan dari kehidupan mereka
sehari-hari. Bukankah benar bahwa, "hukum telah terdesak ke belakang . . .
kebenaran tersandung di tempat umum. . . . Dan siapa yang menjauhi kejahatan,
ia menjadi korban rampasan."7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita hidup di tengah-tengah "kejahatan
yang mewabah," di mana orang-orang yang bijak dan takut akan Allah di
mana-mana berdiri terpaku. Kecurangan yang merajalela tak dapat dilukiskan oleh
pena manusia. Setiap hari diungkapkan perselisihan politik, penyuapan dan
penipuan. Setiap hari terdengar laporan yang menyakitkan hati tentang kekerasan
dan pelanggaran hukum, tentang ketidakpedulian terhadap penderitaan umat
manusia, kebrutalan, dan kemusnahan hidup manusia secara kejam. Setiap hari
menyaksikan meningkatnya kegilaan, pembunuhan dan bunuh diri. Siapakah yang
dapat meragukan bahwa kaki-tangan setan sedang bekerja di antara manusia dengan
kegiatan yang dilipatgandakan untuk merusak dan mengacaukan pikiran, serta
mencemarkan dan merusak tubuh? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dan sementara dunia dipenuhi oleh
kejahatan-kejahatan ini, sangat sering injil itu disampaikan dengan cara tidak
bersungguh-sungguh sehingga meninggalkan kesan yang dangkal pada hati nurani
atau kehidupan manusia. Di mana-mana ada hati manusia yang berseru meminta
sesuatu yang tidak mereka miliki. Mereka merindukan kuasa yang akan memberikan
kemenangan atas dosa, satu kuasa yang akan membebaskan mereka dari perhambaan
dosa, satu kuasa yang akan memberikan kesehatan dan kehidupan serta kedamaian.
Banyak orang yang pernah mengenal kuasa firman Allah telah bermukim di tempat
di mana Allah tidak dihormati, dan mereka rindu akan hadirat ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekarang ini dunia memerlukan sesuatu yang
dibutuhkan sembilan belas abad yang lalu, yaitu penyataan Kristus. Pekerjaan
besar reformasi dituntut, dan hanya melalui anugerah Kristuslah dapat
dilaksanakan pekerjaan pemulihan jasmani, pikirani dan rohani ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Metode Kristus saja yang akan memberi
keberhasilan sejati dalam menjangkau manusia. Juruselamat bergaul dengan
manusia sebagai seorang yang menginginkan kebaikan mereka. Ia menunjukkan rasa
simpati-Nya terhadap mereka, melayani kebutuhan mereka dan memenangkan
kepercayaan mereka. Lalu Ia memanggil mereka: "Ikutlah Aku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita perlu mendekati orang dengan usaha
pribadi. Sekiranya waktu untuk berkhotbah dikurangi, dan lebih banyak waktu
digunakan dalam pelayanan pribadi, maka akan terlihat hasil yang lebih besar.
Orang miskin ditolong, orang yang sakit dirawat, yang bersusah dan bersedih
dihibur, yang bodoh diajar, dan yang kurang berpengalaman dinasihati. Kita
harus menangis dengan mereka yang sedang menangis, dan bersuka bersama mereka
yang gembira. Disertai dengan kuasa membujuk, kuasa berdoa, kuasa kasih Allah,
maka pekerjaan ini tidak akan, bahkan tidak mungkin, terlaksana tanpa hasil.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita harus senantiasa mengingat bahwa
tujuan pekerjaan misionaris kesehatan ialah mengarahkan pria dan wanita yang
menderita sakit dosa kepada Seorang di Golgota yang memikul dosa dunia ini.
Dengan memandang-Nya, mereka akan berubah menjadi serupa dengan Dia. Kita harus
mendorong orang sakit untuk memandang kepada Yesus supaya mereka hidup. Biarlah
para pekerja senantiasa menjunjung tinggi Kristus, Tabib Besar itu, di hadapan
orang yang tawar hati karena tubuh dan jiwa mereka sakit. Arahkanlah mereka
kepada Seorang yang dapat menyembuhkan penyakit jasmani maupun rohani.
Perkenalkanlah kepada mereka Seorang yang dapat merasakan kelemahan-kelemahan
kita. Doronglah mereka agar menempatkan diri dalam pemeliharaan Dia yang telah
menyerahkan hidup-Nya agar mereka dimungkinkan untuk memperoleh hidup kekal.
Bicarakanlah tentang kasih-Nya; ceritakanlah tentang kuasa-Nya untuk
menyelamatkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Inilah tugas utama dan kesempatan berharga
dari seorang dokter misionaris. Pelayanan pribadi sering membuka jalan untuk
hal ini. Allah sering dapat menjangkau hati manusia melalui usaha kita dalam
melegakan penderitaan fisik manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerjaan misionaris kesehatan adalah
pekerjaan perintis penginjilan. Dalam pelayanan firman dan dalam pekerjaan
misionaris kesehatan, injil itu harus diberitakan dan diamalkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di hampir setiap masyarakat ada sejumlah
besar orang yang tidak mau mendengar khotbah tentang firman Allah atau pun
menghadiri acara kebaktian rohani. Kalau mereka hendak dijangkau oleh injil,
maka injil itu haruslah disampaikan ke rumah mereka. Sering pertolongan
terhadap kebutuhan fisik mereka adalah satu-satunya cara dengan mana mereka
dapat didekati. Para perawat misionaris yang merawat orang sakit dan menolong
penderitaan orang miskin akan mendapatkan banyak kesempatan untuk berdoa dengan
mereka, membacakan firman Allah kepada mereka, dan membicarakan tentang
Juruselamat. Mereka dapat berdoa bersama dan untuk orang-orang yang tak berdaya
yang tidak memiliki kemauan yang kuat untuk mengendalikan selera yang telah
merosot karena hawa nafsu. Mereka dapat memancarkan cahaya pengharapan ke dalam
kehidupan orang yang kalah dan kecewa. Kasih mereka yang tidak mementingkan
diri, yang dinyatakan dalam tindakan kebaikan tanpa pamrih, akan lebih
memudahkan bagi para penderita ini untuk percaya akan kasih Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang yang tidak beriman kepada
Allah dan telah kehilangan kepercayaan pada manusia. Tetapi mereka masih
menghargai tindakan-tindakan simpati dan pertolongan. Sementara mereka
memperhatikan seorang yang tidak terdorong oleh pujian duniawi atau upah datang
ke rumah mereka untuk melayani orang sakit, memberi makan orang yang lapar,
memberi pakaian kepada yang telanjang, menghibur yang susah, dan dengan lemah
lembut mengarahkan pandangan mereka semua kepada Dia yang oleh kasih dan belas
kasihan-Nya pekerja manusia itu hanyalah sekadar utusan -- manakala mereka
melihat hal ini, hati mereka terjamah. Rasa bersyukur pun tumbuh. Iman
dikobarkan. Mereka menyadari bahwa Allah memelihara mereka, dan mereka siap
mendengar sementara firman-Nya yang dibukakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baik dalam misi mancanegara maupun di
ladang dalam negeri, semua misionaris pria atau wanita, akan jauh lebih
berhasil mendekati orang banyak, dan akan mendapati bahwa manfaat mereka lebih
bertambah jika mereka sanggup melayani orang sakit. Dengan demikian para wanita
yang pergi sebagai misionaris ke negeri-negeri kafir akan mendapat kesempatan
mengabar injil kepada kaum wanita di negeri-negeri itu, bilamana semua pintu
yang lain sudah tertutup. Semua pekerja injil harus mengetahui bagaimana
melakukan perawatan sederhana yang besar manfaatnya untuk menghilangkan rasa
sakit dan mengobati penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Mengajarkan Prinsip-prinsip
Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwSyhQEMhQDHtuJLa0EqbVrx0_bjqD8z4PWknFAVHYetGgKhyphenhyphenKlppZs1YUZSfmMdP1BQ8ctiz2WphVRwTJC-J2cHG4EVaQx-7njLQycc6K2L_jebiPDF9qc1rzjag3E_vkENKLTB_dg9Q/s1600/b.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgwSyhQEMhQDHtuJLa0EqbVrx0_bjqD8z4PWknFAVHYetGgKhyphenhyphenKlppZs1YUZSfmMdP1BQ8ctiz2WphVRwTJC-J2cHG4EVaQx-7njLQycc6K2L_jebiPDF9qc1rzjag3E_vkENKLTB_dg9Q/s320/b.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pekerja injil juga harus sanggup memberi
petunjuk tentang prinsip hidup sehat. Di mana-mana ada penyakit, dan kebanyakan
penyakit itu dapat dicegah dengan memperhatikan hukum-hukum kesehatan. Masyarakat
perlu menyadari hubungan prinsip-prinsip kesehatan itu dengan kesejahteraan
mereka, baik untuk kehidupan sekarang ini maupun yang akan datang. Mereka perlu
disadarkan akan tanggungjawab terhadap lingkungan hidup manusia yang disiapkan
oleh Khalik mereka sebagai tempat tinggal-Nya, terhadap mana Ia menghendaki
agar mereka menjadi penatalayan-penatalayan-Nya yang setia. Mereka perlu
diyakinkan dengan kebenaran yang disampaikan dalam perkataan Kitab Suci: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Karena kita adalah bait dari Allah
yang hidup menurut firman Allah ini: Aku akan diam bersama-sama dengan mereka
dan hidup di tengah-tengah mereka, dan Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka
akan menjadi umat-Ku."8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ribuan orang memerlukan dan dengan senang
hati akan menerima petunjuk tentang cara-cara sederhana merawat orang sakit --
metode-metode yang akan menggantikan penggunaan obat-obat yang beracun. Ada
kebutuhan yang besar akan petunjuk tentang reformasi menu makanan. Kebiasaan
makan yang salah dan penggunaan makanan yang tidak menyehatkan tidaklah kecil
tanggungjawabnya terhadap ketidakbertarakan, kejahatan dan kesengsaraan yang
menjadi kutuk bagi dunia ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam mengajarkan prinsip-prinsip
kesehatan, tetaplah diingat tujuan utama dari reformasi ini -- bahwa maksudnya
adalah untuk menghasilkan perkembangan tubuh, pikiran dan jiwa yang paling
tinggi. Tunjukkanlah bahwa hukum alam yang juga menjadi hukum Allah dimaksudkan
demi kebaikan kita; agar penurutan terhadap hukum-hukum itu meningkatkan
kebahagiaan hidup saat ini, dan menolong dalam menyiapkan diri untuk kehidupan
yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuntunlah orang banyak itu untuk
mempelajari pengejawantahan kasih dan hikmat Allah di dalam pekerjaan alam.
Bimbinglah mereka untuk mempelajari bahwa organisme yang ajaib, susunan tubuh
manusia, dan hukum-hukum yang mengatur kehidupan. Mereka yang merasakan
bukti-bukti kasih Allah, yang memahami suatu kebijakan dan faedah dari
hukum-hukum-Nya, dan upah penurutannya, akhirnya akan menghormati tugas dan
kewajiban mereka dengan pandangan yang sama sekali berbeda. Gantinya menganggap
pemeliharaan hukum kesehatan itu sebagai suatu pengorbanan atau penyangkalan
diri, mereka akan menghormatinya sebagai satu berkat yang tak terkirakan, yang
sesungguhnya memang demikian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap pekerja injil harus merasa bahwa
pemberian petunjuk dalam prinsip-prinsip hidup sehat adalah bagian dari
tugasnya yang sudah ditentukan. Pekerjaan ini sangat dibutuhkan, dan dunia
terbuka untuk itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di mana-mana terdapat satu kecenderungan
untuk menggantikan pekerjaan organisasi dengan usaha perorangan. Kebijakan
manusia cenderung kepada penggabungan, pemusatan, pembangunan gereja-gereja dan
lembaga yang besar. Banyak orang menyerahkan kepada lembaga-lembaga dan
organisasi-organisasi melakukan pekerjaan kebajikan; mereka memaafkan diri
untuk tidak berhubungan dengan dunia, lalu hati mereka semakin dingin. Mereka
menjadi egoistis dan tidak berperasaan. Kasih terhadap Allah dan terhadap
manusia pudar dari dalam jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus mempercayakan tugas perorangan
kepada para pengikut-Nya, satu tugas yang pelaksanaannya tak dapat diwakilkan.
Melayani orang sakit dan orang miskin, menyampaikan injil kepada yang sesat,
tidak dapat diserahkan kepada komite atau organisasi sosial. Tanggungjawab
perorangan, usaha perorangan, pengorbanan pribadi, merupakan tuntutan
penginjilan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Pergilah ke semua jalan dan lintasan,
dan paksalah orang-orang yang ada di situ, masuk" adalah perintah Kristus.
"Karena rumah-Ku harus penuh." Dia membawa orang-orang supaya
berhubungan dengan mereka yang mau memberi keuntungan. "Dan membawa ke
rumahmu orang miskin yang tak punya rumah" kata-Nya, "dan apabila
engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian." "
Mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan
sembuh."9 Melalui kontak langsung, melalui pelayanan perorangan,
berkat-berkat injil itu harus disalurkan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam memberikan terang kepada umat-Nya
zaman dulu, Allah bekerja tidak semata-mata melalui suatu golongan. Daniel
adalah raja Yehuda. Yesaya juga keturunan ningrat. Daud seorang gembala,&amp;nbsp; Amos seorang peternak, Zakharia adalah
tawanan dari Babel, Elisa seorang petani. Tuhan mengangkat sebagai
wakil-wakil-Nya para nabi dan para raja, kaum ningrat serta rakyat jelata, dan
mengajarkan kepada mereka kebenaran-kebenaran yang harus disampaikan kepada
dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kepada setiap orang yang mengambil bagian
dalam anugerah-Nya, Tuhan menentukan satu pekerjaan untuk melayani orang lain.
Secara pribadi kita harus berdiri di tempat kita sambil berkata, "Ini aku,
utuslah aku."10 Kepada pelayan injil, perawat misionaris, dokter Kristen,
orang-orang Kristen, apakah dia pedagang atau petani, tenaga ahli atau montir
-- tanggungjawab itu dibebankan kepada semua. Adalah tugas kita untuk
menyatakan kepada manusia injil keselamatan mereka. Setiap usaha di mana kita terlibat
harus menjadi sarana untuk tujuan ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mereka yang melaksanakan tugas mereka yang
sudah ditentukan itu bukan saja menjadi berkat kepada orang lain, tetapi mereka
sendiri akan diberkati. Kesadaran akan pelaksanaan tugas dengan baik akan
menimbulkan pengaruh langsung pada jiwa mereka sendiri. Orang yang murung akan
melupakan kesedihannya, yang lemah akan menjadi kuat, yang bodoh menjadi
pintar, dan semua orang akan mendapatkan penolong yang tidak akan gagal di
dalam Dia yang telah memanggil mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Gereja Kristus dibentuk untuk pelayanan.
Semboyannya ialah pelayanan. Anggota-anggotanya adalah prajurit-prajurit yang
akan dilatih menghadapi peperangan di bawah Panglima keselamatan mereka. Para
pendeta Kristen, dokter-dokter Kristen, guru-guru Kristen, mempunyai pekerjaan
yang lebih luas daripada yang sudah banyak dikenal. Mereka bukan hanya melayani
orang, tetapi mengajar mereka untuk melayani. Mereka tidak saja harus memberi
petunjuk dalam prinsip yang benar, tetapi mendidik para pendengar untuk membagikan
prinsip-prinsip ini. Kebenaran yang tidak dihidupkan, tidak disalurkan, akan
kehilangan kuasanya yang memberi hidup dan sifat penyembuhannya. Berkatnya
hanya dapat dipertahankan kalau itu dibagikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pelayanan kita bagi Allah yang monoton
harus ditata kembali. Setiap anggota gereja harus terlibat dalam suatu bidang
pelayanan bagi Tuhan. Sebagian orang tidak dapat melakukan sebanyak yang
dilakukan orang lain, tetapi setiap orang harus berusaha sebaik mungkin untuk
membendung arus penyakit dan kesusahan yang melanda dunia kita ini. Banyak
orang akan bersedia bekerja kalau mereka diajar bagaimana cara memulainya.
Mereka perlu diajar dan didorong.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap gereja seharusnya menjadi satu
sekolah pelatihan bagi para pekerja Kristen. Anggota-anggotanya itu harus diajar
bagaimana caranya memberikan pelajaran Alkitab, bagaimana memimpin dan mengajar
di kelas-kelas Sekolah Sabat, bagaimana cara terbaik untuk menolong orang
miskin dan merawat yang sakit, serta bagaimana melayani yang belum bertobat.
Seharusnya diadakan kelas-kelas kesehatan, kelas masak-memasak dan kelas-kelas
lain dari pekerjaan bantuan Kristen. Bukan hanya mengajar, tetapi benar-benar
bekerja di bawah instruktur-instruktur yang berpengalaman. Biarlah guru-guru
memelopori bekerja di antara orang banyak, maka orang-orang lain yang bergabung
dengan mereka akan belajar dari keteladanan mereka. Satu contoh lebih berharga
dari banyak pelajaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Biarlah semua orang memupuk kemampuan
jasmani dan pikirani mereka sampai batas kesanggupannya, agar mereka bisa bekerja
bagi Allah di mana pemeliharaan-Nya memanggil mereka. Anugerah yang sama yang
berasal dari Kristus kepada Paulus dan Apolos, yang membedakan keunggulan
rohani mereka, dewasa ini akan dibagikan kepada para misionaris Kristen yang
tekun. Allah menginginkan agar anak-anak-Nya memperoleh kecerdasan dan
pengetahuan, agar kemuliaan-Nya bisa dinyatakan dalam dunia kita ini dengan
kejernihan dan kuasa yang tidak dapat diragukan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Para pekerja yang terdidik dan mengabdi
kepada Allah dapat melayani dalam berbagai cara yang lebih luas, dan dapat
melakukan pekerjaan yang lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidak
terdidik. Kesanggupan pikiran mereka menempatkannya pada posisi yang
menguntungkan. Tetapi mereka yang tidak mempunyai bakat-bakat yang besar maupun
pendidikan tinggi dapat juga melayani orang lain dengan baik. Allah akan
memakai orang-orang yang bersedia digunakan. Bukanlah orang-orang yang paling
cakap atau paling berbakat yang membuahkan hasil-hasil paling banyak dan paling
mantap. Pria dan wanita yang dibutuhkan adalah orang yang telah mendengar
pekabaran dari surga. Pekerja-pekerja yang paling efektif adalah mereka yang
menyambut undangan ini, "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah dari
pada-Ku."11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Misionaris-misionaris yang bekerja dengan
segenap hati itulah yang dibutuhkan. Dia yang hatinya dijamah Allah dipenuhi
dengan kerinduan yang besar terhadap orang-orang yang belum pernah mengenal
kasih-Nya. Keadaan mereka itu mengesankan baginya dengan rasa kesengsaraannya
sendiri. Dengan nyawa di tangan, dia maju selaku seorang utusan yang dikirim
dan diilhami surga, untuk melakukan suatu pekerjaan dengan mana para malaikat
dapat bekerjasama.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kalau mereka yang Allah telah percayakan
dengan kesanggupan otak yang besar menggunakan karunia-karunia ini untuk
kepentingan diri sendiri, maka setelah suatu masa percobaan, mereka akan
dibiarkan mengikuti jalannya sendiri. Allah akan mengambil orang-orang yang
nampaknya tidak mendapat banyak karunia, yang tidak memiliki rasa percaya diri
yang besar, dan Ia akan menguatkan yang lemah, karena mereka berharap
kepada-Nya untuk melakukan bagi mereka apa yang mereka tidak dapat lakukan
sendiri. Allah akan menerima pelayanan yang sepenuh hati, dan Ia sendiri akan
melengkapi kekurangan-kekurangannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuhan sudah sering memilih sebagai mitra
kerja-Nya orang-orang yang hanya mempunyai kesempatan untuk meraih tingkat
pendidikan yang terbatas. Orang-orang seperti ini telah menggunakan
kemampuannya dengan sangat tekun, dan Tuhan telah memberi pahala atas kesetiaan
mereka kepada pekerjaan-Nya, kerajinan mereka, dan kehausan mereka akan
pengetahuan. Ia telah menyaksikan air mata mereka dan mendengar doa mereka.
Sebagaimana berkat-Nya dicurahkan kepada para tawanan di istana Babel itu,
demikianlah Ia memberikan hikmat dan pengetahuan kepada para pekerja-Nya pada
zaman ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang-orang yang kurang berpendidikan, yang
rendah status sosialnya, tetapi melalui anugerah Kristus kadang-kadang mereka
meraih sukses yang luar biasa dalam penarikan jiwa bagi Dia. Rahasia kesuksesan
mereka ialah kepercayaan di dalam Allah. Tiap hari mereka belajar tentang Dia
yang luar biasa dalam nasihat dan perkasa dalam kuasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerja-pekerja demikian haruslah didorong.
Tuhan menghubungkan mereka dengan orang-orang yang kesanggupannya lebih menonjol
untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan orang lain. Kecekatan mereka
memperhatikan apa yang harus dilakukan, kesiapan mereka untuk menolong yang
membutuhkan pertolongan, perbuatan dan kata-kata mereka yang baik, membuka
pintu-pintu pemanfaatan yang kalau tidak demikian akan tetap tertutup. Mereka
mendekati yang susah, pengaruh kata-kata mereka berkuasa menarik banyak jiwa
yang gemetar kepada Allah. Pekerjaan mereka menunjukkan apa yang akan dilakukan
oleh ribuan orang lain, kalau saja mereka mau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kehidupan Yang Lebih
Luas&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak ada yang begitu membangkitkan
semangat pengorbanan diri dan memperluas serta menguatkan tabiat selain
melibatkan diri dalam melayani orang lain. Banyak orang yang mengaku Kristen
hanya memikirkan diri sendiri dalam mencari hubungan dengan gereja. Mereka
ingin menikmati persekutuan gereja dan pemeliharaan penggembalaan. Mereka
menjadi anggota jemaat yang besar dan makmur, dan merasa puas dengan hanya
berbuat sedikit bagi orang lain. Dengan cara ini mereka merampok berkat yang
paling indah dari diri mereka. Banyak orang akan memperoleh keuntungan besar
dengan mengorbankan pergaulan bebas dan menyenangkan. Mereka perlu untuk pergi
ke tempat di mana tenaga mereka dibutuhkan di dalam pekerjaan Kristen sehingga
mereka dapat belajar memikul tanggungjawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Bertolong-tolonglah memikul
bebanmu! Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus."&lt;md&gt;12&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pepohonan yang terlalu berdesak-desakan
tidak bertumbuh dengan sehat dan kokoh. Tukang kebun memindahkan sebagian
pepohonan itu agar mendapat ruangan untuk bertumbuh. Pekerjaan yang sama akan
menguntungkan banyak anggota dari jemaat-jemaat yang besar. Mereka perlu
ditempatkan di mana tenaga mereka dibutuhkan dalam usaha Kristen yang aktif.
Mereka sedang kehilangan hidup kerohaniannya, menjadi kerdil dan tidak efisien,
karena kekurangan usaha yang pengorbanan diri bagi orang lain. Kalau
dipindahkan ke ladang misi yang lain, mereka akan tumbuh menjadi kuat dan
perkasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tetapi seseorang tidak perlu menunggu
sampai dipanggil ke ladang yang jauh baru mulai menolong orang lain. Pintu
pelayanan terbuka di mana-mana. Di sekitar kita ada orang-orang yang membutuhkan
pertolongan kita. Janda, anak yatim piatu, orang sakit dan yang sekarat, orang
yang sakit hati, yang kecewa, yang bodoh dan orang yang tersingkir ada di kiri
kanan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita harus menganggapnya sebagai tugas yang
istimewa untuk melayani orang tinggal di sekitar kita. Pelajarilah bagaimana
cara yang terbaik untuk menolong mereka yang tidak menaruh minat pada hal-hal
rohani. Sementara engkau melawat para sahabat dan tetangga, tunjukkanlah
perhatianmu pada kerohanian merek seperti juga kesejahteraan fisik mereka.
Bicarakanlah Kristus kepada mereka sebagai Juruselamat yang mengampuni dosa.
Undanglah tetanggamu ke rumahmu, dan bacakanlah kepada mereka dari Alkitab yang
indah itu dan dari buku-buku yang menjelaskan kebenarannya. Ajaklah mereka
bergabung dengan anda dalam bernyanyi dan berdoa. Dalam perhimpunan kecil ini,
Kristus sendiri akan hadir sebagaimana yang Ia telah janjikan, dan hati akan
terjamah oleh rahmat-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Sebab Anak Manusia datang
untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang."&lt;md&gt;13&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Para anggota jemaat harus mendidik diri
sendiri untuk melakukan pekerjaan ini. Hal ini sama pentingnya dengan
menyelamatkan jiwa-jiwa dalam kegelapan di negeri asing. Sementara sebagian
orang merasakan beban penyelamatan jiwa-jiwa di tempat jauh, biarlah jumlah
yang banyak&amp;nbsp; yang berada di tempat
merasakan beban jiwa-jiwa yang berharga di sekitar mereka, dan bekerja dengan
tekun demi keselamatan mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang menyesali diri karena
kehidupan mereka yang sempit. Mereka sendiri dapat membuat hidup dan pengaruh
mereka lebih luas kalau mereka mau. Mereka yang mengasihi Yesus dengan segenap
hati, pikiran dan jiwa, dan mengasihi orang lain seperti diri sendiri,
mempunyai satu ladang yang luas untuk di mana mereka dapat menggunakan
kesanggupan dan pengaruh mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Peluang-peluang Kecil&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Janganlah seorang melewatkan
peluang-peluang yang kecil untuk mencari pekerjaan yang lebih besar. Engkau
mungkin berhasil dalam melakukan pekerjaan kecil, tetapi gagal melakukan
pekerjaan yang besar, dan akhirnya kecewa. Engkau akan mengembangkan bakat
untuk pekerjaan yang lebih besar dengan melakukan pekerjaan yang engkau hadapi
dengan sekuat tenaga. Dengan menganggap sepele kesempatan-kesempatan
sehari-hari, dengan mengabaikan hal-hal sepele yang ada di tangan, sehingga
banyak orang menjadi tak berbuah dan layu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Janganlah bergantung pada pertolongan
manusia. Pandanglah di balik manusia itu Seorang yang ditunjuk Allah untuk
menanggung kesusahan kita, memikul beban penderitaan kita, dan memenuhi segala
keperluan kita. Dengan mempercayai perkataan Allah, mulailah dengan pekerjaan
yang engkau hadapi, dan majulah dengan iman yang tidak goyah. Iman dalam
kehadiran Kristuslah yang memberi kekuatan dan ketabahan. Bekerjalah dengan
tidak mementingkan diri, dengan usaha yang sungguh-sungguh, dan dengan segenap
tenaga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Katamu: Jika engkau dapat?
Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya."&lt;md&gt;14&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di ladang-ladang yang kondisinya tidak
menyenangkan dan mengecewakan sehingga banyak orang tidak mau pergi
melayaninya, perubahan-perubahan besar telah terjadi atas usaha para pekerja
yang mau berkorban. Mereka bekerja dengan sabar dan tabah, tidak bergantung
pada kuasa manusia melainkan pada kuasa Allah, dan rahmat-Nya memelihara
mereka. Banyaknya kebaikan yang sudah dicapai tidak pernah diketahui di dunia
ini, tetapi hasil yang gemilang akan dilihat pada peristiwa besar nanti.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mb&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Misionaris Swadaya&lt;/span&gt;&lt;md&gt;&lt;/md&gt;&lt;/mb&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di banyak tempat misionaris-misionaris
swadaya dapat bekerja dengan sukses. Sebagai seorang misionaris swadaya rasul
Paulus bekerja membagikan pengetahuan akan Kristus di seluruh dunia. Sambil
mengajar injil setiap hari di kota-kota besar di Asia dan Eropa, dia bekerja
selaku pedagang barang-barang kerajinan tangan untuk menghidupi dirinya dan
kawan-kawannya. Kata-kata perpisahannya kepada tua-tua jemaat di Efesus, yang
menunjukkan jenis pekerjaannya, mengandung pelajaran berharga bagi setiap
pekerja injil: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Kamu tahu," katanya,
"bagaimana aku hidup di antara kamu sejak hari pertama aku tiba di Asia
ini . . . Sungguhpun demikian, aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna
bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum
maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu. . . . Perak atau emas atau
pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga. Kamu sendiri tahu, bahwa
dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan
keperluan kawan-kawan seperjalananku. Dalam segala sesuatu telah kuberikan
contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian, kita harus membantu orang-orang
yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah
mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."15&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekarang ini banyak orang dapat melakukan
satu pekerjaan yang baik dengan cara demikian, asalkan dia dipenuhi dengan roh
pengorbanan diri. Biarlah dua orang atau lebih memulai bersama-sama dalam
pekerjaan evangelisasi. Hendaklah mereka melawat para anggota, berdoa,
menyanyi, mengajar, menerangkan Kitab Suci, dan melayani orang sakit. Sebagian
dapat hidup dengan menjual buku; yang lain, seperti rasul itu, dapat
mengerjakan suatu keterampilan atau bidang pekerjaan lain. Sementara mereka
bergerak maju dalam pekerjaannya, sambil menyadari ketidakberdayaannya, tetapi
dengan rendah hati bergantung pada Allah, mereka akan memperoleh pengalaman
yang istimewa. Tuhan Yesus berjalan mendahului mereka, dan di antara orang kaya
dan miskin mereka akan mendapatkan kebaikan dan pertolongan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mereka yang sudah terlatih untuk pekerjaan
misionaris kesehatan di luar negeri haruslah didorong untuk pergi tanpa
bertangguh ke tempat di mana mereka harapkan bisa bekerja, dan mulailah bekerja
di antara masyarakat itu dan sambil bekerja mempelajari bahasa mereka. Tidak
lama kemudian mereka akan sanggup mengajarkan kebenaran apa adanya dari firman
Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Para utusan kemurahan diperlukan di seluruh
dunia. Ada panggilan bagi keluarga-keluarga Kristen untuk pergi kepada
masyarakat-masyarakat yang berada dalam kegelapan dan kesalahan, pergi ke
ladang-ladang di luar negeri, mengenal akan kebutuhan sesamanya manusia dan
untuk bekerja bagi pekerjaan Tuhan. Sekiranya keluarga-keluarga demikian mau
bermukim di bagian-bagian &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dunia ini yang masih gelap, tempat-tempat
yang rakyatnya diselimuti dengan kegelapan rohani, dan membiarkan cahaya
kehidupan Kristus bersinar melalui mereka, betapa suatu pekerjaan yang mulia
dapat dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerjaan ini menuntut pengorbanan diri.
Sementara banyak orang menunggu sampai setiap rintangan diangkat, pekerjaan
yang bisa mereka lakukan sekarang dibiarkan terbengkalai, dan banyak orang
sedang sekarat tanpa pengharapan dan tanpa Allah. Demi keuntungan komersial,
atau untuk memperoleh pengetahuan ilmiah, sebagian orang akan mencoba masuk ke
wilayah-wilayah baru dan dengan gembira berkorban dan menahan kesukaran; tetapi
betapa sedikit orang mau memboyong keluarga mereka masuk ke wilayah-wilayah
yang membutuhkan injil itu demi kepentingan sesama manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Menjangkau manusia di manapun mereka
berada, apapun kedudukan atau keadaan mereka, dan menolong mereka dengan segala
cara yang memungkinkan -- inilah pelayanan yang sejati. Dengan usaha&amp;nbsp; demikian engkau akan memenangkan hati mereka
dan membukakan&amp;nbsp; jalan menuju jiwa-jiwa
yang sedang binasa itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam segala pekerjaanmu, ingatlah bahwa
engkau terikat dengan Kristus, sebagai bagian dari rencana penebusan yang besar
itu. Kasih Kristus melalui arus yang menyembuhkan dan menghidupkan itu harus
mengalir melalui kehidupanmu. Sementara engkau berusaha menarik orang-orang
lain ke dalam lingkaran kasih-Nya, biarlah kemurnian bahasamu, ketulusan
pelayananmu, kegembiraan sikapmu, itu semua menyaksikan kuasa anugerah-Nya.
Perkenalkanlah Dia kepada dunia dengan cara yang murni dan benar, agar manusia
dapat memandang keelokan wajah-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sedikit gunanya mencoba mengubah orang lain
dengan menyerang apa yang kita anggap salah. Usaha seperti itu lebih banyak
menghasilkan kerugian daripada kebaikan. Dalam percakapan-Nya dengan wanita
Samaria, gantinya meremehkan sumur Yakub itu, Kristus mengemukakan sesuatu yang
lebih baik. "Jawab Yesus kepadanya: Jikalau engkau tahu tentang karunia
Allah dan siapakah Dia yang berkata padamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau
telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup." Yoh
4:10. Ia mengalihkan pembicaraan kepada harta yang akan Ia karuniakan,
menawarkan kepada wanita itu sesuatu yang lebih baik daripada yang dia miliki,
yaitu air hidup, kebahagiaan dan pengharapan injil itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Inilah gambaran tentang cara bagaimana kita
bekerja. Kita harus menawarkan kepada orang-orang sesuatu yang lebih baik dari
apa yang mereka miliki, termasuk damai Kristus yang melampaui segala marifat.
Kita harus menceritakan hukum Allah yang kudus kepada mereka, hukum yang
melukiskan tabiat-Nya, dan satu ekspresi dari apa yang Ia inginkan bagi mereka.
Tunjukkan kepada mereka betapa jauh lebih besar kemuliaan surga yang tak dapat
binasa itu dibandingkan dengan kesenangan dan kepelesiran dunia yang akan
berlalu itu. Ceritakanlah kepada mereka tentang kemerdekaan dan perhentian yang
terdapat dalam Juruselamat. "Tetapi barang siapa minum air yang akan
Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya,"16 Ia
menyatakan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Angkatlah Yesus sambil berseru:
"Lihatlah Anak Domba Allah, yang menghapus dosa dunia."17 Ia saja
yang dapat memuaskan keinginan hati dan memberi kedamaian kepada jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari semua manusia di dunia ini,
seharusnyalah para pembaru menjadi yang paling tidak mementingkan diri, paling
baik dan paling sopan. Dalam hidup mereka harus tampak kebaikan sejati dari
perbuatan yang tidak mementingkan diri. Pekerja yang menunjukkan kurangnya
keramahan, kekurangsabaran terhadap kebodohan dan ketidakpatuhan orang lain,
yang bicaranya gegabah dan bertindak sembrono, dapat menutup pintu terhadap
hati orang-orang sehingga dia tidak akan pernah bisa menjangkau mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebagaimana embun dan titik hujan menyirami
tanaman yang layu, hendaknya begitulah perkataanmu keluar dengan lemah lembut
untuk menyelamatkan orang dari kesalahan. Rencana Allah pertama-tama adalah
untuk menjangkau hati. Kita harus membicarakan kebenaran itu dalam kasih,
berharap kepada-Nya untuk memberikan kuasa untuk mengubah hidup manusia. Roh
Kudus akan memasukkan ke dalam jiwa kata-kata yang diucapkan dalam kasih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Secara alamiah kita bersifat egosentris dan
berpendirian keras. Tetapi bilamana kita mempelajari pelajaran yang Kristus
kehendaki kita ajarkan, maka kita mengambil bagian dalam sifat-Nya; dengan
demikian kita mengamalkan kehidupan-Nya. Keteladanan Kristus yang luar biasa,
kelemahlembutan yang tiada taranya dengan apa yang Ia menyelami perasaan orang
lain, menangis dengan mereka yang menangis, bergembira dengan orang yang
bergembira, hal ini tentu sangat mempengaruhi tabiat semua orang yang mau
mengikut Dia dengan tulus. Dengan kata-kata dan tindakan yang lemah lembut
mereka akan berusaha menjadikan jalan itu mudah bagi kaki yang letih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Tuhan Allah telah memberikan kepadaku
lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberikan semangat baru
kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk
mendengarkan seperti seorang murid."18 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di sekitar kita terdapat jiwa-jiwa yang
menderita. Di sana-sini dan di mana-mana kita bisa menemukan mereka. Marilah
kita mencari orang-orang yang menderita ini dan mengucapkan sepatah kata yang
sesuai untuk menghibur hati mereka. Biarlah kita senantiasa menjadi saluran
melalui mana mengalir air belas kasihan yang menyegarkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam segala pergaulan kita haruslah
diingat bahwa di dalam pengalaman orang lain ada babak-babak yang tersembunyi
dari penglihatan yang fana. Pada lembaran-lembaran ingatan tercatat sejarah
menyedihkan yang dijaga dari pandangan ingin tahu. Di sana tercatat
pergumulan-pergumulan seru yang panjang dengan keadaan-keadaan yang genting,
mungkin itu kesulitan dalam kehidupan rumahtangga, yang hari demi hari melemahkan
semangat, keyakinan dan iman. Mereka yang bergumul dalam kehidupan melalui
rintangan besar akan diteguhkan dan dikuatkan oleh perhatian-perhatian kecil
yang hanya memerlukan usaha pengasihan. Bagi mereka, jabatan tangan yang kuat
oleh seorang sahabat sejati lebih tinggi nilainya daripada emas atau perak.
Kata-kata yang lemah lembut disambut sebagai senyuman malaikat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang bergumul dengan kemiskinan,
terpaksa bekerja keras demi upah rendah, yang hanya sanggup memenuhi kebutuhan
hidup yang paling mendasar. Kerja keras dan kemiskinan, tanpa pengharapan akan
hal yang lebih baik, membuat beban mereka sangat berat. Apabila ditambah lagi
dengan kesedihan dan penyakit maka beban itu hampir tak tertahankan lagi. Dalam
keadaan lesu dan tertekan, mereka tidak tahu lagi ke mana mencari keringanan.
Curahkanlah rasa simpati kepada mereka yang mengalami cobaan, dalam keadaan
patah hati dan dalam kekecewaan. Ini akan membuka jalan bagimu untuk menolong
mereka. Ceritakanlah kepada mereka tentang janji-janji Allah, berdoalah bersama
dan bagi mereka, ilhami pengharapan kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kata-kata penghiburan dan dorongan yang
diucapkan pada waktu orang itu sakit dan semangatnya memudar -- inilah yang
dianggap oleh Juruselamat sebagai kata-kata yang diucapkan kepada Ia sendiri.
Sementara orang itu dihibur, malaikat-malaikat surga memandang ke bawah dengan
penghargaan disertai rasa puas.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari zaman ke zaman Tuhan telah berusaha
membangkitkan dalam jiwa manusia satu rasa persaudaraan ilahi. Jadilah kamu
mitra kerja-Nya. Sementara kecurigaan dan perebutan melanda dunia ini,
murid-murid Kristus harus menyatakan roh yang bertahta di surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Berbicara seperti Ia suka bicara, bertindak
sebagaimana Ia mau bertindak. Nyatakanlah senantiasa keelokan perangainya.
Nyatakanlah kekayaan kasih yang mendasari semua pengajaran-Nya dan semua
perbuatan-Nya kepada manusia. Pekerja-pekerja yang paling rendah, asalkan
bekerjasama dengan Kristus dapat memetik tali kasih yang getarannya akan
bergema ke ujung bumi dan menciptakan melodi sepanjang zaman.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kecerdasan surga sedang menanti untuk
bekerjasama dengan manusia sebagai alat, agar mereka dapat menyatakan kepada
dunia makhluk manusia itu bisa menjadi apa, dan apa yang dapat dicapai melalui
perpaduan dengan Ilahi demi menyelamatkan jiwa-jiwa yang sedang binasa. Tidak
ada batas untuk pemanfaatan seseorang yang menyangkal dirinya dan memberi
tempat bagi pekerjaan Roh Kudus di hatinya dan menghidupkan satu kehidupan yang
berserah sepenuhnya kepada Allah. Semua orang yang memasrahkan tubuh, jiwa dan
rohnya ke dalam pekerjaan-Nya akan senantiasa menerima karunia baru secara
jasmani, pikirani dan rohani. Persediaan surga yang tidak pernah habis itu
tersedia akan keinginan mereka. Kristus memberikan napas Roh-Nya sendiri kepada
mereka dan hidup dari kehidupan-Nya sendiri. Roh Kudus mengerahkan tenaga-Nya
yang paling besar untuk bekerja di dalam pikiran dan hati. Melalui rahmat yang
dianugerahkan kepada kita maka kita bisa meraih kemenangan-kemenangan yang
nampaknya tidak mungkin kita peroleh karena pendapat-pendapat kita sendiri yang
salah dan teledor, tabiat kita yang bercela, dan kekerdilan iman kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kepada setiap orang yang menyerahkan
dirinya bagi pekerjaan Tuhan, tanpa menahan apa-apa, diberikan kuasa untuk
memperoleh hasil yang tak ternilai. Allah akan melakukan perkara-perkara besar
bagi mereka. Ia akan bekerja melalui pikiran manusia agar di dunia ini pun akan
terlihat dalam kehidupan mereka kegenapan janji dari keadaan yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Padang gurun dan padang
kering akan bergirang, padang belantara akan bersorak-sorak dan berbunga;
seperti bunga mawar ia akan berbunga lebat, akan bersorak-sorak dan
bersorak-sorai.&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kemuliaan Libanon akan diberikan kepadanya,
semarak Karmel dan Saron; Mereka itu akan melihat kemuliaan TUHAN, semarak
Allah kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Kuatkanlah tangan yang lemah lesu dan
teguhkan lutut yang goyah. Katakan kepada orang-orang yang tawar hati;
Kuatkanlah hati jangan takut! Lihatlah Allahmu akan datang dengan pembalasan
dan dengan ganjaran Allah. Ia sendiri datang menyelamatkan kamu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Pada waktu itu mata orang-orang buta
akan dicelikkan, dan telinga orang-orang tuli akan dibuka. Pada waktu itu orang
lumpuh akan melompat seperti rusa, dan mulut orang bisu akan bersorak-sorai;
sebab mata air memancar di pada gurun, dan sungai di padang belantara;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Tanah pasir yang hangat akan menjadi
kolam, dan tanah gersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala
berbaring akan tumbuh tebu dan pandan. Di situ akan ada jalan raya, yang akan
disebutkan Jalan Kudus; orang yang tidak tahir tidak akan melintasinya dan
orang-orang pandir tidak akan mengembara di atasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Di situ tidak akan ada singa,
binatang buas tidak akan menjalaninya dan tidak akan terdapat di sana;
orang-orang yang diselamatkan akan berjalan di situ, dan orang-orang yang
dibebaskan TUHAN akan pulang dan masuk ke sion dengan bersorak sorai, sedangkan
sukacita abadi meliputi mereka; kegirangan dan sukacita akan memenuhi mereka,
kedukaan dan keluh kesah akan menjauh."&lt;md&gt;19&lt;/md&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/pengajaran-dan-penyembuhan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKUlikObWYsqUE1iR7KmL11En4HdAr1ChXCnqXCY9RfWfOtGnBwQ2vXCJM3GkpngpXOc_CnJBhPi348rJkW8w_-JrQRS6kXk7WMGfjimFOy68I2PA26NuNSI7vEdnjBL8dL6SSqXkT3FU/s72-c/penyembuhan.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-8909032907425888651</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 11:04:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-30T22:29:18.580+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>DOKTER SELAKU PENDIDIK</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;8&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;b&gt;DOKTER SELAKU PENDIDIK&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBKppkhRMbqoPIb47FMAvXKjH5XMx1FSSTS3CaMRU9ZCFh7iMNkdC_dIM1KQrE_RG9gSzO2PHmEGAUKzQTuytNJRHnL96Dgq4ANQYDzQ207eiF5pFlzBqTPA140d97f8bF8LnJ1Qc3JZI/s1600/dokter.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="205" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBKppkhRMbqoPIb47FMAvXKjH5XMx1FSSTS3CaMRU9ZCFh7iMNkdC_dIM1KQrE_RG9gSzO2PHmEGAUKzQTuytNJRHnL96Dgq4ANQYDzQ207eiF5pFlzBqTPA140d97f8bF8LnJ1Qc3JZI/s400/dokter.jpeg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dokter yang sejati adalah seorang pendidik. Dia tahu tanggungjawabnya,
bukan hanya terhadap orang sakit yang langsung berada di bawah pengawasannya,
tetapi juga terhadap masyarakat di mana dia tinggal&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Dia
berdiri sebagai pengawas kesehatan fisik dan moral. Usahanya bukan hanya
mengajarkan cara pengobatan yang benar bagi orang sakit, tetapi untuk mendorong
kebiasaan hidup yang benar, dan untuk menyebarluaskan pengetahuan akan prinsip
yang benar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;ud&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Perlunya Pendidikan
Prinsip-prinsip Kesehatan&lt;/span&gt;&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Pendidikan prinsip-prinsip kesehatan tidak pernah lebih dibutuhkan
seperti sekarang ini. Walaupun telah ada kemajuan luar biasa di pelbagai bidang
yang berhubungan dengan kesenangan dan kelengkapan hidup, bahkan dalam soal
kebersihan dan pengobatan penyakit, penurunan kesehatan fisik dan kemampuan
ketahanan tubuh sangat mengkhawatirkan. Hal ini memerlukan perhatian semua
orang yang mempedulikan kesejahteraan sesama manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Peradaban kita yang semu ini mendorong kejahatan untuk merusak
prinsip-prinsip yang sehat. Adat kebiasaan dan mode sedang berperang melawan
alam&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Praktik-praktik yang dilakukan dan
pemanjaan-pemanjaan yang mereka pelihara, semuanya menurunkan kekuatan fisik
maupun mental, dan menimbulkan beban berat bagi umat manusia. Kejahatan dan
ketidakbertarakan, penyakit dan penderitaan, ada di mana-mana.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang melanggar peraturan kesehatan
karena kebodohan, dan mereka memerlukan petunjuk. Tetapi lebih banyak manusia
yang mengetahui apa yang lebih baik dari yang mereka lakukan. Mereka perlu
diyakinkan tentang pentingnya menerapkan pengetahuan sebagai penuntun hidup. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Seorang dokter mempunyai banyak
kesempatan untuk membagikan pengetahuan akan prinsip-prinsip kesehatan&lt;/span&gt;
dan menunjukkan betapa penting untuk mengamalkannya. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dengan petunjuk yang benar&lt;/span&gt;, dia dapat
berbuat banyak untuk memberantas kejahatan yang mengakibatkan bahaya laten.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Penggunaan minuman keras yang beracun
secara bebas adalah satu kebiasaan jelek yang meletakkan dasar bagi penyebaran
sejumlah besar penyakit bahkan kejahatan yang lebih serius. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Apabila diserang penyakit,
banyak orang tidak lagi peduli mencari penyebabnya. Mereka hanya ingin
membebaskan diri dari rasa sakit dan kesusahannya. Jadi mereka menggunakan obat
paten yang hanya sedikit diketahui unsurnya, atau mereka pergi ke dokter
meminta obat untuk menetralkan akibat kesalahan mereka, tanpa memikirkan
perubahan dalam kebiasaan yang tidak menyehatkan. Kalau khasiatnya tidak
langsung terlihat, mereka mencoba obat lain, dan yang lain lagi. Begitulah
seterusnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang-orang harus diajar bahwa obat tidak
menyembuhkan penyakit. Memang benar obat itu kadang-kadang menghilangkan rasa
sakit, dan nampaknya pasien itu sembuh karena menggunakannya; ini disebabkan
karena alam mempunyai cukup &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;tenaga
vital&lt;/span&gt; untuk membuang racun dan memperbaiki kondisi yang ditimbulkan oleh
penyakit. Kesehatan dipulihkan tanpa obat itu. Tetapi &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;dalam kebanyakan kasus obat itu hanya mengubah
bentuk penyakitnya atau memindahkan lokasi penyakit itu.&lt;/span&gt; Sering akibat
racun itu nampaknya teratasi untuk sementara, tetapi pengaruhnya tetap ada
dalam tubuh dan mengakibatkan bahaya besar di kemudian hari. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan menggunakan obat-obat yang beracun,
banyak orang mendatangkan bagi dirinya penyakit seumur hidup, dan banyak nyawa
hilang yang seharusnya dapat diselamatkan dengan metode penyembuhan alami.
Racun yang terkandung dalam apa yang disebut obat itu membentuk kebiasaan dan
selera yang berarti merusak tubuh dan jiwa&lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;. Banyak obat populer&lt;/span&gt; yang disebut obat paten,
malahan sebagian dari obat itu diberikan oleh dokter, berperan dalam &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;meletakkan dasar dari kebiasaan
minum minuman keras, penggunaan candu, penggunaan&lt;/span&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;morfin, yang menjadi kutuk
sangat mengerikan bagi masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Satu-satunya pengharapan yang lebih baik ialah mendidik orang banyak
tentang prinsip-prinsip yang benar. Biarlah para dokter mengajar masyarakat
bahwa kemampuan pemulihan bukan terdapat dalam obat, melainkan di alam. &lt;b&gt;&lt;u&gt;Penyakit adalah usaha alam untuk
membebaskan tubuh dari kondisi sebagai akibat dari pelanggaran aturan-aturan
kesehatan&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;. Dalam kasus penyakit, penyebabnya harus dicari. Kondisi yang
tidak sehat haruslah diubah, dan kebiasaan buruk harus diperbaiki. Kemudian,
alam harus dibantu dalam usahanya untuk membuang sampah-sampah dari dalam tubuh
dan&amp;nbsp; memulihkan kembali kondisi tubuh
yang baik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;ud&gt;Obat-obat Alami&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Udara bersih, sinar matahari, bebas dari pemakaian obat, istirahat,
olahraga, makan yang teratur, penggunaan air bersih dan percaya pada kuasa
ilahi--inilah obat-obat yang sebenarnya. Setiap orang harus mengetahui bahan
obat-obat alami dan bagaimana cara menggunakannya. Adalah penting untuk
memahami prinsip-prinsip yang berkaitan dengan perawatan orang sakit dan untuk
mendapatkan pelatihan praktis yang akan menyanggupkan seseorang dapat menggunakan
pengetahuan itu dengan benar.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Penggunaan obat-obat alami memerlukan banyak perhatian dan usaha,
sehingga banyak orang tidak bersedia melakukannya. Proses penyembuhan dan
pemulihan alami berjalan secara bertahap, dan kepada yang tidak sabar hal ini
tampaknya lambat. Diperlukan pengorbanan untuk&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;membuang kegemaran yang merusak.
Tetapi pada akhirnya akan didapati bahwa alam, kalau tak dihalangi, akan
melakukan tugasnya dengan baik dan bijaksana.&lt;/span&gt; Mereka yang tekun menuruti
hukum-hukumnya akan menuai upah yaitu kesehatan tubuh&amp;nbsp; dan kesehatan pikiran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pada umumnya sangat kurang perhatian
diberikan kepada pemeliharaan kesehatan. Jauh lebih baik mencegah penyakit
daripada mengetahui bagaimana cara mengobatinya setelah diserang penyakit.
Adalah kewajiban setiap orang, demi keuntungan dirinya, dan demi umat manusia,
untuk membekali diri dengan pengetahuan akan aturan-aturan hidup dan dengan
setia menaatinya. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Semua
orang perlu berkenalan dengan apa yang paling ajaib dari semua organisme, yaitu
tubuh manusia. Mereka perlu memahami fungsi alat-alat tubuh dan saling
ketergantungannya antara satu dengan yang lain demi fungsi yang menyehatkan
bagi semua. Mereka harus mempelajari pengaruh pikiran terhadap tubuh dan
hukum-hukum yang mengaturnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;ud&gt;Latihan Bagi Pertarungan
Hidup&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kita tidak dapat terlalu sering diingatkan bahwa kesehatan tidak
tergantung pada suatu kebetulan. Itu adalah hasil penurutan akan hukum.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Hal ini diakui oleh para atlet dalam olahraga atletik dan adu otot.
Orang-orang ini sangat berhati-hati dalam persiapan. Mereka pasrah dalam
latihan menyeluruh dan dengan disiplin yang ketat. Kebiasaan-kebiasaan tubuh
diatur dengan teliti. Mereka tahu bahwa kelalaian, berlebihan, atau
kesembronoan, yang memperlemah bahkan melumpuhkan sesuatu organ atau pun fungsi
tubuh pasti akan mengakibatkan kekalahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Betapa lebih penting ketelitian yang
demikian untuk memastikan keberhasilan dalam pertarungan hidup. Pertempuran
yang kita hadapi bukanlah pura-pura. Kita tengah menghadapi peperangan di mana
bergantung akibat-akibat yang kekal. Kita tidak melihat musuh yang sedang
dilawan. Malaikat-malaikat jahat sedang berusaha untuk menguasai setiap
manusia. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Apa saja yang
merusak kesehatan itu bukan hanya menurunkan kesanggupan fisik, tetapi
cenderung melemahkan kemampuan mental dan moral. Kegemaran akan praktik yang
tidak menyehatkan akan menyulitkan seseorang untuk membedakan yang benar dari
yang salah, dengan demikian lebih sulitlah baginya untuk menolak kejahatan. Itu
akan menambah bahaya kegagalan dan kekalahan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Tidak tahukah kamu bahwa dalam
gelanggang pertandingan semua peserta turut berlari, tetapi bahwa hanya satu
orang saja yang mendapat hadiah?"1 Dalam peperangan yang sedang kita
hadapi, semua orang bisa menang kalau mereka &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;mendisiplin diri untuk menuruti prinsip-prinsip yang
benar&lt;/span&gt;. Praktik pengamalan prinsip-prinsip ini dalam liku-liku hidup
terlalu sering dianggap tidak penting--sesuatu yang terlalu sepele untuk
diperhatikan. Tetapi karena hal ini terancam, tak satu pun hal yang harus kita
lakukan yang tergolong kecil. Setiap tindakan mempengaruhi timbangan yang
menentukan kemenangan atau kekalahan hidup. Kitab suci menyuruh kita,
"Karena itu larilah begitu rupa sehingga kamu memperolehnya."2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang tua kita yang pertama kehilangan
Taman Firdaus karena selera yang tak terkendalikan. Manusia tidak menyadari
bahwa untuk memulihkan Firdaus itu &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;kita harus bertarak dalam segala hal.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Menunjuk kepada penyangkalan diri yang
dilakukan oleh para peserta pertandingan pada zaman Yunani kuno, rasul Paulus
menulis: "Tiap-tiap orang yang turut mengambil bagian dalam pertandingan,
menguasai dirinya dalam segala hal. Mereka membuat demikian untuk memperoleh
satu mahkota yang fana, tapi kita untuk memperoleh satu mahkota yang abadi.
Sebab itu aku tidak berlari tanpa tujuan dan aku bukan petinju yang sembarangan
saja memukul. Tetapi aku melatih tubuhku dan menguasainya seluruhnya, supaya
sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri
ditolak."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kemajuan reformasi kesehatan tergantung
pada pengenalan yang jelas akan kebenaran dasar. Sementara di satu pihak bahaya
mengintai melalui suatu filsafat picik, kekolotan yang keras dan kaku, di pihak
lain ada satu bahaya besar dalam kebebasan yang serampangan. Dasar semua
reformasi yang tangguh adalah hukum Allah. Kita harus mengemukakan dalam
tulisan-tulisan yang jelas dan tegas akan perlunya menuruti hukum ini.
Prinsip-prinsipnya harus tetap dihadapkan kepada orang banyak. Hukum itu sama
kekal dan tak dapat ditawar-tawar sebagaimana Allah Sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Salah satu dari akibat yang mengerikan dari kemurtadan pada dasarnya adalah
hilangnya kemampuan manusia akan pengendalian diri.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;
Hanyalah dengan dipulihkannya kemampuan ini kemajuan yang nyata dapat
diperoleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tubuh adalah satu-satunya perantara dengan
mana pikiran dan jiwa dikembangkan untuk pembentukan tabiat. Karena itulah
musuh jiwa-jiwa mengarahkan godaannya kepada melemahkan dan memerosotkan
kesanggupan-kesanggupan tubuh. Keberhasilannya dalam hal ini berarti penyerahan
seluruh tubuhnya kepada kejahatan. Kecenderungan-kecenderungan dari sifat tubuh
kita pasti akan mengakibatkan kerusakan dan kematian, kecuali berada di bawah
perintah kuasa yang lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tubuh itu harus ditaklukkan. Kuasa yang
lebih tinggi harus memerintahnya. Nafsu harus dikendalikan oleh kemauan yang
dikuasai oleh Allah sendiri. Kemampuan nalar utama yang disucikan oleh rahmat
ilahi haruslah mempengaruhi kehidupan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuntutan-tuntutan Allah harus menguasai
hati nurani. Pria dan wanita harus disadarkan akan kewajiban penguasaan diri,
akan perlunya kemurnian, bebas dari segala selera yang merusak dan kebiasaan
yang mencemarkan. Mereka perlu diyakinkan dengan fakta bahwa segala kemampuan
pikiran dan tubuh adalah pemberian Allah, dan harus dipelihara dalam kondisi
sebaik mungkin untuk pekerjaan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam upacara kuno yang melambangkan injil,
tidak ada persembahan cacat yang boleh dipersembahkan di mezbah Allah. Korban
yang melambangkan Kristus haruslah tidak bercela dan tidak bercacat. Firman
Allah menyebut hal ini sebagai suatu gambaran agar anak-anak-Nya menjadi
"persembahan yang hidup," "kudus tanpa cacat," "dengan
cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu."4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Tidak akan terjadi pembaruan sejati di luar kuasa ilahi&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Tembok pemisah manusia terhadap kecenderungan alami maupun
kecenderungan yang dikembangkan tidak lebih dari tumpukan pasir terhadap arus
yang deras. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kalau hidup
Kristus sudah menjadi suatu kuasa yang menguatkan dalam hidup kita, barulah
kita sanggup melawan godaan-godaan yang menyerang kita dari dalam maupun dari
luar&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus telah datang ke dunia ini dan
menghidupkan hukum Allah, agar manusia dapat menguasai sepenuhnya kecenderungan
alami yang merusak jiwa. Sebagai Tabib bagi tubuh dan jiwa, Ia memberi
kemenangan atas nafsu-nafsu yang sedang mengganas. Ia telah menyediakan segala
fasilitas agar manusia dapat memiliki kesempurnaan tabiat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bilamana seorang menyerah kepada Kristus,
maka pikirannya dibuat tunduk kepada pengendalian hukum itu; tetapi hukum
kerajaanlah yang menyatakan kebebasan bagi setiap tawanan. Oleh menjadi satu
dengan Kristus, manusia dimerdekakan. Tunduk kepada kehendak Kristus berarti
pemulihan kepada kedewasaan yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Penurutan akan Allah itu berarti kebebasan dari perbudakan dosa, dan
kelepasan dari nafsu jahat dan keinginan buruk manusia&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;.
Manusia dapat mengalahkan dirinya sendiri, penakluk dari
kecenderungan-kecenderungannya sendiri, penakluk kerajaan dan kekuasaan,
"melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan
penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara."
Ef 6:12. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak ada tempat di mana petunjuk seperti
ini lebih diperlukan, dan tidak ada tempat lain di mana hal itu akan
menghasilkan kebaikan yang lebih besar, daripada di rumahtangga. Para orangtua
harus meletakkan dasar utama dari kebiasaan dan tabiat. Gerakan pembaruan harus
dimulai dengan menunjukkan kepada mereka prinsip-prinsip hukum Allah yang
menunjang kesehatan fisik maupun moral. Tunjukkanlah bahwa penurutan akan
firman Allah adalah satu-satunya pelindung kita terhadap kejahatan yang
menghanyutkan dunia ke dalam kebinasaan. Jelaskan tanggungjawab orangtua, bukan
untuk mereka sendiri saja, tetapi juga bagi anak-anaknya. Mereka sedang memberi
teladan kepada anak-anak mereka, apakah itu contoh penurutan atau pelanggaran. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dengan keteladanan dan
pengajaran mereka, nasib seisi rumahtangganya ditentukan.&lt;/span&gt; Anak-anak akan
berkembang sesuai dengan apa yang orangtua mereka bentuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Jika para orangtua dapat dituntun untuk
menelusuri akibat dari tindakan mereka, dan dapat melihat bagaimana mereka
melanjutkan dan mengembangkan kuasa dosa ataupun kuasa kebenaran oleh
keteladanan dan pengajaran mereka, maka suatu perubahan pasti akan diadakan.
Banyak orang akan berpaling dari tradisi dan kebiasaan, dan menerima
prinsip-prinsip ilahi tentang kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;ud&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;Kuasa Keteladanan&lt;/span&gt;&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dokter yang melayani di
rumah-rumah orang, sambil berjaga di samping tempat tidur penderita, dan
meringankan kesusahan mereka, sedang menarik kembali mereka dari pinggir
kuburan, mengucapkan kata-kata penghiburan kepada yang sedang sekarat,
memenangkan kepercayaan dan kasih sayang yang hanya kepada sedikit orang itu
diberikan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Bahkan kepada pelayan
injil pun kemungkinan-kemungkinan yang demikian besar atau pengaruh yang begitu
luas tidak diberikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Contoh kehidupan dokter, begitu juga
ajarannya, haruslah menjadi suatu kuasa positif di pihak yang benar. Pekerjaan
pembaruan memerlukan pria dan wanita yang praktik kehidupannya menggambarkan
pengendalian diri. Penerapan kita akan prinsip-prinsip yang kita tanamkan
itulah yang memberinya bobot. Dunia membutuhkan peragaan yang praktis akan apa
yang anugerah Allah dapat lakukan dalam memulihkan kepada manusia kekuasaannya
yang sudah hilang itu sehingga memberi mereka kekuasaan atas diri mereka
sendiri. Tidak ada yang begitu banyak dibutuhkan dunia selain daripada
pengetahuan akan kuasa injil yang menyelamatkan itu yang dinyatakan dalam
kehidupan menyerupai Kristus.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dokter terus-menerus berhubungan dengan
orang-orang yang membutuhkan kekuatan dan dorongan dari keteladanan yang benar.
Banyak orang yang lemah dalam kemampuan moralnya. Mereka kurang pengendalian
diri dan mudah dikalahkan oleh penggodaan. Dokter dapat menolong jiwa-jiwa ini
hanya kalau dia menyatakan dalam kehidupannya sendiri satu kekuatan prinsip
yang menyanggupkan dia untuk menang melawan kebiasaan yang membahayakan dan
nafsu yang mencemarkan. Haruslah kelihatan dalam hidupnya pekerjaan dari suatu
kuasa keilahian. Kalau dia gagal dalam hal ini, betapapun hebatnya daya tarik
kata-katanya, maka pengaruhnya akan menyatakan kejahatan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang mencari nasihat dan perawatan
dokter yang telah merosot moralnya karena kebiasaan-kebiasaan mereka yang
salah. Tubuh mereka memar, lemah dan terluka, menyadari kebodohan mereka dan
ketidaksanggupan mengalahkan diri. Janganlah ada apa-apa di sekitar orang
seperti itu yang mendorong kelanjutan pemikiran dan perasaan yang telah membuat
mereka jadi seperti sekarang. Mereka perlu menghirup suatu suasana kemurnian,
dan pikiran yang luhur dan agung. Betapa mengerikan tanggungjawabnya apabila
mereka yang seharusnya memberi contoh yang benar padahal diri mereka sendiri
dikalahkan oleh kebiasaan-kebiasaan yang merusak, pengaruh mereka semakin
menguatkan penggodaan!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="font-size: large;"&gt;&lt;ud&gt;Dokter dan Pekerjaan
Pertarakan&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang yang berada dalam perawatan
dokter yang sedang merusak tubuh dan jiwanya melalui penggunaan tembakau dan
minuman keras. Dokter yang setia kepada tanggungjawabnya harus menunjukkan
kepada pasien-pasien ini penyebab dari penderitaan mereka. Tetapi kalau dokter
itu sendiri perokok atau dan peminum, pengaruh apakah terdapat dalam
kata-katanya? Dengan kesadaran akan pemanjaannya sendiri di depan dia, bukankah
ia akan enggan menunjukkan noda dalam kehidupan pasiennya? Sementara dia
sendiri menggunakan bahan-bahan ini, bagaimanakah dia dapat meyakinkan orang
muda akan akibat-akibat dari bahan-bahan yang merusak itu?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bagaimana seorang dokter dapat tampil di
tengah masyarakat sebagai suatu teladan kemurnian dan pengendalian diri,
bagaimanakah dia dapat menjadi seorang pekerja yang berhasil dalam pekerjaan
pertarakan sedangkan dia sendiri memanjakan kebiasaan yang jahat itu? Bagaimana
dia layak melayani di sisi tempat tidur orang sakit dan sedang sekarat,
sementara napasnya tidak sedap karena penuh dengan bau arak atau tembakau?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sementara sarafnya kacau dan pikirannya
gelap karena penggunaan racun narkotik, bagaimana seseorang bisa setia kepada
pengabdian yang dipercayakan kepadanya sebagai seorang dokter yang terampil?
Betapa mustahil baginya mendiagnosis penyakit dengan cepat atau menulis resep
dengan tepat! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Jika dia tidak memelihara hukum-hukum yang
mengatur dirinya sendiri, kalau dia memilih pemujaan diri lebih daripada
kesehatan pikiran dan tubuh, bukankah dengan begitu dia menyatakan dirinya
tidak layak untuk dipercayakan dengan tanggungjawab atas nyawa manusia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Betapapun terampilnya dan setianya seorang
dokter, dalam pengalamannya ada saja kekecewaan dan kegagalan. Seringkali
tugasnya tidak terlaksana seperti yang dia kehendaki. Walaupun kesehatan
pasiennya pulih, mungkin saja itu bukan suatu keuntungan yang nyata bagi mereka
atau bagi dunia. Banyak orang kesehatannya sudah pulih tetapi hanya untuk
mengulangi pemanjaan-pemanjaan yang mengundang penyakit. Dengan kegairahan yang
sama seperti dulu, mereka terjun kembali ke dalam pemanjaan diri dan kebodohan.
Usaha dokter bagi mereka nampaknya seperti terbuang begitu saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus mempunyai pengalaman yang sama,
namun Ia tidak menghentikan usaha-Nya bagi satu jiwa pun yang menderita. Dari
sepuluh orang kusta yang sudah ditahirkan, hanya seorang yang menghargai
karunia itu, seorang Samaria yang asing. Demi satu orang itu, Kristus
menyembuhkan kesepuluh mereka. Jika seorang dokter tidak lebih berhasil dari
Juruselamat, biarlah dia memetik satu pelajaran dari Tabib Utama itu. Ada
tertulis tentang Kristus demikian: "Ia sendiri tidak akan menjadi pudar
dan tidak akan patah terkulai." "Sesudah kesusahan jiwa-Nya, Ia akan
melihat terang dan menjadi puas."5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekiranya hanya ada satu jiwa yang mau
menerima injil anugerah-Nya, Kristus pasti akan memilih hidup-Nya yang penuh
kesengsaraan dan hinaan dan kematian-Nya yang memalukan itu, demi menyelamatkan
yang satu jiwa itu. Jika atas usaha kita seorang telah diangkat dan dimuliakan
dan dilayakkan untuk bersinar di hadapan Tuhan, apakah kita tidak akan
bergembira?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tugas-tugas seorang dokter sukar dan berat.
Untuk melaksanakannya dengan sangat berhasil, dia harus memiliki dasar yang
kuat dan kesehatan yang prima. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Seorang yang lemah dan sakit-sakitan tidak dapat melakukan tugas
seorang dokter.&lt;/span&gt; Seorang yang kurang sempurna pengendalian dirinya tidak
memenuhi syarat untuk menghadapi segala jenis penyakit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sering kurang tidur, bahkan
lalai untuk makan, kehilangan kenikmatan sosial dan kesempatan-kesempatan
rohani dalam ukuran besar, membuat kehidupan seorang dokter nampaknya
senantiasa ditudungi bayangan&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Penderitaan yang
dia saksikan, manusia-manusia fana yang pasrah merindukan pertolongan,
hubungannya dengan orang-orang yang bejat akhlaknya, semua ini menyakitkan
hatinya, dan hampir merusak keyakinannya pada manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam memerangi penyakit dan kematian
segenap tenaga dikerahkan sampai batas kemampuannya. Reaksi dari ketegangan
yang hebat ini akan menguji ketangguhan tabiat. Pada keadaan seperti itulah
penggodaan mempunyai kuasa yang terbesar. Dokter memerlukan pengendalian diri,
kemurnian roh, dan iman yang bertumpu pada surga, lebih daripada orang-orang di
bidang pekerjaan lain. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Demi
orang lain dan demi dirinya&lt;/span&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;sendiri, dia tidak dapat mengabaikan hukum fisik.&lt;/span&gt; Kesembronoan
dalam kebiasaan-kebiasaan fisik cenderung membawa kepada keserampangan moral.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam segala situasi, satu-satunya
keselamatan bagi dokter ialah bertindak berdasarkan prinsip, dikuatkan dan
ditinggikan oleh keteguhan maksud yang hanya didapati dalam Allah. Dia harus
tampil dalam keunggulan moral dari tabiat-Nya. Setiap hari, setiap jam, bahkan
setiap saat dia harus hidup seperti di hadapan dunia yang tidak kelihatan.
Sebagaimana Musa, dia harus bertahan dengan "memandang Dia yang tidak
kelihatan." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kebenaran berakar pada kesalehan. Tidak ada
orang yang dapat mempertahankan satu kehidupan yang murni dan penuh kuasa di
hadapan sesamanya, kecuali hidupnya tersembunyi bersama Kristus di dalam Allah.
Makin besar kegiatan di antara manusia, komunikasi hati dengan surga harus
semakin erat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Semakin penting tugasnya dan
semakin besar tanggungjawab seorang dokter, kian besar kebutuhannya akan kuasa
ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;
Waktu harus dikurangi dalam perkara-perkara duniawi untuk merenungkan hal-hal
yang kekal. Dia harus menolak dunia yang mengganggu yang begitu menekan jiwanya
seakan-akan hendak memisahkan dia dari Sumber kekuatan itu. Dia harus lebih
unggul dari orang-orang lain, melalui doa dan belajar Kitab Suci, menempatkan
dirinya di bawah perlindungan Allah. Dia harus hidup dalam hubungan setiap jam
dan dalam persekutuan secara sadar dengan prinsip-prinsip kebenaran, kesetiaan
dan kemurahan yang menyatakan tabiat Allah di dalam jiwa.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sampai pada batas di mana firman Allah
diterima dan dituruti maka setiap tindakan yang muncul, setiap tahap
pengembangan tabiat, akan terkesan dengan kemampuannya dan terjamah oleh&amp;nbsp; kehidupannya. Firman itu akan menjernihkan
pikiran dan mengatur setiap keinginan. Mereka yang menjadikan firman Allah
sebagai tumpuan akan melepaskan diri seperti laki-laki dan menjadi kuat. Mereka
akan bangkit di atas semua perkara-perkara yang lebih rendah ke dalam suasana
yang bebas dari kecemaran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Apabila manusia bersekutu dengan
Allah&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;,
sehingga maksud yang tak tergoyahkan seperti yang dipelihara oleh Yusuf dan
Daniel di tengah istana kafir yang jahat, &lt;b&gt;&lt;u&gt;maka
hidupnya akan menjadi murni dan tidak bercela.&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;
Jubah tabiatnya tidak akan bercacat. Dalam kehidupannya cahaya Kristus tidak
akan pudar. Bintang Fajar yang terang benderang itu akan bersinar senantiasa di
atasnya dalam kemuliaan yang kekal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kehidupan yang demikian akan menjadi satu
unsur kekuatan di masyarakat. Itu akan menjadi penghalang bagi kejahatan,
pelindung bagi yang tergoda, cahaya penuntun bagi mereka yang mencari jalan
yang benar di tengah-tengah kesulitan dan keputusasaan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/dokter-selaku-pendidik.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiBKppkhRMbqoPIb47FMAvXKjH5XMx1FSSTS3CaMRU9ZCFh7iMNkdC_dIM1KQrE_RG9gSzO2PHmEGAUKzQTuytNJRHnL96Dgq4ANQYDzQ207eiF5pFlzBqTPA140d97f8bF8LnJ1Qc3JZI/s72-c/dokter.jpeg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-1718609601719384652</guid><pubDate>Sat, 29 Oct 2016 10:52:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:30:16.953+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>TUGAS SEORANG DOKTER</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;BAGIAN II :&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: x-large;"&gt;TUGAS SEORANG DOKTER&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;blockquote class="tr_bq"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab Aku telah memberikan suatu
teladan kepada kamu, supaya kamu juga berbuat sama seperti yang telah Kuperbuat
kepadamu." &lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqmhnxlpSTEmzi_D9OXG_xSx0eBcDu0fzfKEYVdmAOEy3FOpSrd3YfWd-5OTsHrntJMDxyffezrusWAjCuCiayC_r94SQY3jbjmSuwe9Qjhfm0l00nS33driH7aMvRUm6pdgh5l-ihum8/s1600/dokter.jpg" imageanchor="1"&gt;&lt;img border="0" height="400" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqmhnxlpSTEmzi_D9OXG_xSx0eBcDu0fzfKEYVdmAOEy3FOpSrd3YfWd-5OTsHrntJMDxyffezrusWAjCuCiayC_r94SQY3jbjmSuwe9Qjhfm0l00nS33driH7aMvRUm6pdgh5l-ihum8/s400/dokter.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;7&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;KERJASAMA ILAHI DAN MANUSIA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dalam pelayanan penyembuhan dokter itu haruslah menjadi mitra kerja
Kristus&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Juruselamat melayani jiwa dan raga. Injil yang
diajarkan-Nya adalah pekabaran kehidupan rohani dan pemulihan jasmani. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Penyelamatan dari dosa dan
penyembuhan penyakit terjalin bersama&lt;/span&gt;. Pelayanan yang sama dipercayakan
kepada dokter Kristen. Dalam Kristus dia menyatukan diri untuk penyembuhan
jasmani dan rohani sesama manusia. Kepada orang sakit dia menjadi seorang
utusan kemurahan, memberikan pengobatan kepada mereka yang tubuhnya sakit dan
bagi jiwa yang sakit karena dosa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kristus adalah pemimpin sejati dari pekerjaan bidang kedokteran.
Sebagai Tabib Besar, Ia berada di samping setiap dokter yang takut akan Allah
untuk mengurangi penderitaan manusia. Sementara dokter itu menggunakan
obat-obat alami untuk penyakit jasmani, dia harus mengarahkan pandangan
pasiennya kepada Dia yang dapat mengobati penyakit jiwa dan penyakit jasmani&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Di mana &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;dokter
hanya dapat membantu, sedangkan Kristuslah yang menyempurnakan. Mereka berusaha
membantu upaya penyembuhan alami; tetapi Kristus Sendirilah penyembuh itu.
Dokter berusaha mempertahankan hidup; Kristus memberikan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sumber Kesembuhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Juruselamat dalam mukjizat-mukjizat-Nya
menyatakan kuasa yang senantiasa bekerja demi manusia, untuk memelihara dan
menyembuhkan dia. Melalui perantaraan alam, Allah bekerja setiap hari, setiap
jam, detik demi detik untuk membangun dan memulihkan kita. Apabila sebagian
tubuh terkena luka, maka proses penyembuhan segera mulai&lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;; sarana pengobatan alamiah dikerahkan untuk
memulihkan kesehatan. Tetapi kuasa yang bekerja melalui sarana ini adalah kuasa
Allah.&lt;/span&gt; Segala kuasa pemberi hidup berasal dari Dia. Apabila seorang
sembuh dari satu penyakit, Allah sendirilah yang memulihkannya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Penyakit, penderitaan dan kematian adalah pekerjaan dari kuasa yang
berlawanan. Setan adalah perusak; Allah adalah pemulih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kata-kata yang diucapkan kepada bangsa
Israel dibenarkan sekarang ini oleh mereka yang telah disembuhkan dari penyakit
jasmani dan rohani. "Sebab Akulah TUHAN yang menyembuhkan engkau."1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Keinginan Allah bagi setiap manusia dinyatakan
dalam kata-kata ini: "Saudaraku yang kekasih, aku berdoa, semoga engkau
baik-baik dan sehat-sehat saja dalam segala sesuatu, sama seperti jiwamu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;baik-baik saja."2&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Itulah "Dia yang mengampuni segala
kesalahanmu, yang menyembuhkan segala penyakitmu; Dia yang menebus hidupmu dari
lubang kubur, yang memahkotai engkau dengan kasih setia dan rahmat."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sementara Kristus menyembuhkan penyakit, Ia
memberi amaran kepada banyak orang yang menderita, &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;"Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa
lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."&lt;/span&gt;4 Demikianlah
Ia mengajarkan bahwa mereka telah membawa penyakit kepada diri mereka sendiri
dengan melanggar hukum Allah, dan bahwa kesehatan dapat dipertahankan hanya
dengan penurutan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Para dokter harus mengajar para pasiennya bahwa mereka harus
bekerjasama dengan Allah demi pemulihan kesehatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Dokter
semakin terus menyadari fakta bahwa penyakit adalah akibat dosa. Dia tahu bahwa
hukum alam, sebagaimana prinsip-prinsip dalam Sepuluh Hukum, adalah bersifat
ilahi, dan hanya dengan penurutan kepada hukum ini kesehatan dapat dipulihkan
atau dipertahankan. Ia melihat banyak penderitaan sebagai akibat dari
praktik-praktik buruk yang sebenarnya dapat dipulihkan asalkan mereka mau
melakukan apa yang harus dilakukan demi pemulihan kesehatan mereka. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Mereka perlu diajar bahwa setiap
praktik yang merusak tenaga tubuh, pikiran dan rohani adalah dosa&lt;/span&gt;, dan
bahwa kesehatan harus diperoleh melalui penurutan akan hukum-hukum yang telah
ditegakkan Allah demi kebaikan seluruh umat manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Bila dokter melihat seorang pasien menderita karena penyakit yang
disebabkan oleh makan dan minum yang tidak teratur atau kebiasaan-kebiasaan
yang salah lainnya, namun dia lalai memberikan amaran padanya, berarti dia
menyakiti sesama manusia&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Para pemabuk, orang gila, mereka
yang tidak bermoral, semuanya perlu supaya sang dokter menyatakan dengan jelas
dan tegas bahwa penderitaan adalah akibat dosa. Mereka yang memahami
prinsip-prinsip kehidupan harus bersungguh-sungguh memerangi penyebab-penyebab
penyakit. Melihat perlawanan yang terus menerus terhadap rasa sakit, terus
berupaya mengurangi penderitaan, bagaimanakah seorang dokter dapat berdiam
diri? &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Apakah dia murah
hati dan berbelaskasihan kalau dia tidak mengajarkan pertarakan yang ketat
sebagai pengobatan terhadap penyakit?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Hendaknya dijelaskan bahwa pola
perintah-perintah Allah itu adalah pola hidup. Allah telah menegakkan hukum
alam, tetapi hukum-Nya itu tidaklah bersifat sewenang-wenang. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Setiap ucapan "Jangan
kamu," apakah yang menyangkut hukum fisik atau moral, mengandung suatu
janji.&lt;/span&gt; Jika kita menurutinya, berkat akan mengikuti langkah-langkah
kita. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Allah tidak pernah
memaksa kita melakukan yang benar, tetapi Ia berusaha menyelamatkan kita dari
kejahatan, dan menuntun kita kepada kebaikan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Hendaklah kita memperhatikan hukum-hukum
yang telah diajarkan kepada bangsa Israel. Allah telah memberikan petunjuk yang
pasti kepada mereka tentang kebiasaan-kebiasaan hidup. Ia telah memperkenalkan
kepada mereka hukum yang berkaitan dengan kesejahteraan jasmani maupun rohani;
dan dengan syarat penurutan, Ia menjamin mereka, "Tuhan akan menjauhkan
segala penyakit dari padamu"5 "Perhatikanlah segala perkataan yang
Kuperingatkan kepadamu pada hari ini." "Karena itulah yang menjadi
kehidupan bagi mereka yang mendapatkannya dari kesembuhan bagi seluruh tubuh
mereka."6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Allah menghendaki kita mencapai standar
kesempurnaan yang dimungkinkan bagi kita oleh anugerah Kristus. Ia memanggil
kita untuk memilih pihak yang benar, untuk menghubungkan diri dengan
sarana-sarana surgawi, memegang prinsip yang akan memulihkan citra ilahi dalam
diri kita. Dalam firman-Nya yang tertulis maupun di dalam buku alam yang besar
itu Ia telah menyatakan prinsip-prinsip kehidupan. Merupakan kewajiban kita
untuk mengetahui prinsip-prinsip ini, &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;dan oleh penurutan untuk bekerjasama dengan Dia&lt;/span&gt;
dalam memulihkan kesehatan tubuh dan jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Manusia perlu mempelajari bahwa berkat-berkat penurutan yang sempurna
akan mereka miliki hanya jika mereka menerima anugerah Kristus. Anugerah-Nyalah
yang memberikan kuasa kepada manusia untuk menurut hukum-hukum Allah. Itulah
yang menyanggupkan dia mematahkan kebiasaan buruk. Inilah satu-satunya kuasa
yang menguatkan dan mempertahankan dia pada jalan yang benar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Apabila injil diterima dalam kuasa dan kemurniannya, itu akan menjadi
suatu obat terhadap penyakit-penyakit yang berasal dari dosa&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Matahari Kebenaran terbit "dengan kesembuhan pada
sayap-Nya."7 Tidak semua pemberian dunia ini dapat mengobati hati yang
hancur, atau dapat memberikan kedamaian hati, atau memindahkan kesusahan, atau
pun melenyapkan penyakit. Ketenaran, kepintaran atau keterampilan, semuanya
tidak berdaya untuk menggembirakan hati yang berduka atau memulihkan hidup yang
sia-sia. Hidup Allah dalam jiwa adalah satu-satunya pengharapan manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kasih yang dianugerahkan Kristus kepada
manusia seutuhnya adalah kuasa yang menghidupkan. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Semua bagian penting -- yaitu otak, jantung, dan susunan
saraf -- bekerja demi kesembuhan&lt;/span&gt;. Olehnya tenaga-tenaga tertinggi tubuh
itu dirangsang untuk bekerja. Itu yang membebaskan jiwa dari kesalahan dan
kesedihan, kesusahan dan kegelisahan yang menghancurkan kekuatan hidup. Olehnya
timbullah ketenangan dan ketenteraman. Itu menanamkan kegembiraan dalam jiwa,
kegembiraan yang tak dapat dimusnahkan oleh dunia -- satu kegembiraan dalam Roh
Kudus -- yaitu kegembiraan yang memulihkan kesehatan dan memberikan kehidupan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kata-kata Juruselamat kita yang mengatakan,
"Marilah kepada-Ku. . . Aku akan memberikan kelegaan kepadamu,"8
adalah resep untuk penyembuhan penyakit-penyakit fisik, mental dan rohani.
Walaupun manusia telah mengakibatkan penderitaan kepada diri mereka sendiri
karena perbuatan yang salah, Ia menyambut mereka dengan rasa iba. Di dalam Dia
mereka dapat menemukan pertolongan. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Ia akan melaksanakan perkara-perkara besar bagi mereka yang percaya
kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Walaupun dosa selama berada-abad telah
memperkuat cengkeramannya terhadap umat manusia, sekalipun melalui kepalsuan
dan penipuan Setan telah menutupi firman Allah dengan bayangan gelap
penafsirannya sehingga manusia meragukan kebaikan-Nya; namun kemurahan dan
kasih Bapa itu tidak berhenti mengalir ke dunia ini dengan arus yang besar.
Sekiranya manusia mau membuka jendela jiwanya ke arah surga, dan menghargai
karunia-karunia ilahi ini, maka berlimpah sifat-sifat baik yang menyembuhkan
akan mengalir masuk.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Dokter yang ingin menjadi mitra kerja Kristus yang layak akan berusaha
menjadi terampil dalam setiap aspek pekerjaannya. Dia akan belajar dengan
rajin, agar dia sangat pantas mengemban tanggungjawab profesinya, dan akan
senantiasa berusaha mencapai standar yang lebih&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;tinggi, berusaha menambah
pengetahuan, keterampilan yang lebih tinggi, dan pandangan yang lebih tajam.&lt;/span&gt;
Setiap dokter harus menyadari bahwa dia yang melakukan pekerjaan yang rendah
dan tidak efisien bukan hanya menyakiti pasien, tetapi juga bertindak tidak
adil kepada rekan dokter lainnya. Dokter yang merasa puas dengan keterampilan
dan pengetahuan berstandar rendah bukan hanya menurunkan derajat profesi
kedokteran, tetapi dia tidak menghormati Kristus sebagai Tabib Besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Mereka yang menyadari bahwa mereka tidak layak untuk pekerjaan
kedokteran seharusnya memilih pekerjaan lain.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Mereka yang
sudah menyesuaikan diri dengan baik dalam perawatan orang sakit, tetapi
pendidikan dan kualifikasi medisnya terbatas, akan bekerja dengan baik untuk
melaksanakan tugas-tugas sederhana, melayani dengan setia sebagai perawat.
Dengan pelayanan yang penuh kesabaran di bawah pimpinan dokter-dokter yang
terampil, mereka akan senantiasa belajar, dan dengan memanfaatkan setiap
kesempatan untuk menambah ilmu, mereka sekali kelak akan menjadi benar-benar
terampil dalam pekerjaan seorang dokter. Biarlah para dokter muda,
"sebagai teman sekerja bersama Dia (Tabib Besar), . . . supaya jangan
membuat menjadi sia-sia kasih karunia Allah, . . . dalam hal apapun tidak
memberi sebab orang tersandung, supaya pelayanan jangan sampai dicela; tetapi
dalam segala hal menunjukkan bahwa kami adalah pelayan Allah."9 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Maksud Allah bagi kita ialah supaya kita
tetap bergerak ke atas. Dokter misionaris sejati akan bertambah terampil dalam
praktiknya. Dokter-dokter Kristen yang berbakat, yang memiliki kesanggupan
profesi yang tinggi, seharusnya dicari dan didorong untuk melibatkan diri dalam
pekerjaan Tuhan di mana mereka dapat mendidik dan melatih orang-orang lain
untuk menjadi misionaris-misionaris kesehatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dokter itu harus mengumpulkan cahaya firman
Allah untuk jiwanya. Dia harus bertumbuh terus dalam anugerah. Baginya, agama
tidak sekadar salah satu pengaruh di antara yang lain. Seharusnya agama itu
menjadi pengaruh utama lebih daripada yang lain. Dia bertindak berdasarkan
motivasi yang tinggi dan kudus -- motivasi yang berkuasa karena bersumber dari
Seorang yang memberikan telah hidup-Nya untuk melengkapi kita dengan kuasa
mengalahkan kejahatan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kalau dokter itu dengan rajin dan setia
berusaha menjadikan dirinya efisien dalam bidangnya, jika dia mengabdikan diri
dalam pelayanan Kristus, dan menyisihkan waktu untuk menyelidik hatinya
sendiri, maka dia akan memahami bagaimana caranya menjaga rahasia panggilannya
yang kudus. Dia bisa begitu disiplin dan mendidik dirinya sehingga semua yang
berada dalam lingkungan pengaruhnya dapat melihat keunggulan pendidikan dan
kebijaksanaan yang diperoleh seseorang yang berhubungan dengan Allah yang bijaksana
dan berkuasa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak ada persekutuan yang lebih erat
dengan Kristus diperlukan daripada dalam pekerjaan dokter itu. Dia yang mau
melakukan dengan benar tugas-tugas dokter mestinya setiap hari dan setiap jam
menghidupkan kehidupan seorang Kristen. Hidup pasien itu terletak di tangan
dokter itu. Satu diagnosa yang ceroboh, satu resep yang salah, dalam satu kasus
yang gawat, atau satu gerakan tangan yang sembrono dalam suatu pembedahan,
walaupun hanya selebar sehelai rambut saja, maka satu nyawa mungkin akan jadi
korban, satu jiwa diantarkan ke dalam kekekalan. Betapa seriusnya pemikiran
tentang hal itu! Betapa pentingnya agar dokter itu harus senantiasa berada di
bawah penguasaan Tabib ilahi itu! &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Juruselamat bersedia membantu semua orang yang memohon dari Dia akal
budi dan kejernihan pikiran.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Siapakah yang lebih
membutuhkan akal budi dan kejernihan pikiran selain dokter, pada siapa
keputusan-keputusan banyak bergantung? Biarlah orang yang mencoba memperpanjang
hidup memandang pada Kristus dalam iman untuk menuntun setiap gerakannya.
Juruselamat akan memberikan kepadanya kebijaksanaan dan keterampilan dalam
menangani kasus-kasus yang sulit.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Luar biasa kesempatan yang diberikan kepada
penjaga-penjaga orang sakit. Dalam segala hal yang dilakukan untuk memulihkan
orang sakit, biarlah mereka memahami bahwa dokter itu berusaha menolong mereka
untuk bekerjasama dengan Allah dalam memerangi penyakit. Tuntunlah mereka untuk
merasa bahwa dalam setiap langkah yang diambil sesuai dengan hukum-hukum Allah,
mereka boleh mengharapkan bantuan kuasa Ilahi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang sakit dan menderita akan menaruh
lebih banyak keyakinan pada dokter yang mengasihi dan takut akan Allah. Mereka
percaya akan kata-katanya. Mereka merasa suatu ketenteraman dalam kehadiran dan
pelayanan dokter demikian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setelah mengenal Tuhan Yesus, maka
terbukalah kesempatan bagi para dokter Kristen dengan doa mengundang
kehadiran-Nya di dalam ruangan si sakit. Sebelum melaksanakan operasi yang
gawat, biarlah dokter itu meminta pertolongan dari Tabib Besar itu. Biarlah dia
meyakinkan orang sakit itu bahwa Allah dapat menyelamatkan dia dalam cobaan
berat ini, bahwa dalam segala saat kesulitan Dialah perlindungan bagi yang
mempercayai-Nya. Dokter yang tidak dapat melakukan ini akan gagal dalam kasus
demi kasus yang sebenarnya dapat diselamatkan. Jika dia dapat mengucapkan
kata-kata yang akan membangkitkan iman pada Juruselamat yang penuh belas
kasihan itu, yang merasakan setiap sengatan penderitaan, dan dapat menghadapkan
kebutuhan jiwa itu kepada-Nya dalam doa, krisis itu akan lebih sering berlalu
dengan selamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Hanya Dia yang membaca hati dapat
mengetahui banyak pasien yang setuju dioperasi oleh seorang dokter tetapi
dengan rasa takut dan gemetar. Mereka menyadari akan bahayanya. Sementara
mereka meyakini keterampilan dokter itu, mereka mengetahui bahwa bisa saja
terjadi kesalahan. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Tetapi
sementara mereka melihat dokter itu menundukkan kepala berdoa memohon
pertolongan dari Allah, mereka diilhami dengan keyakinan. Rasa syukur dan
kepercayaan membuka hati mereka kepada kuasa&lt;/span&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;penyembuhan Allah, tenaga orang itu dihidupkan,
dan kemampuan hidup menang.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Bagi dokter itu kehadiran Juruselamat juga menjadi satu unsur kekuatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Sering segala kemungkinan dan tanggungjawab akan pekerjaannya
melemahkan semangatnya. Kegelisahan karena takut dan ketidakpastian akan
membuat tangannya tidak lagi terampil. Tetapi jaminan Penasihat ilahi
menyertainya, menuntun dan memeliharanya, memberi ketenangan dan semangat.
Jamahan Kristus pada tangan dokter itu akan menciptakan vitalitas, ketenangan,
keyakinan dan kuasa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Setelah melewati krisis dengan aman dan keberhasilan sudah nampak,
biarlah digunakan sedikit waktu bersama pasien di dalam doa.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Nyatakanlah dengan rasa terima kasihmu karena satu nyawa telah
diselamatkan. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sementara
ucapan terimakasih dari pasien tertuju kepada sang dokter, biarlah pujian dan
ucapan syukur itu diarahkan kepada Allah. Beritahukanlah kepada pasien bahwa
nyawanya diselamatkan karena perlindungan Tabib surgawi.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dokter yang mengikuti cara ini sedang
menuntun pasiennya kepada Seorang yang menopang hidupnya, Seorang yang dapat
menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang datang kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Memasuki bidang pekerjaan misionaris kesehatan harus lebih dulu
mempunyai kerinduan yang mendalam akan jiwa-jiwa&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Sama
dengan seorang pelayan injil, ke tangan dokter terletak satu kepercayaan
tertinggi yang pernah diberikan kepada manusia. Apakah dia menyadarinya atau
tidak, kepada setiap dokter dipercayakan penyembuhan jiwa-jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam pekerjaan menangani penyakit dan
kematian, para dokter sangat sering kehilangan pandangan akan
kenyataan-kenyataan serius dari kehidupan yang akan datang. Dalam usaha mereka
yang sungguh-sungguh untuk mencegah bahaya terhadap tubuh, mereka lupa akan
bahaya terhadap jiwa. Orang yang mereka layani mungkin tidak dapat lagi
mempertahankan hidup. Kesempatan terakhir sedang terlepas dari pegangannya.
Jiwa ini pasti akan dihadapkan kepada sang dokter di kursi pengadilan Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sering kita kehilangan berkat yang paling
berharga dengan mengabaikan ucapan satu kata pada saat diperlukan. Jikalau
kesempatan emas tidak dimanfaatkan maka kesempatan itu akan hilang. &lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Di samping tempat tidur si sakit janganlah ucapkan ajaran
kepercayaan atau pertentangan. Biarlah si penderita diarahkan kepada Seorang
yang mau menyelamatkan semua yang datang kepada-Nya dalam iman. Dengan
sungguh-sungguh dan lemah lembut berusahalah menolong jiwa itu yang sedang
sekarat antara hidup dan mati&lt;/span&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dokter yang menyadari bahwa Kristuslah
Juruselamatnya pribadi, karena dia sendiri telah dituntun ke dalam Perlindungan
itu, mengetahui bagaimana caranya menangani jiwa-jiwa yang ketakutan, bersalah
dan sakit karena berdosa, yang mengharapkan pertolongan daripadanya. Dia dapat
menjawab pertanyaan, "Apakah yang saya harus lakukan supaya selamat?"
Dia dapat menceritakan tentang kasih Penebus. Dia dapat berbicara berdasarkan
pengalaman tentang kuasa pertobatan dan iman. Dengan sederhana, kata-kata yang
penuh kesungguh-sungguhan dapat menghadapkan kebutuhan jiwa itu kepada Allah di
dalam doa. Dia juga dapat mendorong si sakit untuk memohon dan menerima
kemurahan Juruselamat yang berkemurahan. Sementara dia melayani di samping
tempat tidur si sakit, yaitu mengucapkan kata-kata yang menolong dan menghibur,
Tuhan bekerja bersamanya dan melalui dia. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sementara pikiran penderita diarahkan kepada Juruselamat,
damai dari Kristus akan memenuhi hatinya, dan kesehatan rohani yang
mempengaruhi tubuhnya itu digunakan sebagai tangan Allah yang menolong
memulihkan kesehatan tubuhnya.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam merawat orang sakit, dokter itu akan
sering mendapat kesempatan untuk melayani sahabat-sahabat pasien itu. Sementara
mereka menunggui di samping tempat tidur penderita yang merasa tidak berdaya
untuk menghindari sengatan penderitaan, hati mereka dilembutkan. Seringkali
dukacita yang disembunyikan terhadap orang lain dinyatakan kepada dokter.
Sekarang tibalah kesempatan untuk mengarahkan orang yang sedih ini kepada Dia
yang telah mengundang semua yang letih-lesu dan yang berbeban berat untuk
datang kepada-Nya. Seringkali doa dapat dilayangkan untuk mereka atau bersama
mereka, sambil menyampaikan kebutuhan mereka kepada Penyembuh segala macam
penyakit itu, yakni Penghibur semua orang yang berduka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;mi&gt;"Tuhan ALLAH telah memberikan
kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi
semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam
pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid."10 "Seorang
bersukacita karena jawaban yang diberikannya, dan alangkah baiknya perkataan
yang tepat pada waktunya."11 "Perkataan yang diucapkan tepat pada
waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak."12 "Betapa
indahnya kelihatan dari puncak bukit-bukit kedatangan pembawa berita, yang
mengabarkan berita damai dan memberitakan kabar baik, yang mengabarkan berita
selamat dan berkata kepada Sion: 'Allahmu itu Raja!"&lt;md&gt;13&lt;/md&gt;&lt;/mi&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;ud&gt;Janji-janji Allah&lt;d&gt;&lt;/d&gt;&lt;/ud&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dokter mempunyai kesempatan-kesempatan
berharga untuk mengarahkan semua pasiennya kepada janji-janji Allah. Dia harus
menyampaikan barang yang baru dan lama dari rumah perbendaharaan, berbicara di
sana sini tentang kata-kata penghiburan dan petunjuk yang didambakan. Biarlah
dokter itu menjadikan pikirannya sebagai satu gudang pemikiran yang segar.
Biarlah dia mempelajari firman Allah dengan rajin, supaya dia mengenal betul
janji-janji-Nya. Biarlah dia belajar mengulangi kata-kata penghiburan Kristus
selama pelayanan-Nya di dunia ini sewaktu memberikan pelajaran dan menyembuhkan
orang sakit. Dia harus membicarakan tentang pekerjaan penyembuhan yang
dilakukan Kristus, kelemahlembutan-Nya dan kasih-Nya. Jangan sekali-kali dia
mengabaikan untuk menuntun pikiran pasiennya kepada Kristus selaku Tabib Besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kuasa yang sama yang terdapat dalam
Firman-Nya itulah yang digunakan oleh Kristus sewaktu Ia secara kelihatan
berjalan di antara manusia. Dengan kata-kata-Nyalah Yesus menyembuhkan penyakit
dan mengusir setan; dengan kata-kata-Nya dia menghardik dan meneduhkan
gelombang laut dan membangkitkan orang mati, dan orang-orang menyaksikan bahwa
kata-kata-Nya berkuasa. Ia mengucapkan kata-kata Allah sebagaimana Ia berbicara
kepada semua nabi dan guru dalam Perjanjian Lama. Seluruh Alkitab adalah pengejawantahan
Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kitab Suci harus diterima sebagai perkataan
Allah kepada kita, bukan saja tertulis, tetapi diucapkan. Ketika yang dirundung
malang datang kepada Kristus, Ia bukan hanya memperhatikan yang datang meminta
pertolongan kepada-Nya, tetapi kepada semua orang dari segala zaman yang akan
datang kepada-Nya dengan keperluan yang sama dan dengan iman yang sama. Ketika
Ia berkata kepada orang lumpuh itu, "Pergilah, hai anak-Ku, dosamu telah
diampuni;" ketika dia katakan kepada seorang perempuan di Kapernaum,
"Hai anak-Ku, imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan
selamat!"14&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Begitulah semua janji-janji firman Allah.
Dengan janji-janji itu Ia berbicara kepada kita secara perorangan, berbicara
langsung seakan-akan kita mendengar suara-Nya. Di dalam janji-janji inilah
Kristus menyampaikan anugerah dan kuasanya kepada kita. Kata-kata itu adalah
daun pohon kehidupan yang "dipakai untuk menyembuhkan segala
bangsa."15 Kata-kata itu kalau diterima dan diasimilasikan akan menjadi
kekuatan tabiat, sumber ilham dan ketahanan hidup. Tidak ada lain yang dapat
memberi semangat dan iman yang memberikan kekuatan hidup kepada seluruh tubuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kepada orang yang berdiri gemetar dengan
rasa takut di pinggir liang lahat, kepada jiwa yang lelah karena beban penderitaan
dan dosa, biarlah dokter yang memiliki kesempatan itu mengulangi kata-kata
Juruselamat -- karena seluruh isi Alkitab itu adalah milik-Nya: &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Janganlah takut, sebab Aku telah
menebus engkau, Aku telah memanggil engkau dengan namamu, engkau ini kepunyaan-Ku.
Apabila engkau menyeberang melalui air, Aku akan menyertai engkau, atau melalui
sungai-sungai, engkau tidak akan dihanyutkan; apabila engkau berjalan melalui
api, engkau tidak akan dihanguskan, dan nyala api tidak akan membakar engkau.
Sebab Akulah TUHAN, Allahmu, Yang Mahakudus, Allah Israel, Juruselamatmu . . .
Oleh karena engkau berharga di mata-Ku dan mulia, dan Aku ini mengasihi
engkau." "Aku, Akulah Dia yang menghapuskan pemberontakanmu oleh
karena Aku sendiri, dan Aku tidak mengingat-ingat dosamu." "Janganlah
takut, sebab Aku ini menyertai engkau."16&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Seperti bapa sayang kepada
anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat bahwa kita ini debu."17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa
engkau telah mendurhaka terhadap TUHAN Allahmu." "Jika kita mengaku
dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga ia akan mengampuni segala
dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan."18&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku telah menghapus segala dosa
pemberontakanmu seperti kabut diterbangkan angin dan segala dosamu seperti awan
yang tertiup. Kembalilah kepada-Ku, sebab Aku telah menebus engkau!"19&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Marilah, baiklah kita berperkara! --
firman TUHAN -- Sekalipun dosamu merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti
salju; sekalipun berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih
seperti bulu domba. Jika kamu menurut dan mau mendengar, maka kamu akan memakan
hasil baik dari negeri itu."20 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku mengasihi engkau dengan kasih
yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu." "Aku
telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam
kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau."21&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Janganlah gelisah hatimu."
"Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera Ku-berikan kepadamu,
dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu.
Janganlah gelisah dan gentar hatimu."22&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dan mereka masing-masing akan seperti
tempat perteduhan terhadap angin dan tempat perlindungan terhadap angin ribut,
seperti aliran-aliran air di tempat kering, seperti naungan batu yang besar di
tanah yang tandus."23&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Orang-orang sengsara dan orang-orang
miskin sedang mencari air, tetapi tidak ada, lidah mereka kering kehausan,
tetapi Aku, TUHAN, akan menjawab mereka, dan sebagai Allah orang Israel, Aku
tidak akan meninggalkan mereka."24&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Beginilah firman TUHAN yang
menjadikan engkau:" "Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang
haus, dan hujan lebat ke atas tanah yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke
atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu."25&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Berpalinglah kepada-Ku dan biarkanlah
dirimu diselamatkan, hai ujung-ujung bumi!"26&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dialah yang memikul kelemahan kita
dan menanggung penyakit kita." "Tetapi Dia tertikam oleh karena
pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang
mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepada-Nya, dan oleh
bilur-bilur-Nya kita menjadi sembuh."27&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/tugas-seorang-dokter.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjqmhnxlpSTEmzi_D9OXG_xSx0eBcDu0fzfKEYVdmAOEy3FOpSrd3YfWd-5OTsHrntJMDxyffezrusWAjCuCiayC_r94SQY3jbjmSuwe9Qjhfm0l00nS33driH7aMvRUm6pdgh5l-ihum8/s72-c/dokter.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-7829986231121277666</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2016 13:13:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:34:52.875+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>DISELAMATKAN UNTUK MELAYANI</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;DISELAMATKAN UNTUK MELAYANI&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh58KPwBQC5ukOYUAgKbemkc4ZzrT3h4taOfVmrcfqvyTUHAmrxItuLezQ1MpBi1Hrbi2fmFAzL8M5Ub5JyDOL2Vs1QVY6N5eTLK36yYgweUknpAD8hyphenhyphen6ZzCPt3ezua3sDX9reged_F6MA/s1600/servant-of-god-title1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh58KPwBQC5ukOYUAgKbemkc4ZzrT3h4taOfVmrcfqvyTUHAmrxItuLezQ1MpBi1Hrbi2fmFAzL8M5Ub5JyDOL2Vs1QVY6N5eTLK36yYgweUknpAD8hyphenhyphen6ZzCPt3ezua3sDX9reged_F6MA/s320/servant-of-god-title1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Fajar menyingsing di Danau Galilea. Yesus
dan murid-murid-Nya mendarat di pantai setelah bermalam di atas air yang
ditimpa angin ribut, dan cahaya mentari yang sedang menyingsing itu menyentuh
laut dan tanah bagaikan doa ucapan syukur kedamaian. Tetapi manakala mereka
menginjak pantai, mereka disambut dengan pemandangan yang lebih dahsyat dari
laut yang bergelora. Dari suatu tempat persembunyian di antara kuburan-kuburan,
dua orang gila mengejar mereka seakan hendak mencabik-cabik mereka.
Bagian-bagian rantai yang putus sewaktu mereka membebaskan diri dari belenggu
itu bergelantungan di tubuh kedua orang ini. Daging tubuhnya terkoyak dan
berdarah, mata mereka menyorot jalang di antara rambut mereka yang panjang dan
kusut-masai, rupa manusia nampaknya sudah hilang. Mereka kelihatan lebih mirip
dengan binatang buas ketimbang manusia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Murid-murid dan teman-temannya lari
ketakutan; tetapi mereka memperhatikan bahwa Yesus tidak bersama mereka, lalu
mereka mencari-Nya. Ia sedang berdiri di tempat mereka meninggalkan-Nya. Ia
yang sudah mendiamkan angin ribut, Ia yang sebelumnya telah mengalahkan Setan,
tentu tidak akan lari dari setan-setan ini. Ketika kedua orang ini mendekat,
dengan gigi yang gemeretak dan mulut yang berbusa Yesus mengangkat tangan yang
sudah mendiamkan gelombang laut, dan kedua orang itu tidak dapat lagi mendekat.
Mereka berdiri di hadapan-Nya, geram tetapi tidak berdaya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan penuh kuasa Ia menyuruh roh jahat
itu keluar dari mereka. Orang-orang yang malang itu menyadari bahwa ada Seorang
di dekat mereka yang dapat menyelamatkan dari penyiksaan setan itu. Mereka
jatuh tersungkur di kaki Yesus memohon belas kasihan-Nya; tetapi ketika mulut
mereka terbuka, setan-setan itu berteriak melalui mereka, "Apa urusan-Mu
dengan kami, hai Anak Allah? Adakah Engkau kemari menyiksa kami sebelum
waktunya?"1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Roh-roh jahat itu dipaksa untuk melepaskan
korbannya, dan terjadilah perubahan besar dalam diri orang gila itu. Terang
bersinar dalam pikiran mereka. Mata mereka berbinar dengan kecerdasan. Wajah
yang sudah lama dibentuk menurut gambar Setan sekarang tiba-tiba menjadi
lembut, lengan yang berdarah itu sekarang sudah bersih, dan kedua orang itu
mengangkat suara untuk memuji Tuhan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Lalu iblis yang sudah dibuang dari tubuh
manusia itu masuk ke tubuh babi dan semua babi-babi itu menjadi gila dan
binasa. Penjaga babi-babi itu bergegas menyebarkan berita tersebut, dan seluruh
penduduk bergerombol menemui Yesus. Kedua orang gila itu tadinya telah membuat
kerusuhan di wilayah itu. Sekarang kedua orang yang sudah berpakaian dan
memiliki pikiran waras itu sedang duduk di kaki Yesus, mendengarkan
pengajaran-Nya dan sedang memuliakan nama Dia yang telah menyembuhkan mereka.
Tetapi masyarakat yang menyaksikan pemandangan ini tidak gembira. Kehilangan
babi nampaknya lebih besar artinya daripada bebasnya kedua orang itu dari jerat
Setan. Dengan panik mereka mengepung Yesus sambil membujuk supaya meninggalkan
mereka; Ia setuju, lalu langsung naik perahu ke seberang pantai.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Dalam Dia ada hidup, dan
hidup itu adalah terang manusia. Terang itu bercahaya di dalam kegelapan, dan
kegelapan itu tidak menguasainya, . . . . Tetapi semua orang yang menerima-Nya
diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Alah, yaitu mereka yang bercahaya
dalam nama-Nya.2 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena
Injil adalah kekuatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Allah yang menyelamatkan setiap orang
percaya."3&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Perasaan orang yang dirasuk Setan tapi
sudah disembuhkan itu jauh berbeda. Mereka ingin bersama-sama Penyelamat
mereka. Dalam hadirat-Nya mereka merasa aman dari gangguan Setan yang telah
menyiksa kehidupan mereka dan merusak akal sehat mereka. Sementara Yesus
menaiki perahu mereka tetap berada di dekat-Nya, bertelut di kaki-Nya, dan
memohon agar tetap berada di samping-Nya untuk mendengarkan pengajaran-Nya.
Tetapi Yesus menyuruh mereka pulang ke rumah dan menceritakan hal-hal besar
yang telah dilakukan Tuhan bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di sini ada tugas yang mereka harus
lakukan, yaitu pergi ke satu rumah orang kafir, dan menceritakan berkat yang
mereka terima dari Yesus. Sukar bagi mereka untuk berpisah dari Juruselamat.
Kesulitan besar akan mengikat mereka dalam pergaulan dengan orang senegerinya.
Pengasingan mereka yang begitu lama nampaknya tidak melayakkan mereka untuk
tugas ini. Tetapi begitu tugas untuk mereka ditentukan tugasnya, mereka
langsung siap menurut. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bukan hanya bercerita kepada keluarga dan
tetangga mengenai Yesus, tetapi mereka pergi ke seluruh Dekapolis, di mana-mana
menyatakan kuasa-Nya yang menyelamatkan, dan bagaimana Ia telah membebaskan
mereka dari Setan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Walaupun penduduk Gerasa belum menerima
Yesus, Ia tidak meninggalkan mereka di dalam kegelapan yang mereka pilih.
Sewaktu mereka menyuruh Yesus pergi dari negerinya, mereka belum mendengar
pengajaran-Nya. Mereka tidak tahu apa yang telah mereka tolak. Karena itu Ia
mengirimkan terang kepada mereka, dan melalui kedua orang itu mereka tidak
menutup telinga. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam membinasakan babi-babi itu adalah
maksud Setan untuk mengalihkan perhatian orang banyak dari Juruselamat dan
menghalangi penginjilan di kawasan itu. Tetapi peristiwa itu sendiri yang telah
menggugah hati penduduk desa seperti tidak ada cara lain lagi yang dapat
melakukannya, dan mengarahkan perhatian mereka kepada Kristus. Walaupun Yesus
sendiri telah berlalu dari sana, orang yang telah disembuhkan-Nya tetap menjadi
saksi akan kuasa-Nya. Mereka yang pernah menjadi pengantara raja kegelapan
sekarang menjadi saluran terang, pesuruh Anak Allah. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Ketika Yesus kembali ke Dekapolis, orang-orang
berkerumun di sekeliling-Nya. Dan selama tiga hari ribuan orang dari sekitar
kawasan itu mendengarkan pekabaran keselamatan&lt;/span&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dua orang gila yang sudah disembuhkan itu
adalah misionaris pertama yang diutus Kristus mengajar injil di wilayah
Dekapolis. Dalam waktu yang singkat orang-orang ini telah mendengar ajaran-Nya.
Belum pernah ada satu khotbah dari bibir-Nya terdengar di telinga mereka.
Mereka tidak dapat mengajar penduduk itu seperti murid-murid itu yang setiap
hari bersama Dia. Tetapi mereka dapat menceritakan apa yang mereka ketahui; apa
yang telah mereka lihat sendiri, dengar dan rasakan akan kuasa Juruselamat.
Inilah yang dapat dilakukan setiap orang yang hatinya telah dijamah oleh
karunia Allah. Inilah kesaksian yang diminta oleh Tuhan kita, karena tanpa itu
dunia ini akan binasa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Injil ini harus disampaikan bukan sebagai suatu teori yang mati, tetapi
satu kuasa yang hidup untuk mengubah kehidupan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Allah mau
agar hamba-hamba-Nya menyaksikan fakta yang melalui anugerah-Nya manusia dapat
memiliki tabiat seperti Kristus dan dapat bergembira atas jaminan kasih-Nya
yang besar itu. Ia mau supaya kita menyaksikan bahwa Ia tidak dapat merasa puas
sampai semua orang yang mau menerima keselamatan dipulihkan dan dikembalikan
kepada hak-hak kesucian sebagai putra-putri-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekalipun mereka yang jalan hidupnya
bertentangan dengan-Nya, namun Ia menerima mereka dengan bebas. Pada waktu
mereka bertobat maka dikaruniakan-Nya Roh Ilahi-Nya kepada mereka, dan mengutus
mereka ke tempat orang-orang yang tidak setia untuk mengumandangkan belas
kasihan-Nya. Jiwa-jiwa yang pernah dibuat merosot menjadi alat Setan masih
dapat diubah menjadi pesuruh kebenaran melalui kuasa Kristus telah diubah
menjadi utusan-utusan kebenaran dan diutus untuk menceritakan bagaimana hal-hal
besar yang telah dilakukan Tuhan bagi mereka dan merasa kasihan kepada mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Pujianku Senantiasa
Bagi-Mu"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setelah wanita di Kapernaum itu disembuhkan
oleh jamahan iman, Yesus ingin agar dia menghargai berkat yang telah
diterimanya. Pemberian yang injil itu tawarkan tidak diperoleh dengan cara
mencurinya atau dinikmati sendirian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Kamulah saksi-saksi-Ku,
demikianlah firman Tuhan, dan Akulah Allah."4&amp;lt;D&amp;gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pengakuan kita akan kesetiaan-Nya adalah
sarana pilihan surga untuk menyatakan Kristus kepada dunia ini. Kita harus
mengakui rahmat-Nya sebagaimana telah diperkenalkan melalui orang-orang kudus
zaman dulu; tetapi yang paling efektif adalah kesaksian melalui pengalaman kita
sendiri. Kita adalah saksi-saksi bagi Allah sementara kita menyatakan dalam
diri kita suatu kuasa ilahi yang bekerja. Setiap orang mempunyai kehidupan yang
berbeda dari orang lain, dan suatu pengalaman yang berbeda nilainya dari orang
lain. Allah ingin agar pujian kita dinaikkan kepada-Nya,&amp;nbsp;&amp;nbsp; ditandai dengan kepribadian kita sendiri. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Pengakuan berharga untuk memuji
kemuliaan rahmat-Nya ini, apabila didukung oleh kehidupan yang serupa dengan
Kristus, mempunyai kuasa yang tak dapat dilawan yang mengerjakan keselamatan
bagi jiwa-jiwa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Adalah demi kita sendiri untuk menjaga agar setiap karunia Allah tetap
segar dalam ingatan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Dengan sarana ini iman dikuatkan
untuk menuntut dan menerima lebih banyak lagi. Ada dorongan yang lebih besar
bagi kita dalam berkat terkecil yang kita sendiri terima dari Allah, dibanding
semua catatan iman yang dapat kita baca tentang iman dan pengalaman orang lain.
Jiwa yang menyambut anugerah Allah akan sama dengan taman yang disirami air.
Kesehatannya dengan cepat akan menjadi sempurna; terangnya akan bersinar dengan
jelas, dan kemuliaan Tuhan akan tampak pada dirinya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Bagaimana akan kubalas kepada TUHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
segala kebajikan-Nya kepadaku?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku akan mengangkat piala keselamatan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
dan akan menyerukan nama TUHAN,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;akan membayar nazarku kepada TUHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
di depan seluruh umat-Nya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku hendak menyanyi bagi TUHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
selama aku hidup,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;aku hendak bermazmur bagi Allahku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
selagi aku ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Biarlah renunganku manis&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
kedengaran kepada-Nya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku hendak bersukacita&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
karena TUHAN."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Siapakah yang dapat memberitahukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
keperkasaan TUHAN,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;memperdengarkan segala pujian
kepada-Nya?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Bersyukurlah kepada TUHAN, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
serukanlah nama-Nya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;perkenalkanlah perbuatan-Nya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
di antara bangsa-bangsa!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bernyanyilah bagi-Nya, bermazmurlah
bagi-Nya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;percakapkanlah segala perbuatan-Nya yang
ajaib!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bermegahlah di dalam nama-Nya yang kudus,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Biarlah bersukahati orang-orang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
yang mencari TUHAN,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab kasih setia-Mu lebih baik
daripada hidup;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
bibirku akan memegahkan Engkau.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Demikianlah aku memuji Engkau seumur
hidupku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
dan menaikkan tanganku demi nama-Mu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Seperti dengan lemak dan sumsum&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
jiwaku dikenyangkan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan dengan bibir yang bersorak-sorai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
mulutku memuji-muji.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Apabila aku ingat kepada-Mu di tempat
tidurku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
merenungkan Engkau sepanjang kawal malam,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;sungguh Engkau telah menjadi pertolonganku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
dan dalam naungan sayap-Mu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;aku bersorak-sorai."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Kepada Allah aku percaya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
aku tidak takut.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Apakah yang dapat dilakukan manusia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
terhadap aku?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Nazarku kepada-Mu, ya Allah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
akan kulaksanakan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan korban syukur akan kubayar kepada-Mu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebab Engkau telah meluputkan aku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
daripada maut,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;bahkan menjaga kakiku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
sehingga tidak tersandung;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;maka aku boleh berjalan di hadapan Allah&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
dalam cahaya kehidupan."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Ya, yang Kudus Israel.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
Bibirku bersorak-sorai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
juga jiwaku yang telah Kau bebaskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Lidahku juga menyebut-nyebut keadilan-Mu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
sepanjang hari."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebab Engkaulah harapanku, ya TUHAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
kepercayaanku sejak masa muda, ya Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Engkau yang selalu kupuji-puji&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku mau memasyhurkan nama-Mu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
turun temurun;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;sebab itu bangsa-bangsa akan bersyukur
kepada-Mu&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
untuk seterusnya dan selamanya."5 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MB&amp;gt;"Kamu telah memperolehnya
dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma."&amp;lt;MD&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Panggilan injil janganlah dipersempit
maknanya atau disajikan hanya kepada orang-orang tertentu saja, yang kita
anggap akan menghormati kita kalau mereka menerimanya. Pekabaran itu harus
dibagikan kepada semua orang. Bila Allah memberkati anak-anakNya, pemberkatan
itu bukanlah hanya bagi mereka sendiri, tetapi demi kebutuhan dunia ini. Ia
mencurahkan karunia-Nya kepada kita agar kita bisa kembangkan dengan
membagikannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Wanita Samaria yang bercakap-cakap bersama
Yesus di Sumur Yakub itu segera membawa orang lain kepada-Nya setelah menemukan
Juruselamat. Dia membuktikan dirinya sebagai seorang misionaris yang lebih
efektif daripada murid-murid-Nya. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Murid-murid tidak melihat di Samaria adanya tanda yang menunjukkan
bahwa wilayah itu adalah daerah yang subur. Pikiran mereka tertuju kepada satu
pekerjaan besar yang akan dilakukan di masa depan. Mereka tidak melihat bahwa
di sekeliling mereka terdapat ladang yang siap dipanen&lt;/span&gt;. Tetapi melalui
wanita yang mereka lecehkan itu seluruh penduduk kota diajak untuk mendengarkan
Yesus. Dia segera memancarkan terang kepada warga kotanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Wanita ini melambangkan pekerjaan iman yang
praktis di dalam Yesus. Setiap murid sejati dilahirkan ke dalam kerajaan Allah
sebagai seorang misionaris. Begitu dia mengenal Juruselamat, dia segera merasa
rindu untuk memperkenalkan orang lain kepada-Nya. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kebenaran yang menyelamatkan dan menyucikan itu tak dapat
dikekang dalam hatinya.&lt;/span&gt; Dia yang meminum air hidup akan menjadi sumber
kehidupan. Si penerima menjadi si pemberi. Anugerah Kristus dalam jiwa sama
seperti mata air di padang belantara, memancar untuk menyegarkan semua orang,
dan membuat mereka yang sedang binasa ingin meminum air hidup. Dalam melakukan
tugas ini berkat yang lebih besar akan diterima, lebih besar daripada jika kita
hanya menguntungkan diri sendiri. Dengan bekerja dalam menyebarkan kabar baik
keselamatan itu kita dibawa lebih dekat kepada Juruselamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuhan mengatakan demikian tentang mereka
yang menerima anugerah-Nya:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku akan menjadikan mereka dan semua
yang di sekitar gunung-Ku menjadi berkat; Aku akan menurunkan hujan pada
waktunya; itu adalah hujan yang membawa berkat."6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dan pada hari terakhir, yaitu pada
puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah
ia datang kepada-Ku dan minum! Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang
dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air
hidup."7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mereka yang sudah menerima harus
membagikannya kepada orang lain. Dari setiap penjuru berkumandang seruan minta
tolong. Allah memanggil orang-orang untuk melayani sesamanya dengan senang
hati. Mahkota kekal haruslah diraih; kerajaan surga harus didapatkan; dunia
yang sedang binasa dalam kebodohan haruslah diterangi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan
lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu
dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.
Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk
hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai bersuka-cita bersama-sama."8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Hai Sion, pembawa kabar
baik, naiklah ke atas gunung yang tinggi! Hai Yerusalem, pembawa kabar baik,
nyaringkanlah suaramu yang kuat, nyaringkanlah suaramu, janganlah takut!
Katakanlah kepada kota-kota Yehuda: 'Lihat, itu Allahmu!"&amp;lt;MD&amp;gt;9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Selama tiga tahun murid-murid berhadapan
dengan contoh yang diberikan Yesus. Hari demi hari mereka berjalan dan
berbicara dengan Dia, mendengar kata-kata penghiburan-Nya bagi orang yang lelah
dan berbeban berat, dan menyaksikan kenyataan kuasa-Nya demi orang sakit dan
yang tertindas. Ketika tiba waktu-Nya meninggalkan mereka, Ia memberikan kepada
mereka anugerah dan kuasa untuk menjalankan pekerjaan-Nya dalam nama-Nya. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Mereka ditugasi untuk
memancarkan sinar injil-Nya, yaitu injil kasih dan penyembuhan&lt;/span&gt;. Juruselamat
menjanjikan bahwa kehadiran-Nya senantiasa akan menyertai mereka. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Melalui Roh Kudus Ia bahkan
lebih dekat kepada mereka dibanding ketika Ia dapat dilihat berjalan di antara
manusia.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Pekerjaan yang telah dilakukan murid-murid Yesus adalah juga yang harus
kita laksanakan. Setiap orang Kristen haruslah menjadi seorang misionaris.
Dengan rasa simpati dan belas kasihan kita harus melayani mereka yang
memerlukan pertolongan sambil berusaha dengan kesungguh-sungguhan yang tidak
mementingkan diri sendiri untuk meringankan penderitaan umat manusia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap orang akan menemukan sesuatu untuk
dilakukan. Janganlah seseorang merasa bahwa tidak ada tempat di mana mereka
dapat bekerja bagi Kristus. Juruselamat memperkenalkan diri-Nya pada semua
lapisan masyarakat. Agar kita menjadi anggota keluarga surgawi, Ia menjadi
anggota keluarga duniawi. Ia adalah Anak manusia, dengan demikian adalah
seorang saudara bagi setiap turunan Adam. Para pengikut-Nya tidak perlu merasa
terpisah dari dunia yang sedang binasa di sekeliling mereka. Mereka adalah
sebagian dari jaringan kemanusiaan yang luas, dan surga memandang mereka
sebagai saudara baik kepada orang berdosa sebagaimana kepada orang saleh.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Berjuta-juta manusia berada, di dalam penyakit, kebodohan dan dosa,
belum pernah mendengar tentang cinta Kristus bagi mereka. Sekiranya keadaan
kita dan keadaanmu mereka saling bertukar, perlakuan apakah yang kita inginkan
dari mereka? Semua ini, sejauh masih dalam kemampuan kita, harus kita lakukan
bagi mereka. Peraturan hidup yang diberikan Kristus oleh mana kita
masing-masing harus pertahankan atau gugur dalam penghakiman, adalah:
"Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu,
perbuatlah demikian juga kepada mereka."&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan segala hal yang menguntungkan kita lebih
dari orang lain,&amp;nbsp; -- apakah pendidikan
dan kehalusan budi bahasa, keagungan tabiat, pendidikan Kristus atau pengalaman
rohani -- &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;kita berutang
pada mereka yang kurang beruntung; dan sejauh masih dalam kemampuan kita,
haruslah kita lakukan bagi mereka. Jika kita kuat, kita harus menopang tangan
yang lemah.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Malaikat-malaikat kemuliaan yang senantiasa menatap wajah Bapa di surga
dengan gembira melayani anak-anak-Nya yang lemah. Malaikat-malaikat senantiasa
hadir di mana mereka sangat dibutuhkan, bersama mereka yang bergumul
mati-matian untuk mengalahkan diri sendiri, dan mereka yang berada dalam
lingkungan paling menyedihkan. Jiwa-jiwa yang lemah dan gemetar yang memiliki
banyak ciri tabiat yang bertentangan itulah tugas khusus mereka. Pelayanan yang
dianggap rendah oleh hati yang mementingkan diri, yaitu melayani mereka yang
sengsara dan yang dianggap rendah, itulah pekerjaan dari makhluk-makhluk suci
dan tak berdosa yang turun dari surga.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus tidak menganggap surga sebagai satu
tempat yang diidam-idamkan sementara kita tersesat. Ia meninggalkan takhta
surga dan menjalani kehidupan yang hina dan tertindas serta mengalami kematian
yang memalukan. Ia yang kaya dalam ukuran surga menjadi miskin, agar dengan
kemiskinan-Nya itu kita menjadi kaya. Kita harus mengikut jejak-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang yang menjadi anak Allah harus
memandang dirinya sebagai mata rantai yang diulurkan untuk menyelamatkan dunia,
satu dengan Kristus dalam rencana kemurahan-Nya, pergi bersama Dia untuk
mencari dan menyelamatkan yang hilang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang merasa bahwa adalah satu
kesempatan luar biasa untuk mengunjungi tempat-tempat dari kehidupan Yesus
selama di bumi ini, berjalan di tempat yang Ia pernah jalani, memandang tepi
danau di mana Yesus suka mengajar, serta bukit dan lembah yang biasa dipandangi
Yesus. Tetapi kita tidak perlu pergi ke Nazaret, ke Kapernaum, ke Betania
supaya mengikuti jejak Yesus. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kita akan menemukan jejak-jejak kaki-Nya di samping tempat tidur orang
sakit, di tempat-tempat yang miskin, di tempat-tempat kumuh di kota-kota besar,
dan di setiap tempat di mana ada hati manusia yang memerlukan penghiburan&lt;/span&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kita harus memberi makanan kepada orang lapar, pakaian kepada orang
yang telanjang, menghibur yang menderita dan tertindas. Kita harus melayani
yang putus asa, dan memberi pengharapan kepada yang kecewa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Kasih Kristus yang dinyatakan dalam pelayanan yang tidak mementingkan
diri akan lebih berhasil mengubah pelaku kejahatan dibanding dengan ancaman
pedang atau vonis pengadilan. Ini semua perlu untuk menimbulkan kengerian kepada
para pelanggar hukum, tetapi misionaris yang penuh kasih sayang dapat melakukan
lebih dari itu. Seringkali hati yang mengeras karena teguran akan luluh karena
kasih Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Misionaris bukan hanya dapat mengobati penyakit jasmani, tetapi dia
bisa menuntun orang berdosa kepada Tabib Agung itu yang dapat menyucikan jiwa
dari kusta dosa. Melalui hamba-hamba-Nya, Allah merencanakan agar orang sakit,
orang malang dan mereka yang dirasuk setan akan mendengar suara-Nya. Melalui
perantara-perantara manusia Ia ingin menjadi penghibur yang belum pernah
dikenal oleh dunia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Juruselamat telah menyerahkan nyawa-Nya
yang mulia itu untuk mendirikan sebuah gereja yang sanggup melayani orang yang
menderita, yang bersedih dan tergoda. Satu kelompok orang percaya boleh saja
menderita kemiskinan, kurang terdidik atau tidak dikenal; Namun di dalam
Kristus mereka akan melakukan satu tugas di rumahtangga, di tengah masyarakat,
bahkan juga di "wilayah-wilayah terpencil," yang hasilnya akan
sepanjang masa kekekalan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kepada para pengikut Kristus zaman ini,
begitu juga kepada murid-murid yang pertama, kata-kata ini disampaikan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Kepada-Ku telah diberikan kuasa di
surga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku."
"Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala
makhluk." 11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dan kepada kita juga diberikan janji
kehadiran-Nya, "Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai
kepada akhir zaman."12&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sekarang ini tidak ada rombongan banyak orang yang ingin tahu berkumpul
di padang belantara karena ingin melihat dan mendengar Kristus. Suara-Nya tidak
terdengar di jalanan yang sibuk. Tak ada yang berseru dari pinggir jalan,
"Yesus orang Nazaret lewat."13 Namun pada masa ini kata-kata itu
benar ada. Kristus berjalan di jalan-jalan raya tanpa kelihatan. Dengan
pekabaran kemurahan Ia mengunjungi rumah-rumah kita. Dengan semua orang yang
berusaha melayani di dalam nama-Nya, Ia menunggu untuk bekerjasama. Ia berada
di tengah-tengah kita, menyembuhkan dan memberkati, jika kita menerima Dia.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Beginilah firman TUHAN: "Pada
waktu aku berkenan, Aku akan menjawab engkau, dan pada hari Aku menyelamatkan,
Aku akan menolong engkau; Aku telah membentuk dan memberi engkau menjadi
perjanjian bagi umat manusia, untuk membangunkan bumi kembali dan untuk
membagi-bagikan tanah pusaka yang sudah sepi sunyi, untuk mengatakan kepada
orang-orang yang ada di dalam gelap: Tampillah!"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Betapa indahnya kelihatan dari puncak
bukit-bukit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
kedatangan pembawa berita,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang mengabarkan berita damai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
dan memberitakan kabar baik,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
yang mengabarkan berita selamat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan berkata kepada Sion: Allahmu itu
Raja!"14&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Bergembiralah, bersorak-sorailah
bersama-sama,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
hai reruntuhan Yerusalem!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebab TUHAN telah menghibur umat-Nya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
telah menebus Yerusalem.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;TUHAN telah menunjukkan tangan-Nya yang
kudus,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
di depan mata semua bangsa;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;maka segala ujung bumi melihat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
keselamatan yang dari Allah kita."15&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/diselamatkan-untuk-melayani.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh58KPwBQC5ukOYUAgKbemkc4ZzrT3h4taOfVmrcfqvyTUHAmrxItuLezQ1MpBi1Hrbi2fmFAzL8M5Ub5JyDOL2Vs1QVY6N5eTLK36yYgweUknpAD8hyphenhyphen6ZzCPt3ezua3sDX9reged_F6MA/s72-c/servant-of-god-title1.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-8552405729065676258</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2016 13:11:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:37:29.117+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>PENYEMBUHAN JIWA</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;PENYEMBUHAN JIWA&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1fIGg9tGo6C0pXeCXauRUXI-GqfY-blnf8vfRv9Jex565H4Z0RurMN5NZc7kMNoRPc7j5HE4ybDjHUMawkxv79h4TtEQLxoctdqsZ0DMamfyAFhEptmJT_MqG-ccsSvDFL4752rNJRgQ/s1600/ilustrasi-kdrt_20160503_134551.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="180" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1fIGg9tGo6C0pXeCXauRUXI-GqfY-blnf8vfRv9Jex565H4Z0RurMN5NZc7kMNoRPc7j5HE4ybDjHUMawkxv79h4TtEQLxoctdqsZ0DMamfyAFhEptmJT_MqG-ccsSvDFL4752rNJRgQ/s320/ilustrasi-kdrt_20160503_134551.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Banyak dari mereka yang datang kepada
Kristus untuk memohon pertolongan sebenarnya mereka sendiri yang telah
menimbulkan penyakit itu pada diri mereka. Namun &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Ia tidak menolak untuk menyembuhkan mereka. Pada waktu
khasiat dari pada-Nya memasuki jiwa-jiwa ini, mereka diyakinkan akan dosa, dan
banyak disembuhkan dari penyakit rohani mereka sebagaimana juga penyakit
jasmani.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di antara mereka ini terdapat orang lumpuh
di Kapernaum. Seperti orang kusta itu, orang lumpuh ini telah kehilangan
harapan untuk sembuh. Penyakitnya itu disebabkan kehidupan yang penuh dosa, dan
penderitaannya semakin pahit oleh penyesalan yang dalam. Sia-sia dia memohon
kesembuhan dari orang-orang Farisi dan para dokter; mereka menyatakan dia tak
dapat disembuhkan, mereka mencela dia sebagai seorang berdosa dan menyatakan
dia akan mati di bawah murka Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang lumpuh itu telah tenggelam dalam
keputusasaan. Lalu dia mendengar tentang pekerjaan yang dilakukan Yesus.
Orang-orang lain yang sama berdosa dan tak berdaya seperti dirinya telah
disembuhkan, dan dia dikuatkan untuk percaya bahwa dirinya juga bisa
disembuhkan sekiranya dia dapat dibawa kepada Juruselamat itu. Namun
pengharapannya pudar ketika dia mengingat penyebab penyakitnya, namun dia tidak
dapat menyisihkan kemungkinan kesembuhan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kerinduannya yang besar adalah kelepasan
dari beban dosa itu. Dia rindu melihat Yesus dan menerima jaminan pengampunan
serta didamaikan dengan surga. Maka dia akan merasa puas apakah akan hidup atau
mati, sesuai dengan kehendak Allah. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak ada waktu yang terbuang; tubuhnya
yang lunglai itu menunjukkan tanda-tanda kematian. Dia memohon kepada
kawan-kawannya agar membawa dia kepada Yesus sambil terbaring di atas tempat
tidurnya, dan dengan gembira mereka melakukannya. Namun kerumunan orang begitu
padat di dalam dan di sekitar rumah di mana Juruselamat berada, sehingga
mustahil bagi orang sakit itu dan kawan-kawannya untuk sampai kepada-Nya, atau
bahkan masuk untuk mendengar suara-Nya. Yesus sedang mengajar di rumah Petrus.
Menurut kebiasaan mereka, murid-murid-Nya duduk dekat dengan-Nya, dan "ada
beberapa orang Farisi dan ahli Taurat duduk mendengarkan-Nya. Mereka datang
dari berbagai desa di Galilea dan Yudea dan dari Yerusalem."1 &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Banyak dari mereka ini yang
datang sebagai mata-mata, mencari suatu tuduhan terhadap Yesus&lt;/span&gt;. Selain
mereka, orang banyak berkerumun dan bercampur aduk, orang yang mempunyai
keinginan bertemu, orang yang menaruh hormat, orang yang ingin tahu, dan orang
yang tak percaya. Kebangsaan yang berbeda-beda serta semua lapisan masyarakat
terwakili di sana. "Kuasa Tuhan menyertai Dia, sehingga Ia dapat
menyembuhkan orang sakit."2 Roh kehidupan menguasai kumpulan itu, namun
orang-orang Farisi dan ahli Taurat itu tidak melihat hadirat-Nya. Mereka tidak
merasakan sesuatu kebutuhan, maka penyembuhan itu tidaklah diperuntukkan bagi
mereka. "Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan
menyuruh orang kaya pergi dengan tangan hampa."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Berulang-ulang para pengusung orang lumpuh
ini berusaha mendesak maju melewati kerumunan orang banyak itu, namun sia-sia.
Orang yang sakit itu memandang ke sekeliling dirinya dengan keluhan yang tak
terucapkan. Bagaimana dia dapat melepaskan pengharapan itu padahal pertolongan
yang telah lama dirindukan itu begitu dekat? Atas anjurannya sahabat-sahabatnya
mengangkut dia ke atap rumah, membobol atap itu, lalu menurunkannya di depan
kaki Yesus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Khotbah itu terganggu. Juruselamat
memandang wajah yang penuh duka dan melihat mata yang memohon itu tertuju
kepada-Nya. Ia tahu betul akan kerinduan dari jiwa yang menanggung beban itu.
Kristuslah yang telah mendatangkan keyakinan kepada hati nurani orang lumpuh
itu bahkan selagi dia masih berada di rumah. Pada waktu dia bertobat dari
dosa-dosanya dan percaya akan kuasa Yesus yang dapat menyembuhkannya, rahmat
Juruselamat telah memberkati hatinya. Yesus telah memperhatikan cahaya iman
yang mula-mula redup itu bertumbuh menjadi suatu keyakinan bahwa Ia adalah
satu-satunya penolong orang berdosa itu, dan telah melihat iman itu bertumbuh semakin
kuat bersamaan dengan setiap usaha untuk datang ke hadirat-Nya. Kristuslah yang
telah menarik si penderita itu datang kepada-Nya. Sekarang, dengan kata-kata
yang bagaikan musik di telinga pendengar-Nya itu, Juruselamat berkata,
"Percayalah, hai anak-Ku, dosamu sudah diampuni."4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Beban rasa bersalah bergulir dari jiwa orang sakit itu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Dia tidak dapat meragukannya. Kata-kata Kristus memperlihatkan
kuasa-Nya untuk menyelami hati. Siapa yang dapat menyangkal kuasa-Nya untuk
mengampuni dosa? Pengharapan menggantikan keputusasaan, dan kesukaan
menggantikan kemurungan yang menekan. Rasa sakit orang itu pun hilang, dan
seluruh tubuhnya telah berubah. Tanpa melanjutkan permohonannya, dia terbaring
diam dalam damai, terlalu gembira untuk berkata-kata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Banyak yang memperhatikan dengan terkesima setiap gerakan dari
perbuatan yang ganjil ini. Banyak yang merasa bahwa kata-kata Kristus adalah
suatu undangan kepada mereka.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Bukankah mereka orang-orang
yang jiwanya sakit karena dosa? Tidakkah mereka juga ingin untuk dilepaskan
dari beban ini? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tetapi orang-orang Farisi, yang takut
kehilangan pengaruh mereka atas orang banyak itu, berkata dalam hati, "Ia
menghujat Allah. Siapa yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah
sendiri?"5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sambil mengarahkan pandangan mata-Nya
kepada mereka yang kini gemetar ketakutan dan mulai mundur, Yesus berkata,
"Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih
mudah mengatakan: Dosamu diampuni, atau mengatakan, Bangunlah dan berjalanlah?
Tetapi supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni
dosa--lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: Bangunlah, angkatlah tempat
tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!"6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kemudian dia yang telah diusung di atas
tandu untuk datang kepada Yesus itu bangkit berdiri dengan kelincahan dan
kekuatan masa muda. Dengan segera dia "mengangkat tempat tidurnya dan
pergi ke luar di hadapan orang-orang itu, sehingga mereka semua takjub lalu
memuliakan Allah, katanya: "Yang begini belum pernah kita lihat."7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dibutuhkan tidak kurang dari kuasa
penciptaan untuk memulihkan kesehatan tubuh yang telah membusuk itu. Suara yang
sama yang memberi kehidupan kepada manusia ketika diciptakan dari debu tanah,
telah memberi kehidupan kepada orang lumpuh yang sekarat itu. Kuasa yang sama
yang memberi kehidupan kepada tubuh telah membarui hati itu. Ia yang pada saat
penciptaan "berfirman, maka semuanya jadi, Dia memberi perintah, maka
semuanya ada"8 telah memberi kehidupan kepada jiwa yang mati dalam
pelanggaran dan dosa itu. Penyembuhan tubuh adalah suatu bukti dari kuasa yang
telah membarui jiwa. Kristus menyuruh orang lumpuh itu untuk bangun dan
berjalan, "supaya kamu tahu," Ia berkata, "bahwa di dunia ini
Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang lumpuh itu menemukan &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;dalam Kristus penyembuhan bagi
jiwa maupun tubuh&lt;/span&gt;nya. Dia &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;memerlukan kesehatan jiwa sebelum dia dapat menghargai kesehatan tubuh&lt;/span&gt;.
&lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sebelum penyakit jasmani
dapat disembuhkan, Kristus harus mendatangkan kedamaian kepada pikiran, dan
membersihkan jiwa dari dosa.&lt;/span&gt; &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Pelajaran ini hendaknya jangan diabaikan&lt;/span&gt;. Sekarang ini terdapat
ribuan orang yang menderita karena penyakit fisik seperti orang lumpuh itu,
merindukan kata-kata pekabaran, "Dosa-dosamu sudah diampuni." Beban
dosa, dengan keinginan-keinginannya yang tak pernah berhenti dan tak
terpuaskan, adalah dasar dari penyakit-penyakit mereka. Mereka tidak dapat
menemukan kelegaan sampai mereka datang kepada Penyembuh jiwa itu. Kedamaian
yang Ia saja dapat berikan akan memulihkan kekuatan kepada pikiran dan
kesehatan kepada tubuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pengaruh yang ditimbulkan atas orang banyak
oleh penyembuhan orang lumpuh itu adalah surga seakan-akan telah terbuka dan
menampakkan kemuliaan-kemuliaan dunia yang lebih baik itu. Pada saat orang yang
telah disembuhkan itu berjalan melintasi orang banyak itu, memuji Allah pada
setiap langkahnya, sambil membawa barang bawaannya yang seakan-akan beratnya
seperti sehelai bulu, orang banyak mundur untuk memberi ruang baginya dan
dengan wajah yang takjub memandang orang itu, mereka berbisik di antara sesama
mereka, "Hari ini kami telah menyaksikan hal-hal yang sangat
mengherankan."9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di rumah orang lumpuh itu terjadi satu
kesukaan besar sewaktu ia pulang kepada keluarganya, dengan enteng membawa
tempat tidur di atas mana dia telah diusung perlahan-lahan dari hadapan mereka
beberapa saat yang lalu. Mereka berkumpul berkeliling dengan air mata
kegembiraan, hampir tidak berani mempercayai mata mereka. Dia berdiri di depan
mereka dengan kekuatan penuh sebagai seorang laki-laki. Lengan-lengan yang
tadinya nampak lunglai kini dengan cepat menuruti perintahnya. Daging tubuhnya
yang dulu telah mengerut dan pucat kini segar dan kemerah-merahan. Dia berjalan
dengan langkah-langkah yang tegar dan bebas. Kesukaan dan pengharapan terbersit
pada setiap garis di wajahnya, dan suatu ekspresi kemurnian dan damai
menggantikan tanda-tanda dosa dan penderitaan. Ucapan syukur yang penuh
kesukaan terdengar dari rumah itu, dan Allah dimuliakan melalui Putra-Nya, yang
telah memulihkan pengharapan orang yang tak berdaya itu serta kekuatan kepada
yang tertimpa penyakit itu. Orang ini dan keluarganya sudah siap untuk
menyerahkan hidup mereka kepada Yesus. Tak ada kebimbangan yang meredupkan iman
mereka, tidak ada sifat tak percaya yang mencemari kesetiaan mereka kepada Dia
yang telah membawa terang ke dalam rumah mereka yang gelap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Pujilah
nama-Nya yang kudus, hai segenap batinku! Pujilah Tuhan, hai jiwaku, dan
janganlah lupakan segala kebaikan-Nya! Dia yang mengampuni segala kesalahanmu,
yang menyembuhkan segala penyakitmu, Dia yang menebus hidupmu dari lubang
kubur, . . . Sehingga masa mudamu menjadi baru seperti burung raja wali. Tuhan
menjalankan keadilan dan hukum bagi segala orang yang diperas. . . . Tidak
dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya
kepada kita setimpal dengan kesalahan kita. . . . Seperti bapa sayang kepada
anak-anaknya, demikian Tuhan sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu."10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Maukah Engkau
Sembuh?"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Di Yerusalem dekat Pintu Gerbang
Domba ada sebuah kolam, yang dalam bahasa Ibrani disebut Betesda; ada lima
serambinya dan di serambi-serambi itu berbaring sejumlah besar orang sakit:
orang-buta, orang-orang timpang dan orang-orang lumpuh, yang menantikan&amp;nbsp; goncangan air kolam itu."11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pada saat-saat tertentu, air kolam ini
bergoncang, dan biasanya&amp;nbsp; mereka percaya
bahwa ini terjadi sebagai akibat dari kuasa gaib, dan bahwa barangsiapa yang
pertama meloncat ke dalam air sewaktu airnya bergoncang, akan disembuhkan dari
apa pun penyakit orang itu. Ratusan penderita mengunjungi tempat itu; tetapi
pada waktu air itu bergoncang begitu banyak orang yang ingin mendesak ke depan,
menginjak laki-laki dan perempuan dan anak-anak yang lebih lemah dari mereka.
Banyak yang tidak dapat menghampiri kolam itu. Banyak yang berhasil
mendekatinya mati di pinggir kolam itu. Banyak tenda didirikan di tempat itu
untuk tempat bernaung agar orang sakit itu terlindung dari terik matahari pada
siang hari dan dari cuaca dingin pada malam hari. Ada sebagian yang bermalam di
serambi-serambinya, merangkak ke pinggir kolam setiap hari, sia-sia
mengharapkan kesembuhan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus berada di Yerusalem. Berjalan
sendirian seolah-olah sedang merenung dan berdoa, Ia datang ke kolam itu. Ia
menyaksikan para penderita yang malang itu sedang berjaga menantikan saat yang
mereka anggap satu-satunya kesempatan untuk disembuhkan. Ia rindu menjalankan
kuasa penyembuhan-Nya dan menyembuhkan setiap penderita. Tetapi hari itu adalah
hari Sabat. Orang banyak sedang pergi ke kaabah untuk berbakti, dan Ia tahu
bahwa tindakan penyembuhan seperti itu akan menimbulkan prasangka orang Yahudi
sehingga dapat mempersingkat pekerjaan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tetapi Juruselamat melihat satu keadaan
yang sangat parah. Ada seorang yang lumpuh tidak berdaya sudah berada di sana
selama tiga puluh delapan tahun. Penyakitnya itu kebanyakan diakibatkan oleh
kebiasaan buruknya sendiri dan dianggap sebagai hukuman dari Allah. Seorang
diri tanpa sahabat, merasa dikucilkan dari belas kasihan Allah, penderita ini
telah melewati tahun-tahun yang panjang dalam kesengsaraannya. Pada saat air
itu akan bergoncang menurut harapan mereka, mereka yang merasa iba pada
ketidakberdayaannya akan membawa dia ke serambi. Tetapi pada saat yang tepat
tidak ada orang yang menolongnya. Dia telah melihat gelombang air itu, tetapi
tidak pernah sanggup untuk beringsut lebih jauh dari pinggir kolam itu.
Orang-orang lain yang lebih kuat dari dia akan meloncat ke dalam mendahuluinya.
Penderita yang malang itu tidak berhasil bersaing dengan orang banyak yang
mementingkan dirinya sendiri dan saling berebutan itu. Usaha yang mati-matian
untuk mencapai satu tujuan, dan kerinduan serta kekecewaan yang berkepanjangan
dengan cepat menghabiskan sisa tenaganya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang sakit itu tergeletak di atas
tikarnya, dan sekali-sekali mengangkat kepalanya melihat ke kolam itu, ketika
sebuah wajah lembut membungkuk dan menyapanya dengan rasa iba, "Maukah
engkau sembuh?" menguasai perhatiannya. Pengharapan terbit dalam hatinya.
Dia merasa dirinya akan tertolong dengan sesuatu cara. Tetapi sinar semangatnya
cepat sirna. Dia teringat betapa sering dia berusaha mencapai kolam itu,
sekarang dia hanya mempunyai sedikit harapan hidup sebelum kolam itu bergoncang
lagi. Dia menoleh sambil berkata, "Tuan, kalau air itu bergoncang, tidak
ada orang yang menyeret saya ke dalam kolam itu; tetapi bilamana saya sudah
menghampirinya, orang lain akan menginjak saya dan terjun ke kolam itu di
hadapan saya."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus katakan kepadanya, "Bangunlah dan
angkatlah tilammu dan berjalanlah."12 Dengan suatu harapan baru orang
sakit itu menatap wajah Yesus. Penampilan wajah-Nya, kelembutan suara-Nya,
berbeda dengan orang yang lain. Kasih dan kuasa nampaknya terhembus dari
hadirat-Nya. Iman orang lumpuh itu memegang kata-kata Kristus. Tanpa ragu dia
memutuskan dalam hati untuk menurut, dan sementara dia melakukan ini seluruh
tubuhnya bereaksi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap saraf dan otot dirangsang dengan
kehidupan baru, dan anggota tubuhnya yang lumpuh itu bergerak dengan sehat. Sambil
melompat berdiri dia langsung berjalan dengan langkah yang tegap dan bebas
sambil memuji Allah dan bergembira dengan kekuatannya yang baru itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus tidak memberikan jaminan pertolongan
ilahi kepada orang lumpuh itu. Orang itu mungkin akan berkata, "Tuhan,
jikalau engkau menyembuhkan aku, aku akan menurut firman-Mu." Dia mungkin
merasa sangsi, dan dengan demikian akan kehilangan kesempatan untuk sembuh.
Tetapi tidak, dia percaya perkataan Kristus, percaya bahwa dia akan
disembuhkan; segera dia berusaha, dan Allah memberikan kuasa itu; dia ingin
berjalan, dan dia bisa berjalan. Dengan melakukan firman Kristus, dia sudah
disembuhkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita telah dipisahkan oleh dosa dari
kehidupan Allah. Jiwa kita lumpuh. Kita tidak lebih mampu untuk menghidupkan
satu kehidupan yang kudus oleh diri kita sendiri ketimbang orang lumpuh yang
dapat berjalan itu. Banyak orang menyadari akan kelemahannya; mereka merindukan
kehidupan rohani yang akan menyelaraskan mereka dengan firman Allah dan
berjuang untuk memperolehnya. Tetapi sia-sia usahanya. Dalam keputusasaan
mereka berseru, "Aku, manusia celaka! Siapakah yang akan melepaskan aku
dari tubuh maut ini?"13 &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Hendaklah
orang-orang yang ragu-ragu dan sedang bergumul ini melihat ke atas. Juruselamat
sedang membungkuk di atas mereka yang telah dibeli dengan darah-Nya, sambil
berkata dengan kelembutan yang tak terkatakan, "Maukah engkau
sembuh?"&lt;/span&gt; Ia menyuruh engkau supaya bangkit di dalam kesehatan dan
kedamaian. Janganlah bertangguh untuk merasakan bahwa engkau sedang disembuhkan.
Percayalah pada perkataan Juruselamat itu. Serahkanlah kemauanmu pada pihak
Kristus. Kemauan untuk melayani Dia, dan dengan berbuat menurut firman-Nya
engkau akan menerima kekuatan. Apapun kejahatan yang engkau sedang praktekkan,
hawa nafsu yang melalui pemanjaan berkepanjangan sudah mengikat tubuh maupun
jiwa, Kristus rindu dan sanggup untuk melepaskan engkau. Ia akan memberi hidup
bagi jiwa yang "mati dalam pelanggaran."14 Ia akan membebaskan
tawanan yang terjerat oleh kelemahan dan nasib sial serta rantai dosa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Perasaan berdosa telah meracuni mata air
kehidupan. Tetapi Kristus berkata, "Aku akan mengampuni dosa-dosamu; Aku
akan memberikan damai kepadamu. Aku telah membelimu dengan darah-Ku sendiri.
Engkau adalah milik-Ku akan menguatkan kemauanmu yang lemah. Aku akan mengikis
dosamu yang sudah disesali." Apabila penggodaan menyerangmu, bilamana
keluh kesah dan kebingungan mengelilingimu, ketika tertekan dan patah semangat
engkau siap menyerah kepada keputusasaan, pandanglah pada Yesus, maka kegelapan
yang menyelubungimu akan dihalau oleh cahaya terang hadirat-Nya. Apabila dosa
bergumul menguasai jiwamu, dan membebani hati nuranimu, pandanglah kepada
Juruselamat. Rahmat-Nya cukup untuk mengalahkan dosa. Biarlah hatimu yang
bersyukur itu, yang goyah karena ketidakpastian, berpaling kepada-Nya.
Peganglah erat-erat pengharapan yang ada di hadapanmu. Kristus menunggu untuk
mengangkat engkau menjadi anggota keluarga-Nya. Kekuatan-Nya akan menolong
kelemahanmu. Ia akan menuntun engkau langkah demi langkah. Ulurkanlah tanganmu
kepada-Nya, dan biarlah Ia yang menuntunmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Janganlah pernah merasa bahwa Kristus itu jauh dari padamu. Ia
senantiasa dekat. Hadirat-Nya yang indah itu mengelilingimu. Carilah Dia
sebagai Seorang yang ingin engkau temukan. Ia ingin agar engkau bukan hanya
menjamah jubah-Nya, tetapi berjalan bersama Dia dalam hubungan yang tetap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Pergilah, dan Jangan
Berbuat Dosa Lagi"&amp;lt;U&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pesta Pondok Daunan sudah selesai. Para
Imam dan rabi di Yerusalem telah dikalahkan dalam rencana mereka menangkap
Yesus, dan pada waktu malam tiba, "Lalu mereka pulang masing-masing ke
rumahnya, tetapi Yesus pergi ke Bukit Zaitun."15&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari kegemparan dan kekacauan di kota itu,
dari kerumunan orang banyak yang gembira dan para rabi yang curang, Yesus pergi
ke rumpun pohon zaitun yang tenang, di mana Ia dapat menyendiri bersama Allah.
Tetapi pagi-pagi buta Ia kembali ke Kaabah; sementara orang-orang berkerumun
sekeliling-Nya, Ia duduk dan mengajar mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak lama kemudian Ia terusik. Sekelompok
Farisi dan ahli Taurat menghampiri-Nya, sambil menyeret seorang wanita yang
ketakutan, yang dengan suara lantang dituduh telah melanggar hukum ketujuh.
Setelah mendorong dia ke hadapan Yesus, mereka berkata dengan memperlihatkan
rasa hormat yang munafik, "Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia
sedang berbuat zina. Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari
perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?"16&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Penghormatan mereka yang munafik itu
menyelubungi rencana jahat untuk menjatuhkan-Nya. Andaikata Ia membebaskan
wanita itu, Ia pasti akan dituduh meremehkan hukum Musa. Sekiranya Ia
menyatakan bahwa wanita itu pantas dibunuh, Ia dapat dituduh di hadapan pejabat
Roma mengambil alih kekuasaan yang hanya dimiliki mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Marilah, baiklah kita
berperkara! - firman Tuhan - Sekalipun dosamu&amp;nbsp;
merah seperti kirmizi, akan menjadi putih seperti salju; sekalipun
berwarna merah seperti kain kesumba, akan menjadi putih seperti bulu domba."&amp;lt;MD&amp;gt;17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus mengamati suasana saat itu -- korban
yang gemetar karena rasa malu, Pemuka-pemuka yang berwajah seram, bahkan tanpa
rasa peri kemanusiaan. Roh kemurnian-Nya yang tak bernoda itu terhenyak oleh
keadaan itu. Seakan-akan tidak mendengar pertanyaan itu, Ia membungkuk dan
memusatkan pandangan ke tanah, lalu mulai menulis di atas debu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tidak sabar atas penundaan dan
ketidakacuhan-Nya, para penuduh itu datang mendekat dan mendesak agar masalah
itu diperhatikan-Nya. Tetapi sementara mata mereka mengikuti mata Yesus
memandang lantai di kaki-Nya, mereka terdiam. Di situ, terurai di hadapan
mereka, dosa-dosa rahasia dalam kehidupan mereka sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia berdiri dan memandang tajam kepada
tua-tua yang berniat jahat itu, lalu berkata: "Barangsiapa di antara kamu
tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan
itu."18 Lalu Ia kembali membungkuk dan terus menulis.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia tidak mengesampingkan hukum Musa atau
melanggar kekuasaan Roma. Para penuduh itu kalah. Sekarang, dengan jubah
kekudusan yang munafik itu dirobek dari tubuh mereka, mereka berdiri dengan
rasa bersalah dan terhukum, di hadapan kesucian yang tak terhingga. Mereka
gemetar ketakutan kalau-kalau kejahatan yang tersembunyi dalam kehidupannya
dinyatakan di hadapan khalayak ramai, maka dengan kepala tertunduk dan mata
yang sayu satu per satu mereka beringsut meninggalkan korbannya bersama
Juruselamat yang penuh belas kasihan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus bangkit lalu memandang wanita itu dan
bertanya, "Hai perempuan, di manakah mereka. Tidak adakah seorang yang
menghukum engkau? Jawabnya, Tidak ada Tuhan. Lalu kata Yesus, Akupun tidak
menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi, mulai
sekarang."19&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Perempuan itu gemetar ketakutan berdiri di
hadapan Yesus. Ucapan Yesus "Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa,
hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu," baginya
adalah suatu vonis hukuman mati. Dia tidak berani mengangkat muka memandang
wajah Yesus, tetapi dengan berdiam diri dia menantikan kebinasaannya. Dalam
keheranan dia memperhatikan para penuduhnya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;beranjak kesal tanpa berbicara; kemudian
kata-kata pengharapan terdengar di telinganya, "Akupun tidak menghukum
engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi, mulai dari sekarang."
Hatinya hancur, dan sambil bersujud di kaki Yesus dia menyatakan kasih dan rasa
syukurnya dengan menangis, dengan air mata kepahitan dia mengakui dosa-dosanya.
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baginya itulah permulaan satu kehidupan
yang baru, satu kehidupan&amp;nbsp; penuh
kemurnian dan damai, yang dipasrahkan kepada Allah. Dalam mengangkat jiwa yang
tenggelam ini Yesus melakukan satu mukjizat yang lebih besar dari penyembuhan
sakit jasmani yang paling gawat; Ia menyembuhkan penyakit rohani yang dapat
mengakibatkan kematian kekal. Perempuan yang bersalah ini menjadi salah seorang
pengikut-Nya yang paling setia. Dengan kasih dan pengabdian yang tidak
mementingkan diri dia menunjukkan rasa bersyukurnya atas kemurahan-Nya yang
mengampuni itu. Bagi perempuan yang bersalah ini dunia hanya mempersalahkan dan
mencaci maki, tetapi Orang yang Tidak Berdosa itu merasa iba atas kelemahannya
dan mengulurkan tangan menolong dia. Sementara orang Farisi mencelanya, Yesus
menyuruh dia, "Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus mengetahui keadaan setiap jiwa. Lebih
besar kesalahan orang berdosa itu, lebih banyak dia membutuhkan Juruselamat.
Hati-Nya yang penuh kasih ilahi dan rasa simpati itu dicurahkan paling banyak
bagi orang yang paling tidak berdaya terikat dalam jerat musuh. Dengan
darah-Nya sendiri Ia telah menandatangani berkas-berkas persamaan hak dari kaum
itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus tidak menginginkan mereka yang sudah
dibeli-Nya dengan harga yang begitu mahal menjadi buruan penggodaan musuh. Ia
tidak ingin kalau kita dikalahkan dan binasa. Ia yang telah menutup mulut singa
di lubangnya dan telah berjalan-jalan di dalam nyala api bersama para saksi-Nya
yang setia, tetap bersedia bekerja bagi kita untuk mengalahkan setiap kejahatan
dalam diri kita. Sekarang ini Ia sedang berdiri di hadapan mezbah kemurahan, di
hadapan Allah menghadapkan doa mereka yang menginginkan pertolongan-Nya. Ia
tidak pernah mengusir orang yang menangis karena hati hancur. Dengan bebas Ia
akan mengampuni semua orang yang datang kepada-Nya meminta keampunan dan
pemulihan. Ia tidak memberitahukan kepada seorang pun semua yang akan
dinyatakan-Nya, tetapi Ia menyuruh setiap jiwa yang gemetar supaya memberanikan
hati. Barangsiapa yang mau boleh memegang kekuatan Allah, dan berdamai
dengan-Nya, dan Ia akan mengadakan perdamaian. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Jiwa-jiwa yang berpaling kepadanya meminta
perlindungan, Yesus mengangkatnya lebih tinggi daripada lidah-lidah yang
menuduh dan memusuhi. Tidak ada manusia atau pun malaikat jahat yang dapat
mendakwa jiwa-jiwa ini. Kristus merangkul mereka kepada sifat
kemanusiaan-ilahi-Nya sendiri. Mereka berdiri di samping Penanggung Dosa yang
agung itu di dalam cahaya yang terpancar dari takhta Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Darah Yesus Kristus menyucikan kita
"dari segala dosa."20 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Siapakah yang akan menggugat
orang-orang pilihan Allah? Allah, yang akan menghukum mereka? Kristus Yesus,
yang telah mati? Bahkan lebih lagi, yang telah bangkit, yang juga duduk di
sebelah kanan Allah, yang malah menjadi pembela bagi kita?"21&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus telah menunjukkan bahwa Ia
menguasai sepenuhnya angin dan gelombang, maupun orang-orang yang dirasuk
Setan. Ia yang sudah mendiamkan angin ribut dan menenangkan lautan yang
bergelora, Dialah yang mengucapkan kedamaian kepada pikiran-pikiran yang
dikacaukan dan dikuasai oleh Setan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam rumah sembahyang di Kapernaum itu
Yesus sedang berbicara tentang misi-Nya untuk membebaskan hamba-hamba dosa. Ia
diganggu oleh satu teriakan yang mengerikan. Seorang gila berlari dari antara
orang banyak, sambil berteriak, "Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus
orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau:
Yang Kudus dari Allah." Mrk 1:24.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus menengking setan itu, dengan berkata,
"'Diam, keluarlah dari padanya!' Dan setan itu pun menghempaskan orang itu
ke tengah-tengah orang banyak, lalu keluar dari padanya dan sama sekali tidak
menyakitinya." Lukas 4:35.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Penyebab penderitaan orang ini adalah juga kehidupannya sendiri. Dia
telah terbuai dengan kesenangan dosa dan berpikir menjadikan hidupnya sebagai
suatu pesta pora. Kebiasaan tidak bertarak dan kelakuan sembrono menyelewengkan
sifat mulia dalam dirinya, dan Setan menguasai dirinya sepenuhnya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Penyesalan muncul terlambat. Ketika dia mau mengorbankan kekayaan dan
kesenangan untuk memperoleh kembali keberaniannya yang hilang, dia menjadi tak
berdaya dalam genggaman si jahat. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di hadapan Juruselamat dia tergugah untuk
merindukan kebebasan, tetapi Setan menolak kuasa Kristus. Ketika orang itu
mencoba memohon pertolongan Yesus, roh jahat itu menempatkan kata-kata&amp;nbsp; dalam mulutnya, dan berteriak dalam
penderitaan penuh ketakutan. Orang yang dirasuk Setan itu menyadari sebagian
bahwa dia berada di hadapan Seorang yang dapat membebaskannya; tetapi pada
waktu dia mencoba untuk datang ke dalam jangkauan tangan yang perkasa itu, satu
keinginan lain menahannya, dan mengalirlah kata-kata lain dari mulutnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Peperangan antara kuasa Setan dan
keinginannya sendiri akan kebebasan sangat mengerikan. Nampaknya orang
teraniaya itu harus kehilangan nyawanya sewaktu bergumul melawan musuh yang
telah merusak keberaniannya. Tetapi Juruselamat berbicara dengan kuasa untuk
membebaskan tawanan itu. Orang yang sudah dikuasai itu berdiri di hadapan orang
banyak yang keheranan itu dalam kemerdekaan penguasaan dirinya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan suara gembira dia memuji Allah
karena telah dibebaskan. Mata yang tadinya melotot karena kegilaan sekarang
berbinar dengan kecakapan dan digenangi air mata kegirangan. Orang banyak itu
terperangah dengan heran. Segera setelah dapat berbicara, mereka berseru kepada
satu sama lain, "Apakah ini? Satu ajaran baru! Ia berkata-kata dengan
kuasa. Roh-roh jahat pun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya."22&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Sangat banyak orang sekarang ini benar-benar di bawah roh-roh jahat
seperti orang yang dirasuk Setan di Kapernaum itu&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Orang
yang berpisah dari hukum-hukum Allah sedang menempatkan dirinya di bawah kuasa
Setan. Banyak orang rusak karena kejahatan dan merasa bahwa dia dapat
melepaskan diri semaunya; tetapi dia semakin terpikat, sampai didapatinya
dirinya dikuasai oleh satu kuasa yang lebih kuat daripadanya. Dia tidak dapat
melepaskan diri dari kuasa yang misterius itu. Dosa rahasia atau nafsu utama
dapat menguasai dia sebagai tawanan yang sama tidak berdaya seperti orang gila
di Kapernaum itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Namun kondisinya bukannya tanpa harapan. &lt;span style="background: yellow; mso-highlight: yellow;"&gt;Allah tidak menguasai pikiran
kita tanpa persetujuan kita; tetapi setiap orang bebas memilih kuasa manakah
yang ia kehendaki menguasainya.&lt;/span&gt; Tidak ada yang jatuh terlalu dalam,
tidak ada yang terlalu keji, tetapi mereka boleh mendapatkan kelepasan di dalam
Kristus. Orang gila itu hanya dapat mengucapkan kata-kata Setan gantinya
berdoa; namun kerinduan hati yang tak terucapkan itu didengar. Tidak ada
jeritan sukma yang tidak diperhatikan walaupun itu gagal diungkapkan dengan
kata-kata. Mereka yang setuju memasuki perjanjian dengan Allah tidak
ditinggalkan kepada kuasa Setan atau kepada kelemahan diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dapatkah direbut kembali jarahan dari
pahlawan atau dapatkah lolos tawanan orang gagah? . . . Beginilah firman Tuhan:
tawanan pahlawan pun dapat direbut kembali, dan jarahan orang gagah dapat
lolos, sebab Aku sendiri melawan orang yang melawan engkau dan Aku sendiri
menyelamatkan anak-anakmu."23&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Katakanlah kepada mereka;
Demi Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan Allah, aku tidak berkenan kepada
kematian orang fasik, melainkan Aku berkenan kepada pertobatan orang fasik itu
dari kelakuannya supaya ia hidup."24 "Tetapi jika kamu anggap tidak
baik untuk beribadah kepada Tuhan, pilihlah pada hari ini kepada siapa kamu
akan beribadah; . . . Tetapi aku dan seisi rumahku, kami akan beribadah kepada
Tuhan&amp;lt;D&amp;gt;."25&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sangat mengherankan perubahan yang terjadi
dalam diri orang yang oleh iman membuka pintu hatinya kepada Juruselamat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Aku Memberikan Kuasa
Kepadamu"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebagaimana kedua belas rasul, ketujuh
puluh murid yang diutus Kristus kemudian itu menerima anugerah ajaib sebagai
sebuah stempel dari misi mereka. Setelah menyelesaikan pekerjaan, mereka
kembali dengan gembira, katanya, "Tuhan, juga setan-setan takluk kepada
kami demi nama-Mu." Lalu kata Yesus kepada mereka, "Aku melihat Iblis
jatuh seperti kilat dari langit."26&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sejak itu para pengikut Kristus memandang
Setan sebagai satu musuh yang sudah dikalahkan. Di kayu palang, Yesus harus
memperoleh kemenangan demi mereka; kemenangan yang Ia inginkan supaya mereka
terima sebagai milik sendiri. Kata-Nya, "Sesungguhnya Aku telah memberikan
kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan
kekuatan musuh, sehingga&amp;nbsp; tidak ada yang
akan membahayakan kamu."27&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kemahakuasaan Roh Kudus adalah pertahanan
dari setiap jiwa yang menyesal sungguh-sungguh. Tidak ada orang yang di dalam
penyesalan dan iman menuntut perlindungan-Nya akan dibiarkan Kristus berjalan
di bawah kuasa musuh itu. Memang benar Setan adalah makhluk yang berkuasa,
tetapi berterima kasihlah kepada Allah karena kita mempunyai Juruselamat yang
perkasa, yang telah mengusir si jahat dari surga. Setan senang kalau kita
membesar-besarkan kuasanya. Mengapa tidak membicarakan tentang Yesus? Mengapa
tidak membesar-besarkan kuasa dan kasih-Nya? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pelangi perjanjian yang melingkari takhta
di atas adalah kesaksian kekal bahwa "Karena begitu besar kasih Allah akan
dunia ini sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap
orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang
kekal."28 Ayat ini menyaksikan kepada seluruh alam semesta bahwa Allah
tidak pernah meninggalkan anak-anak-Nya dalam pergumulan melawan si jahat. Itu
adalah suatu jaminan bagi kita akan kekuatan dan perlindungan selama takhta itu
sendiri tetap ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/penyembuhan-jiwa.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh1fIGg9tGo6C0pXeCXauRUXI-GqfY-blnf8vfRv9Jex565H4Z0RurMN5NZc7kMNoRPc7j5HE4ybDjHUMawkxv79h4TtEQLxoctdqsZ0DMamfyAFhEptmJT_MqG-ccsSvDFL4752rNJRgQ/s72-c/ilustrasi-kdrt_20160503_134551.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-1351390073078846035</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2016 13:06:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:41:19.971+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>JAMAHAN IMAN</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;JAMAHAN IMAN&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTfcW7nEVXydk9DUk9eYko7u0KJGMwrr82EtwU1P4BUekQ1QfP0nCPMRHqooHlrTa3LZga_D0-EcOQB1ih537Xw4cHm5LMVYBpM5Ku2p17jX91HvpszMDyF6CtlkKNzYD4hIvcVHAL5HM/s1600/2013-03-24-05.59.55-608x810.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTfcW7nEVXydk9DUk9eYko7u0KJGMwrr82EtwU1P4BUekQ1QfP0nCPMRHqooHlrTa3LZga_D0-EcOQB1ih537Xw4cHm5LMVYBpM5Ku2p17jX91HvpszMDyF6CtlkKNzYD4hIvcVHAL5HM/s320/2013-03-24-05.59.55-608x810.jpg" width="240" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;"Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan
sembuh."1 Ada seorang wanita malang yang mengucapkan kata-kata ini --
seorang wanita yang selama dua belas tahun menderita suatu penyakit yang
membuat hidupnya satu beban. Ia telah menghabiskan semua hartanya untuk biaya
dokter dan pengobatan, namun penyakitnya itu dinyatakan tidak bisa sembuh.
Namun pada saat ia mendengar tentang Tabib Agung itu, harapannya bangkit
kembali. Ia berpikir, "Sekiranya saja aku dapat berada cukup dekat untuk
berbicara kepada-Nya, aku akan dapat sembuh."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus sedang dalam perjalanan menuju
rumah Yairus, seorang rabi Yahudi yang memohon supaya Ia datang untuk
menyembuhkan putrinya. Permohonan yang menyayat hati itu, "Anakku
perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tanganmu
atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup,"2 berhasil menjamah hati
Kristus yang lembut dan penuh simpati, dan langsung Ia pergi bersama pemuka itu
ke rumahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mereka bergerak maju dengan lambat, karena
kerumunan orang banyak mendesak Yesus dari segala sisi. Sambil mencari jalan
melewati kelompok orang banyak itu, Juruselamat mendekat ke tempat di mana
wanita yang menderita itu berdiri. Berulang-ulang wanita itu mencoba dengan
sia-sia untuk mendekati-Nya. Sekarang peluangnya tiba. Dia tidak melihat adanya
peluang untuk berbicara kepada-Nya. Dia tidak mau menghalangi gerak maju Yesus
yang bergerak dengan perlahan itu. Tapi dia pernah dengar bahwa kesembuhan bisa
datang dari suatu jamahan pada jubah-Nya; dan, kuatir akan kehilangan satu
kesempatan untuk sembuh, ia mendesak maju, sambil berkata kepada dirinya
sendiri, "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh." Kristus
mengetahui setiap pemikiran dalam benak wanita itu, dan Ia berjalan menuju ke
tempat di mana wanita itu berdiri. Yesus menyadari kebutuhan yang besar dari
wanita itu, dan Ia sedang menolong wanita itu untuk melatih iman. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Waktu Yesus lewat, wanita itu menerobos ke
depan dan berhasil dengan susah payah menjamah tepi jubah Yesus. Saat itu juga
ia tahu bahwa ia telah sembuh. Dalam satu jamahan itu dipusatkan iman
kehidupannya, dan seketika itu juga rasa nyeri dan kelemahannya lenyap. Segera
ia merasa getaran seakan-akan suatu arus listrik mengalir di setiap jaringan
dalam tubuhnya. Dirasakannya suatu perasaan sehat yang sempurna. "Ia
merasa bahwa badannya sudah sembuh dari penyakitnya."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Wanita yang bersyukur ini rindu untuk
mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Tabib Agung itu, yang telah berbuat
lebih banyak baginya hanya dengan satu jamahan dibandingkan dengan apa yang
para dokter lakukan selama dua belas tahun yang panjang; namun dia tidak
memiliki keberanian itu. Dengan hati yang penuh syukur dia berusaha menjauh
dari kerumunan itu. Sekonyong-konyong Yesus berhenti, sambil memandang
berkeliling Ia bertanya, "Siapa yang menjamah jubah-Ku?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sambil memandang kepada-Nya dengan
keheranan, Petrus berkata, "Guru, orang banyak mengerumuni dan mendesak
Engkau." Luk 8:45. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Ada seorang yang menjamah Aku,"
Yesus berkata, "sebab Aku merasa ada kuasa yang keluar dari
diri-Ku."4 Yesus dapat membedakan jamahan iman dari jamahan biasa
kerumunan orang banyak yang tak peduli itu. Seseorang telah menjamah Dia dengan
suatu maksud yang mendalam, dan orang itu telah menerima jawabannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus tidak bertanya untuk mendapatkan
informasi bagi diri-Nya. Ia ingin memberikan pelajaran bagi orang banyak, bagi
murid-murid-Nya, dan bagi wanita itu. Ia ingin mengilhami orang-orang yang
menderita dengan pengharapan. Ia ingin menunjukkan bahwa imanlah yang telah
memberi kuasa penyembuhan. Rasa percaya wanita itu tidak boleh dibiarkan
berlalu tanpa komentar. Allah harus dipermuliakan melalui pengakuan rasa terima
kasihnya. Kristus rindu agar wanita itu mengerti bahwa Ia menyetujui tindakan
iman wanita itu. Wanita itu tidak boleh tetap dalam ketidaktahuannya bahwa
Yesus mengetahui penderitaannya, atau akan belas kasihan-Nya dan perkenan-Nya
terhadap iman wanita itu, dan akan kuasa-Nya untuk menyelamatkan dengan
sepenuhnya semua orang yang datang kepada-Nya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sambil memandang kepada wanita itu, Kristus
mendesak untuk mengetahui siapa yang telah menjamah Dia. Sadar bahwa sia-sia
untuk menyembunyikan hal tersebut, wanita itu maju ke depan dengan gemetar, dan
tersungkur di kaki Yesus. Dengan air mata penuh rasa syukur dia menceritakan
kepada Yesus, di hadapan orang banyak itu, mengapa dia telah menjamah jubah
Yesus, dan bagaimana dia langsung menjadi sembuh. Wanita itu takut kalau
tindakannya menjamah jubah Yesus dianggap sebagai satu hal tekebur; namun tak
sepatah kata pun teguran keluar dari bibir Yesus. Yang Ia ucapkan hanyalah
kata-kata merestui. Kata-kata itu keluar dari suatu hati yang penuh kasih,
penuh dengan simpati atas keadaan manusia yang malang. "Hai anak-Ku,"
dengan lembut Ia berkata, "imanmu telah menyelamatkan engkau, pergilah dengan
selamat."5 Betapa menggembirakan kata-kata itu bagi wanita ini. Sekarang
rasa takut bahwa dia telah melakukan tindakan kesalahan tidak lagi mengganggu
kesukaannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Kepada orang banyak yang
ingin tahu dan telah berdesak-desak di sekeliling Yesus tidak keluar suatu
kuasa apapun. Namun wanita yang menderita itu yang telah menjamah Dia dengan
iman telah menerima kesembuhan. Jadi dalam hal-hal rohani sentuhan biasa
berbeda dengan jamahan iman.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Hanya semata-mata percaya
akan Kristus sebagai Juruselamat dunia tidak akan pernah mendatangkan
kesembuhan kepada jiwa. Iman menuju kepada keselamatan bukanlah sekadar
persetujuan akan kebenaran injil itu. Iman yang sejati adalah yang menerima
Kristus sebagai Juruselamat Pribadi. Allah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal,
agar saya, oleh percaya akan Dia, "tidak binasa, melainkan beroleh hidup
yang kekal." Yoh 3:16. Apabila saya datang kepada Kristus, menurut
firman-Nya, saya harus percaya bahwa saya menerima rahmat-Nya yang
menyelamatkan itu. Hidup yang saya jalani sekarang adalah "hidup oleh iman
dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diri-Nya untuk
aku."6&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Banyak orang memegang iman sebagai satu
pendapat. Iman yang menyelamatkan adalah sebuah transaksi, melalui mana mereka
yang menerima Kristus menggabungkan diri dalam hubungan perjanjian dengan
Allah. Suatu iman yang hidup berarti suatu pertambahan kekuatan, suatu
kepercayaan penuh, melalui rahmat Kristus, jiwa itu menjadi suatu kekuatan yang
menaklukkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Iman adalah suatu penakluk yang lebih perkasa
daripada kematian. Sekiranya orang sakit dapat dituntun untuk mengarahkan mata
mereka dalam iman kepada Penyembuh yang penuh kuasa itu, kita akan melihat
hasil yang ajaib. Hal itu akan mendatangkan kehidupan kepada tubuh dan kepada
jiwa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Dalam menangani para
korban dari kebiasaan-kebiasaan buruk, gantinya menunjukkan kepada mereka
keputusasaan dan kehancuran ke mana mereka sedang menuju, alihkanlah mata
mereka kepada Yesus. Arahkanlah pandangan mereka kepada kemuliaan-kemuliaan
surgawi. Ini akan lebih mujarab untuk menyelamatkan tubuh dan jiwa daripada
menunjukkan semua kengerian kubur yang dihadapkan kepada orang yang tak berdaya
dan seolah-olah tak berpengharapan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Sesuai dengan
Belaskasihan-Nya Dia Menyelamatkan Kita"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Hamba seorang perwira sedang terbaring
sakit lumpuh. Di kalangan orang-orang Roma, hamba adalah budak yang
diperjualbelikan di pasar, dan sering diperlakukan dengan kejam dan bengis;
tetapi perwira ini begitu dekat dengan hambanya itu, dan sangat mendambakan
kesembuhannya. Dia percaya bahwa Yesus dapat menyembuhkannya. Dia tidak pernah
berjumpa dengan Juruselamat, tetapi semua laporan yang dia dengar mengilhaminya
dengan iman. Sekalipun terdapat sikap kaku dari orang-orang Yahudi, orang Roma
ini diyakinkan bahwa agama mereka (Yahudi) lebih unggul dari agamanya sendiri.
Dia telah menerobos rintangan prasangka dan kebencian nasional yang memisahkan
para penakluk ini dari bangsa yang ditaklukkan itu. Dia telah menyatakan rasa
hormat kepada pekerjaan pelayanan Allah dan telah menunjukkan kebaikan kepada
orang-orang Yahudi sebagai penyembah Dia. Dalam pengajaran Kristus, sebagaimana
yang dilaporkan kepadanya, perwira itu menemukan sesuatu yang memenuhi
kebutuhan jiwa. Semua yang bersifat rohani dalam dirinya memberi sambutan
kepada kata-kata Juruselamat itu. Namun dia sendiri berpikir bahwa dia tak
layak untuk menghampiri Yesus, maka dia meminta kepada tua-tua Yahudi agar
memohonkan kesembuhan bagi hambanya itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Para tua-tua menyampaikan soal itu kepada
Yesus, mendesak bahwa "Dia layak Engkau tolong, sebab ia mengasihi bangsa
kita dan dialah yang menanggung pembangunan rumah ibadat kami."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Namun dalam perjalanan menuju rumah perwira
itu, Yesus menerima sebuah kabar dari perwira itu sendiri, "Tuan,
janganlah bersusah-susah, sebab aku tidak layak menerima Tuan di dalam
rumahku."7 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Namun Juruselamat tetap berjalan terus,
lalu perwira itu secara pribadi datang guna melengkapi berita itu, sambil
berkata, "Sebab itu aku juga menganggap diriku tidak layak untuk datang kepada-Mu,"
"tetapi katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh. Sebab aku
sendiri seorang bawahan dan di bawahku ada pula prajurit. Jika aku berkata
kepada salah seorang prajurit itu: Pergi! maka ia pergi, dan kepada seorang
lagi: Datang! maka ia datang, atau pun kepada hambaku: Kerjakanlah ini! maka ia
mengerjakannya."8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;"Aku mewakili kuasa
Roma, dan prajurit-prajuritku mengakui wewenangku sebagai yang tertinggi. Jadi
Engkau mewakili kuasa Allah yang tak terbatas, dan semua makhluk ciptaan menurut
firman-Mu. Engkau dapat perintahkan penyakit itu supaya lenyap &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;dan ia akan mematuhi
Engkau. Cukup katakan itu saja, maka hambaku akan sembuh."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus berkata: "'Pulanglah dan
jadilah kepadamu seperti yang engkau percaya.' Maka pada saat itu juga sembuhlah
hambanya."9 &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Tua-tua Yahudi telah memuji perwira itu di hadapan Kristus
oleh karena kebaikan yang dia telah tunjukkan kepada "bangsa kita."
Dia layak, kata mereka, karena "dialah yang menanggung pembangunan rumah
ibadat kami." Tetapi perwira itu berkata kepada dirinya sendiri, "Aku
tidak layak." Namun dia tidak takut untuk meminta pertolongan dari Yesus.
Bukan pada kebaikannya itu dia percaya, melainkan pada belas kasihan
Juruselamat. Satu-satunya alasan perwira itu adalah kebutuhannya yang besar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di dalam cara yang sama setiap insan
manusia dapat datang kepada Kristus. "Dia telah menyelamatkan kita, bukan
karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena
rahmat-Nya."10 Adakah engkau merasa bahwa karena engkau seorang berdosa maka
engkau tidak dapat berharap untuk menerima berkat dari Allah? Ingat bahwa
Kristus datang ke dunia ini untuk menyelamatkan orang-orang berdosa. Kita tidak
mempunyai apa-apa untuk menyodorkan diri kita kepada Allah; permohonan yang
boleh kita desakkan sekarang dan selamanya ialah keadaan kita yang sama sekali
tak berdaya, yang membuat kuasa penebusan-Nya menjadi suatu keperluan. Dengan
menyangkal seluruh kebergantungan pada diri sendiri, kita boleh memandang
kepada kayu salib Golgota dan berkata:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dalam tanganku tak ada yang berharga
kubawa;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Semata-mata kepada kayu salib-Mu aku
berpaut."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Tidak ada yang mustahil bagi orang
yang percaya."11 Imanlah yang menghubungkan kita dengan surga dan
mendatangkan kekuatan kepada kita untuk menghadapi kuasa-kuasa kegelapan. Dalam
Kristus, Allah menyediakan cara untuk menundukkan setiap sifat yang jahat dan
menolak setiap penggodaan, bagaimanapun kuatnya. Namun &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;banyak yang merasa bahwa mereka kurang iman,
dan oleh karenanya mereka tetap menjauh dari Kristus. Biarlah jiwa-jiwa ini, dalam
ketidaklayakan mereka, menjatuhkan diri ke atas rahmat Juruselamat yang penuh
dengan belas kasihan. Jangan melihat diri sendiri, tetapi pandanglah Kristus.
Ia yang menyembuhkan orang sakit dan mengeluarkan setan-setan ketika Ia
berjalan di antara manusia adalah tetap Penebus perkasa yang sama. Jika
demikian raihlah janji-janji-Nya sebagai daun-daun pohon kehidupan. "Dan
barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan Kubuang.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;"12 Pada
saat engkau datang kepada-Nya, percayalah bahwa Ia menerima engkau, karena Ia
telah berjanji demikian. Engkau tak akan pernah binasa selagi engkau melakukan
hal ini -- ya, takkan pernah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Sebab Engkau, ya Tuhan, baik dan suka
mengampuni, dan berlimpah kasih setia bagi semua orang yang berseru
kepada-Mu&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;. . . Pada hari kesesakanku aku berseru kepada-Mu, sebab
Engkau menjawab aku."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;13 &amp;lt;D&amp;gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;&amp;gt;"Jika Engkau, ya Tuhan, mengingat-ingat
kesalahan-kesalahan, Tuhan, siapakah yang dapat tahan? Tetapi pada-Mu ada
pengampunan, supaya Engkau ditakuti orang . . . Berharaplah kepada Tuhan, hai
Israel! Sebab pada Tuhan ada kasih setia, dan Ia banyak kali mengadakan
pembebasan."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;14&amp;lt;D&amp;gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;"Akan tetapi Allah
menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita
ketika kita masih berdosa."15&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Dan "Jika Allah di
pihak kita, siapakah yang akan melawan kita? Ia, yang tidak menyayangkan
Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah
mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan
Dia?"16&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab aku yakin, bahwa baik maut,
maupun hidup, baik malaikat-malaikat, maupun pemerintah-pemerintah, baik yang
ada sekarang, maupun yang akan datang, atau kuasa-kuasa, baik yang di atas,
maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak dapat memisahkan kita
dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita."17&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Engkau Dapat Mentahirkan
Aku&amp;lt;D&amp;gt;." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari semua penyakit yang dikenal di Timur,
kusta adalah yang paling ditakuti. Sifat penyakit itu yang tak dapat
disembuhkan dan menular, serta pengaruhnya yang mengerikan atas
korban-korbannya, menghantui orang yang paling berani sekalipun dengan rasa
gentar. Di antara orang-orang Yahudi penyakit ini dianggap sebagai satu hukuman
akibat dosa, karena itu penyakit ini disebut sebagai "pukulan,"
"tudingan jari Allah." Berakar dalam, tak dapat dimusnahkan,
mematikan, maka penyakit itu dipandang sebagai lambang dosa. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Oleh suatu undang-undang keagamaan orang
kusta dinyatakan najis. Apa saja yang dijamahnya menjadi najis. Udara dikotori
oleh napasnya. Seperti seorang yang sudah mati, dia diusir keluar dari tempat
pemukiman manusia. Seseorang yang dicurigai mengidap penyakit ini harus
menghadapkan dirinya kepada para imam, yang akan memeriksa dan menentukan kasusnya.
Jika dinyatakan sebagai seorang kusta, dia diasingkan dari keluarganya,
dikeluarkan dari perhimpunan orang Israel, dan dihukum hanya bergaul dengan
mereka yang mempunyai penderitaan yang sama. Bahkan raja-raja dan para penguasa
sekalipun tak terkecuali. Seorang raja yang terserang penyakit mengerikan ini
harus menyerahkan tongkat kekuasaannya dan menyingkir dari masyarakat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Jauh dari sahabat-sahabat dan sanak
keluarganya, orang kusta itu harus memikul kutukan penyakitnya itu. Ia wajib
untuk mengumumkan nasib celakanya itu, mencabik-cabik pakaiannya, serta
membunyikan tanda peringatan, memberi amaran kepada semua orang supaya lari
dari kehadirannya yang mencemarkan itu. Seruan "Najis! Najis!" yang
terdengar dalam nada-nada meratap dari orang terbuang yang kesepian itu,
merupakan suatu tanda yang didengar dengan rasa takut dan jijik.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&lt;span style="color: red;"&gt;&amp;gt;"Siapa
dapat mendatangkan yang tahir dari yang najis? Seorang pun tidak!"18
"Bersihkanlah aku dari pada dosaku dengan hisop, maka aku menjadi tahir,
basuhlah aku, maka aku menjadi lebih putih dari salju&lt;/span&gt;&amp;lt;D&amp;gt;."19&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam wilayah pelayanan Kristus terdapat
banyak penderita ini, dan di saat berita-berita tentang pekerjaan-Nya sampai
kepada mereka, ada seorang yang dalam hatinya iman itu mulai bertumbuh.
Seandainya saja ia dapat pergi kepada Yesus, maka dia dapat disembuhkan. Namun
bagaimana dia bisa menemukan Yesus? Terhukum dengan pengasingan selama-lamanya,
bagaimana dia boleh menghadapkan dirinya kepada Penyembuh itu? Akankah Kristus
menyembuhkannya? Tidakkah Ia, seperti orang-orang Farisi, bahkan para tabib
yang mengucapkan suatu kutuk atasnya lalu memberi amaran kepadanya supaya
menyingkir dari perburuan manusia? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp; Dia
memikir-mikirkan semua yang telah diceritakan kepadanya tentang Yesus. Tak
seorang pun yang sudah mencari pertolongan-Nya itu ditolak. Orang yang malang
ini mengambil tekad untuk menemukan Juruselamat itu. Walaupun tak diizinkan
masuk ke dalam kota, bisa saja ia berpapasan dengan-Nya di salah satu jalan di
pegunungan, atau menemukan Dia selagi mengajar di luar kota. Kesulitannya
besar, namun inilah satu-satunya pengharapannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sambil berdiri di kejauhan, orang kusta itu
menangkap beberapa kata dari bibir Juruselamat itu. Ia melihatNya menumpangkan
tangan ke atas orang sakit. Ia melihat orang timpang, orang buta, orang lumpuh,
dan mereka yang sekarat karena berbagai-bagai penyakit bangkit menjadi sehat
lalu memuji Allah karena kelepasan itu. Imannya semakin kuat. Ia beringsut
semakin lama semakin dekat kepada kerumunan orang yang sedang mendengarkan itu.
Semua larangan yang berlaku atasnya, keselamatan orang banyak, rasa takut orang
banyak kepadanya, semuanya dilupakan. Yang dia pikirkan hanyalah tentang
harapan kesembuhan yang berbahagia itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dirinya merupakan satu pemandangan yang
memuakkan. Penyakit itu telah menyerang secara mengerikan, dan tubuhnya yang
membusuk itu sungguh menakutkan untuk dipandang. Begitu melihat dirinya orang
banyak mundur. Dalam kengerian mereka berjejal satu dengan yang&amp;nbsp;&amp;nbsp; lain untuk menghindari terjadinya kontak
dengannya. Beberapa orang berusaha mencegah dia menghampiri Yesus, tetapi
sia-sia. Dia sama sekali tidak menggubris mereka. Pernyataan-pernyataan muak
mereka sama sekali tidak dipedulikannya. Dia hanya melihat Putra Allah, dia
hanya mendengar suara yang mengucapkan kehidupan kepada orang yang sekarat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sembari terus mendesak maju kepada Yesus,
dia menjatuhkan dirinya di kaki Yesus dengan seruan, "Tuan, jika Tuan mau,
Tuan dapat mentahirkan aku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus menjawab, "Aku mau, jadilah
engkau tahir," lalu Ia menaruh tangan-Nya ke atasnya.20&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan segera suatu perubahan melanda orang
kusta itu. Darahnya menjadi sehat, saraf-sarafnya menjadi peka, otot-ototnya
menjadi kuat. Permukaan kulitnya yang berwarna putih bersisik secara tidak
wajar sebagaimana layaknya seorang kusta, kini menghilang; dan dagingnya
menjadi seperti daging seorang anak kecil. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Seandainya saja para imam mengetahui semua
fakta tentang penyembuhan orang kusta ini, kebencian mereka terhadap Kristus
akan menuntun mereka untuk memvonis secara tidak jujur. Yesus ingin agar suatu
keputusan yang tulus dijamin. Itu sebabnya Ia menyuruh orang itu agar tidak
menceritakan kepada siapa pun tentang kesembuhan itu, tetapi tanpa menunda dia
menghadapkan dirinya ke kaabah sambil membawa persembahan sebelum kabar tentang
mukjizat itu tersebar luas. Sebelum para imam dapat menerima persembahan
seperti itu, mereka dituntut harus memeriksa si pembawa persembahan itu dan
menyatakan kesembuhannya yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pemeriksaan ini pun diadakan. Para imam
yang telah menghukum orang kusta ini ke pembuangan memberi kesaksian tentang
kesembuhannya. Orang yang telah sembuh itu dikembalikan ke rumah dan lingkungan
masyarakatnya. Dia merasa bahwa anugerah kesehatan itu sangat berharga. Dia
bersuka atas pemulihan kekuatannya sebagai seorang laki-laki dan
dikembalikannya dia kepada keluarganya. Kendatipun sudah diperingatkan oleh
Yesus namun dia tak dapat menyembunyikan lebih lama lagi fakta penyembuhannya,
dan dengan penuh kesukaan dia berkeliling memasyhurkan kuasa Seorang yang telah
menyembuhkannya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pada waktu orang ini datang kepada Yesus,
dirinya "penuh dengan kusta." Racunnya yang mematikan itu telah
merambah ke seluruh&amp;nbsp; tubuhnya. Para murid
mencari jalan untuk mencegah Guru mereka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;agar tidak menjamah dia; karena dia yang
menjamah seorang kusta menjadikan dirinya najis. Namun dalam menaruh tangan-Nya
ke atas orang kusta itu, Yesus sama sekali tidak tercemar. Penyakit kusta itu
telah ditahirkan. Begitulah dengan penyakit kusta dosa, berakar dalam,
mematikan, mustahil untuk dibersihkan oleh kuasa manusia. "Seluruh kepala
sakit dan seluruh hati lemah lesu. Dari telapak kaki sampai kepala tidak ada
yang sehat; bengkak dan bilur dan luka baru."21 Tapi Yesus yang datang dan
tinggal dalam ujud kemanusiaan, tidak dicemari. Hadirat-Nya adalah khasiat
penyembuhan bagi orang berdosa. Siapa saja yang mau jatuh di kaki-Nya dan
berkata dalam iman, &lt;span style="color: red;"&gt;"Tuan, jika Tuan mau, Tuan
dapat &lt;b&gt;mentahirkan aku&lt;/b&gt;," akan mendengar
jawaban: "Aku mau, jadilah engkau tahir." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Dalam beberapa contoh
penyembuhan, Yesus tidak segera memberikan berkat yang dicari. Namun dalam
kasus penyakit kusta itu, begitu diminta, langsung dikabulkan. Bilamana kita
berdoa untuk mendapatkan berkat-berkat duniawi, jawaban kepada doa kita bisa
saja ditangguhkan, atau Allah boleh saja memberi kita sesuatu yang lain dari
yang kita minta; namun tidak demikian jika kita meminta kelepasan dari dosa. &lt;b&gt;Adalah kehendak-Nya untuk menyucikan kita
dari dosa, untuk menjadikan kita putra-putri-Nya, dan untuk menyanggupkan kita
menghayati suatu kehidupan yang suci.&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kristus
"telah menyerahkan diri-Nya karena dosa-dosa kita, untuk melepaskan kita
dari dunia yang jahat yang sekarang ini, menurut kehendak Allah dan Bapa
kita."22 "Dan inilah keberanian percaya kita kepada-Nya, yaitu bahwa
Ia mengabulkan doa kita, jikalau kita meminta sesuatu kepada-Nya menurut
kehendak-Nya. Dan jikalau kita tahu bahwa Ia mengabulkan apa saja yang kita
minta, maka kita juga tahu bahwa kita telah memperoleh segala sesuatu yang
telah kita minta kepada-Nya."&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus memandang kepada orang-orang yang
cemas dan berhati berat, mereka yang pengharapannya telah hancur, dan yang
dengan kesenangan duniawi sedang berusaha untuk mendiamkan kerinduan jiwa itu,
dan Ia mengundang semua untuk menemukan perhentian di dalam Dia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Engkau Akan Mendapat
Perhentian"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan lembut Ia mengimbau kepada orang
banyak yang letih itu, "Pikullah kuk yang Kupasang dan belajarlah pada-Ku,
karena Aku lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat
ketenangan."23.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan kata-kata ini, Kristus sedang
berbicara kepada setiap insan manusia. Apakah mereka sadari atau tidak, semua
sedang letih dan berbeban berat. Semua sedang dibebani dengan pikulan-pikulan
yang hanya Kristus dapat melepaskannya. Beban paling berat yang kita pikul
adalah beban dosa. Sekiranya kita dibiarkan memikul beban ini, maka beban itu
akan meremukkan kita. Namun Ia Yang Tak Berdosa itu telah mengambil tempat
kita. "Tuhan telah menimpakan kepada-Nya kejahatan kita sekalian."24&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia telah memikul beban kesalahan kita. Ia
akan mengangkat beban itu dari bahu kita yang letih. Ia akan memberi kita
perhentian. Beban kesusahan dan dukacita juga akan dipikul-Nya. Ia mengajak
kita untuk menyerahkan seluruh beban kita kepada-Nya, karena Ia memikul kita di
hati-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Saudara Tua kita itu berada di takhta yang kekal. Ia
memandang kepada setiap jiwa yang menoleh kepada-Nya sebagai Juruselamat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Ia tahu dari pengalaman apa kelemahan umat manusia, apa yang menjadi
kekurangan kita, dan di mana letak kekuatan penggodaan kita; karena "sama
dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa."25 Ia
memperhatikan engkau, hai anak Allah yang gemetar. Apakah engkau tergoda? Ia
akan melepaskan. Apakah engkau lemah? Ia akan menguatkan. Apakah engkau tidak
berpengetahuan? Ia akan menerangi. Adakah engkau terluka? Ia akan menyembuhkan.
&lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Tuhan
"menentukan jumlah bintang;" namun juga "Ia menyembuhkan
orang-orang yang patah hati dan membalut luka-luka mereka."&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;26&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Apapun kecemasan dan
pergumulanmu, &lt;b&gt;bentangkan masalahmu di
hadapan Tuhan&lt;/b&gt;. Jiwamu akan disegarkan agar memiliki daya tahan.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Jalan akan dibukakan bagimu guna melepaskan dirimu dari rasa malu dan
kesukaran. Semakin lemah dan tak berdaya engkau menyadari dirimu, akan semakin
kuatlah engkau di dalam kekuatan-Nya. Semakin berat bebanmu, semakin
membahagiakan kelegaan dengan menyerahkan semua itu kepada Pemikul Bebanmu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Keadaan bisa memisahkan sahabat; gelombang samudera luas yang
bergelora bisa menerpa di antara kita dan mereka. Namun tidak ada keadaan,
tidak ada jarak, yang dapat memisahkan kita dari Juruselamat.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Di mana saja kita berada, Ia berada di samping kanan kita, untuk
menopang, memelihara, menegarkan dan menggembirakan kita. Lebih besar dari
kasih seorang ibu kepada anaknya adalah kasih Kristus kepada umat tebusan-Nya.
Adalah hak istimewa kita untuk beristirahat dalam kasih-Nya, dengan mengatakan,
"Aku akan menaruh percaya kepada-Nya karena Ia telah memberikan nyawa-Nya
bagiku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kasih manusia bisa berubah, namun kasih
Kristus tak kenal berubah. Bila kita berseru kepada-Nya meminta pertolongan,
tangan-Nya terulur untuk menyelamatkan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab biarpun gunung-gunung beranjak
dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari
padamu, dan perjanjian damai-Ku tidak akan beranjak dari padamu, dan perjanjian
damai-Ku tidak akan bergoyang, firman Tuhan, yang mengasihi engkau."27&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/jamahan-iman.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhTfcW7nEVXydk9DUk9eYko7u0KJGMwrr82EtwU1P4BUekQ1QfP0nCPMRHqooHlrTa3LZga_D0-EcOQB1ih537Xw4cHm5LMVYBpM5Ku2p17jX91HvpszMDyF6CtlkKNzYD4hIvcVHAL5HM/s72-c/2013-03-24-05.59.55-608x810.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-2773334539870268744</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2016 13:02:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:45:56.592+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title> DENGAN ALAM DAN DENGAN ALLAH</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;3&amp;nbsp; DENGAN
ALAM DAN DENGAN ALLAH&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3L5De-BtfhX0FbSl5e-MvGLi_MRo0FbXjjRDZPjfzBo-2C9eKpo7ucpSLnwhRap2LLDQkkOKxNawx723LLpgmhm1aR8kDZ9gSSY5COzHRFPBx-_lFhen_Y0yPSIjK6mkMpwur9kK5M5M/s1600/IMG_1390.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3L5De-BtfhX0FbSl5e-MvGLi_MRo0FbXjjRDZPjfzBo-2C9eKpo7ucpSLnwhRap2LLDQkkOKxNawx723LLpgmhm1aR8kDZ9gSSY5COzHRFPBx-_lFhen_Y0yPSIjK6mkMpwur9kK5M5M/s320/IMG_1390.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kehidupan Juruselamat di dunia adalah suatu
kehidupan yang berhubungan dengan alam dan dengan Allah. Dalam hubungan ini Ia
menampakkan kepada &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;kita rahasia suatu kehidupan penuh kuasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Yesus adalah seorang
pekerja yang tekun dan konstan. Tidak pernah ada manusia seperti Dia yang
begitu dibebani dengan tanggungjawab yang amat berat. Tak pernah ada seorang
yang memikul beban duka cita dan dosa dunia yang begitu berat. Tidak pernah
seorang bekerja dengan semangat yang begitu menyita tenaga demi kebaikan
manusia. &lt;b&gt;Namun hidup-Nya selalu sehat&lt;/b&gt;.
Baik secara fisik maupun rohani Ia digambarkan sebagai anak domba korban
"yang tak bernoda dan tak bercacat."1 Dari segi tubuh dan jiwa Ia
adalah suatu teladan dari apa yang Allah rencanakan bagi semua manusia yang
berjalan melalui penurutan akan hukum-hukum-Nya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pada waktu orang banyak memandang kepada
Yesus, mereka melihat suatu wajah yang di dalamnya terpadu belas kasihan ilahi
dengan kuasa yang nyata. Nampaknya Ia dikelilingi dengan suatu suasana
kehidupan rohani. Sementara perilaku-Nya lembut dan tak memamerkan diri, Ia
mengesankan manusia dengan suatu kuasa tak terlihat, namun tidak dapat
sepenuhnya disembunyikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Selama pelayanan-Nya Ia terus-menerus diburu oleh orang-orang
yang licik dan munafik yang berusaha merenggut nyawa-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Mata-mata mengikuti jejak-Nya, menyimak kata-kata-Nya, untuk
mencari-cari kesalahan melawan Dia. Orang-orang yang paling pintar dan paling
berbudaya dari bangsa itu berusaha untuk mengalahkan-Nya dalam perdebatan,
namun mereka tak pernah menang. Mereka terpaksa mundur dari medan laga,
terperangah dan dipermalukan oleh Guru yang sederhana dari Galilea itu. &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Pengajaran Kristus
memiliki suatu kesegaran dan suatu kuasa yang tak pernah dikenal oleh manusia
sebelumnya. Bahkan musuh-musuh-Nya pun dipaksa untuk mengaku, "Belum
pernah seorang manusia berkata seperti orang itu."2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Masa kanak-kanak Yesus, yang dilewatkan
dalam kemiskinan, tidak pernah dirusak oleh kebiasaan-kebiasaan palsu dari
suatu zaman yang bobrok. Bekerja di bangku pertukangan kayu, memikul beban
kehidupan rumahtangga, belajar menurut dan bekerja, &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Ia menemukan rekreasi di tengah-tengah alam&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;, mengumpulkan pengetahuan saat Ia mencari pemahaman
rahasia-rahasia alam.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: red;"&gt;Ia belajar firman Allah
dan waktu-Nya yang paling membahagiakan didapat pada waktu Ia dia bisa
meninggalkan pekerjaan-Nya dan pergi ke ladang-ladang, merenung di
tempat-tempat yang sunyi, menjalin hubungan dengan Allah di kaki gunung atau di
tengah-tengah pepohonan di hutan. Sering pada pagi buta Ia ditemukan berada di
tempat yang terasing, merenung, menyelidik Kitab Suci, atau sedang berdoa.
Dengan nyanyian Ia menyambut sinar fajar. Dengan lagu-lagu ucapan syukur Ia
memeriahkan jam-jam kerja-Nya dan membawa kegembiraan surga kepada orang-orang
yang letih dan putus asa.&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Semasa pelayanan-Nya Yesus lebih banyak berada di luar rumah.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Perjalanan-Nya dari satu tempat ke tempat yang lain ditempuh-Nya
dengan berjalan kaki, dan kebanyakan pengajaran-Nya disampaikan di alam
terbuka. Dalam melatih murid-murid-Nya seringkali Ia menarik diri dari
hiruk-pikuk kehidupan kota menuju ke ladang-ladang yang sunyi, yang lebih
selaras dengan pelajaran kesederhanaan, iman, dan penyangkalan diri yang Ia
rindu ajarkan kepada mereka. Adalah di bawah naungan pepohonan di kaki bukit,
tidak jauh dari Laut Galilea, kedua belas murid itu dipanggil dalam tugas
kerasulan dan Khotbah di atas bukit itu disampaikan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus suka mengumpulkan orang banyak di
sekeliling-Nya di bawah langit biru, di kaki bukit yang berumput, atau di
tepian danau. Di sini, dikelilingi oleh karya ciptaan-Nya sendiri, Ia dapat
memalingkan pemikiran dari yang tiruan kepada yang bersifat alami. Dalam
pertumbuhan dan perkembangan alam dinyatakan prinsip-prinsip kerajaan-Nya.
Manusia harus mengangkat pandangan mereka ke bukit-bukit Allah dan memandang
karya-karya ajaib dari tangan-Nya. Mereka dapat mempelajari pelajaran kebenaran
ilahi yang berharga. Di kemudian hari, semua pelajaran dari Guru Ilahi itu akan
teringat kepada mereka melalui benda-benda alam. Pikiran akan ditinggikan dan
hati akan menemukan perhentian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Murid-murid yang menemani Dia dalam
pekerjaan-Nya, seringkali dibebaskan untuk beberapa waktu oleh Yesus, agar
mereka boleh mengunjungi rumah mereka dan beristirahat; namun sia-sia usaha
mereka untuk menghentikan Dia dari pekerjaan-Nya. Sehari-harian Ia melayani
orang banyak yang datang berkerumun kepada-Nya, &lt;span style="color: red;"&gt;dan di
senja hari, atau di pagi buta, Ia pergi ke kaabah pegunungan untuk berhubungan
dengan Bapa-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Seringkali dalam pekerjaan-Nya yang tak ada henti-hentinya
itu dan pertentangan dengan pengajaran palsu dan bermusuhan dari para rabi
membuat Ia begitu letih sehingga ibu dan saudara-saudara-Nya, bahkan
murid-murid-Nya, takut bahwa hidup-Nya akan menjadi korban. Namun pada saat Ia
kembali dari jam-jam permintaan doa yang mengakhiri hari kerja yang melelahkan,
mereka melihat pandangan kedamaian di wajah-Nya, kesegaran dan kegairahan serta
kuasa yang nampak mengisi seluruh badan-Nya. Dari jam-jam yang digunakan
sendirian bersama Allah Ia muncul, dari pagi ke pagi, untuk membawa terang
surga kepada mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baru saja kembali dari perjalanan
penginjilan mereka yang pertama Yesus mengajak murid-murid-Nya, "Mari
mengasingkan diri dan beristirahat sejenak." Murid-murid telah kembali,
penuh dengan kesukaan atas kesuksesan mereka sebagai pemberita-pemberita Injil,
ketika mereka mendengar kabar tentang kematian Yohanes Pembaptis di tangan
Herodes. Itu merupakan suatu dukacita dan kekecewaan yang pahit. Yesus tahu bahwa
dengan meninggalkan sang Pembaptis mati di penjara, Ia telah menguji iman
murid-murid itu secara keras. Dengan kelemahlembutan yang penuh belas kasihan
Ia memandang wajah-wajah mereka yang berduka dan berhias airmata. Di mata-Nya
sendiri, dan dalam nada suara-Nya, airmata itu ada ketika Ia berkata,
"Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah
seketika!"3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Di Betsaida, di ujung utara Laut Galilea,
ada satu daerah sepi yang elok dengan kesegaran &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;musim semi nan menghijau&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;, yang menyajikan
sambutan penyegaran bagi Yesus dan murid-murid-Nya. Ke tempat inilah mereka
pergi berperahu menyeberangi danau itu. Di sini mereka dapat beristirahat, jauh
dari hiruk-pikuknya kerumunan orang banyak. Di sini para murid itu mendengar
kata-kata Kristus, tanpa diganggu oleh kata-kata pedas dan tuduhan orang-orang
Farisi. Di sini mereka berharap akan menikmati satu waktu yang singkat untuk
bercengkerama dalam persekutuan dengan Tuhan mereka. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Hanya sebentar saja waktu yang Yesus
luangkan bersama murid-murid-Nya yang kekasih itu, namun betapa berharganya
saat-saat yang singkat itu bagi mereka. Mereka membicarakan bersama
tentang&amp;nbsp; pekerjaan injil dan kemungkinan
untuk menjadikan pekerjaan mereka lebih efektif dalam menjangkau orang banyak.
Pada saat Yesus membukakan di hadapan mereka perbendaharaan kebenaran, semangat
mereka dibangkitkan oleh kuasa ilahi dan diilhami dengan pengharapan dan
keberanian.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Namun segera Ia dicari kembali oleh orang
banyak. Menduga bahwa Ia telah pergi ke tempat peristirahatan-Nya yang biasa,
orang banyak itu pergi membuntuti-Nya ke tempat itu. Harapan-Nya untuk bisa
mendapat satu jam saja waktu untuk beristirahat pun terganggu. Namun di dalam
lubuk hati-Nya yang murni dan penuh belas kasihan itu, Gembala yang Baik dari
kawanan domba itu hanya ada kasih dan rasa iba kepada jiwa-jiwa yang gundah
gulana dan haus itu. Seharian Ia melayani kebutuhan mereka, dan pada petang
hari Ia menyuruh mereka pulang ke rumah untuk beristirahat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam suatu kehidupan yang sepenuhnya
dibaktikan demi kebaikan orang lain, Juruselamat menemukan pentingnya beralih
dari kegiatan yang tak henti-hentinya dan kontak dengan kebutuhan manusia itu,
untuk mencari perhentian dan hubungan yang tak terputus dengan Bapa-Nya. Begitu
rombongan orang banyak yang mengikuti Dia itu beranjak pulang, Ia pergi ke
pegunungan, dan di sana, seorang diri bersama Allah, mencurahkan jiwa-Nya dalam
doa untuk orang-orang yang menderita, penuh dosa dan berkekurangan itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Pada waktu Yesus mengatakan kepada murid-murid-Nya bahwa
tuaian begitu besar dan pekerja begitu sedikit, Ia tidak mendesak kepada mereka
akan perlunya bekerja tanpa henti, namun Ia berkata kepada mereka, "Karena
itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan
pekerja-pekerja untuk tuaian itu."4 Kepada pekerja-pekerja-Nya yang
sekarang ini bekerja keras, sama seperti kepada murid-murid-Nya yang pertama,
Ia mengucapkan kata-kata penuh belas kasihan, "Marilah ke tempat yang
sunyi, . . . dan beristirahatlah seketika." &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Semua yang berada dalam pelatihan Allah
memerlukan waktu yang tenang untuk berhubungan dengan hati mereka sendiri,
dengan alam, dan dengan Allah. Di dalam diri mereka harus dinyatakan suatu
kehidupan yang tidak selaras dengan dunia, dengan adat kebiasaannya, atau
praktik-praktiknya; dan mereka perlu mempunyai suatu pengalaman pribadi dalam
memperoleh satu pengetahuan tentang kehendak Allah. Kita harus secara
perorangan mendengarkan Ia berbicara kepada hati. Manakala suara-suara lain sudah
terdiam, dan di dalam keheningan kita menanti di hadapan Allah, maka &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;ketenangan jiwa
akan membuat suara Allah lebih jelas terdengar.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Ia menyuruh kita,
"Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah!" Mzm 46:11. Inilah
persiapan yang berhasilguna bagi semua pekerjaan untuk Allah. Di tengah
kerumunan orang yang tergesa-gesa, dan ketegangan aktivitas hidup yang berat
ini, dia yang disegarkan akan diliputi dengan suatu suasana tenang dan damai.
Dia akan menerima suatu anugerah baru, baik kemampuan jasmani maupun pikiran.
Kehidupannya akan menghembuskan&amp;nbsp;
keharuman, dan akan menyatakan suatu kuasa ilahi yang akan menjangkau
hati manusia.&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/dengan-alam-dan-dengan-allah.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEi3L5De-BtfhX0FbSl5e-MvGLi_MRo0FbXjjRDZPjfzBo-2C9eKpo7ucpSLnwhRap2LLDQkkOKxNawx723LLpgmhm1aR8kDZ9gSSY5COzHRFPBx-_lFhen_Y0yPSIjK6mkMpwur9kK5M5M/s72-c/IMG_1390.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item><item><guid isPermaLink="false">tag:blogger.com,1999:blog-6857138780397429283.post-7248695852515664780</guid><pubDate>Fri, 28 Oct 2016 12:58:00 +0000</pubDate><atom:updated>2016-10-29T21:49:47.303+08:00</atom:updated><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Hidup Yang Terbaik</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Kesehatan</category><category domain="http://www.blogger.com/atom/ns#">Pena Inspirasi</category><title>HARI-HARI PELAYANAN</title><description>&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span style="font-size: large;"&gt;2 HARI-HARI PELAYANAN&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;a href="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuHO00O-hrwOHnWeVhHfc9yQArD1iAMXGjDc2DYTA43mUD_me-LltRlyd4Lstrs6XgH1F9iP8tmrsLpj8XeGbapfM8d974kP_j391xTwTfxRhiAA_GQRnyrQeGx-52b9QLADRnPPKGxGw/s1600/1920121_654213554635061_855458084_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuHO00O-hrwOHnWeVhHfc9yQArD1iAMXGjDc2DYTA43mUD_me-LltRlyd4Lstrs6XgH1F9iP8tmrsLpj8XeGbapfM8d974kP_j391xTwTfxRhiAA_GQRnyrQeGx-52b9QLADRnPPKGxGw/s320/1920121_654213554635061_855458084_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Di rumah nelayan di Kapernaum ibu mertua
Petrus terbaring akibat sakit "demam keras," dan "mereka segera
memberitahukan keadaannya kepada Yesus." "Yesus memegang tangan
perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya," dan ia bangkit dan melayani
Juruselamat dan murid-murid-Nya.1&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan cepat kabar ini pun menyebar.
Mukjizat itu telah dilakukan pada hari Sabat, dan karena takut kepada para rabi
orang banyak itu tidak berani datang untuk mendapat kesembuhan, sampai matahari
terbenam. Kemudian dari rumah-rumah, kedai-kedai, dan pasar-pasar, penduduk
kota itu berdesak-desakan masuk ke tempat tinggal sederhana yang menaungi
Yesus. Orang sakit digotong di atas usungan. Mereka datang dengan bertumpu pada
tongkat-tongkat, atau ditopang oleh sahabat-sahabat, tertatih-tatih lemah
mereka beringsut ke hadirat Juruselamat itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari jam ke jam orang-orang itu datang dan
pergi; karena tak seorang pun tahu apakah besok masih bisa menjumpai Penyembuh
itu di antara mereka. Tidak pernah sebelumnya Kapernaum menyaksikan satu hari
seperti itu. Udara dipenuhi dengan suara kemenangan dan sorak kelepasan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Sampai penderita terakhir
disembuhkan barulah Yesus berhenti bekerja. Sudah larut malam pada waktu orang
banyak pulang dan keheningan kembali terasa di rumah Simon. Hari yang panjang
dan menggemparkan itu telah berlalu, dan Yesus pergi beristirahat. Namun sementara
kota itu diselubungi oleh kegelapan, Juruselamat itu "pagi-pagi benar,
waktu hari masih gelap," "Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di
sana."2 &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pada pagi-pagi benar, Petrus dan
kawan-kawannya datang kepada&amp;nbsp; Yesus,
mengatakan bahwa orang-orang Kapernaum sedang mencari Dia. Mereka terkejut
mendengar kata-kata Kristus, "Juga di kota-kota lain Aku harus
memberitakan Injil Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."3&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam kegemparan yang melanda Kapernaum
waktu itu ada bahaya bahwa tujuan-Nya bisa disalahpahami. Yesus tidak merasa
puas dengan menarik perhatian kepada diri-Nya semata-mata sebagai seorang yang
mengadakan perbuatan ajaib atau sebagai seorang penyembuh penyakit jasmani. Ia
berusaha untuk menarik manusia kepada-Nya sebagai Juruselamat mereka. Sementara
orang banyak ingin mempercayai bahwa Ia telah datang sebagai seorang raja untuk
mendirikan suatu pemerintahan duniawi, Ia rindu untuk mengalihkan pikiran
mereka dari perkara duniawi kepada hal rohani. Sukses duniawi saja akan mengganggu
pekerjaan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Perasaan takjub orang
banyak yang keliru itu mengejutkan semangat-Nya. Tidak ada penonjolan diri
terjalin dengan kehidupan-Nya&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;. Penghormatan yang dunia
berikan kepada kedudukan, kekayaan, atau bakat adalah sesuatu yang asing bagi
Anak Manusia. Tak satu pun cara yang digunakan oleh manusia untuk mendapatkan
kedudukan atau penghormatan yang digunakan oleh Yesus. Berabad-abad sebelum
kelahiran-Nya telah dinubuatkan tentang diri-Nya, "Ia tidak akan berteriak
atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suara-Nya di jalan. Bulu yang
patah terkulai tidak akan diputuskan-Nya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak
akan dipadamkan-Nya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum."4&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Dan sama seperti Musa
meninggikan ular di&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;padang gurun, demikian juga Anak Manusia
harus&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;ditinggikan, supaya setiap orang yang
percaya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;kepada-Nya beroleh hidup yang kekal."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"dan Aku, apabila Aku ditinggikan dari
bumi,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku akan menarik semua orang datang
kepadaku."&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Tidak ada seorang pun yang dapat
datang kepada-Ku,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;jika ia tidak ditarik oleh Bapa yang
mengutus Aku, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan ia akan Ku-bangkitkan pada akhir
zaman."&amp;lt;MD&amp;gt;5&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Orang Farisi mencari penghormatan dengan
upacara yang sangat teliti dan dengan tata cara kebaktian dan kedermawanan
mereka. Mereka membuktikan ketekunan terhadap agama dengan menjadikannya pokok
perbincangan. &lt;span style="color: red;"&gt;Perselisihan antar sekte yang menentang
nyaring dan berkepanjangan, dan tidak aneh kalau mendengar di jalan raya suara
perdebatan dengan nada tinggi dari para ahli taurat yang terdidik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Perbedaan mencolok tampak
dalam kehidupan Yesus. Dalam hidup-Nya tidak ada keributan pertengkaran, tidak
ada perbaktian yang sok pamer, dan tidak ada tindakan untuk mencari pujian yang
pernah&amp;nbsp; disaksikan. Kristus terselubung
di dalam Allah, dan Allah dinyatakan dalam tabiat Anak-Nya. Yesus menginginkan
agar pikiran manusia diarahkan kepada penyataan ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Matahari Kebenaran itu tidak bersinar dan
memancarkan cahaya ke atas dunia ini dengan kemegahan, atau membutakan
pandangan dengan kemuliaan-Nya. Ada tertulis mengenai Kristus begini: "Ia
pasti muncul seperti fajar."6 Dengan tenang dan dengan lembut fajar menyingsing
di atas bumi ini sambil mengusir kegelapan dan membangunkan dunia kepada
kehidupan. Begitulah terbitnya Matahari Kebenaran, dengan "kesembuhan pada
kepaknya."7&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Sekalipun aku dapat berkata-kata
dengan&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;semua bahasa manusia dan bahasa malaikat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;tetapi jika aku tidak mempunyai kasih,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;aku sama dengan gong yang berkumandang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan canang yang gemerincing.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekali pun aku mempunyai karunia untuk
bernubuat,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan aku mengetahui segala rahasia&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan memiliki seluruh pengetahuan; dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;sekalipun aku memiliki iman yang sempurna&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;untuk memindahkan gunung,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;tetapi jika aku tidak mempunyai kasih,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;aku sama sekali tidak berguna. . . .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kasih tidak mencari keuntungan diri sendiri&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia tidak pemarah dan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;tidak menyimpan kesalahan orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia tidak bersukacita karena ketidakadilan, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;tetapi karena kebenaran."&amp;lt;MD&amp;gt;8&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Lihat, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;itu hamba-Ku yang Kupegang,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;orang pilihan-Ku, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang kepadanya Aku berkenan."9&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Sebab Engkau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;menjadi tempat pengungsian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;bagi orang lemah,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;tempat pengungsian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;bagi orang miskin dalam kesesakannya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;perlindungan terhadap angin ribut,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;naungan terhadap panas terik."10&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Beginilah firman Allah, Tuhan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang menciptakan langit&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan membentangkannya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang menghamparkan bumi dengan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;segala yang tumbuh di atasnya,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang memberikan napas kepada&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;umat manusia yang mendudukinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan nyawa kepada mereka&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang hidup di atasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku ini, Tuhan telah memanggil&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;engkau untuk penyelamatan,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;telah memegang tanganmu;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku telah membentuk engkau&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan memberi engkau menjadi perjanjian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;bagi umat manusia,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;menjadi terang untuk bangsa-bangsa,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;untuk membuka mata yang buta,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;untuk mengeluarkan orang hukuman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dari tempat tahanan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan mengeluarkan orang-orang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang duduk dalam gelap&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dari rumah penjara."11&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;
&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Aku mau memimpin orang-orang buta&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;di jalan yang tidak mereka kenal,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan mau membawa mereka berjalan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;di jalan-jalan yang mereka tidak kenal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Aku mau membuat kegelapan yang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;di depan mereka menjadi terang&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan tanah yang berkeluk-keluk&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;menjadi tanah yang rata. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;kepada mereka,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang mereka,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang pasti akan Kulaksanakan."12&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Nyanyikanlah nyanyian baru bagi Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan pujilah Dia dari ujung bumi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baiklah laut bergemuruh&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;serta segala isinya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baiklah padang gurun menyaringkan suara&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dengan kota-kotanya dan dengan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;desa-desa yang didiami Kedar!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baiklah bersorak-sorai&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;penduduk Bukit Batu,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;baiklah mereka berseru-seru&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dari puncak gunung-gunung!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Baiklah mereka memberi penghormatan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;kepada Tuhan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan memberikan pujian&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;yang kepada-Nya di pulau-pulau."13&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Bersorak-sorailah, hai langit,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;sebab Tuhan telah bertindak, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;bertempiksoraklah, hai rahim bumi!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Bergembiralah dengan sorak-sorai,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;hai gunung-gunung, hai hutan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;serta segala pohon di dalamnya!&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sebab Tuhan telah menebus Yakub,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;dan Ia telah memperlihatkan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;keagungan-Nya dalam hal Israel."14&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dari penjara Herodes, di mana dalam keadaan
kecewa dan bingung tentang pekerjaan Juruselamat, Yohanes Pembaptis
memperhatikan dan menunggu, dia mengutus dua orang muridnya kepada Yesus dengan
pesan:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Engkaukah yang datang itu, atau
haruskah kami menantikan orang lain?"15&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Juruselamat tidak segera menjawab
pertanyaan murid itu. Sementara mereka berdiri keheranan karena Dia bungkam,
orang-orang sakit berdatangan kepada-Nya. Suara Penyembuh Perkasa itu telah
menembus telinga orang tuli. Sepatah kata, suatu sentuhan tangan-Nya, telah
membuka mata orang yang buta untuk memandang terang siang hari, pemandangan
alam, wajah teman dan wajah Penyelamat itu. Suara-Nya menjangkau telinga orang
yang sedang sekarat, dan mereka bangkit dalam kesehatan dan kekuatan. Orang
yang dilumpuhkan oleh kuasa Setan menuruti kata-kata-Nya, kegilaan meninggalkan
mereka, dan mereka menyembah Dia. Para petani miskin dan buruh, yang dikucilkan
para guru Yahudi sebagai najis, berkumpul di sekeliling-Nya, dan Dia berbicara
kepada mereka tentang firman hidup kekal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Begitulah hari itu berlalu, murid-murid
Yohanes melihat dan mendengar semua itu. Akhirnya Yesus memanggil mereka supaya
mendekat kepada-Nya, dan menyuruh mereka pergi dan memberitahukan kepada
Yohanes apa yang mereka telah lihat dan dengar, lalu menambahkan: "Dan
berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."16&amp;nbsp; Murid-murid itu menyampaikan pesan tersebut,
dan itu sudah cukup. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yohanes mengingat nubuatan tentang Mesias,
"Tuhan telah mengurapi Aku; Ia telah mengutus Aku untuk menyampaikan kabar
baik kepada orang-orang sengsara, dan merawat orang-orang yang remuk hati,
untuk memberitahukan pembebasan bagi orang-orang tawanan, dan kepada
orang-orang yang terkurung kelepasan di penjara, untuk memberitahukan tahun
rahmat Tuhan . . . dan untuk menghibur semua orang berkabung."17 Yesus
orang Nazaret adalah Dia yang dijanjikan. Bukti keilahian-Nya telah disaksikan
dalam pelayanan-Nya bagi umat manusia yang miskin dan menderita. Kemuliaan-Nya
telah terlihat dalam sikap yang merendahkan diri sederajat dengan kita.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Berbahagialah orang yang
tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan orang
berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi kesukaannya
ialah Taurat Tuhan, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan malam. Ia seperti
pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada
musimnya, dan yang tidak layu daunnya;&amp;nbsp;
apa saja yang diperbuatnya berhasil."&amp;lt;MD&amp;gt;18&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerjaan Kristus tidak hanya menyatakan
bahwa Ia adalah Mesias, tetapi menunjukkan bagaimana kerajaan yang akan
didirikan-Nya. Kebenaran yang sama telah terbuka bagi Yohanes seperti yang
datang kepada Elia di padang belantara, ketika "angin besar dan kuat, yang
membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului Tuhan. Tetapi
tidak ada Tuhan dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi
tidak ada Tuhan dalam gempa itu. Dan sesudah gempa itu, datanglah api. Tetapi
tidak ada Tuhan dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin
sepoi-sepoi basa."19 Begitulah Yesus melakukan pekerjaan-Nya, bukan dengan
menjungkirbalikkan takhta dan kerajaan, bukan dengan kesombongan dan peragaan
lahiriah, tetapi dengan berbicara ke dalam hati orang dan dengan suatu
kehidupan kemurahan dan pengorbanan diri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kerajaan Allah muncul bukan dengan peragaan
lahiriah. Kerajaan itu terbentuk melalui kelemahlembutan ilham firman-Nya,
melalui pekerjaan Roh Kudus di dalam hati, persekutuan jiwa dengan Dia yang
menjadi hidupnya. Penyataan terbesar akan kuasa-Nya dilihat dalam diri manusia
yang menyempurnakan tabiatnya seperti tabiat Kristus.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Para pengikut Kristus seharusnya menjadi
terang dunia; tetapi Allah tidak menyuruh mereka supaya berusaha memancarkan
sinar. Ia tidak merestui usaha yang hanya untuk memuaskan diri dengan
memamerkan kebaikan yang luar biasa. Ia ingin agar jiwa mereka dipengaruhi oleh
prinsip surgawi; kemudian sementara mereka berhubungan dengan dunia ini, mereka
akan menyatakan terang ajaib yang ada pada dirinya. Kesetiaan mereka yang ketat
dalam setiap tindakan hidup akan menjadi saluran terang.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Kekayaan atau kedudukan
tinggi, peralatan yang mahal-mahal, bangunan atau perabotan, tidaklah perlu
bagi kemajuan pekerjaan Allah; begitu juga &lt;b&gt;prestasi
yang mendapat pujian dari manusia yang hanya menimbulkan kesombongan&lt;/b&gt;. Peragaan
secara duniawi, betapa pun mengesankan, tidaklah bernilai dalam pemandangan
Allah. Lebih dari apa yang kelihatan dan bersifat fana, Ia menilai yang tidak
kelihatan dan kekal. Hal yang pertama hanya berharga kalau itu menyatakan yang
terakhir. Karya seni yang paling tinggi mutunya tidak memiliki keindahan yang
dapat dibandingkan dengan keindahan tabiat, yaitu hasil dari pekerjaan Roh
Kudus di dalam jiwa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ketika Allah memberikan Anak-Nya kepada
dunia ini, Ia memberkati umat manusia dengan kekayaan yang kekal, yaitu
kekayaan yang tak dapat dibandingkan dengan kekayaan dunia yang paling berharga
tetapi tidak berarti. Kristus datang ke dunia ini dan berdiri di hadapan
anak-anak manusia dengan kasih akan kekekalan yang melimpah, dan inilah harta
yang kita akan terima, nyatakan dan bagikan melalui hubungan kita dengan Dia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Usaha manusia menjadi berdayaguna dalam
pekerjaan Allah tergantung kepada pengabdian yang sungguh-sungguh dari pekerja
itu sendiri, yaitu dengan menyatakan kuasa karunia Kristus untuk mengubah
kehidupan. Kita dibedakan dari dunia ini karena Allah telah memeteraikan kita,
karena Ia menyatakan di dalam diri kita tabiat-Nya yang penuh kasih. Penebus
menyalut diri kita dengan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;kebenaran-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Dalam memilih pria dan
wanita untuk pekerjaan-Nya, Allah tidak bertanya apakah mereka memiliki
kekayaan dunia, pengetahuan atau wibawa&lt;b&gt;.
Dia bertanya: "Apakah mereka berjalan dengan rendah hati sehingga Aku
dapat mengajarkan jalan-Ku kepada mereka? Dapatkah Aku menaruh perkataan-Ku di
bibir mereka? Apakah mereka akan mewakili Aku?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Allah dapat menggunakan setiap orang persis
sebagaimana Ia dapat menempatkan Roh-Nya ke dalam jiwa raganya. Perbuatan yang
akan diterima-Nya adalah perbuatan yang memantulkan citra-Nya. Sebagai utusan
kepercayaan bagi dunia ini, para pengikut-Nya harus menyandang sifat-sifat dari
prinsip-Nya yang kekal yang tak terhapuskan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;"Ia Akan Merangkul
Domba-domba Dengan Lengan-Nya"&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Selagi Yesus melayani di jalan-jalan raya
di kota-kota, ibu-ibu menyusup ke dalam kerumunan orang sambil menggendong
anak-anak mereka yang sedang sakit dan sekarat, berusaha untuk mendekat agar
mendapat perhatian-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Perhatikanlah ibu-ibu ini, muka pucat,
lelah, hampir putus asa, namun dengan hati teguh dan sabar. Sambil menanggung
beban penderitaan mereka mencari Juruselamat. Sementara mereka menerobos
kerumunan yang padat itu, selangkah demi selangkah Kristus menghampiri mereka
sampai Ia sudah berada dekat di samping mereka. Pengharapan terbit di hati
mereka. Air mata kegembiraan menetes manakala mereka mendapat perhatian-Nya,
dan memandang tajam sambil menyatakan rasa iba dan kasih.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Memanggil salah seorang dari kelompok
ibu-ibu itu, Juruselamat meyakinkannya sambil berkata: "Apa yang akan Aku
lakukan untuk menolongmu?" Lalu ibu itu menyatakan keinginannya sambil
menangis, "Tuhan, kiranya Engkau mau menyembuhkan anakku." Yesus
membopong anak kecil itu di lengan-Nya, penyakitnya lenyap oleh jamahan-Nya.
Kengerian akan maut itu sudah hilang; arus yang menyembuhkan mengalir dalam
pembuluh darahnya; otot-otot kembali mendapat kekuatan. Kata-kata penghiburan
yang penuh damai diucapkan kepada ibu itu; kemudian pasien lain yang sama
gawatnya disodorkan. Sekali lagi Kristus menggunakan kuasa-Nya untuk memberi
kehidupan, dan semua orang memuji dan menghormati Dia yang melakukan mukjizat
itu. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kita memikirkan banyak tentang keagungan
hidup Kristus. Kita membicarakan tentang perkara-perkara ajaib yang telah
dilakukan-Nya, tentang berbagai mukjizat yang telah diadakan-Nya. Tetapi
perhatian-Nya terhadap perkara-perkara yang dianggap sepele malah membuktikan
kebesaran-Nya yang lebih tinggi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ada kebiasaan di kalangan orang Yahudi
untuk membawa anak-anak kepada rabi agar dia menumpangkan tangannya dan
memberkatinya. Tetapi murid-murid berpendapat bahwa pekerjaan Juruselamat
terlalu penting untuk diganggu hal seperti ini. Ketika para ibu datang membawa
anak-anak mereka yang masih kecil kepada-Nya untuk diberkati, murid-murid
merasa tidak senang. Mereka menganggap anak-anak itu terlalu kecil untuk
mendapat manfaat dengan mengunjungi Yesus, dan menarik kesimpulan bahwa tentu
Dia merasa tidak suka akan kehadiran anak-anak itu. Tetapi Juruselamat memahami
perhatian dan beban para ibu itu yang berusaha melatih anak-anak mereka sesuai
dengan firman Allah. Ia telah mendengar doa mereka. Ia sendiri telah menarik
mereka ke dalam hadirat-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Seorang ibu bersama anaknya meninggalkan
rumah lalu mencari Yesus. Di jalan dia memberitahukan maksudnya kepada
tetangga, dan tetangga itu ingin juga agar Yesus memberkati anak-anaknya.
Dengan demikian beberapa orang ibu berkumpul di sini bersama anak-anak mereka
yang masih kecil-kecil. Sebagian anak-anak itu telah melewati masa bayi dan
sekarang menjadi kanak-kanak dan remaja. Ketika para ibu itu menyampaikan
keinginan mereka kepada-Nya, Yesus mendengarkan dengan rasa simpati permohonan
yang disertai perasaan was-was dan mengiba. Tetapi Ia menunggu bagaimana
murid-murid itu akan memperlakukan mereka. Ketika Ia melihat murid-murid
menegur ibu-ibu itu dan mengusir mereka, seakan-akan mau menolong-Nya, Ia
menunjukkan kesalahan mereka sambil berkata, "Biarkan anak-anak itu datang
kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang seperti itulah
yang empunya Kerajaan Allah."20&amp;nbsp; &lt;span style="color: red;"&gt;Ia menggendong anak-anak itu, meletakkan tangan-Nya di atas
mereka, dan memberkati sesuai dengan maksud kedatangan mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ibu-ibu itu merasa terhibur. Mereka kembali
ke rumah masing-masing dengan perasaan dikuatkan dan diberkati oleh kata-kata
Kristus. &lt;span style="color: red;"&gt;Mereka dikuatkan untuk memikul beban dengan
keceriaan yang baru dan bekerja bagi anak-anaknya dengan penuh pengharapan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekiranya masa depan kelompok kecil itu
terungkap di hadapan kita, maka kita dapat melihat para ibu itu mengingatkan
anak-anak mereka tentang peristiwa pada hari itu dan mengulangi kata-kata
Juruselamat kepada mereka. Kita dapat melihat juga pada tahun-tahun berikutnya,
betapa sering anak-anak itu terhindar dari kesesatan pada jalan yang
dibentangkan di hadapan umat tebusan Tuhan, karena mengingat perkataan itu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekarang ini Kristus adalah Juruselamat
yang belas kasihan-Nya sama seperti waktu Ia berjalan di antara manusia. Dia
suka menolong ibu-ibu pada zaman ini seperti ketika Ia mengumpulkan anak-anak
mereka di Yudea dan memeluknya. Anak-anak buah hati kita ditebus dengan
darah-Nya seperti anak-anak zaman dulu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus mengetahui beban hati setiap ibu. Ia
yang mempunyai seorang ibu yang bergumul dalam kemiskinan dan kesendirian akan
merasa simpati terhadap setiap ibu dalam pekerjaannya. Ia yang telah berjalan
jauh untuk membebaskan wanita Kanaan dari beban hatinya akan berbuat demikian
pula bagi ibu-ibu zaman ini. Ia yang telah memulihkan anak tunggal kepada
seorang janda di Nain itu, dan dalam penderitaan di kayu salib mengenang
ibu-Nya sendiri, terjamah oleh penderitaan para ibu. Dalam setiap kesusahan dan
kebutuhan, Ia menghibur dan menolong mereka.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Biarlah semua ibu datang kepada Yesus
membawa kecemasan mereka. Mereka akan mendapat kemurahan yang cukup untuk
membantu mereka mengasuh anak-anak. Gerbang terbuka bagi setiap ibu yang mau
meletakkan bebannya di kaki Yesus. Ia yang telah mengatakan, "Biarkanlah
anak-anak itu datang kepada-Ku, dan jangan menghalang-halangi mereka,"21
masih mengundang para ibu untuk membawa anak-anak kecil mereka untuk
diberkati-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Dalam diri anak-anak yang
telah dibawa kepada-Nya, Yesus melihat pria dan wanita dewasa yang akan
mewarisi-Nya rahmat-Nya dan menjadi warga kerajaan-Nya, dan sebagian akan mati
syahid bagi Dia.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Ia tahu bahwa anak-anak ini akan
mendengarkan-Nya dan menerima-Nya sebagai Penebus, jauh lebih siap ketimbang
orang dewasa yang kebanyakan di antaranya pintar secara duniawi dan keras hati.
Dalam mengajar Ia turun menjadi setara dengan mereka. Ia yang adalah Raja surga
menjawab pertanyaan mereka dan menyederhanakan pelajaran-Nya yang penting agar
dimengerti oleh pikiran mereka yang masih kanak-kanak. Ia menanamkan benih
kebenaran di dalam hati mereka, yang setelah bertahun-tahun akan bertumbuh dan
berbuah sampai kepada hidup yang kekal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ketika Yesus menyuruh murid-murid supaya
tidak menghalang-halangi anak-anak itu datang kepada-Nya, Ia juga berbicara
kepada para pengikut-Nya sepanjang zaman -- yaitu kepada para pimpinan gereja,
pendeta, pembantu, dan semua orang Kristen. Yesus menarik anak-anak itu, dan Ia
berkata kepada kita, "Biarkanlah anak-anak itu datang kepada-Ku;" &lt;span style="color: red;"&gt;seakan-akan Ia berkata, Mereka akan datang, kalau engkau
tidak menghalang-halangi mereka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN" style="color: red;"&gt;Janganlah tabiatmu yang
tidak menyerupai tabiat Kristus itu salah menyatakan Yesus. Jangan menjauhkan
anak-anak itu dari pada-Nya dengan kekakuan dan kekasaranmu. &lt;b&gt;Jangan pernah membuat sampai mereka merasa
bahwa surga itu bukanlah sebuah tempat yang menyenangkan bagi mereka, kalau
engkau ada di situ.&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Janganlah&amp;nbsp; membicarakan agama seperti sesuatu yang tidak
dapat dipahami oleh anak-anak, atau berlaku seakan-akan mereka tidak diharapkan
untuk menerima Kristus karena masih kanak-kanak. &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Jangan memberi kesan palsu kepada mereka bahwa
agama Kristus adalah agama yang gelap, bahwa untuk mendekati Yesus mereka harus
membuang segala sesuatu yang menggembirakan hidup.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sementara Roh Kudus bekerja di dalam hati
anak-anak itu, bekerjasamalah dalam pekerjaan-Nya. Ajarlah mereka bahwa
Juruselamat memanggil mereka, bahwa tidak ada yang lebih menggembirakan
bagi-Nya daripada mereka menyerahkan diri kepada-Nya pada masa
bertumbuh-kembang dan masih segar. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;Tanggungjawab Orangtua&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan kelemahlembutan abadi Juruselamat
menghargai jiwa-jiwa&amp;nbsp; yang telah
dibeli-Nya dengan darah-Nya. Mereka adalah tuntutan kasih-Nya. Ia memandang
mereka dengan rasa rindu yang tak terkatakan. Hati-Nya tertarik bukan saja
kepada anak-anak yang paling pintar dan paling menarik, tetapi juga kepada
mereka yang karena pembawaan dan kelalaian memiliki ciri-ciri tabiat yang tidak
disukai. Banyak orangtua tidak memahami betapa besar tanggungjawabnya terhadap
tabiat seperti ini dalam diri anak-anak mereka. Mereka tidak memiliki
kelemahlembutan dan akal budi untuk menangani anak-anak yang bersalah yang
sebenarnya mereka sendirilah yang membuatnya begitu. Tetapi Yesus memandang
anak-anak ini dengan rasa iba. Ia menelusuri dari sebab kepada akibat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Pekerja Kristen bisa menjadi agen Kristus
untuk menarik anak-anak bersalah dan banyak kekeliruan ini kepada Juruselamat.
Dengan akal budi dan kecakapan dia dapat mempertautkan mereka kepada hatinya,
dia dapat memberikan semangat dan pengharapan, dan dengan rahmat Kristus dapat
menyaksikan mereka berubah dalam tabiat, supaya genaplah perkataan,
"Karena merekalah yang empunya kerajaan Allah." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;UD&amp;gt;Lima Potong Roti Mengenyangkan
Orang Banyak&amp;lt;D&amp;gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Setiap hari orang-orang mengerumuni Kristus
bersama murid-murid-Nya sewaktu mengajar di pinggir pantai. Mereka telah
mendengar kata-kata-Nya yang lembut itu, begitu sederhana dan begitu jelas
seperti balsem Gilead bagi jiwa mereka. Penyembuhan oleh tangan ilahi-Nya telah
membawa kesehatan bagi orang sakit dan kehidupan bagi yang sekarat. Hari itu
nampaknya bagaikan surga di dunia bagi mereka, dan mereka tidak sadar sudah
berapa lama mereka tidak makan apa-apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Matahari terbenam di ufuk Barat, namun
orang banyak itu tidak mau beranjak pergi. Akhirnya murid-murid datang kepada
Kristus, membujuk-Nya demi kepentingan mereka, agar orang banyak itu disuruh
pulang. Banyak yang datang dari jauh dan tidak makan apa-apa sejak pagi hari.
Mereka mungkin dapat memperoleh makanan di kampung-kampung dan kota terdekat.
Tetapi Yesus memerintahkan: "Kamu harus memberi mereka makan."22&amp;nbsp; Kemudian, Ia bertanya kepada&amp;nbsp; Filipus, "Di manakah kita akan membeli
roti supaya mereka ini dapat makan?"&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Filipus memandangi lautan manusia dan
berpikir betapa tidak mungkin menyediakan makanan untuk orang sebanyak itu. Dia
menjawab bahwa roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk semua
mereka, sekalipun masing-masing hanya mendapat sepotong kecil saja. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus bertanya berapa banyak makanan yang
ada di tangan orang banyak itu. Andreas berseru, "Di sini ada seorang
anak, yang mempunyai lima roti dan dua ikan, tetapi apakah artinya itu untuk
orang sebanyak ini?"23 Yesus menyuruh supaya itu dibawa kepada-Nya. Lalu
Ia menyuruh murid-murid mengatur orang banyak itu duduk di atas rumput. Setelah
semuanya selesai, Ia mengambil makanan itu, "Yesus menengadah ke langit
dan mengucap berkat, lalu memecah-mecahkan roti itu dan memberikannya kepada
murid-murid, lalu murid-murid-Nya membagi-bagikannya kepada orang banyak. Dan
mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan
potongan-potongan roti yang sisa, dua belas bakul penuh."24&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dengan mukjizat kuasa ilahi Kristus memberi
makan orang banyak; &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;namun betapa sederhana makanan yang telah disediakan itu,
hanya ikan dan roti sebagaimana makanan nelayan di Galilea.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kristus bisa saja menghidangkan makanan
pesta di hadapan orang banyak itu, tetapi makanan yang hanya memuaskan selera
tidak dapat memberi pelajaran demi kebaikan mereka. Melalui mukjizat ini
Kristus ingin mengajarkan satu pelajaran tentang kesederhanaan. Kalau saja
manusia zaman ini sederhana dalam kebiasaan mereka, hidup sesuai dengan hukum
alam, sebagaimana Adam dan Hawa pada mulanya, maka akan berlimpah persediaan
makanan untuk kebutuhan umat manusia. Tetapi sifat mementingkan diri dan
pemanjaan selera telah membawa dosa dan penderitaan; berlebihan di tangan satu
orang, tetapi di tangan orang lain berkekurangan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Yesus tidak berusaha menarik orang
kepada-Nya dengan memuaskan keinginan akan kemewahan. Bagi orang banyak itu,
yang sudah letih dan lapar setelah satu hari penuh semangat, makanan sederhana
itu adalah jaminan kuasa dan pemeliharaan-Nya bagi mereka dalam kebutuhan
sehari-hari. Juruselamat tidak menjanjikan kemewahan dunia kepada para
pengikut-Nya, nasib mereka mungkin terbelenggu dalam kemiskinan; tetapi
perkataan-Nya menjanjikan bahwa kebutuhan mereka akan dicukupkan, dan Ia telah
menjanjikan apa yang lebih baik dari harta benda dunia ini, yaitu penghiburan
senantiasa dari hadirat-Nya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;&amp;lt;MI&amp;gt;"Sebab itu janganlah kami
makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai? Akan tetapi
Bapamu yang di surga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu. Tetapi carilah
dahulu kerajaan Allah dan kebenaran-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan
kepadamu."&amp;lt;MD&amp;gt;25&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;=================================================================&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sesudah orang banyak itu diberi makan,
ternyata banyak makanan tersisa. Yesus menyuruh murid-murid-Nya,
"Kumpulkanlah potongan-potongan yang lebih supaya tidak ada yang
terbuang."26 Petunjuk ini berarti lebih dari pada menaruh makanan ke dalam
bakul. Pelajaran itu bermaksud ganda. Tidak ada yang boleh dibuang. Kita tidak
boleh membiarkan keuntungan materi terbuang. Seharusnya kita tidak mengabaikan
sesuatu yang bermanfaat kepada umat manusia. Hendaknya dikumpulkan segala
sesuatu yang akan memenuhi kebutuhan orang-orang di dunia ini yang kelaparan.
Dengan ketelitian yang sama kita harus menyimpan roti surga untuk memenuhi
kebutuhan jiwa. Dengan setiap perkataan Allah kita akan hidup. Jangan ada yang
hilang dari apa yang pernah diucapkan Allah. Janganlah kita mengabaikan satu
kata pun yang menyangkut keselamatan kita yang kekal. Tidak boleh ada satu kata
yang jatuh ke tanah dengan sia-sia.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Mukjizat potongan-potongan roti itu
mengajarkan ketergantungan kepada Allah. Pada waktu Kristus memberi makan lima
ribu orang, makanan itu tidak berada dekat di tangan. Seolah-olah Ia tidak
mempunyai apa-apa di tangan-Nya. Di situlah Dia, dengan lima ribu orang
laki-laki saja, belum terhitung wanita dan anak-anak, di padang belantara. Ia
tidak mengajak orang banyak itu supaya mengikuti-Nya ke sana. Karena rindu
untuk berada di dekat-Nya maka orang banyak itu telah datang tanpa diundang
atau disuruh. Tetapi Ia tahu, setelah mendengar pengajaran-Nya seharian, tentu
mereka kelaparan dan kelelahan. Mereka berada jauh dari rumah, dan malam sudah
tiba. Banyak di antara mereka tidak mempunyai uang untuk membeli makanan. &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Ia yang pernah
puasa selama empat puluh hari demi mereka di padang belantara itu tidak akan
membiarkan mereka kembali ke rumah masing-masing dengan berpuasa.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Tuntunan Allah yang telah membawa Yesus di
mana Ia berada, dan Ia bergantung kepada Bapa-Nya yang di surga untuk memenuhi
kebutuhan manusia. Bilamana kita dibawa ke tempat yang sukar, kita harus
bergantung kepada Allah. Dalam setiap keadaan darurat, kita mencari pertolongan
dari Dia yang memiliki sumber yang tak terbatas dalam kekuasaan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Dalam mukjizat ini, Kristus menerima dari
Bapa-Nya; Ia membagikannya kepada murid-murid itu, dan murid-murid membagikan
kepada orang banyak, dan orang banyak kepada satu dengan yang lain. Jadi semua
yang dipersatukan dengan Kristus akan menerima dari Dia roti hidup, dan
membagikannya kepada orang lain. Murid-murid-Nya adalah sarana komunikasi
terpilih antara Kristus dan orang banyak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ketika murid-murid itu mendengar perintah
Juruselamat, "Kamu harus memberi mereka makan," segala kesulitan
timbul dalam pikiran mereka. Mereka bertanya-tanya, "Apakah kita akan
pergi ke kampung untuk membeli makanan?" Tetapi apa yang dikatakan
Kristus? "Kamu harus memberi mereka makan." Murid-murid membawa
kepada Yesus apa saja yang mereka miliki; tetapi Ia tidak mengundang mereka
untuk makan. Ia menyuruh mereka melayani orang banyak. Makanan itu berlipat-ganda
di tangan-Nya dan di tangan murid-murid-Nya, kembali kepada Kristus dan tidak
pernah kosong. Persediaan yang sedikit itu cukup untuk semua. &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Setelah orang
banyak itu kenyang, barulah murid-murid makan bersama Yesus makanan lezat dari
surga.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sementara kita melihat kebutuhan orang
miskin, yang bodoh, yang tersiksa, betapa sering hati kita terharu. Kita
bertanya, "Apakah yang bisa dibuat oleh tenaga kita yang lemah dan
persediaan kita yang sedikit untuk menutupi kebutuhan sebesar ini? Apakah kita
tidak menunggu seseorang yang mempunyai kesanggupan yang lebih besar untuk
mengatur pekerjaan itu, atau suatu organisasi untuk mengambil alih tugas
itu?" Kristus mengatakan, "Kamu harus memberi mereka makan." &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Gunakanlah sarana,
waktu dan kesanggupan yang engkau miliki. Bawalah rotimu itu kepada Yesus. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Sekalipun persediaanmu tidak cukup untuk
memberi makan ribuan orang, mungkin itu cukup untuk satu orang. Di tangan
Kristus, persediaan bahan itu dapat memberi makan banyak orang. Seperti
murid-murid, berikanlah apa yang ada padamu. &lt;b&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;Kristus akan melipatgandakannya. Ia akan
menghormati ketergantungan yang lugu dan tulus kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; Apa yang
nampaknya satu persediaan yang sedikit akan terbukti cukup untuk pesta besar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Orang yang menabur sedikit, akan
menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. .
. .&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Dan Allah sanggup melimpahkan segala
kasih karunia kepadamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala
sesuatu malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan, seperti ada tertulis:&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Ia membagi-bagikan, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Ia memberikan kepada orang miskin,&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;Kebenaran-Nya tetap untuk selamanya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;
&lt;br /&gt;
&lt;div class="MsoNoSpacing"&gt;
&lt;span lang="IN"&gt;"Ia yang menyediakan benih bagi
penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu
dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu; kamu akan
dipercaya dalam segala macam kemurahan hati."27&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;
</description><link>https://sdachurchblogging.blogspot.com/2016/10/hari-hari-pelayanan.html</link><author>noreply@blogger.com (Unknown)</author><media:thumbnail xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" height="72" url="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuHO00O-hrwOHnWeVhHfc9yQArD1iAMXGjDc2DYTA43mUD_me-LltRlyd4Lstrs6XgH1F9iP8tmrsLpj8XeGbapfM8d974kP_j391xTwTfxRhiAA_GQRnyrQeGx-52b9QLADRnPPKGxGw/s72-c/1920121_654213554635061_855458084_n.jpg" width="72"/><thr:total>0</thr:total><georss:featurename>Indonesia</georss:featurename><georss:point>-0.789275 113.92132700000002</georss:point><georss:box>-31.6684965 72.61273300000002 30.0899465 155.22992100000002</georss:box></item></channel></rss>