<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" standalone="no"?><rss xmlns:atom="https://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:media="https://search.yahoo.com/mrss/" version="2.0">
	



				
					<channel>
						<title>Selamat Datang di Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat</title>
						<link>https://promkes.kemkes.go.id/feed</link>
						<description>Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat</description>
						<language>id</language>
						<lastBuildDate>Sun, 09 Nov 2025 17:42:01 +0700</lastBuildDate>
						
						<atom:link href="https://promkes.kemkes.go.id/feed/rss.php?cat=gq" rel="self" type="application/rss+xml"/><itunes:explicit>no</itunes:explicit><itunes:subtitle>Direktorat Promosi Kesehatan Dan Pemberdayaan Masyarakat</itunes:subtitle><item>
				<title>Cara Mengatasi Hipertensi</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/cara-mengatasi-hipertensi</link>				
				<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 17:22:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/cara-mengatasi-hipertensi</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik &ge; 140 mmHg dan/atau diastolik &ge; 90 mmHg pada orang dewasa.<sup>1</sup> Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 berdasarkan Riskesdas setinggi 34.1% pada populasi dewasa.<sup>2</sup> Kondisi hipertensi sendiri seringkali tidak disadari oleh penderita, diperkirakan 46% orang dewasa tidak menyadari kondisi ini, dan hipertensi juga masih menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia.<sup>3</sup> Ada banyak faktor resiko yang menyebabkan hipertensi, dan beberapa faktor resiko ini dapat dicegah, seperti kebiasaan merokok, diabetes, kelebihan berat badan atau obesitas, jarangnya melakukan aktivitas fisik, konsumsi garam berlebihan, serta konsumsi alkohol.<sup>4 </sup>Kondisi lain yang tidak dapat dicegah yang menjadi faktor resiko hipertensi juga seperti adanya riwayat keluarga hipertensi, usia tua &gt; 65 tahun, serta ketika ada kondisi penyerta seperti penyakit ginjal.<sup>3</sup></p>
<p style="text-align: justify;">Apakah ketika seseorang memiliki hipertensi langsung harus konsumsi obat? Tidak, seringkali ketika seseorang mengalami hipertensi, dokter akan menyarankan terlebih dahulu untuk dilakukan pola modifikasi gaya hidup sehat baik untuk pencegahan hipertensi serta untuk mendukung tata laksana hipertensi ketika sudah konsumsi obat. Modifikasi gaya hidup dengan rutin sendiri dapat mengurangi hingga 15% kejadian komplikasi pada hipertensi.<sup>5</sup></p>
<p style="text-align: justify;">Pola pencegahan yang dapat kita lakukan sendiri contohnya seperti:<sup>3</sup></p>
<ul style="text-align: justify;">
<li>Olahraga teratur setidaknya mininmal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu. Olahraga yang dapat dilakukan seperti senam aerobik, jalan atau berlari, bersepeda, serta berenang</li>
<li>Menjaga berat badan ideal dengan menjalani gaya hidup sehat dan mengatur pola makan atau menurunkan berat badan pada kondisi kelebihan berat badan atau obesitas</li>
<li>Pola makan yang sehat dengan konsumsi makanan seimbang, menghindari makanan tinggi garam, lemak jenuh dan kolesterol. Membatasi konsumsi garam tidak melebihi 1 sendok teh per hari. Memperhatikan atau membatasi makanan cepat saji juga perlu dilakukan, karena makanan cepat saji umumnya memiliki kandungan garam yang cukup tinggi</li>
<li>Konsumsi buah &ndash; buahan segar, sayuran, ikan, serta penggunaan minyak olive juga disarankan. Konsumsi kopi tanpa gula, teh hijau atau teh hitam juga dapat dilakukan</li>
<li>Menghindari kebiasaan merokok serta paparan terhadap asap rokok (perokok pasif)</li>
<li>Menghindari konsumsi alkohol</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">Kita juga dapat melakukan pengecekan rutin terhadap tekanan darah kita secara mandiri di rumah. Tetapi tetap disarankan untuk kontrol secara rutin ke dokter umum atau dokter spesialis jantung jika memiliki riwayat atau faktor resiko dari hipertensi itu sendiri, karena gejala hipertensi sendiri seperti nyeri kepala, nyeri dada, pusing, sulit bernafas, mual, muntah, penglihatan kabur, irama jantung tidak normal, seringkali kondisi ini dapat muncul ketika tekanan darah sudah mencapai &ge;180/&ge;120 mmHg dan kondisi ini seringkali sudah mengalami komplikasi karena hipertensi itu sendiri, sehingga penting untuk kontrol sebelum gejala muncul.<sup>3</sup></p>
<p style="text-align: justify;">Pada akhirnya mengapa penting sekali untuk kita mencegah kondisi hipertensi? Karena kondisi hipertensi sendiri selain menjadi penyebab utama kematian dini, juga memiliki banyak komplikasi yang memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, gagal ginjal kronis, atrial fibrilasi, serta kematian.<sup>3,5</sup> Dalam mencapai keberhasilan pencegahan hipertensi dan keberhasilan mengontrol kondisi hipertensi dibutuhkan adanya kerja sama pasien dengan dokter atau kedisiplinan pasien dalam mengatur pola hidup sehat. Lebih baik mencegah sebelum mengobati.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p><em>dr. Johanes David Hendrijanto / dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA</em></p>
<p>&nbsp;</p>
<p><strong>Sumber</strong></p>
<ol>
<li style="text-align: justify;">Williams B, Mancia G, Spiering W, Agabiti Rosei E, Azizi M, Burnier M, et al. 2018 ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal. 2018;39(33):3021&ndash;104.</li>
<li style="text-align: justify;">Erni Astutik, Septa Indra Puspikawati, Desak Made Sintha Kurnia Dewi, Ayik Mirayanti Mandagi, Susy Katikana Sebayang. Prevalence and risk factors of high blood pressure among adults in Banyuwangi coastal communities, Indonesia. Ethiopian Journal of Health Sciences. 2020;30(6).</li>
<li style="text-align: justify;">Hypertension [Internet]. World Health Organization. World Health Organization; 2023 [cited 2023Apr19]. Available from: <a href="https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension">https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension</a></li>
<li style="text-align: justify;">Mills KT, Stefanescu A, He J. The Global Epidemiology of Hypertension. Nature Reviews Nephrology. 2020;16(4):223&ndash;37.</li>
<li style="text-align: justify;">Iqbal AM, Jamal SF. Essential Hypertension. [Updated 2022 Jul 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539859/</li>
</ol>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/21da8468cara.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik &amp;ge; 140 mmHg dan/atau diastolik &amp;ge; 90 mmHg pada orang dewasa.1 Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 berdasarkan Riskesdas setinggi 34.1% pada populasi dewasa.2 Kondisi hipertensi sendiri seringkali tidak disadari oleh penderita, diperkirakan 46% orang dewasa tidak menyadari kondisi ini, dan hipertensi juga masih menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia.3 Ada banyak faktor resiko yang menyebabkan hipertensi, dan beberapa faktor resiko ini dapat dicegah, seperti kebiasaan merokok, diabetes, kelebihan berat badan atau obesitas, jarangnya melakukan aktivitas fisik, konsumsi garam berlebihan, serta konsumsi alkohol.4 Kondisi lain yang tidak dapat dicegah yang menjadi faktor resiko hipertensi juga seperti adanya riwayat keluarga hipertensi, usia tua &amp;gt; 65 tahun, serta ketika ada kondisi penyerta seperti penyakit ginjal.3 Apakah ketika seseorang memiliki hipertensi langsung harus konsumsi obat? Tidak, seringkali ketika seseorang mengalami hipertensi, dokter akan menyarankan terlebih dahulu untuk dilakukan pola modifikasi gaya hidup sehat baik untuk pencegahan hipertensi serta untuk mendukung tata laksana hipertensi ketika sudah konsumsi obat. Modifikasi gaya hidup dengan rutin sendiri dapat mengurangi hingga 15% kejadian komplikasi pada hipertensi.5 Pola pencegahan yang dapat kita lakukan sendiri contohnya seperti:3 Olahraga teratur setidaknya mininmal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu. Olahraga yang dapat dilakukan seperti senam aerobik, jalan atau berlari, bersepeda, serta berenang Menjaga berat badan ideal dengan menjalani gaya hidup sehat dan mengatur pola makan atau menurunkan berat badan pada kondisi kelebihan berat badan atau obesitas Pola makan yang sehat dengan konsumsi makanan seimbang, menghindari makanan tinggi garam, lemak jenuh dan kolesterol. Membatasi konsumsi garam tidak melebihi 1 sendok teh per hari. Memperhatikan atau membatasi makanan cepat saji juga perlu dilakukan, karena makanan cepat saji umumnya memiliki kandungan garam yang cukup tinggi Konsumsi buah &amp;ndash; buahan segar, sayuran, ikan, serta penggunaan minyak olive juga disarankan. Konsumsi kopi tanpa gula, teh hijau atau teh hitam juga dapat dilakukan Menghindari kebiasaan merokok serta paparan terhadap asap rokok (perokok pasif) Menghindari konsumsi alkohol Kita juga dapat melakukan pengecekan rutin terhadap tekanan darah kita secara mandiri di rumah. Tetapi tetap disarankan untuk kontrol secara rutin ke dokter umum atau dokter spesialis jantung jika memiliki riwayat atau faktor resiko dari hipertensi itu sendiri, karena gejala hipertensi sendiri seperti nyeri kepala, nyeri dada, pusing, sulit bernafas, mual, muntah, penglihatan kabur, irama jantung tidak normal, seringkali kondisi ini dapat muncul ketika tekanan darah sudah mencapai &amp;ge;180/&amp;ge;120 mmHg dan kondisi ini seringkali sudah mengalami komplikasi karena hipertensi itu sendiri, sehingga penting untuk kontrol sebelum gejala muncul.3 Pada akhirnya mengapa penting sekali untuk kita mencegah kondisi hipertensi? Karena kondisi hipertensi sendiri selain menjadi penyebab utama kematian dini, juga memiliki banyak komplikasi yang memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, gagal ginjal kronis, atrial fibrilasi, serta kematian.3,5 Dalam mencapai keberhasilan pencegahan hipertensi dan keberhasilan mengontrol kondisi hipertensi dibutuhkan adanya kerja sama pasien dengan dokter atau kedisiplinan pasien dalam mengatur pola hidup sehat. Lebih baik mencegah sebelum mengobati. &amp;nbsp; dr. Johanes David Hendrijanto / dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA &amp;nbsp; Sumber Williams B, Mancia G, Spiering W, Agabiti Rosei E, Azizi M, Burnier M, et al. 2018 ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal. 2018;39(33):3021&amp;ndash;104. Erni Astutik, Septa Indra Puspikawati, Desak Made Sintha Kurnia Dewi, Ayik Mirayanti Mandagi, Susy Katikana Sebayang. Prevalence and risk factors of high blood pressure among adults in Banyuwangi coastal communities, Indonesia. Ethiopian Journal of Health Sciences. 2020;30(6). Hypertension [Internet]. World Health Organization. World Health Organization; 2023 [cited 2023Apr19]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension Mills KT, Stefanescu A, He J. The Global Epidemiology of Hypertension. Nature Reviews Nephrology. 2020;16(4):223&amp;ndash;37. Iqbal AM, Jamal SF. Essential Hypertension. [Updated 2022 Jul 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539859/</itunes:subtitle><itunes:summary>Hipertensi merupakan suatu kondisi ketika tekanan darah sistolik &amp;ge; 140 mmHg dan/atau diastolik &amp;ge; 90 mmHg pada orang dewasa.1 Prevalensi hipertensi di Indonesia pada tahun 2018 berdasarkan Riskesdas setinggi 34.1% pada populasi dewasa.2 Kondisi hipertensi sendiri seringkali tidak disadari oleh penderita, diperkirakan 46% orang dewasa tidak menyadari kondisi ini, dan hipertensi juga masih menjadi penyebab utama kematian dini di seluruh dunia.3 Ada banyak faktor resiko yang menyebabkan hipertensi, dan beberapa faktor resiko ini dapat dicegah, seperti kebiasaan merokok, diabetes, kelebihan berat badan atau obesitas, jarangnya melakukan aktivitas fisik, konsumsi garam berlebihan, serta konsumsi alkohol.4 Kondisi lain yang tidak dapat dicegah yang menjadi faktor resiko hipertensi juga seperti adanya riwayat keluarga hipertensi, usia tua &amp;gt; 65 tahun, serta ketika ada kondisi penyerta seperti penyakit ginjal.3 Apakah ketika seseorang memiliki hipertensi langsung harus konsumsi obat? Tidak, seringkali ketika seseorang mengalami hipertensi, dokter akan menyarankan terlebih dahulu untuk dilakukan pola modifikasi gaya hidup sehat baik untuk pencegahan hipertensi serta untuk mendukung tata laksana hipertensi ketika sudah konsumsi obat. Modifikasi gaya hidup dengan rutin sendiri dapat mengurangi hingga 15% kejadian komplikasi pada hipertensi.5 Pola pencegahan yang dapat kita lakukan sendiri contohnya seperti:3 Olahraga teratur setidaknya mininmal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu. Olahraga yang dapat dilakukan seperti senam aerobik, jalan atau berlari, bersepeda, serta berenang Menjaga berat badan ideal dengan menjalani gaya hidup sehat dan mengatur pola makan atau menurunkan berat badan pada kondisi kelebihan berat badan atau obesitas Pola makan yang sehat dengan konsumsi makanan seimbang, menghindari makanan tinggi garam, lemak jenuh dan kolesterol. Membatasi konsumsi garam tidak melebihi 1 sendok teh per hari. Memperhatikan atau membatasi makanan cepat saji juga perlu dilakukan, karena makanan cepat saji umumnya memiliki kandungan garam yang cukup tinggi Konsumsi buah &amp;ndash; buahan segar, sayuran, ikan, serta penggunaan minyak olive juga disarankan. Konsumsi kopi tanpa gula, teh hijau atau teh hitam juga dapat dilakukan Menghindari kebiasaan merokok serta paparan terhadap asap rokok (perokok pasif) Menghindari konsumsi alkohol Kita juga dapat melakukan pengecekan rutin terhadap tekanan darah kita secara mandiri di rumah. Tetapi tetap disarankan untuk kontrol secara rutin ke dokter umum atau dokter spesialis jantung jika memiliki riwayat atau faktor resiko dari hipertensi itu sendiri, karena gejala hipertensi sendiri seperti nyeri kepala, nyeri dada, pusing, sulit bernafas, mual, muntah, penglihatan kabur, irama jantung tidak normal, seringkali kondisi ini dapat muncul ketika tekanan darah sudah mencapai &amp;ge;180/&amp;ge;120 mmHg dan kondisi ini seringkali sudah mengalami komplikasi karena hipertensi itu sendiri, sehingga penting untuk kontrol sebelum gejala muncul.3 Pada akhirnya mengapa penting sekali untuk kita mencegah kondisi hipertensi? Karena kondisi hipertensi sendiri selain menjadi penyebab utama kematian dini, juga memiliki banyak komplikasi yang memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi seperti penyakit jantung koroner, serangan jantung, stroke, gagal ginjal kronis, atrial fibrilasi, serta kematian.3,5 Dalam mencapai keberhasilan pencegahan hipertensi dan keberhasilan mengontrol kondisi hipertensi dibutuhkan adanya kerja sama pasien dengan dokter atau kedisiplinan pasien dalam mengatur pola hidup sehat. Lebih baik mencegah sebelum mengobati. &amp;nbsp; dr. Johanes David Hendrijanto / dr. Vito Anggarino Damay, SpJP (K), M.Kes, FIHA, FICA &amp;nbsp; Sumber Williams B, Mancia G, Spiering W, Agabiti Rosei E, Azizi M, Burnier M, et al. 2018 ESC/ESH Guidelines for the management of arterial hypertension. European Heart Journal. 2018;39(33):3021&amp;ndash;104. Erni Astutik, Septa Indra Puspikawati, Desak Made Sintha Kurnia Dewi, Ayik Mirayanti Mandagi, Susy Katikana Sebayang. Prevalence and risk factors of high blood pressure among adults in Banyuwangi coastal communities, Indonesia. Ethiopian Journal of Health Sciences. 2020;30(6). Hypertension [Internet]. World Health Organization. World Health Organization; 2023 [cited 2023Apr19]. Available from: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/hypertension Mills KT, Stefanescu A, He J. The Global Epidemiology of Hypertension. Nature Reviews Nephrology. 2020;16(4):223&amp;ndash;37. Iqbal AM, Jamal SF. Essential Hypertension. [Updated 2022 Jul 4]. In: StatPearls [Internet]. Treasure Island (FL): StatPearls Publishing; 2023 Jan-. Available from: https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK539859/</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Kurangi Dampak Cuaca Panas dengan Melakukan Hal Berikut</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/kurangi-dampak-cuaca-panas-dengan-melakukan-hal-berikut</link>				
				<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 13:35:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/kurangi-dampak-cuaca-panas-dengan-melakukan-hal-berikut</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam siaran Pers yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika saat ini Indonesia mengalami suhu panas yang terjadi akibat adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun. Meskipun demikian kita sebaiknya tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh untuk mengurangi dampak dari cuaca panas, baik ketika di dalam maupun di luar ruangan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak cuaca panas antara lain:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Minum air yang banyak jangan menunggu haus</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari mengonsumsi minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memakai baju yang berbahan ringan dan longgar serta hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sebisa mungkin berada di dalam ruangan atau berteduh diantara jam 11 &ndash; 15 siang</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jika muncul gejala keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, jantung terasa berdetak lebih cepat, kulit terlihat pucat, kram pada kaki atau daerah perut, mual, muntah, pusing dan urin berwarna kuning pekat, dinginkan tubuh pada daerah pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya dengan kain basah serta banyak minum air. Jika gejala masih dirasakan, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/5b0b5052kurangi.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Dalam siaran Pers yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika saat ini Indonesia mengalami suhu panas yang terjadi akibat adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun. Meskipun demikian kita sebaiknya tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh untuk mengurangi dampak dari cuaca panas, baik ketika di dalam maupun di luar ruangan. Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak cuaca panas antara lain: Minum air yang banyak jangan menunggu haus Hindari mengonsumsi minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung Memakai baju yang berbahan ringan dan longgar serta hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas Sebisa mungkin berada di dalam ruangan atau berteduh diantara jam 11 &amp;ndash; 15 siang Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup Gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah Sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan. Jika muncul gejala keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, jantung terasa berdetak lebih cepat, kulit terlihat pucat, kram pada kaki atau daerah perut, mual, muntah, pusing dan urin berwarna kuning pekat, dinginkan tubuh pada daerah pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya dengan kain basah serta banyak minum air. Jika gejala masih dirasakan, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Dalam siaran Pers yang diterbitkan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika saat ini Indonesia mengalami suhu panas yang terjadi akibat adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun. Meskipun demikian kita sebaiknya tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh untuk mengurangi dampak dari cuaca panas, baik ketika di dalam maupun di luar ruangan. Hal-hal yang dapat kita lakukan untuk mengurangi dampak cuaca panas antara lain: Minum air yang banyak jangan menunggu haus Hindari mengonsumsi minuman berkafein, minuman berenergi, alkohol, dan minuman manis Hindari kontak dengan sinar matahari secara langsung, gunakan topi atau payung Memakai baju yang berbahan ringan dan longgar serta hindari menggunakan baju berwarna gelap agar tidak menyerap panas Sebisa mungkin berada di dalam ruangan atau berteduh diantara jam 11 &amp;ndash; 15 siang Jangan meninggalkan siapapun di dalam kendaraan dalam kondisi parkir baik dengan jendela terbuka maupun tertutup Gunakan sunscreen minimal 30 SPF pada kulit yg tidak tertutup oleh baju sebelum keluar rumah Sediakan botol semprot air yang dingin di dalam kendaraan. Jika muncul gejala keringat berlebih, kulit terasa panas dan kering, jantung terasa berdetak lebih cepat, kulit terlihat pucat, kram pada kaki atau daerah perut, mual, muntah, pusing dan urin berwarna kuning pekat, dinginkan tubuh pada daerah pergelangan tangan, leher, dan lipatan tubuh lainnya dengan kain basah serta banyak minum air. Jika gejala masih dirasakan, segera kunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan perawatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Kembali Produktif dan Semangat Bekerja Setelah Libur Panjang</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/kembali-produktif-dan-semangat-bekerja-setelah-libur-panjang</link>				
				<pubDate>Wed, 26 Apr 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/kembali-produktif-dan-semangat-bekerja-setelah-libur-panjang</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga di kampung halaman, kini saatnya kita semua bersiap untuk kembali menjalankan aktivitas harian kita di daerah masing-masing.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun untuk beberapa orang, kembali beraktivitas normal setelah menjalani liburan panjang bukanlah hal yang mudah, beberapa dari mereka ada yang merasakan Post-Holiday Blue atau perasaan sedih yang muncul setelah liburan usai, ada juga yang membutuhkan motivasi lebih agar bisa kembali produktif.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Meningkatkan Produktivitas setelah Libur Panjang.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa tips meningkatkan produktivitas setelah libur panjang yang cocok untuk dicoba, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mulai menyelesaikan pekerjaan dari yang paling mudah.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Melakukan olahraga ringan untuk membantu melepaskan hormon stres</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengkonsumsi makanan bergizi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Merapikan meja kerja yang telah lama ditinggal</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menyiapkan barang bawaan atau perlengkapan kerja lebih awal</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menyiapkan outfit yang nyaman dan disukai&nbsp;</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sulitnya meningkatkan produktivitas adalah hal yang wajar. Namun demikian, kita berkewajiban untuk kembali menumbuhkan semangat untuk bekerja dan melakukan hal produktif lainnya, hal ini juga dilakukan agar post holiday blue yang dirasakan tidak terus berlarut dan pekerjaan yang sedang kamu lakukan dapat terselesaikan dengan cepat dan baik.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap semangat dan produktif ya Healthies..!!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/ee642942WhatsApp_Image_2023-04-18_at_21.17.56.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga di kampung halaman, kini saatnya kita semua bersiap untuk kembali menjalankan aktivitas harian kita di daerah masing-masing. Namun untuk beberapa orang, kembali beraktivitas normal setelah menjalani liburan panjang bukanlah hal yang mudah, beberapa dari mereka ada yang merasakan Post-Holiday Blue atau perasaan sedih yang muncul setelah liburan usai, ada juga yang membutuhkan motivasi lebih agar bisa kembali produktif. Tips Meningkatkan Produktivitas setelah Libur Panjang. Berikut ini adalah beberapa tips meningkatkan produktivitas setelah libur panjang yang cocok untuk dicoba, diantaranya adalah: Mulai menyelesaikan pekerjaan dari yang paling mudah. Melakukan olahraga ringan untuk membantu melepaskan hormon stres Mengkonsumsi makanan bergizi Merapikan meja kerja yang telah lama ditinggal Menyiapkan barang bawaan atau perlengkapan kerja lebih awal Menyiapkan outfit yang nyaman dan disukai&amp;nbsp; Sulitnya meningkatkan produktivitas adalah hal yang wajar. Namun demikian, kita berkewajiban untuk kembali menumbuhkan semangat untuk bekerja dan melakukan hal produktif lainnya, hal ini juga dilakukan agar post holiday blue yang dirasakan tidak terus berlarut dan pekerjaan yang sedang kamu lakukan dapat terselesaikan dengan cepat dan baik.&amp;nbsp; Tetap semangat dan produktif ya Healthies..!! &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga di kampung halaman, kini saatnya kita semua bersiap untuk kembali menjalankan aktivitas harian kita di daerah masing-masing. Namun untuk beberapa orang, kembali beraktivitas normal setelah menjalani liburan panjang bukanlah hal yang mudah, beberapa dari mereka ada yang merasakan Post-Holiday Blue atau perasaan sedih yang muncul setelah liburan usai, ada juga yang membutuhkan motivasi lebih agar bisa kembali produktif. Tips Meningkatkan Produktivitas setelah Libur Panjang. Berikut ini adalah beberapa tips meningkatkan produktivitas setelah libur panjang yang cocok untuk dicoba, diantaranya adalah: Mulai menyelesaikan pekerjaan dari yang paling mudah. Melakukan olahraga ringan untuk membantu melepaskan hormon stres Mengkonsumsi makanan bergizi Merapikan meja kerja yang telah lama ditinggal Menyiapkan barang bawaan atau perlengkapan kerja lebih awal Menyiapkan outfit yang nyaman dan disukai&amp;nbsp; Sulitnya meningkatkan produktivitas adalah hal yang wajar. Namun demikian, kita berkewajiban untuk kembali menumbuhkan semangat untuk bekerja dan melakukan hal produktif lainnya, hal ini juga dilakukan agar post holiday blue yang dirasakan tidak terus berlarut dan pekerjaan yang sedang kamu lakukan dapat terselesaikan dengan cepat dan baik.&amp;nbsp; Tetap semangat dan produktif ya Healthies..!! &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Mengelola Stress saat Arus Balik</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-mengelola-stress-saat-arus-balik</link>				
				<pubDate>Tue, 25 Apr 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-mengelola-stress-saat-arus-balik</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman, saatnya bagi kita untuk kembali menjalankan aktivitas harian di tempat kita tinggal. Namun, gambaran mengenai arus balik mudik yang macet dan penuh dengan hambatan menjadi tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan rasa lelah dan stres yang dialami selama berada di kemacetan akan membuat kita merasa terbebani.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan demikian, penting bagi kita untuk bisa mengendalikan stres selama berada di perjalanan, agar tidak menimbulkan suasana hati yang buruk maupun menderita beberapa penyakit lainnya akibat stres.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mengelola Stres</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk mengalihkan perhatian kita dari padatnya lalu lintas, berikut ini adalah beberapa tips mengelola stress saat arus balik yang bisa dilakukan, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Buat kondisi tubuh yang nyaman, dengan mengatur tempat duduk, maupun mengatur suhu di dalam mobil.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang berada di dalam mobil, namun perlu diingat bahwa kita sedang menyetir sehingga tetap waspada dan perhatikan jalan yang ada di depan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Makan cemilan yang kamu suka juga merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengusir stres selama berada di dalam perjalanan. Tetap perhatikan jumlah asupan yang masuk untuk menghindari kenaikan berat badan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Bernapas dalam-dalam, cara ini memberikan efek menenangkan yang luar biasa saat kamu sedang stres akibat macet yang sedang terjadi.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Rencanakan perjalanan dan pilih jam yang tepat agar terhindar dari kemacetan parah.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menerapkan beberapa tips mengelola stres saat macet di atas, diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan macet yang sedang dialami.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan, menggunakan masker untuk menghindari polusi udara dan beristirahat sejenak dengan melakukan peregangan sekurang-kurangnya setelah 4 jam berkendara.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkendara.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-845bd46c-7fff-24d4-2149-9f9e761a2d43">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/357b4575WhatsApp_Image_2023-04-18_at_21.14.02.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman, saatnya bagi kita untuk kembali menjalankan aktivitas harian di tempat kita tinggal. Namun, gambaran mengenai arus balik mudik yang macet dan penuh dengan hambatan menjadi tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan rasa lelah dan stres yang dialami selama berada di kemacetan akan membuat kita merasa terbebani. Dengan demikian, penting bagi kita untuk bisa mengendalikan stres selama berada di perjalanan, agar tidak menimbulkan suasana hati yang buruk maupun menderita beberapa penyakit lainnya akibat stres. Tips Mengelola Stres Untuk mengalihkan perhatian kita dari padatnya lalu lintas, berikut ini adalah beberapa tips mengelola stress saat arus balik yang bisa dilakukan, diantaranya adalah: Buat kondisi tubuh yang nyaman, dengan mengatur tempat duduk, maupun mengatur suhu di dalam mobil. Berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang berada di dalam mobil, namun perlu diingat bahwa kita sedang menyetir sehingga tetap waspada dan perhatikan jalan yang ada di depan. Makan cemilan yang kamu suka juga merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengusir stres selama berada di dalam perjalanan. Tetap perhatikan jumlah asupan yang masuk untuk menghindari kenaikan berat badan. Bernapas dalam-dalam, cara ini memberikan efek menenangkan yang luar biasa saat kamu sedang stres akibat macet yang sedang terjadi. Rencanakan perjalanan dan pilih jam yang tepat agar terhindar dari kemacetan parah. Dengan menerapkan beberapa tips mengelola stres saat macet di atas, diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan macet yang sedang dialami. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan, menggunakan masker untuk menghindari polusi udara dan beristirahat sejenak dengan melakukan peregangan sekurang-kurangnya setelah 4 jam berkendara. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkendara. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Setelah menghabiskan waktu libur lebaran bersama keluarga besar di kampung halaman, saatnya bagi kita untuk kembali menjalankan aktivitas harian di tempat kita tinggal. Namun, gambaran mengenai arus balik mudik yang macet dan penuh dengan hambatan menjadi tantangan tersendiri. Hal ini dikarenakan rasa lelah dan stres yang dialami selama berada di kemacetan akan membuat kita merasa terbebani. Dengan demikian, penting bagi kita untuk bisa mengendalikan stres selama berada di perjalanan, agar tidak menimbulkan suasana hati yang buruk maupun menderita beberapa penyakit lainnya akibat stres. Tips Mengelola Stres Untuk mengalihkan perhatian kita dari padatnya lalu lintas, berikut ini adalah beberapa tips mengelola stress saat arus balik yang bisa dilakukan, diantaranya adalah: Buat kondisi tubuh yang nyaman, dengan mengatur tempat duduk, maupun mengatur suhu di dalam mobil. Berkomunikasi dengan teman atau keluarga yang berada di dalam mobil, namun perlu diingat bahwa kita sedang menyetir sehingga tetap waspada dan perhatikan jalan yang ada di depan. Makan cemilan yang kamu suka juga merupakan salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengusir stres selama berada di dalam perjalanan. Tetap perhatikan jumlah asupan yang masuk untuk menghindari kenaikan berat badan. Bernapas dalam-dalam, cara ini memberikan efek menenangkan yang luar biasa saat kamu sedang stres akibat macet yang sedang terjadi. Rencanakan perjalanan dan pilih jam yang tepat agar terhindar dari kemacetan parah. Dengan menerapkan beberapa tips mengelola stres saat macet di atas, diharapkan bisa menjadi solusi dari permasalahan macet yang sedang dialami. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan, menggunakan masker untuk menghindari polusi udara dan beristirahat sejenak dengan melakukan peregangan sekurang-kurangnya setelah 4 jam berkendara. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan atau posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkendara. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Sehat Mengonsumsi Hidangan Lebaran</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-sehat-mengonsumsi-hidangan-lebaran</link>				
				<pubDate>Mon, 24 Apr 2023 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-sehat-mengonsumsi-hidangan-lebaran</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hari raya Idul Fitri sangat identik dengan banyaknya makanan yang lezat, seperti opor ayam, rendang hingga makanan ringan lainnya seperti nastar dan kastengel. Namun demikian, perlu diingat bahwa makan-makanan diatas mengandung tinggi kalori, sehingga apabila tidak dibatasi, akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melihat kenyataan tersebut, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengkonsumsi hidangan lebaran tersebut agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit akibat makanan yang tinggi kolesterol dan tinggi gula.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Sehat Mengkonsumsi Hidangan Lebaran.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Agar kita tetap dapat menikmati hidangan lebaran tersebut, berikut adalah beberapa tips sehat mengonsumsi hidangan lebaran, diantaranya:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tetap batasi makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jangan hanya karena keinginan ingin mencoba seluruh kue dan makanan yang ada dikonsumsi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menaati jadwal makan berat 3 kali sehari dengan diselingi dengan 3 kali makanan ringan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengonsumsi cukup air putih.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengunyah makanan secara perlahan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tetap aktif bergerak dengan melakukan aktivitas fisik ringan minimal 30 menit sehari.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Terjaganya kesehatan selama masa lebaran, adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Karena hanya dengan demikian, kita dapat bersilaturahim dengan keluarga secara sehat dan nyaman.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan hidangan lebaran dan penuhi kebutuhan cairan harian tubuh dengan minum 8 gelas per-hari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkunjung ke kampung halaman, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/809e7055WhatsApp_Image_2023-04-18_at_21.10.29_(1).jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Hari raya Idul Fitri sangat identik dengan banyaknya makanan yang lezat, seperti opor ayam, rendang hingga makanan ringan lainnya seperti nastar dan kastengel. Namun demikian, perlu diingat bahwa makan-makanan diatas mengandung tinggi kalori, sehingga apabila tidak dibatasi, akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Melihat kenyataan tersebut, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengkonsumsi hidangan lebaran tersebut agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit akibat makanan yang tinggi kolesterol dan tinggi gula. Tips Sehat Mengkonsumsi Hidangan Lebaran. Agar kita tetap dapat menikmati hidangan lebaran tersebut, berikut adalah beberapa tips sehat mengonsumsi hidangan lebaran, diantaranya: Tetap batasi makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jangan hanya karena keinginan ingin mencoba seluruh kue dan makanan yang ada dikonsumsi Menaati jadwal makan berat 3 kali sehari dengan diselingi dengan 3 kali makanan ringan. Mengonsumsi cukup air putih. Mengunyah makanan secara perlahan Tetap aktif bergerak dengan melakukan aktivitas fisik ringan minimal 30 menit sehari. Terjaganya kesehatan selama masa lebaran, adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Karena hanya dengan demikian, kita dapat bersilaturahim dengan keluarga secara sehat dan nyaman. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan hidangan lebaran dan penuhi kebutuhan cairan harian tubuh dengan minum 8 gelas per-hari. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkunjung ke kampung halaman, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</itunes:subtitle><itunes:summary>Hari raya Idul Fitri sangat identik dengan banyaknya makanan yang lezat, seperti opor ayam, rendang hingga makanan ringan lainnya seperti nastar dan kastengel. Namun demikian, perlu diingat bahwa makan-makanan diatas mengandung tinggi kalori, sehingga apabila tidak dibatasi, akan menimbulkan masalah kesehatan yang serius. Melihat kenyataan tersebut, penting bagi kita untuk mengetahui bagaimana cara mengkonsumsi hidangan lebaran tersebut agar tetap sehat dan terhindar dari berbagai penyakit akibat makanan yang tinggi kolesterol dan tinggi gula. Tips Sehat Mengkonsumsi Hidangan Lebaran. Agar kita tetap dapat menikmati hidangan lebaran tersebut, berikut adalah beberapa tips sehat mengonsumsi hidangan lebaran, diantaranya: Tetap batasi makanan sesuai dengan kebutuhan tubuh. Jangan hanya karena keinginan ingin mencoba seluruh kue dan makanan yang ada dikonsumsi Menaati jadwal makan berat 3 kali sehari dengan diselingi dengan 3 kali makanan ringan. Mengonsumsi cukup air putih. Mengunyah makanan secara perlahan Tetap aktif bergerak dengan melakukan aktivitas fisik ringan minimal 30 menit sehari. Terjaganya kesehatan selama masa lebaran, adalah hal yang penting untuk diperhatikan. Karena hanya dengan demikian, kita dapat bersilaturahim dengan keluarga secara sehat dan nyaman. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan sebelum makan hidangan lebaran dan penuhi kebutuhan cairan harian tubuh dengan minum 8 gelas per-hari. Segera lakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama berkunjung ke kampung halaman, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Mudik Sehat saat Musim Pancaroba</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-mudik-sehat-saat-musim-pancaroba</link>				
				<pubDate>Mon, 17 Apr 2023 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-mudik-sehat-saat-musim-pancaroba</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Mudik lebaran</strong></span> ditengah kondisi cuaca yang tidak tidak menentu, akan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan. Selain itu, dengan panas yang terik saat siang hari dan mendung saat sore/malam, akan menyebabkan beberapa individu yang tiidak memiliki kondisi imun yang kuat, akan mengalami sakit.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melihat hal tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui<strong> <a href="https://promkes.kemkes.go.id/?p=8672">tips mudik</a></strong> sehat saat cuaca tidak bersahabat. Hal ini dilakukan agar perjalanan mudik yang kita lakukan dapat berjalan dengan lancar dan bebas dari penyakit.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mudik saat Musim Pancaroba.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa tips mudik saat musim pancaroba yang dapat dilakukan oleh masyarakat yang akan melakukan mudik, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Melakukan <strong><a href="https://ayosehat.kemkes.go.id/materi---flyer-pengemudi-wajib-periksa-kesehatan">pemeriksaan kesehatan sebelum berkendara</a>.</strong></p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Isitirahat yang cukup saat berkendara, yaitu dengan melakukan peregangan ketika lelah dan pegal atau setidaknya setelah 4 jam berkendara</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengonsumsi buah dan sayur untuk menjaga stamina saat berkendara.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menggunakan masker agar terhindar dari polusi dan virus.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengenakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak ketat</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Perjalanan mudik</strong> adalah momen yang banyak ditunggu oleh masyrakat. Sehingga dengan melakukan beberapa tips mudik sehat saat musim pancaroba diatas, kita dapat terhindar dari berbagai kondisi yang tidak diinginkan, seperti terpapar penyakit maupun mengalami kecelakaan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jaga tubuh agar tetap fit dengan menerapkan <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/phbs">perilaku hidup bersih dan sehat</a></strong> saat diperjalanan maupun Rest Area. Tidak lupa untuk segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama dalam perjalanan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/e6a8ba4dWhatsApp_Image_2023-04-18_at_21.02.48.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Mudik lebaran ditengah kondisi cuaca yang tidak tidak menentu, akan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan. Selain itu, dengan panas yang terik saat siang hari dan mendung saat sore/malam, akan menyebabkan beberapa individu yang tiidak memiliki kondisi imun yang kuat, akan mengalami sakit. Melihat hal tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui tips mudik sehat saat cuaca tidak bersahabat. Hal ini dilakukan agar perjalanan mudik yang kita lakukan dapat berjalan dengan lancar dan bebas dari penyakit. Tips Mudik saat Musim Pancaroba. Berikut ini adalah beberapa tips mudik saat musim pancaroba yang dapat dilakukan oleh masyarakat yang akan melakukan mudik, diantaranya adalah: Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berkendara. Mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat Isitirahat yang cukup saat berkendara, yaitu dengan melakukan peregangan ketika lelah dan pegal atau setidaknya setelah 4 jam berkendara Mengonsumsi buah dan sayur untuk menjaga stamina saat berkendara. Menggunakan masker agar terhindar dari polusi dan virus. Mengenakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak ketat Perjalanan mudik adalah momen yang banyak ditunggu oleh masyrakat. Sehingga dengan melakukan beberapa tips mudik sehat saat musim pancaroba diatas, kita dapat terhindar dari berbagai kondisi yang tidak diinginkan, seperti terpapar penyakit maupun mengalami kecelakaan. Jaga tubuh agar tetap fit dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat saat diperjalanan maupun Rest Area. Tidak lupa untuk segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama dalam perjalanan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Mudik lebaran ditengah kondisi cuaca yang tidak tidak menentu, akan memberikan pengalaman yang tidak menyenangkan. Selain itu, dengan panas yang terik saat siang hari dan mendung saat sore/malam, akan menyebabkan beberapa individu yang tiidak memiliki kondisi imun yang kuat, akan mengalami sakit. Melihat hal tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui tips mudik sehat saat cuaca tidak bersahabat. Hal ini dilakukan agar perjalanan mudik yang kita lakukan dapat berjalan dengan lancar dan bebas dari penyakit. Tips Mudik saat Musim Pancaroba. Berikut ini adalah beberapa tips mudik saat musim pancaroba yang dapat dilakukan oleh masyarakat yang akan melakukan mudik, diantaranya adalah: Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum berkendara. Mengonsumsi makanan yang bersih dan sehat Isitirahat yang cukup saat berkendara, yaitu dengan melakukan peregangan ketika lelah dan pegal atau setidaknya setelah 4 jam berkendara Mengonsumsi buah dan sayur untuk menjaga stamina saat berkendara. Menggunakan masker agar terhindar dari polusi dan virus. Mengenakan pakaian dengan bahan yang mudah menyerap keringat dan tidak ketat Perjalanan mudik adalah momen yang banyak ditunggu oleh masyrakat. Sehingga dengan melakukan beberapa tips mudik sehat saat musim pancaroba diatas, kita dapat terhindar dari berbagai kondisi yang tidak diinginkan, seperti terpapar penyakit maupun mengalami kecelakaan. Jaga tubuh agar tetap fit dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat saat diperjalanan maupun Rest Area. Tidak lupa untuk segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama dalam perjalanan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Ayo Bersama Jadikan Indonesia Kembali Bebas Polio</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/ayo-bersama-jadikan-indonesia-kembali-bebas-polio</link>				
				<pubDate>Thu, 13 Apr 2023 15:13:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/ayo-bersama-jadikan-indonesia-kembali-bebas-polio</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Setelah delapan tahun lamanya Indonesia bebas polio, di beberapa wilayah kembali ditemukan kasus Polio. Ayah Bunda, Poliomyelitis (polio) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Virus polio termasuk golongan human enterovitus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Virus polio masuk ke dalam tubuh melalui mulut, bersumber dari air atau makanan yang telah terkontaminasi dengan kotoran/tinja dari orang yang terinfeksi virus polio.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Polio masih belum memiliki pengobatan hingga saat ini. Namun ayah dan bunda tidak perlu khawatir, karena Polio dapat dicegah dengan mengikuti vaksinasi polio. Untuk mencegah polio imunisasi yang diberikan adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Vaksin polio tetes (OPV) diberikan 4x, di usia 1, 2, 3, 4 bulan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Vaksin polio suntik (IPV) diberikan 2x di usia 4 dan 9 bulan</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Bila anak Ayah/Bunda belum mendapat imunisasi, maka segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi. Lebih baik terlambat daripada tidak lengkap. Imunisasi polio lengkap dapat diberikan hingga usia 5 tahun.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Yuk Ayah Bunda, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat ajak anggota keluarga kita untuk mendapatkan vaksinasi saat Sub Pin Polio kali ini di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/aca7ee5dbersama.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Setelah delapan tahun lamanya Indonesia bebas polio, di beberapa wilayah kembali ditemukan kasus Polio. Ayah Bunda, Poliomyelitis (polio) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Virus polio termasuk golongan human enterovitus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Virus polio masuk ke dalam tubuh melalui mulut, bersumber dari air atau makanan yang telah terkontaminasi dengan kotoran/tinja dari orang yang terinfeksi virus polio.&amp;nbsp; Polio masih belum memiliki pengobatan hingga saat ini. Namun ayah dan bunda tidak perlu khawatir, karena Polio dapat dicegah dengan mengikuti vaksinasi polio. Untuk mencegah polio imunisasi yang diberikan adalah: Vaksin polio tetes (OPV) diberikan 4x, di usia 1, 2, 3, 4 bulan Vaksin polio suntik (IPV) diberikan 2x di usia 4 dan 9 bulan Bila anak Ayah/Bunda belum mendapat imunisasi, maka segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi. Lebih baik terlambat daripada tidak lengkap. Imunisasi polio lengkap dapat diberikan hingga usia 5 tahun. Yuk Ayah Bunda, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat ajak anggota keluarga kita untuk mendapatkan vaksinasi saat Sub Pin Polio kali ini di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Setelah delapan tahun lamanya Indonesia bebas polio, di beberapa wilayah kembali ditemukan kasus Polio. Ayah Bunda, Poliomyelitis (polio) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio. Virus ini menyerang sistem saraf dan dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Virus polio termasuk golongan human enterovitus yang bereplikasi di usus dan dikeluarkan melalui tinja. Virus polio masuk ke dalam tubuh melalui mulut, bersumber dari air atau makanan yang telah terkontaminasi dengan kotoran/tinja dari orang yang terinfeksi virus polio.&amp;nbsp; Polio masih belum memiliki pengobatan hingga saat ini. Namun ayah dan bunda tidak perlu khawatir, karena Polio dapat dicegah dengan mengikuti vaksinasi polio. Untuk mencegah polio imunisasi yang diberikan adalah: Vaksin polio tetes (OPV) diberikan 4x, di usia 1, 2, 3, 4 bulan Vaksin polio suntik (IPV) diberikan 2x di usia 4 dan 9 bulan Bila anak Ayah/Bunda belum mendapat imunisasi, maka segera datang ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan imunisasi. Lebih baik terlambat daripada tidak lengkap. Imunisasi polio lengkap dapat diberikan hingga usia 5 tahun. Yuk Ayah Bunda, khususnya di Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jawa Barat ajak anggota keluarga kita untuk mendapatkan vaksinasi saat Sub Pin Polio kali ini di fasilitas pelayanan kesehatan terdekat. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>4 Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan saat Mudik</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/4-tips-mengatasi-mabuk-perjalanan-saat-mudik</link>				
				<pubDate>Mon, 10 Apr 2023 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/4-tips-mengatasi-mabuk-perjalanan-saat-mudik</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Lebaran</strong> sebentar lagi, waktunya mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman. Namun bagi masyarakat yang sering mengalami Motion Sickness atau biasa dikenal dengan <span style="text-decoration: underline;">Mabuk Perjalanan,</span> merupakan tantangan tersendiri. Sehingga persiapan perjalanan perlu untuk dipersiapkan dengan baik, agar perjalanan dapat lebih nyaman dan menyenangkan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><em><span style="text-decoration: underline;"><strong>Gejala mabuk perjalanan</strong></span></em> atau reaksi yang dimunculkan oleh tubuh saat mabuk perjalanan bermacam-macam, dari rasa tidak enak di perut, mual, berkeringat, pusing, hingga muntah.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa <strong><span style="text-decoration: underline;">tips mengatasi mabuk perjalanan</span></strong> yang dapat dilakukan, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengatur posisi duduk hingga pada posisi yang nyaman, contohnya seperti di bagian yang dekat dengan jendela dan duduk menghadap depan saat berkendara dengan mobil.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari mengkonsumsi makanan terlalu banyak/terlalu kenyang sebelum bepergian, karena guncangan dari kendaraan bisa menyebabkan mual dan pusing.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari membaca buku atau bermain ponsel saat di perjalanan, karena kegiatan tersebut bisa menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata. Sehingga ketika mata fokus pada satu titik dan tubuh berusaha untuk menyeimbangkan posisi karena adanya guncangan saat perjalanan, akan menimbulkan rasa mual atau pusing.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi makanan ringan atau permen untuk meminimalisir terjadinya rasa pusing dan mual saat di perjalanan.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kondisi tubuh yang fit akan membuat perjalanan kita menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari berbagai penyakit. Untuk itu jangan lupa juga untuk melakukan <strong><a href="https://ayosehat.kemkes.go.id/materi---flayer-peregangan-di-sela-sela-perjalanan">peregangan di sela-sela perjalanan</a></strong> setiap 4 jam atau saat pengemudi merasa lelah/mengantuk.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/phbs">perilaku hidup bersih dan sehat</a></strong> saat diperjalanan maupun Rest Area dengan mencuci tangan sebelum makan dan menggunakan masker untuk menghindari polusi udara. Segera batalkan puasa dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama di perjalanan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-a1767e7d-7fff-205f-2648-aa12fcb028cc">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/b19cb4aa4_tips.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Lebaran sebentar lagi, waktunya mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman. Namun bagi masyarakat yang sering mengalami Motion Sickness atau biasa dikenal dengan Mabuk Perjalanan, merupakan tantangan tersendiri. Sehingga persiapan perjalanan perlu untuk dipersiapkan dengan baik, agar perjalanan dapat lebih nyaman dan menyenangkan. Gejala mabuk perjalanan atau reaksi yang dimunculkan oleh tubuh saat mabuk perjalanan bermacam-macam, dari rasa tidak enak di perut, mual, berkeringat, pusing, hingga muntah. Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan Berikut ini adalah beberapa tips mengatasi mabuk perjalanan yang dapat dilakukan, diantaranya adalah: Mengatur posisi duduk hingga pada posisi yang nyaman, contohnya seperti di bagian yang dekat dengan jendela dan duduk menghadap depan saat berkendara dengan mobil. Hindari mengkonsumsi makanan terlalu banyak/terlalu kenyang sebelum bepergian, karena guncangan dari kendaraan bisa menyebabkan mual dan pusing. Hindari membaca buku atau bermain ponsel saat di perjalanan, karena kegiatan tersebut bisa menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata. Sehingga ketika mata fokus pada satu titik dan tubuh berusaha untuk menyeimbangkan posisi karena adanya guncangan saat perjalanan, akan menimbulkan rasa mual atau pusing. Konsumsi makanan ringan atau permen untuk meminimalisir terjadinya rasa pusing dan mual saat di perjalanan. Kondisi tubuh yang fit akan membuat perjalanan kita menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari berbagai penyakit. Untuk itu jangan lupa juga untuk melakukan peregangan di sela-sela perjalanan setiap 4 jam atau saat pengemudi merasa lelah/mengantuk. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat saat diperjalanan maupun Rest Area dengan mencuci tangan sebelum makan dan menggunakan masker untuk menghindari polusi udara. Segera batalkan puasa dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama di perjalanan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Lebaran sebentar lagi, waktunya mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman. Namun bagi masyarakat yang sering mengalami Motion Sickness atau biasa dikenal dengan Mabuk Perjalanan, merupakan tantangan tersendiri. Sehingga persiapan perjalanan perlu untuk dipersiapkan dengan baik, agar perjalanan dapat lebih nyaman dan menyenangkan. Gejala mabuk perjalanan atau reaksi yang dimunculkan oleh tubuh saat mabuk perjalanan bermacam-macam, dari rasa tidak enak di perut, mual, berkeringat, pusing, hingga muntah. Tips Mengatasi Mabuk Perjalanan Berikut ini adalah beberapa tips mengatasi mabuk perjalanan yang dapat dilakukan, diantaranya adalah: Mengatur posisi duduk hingga pada posisi yang nyaman, contohnya seperti di bagian yang dekat dengan jendela dan duduk menghadap depan saat berkendara dengan mobil. Hindari mengkonsumsi makanan terlalu banyak/terlalu kenyang sebelum bepergian, karena guncangan dari kendaraan bisa menyebabkan mual dan pusing. Hindari membaca buku atau bermain ponsel saat di perjalanan, karena kegiatan tersebut bisa menyebabkan ketidakselarasan antara telinga dan mata. Sehingga ketika mata fokus pada satu titik dan tubuh berusaha untuk menyeimbangkan posisi karena adanya guncangan saat perjalanan, akan menimbulkan rasa mual atau pusing. Konsumsi makanan ringan atau permen untuk meminimalisir terjadinya rasa pusing dan mual saat di perjalanan. Kondisi tubuh yang fit akan membuat perjalanan kita menjadi lebih menyenangkan dan bebas dari berbagai penyakit. Untuk itu jangan lupa juga untuk melakukan peregangan di sela-sela perjalanan setiap 4 jam atau saat pengemudi merasa lelah/mengantuk. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat saat diperjalanan maupun Rest Area dengan mencuci tangan sebelum makan dan menggunakan masker untuk menghindari polusi udara. Segera batalkan puasa dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan/posko kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit selama di perjalanan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Latihan Terbaik untuk Dicoba di Rumah</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-latihan-terbaik-untuk-dicoba-di-rumah</link>				
				<pubDate>Thu, 06 Apr 2023 15:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-latihan-terbaik-untuk-dicoba-di-rumah</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ketika Anda berolahraga, Anda meningkatkan pelepasan alami endorfin oleh tubuh Anda. Peningkatan hormon bahagia ini dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri Anda, dan berita baiknya adalah: Anda dapat berolahraga di manapun, bahkan di rumah.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&ldquo;Stres karena berolahraga&rdquo;, apabila dikelola dengan baik, adalah stres yang sehat yang lama kelamaan akan mendorong tubuh Anda untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat dan lebih efisien. Beberapa studi menunjukkan bahwa olahraga secara teratur bermanfaat untuk kesehatan imunologis, karena dapat membawa efek positif bagi kemampuan tubuh untuk tetap sehat dan melawan penyakit-penyakit umum.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Beberapa studi yang lain menemukan bahwa selama musim flu, peningkatan suhu tubuh sementara dapat memperlambat pertumbuhan bakteri-bakteri tertentu dan manfaat olahraga dalam mengurangi stres akan membantu Anda merasa terbaik.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">5 Latihan Yang Dapat Anda Lakukan Di Mana Saja</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jongkok secara bergantian ke kedua sisi (Alternating side squats)</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengangkat bokong dengan satu kaki sambil telentang (Single leg glute bridge lifts)</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berlutut ke belakang, kemudian menendang ke depan (Reverse lunge with front kick)</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Melakukan Push-up dengan posisi tubuh bagian atas lebih rendah daripada bokong dan kaki (Decline Push-ups)</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Melakukan gerakan planks menyamping secara bergantian dengan push-up untuk triceps (Alternating side planks with triceps push-up)</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Inilah 5 Latihan yang Dapat Anda Lakukan di Rumah</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Seberapapun besar atau kecilnya ruang yang Anda miliki di rumah, Anda dapat melakukan olahraga seluruh tubuh secara rutin kapan saja untuk meregangkan dan memperkuat tubuh Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah berat badan Anda sendiri dan peralatan yang minimal.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Repetisi: Lakukan 10-12 repetisi untuk setiap latihan. Ulangi latihan 4 kali untuk menyelesaikan rutinitas.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Waktu untuk menyelesaikan: Sekitar 20 menit.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">&nbsp;Menaikturunkan triceps dengan melentangkan tangan ke depan</p>
</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Ini untuk melatih bagian belakang lengan dan bahu.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Duduk di lantai dengan lutut sedikit ditekuk.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Letakkan tangan di belakang Anda dengan jari-jari Anda menghadap tubuh.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Angkat bokong Anda dari lantai sehingga Anda hanya disokong lengan dan kaki Anda.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tekuk lengan Anda pada siku sehingga bokong Anda menyentuh lantai, kemudian dorong kembali ke atas pada posisi awal.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Apabila Anda menginginkan tantangan lebih ketika Anda mendorong ke atas, angkat kaki kiri Anda dan lentangkan tangan kanan Anda ke depan.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">2. &nbsp; &nbsp; &nbsp; Push-up</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ini adalah latihan seluruh tubuh yang menggunakan banyak kelompok otot</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berbaringlah dengan telungkup di lantai dan posisi telapak tangan di lantai, kurang lebih selebar bahu dan dekat dengan bahu.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Setengah bagian atas dari telapak kaki Anda harus menyentuh lantai dan kedua kaki saling terpisah.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Angkatlah tubuh Anda menggunakan lengan Anda.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Buatlah garis lurus dari kepala ke tumit Anda dan kencangkan perut Anda untuk mencegah pinggul Anda menjadi lemas. Posisi ini adalah awal mula dan akhir dari posisi single push-up. Rendahkan dada Anda ke lantai dengan menekuk kedua siku Anda secara singkat, kemudian kembali ke awal.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">3. &nbsp; &nbsp; &nbsp; Menjaga keseimbangan tangan dan lutut dengan crunch</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Latihan ini melatih keseimbangan Anda dan otot-otot perut.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Turunlah ke lantai dengan posisi merangkak. Tangan berada di bawah bahu, lutut di bawah pinggul. Jagalah agar punggung Anda tetap datar.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Angkatlah lengan kanan ke depan dan kaki kiri Anda ke belakang.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakkan lutut ke arah dada, dan pada saat yang bersamaan, gerakkan siku Anda hingga bertemu dengan lutut.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Lakukan ini 10 kali, kemudian ganti dengan kaki yang lain.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">4. &nbsp; &nbsp; &nbsp; Jongkok</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ini adalah latihan fungsional yang melatih kelompok otot terbesar dalam tubuh Anda&mdash; bokong dan kaki Anda.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berdirilah dengan kaki sedikit lebih lebar daripada lebar bahu, pinggul bertumpu di atas lutut, dan lutut di atas pergelangan kaki.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Lebarkan lengan hingga paralel dengan lantai, telapak tangan menghadap ke bawah.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mulailah masuk ke posisi seolah Anda duduk di kursi. Sementara bokong Anda mulai menonjol, pastikan dada dan bahu tetap tegak lurus, dan punggung tetap lurus. Jaga agar kepala tetap menghadap ke depan dengan mata melihat lurus ke depan agar tulang belakang Anda netral.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jongkok terbaik adalah jongkok terdalam yang dapat Anda lakukan, tergantung pada mobilitas Anda. Kedalaman jongkok yang optimal adalah ketika pinggul Anda berada jauh di bawah lutut.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dengan menggunakan bagian tengah tubuh dan berat badan pada tumit, dorong ke atas hingga berdiri, melewati tumit.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">5. &nbsp; &nbsp; &nbsp; Terjangan Mundur dengan Mengangkat Lutut</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Latihan ini menargetkan bagian depan dan belakang kaki.</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dengan dada terangkat, dagu terangkat, dan perut dikencangkan, mundurlah ke belakang dengan kaki kiri.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Turunlah sehingga tumit belakang menunjuk ke bawah ke arah lantai. Anda berada pada punggung Anda, jari kaki kiri. Kaki depan Anda menapak lantai, kemudian dorong kembali ke posisi awal, angkat lutut ke depan Anda, tahan sebentar kemudian ulangi dan ganti dengan kaki yang lain.</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengelola latihan rutin Anda, mengkonsumsi diet sehat, dan berisitirahat dengan cukup adalah beberapa cara yang sangat baik untuk berupaya mendapatkan hasil fisik dan mental terbaik.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">======================================================================</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: <a href="https://iamherbalifenutrition.com/fitness/5-best-workouts-home/">https://iamherbalifenutrition.com/fitness/5-best-workouts-home/</a> )&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/0e41792fWhatsApp_Image_2023-04-06_at_15.54.33.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Ketika Anda berolahraga, Anda meningkatkan pelepasan alami endorfin oleh tubuh Anda. Peningkatan hormon bahagia ini dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri Anda, dan berita baiknya adalah: Anda dapat berolahraga di manapun, bahkan di rumah. &amp;ldquo;Stres karena berolahraga&amp;rdquo;, apabila dikelola dengan baik, adalah stres yang sehat yang lama kelamaan akan mendorong tubuh Anda untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat dan lebih efisien. Beberapa studi menunjukkan bahwa olahraga secara teratur bermanfaat untuk kesehatan imunologis, karena dapat membawa efek positif bagi kemampuan tubuh untuk tetap sehat dan melawan penyakit-penyakit umum. Beberapa studi yang lain menemukan bahwa selama musim flu, peningkatan suhu tubuh sementara dapat memperlambat pertumbuhan bakteri-bakteri tertentu dan manfaat olahraga dalam mengurangi stres akan membantu Anda merasa terbaik. 5 Latihan Yang Dapat Anda Lakukan Di Mana Saja Jongkok secara bergantian ke kedua sisi (Alternating side squats) Mengangkat bokong dengan satu kaki sambil telentang (Single leg glute bridge lifts) Berlutut ke belakang, kemudian menendang ke depan (Reverse lunge with front kick) Melakukan Push-up dengan posisi tubuh bagian atas lebih rendah daripada bokong dan kaki (Decline Push-ups) Melakukan gerakan planks menyamping secara bergantian dengan push-up untuk triceps (Alternating side planks with triceps push-up) Inilah 5 Latihan yang Dapat Anda Lakukan di Rumah Seberapapun besar atau kecilnya ruang yang Anda miliki di rumah, Anda dapat melakukan olahraga seluruh tubuh secara rutin kapan saja untuk meregangkan dan memperkuat tubuh Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah berat badan Anda sendiri dan peralatan yang minimal. Repetisi: Lakukan 10-12 repetisi untuk setiap latihan. Ulangi latihan 4 kali untuk menyelesaikan rutinitas. Waktu untuk menyelesaikan: Sekitar 20 menit. &amp;nbsp;Menaikturunkan triceps dengan melentangkan tangan ke depan Ini untuk melatih bagian belakang lengan dan bahu. Duduk di lantai dengan lutut sedikit ditekuk. Letakkan tangan di belakang Anda dengan jari-jari Anda menghadap tubuh. Angkat bokong Anda dari lantai sehingga Anda hanya disokong lengan dan kaki Anda. Tekuk lengan Anda pada siku sehingga bokong Anda menyentuh lantai, kemudian dorong kembali ke atas pada posisi awal. Apabila Anda menginginkan tantangan lebih ketika Anda mendorong ke atas, angkat kaki kiri Anda dan lentangkan tangan kanan Anda ke depan. 2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Push-up Ini adalah latihan seluruh tubuh yang menggunakan banyak kelompok otot Berbaringlah dengan telungkup di lantai dan posisi telapak tangan di lantai, kurang lebih selebar bahu dan dekat dengan bahu. Setengah bagian atas dari telapak kaki Anda harus menyentuh lantai dan kedua kaki saling terpisah. Angkatlah tubuh Anda menggunakan lengan Anda. Buatlah garis lurus dari kepala ke tumit Anda dan kencangkan perut Anda untuk mencegah pinggul Anda menjadi lemas. Posisi ini adalah awal mula dan akhir dari posisi single push-up. Rendahkan dada Anda ke lantai dengan menekuk kedua siku Anda secara singkat, kemudian kembali ke awal. 3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Menjaga keseimbangan tangan dan lutut dengan crunch Latihan ini melatih keseimbangan Anda dan otot-otot perut. Turunlah ke lantai dengan posisi merangkak. Tangan berada di bawah bahu, lutut di bawah pinggul. Jagalah agar punggung Anda tetap datar. Angkatlah lengan kanan ke depan dan kaki kiri Anda ke belakang. Gerakkan lutut ke arah dada, dan pada saat yang bersamaan, gerakkan siku Anda hingga bertemu dengan lutut. Lakukan ini 10 kali, kemudian ganti dengan kaki yang lain. 4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Jongkok Ini adalah latihan fungsional yang melatih kelompok otot terbesar dalam tubuh Anda&amp;mdash; bokong dan kaki Anda. Berdirilah dengan kaki sedikit lebih lebar daripada lebar bahu, pinggul bertumpu di atas lutut, dan lutut di atas pergelangan kaki. Lebarkan lengan hingga paralel dengan lantai, telapak tangan menghadap ke bawah. Mulailah masuk ke posisi seolah Anda duduk di kursi. Sementara bokong Anda mulai menonjol, pastikan dada dan bahu tetap tegak lurus, dan punggung tetap lurus. Jaga agar kepala tetap menghadap ke depan dengan mata melihat lurus ke depan agar tulang belakang Anda netral. Jongkok terbaik adalah jongkok terdalam yang dapat Anda lakukan, tergantung pada mobilitas Anda. Kedalaman jongkok yang optimal adalah ketika pinggul Anda berada jauh di bawah lutut. Dengan menggunakan bagian tengah tubuh dan berat badan pada tumit, dorong ke atas hingga berdiri, melewati tumit. 5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Terjangan Mundur dengan Mengangkat Lutut Latihan ini menargetkan bagian depan dan belakang kaki. Dengan dada terangkat, dagu terangkat, dan perut dikencangkan, mundurlah ke belakang dengan kaki kiri. Turunlah sehingga tumit belakang menunjuk ke bawah ke arah lantai. Anda berada pada punggung Anda, jari kaki kiri. Kaki depan Anda menapak lantai, kemudian dorong kembali ke posisi awal, angkat lutut ke depan Anda, tahan sebentar kemudian ulangi dan ganti dengan kaki yang lain. Mengelola latihan rutin Anda, mengkonsumsi diet sehat, dan berisitirahat dengan cukup adalah beberapa cara yang sangat baik untuk berupaya mendapatkan hasil fisik dan mental terbaik. ====================================================================== Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: https://iamherbalifenutrition.com/fitness/5-best-workouts-home/ )&amp;nbsp; Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Ketika Anda berolahraga, Anda meningkatkan pelepasan alami endorfin oleh tubuh Anda. Peningkatan hormon bahagia ini dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri Anda, dan berita baiknya adalah: Anda dapat berolahraga di manapun, bahkan di rumah. &amp;ldquo;Stres karena berolahraga&amp;rdquo;, apabila dikelola dengan baik, adalah stres yang sehat yang lama kelamaan akan mendorong tubuh Anda untuk beradaptasi dan menjadi lebih kuat dan lebih efisien. Beberapa studi menunjukkan bahwa olahraga secara teratur bermanfaat untuk kesehatan imunologis, karena dapat membawa efek positif bagi kemampuan tubuh untuk tetap sehat dan melawan penyakit-penyakit umum. Beberapa studi yang lain menemukan bahwa selama musim flu, peningkatan suhu tubuh sementara dapat memperlambat pertumbuhan bakteri-bakteri tertentu dan manfaat olahraga dalam mengurangi stres akan membantu Anda merasa terbaik. 5 Latihan Yang Dapat Anda Lakukan Di Mana Saja Jongkok secara bergantian ke kedua sisi (Alternating side squats) Mengangkat bokong dengan satu kaki sambil telentang (Single leg glute bridge lifts) Berlutut ke belakang, kemudian menendang ke depan (Reverse lunge with front kick) Melakukan Push-up dengan posisi tubuh bagian atas lebih rendah daripada bokong dan kaki (Decline Push-ups) Melakukan gerakan planks menyamping secara bergantian dengan push-up untuk triceps (Alternating side planks with triceps push-up) Inilah 5 Latihan yang Dapat Anda Lakukan di Rumah Seberapapun besar atau kecilnya ruang yang Anda miliki di rumah, Anda dapat melakukan olahraga seluruh tubuh secara rutin kapan saja untuk meregangkan dan memperkuat tubuh Anda. Yang Anda butuhkan hanyalah berat badan Anda sendiri dan peralatan yang minimal. Repetisi: Lakukan 10-12 repetisi untuk setiap latihan. Ulangi latihan 4 kali untuk menyelesaikan rutinitas. Waktu untuk menyelesaikan: Sekitar 20 menit. &amp;nbsp;Menaikturunkan triceps dengan melentangkan tangan ke depan Ini untuk melatih bagian belakang lengan dan bahu. Duduk di lantai dengan lutut sedikit ditekuk. Letakkan tangan di belakang Anda dengan jari-jari Anda menghadap tubuh. Angkat bokong Anda dari lantai sehingga Anda hanya disokong lengan dan kaki Anda. Tekuk lengan Anda pada siku sehingga bokong Anda menyentuh lantai, kemudian dorong kembali ke atas pada posisi awal. Apabila Anda menginginkan tantangan lebih ketika Anda mendorong ke atas, angkat kaki kiri Anda dan lentangkan tangan kanan Anda ke depan. 2. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Push-up Ini adalah latihan seluruh tubuh yang menggunakan banyak kelompok otot Berbaringlah dengan telungkup di lantai dan posisi telapak tangan di lantai, kurang lebih selebar bahu dan dekat dengan bahu. Setengah bagian atas dari telapak kaki Anda harus menyentuh lantai dan kedua kaki saling terpisah. Angkatlah tubuh Anda menggunakan lengan Anda. Buatlah garis lurus dari kepala ke tumit Anda dan kencangkan perut Anda untuk mencegah pinggul Anda menjadi lemas. Posisi ini adalah awal mula dan akhir dari posisi single push-up. Rendahkan dada Anda ke lantai dengan menekuk kedua siku Anda secara singkat, kemudian kembali ke awal. 3. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Menjaga keseimbangan tangan dan lutut dengan crunch Latihan ini melatih keseimbangan Anda dan otot-otot perut. Turunlah ke lantai dengan posisi merangkak. Tangan berada di bawah bahu, lutut di bawah pinggul. Jagalah agar punggung Anda tetap datar. Angkatlah lengan kanan ke depan dan kaki kiri Anda ke belakang. Gerakkan lutut ke arah dada, dan pada saat yang bersamaan, gerakkan siku Anda hingga bertemu dengan lutut. Lakukan ini 10 kali, kemudian ganti dengan kaki yang lain. 4. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Jongkok Ini adalah latihan fungsional yang melatih kelompok otot terbesar dalam tubuh Anda&amp;mdash; bokong dan kaki Anda. Berdirilah dengan kaki sedikit lebih lebar daripada lebar bahu, pinggul bertumpu di atas lutut, dan lutut di atas pergelangan kaki. Lebarkan lengan hingga paralel dengan lantai, telapak tangan menghadap ke bawah. Mulailah masuk ke posisi seolah Anda duduk di kursi. Sementara bokong Anda mulai menonjol, pastikan dada dan bahu tetap tegak lurus, dan punggung tetap lurus. Jaga agar kepala tetap menghadap ke depan dengan mata melihat lurus ke depan agar tulang belakang Anda netral. Jongkok terbaik adalah jongkok terdalam yang dapat Anda lakukan, tergantung pada mobilitas Anda. Kedalaman jongkok yang optimal adalah ketika pinggul Anda berada jauh di bawah lutut. Dengan menggunakan bagian tengah tubuh dan berat badan pada tumit, dorong ke atas hingga berdiri, melewati tumit. 5. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; Terjangan Mundur dengan Mengangkat Lutut Latihan ini menargetkan bagian depan dan belakang kaki. Dengan dada terangkat, dagu terangkat, dan perut dikencangkan, mundurlah ke belakang dengan kaki kiri. Turunlah sehingga tumit belakang menunjuk ke bawah ke arah lantai. Anda berada pada punggung Anda, jari kaki kiri. Kaki depan Anda menapak lantai, kemudian dorong kembali ke posisi awal, angkat lutut ke depan Anda, tahan sebentar kemudian ulangi dan ganti dengan kaki yang lain. Mengelola latihan rutin Anda, mengkonsumsi diet sehat, dan berisitirahat dengan cukup adalah beberapa cara yang sangat baik untuk berupaya mendapatkan hasil fisik dan mental terbaik. ====================================================================== Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: https://iamherbalifenutrition.com/fitness/5-best-workouts-home/ )&amp;nbsp; Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengapa Aktivitas Fisik Sangat Penting untuk Kesehatan Jantung</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengapa-aktivitas-fisik-sangat-penting-untuk-kesehatan-jantung</link>				
				<pubDate>Wed, 05 Apr 2023 15:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengapa-aktivitas-fisik-sangat-penting-untuk-kesehatan-jantung</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Setiap kali Anda berolahraga, Anda memperkuat satu otot yang benar-benar tidak dapat ditawar untuk hidup yang sehat &ndash; yaitu jantung Anda.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Faktanya adalah, menurut Laporan Kepala Badan Urusan Kesehatan Masyarakat A.S. tentang Aktivitas Fisik dan Kesehatan, orang-orang yang tidak menjalani gaya hidup aktif memiliki resiko menderita penyakit jantung hampir dua kali lebih tinggi daripada orang-orang yang bergaya hidup aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit jantung.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik dengan intensitas menengah setiap minggu, atau 75 menit aktivitas aerobik dengan intensitas tinggi setiap minggu, atau kombinasi dari keduanya, agar mendapatkan manfaat-manfaat kesehatan dari olahraga. Berita baiknya adalah Anda dapat mengakumulasikan jumlah menit-menit tersebut sepanjang minggu.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Bagaimana Aktivitas Fisik Teratur Menjaga Kesehatan Jantung Kita?</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah 5 alasan mengapa Anda harus melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan jantung secara lebih baik:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Olahraga menurunkan tekanan darah.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, olahraga aerobik adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Olahraga tersebut terdiri dari gerakan-gerakan repetitif dan mengikuti ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti otot kaki, bahu, dan lengan. Contohnya adalah berenang, berjalan, joging, dan menari.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Olahraga meningkatkan oksigenasi.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Olahraga memperkuat otot-otot, sehingga meningkatkan kemampuan otot untuk menarik oksigen dari aliran darah. Dengan cara ini, jantung bekerja secara lebih efisien untuk memompa darah ke otot.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Olahraga menjaga berat badan sehat.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melalui olahraga, Anda membakar kalori. Olahraga aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan olahraga ketahanan meningkatkan massa otot tanpa lemak (lean muscle). Hal ini, ditambah dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan sehat dan tingkat kolesterol yang optimal.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Olahraga menurunkan stres.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ketegangan yang terus-menerus yang diakibatkan stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Olahraga dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri, yang akan sangat membantu dalam mengelola stres.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Olahraga meningkatkan kolesterol HDL</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">High-density lipoproteins (HDL), atau dikenal juga sebagai kolesterol &ldquo;baik&rdquo;, membersihkan arteri dari kolesterol berlebih. HDL membawa kelebihan kolesterol itu ke hati untuk menjalani proses metabolisasi. Hal tersebut mengurangi resiko atherosclerosis dan penyakit jantung.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sebuah studi yang baru-baru ini dilaksanakan oleh para peneliti dari Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga sampai empat kali seminggu atau setidaknya 20 menit meningkatkan kadar HDL.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Memulai Jalan Anda Menuju Jantung Yang Sehat</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ketika Anda mengambil langkah-langkah yang ada di bawah kendali Anda, seperti berolahraga dan makan dengan benar, Anda akan merasakan manfaatnya dengan cukup cepat. Faktanya adalah, setelah Anda fokus pada program latihan kardio selama beberapa minggu, olahraga akan menjadi lebih mudah, dan Anda tidak akan mudah terengah-engah dalam menjalankan rutinitas sehari-hari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Yang perlu Anda lakukan adalah mengalokasikan sekitar 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik dengan intensitas menengah. Dengan kalimat lain, Anda hanya perlu 30 menit jalan cepat atau olahraga ringan setiap hari kerja untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang baik bagi jantung Anda. Aktivitas-aktivitas penguatan otot yang melibatkan kelompok otot besar juga direkomendasikan untuk dilakukan setidaknya dua kali seminggu.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jadi, pilihlah hobi yang akan membawa manfaat baik untuk jantung Anda dan kesehatan Anda. Hal tersebut bisa berupa jalan kaki, lari, bersepeda, menari, berenang, dan apapun yang dapat meningkatkan detak jantung Anda. Semua itu dapat membawa dampak positif bagi kesehatan, kebugaran, dan kebahagiaan Anda untuk sekarang dan di masa yang akan datang.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">======================================================================</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: <a href="https://iamherbalifenutrition.com/fitness/exercise-healthy-heart/">https://iamherbalifenutrition.com/fitness/exercise-healthy-heart/</a>&nbsp; )</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/116bd121WhatsApp_Image_2023-04-06_at_15.53.09.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Setiap kali Anda berolahraga, Anda memperkuat satu otot yang benar-benar tidak dapat ditawar untuk hidup yang sehat &amp;ndash; yaitu jantung Anda. Faktanya adalah, menurut Laporan Kepala Badan Urusan Kesehatan Masyarakat A.S. tentang Aktivitas Fisik dan Kesehatan, orang-orang yang tidak menjalani gaya hidup aktif memiliki resiko menderita penyakit jantung hampir dua kali lebih tinggi daripada orang-orang yang bergaya hidup aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit jantung. Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik dengan intensitas menengah setiap minggu, atau 75 menit aktivitas aerobik dengan intensitas tinggi setiap minggu, atau kombinasi dari keduanya, agar mendapatkan manfaat-manfaat kesehatan dari olahraga. Berita baiknya adalah Anda dapat mengakumulasikan jumlah menit-menit tersebut sepanjang minggu. Bagaimana Aktivitas Fisik Teratur Menjaga Kesehatan Jantung Kita? Berikut ini adalah 5 alasan mengapa Anda harus melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan jantung secara lebih baik: Olahraga menurunkan tekanan darah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, olahraga aerobik adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Olahraga tersebut terdiri dari gerakan-gerakan repetitif dan mengikuti ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti otot kaki, bahu, dan lengan. Contohnya adalah berenang, berjalan, joging, dan menari. Olahraga meningkatkan oksigenasi. Olahraga memperkuat otot-otot, sehingga meningkatkan kemampuan otot untuk menarik oksigen dari aliran darah. Dengan cara ini, jantung bekerja secara lebih efisien untuk memompa darah ke otot. Olahraga menjaga berat badan sehat. Melalui olahraga, Anda membakar kalori. Olahraga aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan olahraga ketahanan meningkatkan massa otot tanpa lemak (lean muscle). Hal ini, ditambah dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan sehat dan tingkat kolesterol yang optimal. Olahraga menurunkan stres. Ketegangan yang terus-menerus yang diakibatkan stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Olahraga dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri, yang akan sangat membantu dalam mengelola stres. Olahraga meningkatkan kolesterol HDL High-density lipoproteins (HDL), atau dikenal juga sebagai kolesterol &amp;ldquo;baik&amp;rdquo;, membersihkan arteri dari kolesterol berlebih. HDL membawa kelebihan kolesterol itu ke hati untuk menjalani proses metabolisasi. Hal tersebut mengurangi resiko atherosclerosis dan penyakit jantung. Sebuah studi yang baru-baru ini dilaksanakan oleh para peneliti dari Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga sampai empat kali seminggu atau setidaknya 20 menit meningkatkan kadar HDL. Memulai Jalan Anda Menuju Jantung Yang Sehat Ketika Anda mengambil langkah-langkah yang ada di bawah kendali Anda, seperti berolahraga dan makan dengan benar, Anda akan merasakan manfaatnya dengan cukup cepat. Faktanya adalah, setelah Anda fokus pada program latihan kardio selama beberapa minggu, olahraga akan menjadi lebih mudah, dan Anda tidak akan mudah terengah-engah dalam menjalankan rutinitas sehari-hari. Yang perlu Anda lakukan adalah mengalokasikan sekitar 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik dengan intensitas menengah. Dengan kalimat lain, Anda hanya perlu 30 menit jalan cepat atau olahraga ringan setiap hari kerja untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang baik bagi jantung Anda. Aktivitas-aktivitas penguatan otot yang melibatkan kelompok otot besar juga direkomendasikan untuk dilakukan setidaknya dua kali seminggu. Jadi, pilihlah hobi yang akan membawa manfaat baik untuk jantung Anda dan kesehatan Anda. Hal tersebut bisa berupa jalan kaki, lari, bersepeda, menari, berenang, dan apapun yang dapat meningkatkan detak jantung Anda. Semua itu dapat membawa dampak positif bagi kesehatan, kebugaran, dan kebahagiaan Anda untuk sekarang dan di masa yang akan datang. ====================================================================== Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: https://iamherbalifenutrition.com/fitness/exercise-healthy-heart/&amp;nbsp; ) Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Setiap kali Anda berolahraga, Anda memperkuat satu otot yang benar-benar tidak dapat ditawar untuk hidup yang sehat &amp;ndash; yaitu jantung Anda. Faktanya adalah, menurut Laporan Kepala Badan Urusan Kesehatan Masyarakat A.S. tentang Aktivitas Fisik dan Kesehatan, orang-orang yang tidak menjalani gaya hidup aktif memiliki resiko menderita penyakit jantung hampir dua kali lebih tinggi daripada orang-orang yang bergaya hidup aktif. Fakta tersebut menunjukkan betapa pentingnya olahraga untuk mencegah penyakit jantung. Asosiasi Jantung Amerika merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik dengan intensitas menengah setiap minggu, atau 75 menit aktivitas aerobik dengan intensitas tinggi setiap minggu, atau kombinasi dari keduanya, agar mendapatkan manfaat-manfaat kesehatan dari olahraga. Berita baiknya adalah Anda dapat mengakumulasikan jumlah menit-menit tersebut sepanjang minggu. Bagaimana Aktivitas Fisik Teratur Menjaga Kesehatan Jantung Kita? Berikut ini adalah 5 alasan mengapa Anda harus melakukan aktivitas fisik untuk menjaga kesehatan jantung secara lebih baik: Olahraga menurunkan tekanan darah. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, olahraga aerobik adalah jenis aktivitas fisik terbaik untuk mengatasi tekanan darah tinggi. Olahraga tersebut terdiri dari gerakan-gerakan repetitif dan mengikuti ritme dan menggunakan kelompok otot besar, seperti otot kaki, bahu, dan lengan. Contohnya adalah berenang, berjalan, joging, dan menari. Olahraga meningkatkan oksigenasi. Olahraga memperkuat otot-otot, sehingga meningkatkan kemampuan otot untuk menarik oksigen dari aliran darah. Dengan cara ini, jantung bekerja secara lebih efisien untuk memompa darah ke otot. Olahraga menjaga berat badan sehat. Melalui olahraga, Anda membakar kalori. Olahraga aerobik menciptakan defisit energi, sedangkan olahraga ketahanan meningkatkan massa otot tanpa lemak (lean muscle). Hal ini, ditambah dengan diet seimbang, akan membantu Anda menjaga berat badan sehat dan tingkat kolesterol yang optimal. Olahraga menurunkan stres. Ketegangan yang terus-menerus yang diakibatkan stres dapat menyebabkan tekanan darah tinggi. Olahraga dapat memperbaiki suasana hati dan kepercayaan diri, yang akan sangat membantu dalam mengelola stres. Olahraga meningkatkan kolesterol HDL High-density lipoproteins (HDL), atau dikenal juga sebagai kolesterol &amp;ldquo;baik&amp;rdquo;, membersihkan arteri dari kolesterol berlebih. HDL membawa kelebihan kolesterol itu ke hati untuk menjalani proses metabolisasi. Hal tersebut mengurangi resiko atherosclerosis dan penyakit jantung. Sebuah studi yang baru-baru ini dilaksanakan oleh para peneliti dari Jepang menemukan bahwa berolahraga setidaknya tiga sampai empat kali seminggu atau setidaknya 20 menit meningkatkan kadar HDL. Memulai Jalan Anda Menuju Jantung Yang Sehat Ketika Anda mengambil langkah-langkah yang ada di bawah kendali Anda, seperti berolahraga dan makan dengan benar, Anda akan merasakan manfaatnya dengan cukup cepat. Faktanya adalah, setelah Anda fokus pada program latihan kardio selama beberapa minggu, olahraga akan menjadi lebih mudah, dan Anda tidak akan mudah terengah-engah dalam menjalankan rutinitas sehari-hari. Yang perlu Anda lakukan adalah mengalokasikan sekitar 150 menit per minggu untuk aktivitas aerobik dengan intensitas menengah. Dengan kalimat lain, Anda hanya perlu 30 menit jalan cepat atau olahraga ringan setiap hari kerja untuk mendapatkan manfaat-manfaat yang baik bagi jantung Anda. Aktivitas-aktivitas penguatan otot yang melibatkan kelompok otot besar juga direkomendasikan untuk dilakukan setidaknya dua kali seminggu. Jadi, pilihlah hobi yang akan membawa manfaat baik untuk jantung Anda dan kesehatan Anda. Hal tersebut bisa berupa jalan kaki, lari, bersepeda, menari, berenang, dan apapun yang dapat meningkatkan detak jantung Anda. Semua itu dapat membawa dampak positif bagi kesehatan, kebugaran, dan kebahagiaan Anda untuk sekarang dan di masa yang akan datang. ====================================================================== Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran (Sumber: https://iamherbalifenutrition.com/fitness/exercise-healthy-heart/&amp;nbsp; ) Samantha Clayton OLY, ISSA-CPT &amp;ndash; Wakil Presiden, Performa Olahraga dan Edukasi Kebugaran Samantha Clayton adalah Wakil Presiden Performa Olahraga dan Edukasi di Herbalife Nutrition. Beliau juga adalah Kepala Dewan Penasehat Kebugaran. Beliau mewakili Inggris dalam Olimpiade Sydney tahun 2000 di cabang olahraga lari estafet 200m dan 4x100m. Beliau adalah personal trainer tersertifikasi dengan spesialisasi di olahraga berkelompok, program kebugaran anak muda, kebugaran lansia dan athletic conditioning. Beliau memiliki gelar diploma dalam ilmu farmasi dan Beliau mempelajari kimia di University of Wolverhampton. Kemudian, Beliau mendapatkan gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat dari American Public University dan Magister Nutrisi Medis dari Arizona State University. Sebagai ibu dari empat anak, Beliau suka menyoraki anak-anaknya pada acara-acara olahraga. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Cegah Dehidrasi Saat Puasa dengan 8 Gelas Perhari</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/cegah-dehidrasi-saat-puasa-dengan-8-gelas-perhari</link>				
				<pubDate>Tue, 04 Apr 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/cegah-dehidrasi-saat-puasa-dengan-8-gelas-perhari</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Saat bulan Ramadhan tiba, umat muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga selama sepanjang hari. Namun, puasa selama sepanjang hari dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan mengakibatkan dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama bulan Ramadhan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara paling efektif untuk <a href="https://promkes.kemkes.go.id/manfaat-minum-air-putih-8-gelas-sehari-selama-berpuasa">mencegah dehidrasi selama puasa</a> adalah dengan meminum cukup banyak air, agar kebutuhan cairan dalam tubuh kita dapat terpenuhi. Sebagai aturan umum, setiap orang disarankan untuk minum delapan gelas air setiap hari.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Strategi Memenuhi Cairan Tubuh Selama Puasa</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa, kamu bisa coba menerapkan pola 2-4-2, yaitu:&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">2 Gelas Air Putih saat Berbuka</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Minum air putih saat berbuka puasa membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian beraktivitas. Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih baru dilanjut dengan makanan lainnya. Saat berbuka puasa, pastikan untuk minum sedikitnya dua gelas air putih sesuai dengan kebutuhan. Satu gelas saat adzan Maghrib dan satu gelas menjelang adzan Isya.&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">4 Gelas Air Putih saat Makan Malam</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kemudian disarankan untuk minum air putih secara berkala saat malam hari hingga menjelang tidur. Minum 4 gelas air putih pada malam hari dengan pembagian dua gelas air putih saat makan, dan dua gelas air putih menjelang tidur. Minum air putih sebelum makan dan sesudah makan bisa membantu melancarkan proses pencernaan makanan.&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">2 Gelas Air Putih saat Sahur</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sahur sangat penting untuk memberi energi tubuh selama puasa. Saat sahur setidaknya minum dua gelas air putih, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah makan sahur.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan terpenuhinya kebutuhan cairan kita selama berpuasa, diharapkan tubuh dapat terhindar dari dehidrasi. Sehingga kita bisa menjalankan puasa dengan sehat dan semangat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ibadah puasa juga bukan alasan untuk tidak menerapkan <a href="https://promkes.kemkes.go.id/7-tips-tingkatkan-iman-dan-imun-saat-menjalankan-ibadah-puasa">perilaku hidup sehat</a>, untuk itu tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan memilih menu buka puasa yang bergizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik ringan setiap harinya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Puasa sehat, aktivitas tambah semangat, ibadah semakin giat.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/793e2d34cegahh.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Saat bulan Ramadhan tiba, umat muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga selama sepanjang hari. Namun, puasa selama sepanjang hari dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan mengakibatkan dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama bulan Ramadhan. Cara paling efektif untuk mencegah dehidrasi selama puasa adalah dengan meminum cukup banyak air, agar kebutuhan cairan dalam tubuh kita dapat terpenuhi. Sebagai aturan umum, setiap orang disarankan untuk minum delapan gelas air setiap hari. Strategi Memenuhi Cairan Tubuh Selama Puasa Untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa, kamu bisa coba menerapkan pola 2-4-2, yaitu:&amp;nbsp; 2 Gelas Air Putih saat Berbuka Minum air putih saat berbuka puasa membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian beraktivitas. Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih baru dilanjut dengan makanan lainnya. Saat berbuka puasa, pastikan untuk minum sedikitnya dua gelas air putih sesuai dengan kebutuhan. Satu gelas saat adzan Maghrib dan satu gelas menjelang adzan Isya.&amp;nbsp; 4 Gelas Air Putih saat Makan Malam Kemudian disarankan untuk minum air putih secara berkala saat malam hari hingga menjelang tidur. Minum 4 gelas air putih pada malam hari dengan pembagian dua gelas air putih saat makan, dan dua gelas air putih menjelang tidur. Minum air putih sebelum makan dan sesudah makan bisa membantu melancarkan proses pencernaan makanan.&amp;nbsp; 2 Gelas Air Putih saat Sahur Sahur sangat penting untuk memberi energi tubuh selama puasa. Saat sahur setidaknya minum dua gelas air putih, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah makan sahur.&amp;nbsp; Dengan terpenuhinya kebutuhan cairan kita selama berpuasa, diharapkan tubuh dapat terhindar dari dehidrasi. Sehingga kita bisa menjalankan puasa dengan sehat dan semangat. Ibadah puasa juga bukan alasan untuk tidak menerapkan perilaku hidup sehat, untuk itu tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan memilih menu buka puasa yang bergizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik ringan setiap harinya. Puasa sehat, aktivitas tambah semangat, ibadah semakin giat. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Saat bulan Ramadhan tiba, umat muslim diwajibkan untuk menahan lapar dan dahaga selama sepanjang hari. Namun, puasa selama sepanjang hari dapat menyebabkan tubuh kehilangan banyak cairan dan mengakibatkan dehidrasi. Oleh karena itu, sangat penting bagi kita untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh selama bulan Ramadhan. Cara paling efektif untuk mencegah dehidrasi selama puasa adalah dengan meminum cukup banyak air, agar kebutuhan cairan dalam tubuh kita dapat terpenuhi. Sebagai aturan umum, setiap orang disarankan untuk minum delapan gelas air setiap hari. Strategi Memenuhi Cairan Tubuh Selama Puasa Untuk memenuhi kebutuhan cairan saat puasa, kamu bisa coba menerapkan pola 2-4-2, yaitu:&amp;nbsp; 2 Gelas Air Putih saat Berbuka Minum air putih saat berbuka puasa membantu mengganti cairan tubuh yang hilang setelah seharian beraktivitas. Biasakan untuk berbuka puasa dengan air putih baru dilanjut dengan makanan lainnya. Saat berbuka puasa, pastikan untuk minum sedikitnya dua gelas air putih sesuai dengan kebutuhan. Satu gelas saat adzan Maghrib dan satu gelas menjelang adzan Isya.&amp;nbsp; 4 Gelas Air Putih saat Makan Malam Kemudian disarankan untuk minum air putih secara berkala saat malam hari hingga menjelang tidur. Minum 4 gelas air putih pada malam hari dengan pembagian dua gelas air putih saat makan, dan dua gelas air putih menjelang tidur. Minum air putih sebelum makan dan sesudah makan bisa membantu melancarkan proses pencernaan makanan.&amp;nbsp; 2 Gelas Air Putih saat Sahur Sahur sangat penting untuk memberi energi tubuh selama puasa. Saat sahur setidaknya minum dua gelas air putih, bisa dibagi dengan satu gelas saat bangun tidur dan satu gelas setelah makan sahur.&amp;nbsp; Dengan terpenuhinya kebutuhan cairan kita selama berpuasa, diharapkan tubuh dapat terhindar dari dehidrasi. Sehingga kita bisa menjalankan puasa dengan sehat dan semangat. Ibadah puasa juga bukan alasan untuk tidak menerapkan perilaku hidup sehat, untuk itu tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan memilih menu buka puasa yang bergizi seimbang dan melakukan aktivitas fisik ringan setiap harinya. Puasa sehat, aktivitas tambah semangat, ibadah semakin giat. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Tips Sehat Memilih Menu Sahur</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-sehat-memilih-menu-sahur</link>				
				<pubDate>Fri, 24 Mar 2023 16:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-sehat-memilih-menu-sahur</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sahur merupakan waktu makan sebelum fajar yang dijalankan oleh umat muslim selama bulan Ramadhan. Sahur memegang peranan penting dalam prosesi ibadah puasa. Karena selain termasuk kedalam sunnah, makan sahur bisa memberikan energi yang cukup kepada kita untuk bisa menjalankan aktivitas harian selama puasa.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Sehat Memilih Menu Sahur</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Agar lebih maksimal, memilih jenis makanan yang tepat untuk santap sahur juga merupakan hal yang harus dilakukan. Berikut ini adalah tips sehat saat makan sahur yang bisa dicoba, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memilih karbohidrat kompleks</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Asupan karbohidrat kompleks sangat dibutuhkan oleh tubuh saat puasa sebagai salah satu sumber energi. Karbohidrat kompleks terdiri dari roti gandum, nasi merah, oatmeal dan juga sereal.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menghindari makanan bersantan maupun pedas.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Makanan yang mengandung santan dan juga pedas akan sangat sulit untuk dicerna dalam tubuh, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi saat santap sahur. Mengonsumsi makanan bersantan maupun pedas akan membuat asam lambung menjadi naik, sehingga memicu berbagai macam gangguan pencernaan.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mencukupi cairan di dalam tubuh</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik adalah salah satu kunci agar tubuh tetap sehat. Dengan menahan lapar dan haus selama ramadhan, maka sangat penting untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuh kita.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbanyak konsumsi sayur dan buah</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Buah dan sayuran merupakan menu yang tepat untuk disantap saat sahur, hal ini dikarenakan buah dan sayur memiliki vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, buah dan sayur juga tinggi serat yang bersifat mengenyangkan.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mencukupi asupan protein</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Protein dalam makanan memiliki peran sebagai cadangan energi, sehingga mencukupi kebutuhan protein saat makan sahur, akan memberikan energi secara konstan kedalam tubuh. Adapun sumber protein yang baik saat santap sahur diantaranya adalah daging ayam, ikan, sapi, telur, ikan hingga kacang-kacangan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menjalankan beberapa tips sehat saat sahur diatas, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal. Selain itu diharapkan tubuh tetap sehat dan aktivitas harian bisa berjalan dengan lancar.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat lainnya seperti melakukan aktivitas fisik dan mencukupi kebutuhan tidur. Tidak lupa untuk bersegera membatalkan puasa apabila mengalami gangguan kesehatan dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/f35abf22sahur.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Sahur merupakan waktu makan sebelum fajar yang dijalankan oleh umat muslim selama bulan Ramadhan. Sahur memegang peranan penting dalam prosesi ibadah puasa. Karena selain termasuk kedalam sunnah, makan sahur bisa memberikan energi yang cukup kepada kita untuk bisa menjalankan aktivitas harian selama puasa. Tips Sehat Memilih Menu Sahur Agar lebih maksimal, memilih jenis makanan yang tepat untuk santap sahur juga merupakan hal yang harus dilakukan. Berikut ini adalah tips sehat saat makan sahur yang bisa dicoba, diantaranya adalah: Memilih karbohidrat kompleks Asupan karbohidrat kompleks sangat dibutuhkan oleh tubuh saat puasa sebagai salah satu sumber energi. Karbohidrat kompleks terdiri dari roti gandum, nasi merah, oatmeal dan juga sereal. Menghindari makanan bersantan maupun pedas. Makanan yang mengandung santan dan juga pedas akan sangat sulit untuk dicerna dalam tubuh, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi saat santap sahur. Mengonsumsi makanan bersantan maupun pedas akan membuat asam lambung menjadi naik, sehingga memicu berbagai macam gangguan pencernaan. Mencukupi cairan di dalam tubuh Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik adalah salah satu kunci agar tubuh tetap sehat. Dengan menahan lapar dan haus selama ramadhan, maka sangat penting untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuh kita. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah Buah dan sayuran merupakan menu yang tepat untuk disantap saat sahur, hal ini dikarenakan buah dan sayur memiliki vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, buah dan sayur juga tinggi serat yang bersifat mengenyangkan. Mencukupi asupan protein Protein dalam makanan memiliki peran sebagai cadangan energi, sehingga mencukupi kebutuhan protein saat makan sahur, akan memberikan energi secara konstan kedalam tubuh. Adapun sumber protein yang baik saat santap sahur diantaranya adalah daging ayam, ikan, sapi, telur, ikan hingga kacang-kacangan. Dengan menjalankan beberapa tips sehat saat sahur diatas, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal. Selain itu diharapkan tubuh tetap sehat dan aktivitas harian bisa berjalan dengan lancar. Tetap terapkan perilaku hidup sehat lainnya seperti melakukan aktivitas fisik dan mencukupi kebutuhan tidur. Tidak lupa untuk bersegera membatalkan puasa apabila mengalami gangguan kesehatan dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Sahur merupakan waktu makan sebelum fajar yang dijalankan oleh umat muslim selama bulan Ramadhan. Sahur memegang peranan penting dalam prosesi ibadah puasa. Karena selain termasuk kedalam sunnah, makan sahur bisa memberikan energi yang cukup kepada kita untuk bisa menjalankan aktivitas harian selama puasa. Tips Sehat Memilih Menu Sahur Agar lebih maksimal, memilih jenis makanan yang tepat untuk santap sahur juga merupakan hal yang harus dilakukan. Berikut ini adalah tips sehat saat makan sahur yang bisa dicoba, diantaranya adalah: Memilih karbohidrat kompleks Asupan karbohidrat kompleks sangat dibutuhkan oleh tubuh saat puasa sebagai salah satu sumber energi. Karbohidrat kompleks terdiri dari roti gandum, nasi merah, oatmeal dan juga sereal. Menghindari makanan bersantan maupun pedas. Makanan yang mengandung santan dan juga pedas akan sangat sulit untuk dicerna dalam tubuh, sehingga tidak disarankan untuk dikonsumsi saat santap sahur. Mengonsumsi makanan bersantan maupun pedas akan membuat asam lambung menjadi naik, sehingga memicu berbagai macam gangguan pencernaan. Mencukupi cairan di dalam tubuh Menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik adalah salah satu kunci agar tubuh tetap sehat. Dengan menahan lapar dan haus selama ramadhan, maka sangat penting untuk mencukupi kebutuhan air dalam tubuh kita. Memperbanyak konsumsi sayur dan buah Buah dan sayuran merupakan menu yang tepat untuk disantap saat sahur, hal ini dikarenakan buah dan sayur memiliki vitamin dan mineral yang dibutuhkan oleh tubuh. Selain itu, buah dan sayur juga tinggi serat yang bersifat mengenyangkan. Mencukupi asupan protein Protein dalam makanan memiliki peran sebagai cadangan energi, sehingga mencukupi kebutuhan protein saat makan sahur, akan memberikan energi secara konstan kedalam tubuh. Adapun sumber protein yang baik saat santap sahur diantaranya adalah daging ayam, ikan, sapi, telur, ikan hingga kacang-kacangan. Dengan menjalankan beberapa tips sehat saat sahur diatas, diharapkan masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan lebih maksimal. Selain itu diharapkan tubuh tetap sehat dan aktivitas harian bisa berjalan dengan lancar. Tetap terapkan perilaku hidup sehat lainnya seperti melakukan aktivitas fisik dan mencukupi kebutuhan tidur. Tidak lupa untuk bersegera membatalkan puasa apabila mengalami gangguan kesehatan dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Bumil Sehat saat Ramadhan</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-bumil-sehat-saat-ramadhan</link>				
				<pubDate>Wed, 22 Mar 2023 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-bumil-sehat-saat-ramadhan</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Puasa merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah wajib bagi umat muslim di seluruh dunia. Namun, bagi ibu hamil, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri yang cukup berat. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk kesehatan diri dan juga calon bayi yang ada di kandungannya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Agar tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat, ayah perlu mengajak ibu hamil melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan sebelum memutuskan untuk menjalani puasa. Selain itu, tidak lupa untuk selalu memastikan kebutuhan gizi dan cairan tetap terpenuhi sesuai usia dan kondisi kehamilan.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Sehat Saat Ramadhan untuk ibu Hamil.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Setelah melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil selama berpuasa, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jangan melewatkan makan sahur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbanyak protein hewani, cukup karbohidrat, lemak, buah dan sayur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berlebihan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penuhi cairan tubuh dengan minum air putih 8-12 gelas antara waktu berbuka dan sahur.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tidak lupa untuk tetap mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan vitamin yang diberikan tenaga kesehatan secara teratur.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari makanan yang mengandung tinggi gula dan mulai dengan porsi yang kecil saat berbuka puasa.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan puasa pada Ramadhan tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sehat bagi bumil.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera batalkan puasa apabila mengalami masalah kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin. Selamat menjalankan ibadah puasa Bunda!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/0715735fWhatsApp_Image_2023-03-28_at_16.50.14.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Puasa merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah wajib bagi umat muslim di seluruh dunia. Namun, bagi ibu hamil, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri yang cukup berat. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk kesehatan diri dan juga calon bayi yang ada di kandungannya. Agar tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat, ayah perlu mengajak ibu hamil melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan sebelum memutuskan untuk menjalani puasa. Selain itu, tidak lupa untuk selalu memastikan kebutuhan gizi dan cairan tetap terpenuhi sesuai usia dan kondisi kehamilan. Tips Sehat Saat Ramadhan untuk ibu Hamil. Setelah melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil selama berpuasa, diantaranya adalah sebagai berikut: Jangan melewatkan makan sahur Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang Memperbanyak protein hewani, cukup karbohidrat, lemak, buah dan sayur Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berlebihan. Penuhi cairan tubuh dengan minum air putih 8-12 gelas antara waktu berbuka dan sahur. Tidak lupa untuk tetap mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan vitamin yang diberikan tenaga kesehatan secara teratur. Hindari makanan yang mengandung tinggi gula dan mulai dengan porsi yang kecil saat berbuka puasa. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan puasa pada Ramadhan tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sehat bagi bumil. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera batalkan puasa apabila mengalami masalah kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin. Selamat menjalankan ibadah puasa Bunda! &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Puasa merupakan salah satu rukun Islam dan ibadah wajib bagi umat muslim di seluruh dunia. Namun, bagi ibu hamil, puasa bisa menjadi tantangan tersendiri yang cukup berat. Hal ini dikarenakan ibu hamil membutuhkan asupan nutrisi yang cukup untuk kesehatan diri dan juga calon bayi yang ada di kandungannya. Agar tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan lancar dan tetap sehat, ayah perlu mengajak ibu hamil melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan sebelum memutuskan untuk menjalani puasa. Selain itu, tidak lupa untuk selalu memastikan kebutuhan gizi dan cairan tetap terpenuhi sesuai usia dan kondisi kehamilan. Tips Sehat Saat Ramadhan untuk ibu Hamil. Setelah melakukan konsultasi ke tenaga kesehatan, ada beberapa hal lain yang perlu diperhatikan oleh ibu hamil selama berpuasa, diantaranya adalah sebagai berikut: Jangan melewatkan makan sahur Mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang Memperbanyak protein hewani, cukup karbohidrat, lemak, buah dan sayur Istirahat yang cukup dan hindari aktivitas berlebihan. Penuhi cairan tubuh dengan minum air putih 8-12 gelas antara waktu berbuka dan sahur. Tidak lupa untuk tetap mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) dan vitamin yang diberikan tenaga kesehatan secara teratur. Hindari makanan yang mengandung tinggi gula dan mulai dengan porsi yang kecil saat berbuka puasa. Dengan menerapkan beberapa tips di atas, diharapkan puasa pada Ramadhan tahun ini dapat berjalan dengan lancar dan sehat bagi bumil. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera batalkan puasa apabila mengalami masalah kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat agar bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin. Selamat menjalankan ibadah puasa Bunda! &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Dampak Akibat Kurang Tidur</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-dampak-akibat-kurang-tidur</link>				
				<pubDate>Wed, 15 Mar 2023 15:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-dampak-akibat-kurang-tidur</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tidur</strong></span> adalah salah satu kebutuhan utama manusia yang harus dipenuhi. Saat tidur, tubuh Anda akan memulihkan diri dan mengisi kembali energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Melihat hal tersebut, maka setiap individu sangat perlu untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik dan waktu tidur yang tepat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun demikian, sayangnya masih banyak orang yang menganggap itu bukan hal yang penting dan mengabaikan <em><strong><a href="https://upk.kemkes.go.id/new/lama-waktu-tidur-yang-dibutuhkan-oleh-tubuh#:~:text=Usia%2012%2D18%20tahun%3A%20menjelang,7%2D8%20jam%20setiap%20hari.">kebutuhan tidur </a></strong></em>mereka, baik secara sengaja maupun akibat gangguan tidur yang mereka alami, sehingga menyebabkan mereka mengalami kurang tidur.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Dampak Kurang Tidur</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kurang tidur juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Berikut adalah beberapa <strong>ancaman akibat kurang tidur</strong> yang perlu diketahui, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperburuk Kondisi Kesehatan Tubuh</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kulit Terlihat Lebih Tua</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sering lupa</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Munculnya obesitas</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hilangnya konsentrasai saat belajar</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melihat berbagai dampak <span style="text-decoration: underline;"><strong>kurang tidur</strong></span> diatas, penting bagi kita untuk kembali memperbaiki waktu dan kualitas tidur, agar tubuh bisa beristirahat dengan baik sehingga membuat kita lebih siap untuk menjalani hari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Apabila mengalami masalah <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-mengatasi-insomnia">gangguan tidur</a></strong>, diharapkan agar bisa segera menghubungi tenaga kesehatan untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan permasalahan tidur yang dialami.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap imbangi kebutuhan tidur dengan perilaku hidup sehat lainnya, seperti makan-makanan yang bergizi dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari, untuk membuat tubuh lebih sehat dan bugar.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber =</p>
<ol>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://www.instagram.com/p/Cpl7ADthScp/">P2PTM</a></p>
</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/0c8f097ekurang_tidur.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Tidur adalah salah satu kebutuhan utama manusia yang harus dipenuhi. Saat tidur, tubuh Anda akan memulihkan diri dan mengisi kembali energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Melihat hal tersebut, maka setiap individu sangat perlu untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik dan waktu tidur yang tepat. Namun demikian, sayangnya masih banyak orang yang menganggap itu bukan hal yang penting dan mengabaikan kebutuhan tidur mereka, baik secara sengaja maupun akibat gangguan tidur yang mereka alami, sehingga menyebabkan mereka mengalami kurang tidur. Dampak Kurang Tidur Selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kurang tidur juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Berikut adalah beberapa ancaman akibat kurang tidur yang perlu diketahui, diantaranya adalah: Memperburuk Kondisi Kesehatan Tubuh Kulit Terlihat Lebih Tua Sering lupa Munculnya obesitas Hilangnya konsentrasai saat belajar Melihat berbagai dampak kurang tidur diatas, penting bagi kita untuk kembali memperbaiki waktu dan kualitas tidur, agar tubuh bisa beristirahat dengan baik sehingga membuat kita lebih siap untuk menjalani hari. Apabila mengalami masalah gangguan tidur, diharapkan agar bisa segera menghubungi tenaga kesehatan untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan permasalahan tidur yang dialami. Tetap imbangi kebutuhan tidur dengan perilaku hidup sehat lainnya, seperti makan-makanan yang bergizi dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari, untuk membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Sumber = P2PTM &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Tidur adalah salah satu kebutuhan utama manusia yang harus dipenuhi. Saat tidur, tubuh Anda akan memulihkan diri dan mengisi kembali energi yang dibutuhkan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Melihat hal tersebut, maka setiap individu sangat perlu untuk bisa mendapatkan kualitas tidur yang baik dan waktu tidur yang tepat. Namun demikian, sayangnya masih banyak orang yang menganggap itu bukan hal yang penting dan mengabaikan kebutuhan tidur mereka, baik secara sengaja maupun akibat gangguan tidur yang mereka alami, sehingga menyebabkan mereka mengalami kurang tidur. Dampak Kurang Tidur Selain dapat menyebabkan tubuh menjadi lemas, kurang tidur juga dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental seseorang. Berikut adalah beberapa ancaman akibat kurang tidur yang perlu diketahui, diantaranya adalah: Memperburuk Kondisi Kesehatan Tubuh Kulit Terlihat Lebih Tua Sering lupa Munculnya obesitas Hilangnya konsentrasai saat belajar Melihat berbagai dampak kurang tidur diatas, penting bagi kita untuk kembali memperbaiki waktu dan kualitas tidur, agar tubuh bisa beristirahat dengan baik sehingga membuat kita lebih siap untuk menjalani hari. Apabila mengalami masalah gangguan tidur, diharapkan agar bisa segera menghubungi tenaga kesehatan untuk melakukan konsultasi dan mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan permasalahan tidur yang dialami. Tetap imbangi kebutuhan tidur dengan perilaku hidup sehat lainnya, seperti makan-makanan yang bergizi dan rutin berolahraga minimal 30 menit sehari, untuk membuat tubuh lebih sehat dan bugar. Sumber = P2PTM &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Gejala Flu Burung Pada Manusia</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-flu-burung-pada-manusia</link>				
				<pubDate>Wed, 08 Mar 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-flu-burung-pada-manusia</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Beberapa waktu yang lalu, pemerintah telah mengeluarkan himbauan untuk waspada terhadap potensi <a href="https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230225/4742458/berpotensi-zoonosis-pemerintah-waspada-klb-flu-burung/"><strong>KLB flu burung</strong>.</a> Hal ini mengingat mutasi virus yang cepat dan konsisten pada mamalia, sehingga memiliki memiliki kecenderungan zoonosis dan berpotensi menyebar ke manusia.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Secara umum,<strong> <a href="https://rsudbendan.pekalongankota.go.id/berita/gejala-dan-cara-pencegahan-penyakit-flu-burung.html">flu burung adalah</a></strong> penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A yang ditularkan oleh unggas kepada manusia. Meskipun berbeda-beda, namun terdapat gejala umum yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan unggas atau terjadi kematian unggas secara massal di lingkungan tinggalnya.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Gejala Umum Flu Burung.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang terjadi pada masyarakat yang terpapar flu burung, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Demam</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Batuk</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit Tenggorokan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Nyeri Otot</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit Sakit Kepala</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hidung berair atau tersumbat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengalami gagal nafas, pneumonia, hingga kerusakan organ-organ tubuh apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui beberapa <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/detail_video/?p=6786">gejala flu burung</a></strong> diatas, diharapkan kita bisa menerapkan sikap waspada dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami beberapa gejala flu burung diatas, sehingga proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan bisa meminimalisir potensi penyebaran di tengah keluarga maupun masyarakat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan secara rutin, baik setelah melakukan kontak dengan unggas maupun sebelum makan, serta tidak lupa untuk memasak unggas dengan baik dan benar hingga benar-benar matang sempurna untuk <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/?p=1598">mencegah paparan flu burung</a></strong>.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber =&nbsp;</p>
<ol>
<li dir="ltr" style="text-align: justify;">
<p dir="ltr"><a href="https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230225/4742458/berpotensi-zoonosis-pemerintah-waspada-klb-flu-burung/">https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230225/4742458/berpotensi-zoonosis-pemerintah-waspada-klb-flu-burung/</a>&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://rsudbendan.pekalongankota.go.id/berita/gejala-dan-cara-pencegahan-penyakit-flu-burung.html">https://rsudbendan.pekalongankota.go.id/berita/gejala-dan-cara-pencegahan-penyakit-flu-burung.html</a>&nbsp;</p>
</li>
</ol>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/c6f7e592WhatsApp_Image_2023-03-10_at_14.46.46.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Beberapa waktu yang lalu, pemerintah telah mengeluarkan himbauan untuk waspada terhadap potensi KLB flu burung. Hal ini mengingat mutasi virus yang cepat dan konsisten pada mamalia, sehingga memiliki memiliki kecenderungan zoonosis dan berpotensi menyebar ke manusia. Secara umum, flu burung adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A yang ditularkan oleh unggas kepada manusia. Meskipun berbeda-beda, namun terdapat gejala umum yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan unggas atau terjadi kematian unggas secara massal di lingkungan tinggalnya. Gejala Umum Flu Burung. Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang terjadi pada masyarakat yang terpapar flu burung, diantaranya adalah: Demam Batuk Sakit Tenggorokan Nyeri Otot Sakit Sakit Kepala Hidung berair atau tersumbat Mengalami gagal nafas, pneumonia, hingga kerusakan organ-organ tubuh apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin. Dengan mengetahui beberapa gejala flu burung diatas, diharapkan kita bisa menerapkan sikap waspada dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami beberapa gejala flu burung diatas, sehingga proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan bisa meminimalisir potensi penyebaran di tengah keluarga maupun masyarakat. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan secara rutin, baik setelah melakukan kontak dengan unggas maupun sebelum makan, serta tidak lupa untuk memasak unggas dengan baik dan benar hingga benar-benar matang sempurna untuk mencegah paparan flu burung. Sumber =&amp;nbsp; https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230225/4742458/berpotensi-zoonosis-pemerintah-waspada-klb-flu-burung/&amp;nbsp; https://rsudbendan.pekalongankota.go.id/berita/gejala-dan-cara-pencegahan-penyakit-flu-burung.html&amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Beberapa waktu yang lalu, pemerintah telah mengeluarkan himbauan untuk waspada terhadap potensi KLB flu burung. Hal ini mengingat mutasi virus yang cepat dan konsisten pada mamalia, sehingga memiliki memiliki kecenderungan zoonosis dan berpotensi menyebar ke manusia. Secara umum, flu burung adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus influenza tipe A yang ditularkan oleh unggas kepada manusia. Meskipun berbeda-beda, namun terdapat gejala umum yang harus diwaspadai oleh masyarakat yang sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan unggas atau terjadi kematian unggas secara massal di lingkungan tinggalnya. Gejala Umum Flu Burung. Berikut ini adalah beberapa gejala umum yang terjadi pada masyarakat yang terpapar flu burung, diantaranya adalah: Demam Batuk Sakit Tenggorokan Nyeri Otot Sakit Sakit Kepala Hidung berair atau tersumbat Mengalami gagal nafas, pneumonia, hingga kerusakan organ-organ tubuh apabila tidak mendapatkan penanganan sedini mungkin. Dengan mengetahui beberapa gejala flu burung diatas, diharapkan kita bisa menerapkan sikap waspada dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami beberapa gejala flu burung diatas, sehingga proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin dan bisa meminimalisir potensi penyebaran di tengah keluarga maupun masyarakat. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan mencuci tangan secara rutin, baik setelah melakukan kontak dengan unggas maupun sebelum makan, serta tidak lupa untuk memasak unggas dengan baik dan benar hingga benar-benar matang sempurna untuk mencegah paparan flu burung. Sumber =&amp;nbsp; https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/rilis-media/20230225/4742458/berpotensi-zoonosis-pemerintah-waspada-klb-flu-burung/&amp;nbsp; https://rsudbendan.pekalongankota.go.id/berita/gejala-dan-cara-pencegahan-penyakit-flu-burung.html&amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Cegah Obesitas dengan 5 Langkah</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/cegah-obesitas-dengan-5-langkah</link>				
				<pubDate>Fri, 03 Mar 2023 16:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/cegah-obesitas-dengan-5-langkah</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Obesitas adalah</strong></span> kondisi di mana tubuh seseorang memiliki kadar lemak yang berlebihan. Kondisi tersebut tentu saja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada momen peringatan<em><strong> Hari Obesitas Sedunia 2023</strong></em> dengan tema nasional &ldquo;Kenali, cegah dan Atasi Obesitas untuk Hidup Lebih Sehat dan Produktif&rdquo; kali ini, diharapkan kita semua bisa mulai memberikan perhatian terhadap para penyandang obesitas. Karena hanya dengan demikian, kita dapat melakan pencegahan dan penanganan sedini mungkin kepada penderita obesitas agar terhindar dari Penyakit Tidak Menular (PTM) lainnya yang lebih berbahaya bagi kesehatan.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara Mencegah Obesitas</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mencegah obesitas adalah penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang baik. Untuk itu, mari <span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/5-langkah-mencegah-obesitas">cegah obesitas</a></strong></span> dengan 5 langkah berikut ini, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengatur pola makan</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Langkah utama untuk mencegah obesitas adalah dengan mengatur <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/5-pola-makan-penyebab-obesitas">pola makan</a></strong> dan mengonsumsi makanan yang bergizi dsan sesuai dengan pedoman Isi Piringku.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kurangi Konsumsi Gula, Garam, Lemak.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengkonsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan, akan mudah menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi sehari atau yang setara dengan setara dengan 450 gram/hari</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Aktivitas fisik teratur</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melakukan <em><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://p2ptm.kemkes.go.id/kegiatan-p2ptm/pusat-/cegah-dan-kendalikan-obesitas-dengan-gaya-hidup-sehat">aktivitas fisik rutin</a></strong></span></em> minimal 30 menit sehari dapat membantu kita untuk hidup lebih sehat dan bebas dari obesitas.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berhenti mengkonsumsi alkohol dan rokok.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menghentikan perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol juga merupakan faktor penting dalam penurunan berat badan.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berkonsultasi dengan dokter.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jika IMT seseorang melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan terdekat untuk meminta bantuan dalam melakukan program diet yang sesuai dan mengidentifikasi berbagai kemungkinan penyakit yang muncul akibat obesitas.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/cegah-obesitas-pada-anak-sejak-dini">Mencegah obesitas</a> </strong></span>membutuhkan upaya dan komitmen yang konsisten. Dengan olahraga teratur, diet sehat, dan gaya hidup yang seimbang, kita dapat mencegah obesitas dan menjaga kesehatan dengan baik.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan terus berikan motivasi kepada teman atau kerabat terdekat yang sedang melakukan diet, untuk bisa mencapai berat badan yang ideal dan tubuh yang sehat.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/94702897Cegah_Obesitas_dengan_5_Langkah_FI.jpg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Obesitas adalah kondisi di mana tubuh seseorang memiliki kadar lemak yang berlebihan. Kondisi tersebut tentu saja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Pada momen peringatan Hari Obesitas Sedunia 2023 dengan tema nasional &amp;ldquo;Kenali, cegah dan Atasi Obesitas untuk Hidup Lebih Sehat dan Produktif&amp;rdquo; kali ini, diharapkan kita semua bisa mulai memberikan perhatian terhadap para penyandang obesitas. Karena hanya dengan demikian, kita dapat melakan pencegahan dan penanganan sedini mungkin kepada penderita obesitas agar terhindar dari Penyakit Tidak Menular (PTM) lainnya yang lebih berbahaya bagi kesehatan. Cara Mencegah Obesitas Mencegah obesitas adalah penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang baik. Untuk itu, mari cegah obesitas dengan 5 langkah berikut ini, diantaranya adalah: Mengatur pola makan Langkah utama untuk mencegah obesitas adalah dengan mengatur pola makan dan mengonsumsi makanan yang bergizi dsan sesuai dengan pedoman Isi Piringku. Kurangi Konsumsi Gula, Garam, Lemak. Mengkonsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan, akan mudah menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi sehari atau yang setara dengan setara dengan 450 gram/hari Aktivitas fisik teratur Melakukan aktivitas fisik rutin minimal 30 menit sehari dapat membantu kita untuk hidup lebih sehat dan bebas dari obesitas. Berhenti mengkonsumsi alkohol dan rokok. Menghentikan perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol juga merupakan faktor penting dalam penurunan berat badan. Berkonsultasi dengan dokter. Jika IMT seseorang melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan terdekat untuk meminta bantuan dalam melakukan program diet yang sesuai dan mengidentifikasi berbagai kemungkinan penyakit yang muncul akibat obesitas. Mencegah obesitas membutuhkan upaya dan komitmen yang konsisten. Dengan olahraga teratur, diet sehat, dan gaya hidup yang seimbang, kita dapat mencegah obesitas dan menjaga kesehatan dengan baik. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan terus berikan motivasi kepada teman atau kerabat terdekat yang sedang melakukan diet, untuk bisa mencapai berat badan yang ideal dan tubuh yang sehat. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Obesitas adalah kondisi di mana tubuh seseorang memiliki kadar lemak yang berlebihan. Kondisi tersebut tentu saja dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius seperti diabetes, penyakit jantung, dan tekanan darah tinggi. Pada momen peringatan Hari Obesitas Sedunia 2023 dengan tema nasional &amp;ldquo;Kenali, cegah dan Atasi Obesitas untuk Hidup Lebih Sehat dan Produktif&amp;rdquo; kali ini, diharapkan kita semua bisa mulai memberikan perhatian terhadap para penyandang obesitas. Karena hanya dengan demikian, kita dapat melakan pencegahan dan penanganan sedini mungkin kepada penderita obesitas agar terhindar dari Penyakit Tidak Menular (PTM) lainnya yang lebih berbahaya bagi kesehatan. Cara Mencegah Obesitas Mencegah obesitas adalah penting untuk menjaga kesehatan dan kualitas hidup yang baik. Untuk itu, mari cegah obesitas dengan 5 langkah berikut ini, diantaranya adalah: Mengatur pola makan Langkah utama untuk mencegah obesitas adalah dengan mengatur pola makan dan mengonsumsi makanan yang bergizi dsan sesuai dengan pedoman Isi Piringku. Kurangi Konsumsi Gula, Garam, Lemak. Mengkonsumsi gula, garam, dan lemak yang berlebihan, akan mudah menyebabkan seseorang mengalami obesitas. Oleh karena itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi sehari atau yang setara dengan setara dengan 450 gram/hari Aktivitas fisik teratur Melakukan aktivitas fisik rutin minimal 30 menit sehari dapat membantu kita untuk hidup lebih sehat dan bebas dari obesitas. Berhenti mengkonsumsi alkohol dan rokok. Menghentikan perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum alkohol juga merupakan faktor penting dalam penurunan berat badan. Berkonsultasi dengan dokter. Jika IMT seseorang melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi di fasilitas kesehatan terdekat untuk meminta bantuan dalam melakukan program diet yang sesuai dan mengidentifikasi berbagai kemungkinan penyakit yang muncul akibat obesitas. Mencegah obesitas membutuhkan upaya dan komitmen yang konsisten. Dengan olahraga teratur, diet sehat, dan gaya hidup yang seimbang, kita dapat mencegah obesitas dan menjaga kesehatan dengan baik. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan terus berikan motivasi kepada teman atau kerabat terdekat yang sedang melakukan diet, untuk bisa mencapai berat badan yang ideal dan tubuh yang sehat. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Gejala Kanker Pada Anak Sejak Dini</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-kanker-pada-anak-sejak-dini</link>				
				<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 16:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-kanker-pada-anak-sejak-dini</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-dini-penyakit-kanker-pada-anak">Kanker pada anak</a></strong> merupakan mimpi buruk yang sangat mempengaruhi kehidupan anak dan keluarga. Meskipun gejalanya mungkin tidak terlalu jelas pada awalnya, namun penting bagi para orangtua untuk peka dan menerapkan sikap waspada terhadap setiap gejala penyakit yang muncul pada buah hati.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Gejala Kanker pada Anak</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong><em><span style="text-decoration: underline;">Gejala kanker pada anak</span></em></strong> dapat bervariasi tergantung pada jenis kanker yang diderita dan di mana kanker tersebut menyebar. Namun, secara umum, terdapat beberapa gejala umum yang dapat muncul pada anak yang mengalami kanker, diantaranya seperti:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Pucat, memar, atau pendarahan dan nyeri pada tulang.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Munculnya benjolan atau pembengkakan yang tidak terasa nyeri dan tanpa demam atau adanya tanda infeksi yang lain.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Terjadi penurunan berat badan pada anak</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Demam tanpa sebab yang jelas</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Batuk yang menetap atau sesak napas dan berkeringat di malam hari.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Adanya perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihat manik putih atau juling</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hilangnya penglihatan dan memar atau bengkak pada sekitar mata</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Perut membuncit</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit kepala yang menetap atau berat</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui beberapa <strong><a href="https://www.instagram.com/p/CorILpWhLsn/">gejala kanker pada anak</a></strong>, diharapkan bisa menjadi peringatan kepada para orangtua untuk lebih memperhatikan kesehatan pada buah hati.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jika ayah dan bunda mencurigai sang buah hati menderita kanker, maka segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Tindakan <span style="text-decoration: underline;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/materi-medsos-sayangi-diri-deteksi-dini-cegah-kanker">deteksi dini kanker</a></strong></span> merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar penanganan kanker pada anak bisa dilakukan sedini mungkin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Meskipun kanker pada anak dapat sangat mengganggu, namun ada harapan untuk kesembuhan. Tingkat kesembuhan kanker pada anak terus meningkat, terutama jika kanker dideteksi pada tahap awal dan diobati dengan tepat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain itu, tidak lupa untuk terus memberikan dukungan untuk keluarga dan anak-anak yang terkena kanker, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan memberikan dukungan emosional.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;Sumber =&nbsp;</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><a href="https://www.instagram.com/p/CorILpWhLsn/">P2PTM</a></p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-dini-penyakit-kanker-pada-anak">PROMKES</a></p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/da62d516kanker_anak.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Kanker pada anak merupakan mimpi buruk yang sangat mempengaruhi kehidupan anak dan keluarga. Meskipun gejalanya mungkin tidak terlalu jelas pada awalnya, namun penting bagi para orangtua untuk peka dan menerapkan sikap waspada terhadap setiap gejala penyakit yang muncul pada buah hati. Gejala Kanker pada Anak Gejala kanker pada anak dapat bervariasi tergantung pada jenis kanker yang diderita dan di mana kanker tersebut menyebar. Namun, secara umum, terdapat beberapa gejala umum yang dapat muncul pada anak yang mengalami kanker, diantaranya seperti: Pucat, memar, atau pendarahan dan nyeri pada tulang. Munculnya benjolan atau pembengkakan yang tidak terasa nyeri dan tanpa demam atau adanya tanda infeksi yang lain. Terjadi penurunan berat badan pada anak Demam tanpa sebab yang jelas Batuk yang menetap atau sesak napas dan berkeringat di malam hari. Adanya perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihat manik putih atau juling Hilangnya penglihatan dan memar atau bengkak pada sekitar mata Perut membuncit Sakit kepala yang menetap atau berat Dengan mengetahui beberapa gejala kanker pada anak, diharapkan bisa menjadi peringatan kepada para orangtua untuk lebih memperhatikan kesehatan pada buah hati. Jika ayah dan bunda mencurigai sang buah hati menderita kanker, maka segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Tindakan deteksi dini kanker merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar penanganan kanker pada anak bisa dilakukan sedini mungkin. Meskipun kanker pada anak dapat sangat mengganggu, namun ada harapan untuk kesembuhan. Tingkat kesembuhan kanker pada anak terus meningkat, terutama jika kanker dideteksi pada tahap awal dan diobati dengan tepat. Selain itu, tidak lupa untuk terus memberikan dukungan untuk keluarga dan anak-anak yang terkena kanker, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan memberikan dukungan emosional. &amp;nbsp;Sumber =&amp;nbsp; P2PTM PROMKES &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Kanker pada anak merupakan mimpi buruk yang sangat mempengaruhi kehidupan anak dan keluarga. Meskipun gejalanya mungkin tidak terlalu jelas pada awalnya, namun penting bagi para orangtua untuk peka dan menerapkan sikap waspada terhadap setiap gejala penyakit yang muncul pada buah hati. Gejala Kanker pada Anak Gejala kanker pada anak dapat bervariasi tergantung pada jenis kanker yang diderita dan di mana kanker tersebut menyebar. Namun, secara umum, terdapat beberapa gejala umum yang dapat muncul pada anak yang mengalami kanker, diantaranya seperti: Pucat, memar, atau pendarahan dan nyeri pada tulang. Munculnya benjolan atau pembengkakan yang tidak terasa nyeri dan tanpa demam atau adanya tanda infeksi yang lain. Terjadi penurunan berat badan pada anak Demam tanpa sebab yang jelas Batuk yang menetap atau sesak napas dan berkeringat di malam hari. Adanya perubahan yang terjadi pada mata, seperti terlihat manik putih atau juling Hilangnya penglihatan dan memar atau bengkak pada sekitar mata Perut membuncit Sakit kepala yang menetap atau berat Dengan mengetahui beberapa gejala kanker pada anak, diharapkan bisa menjadi peringatan kepada para orangtua untuk lebih memperhatikan kesehatan pada buah hati. Jika ayah dan bunda mencurigai sang buah hati menderita kanker, maka segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan diagnosis dan pengobatan yang tepat. Tindakan deteksi dini kanker merupakan hal yang penting untuk dilakukan agar penanganan kanker pada anak bisa dilakukan sedini mungkin. Meskipun kanker pada anak dapat sangat mengganggu, namun ada harapan untuk kesembuhan. Tingkat kesembuhan kanker pada anak terus meningkat, terutama jika kanker dideteksi pada tahap awal dan diobati dengan tepat. Selain itu, tidak lupa untuk terus memberikan dukungan untuk keluarga dan anak-anak yang terkena kanker, sehingga dapat membantu mengurangi stres dan memberikan dukungan emosional. &amp;nbsp;Sumber =&amp;nbsp; P2PTM PROMKES &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Gejala Anemia pada Remaja</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-anemia-pada-remaja</link>				
				<pubDate>Tue, 21 Feb 2023 09:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-anemia-pada-remaja</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/7-dampak-anemia-pada-remaja">Anemia adalah</a></strong> suatu kondisi dimana tubuh seseorang mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah yang ada di dalam tubuh berada di bawah batas normal. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan kurangnya hemoglobin di dalam tubuh, sehingga mempengaruhi jumlah produksi sel darah merah.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Anemia</strong> juga merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada golongan remaja. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kekurangan nutrisi hingga pendarahan akibat menstruasi.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Gejala Anemia pada Remaja</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Secara umum, sebagian orang tidak memperlihatkan gejala atau tanda. Namun demikian, terdapat beberapa <strong><a href="https://dinkes.pringsewukab.go.id/detailpost/anemia-pada-remaja-apa-penyebab-dan-cara-mengatasinya#:~:text=Penyebab%20paling%20umum%20dari%20anemia,ia%20merasakan%20permulaan%20siklus%20menstruasi.">gejala anemia</a></strong> yang dapat dialami oleh remaja seperti berikut, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Terlihat sangat lelah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengalami perubahan suasana hati</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kulit yang terlihat lebih pucat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sering mengalami pusing</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengalami jaundice (kulit dan mata menjadi kuning)</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Detak jantung berdebar lebih cepat dari biasanya.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengalami sesak nafas, sindrom kaki gelisah hingga kaki dan tangan bengkak apabila mengalami anemia berat.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui beberapa gejala anemia pada remaja diatas, diharapkan para orangtua bisa meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan dengan memenuhi asupan gizi dan nutrisi pada anak setiap harinya. Selain itu, juga diharapkan anak bisa mengkonsumsi <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/cegah-anemia-pada-remaja-putri-dengan-tablet-tambah-darah">Tablet Tambah Darah (TTD)</a></strong> secara berkala.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan pemeriksan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami <strong>gejala anemia</strong>, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/2eceaa08anemia.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh seseorang mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah yang ada di dalam tubuh berada di bawah batas normal. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan kurangnya hemoglobin di dalam tubuh, sehingga mempengaruhi jumlah produksi sel darah merah. Anemia juga merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada golongan remaja. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kekurangan nutrisi hingga pendarahan akibat menstruasi. Gejala Anemia pada Remaja Secara umum, sebagian orang tidak memperlihatkan gejala atau tanda. Namun demikian, terdapat beberapa gejala anemia yang dapat dialami oleh remaja seperti berikut, diantaranya adalah: Terlihat sangat lelah Mengalami perubahan suasana hati Kulit yang terlihat lebih pucat Sering mengalami pusing Mengalami jaundice (kulit dan mata menjadi kuning) Detak jantung berdebar lebih cepat dari biasanya. Mengalami sesak nafas, sindrom kaki gelisah hingga kaki dan tangan bengkak apabila mengalami anemia berat. Dengan mengetahui beberapa gejala anemia pada remaja diatas, diharapkan para orangtua bisa meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan dengan memenuhi asupan gizi dan nutrisi pada anak setiap harinya. Selain itu, juga diharapkan anak bisa mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara berkala. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan pemeriksan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala anemia, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Anemia adalah suatu kondisi dimana tubuh seseorang mengalami penurunan atau jumlah sel darah merah yang ada di dalam tubuh berada di bawah batas normal. Hal tersebut dapat terjadi dikarenakan kurangnya hemoglobin di dalam tubuh, sehingga mempengaruhi jumlah produksi sel darah merah. Anemia juga merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada golongan remaja. Hal ini dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya adalah kekurangan nutrisi hingga pendarahan akibat menstruasi. Gejala Anemia pada Remaja Secara umum, sebagian orang tidak memperlihatkan gejala atau tanda. Namun demikian, terdapat beberapa gejala anemia yang dapat dialami oleh remaja seperti berikut, diantaranya adalah: Terlihat sangat lelah Mengalami perubahan suasana hati Kulit yang terlihat lebih pucat Sering mengalami pusing Mengalami jaundice (kulit dan mata menjadi kuning) Detak jantung berdebar lebih cepat dari biasanya. Mengalami sesak nafas, sindrom kaki gelisah hingga kaki dan tangan bengkak apabila mengalami anemia berat. Dengan mengetahui beberapa gejala anemia pada remaja diatas, diharapkan para orangtua bisa meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pencegahan dengan memenuhi asupan gizi dan nutrisi pada anak setiap harinya. Selain itu, juga diharapkan anak bisa mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) secara berkala. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan pemeriksan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala anemia, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Cegah Stunting dengan ABCDE</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/cegah-stunting-dengan-abcde</link>				
				<pubDate>Thu, 16 Feb 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/cegah-stunting-dengan-abcde</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/cegah-stunting-itu-penting"><strong><span style="text-decoration: underline;">Stunting</span></strong></a> atau keterlambatan pertumbuhan merupakan masalah gizi kronis yang sering terjadi pada anak-anak di dunia, termasuk Indonesia. Stunting sendiri, dapat terlihat ketika anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan normal yang seharusnya dimiliki oleh anak pada usia yang sama.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada kasus anak yang mengalami stunting, tidak hanya pertumbuhan fisik yang berbeda dari anak seusianya, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak. Berangkat dari kondisi dan urgensi tersebut, penting bagi kita semua untuk saling bekerjasama dalam melindungi generasi penerus bangsa dari stunting.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mencegah Stunting pada Anak</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting, berikut ini merupakan Tips ABCDE yang dapat digunakan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">&nbsp;(A) Aktif minum Tablet Tambah Darah (TTD)</p>
</li>
</ol>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan)</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">2. &nbsp; (B) Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">3. &nbsp;(C) Cukupi konsumsi protein hewani</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">&nbsp;Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">4. &nbsp; (D) Datang ke Posyandu setiap bulan</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">5.&nbsp; (E) Eksklusif ASI 6 bulan</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">&nbsp;&nbsp;ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun</p>
</li>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Meski saat ini Indonesia berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga mencapai 21,6% pada tahun 2022 yang lalu, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan agar angka kasus stunting di Indonesia terus mengalami penurunan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, agar segala potensi penyakit pada ibu dan calon bayi dapat segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/1212b157cegahh.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Stunting atau keterlambatan pertumbuhan merupakan masalah gizi kronis yang sering terjadi pada anak-anak di dunia, termasuk Indonesia. Stunting sendiri, dapat terlihat ketika anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan normal yang seharusnya dimiliki oleh anak pada usia yang sama. Pada kasus anak yang mengalami stunting, tidak hanya pertumbuhan fisik yang berbeda dari anak seusianya, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak. Berangkat dari kondisi dan urgensi tersebut, penting bagi kita semua untuk saling bekerjasama dalam melindungi generasi penerus bangsa dari stunting. Tips Mencegah Stunting pada Anak Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting, berikut ini merupakan Tips ABCDE yang dapat digunakan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak, diantaranya adalah: &amp;nbsp;(A) Aktif minum Tablet Tambah Darah (TTD) Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali. Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan) 2. &amp;nbsp; (B) Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG 3. &amp;nbsp;(C) Cukupi konsumsi protein hewani &amp;nbsp;Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan 4. &amp;nbsp; (D) Datang ke Posyandu setiap bulan Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan 5.&amp;nbsp; (E) Eksklusif ASI 6 bulan &amp;nbsp;&amp;nbsp;ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun Meski saat ini Indonesia berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga mencapai 21,6% pada tahun 2022 yang lalu, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan agar angka kasus stunting di Indonesia terus mengalami penurunan. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, agar segala potensi penyakit pada ibu dan calon bayi dapat segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Stunting atau keterlambatan pertumbuhan merupakan masalah gizi kronis yang sering terjadi pada anak-anak di dunia, termasuk Indonesia. Stunting sendiri, dapat terlihat ketika anak memiliki tinggi badan lebih pendek dari tinggi badan normal yang seharusnya dimiliki oleh anak pada usia yang sama. Pada kasus anak yang mengalami stunting, tidak hanya pertumbuhan fisik yang berbeda dari anak seusianya, tetapi juga dapat mempengaruhi perkembangan kognitif dan kemampuan belajar anak. Berangkat dari kondisi dan urgensi tersebut, penting bagi kita semua untuk saling bekerjasama dalam melindungi generasi penerus bangsa dari stunting. Tips Mencegah Stunting pada Anak Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat dan bebas dari stunting, berikut ini merupakan Tips ABCDE yang dapat digunakan untuk meminimalisir potensi stunting pada anak, diantaranya adalah: &amp;nbsp;(A) Aktif minum Tablet Tambah Darah (TTD) Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali. Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan) 2. &amp;nbsp; (B) Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG 3. &amp;nbsp;(C) Cukupi konsumsi protein hewani &amp;nbsp;Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan 4. &amp;nbsp; (D) Datang ke Posyandu setiap bulan Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan 5.&amp;nbsp; (E) Eksklusif ASI 6 bulan &amp;nbsp;&amp;nbsp;ASI eksklusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun Meski saat ini Indonesia berhasil menurunkan angka prevalensi stunting hingga mencapai 21,6% pada tahun 2022 yang lalu, namun upaya pencegahan tetap harus dilakukan agar angka kasus stunting di Indonesia terus mengalami penurunan. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta bersegera dalam melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan untuk melakukan pemeriksaan kehamilan, agar segala potensi penyakit pada ibu dan calon bayi dapat segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Dampak Buruk Rokok Bagi Perokok Aktif dan Pasif</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/dampak-buruk-rokok-bagi-perokok-aktif-dan-pasif</link>				
				<pubDate>Fri, 10 Feb 2023 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/dampak-buruk-rokok-bagi-perokok-aktif-dan-pasif</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Merokok</strong></span> merupakan kegiatan yang berdampak buruk tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain atau keluarga yang ada di sekitarnya baik dalam waktu singkat maupun jangka panjang. Perlu diketahui, bahwa di dalam rokok terkandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh.</p>
<p dir="ltr">Selain pengetahuan di atas, momen perayaan <strong>Hari Kanker Sedunia</strong> yang diadakan pada tanggal 4 Februari 2023 yang lalu sudah seharusnya menjadikan pengingat bahwa kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang mengincar perokok aktif maupun pasif.</p>
<h1 dir="ltr">Dampak Buruk Bagi Perokok Aktif dan Pasif</h1>
<p dir="ltr">Selain <strong>penyakit kanker</strong>, terdapat beberapa dampak buruk lainnya yang mungkin terjadi kepada para perokok aktif maupun pasif, di antaranya adalah:</p>
<ol>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penyakit paru-paru kronis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menyebabkan stroke dan serangan jantung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tulang mudah patah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gangguan pada mata, salah satunya seperti katarak</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menyebabkan kanker leher rahim dan keguguran pada wanita</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menyebabkan kerontokan rambut.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr">Merokok dalam berbagai jenis dan bentuk merupakan kegiatan yang akan mengganggu kesehatan. Mulai bangun kesadaran untuk menciptakan <strong>rumah bebas asap rokok</strong> dan menerapkan <span style="text-decoration: underline;">perilaku hidup bersih dan sehat</span> agar keluarga yang sehat dan bebas dari asap rokok dapat segera terwujud.</p>
<p dir="ltr">Segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat atau <span style="text-decoration: underline;"><strong>Quit-line Berhenti Merokok</strong></span> milik Kementerian Kesehatan yang dapat diakses melalui nomor telepon 0-800-177-6565 pada hari Senin - Sabtu Pukul 08.00 s.d 16.00 apabila membutuhkan layanan konsultasi untuk berhenti merokok.</p>
<p dir="ltr">Sumber = P2PTM</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/b39f33e6DAMPAK.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Merokok merupakan kegiatan yang berdampak buruk tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain atau keluarga yang ada di sekitarnya baik dalam waktu singkat maupun jangka panjang. Perlu diketahui, bahwa di dalam rokok terkandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Selain pengetahuan di atas, momen perayaan Hari Kanker Sedunia yang diadakan pada tanggal 4 Februari 2023 yang lalu sudah seharusnya menjadikan pengingat bahwa kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang mengincar perokok aktif maupun pasif. Dampak Buruk Bagi Perokok Aktif dan Pasif Selain penyakit kanker, terdapat beberapa dampak buruk lainnya yang mungkin terjadi kepada para perokok aktif maupun pasif, di antaranya adalah: Penyakit paru-paru kronis Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut Menyebabkan stroke dan serangan jantung Tulang mudah patah Gangguan pada mata, salah satunya seperti katarak Menyebabkan kanker leher rahim dan keguguran pada wanita Menyebabkan kerontokan rambut. Merokok dalam berbagai jenis dan bentuk merupakan kegiatan yang akan mengganggu kesehatan. Mulai bangun kesadaran untuk menciptakan rumah bebas asap rokok dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar keluarga yang sehat dan bebas dari asap rokok dapat segera terwujud. Segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat atau Quit-line Berhenti Merokok milik Kementerian Kesehatan yang dapat diakses melalui nomor telepon 0-800-177-6565 pada hari Senin - Sabtu Pukul 08.00 s.d 16.00 apabila membutuhkan layanan konsultasi untuk berhenti merokok. Sumber = P2PTM &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Merokok merupakan kegiatan yang berdampak buruk tidak hanya bagi diri sendiri, tetapi juga orang lain atau keluarga yang ada di sekitarnya baik dalam waktu singkat maupun jangka panjang. Perlu diketahui, bahwa di dalam rokok terkandung lebih dari 4.000 jenis bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Selain pengetahuan di atas, momen perayaan Hari Kanker Sedunia yang diadakan pada tanggal 4 Februari 2023 yang lalu sudah seharusnya menjadikan pengingat bahwa kanker merupakan salah satu penyakit mematikan yang mengincar perokok aktif maupun pasif. Dampak Buruk Bagi Perokok Aktif dan Pasif Selain penyakit kanker, terdapat beberapa dampak buruk lainnya yang mungkin terjadi kepada para perokok aktif maupun pasif, di antaranya adalah: Penyakit paru-paru kronis Merusak gigi dan menyebabkan bau mulut Menyebabkan stroke dan serangan jantung Tulang mudah patah Gangguan pada mata, salah satunya seperti katarak Menyebabkan kanker leher rahim dan keguguran pada wanita Menyebabkan kerontokan rambut. Merokok dalam berbagai jenis dan bentuk merupakan kegiatan yang akan mengganggu kesehatan. Mulai bangun kesadaran untuk menciptakan rumah bebas asap rokok dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat agar keluarga yang sehat dan bebas dari asap rokok dapat segera terwujud. Segera lakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat atau Quit-line Berhenti Merokok milik Kementerian Kesehatan yang dapat diakses melalui nomor telepon 0-800-177-6565 pada hari Senin - Sabtu Pukul 08.00 s.d 16.00 apabila membutuhkan layanan konsultasi untuk berhenti merokok. Sumber = P2PTM &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>6 Strategi Gaya Hidup untuk Menghindari Kanker</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/6-strategi-gaya-hidup-untuk-menghindari-kanker</link>				
				<pubDate>Wed, 08 Feb 2023 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/6-strategi-gaya-hidup-untuk-menghindari-kanker</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Perayaan <strong>Hari Kanker Sedunia</strong> yang diselenggarakan pada 04 Februari 2023 yang lalu, menjadi momen pengingat bagi kita semua bahwa kanker masih menjadi salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang paling berkontribusi dalam menyumbang angka kematian masyarakat Indonesia.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Saat ini diketahui bahwa<strong> kasus kanker baru di Indonesia</strong> berdasarkan data Globocan 2020 sebanyak 396.914 kasus baru yang didominasi oleh kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker lever. Dengan demikian, penting bagi kita untuk selalu menerapkan perilaku hidup sehat untuk meminimalisir potensi terserang penyakit kanker.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mencegah Kanker</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa strategi gaya hidup yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah kanker, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menjaga berat badan agar tetap sehat dan ideal</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Aktif melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, agar tubuh tetap bugar.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Lakukan pemeriksaan berkala ke fasilitas kesehatan terdekat.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kurangi konsumsi sodium/garam</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kurangi konsumsi makanan/minuman manis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hindari makanan yang diasap atau dibakar.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kanker menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam nyawa penderitanya. Namun demikian, dengan mengetahui beberapa<strong> tips mencegah kanker</strong> di atas, dapat menurunkan potensi risiko masyarakat dari penyakit kanker.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat ketika mengalami <strong>gejala penyakit kanker</strong> untuk mendapatkan penanganan segera dari petugas kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/a78abe08WhatsApp_Image_2023-02-10_at_15.24.18.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Perayaan Hari Kanker Sedunia yang diselenggarakan pada 04 Februari 2023 yang lalu, menjadi momen pengingat bagi kita semua bahwa kanker masih menjadi salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang paling berkontribusi dalam menyumbang angka kematian masyarakat Indonesia. Saat ini diketahui bahwa kasus kanker baru di Indonesia berdasarkan data Globocan 2020 sebanyak 396.914 kasus baru yang didominasi oleh kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker lever. Dengan demikian, penting bagi kita untuk selalu menerapkan perilaku hidup sehat untuk meminimalisir potensi terserang penyakit kanker. Tips Mencegah Kanker Berikut ini adalah beberapa strategi gaya hidup yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah kanker, diantaranya adalah: Menjaga berat badan agar tetap sehat dan ideal Aktif melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, agar tubuh tetap bugar. Lakukan pemeriksaan berkala ke fasilitas kesehatan terdekat. Kurangi konsumsi sodium/garam Kurangi konsumsi makanan/minuman manis Hindari makanan yang diasap atau dibakar. Kanker menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam nyawa penderitanya. Namun demikian, dengan mengetahui beberapa tips mencegah kanker di atas, dapat menurunkan potensi risiko masyarakat dari penyakit kanker. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat ketika mengalami gejala penyakit kanker untuk mendapatkan penanganan segera dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Perayaan Hari Kanker Sedunia yang diselenggarakan pada 04 Februari 2023 yang lalu, menjadi momen pengingat bagi kita semua bahwa kanker masih menjadi salah satu Penyakit Tidak Menular (PTM) yang paling berkontribusi dalam menyumbang angka kematian masyarakat Indonesia. Saat ini diketahui bahwa kasus kanker baru di Indonesia berdasarkan data Globocan 2020 sebanyak 396.914 kasus baru yang didominasi oleh kanker payudara, kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker lever. Dengan demikian, penting bagi kita untuk selalu menerapkan perilaku hidup sehat untuk meminimalisir potensi terserang penyakit kanker. Tips Mencegah Kanker Berikut ini adalah beberapa strategi gaya hidup yang bisa dilakukan oleh masyarakat untuk mencegah kanker, diantaranya adalah: Menjaga berat badan agar tetap sehat dan ideal Aktif melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit sehari, agar tubuh tetap bugar. Lakukan pemeriksaan berkala ke fasilitas kesehatan terdekat. Kurangi konsumsi sodium/garam Kurangi konsumsi makanan/minuman manis Hindari makanan yang diasap atau dibakar. Kanker menjadi salah satu masalah kesehatan yang mengancam nyawa penderitanya. Namun demikian, dengan mengetahui beberapa tips mencegah kanker di atas, dapat menurunkan potensi risiko masyarakat dari penyakit kanker. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat, serta segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat ketika mengalami gejala penyakit kanker untuk mendapatkan penanganan segera dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Gejala Stunting yang Harus Diwaspadai</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/gejala-stunting-yang-harus-diwaspadai</link>				
				<pubDate>Thu, 02 Feb 2023 17:13:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/gejala-stunting-yang-harus-diwaspadai</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Bertepatan dengan perayaan Hari Gizi Nasional ke-63 pada tanggal 25 Januari 2022 yang lalu, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa prevalensi <span style="text-decoration: underline;"><strong>stunting</strong></span> di Indonesia mengalami penurunan menjadi 21,6% setelah sebelumnya menyentuh angka 24,4% pada tahun 2021. Capaian tersebut merupakan hasil upaya Kementerian Kesehatan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting sedini mungkin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun demikian, kewaspadaan terhadap potensi <strong>stunting pada anak</strong>, harus terus dilakukan sehingga potensi stunting pada anak dapat segera dicegah dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>STUNTING</strong>&nbsp; adalah &ldquo;Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, <strong>yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar</strong>.&rdquo;&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Para orang tua juga diharapkan bisa melakukan <strong>pencegahan</strong> dengan memberikan ASI Eksklusif pada anak sampai usia 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun, memberikan MPASI yang kaya akan protein hewani, membawa anak ke posyandu untuk dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu dalam rangka mempersiapkan kehamilan pada wanita usia produktif, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi <strong>Tablet Tambah Darah</strong> (TTD) sejak remaja.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan memahami upaya <strong>pencegahan</strong> dan <strong>stunting pada anak</strong>, diharapkan dapat meminimalisir potensi anak terlahir stunting, sehingga terciptanya generasi penerus Indonesia yang sehat dan mampu berdaya saing dapat terwujud.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tidak lupa untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila anak mengalami <strong>gejala stunting</strong>, agar anak ditangani sedini mungkin oleh petugas kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-28b369e3-7fff-0331-2e49-47c3350aa4dd">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/4e28e54eWhatsApp_Image_2023-02-02_at_17.13.37.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Bertepatan dengan perayaan Hari Gizi Nasional ke-63 pada tanggal 25 Januari 2022 yang lalu, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan menjadi 21,6% setelah sebelumnya menyentuh angka 24,4% pada tahun 2021. Capaian tersebut merupakan hasil upaya Kementerian Kesehatan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting sedini mungkin. Namun demikian, kewaspadaan terhadap potensi stunting pada anak, harus terus dilakukan sehingga potensi stunting pada anak dapat segera dicegah dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan. STUNTING&amp;nbsp; adalah &amp;ldquo;Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar.&amp;rdquo;&amp;nbsp; Para orang tua juga diharapkan bisa melakukan pencegahan dengan memberikan ASI Eksklusif pada anak sampai usia 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun, memberikan MPASI yang kaya akan protein hewani, membawa anak ke posyandu untuk dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu dalam rangka mempersiapkan kehamilan pada wanita usia produktif, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sejak remaja. Dengan memahami upaya pencegahan dan stunting pada anak, diharapkan dapat meminimalisir potensi anak terlahir stunting, sehingga terciptanya generasi penerus Indonesia yang sehat dan mampu berdaya saing dapat terwujud. Tidak lupa untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila anak mengalami gejala stunting, agar anak ditangani sedini mungkin oleh petugas kesehatan. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Bertepatan dengan perayaan Hari Gizi Nasional ke-63 pada tanggal 25 Januari 2022 yang lalu, Kementerian Kesehatan mengumumkan bahwa prevalensi stunting di Indonesia mengalami penurunan menjadi 21,6% setelah sebelumnya menyentuh angka 24,4% pada tahun 2021. Capaian tersebut merupakan hasil upaya Kementerian Kesehatan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat dalam mencegah terjadinya stunting sedini mungkin. Namun demikian, kewaspadaan terhadap potensi stunting pada anak, harus terus dilakukan sehingga potensi stunting pada anak dapat segera dicegah dan mendapatkan penanganan dari petugas kesehatan. STUNTING&amp;nbsp; adalah &amp;ldquo;Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badan anak berada di bawah standar.&amp;rdquo;&amp;nbsp; Para orang tua juga diharapkan bisa melakukan pencegahan dengan memberikan ASI Eksklusif pada anak sampai usia 6 bulan dan melanjutkan pemberian ASI sampai 2 tahun, memberikan MPASI yang kaya akan protein hewani, membawa anak ke posyandu untuk dipantau pertumbuhan dan perkembangannya, menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu dalam rangka mempersiapkan kehamilan pada wanita usia produktif, dianjurkan untuk rutin mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sejak remaja. Dengan memahami upaya pencegahan dan stunting pada anak, diharapkan dapat meminimalisir potensi anak terlahir stunting, sehingga terciptanya generasi penerus Indonesia yang sehat dan mampu berdaya saing dapat terwujud. Tidak lupa untuk segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila anak mengalami gejala stunting, agar anak ditangani sedini mungkin oleh petugas kesehatan. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Protein Hewani Cegah Stunting</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/protein-hewani-cegah-stunting</link>				
				<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/protein-hewani-cegah-stunting</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Stunting adalah</strong> salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan <span style="text-decoration: underline;">penurunan stunting</span> sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema &ldquo;Protein Hewani Cegah Stunting&rdquo; pada <strong>Hari Gizi Nasional ke-63</strong> pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa <span style="text-decoration: underline;">protein hewani adalah</span> instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna <span style="text-decoration: underline;">mencegah stunting pada anak</span>, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. &ldquo;Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,&rdquo;</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mencegah Stunting</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menjaga kebersihan lingkungan</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menerapkan beberapa <strong>tips mencegah stunting</strong> di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan.&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/d1527615WhatsApp_Image_2023-01-26_at_09.59.19.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penurunan stunting sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya. Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema &amp;ldquo;Protein Hewani Cegah Stunting&amp;rdquo; pada Hari Gizi Nasional ke-63 pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah stunting pada anak, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. &amp;ldquo;Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,&amp;rdquo; Tips Mencegah Stunting Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut: Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan. Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan. Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala Menjaga kebersihan lingkungan Dengan menerapkan beberapa tips mencegah stunting di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Stunting adalah salah satu masalah kesehatan yang masih banyak kita temukan di Indonesia, yaitu sekitar 21,6% (SSGI 2022). Meski demikian, Kementerian Kesehatan optimis untuk bisa melakukan Prevalensi stunting hingga mencapai 14% pada tahun 2024. Sehingga dengan demikian, pemerintah akan terus mengupayakan penurunan stunting sebanyak 2,7 persen setiap tahunnya. Adapun upaya yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengangkat tema &amp;ldquo;Protein Hewani Cegah Stunting&amp;rdquo; pada Hari Gizi Nasional ke-63 pada tahun ini. Perlu diketahui bahwa protein hewani adalah instrumen gizi yang dibutuhkan oleh ibu hamil guna mencegah stunting pada anak, hal ini dikarenakan pangan hewani mempunyai kandungan zat gizi yang lengkap, kaya protein hewani dan vitamin yang sangat penting dalam mendukung pertumbuhan dan perkembangan. Dalam keterangannya, Ketua Umum Pergizi Pangan Indonesia Prof. Hardiansyah juga mendukung urgensinya pemberian protein hewani terhadap penurunan angka stunting. Beliau mengatakan bahwa gangguan pertumbuhan janin dalam kandungan menjadi salah satu penyebab utama anak lahir stunting, salah satunya karena komponen gizi. &amp;ldquo;Ini bukti pemberian telur satu butir satu hari pada anak setelah pemberian ASI eksklusif itu menurunkan risiko stunting,&amp;rdquo; Tips Mencegah Stunting Selain pemberian protein hewani, terdapat beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting pada anak, diantaranya adalah sebagai berikut: Mempersiapkan dan memenuhi kebutuhan gizi sejak hamil, dengan rutin minum Tablet Tambah Darah dan mengkonsumsi gizi seimbang kaya protein hewani selama kehamilan. Memberikan ASI Eksklusif sampai bayi berusia 6 bulan Memberikan MPASI yang kaya protein hewani untuk bayi usia diatas 6 bulan. Terus memantau perkembangan anak dan membawa si Kecil ke Posyandu secara berkala Menjaga kebersihan lingkungan Dengan menerapkan beberapa tips mencegah stunting di atas, diharapkan bisa meminimalisir potensi stunting pada generasi penerus Indonesia, sehingga kedepannya diharapkan bisa menjadi sumber daya yang unggul dan berdaya saing. Tetap terapkan perilaku hidup bersih dan sehat dan bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan apabila membutuhkan konsultasi maupun pemeriksaan kesehatan.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/rekomendasi-suplemen-semasa-kehamilan-pk</link>				
				<pubDate>Sat, 21 Jan 2023 06:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/rekomendasi-suplemen-semasa-kehamilan-pk</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Semasa kehamilan, pemenuhan nutrisi memegang peranan yang sangat penting. Kebutuhan gizi dan penyerapan mineral meningkat karena tubuh Bunda harus menyesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang janin. Beberapa zat yang paling dibutuhkan selama kehamilan antara lain asam folat, zat besi, kalsium, dan mineral.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ada banyak produk suplemen yang tersedia di pasaran saat ini. Untuk menunjang pertumbuhan si kecil agar selamat sampai persalinan, banyak yang mempertimbangkan untuk mengonsumsi produk-produk suplemen ini.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun, mungkin Ayah atau Bunda sedang berpikir-pikir, pentingkah suplemen ini untuk kehamilan? Dan mana yang paling direkomendasikan untuk kondisi Bunda?</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kondisi yang Membuat Bunda Butuh Suplemen Semasa Kehamilan</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Secara umum, bumil bisa menjalani kehamilan tanpa mengonsumsi semua suplemen secara komplet. Kecuali jika tampak tanda-tanda berikut pada saat kehamilan:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>1. Bumil <a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/699/pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-anemia">Anemia</a></strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Waspadai tanda-tanda seperti pening, lemas, kulit pucat, jantung berdebar-debar. Anemia di antara bumil sering terjadi karena kebutuhan zat besi (fe) yang meningkat hingga 800 mg sehari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>2. Bumil Kekurangan Nutrisi</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tanpa pemenuhan nutrisi yang cukup, janin bisa berkembang kurang optimal. Ciri-ciri bumil kurang nutrisi termasuk berat badan tidak bertambah, sakit-sakitan, mudah pusing dan lemah.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>3. Mengandung Bayi Kembar</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jika Ayah dan Bunda telah menjalankan USG Transabdominal dan mendapati bayi Anda ternyata kembar, mulailah memberikan nutrisi ekstra pada konsumsi Bunda. Pasalnya, bayi kembar membutuhkan jumlah asupan nutrisi lebih banyak ketimbang kehamilan satu janin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>4. Bumil Muntah-Muntah Hebat</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ada kalanya, bumil muntah-muntah hebat sampai lemas dan susah bergerak. Pemenuhan nutrisi jadi terganggu karena apa pun yang Bunda makan akan keluar lagi, sehingga kadang diiringi tendensi tidak berselera makan dan selalu letih. Kondisi ini disebut hyperemesis gravidarum.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk menanggulangi hal-hal tersebut, bumil disarankan untuk meminum suplemen tambahan berikut:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong><a href="https://docs.google.com/document/d/1IeVsRXPRsblGkKf-lfNz8K7ELRhKgi-tlCU-z1HqJSw/edit?usp=sharing">1. TTD (Tablet Tambah Darah)</a></strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kaplet atau tablet tambah darah ini dinilai wajib karena untuk membentuk plasenta yang kuat, melancarkan sirkulasi oksigen dalam tubuh, dan menjaga kebugaran tubuh Bunda serta janin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>2. Kalsium</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kalsium bisa didapat via banyak mengonsumsi makanan seperti keju, susu, yoghurt, daging, sayur brokoli, dan ikan. Namun, patut ditambahkan suplementasi kalsium sebanyak 1,5-2 gram untuk mencegah preeklampsia semasa kehamilan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>3. Asam Folat</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Konsumsi asam folat untuk Bunda harus dimulai sedini mungkin, bahkan sejak trimester pertama. Dosis yang disarankan adalah 400 mikrogram per hari. Gunanya untuk pembentukan DNA dan perkembangan otak serta saraf janin dalam kandungan. Jadi, jangan lupakan suplementasi asam folat jika ingin si kecil pandai, ya, AyBun.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>4. Vitamin</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Vitamin-vitamin dasar dan vital seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D penting dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh Bunda dari beragam penyakit yang mungkin menyerang selama kehamilan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Agar aman, imbangi konsumsi suplemen-suplemen di atas dengan istirahat tidur yang cukup dan makan makanan bergizi imbang. Dan selalu konsultasikan penggunaan suplemen Anda dengan bidan atau tenaga kesehatan yang Ayah dan Bunda percayai.</p>
<p style="text-align: justify;"><br /><br /></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil">https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31669079/">https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31669079/</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7071347/">https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7071347/</a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-53704ca9-7fff-d6c6-7c8c-51876da49f6f">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/aba67ddeWhatsApp_Image_2023-01-19_at_14.20.57.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Semasa kehamilan, pemenuhan nutrisi memegang peranan yang sangat penting. Kebutuhan gizi dan penyerapan mineral meningkat karena tubuh Bunda harus menyesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang janin. Beberapa zat yang paling dibutuhkan selama kehamilan antara lain asam folat, zat besi, kalsium, dan mineral. Ada banyak produk suplemen yang tersedia di pasaran saat ini. Untuk menunjang pertumbuhan si kecil agar selamat sampai persalinan, banyak yang mempertimbangkan untuk mengonsumsi produk-produk suplemen ini. Namun, mungkin Ayah atau Bunda sedang berpikir-pikir, pentingkah suplemen ini untuk kehamilan? Dan mana yang paling direkomendasikan untuk kondisi Bunda? Kondisi yang Membuat Bunda Butuh Suplemen Semasa Kehamilan Secara umum, bumil bisa menjalani kehamilan tanpa mengonsumsi semua suplemen secara komplet. Kecuali jika tampak tanda-tanda berikut pada saat kehamilan: 1. Bumil Anemia Waspadai tanda-tanda seperti pening, lemas, kulit pucat, jantung berdebar-debar. Anemia di antara bumil sering terjadi karena kebutuhan zat besi (fe) yang meningkat hingga 800 mg sehari. 2. Bumil Kekurangan Nutrisi Tanpa pemenuhan nutrisi yang cukup, janin bisa berkembang kurang optimal. Ciri-ciri bumil kurang nutrisi termasuk berat badan tidak bertambah, sakit-sakitan, mudah pusing dan lemah. 3. Mengandung Bayi Kembar Jika Ayah dan Bunda telah menjalankan USG Transabdominal dan mendapati bayi Anda ternyata kembar, mulailah memberikan nutrisi ekstra pada konsumsi Bunda. Pasalnya, bayi kembar membutuhkan jumlah asupan nutrisi lebih banyak ketimbang kehamilan satu janin. 4. Bumil Muntah-Muntah Hebat Ada kalanya, bumil muntah-muntah hebat sampai lemas dan susah bergerak. Pemenuhan nutrisi jadi terganggu karena apa pun yang Bunda makan akan keluar lagi, sehingga kadang diiringi tendensi tidak berselera makan dan selalu letih. Kondisi ini disebut hyperemesis gravidarum. &amp;nbsp; Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan &amp;nbsp; Untuk menanggulangi hal-hal tersebut, bumil disarankan untuk meminum suplemen tambahan berikut: 1. TTD (Tablet Tambah Darah) Kaplet atau tablet tambah darah ini dinilai wajib karena untuk membentuk plasenta yang kuat, melancarkan sirkulasi oksigen dalam tubuh, dan menjaga kebugaran tubuh Bunda serta janin. 2. Kalsium Kalsium bisa didapat via banyak mengonsumsi makanan seperti keju, susu, yoghurt, daging, sayur brokoli, dan ikan. Namun, patut ditambahkan suplementasi kalsium sebanyak 1,5-2 gram untuk mencegah preeklampsia semasa kehamilan. 3. Asam Folat Konsumsi asam folat untuk Bunda harus dimulai sedini mungkin, bahkan sejak trimester pertama. Dosis yang disarankan adalah 400 mikrogram per hari. Gunanya untuk pembentukan DNA dan perkembangan otak serta saraf janin dalam kandungan. Jadi, jangan lupakan suplementasi asam folat jika ingin si kecil pandai, ya, AyBun. 4. Vitamin Vitamin-vitamin dasar dan vital seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D penting dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh Bunda dari beragam penyakit yang mungkin menyerang selama kehamilan. Agar aman, imbangi konsumsi suplemen-suplemen di atas dengan istirahat tidur yang cukup dan makan makanan bergizi imbang. Dan selalu konsultasikan penggunaan suplemen Anda dengan bidan atau tenaga kesehatan yang Ayah dan Bunda percayai. Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31669079/ https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7071347/ &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Semasa kehamilan, pemenuhan nutrisi memegang peranan yang sangat penting. Kebutuhan gizi dan penyerapan mineral meningkat karena tubuh Bunda harus menyesuaikan dengan kebutuhan tumbuh kembang janin. Beberapa zat yang paling dibutuhkan selama kehamilan antara lain asam folat, zat besi, kalsium, dan mineral. Ada banyak produk suplemen yang tersedia di pasaran saat ini. Untuk menunjang pertumbuhan si kecil agar selamat sampai persalinan, banyak yang mempertimbangkan untuk mengonsumsi produk-produk suplemen ini. Namun, mungkin Ayah atau Bunda sedang berpikir-pikir, pentingkah suplemen ini untuk kehamilan? Dan mana yang paling direkomendasikan untuk kondisi Bunda? Kondisi yang Membuat Bunda Butuh Suplemen Semasa Kehamilan Secara umum, bumil bisa menjalani kehamilan tanpa mengonsumsi semua suplemen secara komplet. Kecuali jika tampak tanda-tanda berikut pada saat kehamilan: 1. Bumil Anemia Waspadai tanda-tanda seperti pening, lemas, kulit pucat, jantung berdebar-debar. Anemia di antara bumil sering terjadi karena kebutuhan zat besi (fe) yang meningkat hingga 800 mg sehari. 2. Bumil Kekurangan Nutrisi Tanpa pemenuhan nutrisi yang cukup, janin bisa berkembang kurang optimal. Ciri-ciri bumil kurang nutrisi termasuk berat badan tidak bertambah, sakit-sakitan, mudah pusing dan lemah. 3. Mengandung Bayi Kembar Jika Ayah dan Bunda telah menjalankan USG Transabdominal dan mendapati bayi Anda ternyata kembar, mulailah memberikan nutrisi ekstra pada konsumsi Bunda. Pasalnya, bayi kembar membutuhkan jumlah asupan nutrisi lebih banyak ketimbang kehamilan satu janin. 4. Bumil Muntah-Muntah Hebat Ada kalanya, bumil muntah-muntah hebat sampai lemas dan susah bergerak. Pemenuhan nutrisi jadi terganggu karena apa pun yang Bunda makan akan keluar lagi, sehingga kadang diiringi tendensi tidak berselera makan dan selalu letih. Kondisi ini disebut hyperemesis gravidarum. &amp;nbsp; Rekomendasi Suplemen Semasa Kehamilan &amp;nbsp; Untuk menanggulangi hal-hal tersebut, bumil disarankan untuk meminum suplemen tambahan berikut: 1. TTD (Tablet Tambah Darah) Kaplet atau tablet tambah darah ini dinilai wajib karena untuk membentuk plasenta yang kuat, melancarkan sirkulasi oksigen dalam tubuh, dan menjaga kebugaran tubuh Bunda serta janin. 2. Kalsium Kalsium bisa didapat via banyak mengonsumsi makanan seperti keju, susu, yoghurt, daging, sayur brokoli, dan ikan. Namun, patut ditambahkan suplementasi kalsium sebanyak 1,5-2 gram untuk mencegah preeklampsia semasa kehamilan. 3. Asam Folat Konsumsi asam folat untuk Bunda harus dimulai sedini mungkin, bahkan sejak trimester pertama. Dosis yang disarankan adalah 400 mikrogram per hari. Gunanya untuk pembentukan DNA dan perkembangan otak serta saraf janin dalam kandungan. Jadi, jangan lupakan suplementasi asam folat jika ingin si kecil pandai, ya, AyBun. 4. Vitamin Vitamin-vitamin dasar dan vital seperti vitamin A, vitamin B1, vitamin C, dan vitamin D penting dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh Bunda dari beragam penyakit yang mungkin menyerang selama kehamilan. Agar aman, imbangi konsumsi suplemen-suplemen di atas dengan istirahat tidur yang cukup dan makan makanan bergizi imbang. Dan selalu konsultasikan penggunaan suplemen Anda dengan bidan atau tenaga kesehatan yang Ayah dan Bunda percayai. Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/31669079/ https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7071347/ &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tidak Periksakan Kehamilan, Apa Saja Bahayanya?</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tidak-periksakan-kehamilan-apa-saja-bahayanya-pk</link>				
				<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 15:07:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tidak-periksakan-kehamilan-apa-saja-bahayanya-pk</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kehamilan merupakan kabar yang membahagiakan bagi pasangan yang telah mendambakan Sang&nbsp;Buah Hati. Persiapan melahirkan pun seolah tak ada habisnya, sehingga tentu wajar calon ibu banyak bertanya mengenai cara menjaga kehamilan pada kenalan atau keluarga yang telah lebih berpengalaman dan biasa memberikan wejangan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun tahukan Bunda, bahwa bertanya pada teman atau kerabat yang sudah mengalami kehamilan dan persalinan saja tidak cukup? Ayah dan Bunda perlu memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pelayanan Antenatal Care (ANC) pada kehamilan normal minimal 6x dengan rincian 2x di Trimester 1, 1x di Trimester 2, dan 3x di Trimester 3. Minimal 2x diperiksa oleh dokter saat kunjungan 1 di Trimester 1 dan saat kunjungan ke 5 di Trimester 3.&nbsp;Tidak memeriksakan kehamilan bisa membuat ibu hamil menghadapi bahaya berikut:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>1. Tidak mendapat penanganan yang tepat pada tanda bahaya kehamilan</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada masa kehamilan, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Beberapa tanda bahaya kehamilan memerlukan tenaga kesehatan untuk mendeteksinya. Kurangnya pergerakan janin misalnya, bisa menjadi tanda bayi mengalami kekurangan oksigen atau kekurangan gizi. Bila Bunda merasa gerakan si kecil sangat sedikit atau di bawah sepuluh kali dalam dua jam janin bergerak di bawah sepuluh kali, segera temui tenaga kesehatan, ya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>2. Tidak mengetahui adanya komplikasi kehamilan</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Riwayat penyakit ibu sebelum hamil bisa menjadi faktor penentu kondisi fisik ibu pada masa kehamilan. Karena komplikasi kehamilan, bayi yang lahir bisa saja berakhir lahir prematur, lahir sebagai bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Adapun berbagai kondisi lainnya yang berisiko membahayakan bayi maupun ibu yang akan melahirkan adalah <a href="https://www.alodokter.com/preeklamsia">preeklamsia</a>, darah tinggi, asma, dan macam-macam penyakit bawaan. Komplikasi menambah risiko tidak hanya pada ibu pada saat proses melahirkan, namun juga kepada calon bayi.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>3. Meningkatnya risiko kematian dan angka kesakitan pada ibu bersalin</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengetahui kondisi fisik sejak awal hingga akhir kehamilan sangatlah penting. Pada masa kehamilan misalnya, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun, Bunda wajib tahu kalau mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Banyak pula faktor yang menentukan risiko keselamatan persalinan seperti berat badan dan usia. Persalinan pada ibu di bawah usia 20 tahun misalnya, memiliki kontribusi dalam tingginya angka kematian neonatal, bayi, dan balita.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Di luar risiko dari tidak memeriksakan kehamilan, berikut adalah manfaat dari periksa kehamilan:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Nutrisi seimbang bagi ibu hamil</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada umumnya, ibu hamil akan diberikan penyuluhan mengenai cara-cara menjaga kandungan dan kesehatan dengan baik. Dengan melakukan pemeriksaan secara langsung, akan diketahui apa-apa saja yang baik dan tidak baik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan penyakit bawaan yang dimiliki. Hal ini tentu tidak bisa Ayah dan Bunda dapatkan hanya melalui imbauan kenalan atau pencarian di internet saja.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Suplemen apa yang dibutuhkan, seperti Tablet Tambah Darah dan vitamin lainnya</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Harus diingat bila Bunda memiliki penyakit tertentu, ada beberapa jenis obat yang mungkin saja tidak boleh Bunda konsumsi karena bisa mempersulit kehamilan. Dengan memeriksakan secara langsung, Bunda bisa mengetahui suplemen atau obat apa saja yang boleh dan sebaiknya tidak boleh Bunda konsumsi.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Mempersiapkan peran sang ibu dan keluarga untuk menerima kelahiran dan tumbuh kembang bayi optimal.</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menyambut lahirnya calon bayi bukanlah tugas dari Bunda seorang. Seringkali keluarga juga memberikan efek besar pada kondisi perkembangan ibu hamil. Karena itu, sangat penting bila Bunda telah mendapatkan informasi yang cukup untuk menciptakan lingkungan terbaik bagi bayi.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Mempersiapkan ibu untuk melewati masa nifas dengan baik serta dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Masa-masa setelah kehamilan bukanlah masa yang mudah, ditambah lagi ada banyak kondisi yang harus Bunda alami untuk memberikan situasi terbaik memberi ASI. Karena itu sangat penting untuk Ayah, Bunda, dan keluarga untuk mempersiapkan sejak jauh hari apa-apa yang harus dilakukan pada masa ini.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Banyak bukan, manfaat yang bisa Ayah dan Bunda dapatkan dengan memeriksakan kehamilan sejak dini? Ayah dan Bunda jadi mampu mempersiapkan kelahiran sang si kecil dengan lebih matang dan terencana, sehingga bisa meminimalisir berbagai resiko yang mungkin terjadi.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Yuk, jadi Bunda pandai, terus cari informasi yang tepat agar persalinan lancar, ibu dan bayi pun tetap dalam kondisi prima!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/tanda-bahaya-kehamilan-yang-harus-diketahui-oleh-ibu-hamil">https://promkes.kemkes.go.id/tanda-bahaya-kehamilan-yang-harus-diketahui-oleh-ibu-hamil</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1725/rubella">https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1725/rubella</a>&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1136/tanda-tanda-bahaya-pada-ibu-hamil">https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1136/tanda-tanda-bahaya-pada-ibu-hamil </a><a href="https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan">https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20170930/5823163/inilah-risiko-hamil-usia-remaja/">https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20170930/5823163/inilah-risiko-hamil-usia-re maja/</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/peringatan-hari-preeklamsia-sedunia-2021">https://promkes.kemkes.go.id/peringatan-hari-preeklamsia-sedunia-2021</a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/894fa123WhatsApp_Image_2023-01-19_at_14.22.45.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Kehamilan merupakan kabar yang membahagiakan bagi pasangan yang telah mendambakan Sang&amp;nbsp;Buah Hati. Persiapan melahirkan pun seolah tak ada habisnya, sehingga tentu wajar calon ibu banyak bertanya mengenai cara menjaga kehamilan pada kenalan atau keluarga yang telah lebih berpengalaman dan biasa memberikan wejangan. Namun tahukan Bunda, bahwa bertanya pada teman atau kerabat yang sudah mengalami kehamilan dan persalinan saja tidak cukup? Ayah dan Bunda perlu memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan. Pelayanan Antenatal Care (ANC) pada kehamilan normal minimal 6x dengan rincian 2x di Trimester 1, 1x di Trimester 2, dan 3x di Trimester 3. Minimal 2x diperiksa oleh dokter saat kunjungan 1 di Trimester 1 dan saat kunjungan ke 5 di Trimester 3.&amp;nbsp;Tidak memeriksakan kehamilan bisa membuat ibu hamil menghadapi bahaya berikut: 1. Tidak mendapat penanganan yang tepat pada tanda bahaya kehamilan Pada masa kehamilan, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&amp;nbsp; Beberapa tanda bahaya kehamilan memerlukan tenaga kesehatan untuk mendeteksinya. Kurangnya pergerakan janin misalnya, bisa menjadi tanda bayi mengalami kekurangan oksigen atau kekurangan gizi. Bila Bunda merasa gerakan si kecil sangat sedikit atau di bawah sepuluh kali dalam dua jam janin bergerak di bawah sepuluh kali, segera temui tenaga kesehatan, ya. 2. Tidak mengetahui adanya komplikasi kehamilan Riwayat penyakit ibu sebelum hamil bisa menjadi faktor penentu kondisi fisik ibu pada masa kehamilan. Karena komplikasi kehamilan, bayi yang lahir bisa saja berakhir lahir prematur, lahir sebagai bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).&amp;nbsp; Adapun berbagai kondisi lainnya yang berisiko membahayakan bayi maupun ibu yang akan melahirkan adalah preeklamsia, darah tinggi, asma, dan macam-macam penyakit bawaan. Komplikasi menambah risiko tidak hanya pada ibu pada saat proses melahirkan, namun juga kepada calon bayi.&amp;nbsp; 3. Meningkatnya risiko kematian dan angka kesakitan pada ibu bersalin Mengetahui kondisi fisik sejak awal hingga akhir kehamilan sangatlah penting. Pada masa kehamilan misalnya, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun, Bunda wajib tahu kalau mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&amp;nbsp; Banyak pula faktor yang menentukan risiko keselamatan persalinan seperti berat badan dan usia. Persalinan pada ibu di bawah usia 20 tahun misalnya, memiliki kontribusi dalam tingginya angka kematian neonatal, bayi, dan balita. Di luar risiko dari tidak memeriksakan kehamilan, berikut adalah manfaat dari periksa kehamilan: Nutrisi seimbang bagi ibu hamil Pada umumnya, ibu hamil akan diberikan penyuluhan mengenai cara-cara menjaga kandungan dan kesehatan dengan baik. Dengan melakukan pemeriksaan secara langsung, akan diketahui apa-apa saja yang baik dan tidak baik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan penyakit bawaan yang dimiliki. Hal ini tentu tidak bisa Ayah dan Bunda dapatkan hanya melalui imbauan kenalan atau pencarian di internet saja. Suplemen apa yang dibutuhkan, seperti Tablet Tambah Darah dan vitamin lainnya Harus diingat bila Bunda memiliki penyakit tertentu, ada beberapa jenis obat yang mungkin saja tidak boleh Bunda konsumsi karena bisa mempersulit kehamilan. Dengan memeriksakan secara langsung, Bunda bisa mengetahui suplemen atau obat apa saja yang boleh dan sebaiknya tidak boleh Bunda konsumsi. Mempersiapkan peran sang ibu dan keluarga untuk menerima kelahiran dan tumbuh kembang bayi optimal. Menyambut lahirnya calon bayi bukanlah tugas dari Bunda seorang. Seringkali keluarga juga memberikan efek besar pada kondisi perkembangan ibu hamil. Karena itu, sangat penting bila Bunda telah mendapatkan informasi yang cukup untuk menciptakan lingkungan terbaik bagi bayi. Mempersiapkan ibu untuk melewati masa nifas dengan baik serta dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya Masa-masa setelah kehamilan bukanlah masa yang mudah, ditambah lagi ada banyak kondisi yang harus Bunda alami untuk memberikan situasi terbaik memberi ASI. Karena itu sangat penting untuk Ayah, Bunda, dan keluarga untuk mempersiapkan sejak jauh hari apa-apa yang harus dilakukan pada masa ini. Banyak bukan, manfaat yang bisa Ayah dan Bunda dapatkan dengan memeriksakan kehamilan sejak dini? Ayah dan Bunda jadi mampu mempersiapkan kelahiran sang si kecil dengan lebih matang dan terencana, sehingga bisa meminimalisir berbagai resiko yang mungkin terjadi.&amp;nbsp; Yuk, jadi Bunda pandai, terus cari informasi yang tepat agar persalinan lancar, ibu dan bayi pun tetap dalam kondisi prima! &amp;nbsp; Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/tanda-bahaya-kehamilan-yang-harus-diketahui-oleh-ibu-hamil https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1725/rubella&amp;nbsp; https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1136/tanda-tanda-bahaya-pada-ibu-hamil https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20170930/5823163/inilah-risiko-hamil-usia-re maja/ https://promkes.kemkes.go.id/peringatan-hari-preeklamsia-sedunia-2021 &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Kehamilan merupakan kabar yang membahagiakan bagi pasangan yang telah mendambakan Sang&amp;nbsp;Buah Hati. Persiapan melahirkan pun seolah tak ada habisnya, sehingga tentu wajar calon ibu banyak bertanya mengenai cara menjaga kehamilan pada kenalan atau keluarga yang telah lebih berpengalaman dan biasa memberikan wejangan. Namun tahukan Bunda, bahwa bertanya pada teman atau kerabat yang sudah mengalami kehamilan dan persalinan saja tidak cukup? Ayah dan Bunda perlu memeriksakan kehamilan ke tenaga kesehatan. Pelayanan Antenatal Care (ANC) pada kehamilan normal minimal 6x dengan rincian 2x di Trimester 1, 1x di Trimester 2, dan 3x di Trimester 3. Minimal 2x diperiksa oleh dokter saat kunjungan 1 di Trimester 1 dan saat kunjungan ke 5 di Trimester 3.&amp;nbsp;Tidak memeriksakan kehamilan bisa membuat ibu hamil menghadapi bahaya berikut: 1. Tidak mendapat penanganan yang tepat pada tanda bahaya kehamilan Pada masa kehamilan, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&amp;nbsp; Beberapa tanda bahaya kehamilan memerlukan tenaga kesehatan untuk mendeteksinya. Kurangnya pergerakan janin misalnya, bisa menjadi tanda bayi mengalami kekurangan oksigen atau kekurangan gizi. Bila Bunda merasa gerakan si kecil sangat sedikit atau di bawah sepuluh kali dalam dua jam janin bergerak di bawah sepuluh kali, segera temui tenaga kesehatan, ya. 2. Tidak mengetahui adanya komplikasi kehamilan Riwayat penyakit ibu sebelum hamil bisa menjadi faktor penentu kondisi fisik ibu pada masa kehamilan. Karena komplikasi kehamilan, bayi yang lahir bisa saja berakhir lahir prematur, lahir sebagai bayi dengan berat lahir rendah (BBLR).&amp;nbsp; Adapun berbagai kondisi lainnya yang berisiko membahayakan bayi maupun ibu yang akan melahirkan adalah preeklamsia, darah tinggi, asma, dan macam-macam penyakit bawaan. Komplikasi menambah risiko tidak hanya pada ibu pada saat proses melahirkan, namun juga kepada calon bayi.&amp;nbsp; 3. Meningkatnya risiko kematian dan angka kesakitan pada ibu bersalin Mengetahui kondisi fisik sejak awal hingga akhir kehamilan sangatlah penting. Pada masa kehamilan misalnya, mual dan muntah memang terdengar wajar terutama pada trimester pertama kehamilan. Namun, Bunda wajib tahu kalau mual dan muntah yang berlebih bisa menyebabkan kekurangan gizi, dehidrasi, dan penurunan kesadaran.&amp;nbsp; Banyak pula faktor yang menentukan risiko keselamatan persalinan seperti berat badan dan usia. Persalinan pada ibu di bawah usia 20 tahun misalnya, memiliki kontribusi dalam tingginya angka kematian neonatal, bayi, dan balita. Di luar risiko dari tidak memeriksakan kehamilan, berikut adalah manfaat dari periksa kehamilan: Nutrisi seimbang bagi ibu hamil Pada umumnya, ibu hamil akan diberikan penyuluhan mengenai cara-cara menjaga kandungan dan kesehatan dengan baik. Dengan melakukan pemeriksaan secara langsung, akan diketahui apa-apa saja yang baik dan tidak baik dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi dan penyakit bawaan yang dimiliki. Hal ini tentu tidak bisa Ayah dan Bunda dapatkan hanya melalui imbauan kenalan atau pencarian di internet saja. Suplemen apa yang dibutuhkan, seperti Tablet Tambah Darah dan vitamin lainnya Harus diingat bila Bunda memiliki penyakit tertentu, ada beberapa jenis obat yang mungkin saja tidak boleh Bunda konsumsi karena bisa mempersulit kehamilan. Dengan memeriksakan secara langsung, Bunda bisa mengetahui suplemen atau obat apa saja yang boleh dan sebaiknya tidak boleh Bunda konsumsi. Mempersiapkan peran sang ibu dan keluarga untuk menerima kelahiran dan tumbuh kembang bayi optimal. Menyambut lahirnya calon bayi bukanlah tugas dari Bunda seorang. Seringkali keluarga juga memberikan efek besar pada kondisi perkembangan ibu hamil. Karena itu, sangat penting bila Bunda telah mendapatkan informasi yang cukup untuk menciptakan lingkungan terbaik bagi bayi. Mempersiapkan ibu untuk melewati masa nifas dengan baik serta dapat memberikan ASI eksklusif pada bayinya Masa-masa setelah kehamilan bukanlah masa yang mudah, ditambah lagi ada banyak kondisi yang harus Bunda alami untuk memberikan situasi terbaik memberi ASI. Karena itu sangat penting untuk Ayah, Bunda, dan keluarga untuk mempersiapkan sejak jauh hari apa-apa yang harus dilakukan pada masa ini. Banyak bukan, manfaat yang bisa Ayah dan Bunda dapatkan dengan memeriksakan kehamilan sejak dini? Ayah dan Bunda jadi mampu mempersiapkan kelahiran sang si kecil dengan lebih matang dan terencana, sehingga bisa meminimalisir berbagai resiko yang mungkin terjadi.&amp;nbsp; Yuk, jadi Bunda pandai, terus cari informasi yang tepat agar persalinan lancar, ibu dan bayi pun tetap dalam kondisi prima! &amp;nbsp; Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/tanda-bahaya-kehamilan-yang-harus-diketahui-oleh-ibu-hamil https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1725/rubella&amp;nbsp; https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1136/tanda-tanda-bahaya-pada-ibu-hamil https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-pemeriksaan-kehamilan-anc-di-fasilitas-kesehatan https://sehatnegeriku.kemkes.go.id/baca/umum/20170930/5823163/inilah-risiko-hamil-usia-re maja/ https://promkes.kemkes.go.id/peringatan-hari-preeklamsia-sedunia-2021 &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Ragam Makanan yang Mengandung Nutrisi Penting untuk Ibu Hamil</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/ragam-makanan-yang-mengandung-nutrisi-penting-untuk-ibu-hamil-pk</link>				
				<pubDate>Thu, 19 Jan 2023 14:25:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/ragam-makanan-yang-mengandung-nutrisi-penting-untuk-ibu-hamil-pk</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mudah merasa lapar saat kehamilan adalah hal yang wajar, Bunda. Pada masa pembentukan si kecil, tubuh harus bekerja ekstra sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan pun turut meningkat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Yang sering salah dipahami oleh para bunda dan ayah adalah bumil harus &ldquo;makan untuk dua porsi, sekalian buat anak&rdquo;. Padahal, cara kerja tubuh manusia lebih kompleks dari itu, Ayah dan Bunda. Bukan hanya sekadar makanan, Bunda juga harus memerhatikan komposisi konsumsi Bunda agar memenuhi aspek nutrisi, bervitamin, kaya mineral, dan tentunya tidak membawa efek negatif jangka panjang.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Turuti Ngidam, Bisa Penuhi Gizi Seimbang?</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada trimester pertama, keinginan ngidam yang tak tertahankan kadang sampai membuat tubuh tidak nyaman. Namun, bukan berarti semua harus dituruti. Sah-sah saja jika Bunda ingin makanan manis atau keripik sesekali, tetapi ada cara supaya tubuh ibu dan janin tetap sehat dan tidak gampang lelah dibawa beraktivitas.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Memang, dalam satu jenis makanan bisa saja mengandung beragam nutrisi. Namun, Bunda harus ingat bahwa mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja tidak cukup untuk memenuhi gizi seimbang. Makanlah beragam jenis makanan, dan lihat <a href="https://kesmas.kemkes.go.id/assets/uploads/contents/others/28ccc249a17474e32a4c85fccec57705.jpg">Tumpeng Gizi Seimbang</a> ini untuk panduan konsumsi sehari-hari.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Nah, nutrisi penting apa saja yang sebetulnya yang dibutuhkan ibu semasa kehamilan, dan dari mana mendapatkannya?</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>1. Asam folat dan Protein dari Kacang-kacangan, Hati, dan Sayur</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain lezat, kacang-kacangan sangat kaya akan serat, protein, dan asam folat. American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama kehamilan. Asupan folat juga bisa ditemukan pada hati, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kacang kedelai, kacang polong, dan kacang tanah terutama akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil dalam trimester pertama, jadi jangan sampai kudapan satu ini absen dari meja Bunda, ya!</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kemudian yang perlu diperhatikan dalam menyajikan sayuran adalah jangan lupa mencucinya sebersih mungkin, ya, AyBun. Dikhawatirkan, sisa tanah pada sayuran bisa mengandung toksoplasma yang akan berbahaya bagi janin jika dikonsumsi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>2. Kalsium dari Susu dan Ikan-ikanan</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ibu hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti ikan lele, udang, salmon, dan tahu, juga sayuran berdaun hijau tua.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>3. Protein lezat dari Ikan, Ayam, dan Telur</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Penuhi kebutuhan protein Bunda dan buah hati dengan kudapan lezat yang kaya protein seperti ikan, ayam (disarankan bagian dada, yang tak begitu berlemak), susu dan yoghurt, juga telur.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hanya saja, perhatikan imbauan para pakar bahwa khusus ibu hamil, sebaiknya ikan dan telur dimasak sampai matang. Sementara, konsumsi ikan yang terlalu belemak seperti ikan pedang, todak, dan pelagis juga sebaiknya dikurangi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>4. Zat Besi dari Daging Merah Tanpa Lemak</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Zat besi yang cukup mengurangi risiko <a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/699/pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-anemia">anemia</a><a href="https://www.halodoc.com/kesehatan/anemia-defisiensi-besi#:~:text=Anemia%20defisiensi%20besi%20terjadi%20karena,hemoglobin%20dibentuk%20oleh%20zat%20besi."> defisiensi besi</a> yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Zat besi terdapat pada daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan. Untuk mengolah daging merah, usahakan sudah dimasak sampai bagian tengahnya tidak berwarna kemerahan. Hal ini untuk menghindari risiko tercemar bakteri salmonella.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">5. <strong>Vitamin D dari Ikan dan Jeruk</strong>&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk membangun tulang dan gigi yang kuat dan sehat, setidaknya dibutuhkan 600 unit internasional asupan vitamin D setiap harinya. Ini bisa didapat dari pilihan makanan seperti ikan salmon, atau susu dan jus jeruk.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kebutuhan Makan Ibu Puas, Si Kecil Pun Tumbuh Cerdas!</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain mengonsumsi makanan sehat dan enak, ibu hamil juga disarankan menuruti nasihat dokter seperti beristirahat cukup, minum air yang banyak, menjaga kebersihan, serta banyak-banyak berolahraga ringan.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tentu tugas ini bukan untuk menjadi perhatian Bunda saja. Ayah bisa membantu Bunda mendapatkan jenis makanan sehat dan lezat untuk memastikan kelancaran dan kebahagiaan masa kehamilan hingga persalinan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil">https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil</a>&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://www.sehatq.com/artikel/minum-teh-saat-hamil">https://www.sehatq.com/artikel/minum-teh-saat-hamil</a>&nbsp;</p>
<p dir="ltr">American College of Obstetrics and Gynecologists: "Nutrition During Pregnancy."</p>
<p dir="ltr"><a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8949106/">https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8949106/</a></p>
<p dir="ltr"><a href="https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/">https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/</a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/777d1311WhatsApp_Image_2023-01-19_at_14.13.43.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Mudah merasa lapar saat kehamilan adalah hal yang wajar, Bunda. Pada masa pembentukan si kecil, tubuh harus bekerja ekstra sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan pun turut meningkat. Yang sering salah dipahami oleh para bunda dan ayah adalah bumil harus &amp;ldquo;makan untuk dua porsi, sekalian buat anak&amp;rdquo;. Padahal, cara kerja tubuh manusia lebih kompleks dari itu, Ayah dan Bunda. Bukan hanya sekadar makanan, Bunda juga harus memerhatikan komposisi konsumsi Bunda agar memenuhi aspek nutrisi, bervitamin, kaya mineral, dan tentunya tidak membawa efek negatif jangka panjang. &amp;nbsp; Turuti Ngidam, Bisa Penuhi Gizi Seimbang? &amp;nbsp; Pada trimester pertama, keinginan ngidam yang tak tertahankan kadang sampai membuat tubuh tidak nyaman. Namun, bukan berarti semua harus dituruti. Sah-sah saja jika Bunda ingin makanan manis atau keripik sesekali, tetapi ada cara supaya tubuh ibu dan janin tetap sehat dan tidak gampang lelah dibawa beraktivitas.&amp;nbsp; Memang, dalam satu jenis makanan bisa saja mengandung beragam nutrisi. Namun, Bunda harus ingat bahwa mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja tidak cukup untuk memenuhi gizi seimbang. Makanlah beragam jenis makanan, dan lihat Tumpeng Gizi Seimbang ini untuk panduan konsumsi sehari-hari.&amp;nbsp; Nah, nutrisi penting apa saja yang sebetulnya yang dibutuhkan ibu semasa kehamilan, dan dari mana mendapatkannya? 1. Asam folat dan Protein dari Kacang-kacangan, Hati, dan Sayur Selain lezat, kacang-kacangan sangat kaya akan serat, protein, dan asam folat. American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama kehamilan. Asupan folat juga bisa ditemukan pada hati, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong. Kacang kedelai, kacang polong, dan kacang tanah terutama akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil dalam trimester pertama, jadi jangan sampai kudapan satu ini absen dari meja Bunda, ya! Kemudian yang perlu diperhatikan dalam menyajikan sayuran adalah jangan lupa mencucinya sebersih mungkin, ya, AyBun. Dikhawatirkan, sisa tanah pada sayuran bisa mengandung toksoplasma yang akan berbahaya bagi janin jika dikonsumsi. 2. Kalsium dari Susu dan Ikan-ikanan Ibu hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti ikan lele, udang, salmon, dan tahu, juga sayuran berdaun hijau tua. 3. Protein lezat dari Ikan, Ayam, dan Telur Penuhi kebutuhan protein Bunda dan buah hati dengan kudapan lezat yang kaya protein seperti ikan, ayam (disarankan bagian dada, yang tak begitu berlemak), susu dan yoghurt, juga telur.&amp;nbsp; Hanya saja, perhatikan imbauan para pakar bahwa khusus ibu hamil, sebaiknya ikan dan telur dimasak sampai matang. Sementara, konsumsi ikan yang terlalu belemak seperti ikan pedang, todak, dan pelagis juga sebaiknya dikurangi. 4. Zat Besi dari Daging Merah Tanpa Lemak Zat besi yang cukup mengurangi risiko anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum. Zat besi terdapat pada daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan. Untuk mengolah daging merah, usahakan sudah dimasak sampai bagian tengahnya tidak berwarna kemerahan. Hal ini untuk menghindari risiko tercemar bakteri salmonella.&amp;nbsp; 5. Vitamin D dari Ikan dan Jeruk&amp;nbsp; Untuk membangun tulang dan gigi yang kuat dan sehat, setidaknya dibutuhkan 600 unit internasional asupan vitamin D setiap harinya. Ini bisa didapat dari pilihan makanan seperti ikan salmon, atau susu dan jus jeruk. Kebutuhan Makan Ibu Puas, Si Kecil Pun Tumbuh Cerdas! Selain mengonsumsi makanan sehat dan enak, ibu hamil juga disarankan menuruti nasihat dokter seperti beristirahat cukup, minum air yang banyak, menjaga kebersihan, serta banyak-banyak berolahraga ringan.&amp;nbsp; Tentu tugas ini bukan untuk menjadi perhatian Bunda saja. Ayah bisa membantu Bunda mendapatkan jenis makanan sehat dan lezat untuk memastikan kelancaran dan kebahagiaan masa kehamilan hingga persalinan. &amp;nbsp; Sumber: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil&amp;nbsp; https://www.sehatq.com/artikel/minum-teh-saat-hamil&amp;nbsp; American College of Obstetrics and Gynecologists: "Nutrition During Pregnancy." https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8949106/ https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/ &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Mudah merasa lapar saat kehamilan adalah hal yang wajar, Bunda. Pada masa pembentukan si kecil, tubuh harus bekerja ekstra sehingga asupan nutrisi yang dibutuhkan pun turut meningkat. Yang sering salah dipahami oleh para bunda dan ayah adalah bumil harus &amp;ldquo;makan untuk dua porsi, sekalian buat anak&amp;rdquo;. Padahal, cara kerja tubuh manusia lebih kompleks dari itu, Ayah dan Bunda. Bukan hanya sekadar makanan, Bunda juga harus memerhatikan komposisi konsumsi Bunda agar memenuhi aspek nutrisi, bervitamin, kaya mineral, dan tentunya tidak membawa efek negatif jangka panjang. &amp;nbsp; Turuti Ngidam, Bisa Penuhi Gizi Seimbang? &amp;nbsp; Pada trimester pertama, keinginan ngidam yang tak tertahankan kadang sampai membuat tubuh tidak nyaman. Namun, bukan berarti semua harus dituruti. Sah-sah saja jika Bunda ingin makanan manis atau keripik sesekali, tetapi ada cara supaya tubuh ibu dan janin tetap sehat dan tidak gampang lelah dibawa beraktivitas.&amp;nbsp; Memang, dalam satu jenis makanan bisa saja mengandung beragam nutrisi. Namun, Bunda harus ingat bahwa mengonsumsi satu jenis makanan yang itu-itu saja tidak cukup untuk memenuhi gizi seimbang. Makanlah beragam jenis makanan, dan lihat Tumpeng Gizi Seimbang ini untuk panduan konsumsi sehari-hari.&amp;nbsp; Nah, nutrisi penting apa saja yang sebetulnya yang dibutuhkan ibu semasa kehamilan, dan dari mana mendapatkannya? 1. Asam folat dan Protein dari Kacang-kacangan, Hati, dan Sayur Selain lezat, kacang-kacangan sangat kaya akan serat, protein, dan asam folat. American College of Obstetrics and Gynecology (ACOG) merekomendasikan ibu untuk mengonsumsi 600-800 mikrogram folat selama kehamilan. Asupan folat juga bisa ditemukan pada hati, telur, sayuran berdaun hijau tua, serta kacang polong. Kacang kedelai, kacang polong, dan kacang tanah terutama akan sangat membantu tumbuh kembang si kecil dalam trimester pertama, jadi jangan sampai kudapan satu ini absen dari meja Bunda, ya! Kemudian yang perlu diperhatikan dalam menyajikan sayuran adalah jangan lupa mencucinya sebersih mungkin, ya, AyBun. Dikhawatirkan, sisa tanah pada sayuran bisa mengandung toksoplasma yang akan berbahaya bagi janin jika dikonsumsi. 2. Kalsium dari Susu dan Ikan-ikanan Ibu hamil membutuhkan 1000 miligram kalsium yang bisa dibagi dalam dua dosis 500 miligram per hari. Sumber kalsium yang baik bisa ditemukan pada susu, yoghurt, keju, ikan dan seafood yang rendah merkuri, seperti ikan lele, udang, salmon, dan tahu, juga sayuran berdaun hijau tua. 3. Protein lezat dari Ikan, Ayam, dan Telur Penuhi kebutuhan protein Bunda dan buah hati dengan kudapan lezat yang kaya protein seperti ikan, ayam (disarankan bagian dada, yang tak begitu berlemak), susu dan yoghurt, juga telur.&amp;nbsp; Hanya saja, perhatikan imbauan para pakar bahwa khusus ibu hamil, sebaiknya ikan dan telur dimasak sampai matang. Sementara, konsumsi ikan yang terlalu belemak seperti ikan pedang, todak, dan pelagis juga sebaiknya dikurangi. 4. Zat Besi dari Daging Merah Tanpa Lemak Zat besi yang cukup mengurangi risiko anemia defisiensi besi yang dapat menyebabkan ibu menjadi mudah lelah. Anemia defisiensi besi yang parah selama kehamilan juga meningkatkan risiko kelahiran prematur, bayi terlahir dengan berat badan yang rendah, dan depresi postpartum. Zat besi terdapat pada daging merah tanpa lemak, unggas, ikan, sayuran, dan kacang-kacangan. Untuk mengolah daging merah, usahakan sudah dimasak sampai bagian tengahnya tidak berwarna kemerahan. Hal ini untuk menghindari risiko tercemar bakteri salmonella.&amp;nbsp; 5. Vitamin D dari Ikan dan Jeruk&amp;nbsp; Untuk membangun tulang dan gigi yang kuat dan sehat, setidaknya dibutuhkan 600 unit internasional asupan vitamin D setiap harinya. Ini bisa didapat dari pilihan makanan seperti ikan salmon, atau susu dan jus jeruk. Kebutuhan Makan Ibu Puas, Si Kecil Pun Tumbuh Cerdas! Selain mengonsumsi makanan sehat dan enak, ibu hamil juga disarankan menuruti nasihat dokter seperti beristirahat cukup, minum air yang banyak, menjaga kebersihan, serta banyak-banyak berolahraga ringan.&amp;nbsp; Tentu tugas ini bukan untuk menjadi perhatian Bunda saja. Ayah bisa membantu Bunda mendapatkan jenis makanan sehat dan lezat untuk memastikan kelancaran dan kebahagiaan masa kehamilan hingga persalinan. &amp;nbsp; Sumber: https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/405/gizi-seimbang-ibu-hamil&amp;nbsp; https://www.sehatq.com/artikel/minum-teh-saat-hamil&amp;nbsp; American College of Obstetrics and Gynecologists: "Nutrition During Pregnancy." https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC8949106/ https://www.nhs.uk/pregnancy/keeping-well/have-a-healthy-diet/ &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tablet Tambah Darah Bikin Bayi Susah Lahir? Cek Faktanya</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tablet-tambah-darah-bikin-bayi-susah-lahir-cek-faktanya-pk</link>				
				<pubDate>Mon, 16 Jan 2023 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tablet-tambah-darah-bikin-bayi-susah-lahir-cek-faktanya-pk</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Salah satu zat yang paling banyak dibutuhkan oleh ibu dan bayi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah zat besi. Umumnya, bumil membutuhkan kandungan 800 mg zat besi setiap harinya. Sekitar 500 mg dibutuhkan untuk menambah massa <a href="https://www.alodokter.com/memahami-fungsi-hemoglobin-dan-kadar-normalnya-dalam-tubuh">hemoglobin</a> maternal, dan sisanya untuk tumbuh kembang si janin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jika mengandalkan konsumsi pangan sehari-hari, per 100 kalori makanan ibu hamil hanya menghasilkan 8-10 mg zat besi setiap hari. Masih jauh, ya, dengan kebutuhan dasar untuk Bunda dan bayi?</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara yang banyak ditempuh agar kebutuhan zat besi harian Bunda terpenuhi adalah dengan mengonsumsi <a href="https://promkes.kemkes.go.id/pub/files/files99516TTD_BUMIL_OK2.pdf">TTD</a> (Tablet Tambah Darah). Tapi apa benar mengonsumsi TTD membuat bayi tumbuh terlalu besar sehingga terjadi proses persalinan yang sulit?</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Minum TTD Membuat Bayi Terlalu Besar, Mitos atau Fakta?</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pakar medis sepakat bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa meminum TTD secara rutin membuat bayi tumbuh terlalu besar dan mempersulit persalinan. Mitos ini berkembang dari mulut ke mulut bahwa mengonsumsi TTD akan membuat produksi darah ibu melebihi kapasitas sehingga memengaruhi ukuran janin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Nyatanya, ini tidak bisa dibuktikan secara medis. Adapun kejadian bayi tumbuh di luar normal memang kerap terjadi, tetapi penyebabnya bukan konsumsi TTD.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Faktor-faktor Penyebab Bayi Tumbuh Terlalu Besar</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Yang perlu Ayah dan Bunda perhatikan, ada sejumlah penyebab bayi biasa tumbuh melebihi ukuran normal, antara lain:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Bayi berjenis kelamin laki-laki; umumnya, bayi laki-laki memang memiliki bobot yang lebih besar</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Ibu mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Ada riwayat obesitas atau kegemukan di pihak ibu sebelum kehamilan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Ibu memiliki penyakit gula atau kencing manis, atau biasa dikenal sebagai <a href="https://p2ptm.kemkes.go.id/informasi-p2ptm/penyakit-diabetes-melitus">diabetes melitus</a> <br /><br /></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Agar lebih pasti, ada baiknya AyBun selalu rutin memeriksakan kehamilan agar bisa mendeteksi kemungkinan bayi tumbuh terlalu besar dan bisa mempersiapkan persalinan yang matang.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pentingnya TTD untuk Bumil</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berlawanan dengan mitos yang beredar, konsumsi TTD justru wajib bagi para ibu yang mendambakan kesehatan bagi diri sendiri maupun buah hati agar tumbuh sehat dan cerdas.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Konsumsi TTD rutin dan teratur bisa membawa manfaat-manfaat positif bagi Bunda:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>1. Memperkuat plasenta rahim</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Trimester 2 dan trimester 3 kehamilan sangat rawan. Agar kandungan tetap sehat dan berkembang, dibutuhkan asupan ekstra hemoglobin.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Dengan memiliki pasokan zat besi yang cukup, tubuh Anda akan memicu produksi hemoglobin yang akan memastikan plasenta rahim tetap kuat untuk menyokong tumbuh kembang buah hati.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>2. Mencegah <a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/699/pencegahan-dan-pengobatan-penyakit-anemia">anemia</a> pada bayi</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jangan remehkan <a href="https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/182/anemia-defisiensi-besi-pada-anak">anemia pada bayi</a> yang baru lahir, AyBun. Jika tidak ditangani dengan baik, anemia pada bayi bisa berakibat fatal. Bunda bisa menekan kemungkinan ini dengan rutin mengonsumsi TTD agar zat besi tetap cukup untuk tubuh si kecil sebelum lahir.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>3. Mengurangi risiko pendarahan saat persalinan</strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Salah satu penyebab pendarahan hebat saat proses persalinan adalah karena asupan nutrisi kurang diserap dengan baik oleh tubuh karena sirkulasi oksigen oleh hemoglobin di bawah rata-rata. Jika tidak dicegah dengan konsumsi makanan bergizi dan suplemen penambah darah, bisa terjadi risiko pendarahan hebat yang mengancam nyawa Bunda.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Jadi, Bunda tidak perlu risau lagi untuk mengonsumsi TTD. Malah, para dokter dan bidan sangat menyarankan bumil agar rutin mengonsumsi TTD demi menunjang kesehatan ibu dan bayi. Yuk Bunda, mulai cari informasi dari sumber tepat dan terpercaya untuk kesehatan janin!</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber:</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><a href="https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil">https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil</a></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7173188/</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Bulletin No. 216: Macrosomia. Obstetrics &amp; Gynecology. 2020; doi:10.1097/AOG.0000000000003606.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Abramocwicz JS, et al. Fetal macrosomia. <a href="https://www.uptodate.com/contents/search">https://www.uptodate.com/contents/search</a></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/a8638c30WhatsApp_Image_2023-01-19_at_14.18.13.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Salah satu zat yang paling banyak dibutuhkan oleh ibu dan bayi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah zat besi. Umumnya, bumil membutuhkan kandungan 800 mg zat besi setiap harinya. Sekitar 500 mg dibutuhkan untuk menambah massa hemoglobin maternal, dan sisanya untuk tumbuh kembang si janin. Jika mengandalkan konsumsi pangan sehari-hari, per 100 kalori makanan ibu hamil hanya menghasilkan 8-10 mg zat besi setiap hari. Masih jauh, ya, dengan kebutuhan dasar untuk Bunda dan bayi? Cara yang banyak ditempuh agar kebutuhan zat besi harian Bunda terpenuhi adalah dengan mengonsumsi TTD (Tablet Tambah Darah). Tapi apa benar mengonsumsi TTD membuat bayi tumbuh terlalu besar sehingga terjadi proses persalinan yang sulit? Minum TTD Membuat Bayi Terlalu Besar, Mitos atau Fakta? Pakar medis sepakat bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa meminum TTD secara rutin membuat bayi tumbuh terlalu besar dan mempersulit persalinan. Mitos ini berkembang dari mulut ke mulut bahwa mengonsumsi TTD akan membuat produksi darah ibu melebihi kapasitas sehingga memengaruhi ukuran janin. Nyatanya, ini tidak bisa dibuktikan secara medis. Adapun kejadian bayi tumbuh di luar normal memang kerap terjadi, tetapi penyebabnya bukan konsumsi TTD. Faktor-faktor Penyebab Bayi Tumbuh Terlalu Besar Yang perlu Ayah dan Bunda perhatikan, ada sejumlah penyebab bayi biasa tumbuh melebihi ukuran normal, antara lain: Bayi berjenis kelamin laki-laki; umumnya, bayi laki-laki memang memiliki bobot yang lebih besar Ibu mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan Ada riwayat obesitas atau kegemukan di pihak ibu sebelum kehamilan Ibu memiliki penyakit gula atau kencing manis, atau biasa dikenal sebagai diabetes melitus Agar lebih pasti, ada baiknya AyBun selalu rutin memeriksakan kehamilan agar bisa mendeteksi kemungkinan bayi tumbuh terlalu besar dan bisa mempersiapkan persalinan yang matang. Pentingnya TTD untuk Bumil Berlawanan dengan mitos yang beredar, konsumsi TTD justru wajib bagi para ibu yang mendambakan kesehatan bagi diri sendiri maupun buah hati agar tumbuh sehat dan cerdas. Konsumsi TTD rutin dan teratur bisa membawa manfaat-manfaat positif bagi Bunda: 1. Memperkuat plasenta rahim Trimester 2 dan trimester 3 kehamilan sangat rawan. Agar kandungan tetap sehat dan berkembang, dibutuhkan asupan ekstra hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Dengan memiliki pasokan zat besi yang cukup, tubuh Anda akan memicu produksi hemoglobin yang akan memastikan plasenta rahim tetap kuat untuk menyokong tumbuh kembang buah hati. 2. Mencegah anemia pada bayi Jangan remehkan anemia pada bayi yang baru lahir, AyBun. Jika tidak ditangani dengan baik, anemia pada bayi bisa berakibat fatal. Bunda bisa menekan kemungkinan ini dengan rutin mengonsumsi TTD agar zat besi tetap cukup untuk tubuh si kecil sebelum lahir. 3. Mengurangi risiko pendarahan saat persalinan Salah satu penyebab pendarahan hebat saat proses persalinan adalah karena asupan nutrisi kurang diserap dengan baik oleh tubuh karena sirkulasi oksigen oleh hemoglobin di bawah rata-rata. Jika tidak dicegah dengan konsumsi makanan bergizi dan suplemen penambah darah, bisa terjadi risiko pendarahan hebat yang mengancam nyawa Bunda. Jadi, Bunda tidak perlu risau lagi untuk mengonsumsi TTD. Malah, para dokter dan bidan sangat menyarankan bumil agar rutin mengonsumsi TTD demi menunjang kesehatan ibu dan bayi. Yuk Bunda, mulai cari informasi dari sumber tepat dan terpercaya untuk kesehatan janin! &amp;nbsp; Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7173188/ American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Bulletin No. 216: Macrosomia. Obstetrics &amp;amp; Gynecology. 2020; doi:10.1097/AOG.0000000000003606. Abramocwicz JS, et al. Fetal macrosomia. https://www.uptodate.com/contents/search &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Salah satu zat yang paling banyak dibutuhkan oleh ibu dan bayi selama 1000 Hari Pertama Kehidupan adalah zat besi. Umumnya, bumil membutuhkan kandungan 800 mg zat besi setiap harinya. Sekitar 500 mg dibutuhkan untuk menambah massa hemoglobin maternal, dan sisanya untuk tumbuh kembang si janin. Jika mengandalkan konsumsi pangan sehari-hari, per 100 kalori makanan ibu hamil hanya menghasilkan 8-10 mg zat besi setiap hari. Masih jauh, ya, dengan kebutuhan dasar untuk Bunda dan bayi? Cara yang banyak ditempuh agar kebutuhan zat besi harian Bunda terpenuhi adalah dengan mengonsumsi TTD (Tablet Tambah Darah). Tapi apa benar mengonsumsi TTD membuat bayi tumbuh terlalu besar sehingga terjadi proses persalinan yang sulit? Minum TTD Membuat Bayi Terlalu Besar, Mitos atau Fakta? Pakar medis sepakat bahwa hingga saat ini belum ada bukti ilmiah bahwa meminum TTD secara rutin membuat bayi tumbuh terlalu besar dan mempersulit persalinan. Mitos ini berkembang dari mulut ke mulut bahwa mengonsumsi TTD akan membuat produksi darah ibu melebihi kapasitas sehingga memengaruhi ukuran janin. Nyatanya, ini tidak bisa dibuktikan secara medis. Adapun kejadian bayi tumbuh di luar normal memang kerap terjadi, tetapi penyebabnya bukan konsumsi TTD. Faktor-faktor Penyebab Bayi Tumbuh Terlalu Besar Yang perlu Ayah dan Bunda perhatikan, ada sejumlah penyebab bayi biasa tumbuh melebihi ukuran normal, antara lain: Bayi berjenis kelamin laki-laki; umumnya, bayi laki-laki memang memiliki bobot yang lebih besar Ibu mengalami kenaikan berat badan selama kehamilan Ada riwayat obesitas atau kegemukan di pihak ibu sebelum kehamilan Ibu memiliki penyakit gula atau kencing manis, atau biasa dikenal sebagai diabetes melitus Agar lebih pasti, ada baiknya AyBun selalu rutin memeriksakan kehamilan agar bisa mendeteksi kemungkinan bayi tumbuh terlalu besar dan bisa mempersiapkan persalinan yang matang. Pentingnya TTD untuk Bumil Berlawanan dengan mitos yang beredar, konsumsi TTD justru wajib bagi para ibu yang mendambakan kesehatan bagi diri sendiri maupun buah hati agar tumbuh sehat dan cerdas. Konsumsi TTD rutin dan teratur bisa membawa manfaat-manfaat positif bagi Bunda: 1. Memperkuat plasenta rahim Trimester 2 dan trimester 3 kehamilan sangat rawan. Agar kandungan tetap sehat dan berkembang, dibutuhkan asupan ekstra hemoglobin. Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang bertugas menyalurkan oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Dengan memiliki pasokan zat besi yang cukup, tubuh Anda akan memicu produksi hemoglobin yang akan memastikan plasenta rahim tetap kuat untuk menyokong tumbuh kembang buah hati. 2. Mencegah anemia pada bayi Jangan remehkan anemia pada bayi yang baru lahir, AyBun. Jika tidak ditangani dengan baik, anemia pada bayi bisa berakibat fatal. Bunda bisa menekan kemungkinan ini dengan rutin mengonsumsi TTD agar zat besi tetap cukup untuk tubuh si kecil sebelum lahir. 3. Mengurangi risiko pendarahan saat persalinan Salah satu penyebab pendarahan hebat saat proses persalinan adalah karena asupan nutrisi kurang diserap dengan baik oleh tubuh karena sirkulasi oksigen oleh hemoglobin di bawah rata-rata. Jika tidak dicegah dengan konsumsi makanan bergizi dan suplemen penambah darah, bisa terjadi risiko pendarahan hebat yang mengancam nyawa Bunda. Jadi, Bunda tidak perlu risau lagi untuk mengonsumsi TTD. Malah, para dokter dan bidan sangat menyarankan bumil agar rutin mengonsumsi TTD demi menunjang kesehatan ibu dan bayi. Yuk Bunda, mulai cari informasi dari sumber tepat dan terpercaya untuk kesehatan janin! &amp;nbsp; Sumber: https://promkes.kemkes.go.id/pentingnya-konsumsi-tablet-fe-bagi-ibu-hamil https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC7173188/ American College of Obstetricians and Gynecologists. Practice Bulletin No. 216: Macrosomia. Obstetrics &amp;amp; Gynecology. 2020; doi:10.1097/AOG.0000000000003606. Abramocwicz JS, et al. Fetal macrosomia. https://www.uptodate.com/contents/search &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>6 Manfaat Aktivitas Fisik Bagi Tubuh</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/6-manfaat-aktivitas-fisik-bagi-tubuh</link>				
				<pubDate>Thu, 05 Jan 2023 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/6-manfaat-aktivitas-fisik-bagi-tubuh</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Di tengah cuaca ekstrem yang terjadi saat ini serta hujan tinggi yang terus mengguyur beberapa daerah di Indonesia, penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan tubuh kita. Hal ini dilakukan agar aktivitas kita sehari-hari tetap berjalan lancar dan bebas dari gangguan penyakit.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah rutin melakukan <strong>aktivitas fisik ringan</strong> seperti membersihkan rumah, bermain bersama anak, hingga berolahraga ringan minimal 30 menit sehari. Selain menjaga kesehatan tubuh, aktivitas fisik rutin juga dapat membuat kita terhindar dari penyakit yang mengganggu kesehatan mental kita.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Manfaat Aktivitas Fisik bagi Tubuh</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika melakukan aktivitas fisik secara rutin:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengendalikan kadar kolesterol</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengendalikan stres</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengurangi kecemasan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbaiki kelenturan sendi dan kekuatan otot</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbaiki postur tubuh</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui ragam <strong>manfaat aktivitas fisik bagi tubuh</strong>, masyarakat diharapkan dapat lebih termotivasi dan mau melakukan aktivitas fisik sebagai salah satu bentuk perilaku hidup sehat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain itu, masyarakat diharapkan juga dapat mengimbangi aktivitas fisik dengan rutin konsumsi makanan bergizi serta mendapatkan jam tidur yang cukup dan sesuai, agar tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pastikan juga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk meminimalisir berbagai potensi penyakit yang dapat menjangkiti tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, masyarakat bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;"><br /><br /></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Reviewed by: TRNP</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/115c1d836_manfaat.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Di tengah cuaca ekstrem yang terjadi saat ini serta hujan tinggi yang terus mengguyur beberapa daerah di Indonesia, penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan tubuh kita. Hal ini dilakukan agar aktivitas kita sehari-hari tetap berjalan lancar dan bebas dari gangguan penyakit. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti membersihkan rumah, bermain bersama anak, hingga berolahraga ringan minimal 30 menit sehari. Selain menjaga kesehatan tubuh, aktivitas fisik rutin juga dapat membuat kita terhindar dari penyakit yang mengganggu kesehatan mental kita. Manfaat Aktivitas Fisik bagi Tubuh Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika melakukan aktivitas fisik secara rutin: Mengendalikan kadar kolesterol Mengendalikan stres Mengurangi kecemasan Memperbaiki kelenturan sendi dan kekuatan otot Memperbaiki postur tubuh Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita Dengan mengetahui ragam manfaat aktivitas fisik bagi tubuh, masyarakat diharapkan dapat lebih termotivasi dan mau melakukan aktivitas fisik sebagai salah satu bentuk perilaku hidup sehat. Selain itu, masyarakat diharapkan juga dapat mengimbangi aktivitas fisik dengan rutin konsumsi makanan bergizi serta mendapatkan jam tidur yang cukup dan sesuai, agar tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Pastikan juga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk meminimalisir berbagai potensi penyakit yang dapat menjangkiti tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, masyarakat bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Reviewed by: TRNP &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Di tengah cuaca ekstrem yang terjadi saat ini serta hujan tinggi yang terus mengguyur beberapa daerah di Indonesia, penting bagi kita untuk terus menjaga kesehatan tubuh kita. Hal ini dilakukan agar aktivitas kita sehari-hari tetap berjalan lancar dan bebas dari gangguan penyakit. Salah satu langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan adalah rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti membersihkan rumah, bermain bersama anak, hingga berolahraga ringan minimal 30 menit sehari. Selain menjaga kesehatan tubuh, aktivitas fisik rutin juga dapat membuat kita terhindar dari penyakit yang mengganggu kesehatan mental kita. Manfaat Aktivitas Fisik bagi Tubuh Berikut ini adalah beberapa manfaat yang bisa kamu dapatkan jika melakukan aktivitas fisik secara rutin: Mengendalikan kadar kolesterol Mengendalikan stres Mengurangi kecemasan Memperbaiki kelenturan sendi dan kekuatan otot Memperbaiki postur tubuh Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita Dengan mengetahui ragam manfaat aktivitas fisik bagi tubuh, masyarakat diharapkan dapat lebih termotivasi dan mau melakukan aktivitas fisik sebagai salah satu bentuk perilaku hidup sehat. Selain itu, masyarakat diharapkan juga dapat mengimbangi aktivitas fisik dengan rutin konsumsi makanan bergizi serta mendapatkan jam tidur yang cukup dan sesuai, agar tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit. Pastikan juga untuk rutin melakukan pemeriksaan kesehatan ke fasilitas kesehatan terdekat untuk meminimalisir berbagai potensi penyakit yang dapat menjangkiti tubuh. Dengan melakukan pemeriksaan kesehatan rutin, masyarakat bisa mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Reviewed by: TRNP &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Tips Sehat Menghadapi Puncak Musim Hujan</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-sehat-menghadapi-puncak-musim-hujan</link>				
				<pubDate>Wed, 28 Dec 2022 13:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-sehat-menghadapi-puncak-musim-hujan</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Hujan yang sering turun dalam beberapa hari terakhir, membuat kita perlu untuk memperhatikan <span style="text-decoration: underline;">kesehatan tubuh</span>. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi paparan <strong>penyakit penyerta hujan</strong> yang akan menyerang tubuh.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Adapun <strong>penyakit penyerta musim hujan</strong> yang perlu kita waspadai seperti saat ini adalah demam berdarah, flu, malaria, diare hingga leptospirosis yaitu penyakit yang ditularkan melalui urine atau darah dari hewan seperti tikus, anjing, dan sapi yang terbawa oleh banjir atau genangan air.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Sehat Saat Musim Hujan</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk menghindari beberapa penyakit penyerta <strong>musim hujan</strong> yang telah disebutkan diatas, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengonsumsi makanan yang bersih, sehat dan bergizi.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Meminimalisir menyentuh wajah menggunakan tangan yang kotor</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menghindarkan diri dari air kotor atau kubangan yang terbentuk akibat hujan, karena dapat memicu penyakit influenza, infeksi jamur pada kulit hingga kolera.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Rutin membersihkan rumah, saluran air, selokan, hingga tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau Hand Sanitizer untuk meminimalisir infeksi virus dan bakteri yang terbawa oleh telapak tangan yang kotor.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tips sehat saat musim hujan</strong></span> yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan informasi dan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan selama musim hujan berlangsung, agar tubuh tetap sehat dan aktivitas harian dapat berjalan dengan lancar,</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan protokol kesehatan selama melakukan aktivitas, dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit penyerta musim hujan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.<br /><br /><br />Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/6f1b5a66WhatsApp_Image_2023-01-04_at_10.08.42.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Hujan yang sering turun dalam beberapa hari terakhir, membuat kita perlu untuk memperhatikan kesehatan tubuh. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi paparan penyakit penyerta hujan yang akan menyerang tubuh. Adapun penyakit penyerta musim hujan yang perlu kita waspadai seperti saat ini adalah demam berdarah, flu, malaria, diare hingga leptospirosis yaitu penyakit yang ditularkan melalui urine atau darah dari hewan seperti tikus, anjing, dan sapi yang terbawa oleh banjir atau genangan air. Tips Sehat Saat Musim Hujan Untuk menghindari beberapa penyakit penyerta musim hujan yang telah disebutkan diatas, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut: Mengonsumsi makanan yang bersih, sehat dan bergizi. Meminimalisir menyentuh wajah menggunakan tangan yang kotor Menghindarkan diri dari air kotor atau kubangan yang terbentuk akibat hujan, karena dapat memicu penyakit influenza, infeksi jamur pada kulit hingga kolera. Rutin membersihkan rumah, saluran air, selokan, hingga tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau Hand Sanitizer untuk meminimalisir infeksi virus dan bakteri yang terbawa oleh telapak tangan yang kotor. Tips sehat saat musim hujan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan informasi dan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan selama musim hujan berlangsung, agar tubuh tetap sehat dan aktivitas harian dapat berjalan dengan lancar, Tetap terapkan protokol kesehatan selama melakukan aktivitas, dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit penyerta musim hujan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Hujan yang sering turun dalam beberapa hari terakhir, membuat kita perlu untuk memperhatikan kesehatan tubuh. Hal tersebut dilakukan untuk meminimalisir adanya potensi paparan penyakit penyerta hujan yang akan menyerang tubuh. Adapun penyakit penyerta musim hujan yang perlu kita waspadai seperti saat ini adalah demam berdarah, flu, malaria, diare hingga leptospirosis yaitu penyakit yang ditularkan melalui urine atau darah dari hewan seperti tikus, anjing, dan sapi yang terbawa oleh banjir atau genangan air. Tips Sehat Saat Musim Hujan Untuk menghindari beberapa penyakit penyerta musim hujan yang telah disebutkan diatas, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan oleh masyarakat, diantaranya adalah sebagai berikut: Mengonsumsi makanan yang bersih, sehat dan bergizi. Meminimalisir menyentuh wajah menggunakan tangan yang kotor Menghindarkan diri dari air kotor atau kubangan yang terbentuk akibat hujan, karena dapat memicu penyakit influenza, infeksi jamur pada kulit hingga kolera. Rutin membersihkan rumah, saluran air, selokan, hingga tempat-tempat lain yang berpotensi menjadi tempat perkembangan nyamuk. Rutin mencuci tangan menggunakan sabun atau Hand Sanitizer untuk meminimalisir infeksi virus dan bakteri yang terbawa oleh telapak tangan yang kotor. Tips sehat saat musim hujan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan informasi dan meningkatkan kewaspadaan kepada masyarakat untuk lebih memperhatikan kesehatan selama musim hujan berlangsung, agar tubuh tetap sehat dan aktivitas harian dapat berjalan dengan lancar, Tetap terapkan protokol kesehatan selama melakukan aktivitas, dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit penyerta musim hujan, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>10 Penyakit Akibat Stres Berkepanjangan</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/10-penyakit-akibat-stres-berkepanjangan</link>				
				<pubDate>Thu, 22 Dec 2022 00:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/10-penyakit-akibat-stres-berkepanjangan</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Stres adalah</strong></span> sebuah kondisi normal dirasakan oleh seseorang. Namun, membiarkan stres berlarut-larut bukanlah hal tepat karena dapat memicu timbulnya berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas keseharian kita.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Membiarkan stres berkepanjangan dan tanpa penanganan, bukanlah hal yang baik bagi tubuh. Oleh karena itu, segera lakukan berbagai hal yang dapat menghilangkan stres, seperti hobi, beribadah, hingga menceritakan masalah yang dirasakan kepada orang yang dapat dipercaya untuk <strong>mengurangi rasa stres</strong>.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Penyakit Penyerta Stres</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Saat merasakan stres, sistem kekebalan tubuh seseorang dapat menurun, sehingga membuat tubuh sulit melawan penyakit dan akan lebih rentan terkena penyakit.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Seseorang yang mengalami stres berkepanjangan berpotensi untuk terserang penyakit, antara lain:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit Kepala</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Depresi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Disfungsi Seksual</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Asam Lambung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penyakit Alzheimer</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penyakit Jantung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mudah Terinfeksi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gangguan Tidur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tekanan darah tinggi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Asma</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui beberapa <strong>penyakit akibat stres berkepanjangan</strong> di atas, diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat, agar lebih waspada dan tidak memendam stres dalam kurun waktu yang lama, sehingga potensi penyakit di atas dapat diminimalisir.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila membutuhkan bantuan ahli dalam meredakan rasa stres yang dihadapi.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-38138de7-7fff-5432-3831-6379a3a0e176">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/6d2b7a13WhatsApp_Image_2022-12-28_at_15.43.39.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Stres adalah sebuah kondisi normal dirasakan oleh seseorang. Namun, membiarkan stres berlarut-larut bukanlah hal tepat karena dapat memicu timbulnya berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas keseharian kita. Membiarkan stres berkepanjangan dan tanpa penanganan, bukanlah hal yang baik bagi tubuh. Oleh karena itu, segera lakukan berbagai hal yang dapat menghilangkan stres, seperti hobi, beribadah, hingga menceritakan masalah yang dirasakan kepada orang yang dapat dipercaya untuk mengurangi rasa stres. Penyakit Penyerta Stres Saat merasakan stres, sistem kekebalan tubuh seseorang dapat menurun, sehingga membuat tubuh sulit melawan penyakit dan akan lebih rentan terkena penyakit. Seseorang yang mengalami stres berkepanjangan berpotensi untuk terserang penyakit, antara lain: Sakit Kepala Depresi Disfungsi Seksual Asam Lambung Penyakit Alzheimer Penyakit Jantung Mudah Terinfeksi Gangguan Tidur Tekanan darah tinggi Asma Dengan mengetahui beberapa penyakit akibat stres berkepanjangan di atas, diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat, agar lebih waspada dan tidak memendam stres dalam kurun waktu yang lama, sehingga potensi penyakit di atas dapat diminimalisir. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila membutuhkan bantuan ahli dalam meredakan rasa stres yang dihadapi. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Stres adalah sebuah kondisi normal dirasakan oleh seseorang. Namun, membiarkan stres berlarut-larut bukanlah hal tepat karena dapat memicu timbulnya berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan dan aktivitas keseharian kita. Membiarkan stres berkepanjangan dan tanpa penanganan, bukanlah hal yang baik bagi tubuh. Oleh karena itu, segera lakukan berbagai hal yang dapat menghilangkan stres, seperti hobi, beribadah, hingga menceritakan masalah yang dirasakan kepada orang yang dapat dipercaya untuk mengurangi rasa stres. Penyakit Penyerta Stres Saat merasakan stres, sistem kekebalan tubuh seseorang dapat menurun, sehingga membuat tubuh sulit melawan penyakit dan akan lebih rentan terkena penyakit. Seseorang yang mengalami stres berkepanjangan berpotensi untuk terserang penyakit, antara lain: Sakit Kepala Depresi Disfungsi Seksual Asam Lambung Penyakit Alzheimer Penyakit Jantung Mudah Terinfeksi Gangguan Tidur Tekanan darah tinggi Asma Dengan mengetahui beberapa penyakit akibat stres berkepanjangan di atas, diharapkan dapat memberikan informasi kepada masyarakat, agar lebih waspada dan tidak memendam stres dalam kurun waktu yang lama, sehingga potensi penyakit di atas dapat diminimalisir. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila membutuhkan bantuan ahli dalam meredakan rasa stres yang dihadapi. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>6 Manfaat Rutin Melakukan Aktivitas Fisik</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/6-manfaat-rutin-melakukan-aktivitas-fisik</link>				
				<pubDate>Sat, 17 Dec 2022 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/6-manfaat-rutin-melakukan-aktivitas-fisik</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Membahas <strong>perilaku hidup sehat</strong>, tentunya tidak bisa lepas dari pembahasan mengenai aktivitas fisik. karena hanya dengan <span style="text-decoration: underline;">kegiatan aktivitas fisik</span> tersebut, asupan yang masuk kedalam tubuh akan diubah menjadi tenaga/energi dan pembakaran energi, sehingga tidak mengendap dalam tubuh dan menyebabkan obesitas dan penyakit berbahaya lainnya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam pelaksanaannya, aktivitas fisik tidak terbatas hanya di gelanggang olahraga, namun juga kegiatan ringan di rumah seperti membersihkan rumah, membersihkan kendaraan hingga aktivitas ringan lainnya yang dapat membuat tubuh menggerakan otot dan mengeluarkan energi.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Manfaat Aktivitas Fisik</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk lebih meningkatkan motivasi kepada masyarakat agar mau melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu, berikut ini adalah <span style="text-decoration: underline;"><strong>manfaat melakukan aktivitas fisik</strong></span> yang bisa kita dapatkan, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengendalikan kadar kolesterol</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengendalikan stres</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengendalikan berat badan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mencegah diabetes melitus atau kencing manis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbaiki postur tubuh</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui berbagai manfaat <strong>aktivitas fisik</strong> di atas, diharapkan masyarakat dapat menyadari mengenai pentingnya membuat tubuh tetap bergerak dan mengeluarkan energi dengan melakukan aktivitas fisik bagi kesehatan kini dan nanti.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap imbangi kegiatan aktivitas fisik dengan makan makanan yang bergizi seimbang dan menjaga pola tidur, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai potensi <strong>penyakit tidak menular (PTM)</strong> yang berbahaya.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit atau cedera selama melakukan aktivitas fisik, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/eb4e6ad7manfaat.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Membahas perilaku hidup sehat, tentunya tidak bisa lepas dari pembahasan mengenai aktivitas fisik. karena hanya dengan kegiatan aktivitas fisik tersebut, asupan yang masuk kedalam tubuh akan diubah menjadi tenaga/energi dan pembakaran energi, sehingga tidak mengendap dalam tubuh dan menyebabkan obesitas dan penyakit berbahaya lainnya. Dalam pelaksanaannya, aktivitas fisik tidak terbatas hanya di gelanggang olahraga, namun juga kegiatan ringan di rumah seperti membersihkan rumah, membersihkan kendaraan hingga aktivitas ringan lainnya yang dapat membuat tubuh menggerakan otot dan mengeluarkan energi. Manfaat Aktivitas Fisik Untuk lebih meningkatkan motivasi kepada masyarakat agar mau melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu, berikut ini adalah manfaat melakukan aktivitas fisik yang bisa kita dapatkan, diantaranya adalah: Mengendalikan kadar kolesterol Mengendalikan stres Mengendalikan berat badan Mencegah diabetes melitus atau kencing manis Memperbaiki postur tubuh Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita. Dengan mengetahui berbagai manfaat aktivitas fisik di atas, diharapkan masyarakat dapat menyadari mengenai pentingnya membuat tubuh tetap bergerak dan mengeluarkan energi dengan melakukan aktivitas fisik bagi kesehatan kini dan nanti. Tetap imbangi kegiatan aktivitas fisik dengan makan makanan yang bergizi seimbang dan menjaga pola tidur, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai potensi penyakit tidak menular (PTM) yang berbahaya. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit atau cedera selama melakukan aktivitas fisik, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Membahas perilaku hidup sehat, tentunya tidak bisa lepas dari pembahasan mengenai aktivitas fisik. karena hanya dengan kegiatan aktivitas fisik tersebut, asupan yang masuk kedalam tubuh akan diubah menjadi tenaga/energi dan pembakaran energi, sehingga tidak mengendap dalam tubuh dan menyebabkan obesitas dan penyakit berbahaya lainnya. Dalam pelaksanaannya, aktivitas fisik tidak terbatas hanya di gelanggang olahraga, namun juga kegiatan ringan di rumah seperti membersihkan rumah, membersihkan kendaraan hingga aktivitas ringan lainnya yang dapat membuat tubuh menggerakan otot dan mengeluarkan energi. Manfaat Aktivitas Fisik Untuk lebih meningkatkan motivasi kepada masyarakat agar mau melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari atau minimal 3-5 hari dalam seminggu, berikut ini adalah manfaat melakukan aktivitas fisik yang bisa kita dapatkan, diantaranya adalah: Mengendalikan kadar kolesterol Mengendalikan stres Mengendalikan berat badan Mencegah diabetes melitus atau kencing manis Memperbaiki postur tubuh Menurunkan risiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita. Dengan mengetahui berbagai manfaat aktivitas fisik di atas, diharapkan masyarakat dapat menyadari mengenai pentingnya membuat tubuh tetap bergerak dan mengeluarkan energi dengan melakukan aktivitas fisik bagi kesehatan kini dan nanti. Tetap imbangi kegiatan aktivitas fisik dengan makan makanan yang bergizi seimbang dan menjaga pola tidur, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari berbagai potensi penyakit tidak menular (PTM) yang berbahaya. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit atau cedera selama melakukan aktivitas fisik, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Dampak Psikososial pada Anak yang Obesitas</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-dampak-psikososial-pada-anak-yang-obesitas</link>				
				<pubDate>Tue, 06 Dec 2022 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-dampak-psikososial-pada-anak-yang-obesitas</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Obesitas</strong></span> merupakan salah satu maslah kesehatan yang tidak hanya dapat menyerang kategori umur tertentu. Sehingga dengan demikian, baik lansia, dewasa, hingga anak-anak dapat berpeluang mengalami penyakit obesitas tersebut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada kelompok usia anak sendiri, obesitas tidak hanya memiliki efek buruk bagi kesehatan seperti penyakit paru-paru dan kaki bengkok akibat penimbunan berat badan yang sangat masif, namun juga akan menyababkan <strong>efek psikosial</strong> yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak tersebut.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">5 Dampak Psikosisal Pada Anak yang Mengalami Obesitas</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah 5 <strong>dampak psikosisial</strong> yang akan dirasakan oleh anak yang mengalami obesitas, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan pada tubuh akan menjadi lamban, sehingga dapat menyebabkan penurunan aktivitas.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengurangi rasa percaya diri pada anak</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memiliki penampilan yang kurang menarik</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Akan menjadi bahan ejekan bagi teman disekitarnya</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dikhawatirkan akan menarik diri dari pergaulan</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan memahami dampak psikosisal yang akan dialami oleh anak yang mengalami obesitas, diharapkan para orangtua dapat mengarahkan buah hatinya untuk dapat menerapkan perilaku hidup sehat, seperti makan makanan yang memiliki gizi seimbang, ruitn melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, hingga menjaga siklus tidur pada anak.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan pemeriksaan atau konsultasi kepada dietisien atau ahli gizi spesialis program diet terdekat apabila orang tua membutuhkan arahan dan bimbingan untuk membuat program diet yang cocok untuk anak.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;"><br /><br /></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/5d634efbobesitas_pada_anak.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Obesitas merupakan salah satu maslah kesehatan yang tidak hanya dapat menyerang kategori umur tertentu. Sehingga dengan demikian, baik lansia, dewasa, hingga anak-anak dapat berpeluang mengalami penyakit obesitas tersebut. Pada kelompok usia anak sendiri, obesitas tidak hanya memiliki efek buruk bagi kesehatan seperti penyakit paru-paru dan kaki bengkok akibat penimbunan berat badan yang sangat masif, namun juga akan menyababkan efek psikosial yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak tersebut. 5 Dampak Psikosisal Pada Anak yang Mengalami Obesitas Berikut ini adalah 5 dampak psikosisial yang akan dirasakan oleh anak yang mengalami obesitas, diantaranya adalah: Gerakan pada tubuh akan menjadi lamban, sehingga dapat menyebabkan penurunan aktivitas. Mengurangi rasa percaya diri pada anak Memiliki penampilan yang kurang menarik Akan menjadi bahan ejekan bagi teman disekitarnya Dikhawatirkan akan menarik diri dari pergaulan Dengan memahami dampak psikosisal yang akan dialami oleh anak yang mengalami obesitas, diharapkan para orangtua dapat mengarahkan buah hatinya untuk dapat menerapkan perilaku hidup sehat, seperti makan makanan yang memiliki gizi seimbang, ruitn melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, hingga menjaga siklus tidur pada anak. Segera lakukan pemeriksaan atau konsultasi kepada dietisien atau ahli gizi spesialis program diet terdekat apabila orang tua membutuhkan arahan dan bimbingan untuk membuat program diet yang cocok untuk anak. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Obesitas merupakan salah satu maslah kesehatan yang tidak hanya dapat menyerang kategori umur tertentu. Sehingga dengan demikian, baik lansia, dewasa, hingga anak-anak dapat berpeluang mengalami penyakit obesitas tersebut. Pada kelompok usia anak sendiri, obesitas tidak hanya memiliki efek buruk bagi kesehatan seperti penyakit paru-paru dan kaki bengkok akibat penimbunan berat badan yang sangat masif, namun juga akan menyababkan efek psikosial yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak tersebut. 5 Dampak Psikosisal Pada Anak yang Mengalami Obesitas Berikut ini adalah 5 dampak psikosisial yang akan dirasakan oleh anak yang mengalami obesitas, diantaranya adalah: Gerakan pada tubuh akan menjadi lamban, sehingga dapat menyebabkan penurunan aktivitas. Mengurangi rasa percaya diri pada anak Memiliki penampilan yang kurang menarik Akan menjadi bahan ejekan bagi teman disekitarnya Dikhawatirkan akan menarik diri dari pergaulan Dengan memahami dampak psikosisal yang akan dialami oleh anak yang mengalami obesitas, diharapkan para orangtua dapat mengarahkan buah hatinya untuk dapat menerapkan perilaku hidup sehat, seperti makan makanan yang memiliki gizi seimbang, ruitn melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari, hingga menjaga siklus tidur pada anak. Segera lakukan pemeriksaan atau konsultasi kepada dietisien atau ahli gizi spesialis program diet terdekat apabila orang tua membutuhkan arahan dan bimbingan untuk membuat program diet yang cocok untuk anak. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Manfaat Berhenti Merokok</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/manfaat-berhenti-merokok</link>				
				<pubDate>Thu, 01 Dec 2022 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/manfaat-berhenti-merokok</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Bahaya dari merokok</strong> merupakan hal yang sudah diketahui oleh banyak orang.&nbsp; Namun demikian,&nbsp; masih banyak diantara kita yang mengalami <span style="text-decoration: underline;">kecanduan terhadap rokok</span>. padahal apabila kita lihat lebih jauh,&nbsp; bahaya dari merokok tidak hanya menimpa diri sendiri namun juga orang yang berada disekitar kita.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan kondisi yang telah disebutkan di atas, maka <strong>berhenti dari kegiatan merokok</strong> merupakan keputusan yang bijak. Keputusan untuk berhenti merokok, akan membuat diri dan keluarga terhindar dari ancaman&nbsp; <strong>penyakit penyerta rokok</strong> yang dapat mengganggu kesehatan, seperti kanker, gangguan kehamilan, impotensi, hingga kematian.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Manfaat Berhenti Merokok</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Untuk memberikan motivasi yang lebih kuat bagi seseorang yang ingin berhenti merokok,&nbsp; Berikut ini adalah <strong>manfaat bagi seseorang yang berhenti merokok</strong>,&nbsp; diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dalam 20 menit pertama, tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi pada seseorang akan membaik</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Untuk 12 jam berikutnya, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah dimetabolisme dan tingkat CO di dalam darah kembali normal.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sampai 48 jam nikotin mulai tereliminasi dari tubuh. tidak hanya itu, Fungsi pengecap dan penciuman mulai membaik serta sistem kardiovaskular meningkat.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">&nbsp;dalam 5 hari sejak berhenti merokok,&nbsp; sebagian besar metabolit nikotin dalam tubuh sudah hilang.&nbsp; Selain itu, &nbsp; fungsi pengecap dan pembau jauh menjadi lebih baik serta sistem kardiovaskular juga terus mengalami peningkatan yang baik.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dalam 2 sampai dengan 6 minggu setelahnya, risiko infeksi pada luka setelah pembedahan berkurang secara bermakna. Fungsi silia saluran nafas dan fungsi paruh pun akan membaik, serta nafas pendek dan batuk-batuk akan berkurang.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dalam 1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya dibandingkan orang yang tetap merokok.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Setelah 5 tahun berhenti merokok, risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dalam 10 tahun berhenti merokok semua penyebab mortalitas dan risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan memahami poin-poin diatas, diharapkan masyarakat menjadi lebih termotivasi dan berani untuk <strong>berhenti merokok</strong>.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-848ca113-7fff-6dba-27ee-5810b44a467e">Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami <span style="text-decoration: underline;"><strong>gejala penyakit akibat rokok</strong></span>,&nbsp; agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan.<br /><br />Review: Astasari</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/79194e27berhenti.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Bahaya dari merokok merupakan hal yang sudah diketahui oleh banyak orang.&amp;nbsp; Namun demikian,&amp;nbsp; masih banyak diantara kita yang mengalami kecanduan terhadap rokok. padahal apabila kita lihat lebih jauh,&amp;nbsp; bahaya dari merokok tidak hanya menimpa diri sendiri namun juga orang yang berada disekitar kita. Dengan kondisi yang telah disebutkan di atas, maka berhenti dari kegiatan merokok merupakan keputusan yang bijak. Keputusan untuk berhenti merokok, akan membuat diri dan keluarga terhindar dari ancaman&amp;nbsp; penyakit penyerta rokok yang dapat mengganggu kesehatan, seperti kanker, gangguan kehamilan, impotensi, hingga kematian. Manfaat Berhenti Merokok Untuk memberikan motivasi yang lebih kuat bagi seseorang yang ingin berhenti merokok,&amp;nbsp; Berikut ini adalah manfaat bagi seseorang yang berhenti merokok,&amp;nbsp; diantaranya adalah sebagai berikut: Dalam 20 menit pertama, tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi pada seseorang akan membaik Untuk 12 jam berikutnya, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah dimetabolisme dan tingkat CO di dalam darah kembali normal. Sampai 48 jam nikotin mulai tereliminasi dari tubuh. tidak hanya itu, Fungsi pengecap dan penciuman mulai membaik serta sistem kardiovaskular meningkat. &amp;nbsp;dalam 5 hari sejak berhenti merokok,&amp;nbsp; sebagian besar metabolit nikotin dalam tubuh sudah hilang.&amp;nbsp; Selain itu, &amp;nbsp; fungsi pengecap dan pembau jauh menjadi lebih baik serta sistem kardiovaskular juga terus mengalami peningkatan yang baik. Dalam 2 sampai dengan 6 minggu setelahnya, risiko infeksi pada luka setelah pembedahan berkurang secara bermakna. Fungsi silia saluran nafas dan fungsi paruh pun akan membaik, serta nafas pendek dan batuk-batuk akan berkurang. Dalam 1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya dibandingkan orang yang tetap merokok. Setelah 5 tahun berhenti merokok, risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Dalam 10 tahun berhenti merokok semua penyebab mortalitas dan risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Dengan memahami poin-poin diatas, diharapkan masyarakat menjadi lebih termotivasi dan berani untuk berhenti merokok. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat rokok,&amp;nbsp; agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Review: Astasari</itunes:subtitle><itunes:summary>Bahaya dari merokok merupakan hal yang sudah diketahui oleh banyak orang.&amp;nbsp; Namun demikian,&amp;nbsp; masih banyak diantara kita yang mengalami kecanduan terhadap rokok. padahal apabila kita lihat lebih jauh,&amp;nbsp; bahaya dari merokok tidak hanya menimpa diri sendiri namun juga orang yang berada disekitar kita. Dengan kondisi yang telah disebutkan di atas, maka berhenti dari kegiatan merokok merupakan keputusan yang bijak. Keputusan untuk berhenti merokok, akan membuat diri dan keluarga terhindar dari ancaman&amp;nbsp; penyakit penyerta rokok yang dapat mengganggu kesehatan, seperti kanker, gangguan kehamilan, impotensi, hingga kematian. Manfaat Berhenti Merokok Untuk memberikan motivasi yang lebih kuat bagi seseorang yang ingin berhenti merokok,&amp;nbsp; Berikut ini adalah manfaat bagi seseorang yang berhenti merokok,&amp;nbsp; diantaranya adalah sebagai berikut: Dalam 20 menit pertama, tekanan darah, denyut jantung dan aliran darah tepi pada seseorang akan membaik Untuk 12 jam berikutnya, hampir semua nikotin dalam tubuh sudah dimetabolisme dan tingkat CO di dalam darah kembali normal. Sampai 48 jam nikotin mulai tereliminasi dari tubuh. tidak hanya itu, Fungsi pengecap dan penciuman mulai membaik serta sistem kardiovaskular meningkat. &amp;nbsp;dalam 5 hari sejak berhenti merokok,&amp;nbsp; sebagian besar metabolit nikotin dalam tubuh sudah hilang.&amp;nbsp; Selain itu, &amp;nbsp; fungsi pengecap dan pembau jauh menjadi lebih baik serta sistem kardiovaskular juga terus mengalami peningkatan yang baik. Dalam 2 sampai dengan 6 minggu setelahnya, risiko infeksi pada luka setelah pembedahan berkurang secara bermakna. Fungsi silia saluran nafas dan fungsi paruh pun akan membaik, serta nafas pendek dan batuk-batuk akan berkurang. Dalam 1 tahun setelah berhenti merokok, risiko penyakit jantung koroner menurun setengahnya dibandingkan orang yang tetap merokok. Setelah 5 tahun berhenti merokok, risiko stroke menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Dalam 10 tahun berhenti merokok semua penyebab mortalitas dan risiko penyakit jantung koroner menurun pada level yang sama seperti orang yang tidak pernah merokok. Dengan memahami poin-poin diatas, diharapkan masyarakat menjadi lebih termotivasi dan berani untuk berhenti merokok. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat rokok,&amp;nbsp; agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari petugas kesehatan. Review: Astasari</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Menjaga Kesehatan Selama di Pengungsian</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-menjaga-kesehatan-selama-di-pengungsian</link>				
				<pubDate>Fri, 25 Nov 2022 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-menjaga-kesehatan-selama-di-pengungsian</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 di darat dan kedalaman mencapai 10 Km yang berpusat di kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 yang lalu, telah menyebabkan 169.124 orang penduduk terdampak. Hasilnya, kini sebanyak 58.362 orang harus di evakuasi menuju tempat yang lebih aman.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Saat ini diketahui bahwa para masyarakat yang harus mengungsi tersebut, tersebar di 9 titik tempat yang berbeda. Selama berada di lokasi pengungsian, masyarakat diharapkan untuk tetap bisa disiplin dalam menjaga kesehatan, hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan fisik maupun mental, terutama di tengah pandemi seperti saat ini.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Sehat Selama di Lokasi Pengungsian.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat yang telah berhasil dievakuasi untuk menjaga kondisi kesehatannya, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menggunakan masker</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Lindungi tempat air bersih &amp; makanan dari kotoran, debu dan lalat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tidak merokok di pengungsian</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gunakan selimut &amp; alas tidur di malam hari</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Lakukan buang air besar &amp; kecil di jamban</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kendalikan stress dengan melakukan kegiatan bersama</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menjalankan berbagai aktivitas diatas, diharapkan kesehatan fisik maupun mental masyarakat selama berada di lokasi pengungsian dapat lebih terjaga.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap disiplin perilaku hidup bersih dan sehat serta segera&nbsp; melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak terdampak apabila mengalami gejala penyakit atau luka selama berada di lokasi pengungsian.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap dengarkan informasi dari instansi resmi untuk menghindari kesalahan informasi serta&nbsp; tidak bermain atau memasuki bangunan yang terdampak gempa, untuk menghindari potensi luka saat bangunan roboh.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/f01727f5menjaga.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 di darat dan kedalaman mencapai 10 Km yang berpusat di kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 yang lalu, telah menyebabkan 169.124 orang penduduk terdampak. Hasilnya, kini sebanyak 58.362 orang harus di evakuasi menuju tempat yang lebih aman. Saat ini diketahui bahwa para masyarakat yang harus mengungsi tersebut, tersebar di 9 titik tempat yang berbeda. Selama berada di lokasi pengungsian, masyarakat diharapkan untuk tetap bisa disiplin dalam menjaga kesehatan, hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan fisik maupun mental, terutama di tengah pandemi seperti saat ini. Tips Sehat Selama di Lokasi Pengungsian. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat yang telah berhasil dievakuasi untuk menjaga kondisi kesehatannya, diantaranya adalah: Biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir Menggunakan masker Lindungi tempat air bersih &amp;amp; makanan dari kotoran, debu dan lalat Tidak merokok di pengungsian Gunakan selimut &amp;amp; alas tidur di malam hari Lakukan buang air besar &amp;amp; kecil di jamban Kendalikan stress dengan melakukan kegiatan bersama Dengan menjalankan berbagai aktivitas diatas, diharapkan kesehatan fisik maupun mental masyarakat selama berada di lokasi pengungsian dapat lebih terjaga. Tetap disiplin perilaku hidup bersih dan sehat serta segera&amp;nbsp; melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak terdampak apabila mengalami gejala penyakit atau luka selama berada di lokasi pengungsian. Tetap dengarkan informasi dari instansi resmi untuk menghindari kesalahan informasi serta&amp;nbsp; tidak bermain atau memasuki bangunan yang terdampak gempa, untuk menghindari potensi luka saat bangunan roboh. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 di darat dan kedalaman mencapai 10 Km yang berpusat di kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 yang lalu, telah menyebabkan 169.124 orang penduduk terdampak. Hasilnya, kini sebanyak 58.362 orang harus di evakuasi menuju tempat yang lebih aman. Saat ini diketahui bahwa para masyarakat yang harus mengungsi tersebut, tersebar di 9 titik tempat yang berbeda. Selama berada di lokasi pengungsian, masyarakat diharapkan untuk tetap bisa disiplin dalam menjaga kesehatan, hal ini dilakukan untuk tetap menjaga kesehatan fisik maupun mental, terutama di tengah pandemi seperti saat ini. Tips Sehat Selama di Lokasi Pengungsian. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan oleh masyarakat yang telah berhasil dievakuasi untuk menjaga kondisi kesehatannya, diantaranya adalah: Biasakan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir Menggunakan masker Lindungi tempat air bersih &amp;amp; makanan dari kotoran, debu dan lalat Tidak merokok di pengungsian Gunakan selimut &amp;amp; alas tidur di malam hari Lakukan buang air besar &amp;amp; kecil di jamban Kendalikan stress dengan melakukan kegiatan bersama Dengan menjalankan berbagai aktivitas diatas, diharapkan kesehatan fisik maupun mental masyarakat selama berada di lokasi pengungsian dapat lebih terjaga. Tetap disiplin perilaku hidup bersih dan sehat serta segera&amp;nbsp; melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak terdampak apabila mengalami gejala penyakit atau luka selama berada di lokasi pengungsian. Tetap dengarkan informasi dari instansi resmi untuk menghindari kesalahan informasi serta&amp;nbsp; tidak bermain atau memasuki bangunan yang terdampak gempa, untuk menghindari potensi luka saat bangunan roboh. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Penyakit Hiperglikemia</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-penyakit-hiperglikemia</link>				
				<pubDate>Thu, 17 Nov 2022 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-penyakit-hiperglikemia</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Apa itu penyakit Hiperglikemia?</strong> pertanyaan tersebut mungkin akan sulit dijawab oleh masyarakat awam, padahal hiperglikemia salah satu masalah kesehatan yang memberikan dampak cukup serius, dimana pasien dapat mengalami gangguan penurunan kesadaran (Ketoasidosis), mengalami infeksi yang berulang, hingga mengalami penurunan berat badan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Hiperglikemia adalah</strong> kondisi dimana Diabetes Melitus(DM) pada tubuh pasien tidak terkontrol, sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai &gt;300 mg/dl. Melihat dampak yang ditimbulkan tersebut, penting bagi masyarakat untuk mulai memperhatikan konsumsi gula dan mengetahui gejala dari hiperglikemia.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Gejala Hiperglikemia</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah <strong>gejala hiperglikemia</strong> yang harus diwaspadai, terutama pada pasien penderita Diabetes Melitus:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mulut dan kulit terasa kering</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sering merasa kehausan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Pusing</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penglihatan yang mulai buram atau kabur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Intensitas buang air kecil yang meningkat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Nafas terengah-engah dan bau nafas yang tidak sedap</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Diharapkan masyarakat bisa lebih memperhatikan kesehatan tubuh dengan rutin melakukan<strong> cek gula darah</strong> ke fasilitas kesehatan terdekat. Hal ini dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, sebelum menimbulkan efek yang lebih serius.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain itu, jangan lupa untuk terus disiplin dalam menerapkan <strong>perilaku hidup sehat</strong> dengan makan-makanan yang tinggi serat, vitamin dan mineral,, rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan minimal 30 menit perhari, dan mencukupi kebutuhan tidur harian agar tubuh tetap sehat dan sanggup menjalani aktivitas harian.<br /><br />Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-3eb81b10-7fff-39aa-7d38-91f0b880c283">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/24afb05bhiperglikemia.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Apa itu penyakit Hiperglikemia? pertanyaan tersebut mungkin akan sulit dijawab oleh masyarakat awam, padahal hiperglikemia salah satu masalah kesehatan yang memberikan dampak cukup serius, dimana pasien dapat mengalami gangguan penurunan kesadaran (Ketoasidosis), mengalami infeksi yang berulang, hingga mengalami penurunan berat badan. Hiperglikemia adalah kondisi dimana Diabetes Melitus(DM) pada tubuh pasien tidak terkontrol, sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai &amp;gt;300 mg/dl. Melihat dampak yang ditimbulkan tersebut, penting bagi masyarakat untuk mulai memperhatikan konsumsi gula dan mengetahui gejala dari hiperglikemia. Gejala Hiperglikemia Berikut ini adalah gejala hiperglikemia yang harus diwaspadai, terutama pada pasien penderita Diabetes Melitus: Mulut dan kulit terasa kering Sering merasa kehausan Pusing Penglihatan yang mulai buram atau kabur Intensitas buang air kecil yang meningkat Nafas terengah-engah dan bau nafas yang tidak sedap Diharapkan masyarakat bisa lebih memperhatikan kesehatan tubuh dengan rutin melakukan cek gula darah ke fasilitas kesehatan terdekat. Hal ini dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, sebelum menimbulkan efek yang lebih serius. Selain itu, jangan lupa untuk terus disiplin dalam menerapkan perilaku hidup sehat dengan makan-makanan yang tinggi serat, vitamin dan mineral,, rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan minimal 30 menit perhari, dan mencukupi kebutuhan tidur harian agar tubuh tetap sehat dan sanggup menjalani aktivitas harian. Review: Astasari &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Apa itu penyakit Hiperglikemia? pertanyaan tersebut mungkin akan sulit dijawab oleh masyarakat awam, padahal hiperglikemia salah satu masalah kesehatan yang memberikan dampak cukup serius, dimana pasien dapat mengalami gangguan penurunan kesadaran (Ketoasidosis), mengalami infeksi yang berulang, hingga mengalami penurunan berat badan. Hiperglikemia adalah kondisi dimana Diabetes Melitus(DM) pada tubuh pasien tidak terkontrol, sehingga kadar glukosa darah sangat tinggi hingga mencapai &amp;gt;300 mg/dl. Melihat dampak yang ditimbulkan tersebut, penting bagi masyarakat untuk mulai memperhatikan konsumsi gula dan mengetahui gejala dari hiperglikemia. Gejala Hiperglikemia Berikut ini adalah gejala hiperglikemia yang harus diwaspadai, terutama pada pasien penderita Diabetes Melitus: Mulut dan kulit terasa kering Sering merasa kehausan Pusing Penglihatan yang mulai buram atau kabur Intensitas buang air kecil yang meningkat Nafas terengah-engah dan bau nafas yang tidak sedap Diharapkan masyarakat bisa lebih memperhatikan kesehatan tubuh dengan rutin melakukan cek gula darah ke fasilitas kesehatan terdekat. Hal ini dilakukan agar proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin, sebelum menimbulkan efek yang lebih serius. Selain itu, jangan lupa untuk terus disiplin dalam menerapkan perilaku hidup sehat dengan makan-makanan yang tinggi serat, vitamin dan mineral,, rutin melakukan olahraga atau aktivitas fisik ringan minimal 30 menit perhari, dan mencukupi kebutuhan tidur harian agar tubuh tetap sehat dan sanggup menjalani aktivitas harian. Review: Astasari &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Remaja Bebas Anemia: Konsentrasi Belajar Meningkat, Bebas Prestasi</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/remaja-bebas-anemia-konsentrasi-belajar-meningkat-bebas-prestasi</link>				
				<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 12:31:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/remaja-bebas-anemia-konsentrasi-belajar-meningkat-bebas-prestasi</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: left;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Fakta Kunci&nbsp;</strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa &nbsp; dialami oleh balita, remaja, ibu hamil bahkan usia lanjut.&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jika dilihat dari hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Itu artinya 3 dari 10 orang teman kamu menderita anemia.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kasus anemia yang masih tinggi ini erat banget loh kaitannya dengan kepatuhan kamu dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dimana 8,3 juta dari 12,1 juta teman-teman remaja putri kita tidak mengonsumsi TTD yang membuat mereka berisiko anemia</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kamu sebetulnya dapat mencegah anemia dengan mengonsumsi TTD secara teratur sejak remaja</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Remaja putri yang anemia berisiko menjadi wanita usia subur yang anemia, selanjutnya menjadi ibu anemia yang dapat mengalami kekurangan energi kronis saat hamil nanti.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kekurangan energi kronis pada ibu hamil bisa meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting.</p>
</li>
</ul>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Dampak Anemia</strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dampak Jangka Pendek</p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anemia bisa menurunkan daya tahan tubuh penderitanya sehingga mudah terkena penyakit infeksi&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anemia menyebabkan kurangnya oksigen ke sel otot dan sel otak, ini bisa membuat kebugaran dan ketangkasan berpikir kamu menurun yang tentu saja bisa membuat prestasi belajar dan produktivitas kerja/kinerja kamu jadi ikutan turun.</p>
</li>
</ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dampak Jangka Panjang</p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dampak anemia pada rematri dan Wanita Usia Subur akan terbawa hingga dia menjadi ibu hamil anemia yang bisa mengakibatkan perdarahan sebelum dan saat melahirkan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayinya&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sedangkan bayi yang dikandungnya dapat mengalami Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT), kelahiran prematur, BBLR, dan gangguan tumbuh kembang anak, di antaranya stunting dan gangguan neurokognitif.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Bayi yang lahir dengan cadangan zat besi (Fe) rendah akan berlanjut menderita anemia pada bayi dan usia dini, hal ini bisa meningkatkan risiko kesakitan dan kematian neonatal dan bayi</p>
</li>
</ul>
</ul>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Gerakan&nbsp;</strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan Aksi Bergizi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kamu, teman-teman kamu dan seluruh warga sekolah tentang pemenuhan gizi bagi remaja meliputi aktivitas fisik, makan bersama dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan ini terbukti efektif dalam (1) Peningkatan pengetahuan mengenai gizi sebelum dan sesudah intervensi; (2) Peningkatan proporsi semua remaja memiliki sikap positif terhadap TTD dan rematri yg mengonsumsi TTD setiap minggu; (3) Peningkatan remaja yang melakukan aktivitas fisik 60 menit/hari dan mengonsumsi buah dan sayur setelah dilakukan intervensi; serta (4) Proporsi remaja putri yang mengonsumsi TTD mingguan 12 kali&nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; &nbsp; lebih mungkin naik setelah intervensi.</p>
</li>
</ul>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tagline &ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&rdquo;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tagar #CegahStuntingItuPenting #AktifMinumTTDItuPenting</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Pesan kunci</strong></p>
</li>
</ul>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Aktif minum Tablet Tambah Darah:</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi TTD bagi rematri seminggu sekali.&nbsp;</p>
</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/d7ec6727ttd_cOVER.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>&amp;nbsp; Fakta Kunci&amp;nbsp; Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa &amp;nbsp; dialami oleh balita, remaja, ibu hamil bahkan usia lanjut.&amp;nbsp; Jika dilihat dari hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Itu artinya 3 dari 10 orang teman kamu menderita anemia. Kasus anemia yang masih tinggi ini erat banget loh kaitannya dengan kepatuhan kamu dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dimana 8,3 juta dari 12,1 juta teman-teman remaja putri kita tidak mengonsumsi TTD yang membuat mereka berisiko anemia Kamu sebetulnya dapat mencegah anemia dengan mengonsumsi TTD secara teratur sejak remaja Remaja putri yang anemia berisiko menjadi wanita usia subur yang anemia, selanjutnya menjadi ibu anemia yang dapat mengalami kekurangan energi kronis saat hamil nanti. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil bisa meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting. &amp;nbsp; Dampak Anemia Dampak Jangka Pendek Anemia bisa menurunkan daya tahan tubuh penderitanya sehingga mudah terkena penyakit infeksi&amp;nbsp; Anemia menyebabkan kurangnya oksigen ke sel otot dan sel otak, ini bisa membuat kebugaran dan ketangkasan berpikir kamu menurun yang tentu saja bisa membuat prestasi belajar dan produktivitas kerja/kinerja kamu jadi ikutan turun. Dampak Jangka Panjang Dampak anemia pada rematri dan Wanita Usia Subur akan terbawa hingga dia menjadi ibu hamil anemia yang bisa mengakibatkan perdarahan sebelum dan saat melahirkan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayinya&amp;nbsp; Sedangkan bayi yang dikandungnya dapat mengalami Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT), kelahiran prematur, BBLR, dan gangguan tumbuh kembang anak, di antaranya stunting dan gangguan neurokognitif. Bayi yang lahir dengan cadangan zat besi (Fe) rendah akan berlanjut menderita anemia pada bayi dan usia dini, hal ini bisa meningkatkan risiko kesakitan dan kematian neonatal dan bayi &amp;nbsp; Gerakan&amp;nbsp; Gerakan Aksi Bergizi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kamu, teman-teman kamu dan seluruh warga sekolah tentang pemenuhan gizi bagi remaja meliputi aktivitas fisik, makan bersama dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri. Gerakan ini terbukti efektif dalam (1) Peningkatan pengetahuan mengenai gizi sebelum dan sesudah intervensi; (2) Peningkatan proporsi semua remaja memiliki sikap positif terhadap TTD dan rematri yg mengonsumsi TTD setiap minggu; (3) Peningkatan remaja yang melakukan aktivitas fisik 60 menit/hari dan mengonsumsi buah dan sayur setelah dilakukan intervensi; serta (4) Proporsi remaja putri yang mengonsumsi TTD mingguan 12 kali&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; lebih mungkin naik setelah intervensi. &amp;nbsp; Tagline &amp;ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&amp;rdquo; Tagar #CegahStuntingItuPenting #AktifMinumTTDItuPenting &amp;nbsp; Pesan kunci Aktif minum Tablet Tambah Darah: Konsumsi TTD bagi rematri seminggu sekali.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>&amp;nbsp; Fakta Kunci&amp;nbsp; Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang bisa &amp;nbsp; dialami oleh balita, remaja, ibu hamil bahkan usia lanjut.&amp;nbsp; Jika dilihat dari hasil Riskesdas pada tahun 2018, tercatat sebesar 26,8% anak usia 5-14 tahun menderita anemia dan 32% pada usia 15-24 tahun. Itu artinya 3 dari 10 orang teman kamu menderita anemia. Kasus anemia yang masih tinggi ini erat banget loh kaitannya dengan kepatuhan kamu dalam mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD), dimana 8,3 juta dari 12,1 juta teman-teman remaja putri kita tidak mengonsumsi TTD yang membuat mereka berisiko anemia Kamu sebetulnya dapat mencegah anemia dengan mengonsumsi TTD secara teratur sejak remaja Remaja putri yang anemia berisiko menjadi wanita usia subur yang anemia, selanjutnya menjadi ibu anemia yang dapat mengalami kekurangan energi kronis saat hamil nanti. Kekurangan energi kronis pada ibu hamil bisa meningkatkan kemungkinan melahirkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR) dan stunting. &amp;nbsp; Dampak Anemia Dampak Jangka Pendek Anemia bisa menurunkan daya tahan tubuh penderitanya sehingga mudah terkena penyakit infeksi&amp;nbsp; Anemia menyebabkan kurangnya oksigen ke sel otot dan sel otak, ini bisa membuat kebugaran dan ketangkasan berpikir kamu menurun yang tentu saja bisa membuat prestasi belajar dan produktivitas kerja/kinerja kamu jadi ikutan turun. Dampak Jangka Panjang Dampak anemia pada rematri dan Wanita Usia Subur akan terbawa hingga dia menjadi ibu hamil anemia yang bisa mengakibatkan perdarahan sebelum dan saat melahirkan yang dapat mengancam keselamatan ibu dan bayinya&amp;nbsp; Sedangkan bayi yang dikandungnya dapat mengalami Pertumbuhan Janin Terhambat (PJT), kelahiran prematur, BBLR, dan gangguan tumbuh kembang anak, di antaranya stunting dan gangguan neurokognitif. Bayi yang lahir dengan cadangan zat besi (Fe) rendah akan berlanjut menderita anemia pada bayi dan usia dini, hal ini bisa meningkatkan risiko kesakitan dan kematian neonatal dan bayi &amp;nbsp; Gerakan&amp;nbsp; Gerakan Aksi Bergizi bertujuan untuk meningkatkan kesadaran kamu, teman-teman kamu dan seluruh warga sekolah tentang pemenuhan gizi bagi remaja meliputi aktivitas fisik, makan bersama dan konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) bagi remaja putri. Gerakan ini terbukti efektif dalam (1) Peningkatan pengetahuan mengenai gizi sebelum dan sesudah intervensi; (2) Peningkatan proporsi semua remaja memiliki sikap positif terhadap TTD dan rematri yg mengonsumsi TTD setiap minggu; (3) Peningkatan remaja yang melakukan aktivitas fisik 60 menit/hari dan mengonsumsi buah dan sayur setelah dilakukan intervensi; serta (4) Proporsi remaja putri yang mengonsumsi TTD mingguan 12 kali&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; lebih mungkin naik setelah intervensi. &amp;nbsp; Tagline &amp;ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&amp;rdquo; Tagar #CegahStuntingItuPenting #AktifMinumTTDItuPenting &amp;nbsp; Pesan kunci Aktif minum Tablet Tambah Darah: Konsumsi TTD bagi rematri seminggu sekali.&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Cegah Stunting Itu Penting</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/cegah-stunting-itu-penting</link>				
				<pubDate>Wed, 16 Nov 2022 10:57:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/cegah-stunting-itu-penting</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Fakta Kunci:</p>
</li>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting, kurang lebih ada 5 juta anak Indonesia mengalami stunting (Studi Status Gizi Indonesia, 2021).&nbsp;</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Bila generasi penerus kerap mengalami stunting, akankah Indonesia melihat generasi emas-nya di 2045?</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24%</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">23% bayi lahir sudah stunting, maka intervensi harus dimulai sebelum bayi lahir&mdash;bahkan sejak perempuan masih di usia remaja.</p>
</li>
</ul>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gap dalam permasalahan stunting di Indonesia&nbsp;</p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">8,3 juta dari 12,1 juta remaja putri tidak mengkonsumsi tablet tambah darah dan berisiko anemia</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">2,8 juta dari 4,9 juta Ibu hamil tidak periksa kehamilan minimal 6x</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Hanya 46.000 dari 300.000 Posyandu aktif beroperasi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">6,5 juta dari 22 juta balita tidak dipantau pertumbuhan dan perkembangannya</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">1.5 juta relawan kader belum memiliki standardisasi kemampuan</p>
</li>
</ul>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Perbedaan antara balita normal dan stunting terlihat dari sisi tinggi badan. Balita stunting terlihat lebih pendek dari balita seusianya. Namun, perbedaan yang tidak terlihat antara keduanya adalah otak anak stunting tidak terbentuk dengan baik dan dapat berdampak panjang.</p>
</li>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Pemerintah telah berusaha melalui Gerakan Cegah Stunting dengan 5 kegiatan&nbsp;</p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan #AksiBergizi : Membentuk kebiasan olahraga, sarapan dan konsumsi tablet tambah darah untuk menurunkan anemia pada remaja di sekolah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan #BumilSehat : Meningkatkan pemeriksaan dan pengetahuan Bumil untuk meningkatkan kesehatan bumil</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan #PosyanduAktif : Meningkatkan cakupan tumbuh kembang balita di Posyandu untuk deteksi dini dalam mencegah balita gizi kurang dan stunting</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan #JamboreKader : Meningkatkan kapabilitas kader dalam memberikan pelayanan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gerakan #CegahStuntingituPenting : Mengedukasi masyarakat tentang stunting dan pencegahannya melalui pesan ABCDE</p>
</li>
</ul>
</ul>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tag line &ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&rdquo;</p>
</li>
</ul>
<p style="text-align: justify;"><br /><br /></p>
<p dir="ltr"><img style="display: block; margin-left: auto; margin-right: auto;" src="https://lh3.googleusercontent.com/DmKWNv-Al8__v2g4WTPwgxNwII02FofR4nSz70iqEVGEqzPvaN3rqp4OnDny8Nj02uOkT3gmj7L_IIvkx-Be547e-V7VRWbwhLKGCJIXu5La-CzIWYg05pQC5CkFR0_FDcODk7iF7KUvTJDQ3ix0tYQzNs7OlDCEet8jUJvAkR1KOUpi6KT_-Bq8lc8P2cTfa7Dxfw0sGQ" alt="FB%20IG%201080X1080-01.jpg" width="524" height="524" /></p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<ul style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Pesan ABCDE bebas stunting</strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">(A) <strong>Aktif minum Tablet Tambah Darah </strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan)</p>
</li>
</ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">(B) <strong>Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali </strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG</p>
</li>
</ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">(C) <strong>Cukupi konsumsi protein hewani </strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan</p>
</li>
</ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">(D) <strong>Datang ke Posyandu setiap bulan </strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan</p>
</li>
</ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">(E) <strong>Eksklusif ASI 6 bulan </strong></p>
</li>
<ul>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">ASI ekslusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun.</p>
</li>
</ul>
</ul>
</ul>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sumber data:</p>
<ul>
<li dir="ltr" style="text-align: justify;">
<p dir="ltr">Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 2012, Population Reference Bureau, 2012, National Center of Biotechnolgoy Information (NCBI), 2014</p>
</li>
<li dir="ltr" style="text-align: justify;">
<p dir="ltr">World Bank, 2020</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Capaian intervensi spesifik (intervensi yang mengatasi penyebab langsung dari stunting) | 2. Tablet Tambah Darah. Kemenkes, 2022.</p>
</li>
</ul>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/a39dc30cbebas_stunting.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Fakta Kunci: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan&amp;nbsp; 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting, kurang lebih ada 5 juta anak Indonesia mengalami stunting (Studi Status Gizi Indonesia, 2021).&amp;nbsp; Bila generasi penerus kerap mengalami stunting, akankah Indonesia melihat generasi emas-nya di 2045? Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24% 23% bayi lahir sudah stunting, maka intervensi harus dimulai sebelum bayi lahir&amp;mdash;bahkan sejak perempuan masih di usia remaja. Gap dalam permasalahan stunting di Indonesia&amp;nbsp; 8,3 juta dari 12,1 juta remaja putri tidak mengkonsumsi tablet tambah darah dan berisiko anemia 2,8 juta dari 4,9 juta Ibu hamil tidak periksa kehamilan minimal 6x Hanya 46.000 dari 300.000 Posyandu aktif beroperasi 6,5 juta dari 22 juta balita tidak dipantau pertumbuhan dan perkembangannya 1.5 juta relawan kader belum memiliki standardisasi kemampuan Perbedaan antara balita normal dan stunting terlihat dari sisi tinggi badan. Balita stunting terlihat lebih pendek dari balita seusianya. Namun, perbedaan yang tidak terlihat antara keduanya adalah otak anak stunting tidak terbentuk dengan baik dan dapat berdampak panjang. Pemerintah telah berusaha melalui Gerakan Cegah Stunting dengan 5 kegiatan&amp;nbsp; Gerakan #AksiBergizi : Membentuk kebiasan olahraga, sarapan dan konsumsi tablet tambah darah untuk menurunkan anemia pada remaja di sekolah Gerakan #BumilSehat : Meningkatkan pemeriksaan dan pengetahuan Bumil untuk meningkatkan kesehatan bumil Gerakan #PosyanduAktif : Meningkatkan cakupan tumbuh kembang balita di Posyandu untuk deteksi dini dalam mencegah balita gizi kurang dan stunting Gerakan #JamboreKader : Meningkatkan kapabilitas kader dalam memberikan pelayanan Gerakan #CegahStuntingituPenting : Mengedukasi masyarakat tentang stunting dan pencegahannya melalui pesan ABCDE Tag line &amp;ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&amp;rdquo; &amp;nbsp; Pesan ABCDE bebas stunting (A) Aktif minum Tablet Tambah Darah Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali. Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan) (B) Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG (C) Cukupi konsumsi protein hewani Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan (D) Datang ke Posyandu setiap bulan Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan (E) Eksklusif ASI 6 bulan ASI ekslusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun. Sumber data: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 2012, Population Reference Bureau, 2012, National Center of Biotechnolgoy Information (NCBI), 2014 World Bank, 2020 Capaian intervensi spesifik (intervensi yang mengatasi penyebab langsung dari stunting) | 2. Tablet Tambah Darah. Kemenkes, 2022. &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Fakta Kunci: Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada balita akibat kurang gizi dalam jangka waktu lama, paparan infeksi berulang, dan kurang stimulasi. Stunting dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan kesehatan&amp;nbsp; 1 dari 4 anak Indonesia mengalami stunting, kurang lebih ada 5 juta anak Indonesia mengalami stunting (Studi Status Gizi Indonesia, 2021).&amp;nbsp; Bila generasi penerus kerap mengalami stunting, akankah Indonesia melihat generasi emas-nya di 2045? Indonesia menargetkan angka stunting turun hingga 14% pada tahun 2024, sementara angka stunting di tahun 2021 mencapai 24% 23% bayi lahir sudah stunting, maka intervensi harus dimulai sebelum bayi lahir&amp;mdash;bahkan sejak perempuan masih di usia remaja. Gap dalam permasalahan stunting di Indonesia&amp;nbsp; 8,3 juta dari 12,1 juta remaja putri tidak mengkonsumsi tablet tambah darah dan berisiko anemia 2,8 juta dari 4,9 juta Ibu hamil tidak periksa kehamilan minimal 6x Hanya 46.000 dari 300.000 Posyandu aktif beroperasi 6,5 juta dari 22 juta balita tidak dipantau pertumbuhan dan perkembangannya 1.5 juta relawan kader belum memiliki standardisasi kemampuan Perbedaan antara balita normal dan stunting terlihat dari sisi tinggi badan. Balita stunting terlihat lebih pendek dari balita seusianya. Namun, perbedaan yang tidak terlihat antara keduanya adalah otak anak stunting tidak terbentuk dengan baik dan dapat berdampak panjang. Pemerintah telah berusaha melalui Gerakan Cegah Stunting dengan 5 kegiatan&amp;nbsp; Gerakan #AksiBergizi : Membentuk kebiasan olahraga, sarapan dan konsumsi tablet tambah darah untuk menurunkan anemia pada remaja di sekolah Gerakan #BumilSehat : Meningkatkan pemeriksaan dan pengetahuan Bumil untuk meningkatkan kesehatan bumil Gerakan #PosyanduAktif : Meningkatkan cakupan tumbuh kembang balita di Posyandu untuk deteksi dini dalam mencegah balita gizi kurang dan stunting Gerakan #JamboreKader : Meningkatkan kapabilitas kader dalam memberikan pelayanan Gerakan #CegahStuntingituPenting : Mengedukasi masyarakat tentang stunting dan pencegahannya melalui pesan ABCDE Tag line &amp;ldquo;CEGAH STUNTING ITU PENTING&amp;rdquo; &amp;nbsp; Pesan ABCDE bebas stunting (A) Aktif minum Tablet Tambah Darah Konsumsi TTD bagi remaja putri 1 tablet seminggu sekali. Konsumsi TTD bagi Ibu hamil 1 tablet setiap hari (minimal 90 tablet selama kehamilan) (B) Bumil teratur periksa kehamilan minimal 6 kali Periksa kehamilan minimal 6 (enam) kali, 2 (dua) kali oleh dokter menggunakan USG (C) Cukupi konsumsi protein hewani Konsumsi protein hewani setiap hari bagi bayi usia di atas 6 bulan (D) Datang ke Posyandu setiap bulan Datang dan lakukan pemantauan pertumbuhan (timbang dan ukur) dan perkembangan, serta imunisasi balita ke posyandu setiap bulan (E) Eksklusif ASI 6 bulan ASI ekslusif selama 6 bulan dilanjutkan hingga usia 2 tahun. Sumber data: Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro, 2012, Population Reference Bureau, 2012, National Center of Biotechnolgoy Information (NCBI), 2014 World Bank, 2020 Capaian intervensi spesifik (intervensi yang mengatasi penyebab langsung dari stunting) | 2. Tablet Tambah Darah. Kemenkes, 2022. &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Bahaya Rokok Elektrik</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/https://ayosehat.kemkes.go.id/mengenal-bahaya-rokok-elektrik-vape</link>				
				<pubDate>Thu, 10 Nov 2022 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/https://ayosehat.kemkes.go.id/mengenal-bahaya-rokok-elektrik-vape</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sejak kemunculan rokok elektrik di tengah masyarakat Indonesia, peredaran dan penggunaan rokok elektrik semakin menjamur di tengah masyarakat. Terlepas dari harga yang lebih terjangkau, rokok elektronik ternyata sama berbahayanya dengan rokok konvensional yang sudah lebih dulu beredar di tengah masyarakat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada dasarnya, kedua jenis rokok tersebut sama-sama mengandung karsinogen atau bahan-bahan yang menginduksi kanker melalui kegiatan merokok yang melalui saluran pernapasan dan paru.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sehingga dengan melihat kenyataan tersebut, berhenti dari kegiatan yang tidak sehat seperti merokok menggunakan rokok elektronik maupun konvensional, sudah seharusnya dilakukan oleh masyarakat untuk bisa meningkatkan kesehatan dalam tubuh.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa bahaya dari rokok elektrik yang perlu diketahui oleh masyarakat, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kandungan nikotin dalam rokok akan menimbulkan efek candu dan memicu depresi, napas pendek, kanker paru, kerusakan paru permanen, hingga kematian</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kandungan Glikol pada rokok elektrik akan mengiritasi paru-paru dan mata, serta menimbulkan gangguan saluran pernafasan seperti asma, sesak nafas, hingga obstruksi jalan napas.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Diasetil atau penambah rasa pada rokok elektrik akan menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memicu terjadinya kanker</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Informasi bahaya penggunaan rokok elektrik diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat yang ingin berpindah dari rokok konvensional ke rokok elektrik karena Misinformation yang mengatakan bahwa rokok elektrik lebih sehat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan berhenti dari kegiatan merokok, dan segera hubungi Layanan Konsultasi Berhenti Merokok QUITLINE.INA di 0-800-177-6565 (free call service) apabila membutuhkan bantuan dalam berhenti merokok.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tidak lupa untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan apabila mengalami penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/0284934eWhatsApp_Image_2022-11-22_at_09.24.09.jpeg"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Sejak kemunculan rokok elektrik di tengah masyarakat Indonesia, peredaran dan penggunaan rokok elektrik semakin menjamur di tengah masyarakat. Terlepas dari harga yang lebih terjangkau, rokok elektronik ternyata sama berbahayanya dengan rokok konvensional yang sudah lebih dulu beredar di tengah masyarakat. Pada dasarnya, kedua jenis rokok tersebut sama-sama mengandung karsinogen atau bahan-bahan yang menginduksi kanker melalui kegiatan merokok yang melalui saluran pernapasan dan paru. Sehingga dengan melihat kenyataan tersebut, berhenti dari kegiatan yang tidak sehat seperti merokok menggunakan rokok elektronik maupun konvensional, sudah seharusnya dilakukan oleh masyarakat untuk bisa meningkatkan kesehatan dalam tubuh. Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh. Berikut ini adalah beberapa bahaya dari rokok elektrik yang perlu diketahui oleh masyarakat, diantaranya adalah: Kandungan nikotin dalam rokok akan menimbulkan efek candu dan memicu depresi, napas pendek, kanker paru, kerusakan paru permanen, hingga kematian Kandungan Glikol pada rokok elektrik akan mengiritasi paru-paru dan mata, serta menimbulkan gangguan saluran pernafasan seperti asma, sesak nafas, hingga obstruksi jalan napas. Diasetil atau penambah rasa pada rokok elektrik akan menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis Memicu terjadinya kanker Informasi bahaya penggunaan rokok elektrik diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat yang ingin berpindah dari rokok konvensional ke rokok elektrik karena Misinformation yang mengatakan bahwa rokok elektrik lebih sehat. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan berhenti dari kegiatan merokok, dan segera hubungi Layanan Konsultasi Berhenti Merokok QUITLINE.INA di 0-800-177-6565 (free call service) apabila membutuhkan bantuan dalam berhenti merokok. Tidak lupa untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan apabila mengalami penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Sejak kemunculan rokok elektrik di tengah masyarakat Indonesia, peredaran dan penggunaan rokok elektrik semakin menjamur di tengah masyarakat. Terlepas dari harga yang lebih terjangkau, rokok elektronik ternyata sama berbahayanya dengan rokok konvensional yang sudah lebih dulu beredar di tengah masyarakat. Pada dasarnya, kedua jenis rokok tersebut sama-sama mengandung karsinogen atau bahan-bahan yang menginduksi kanker melalui kegiatan merokok yang melalui saluran pernapasan dan paru. Sehingga dengan melihat kenyataan tersebut, berhenti dari kegiatan yang tidak sehat seperti merokok menggunakan rokok elektronik maupun konvensional, sudah seharusnya dilakukan oleh masyarakat untuk bisa meningkatkan kesehatan dalam tubuh. Bahaya Rokok Elektrik Bagi Tubuh. Berikut ini adalah beberapa bahaya dari rokok elektrik yang perlu diketahui oleh masyarakat, diantaranya adalah: Kandungan nikotin dalam rokok akan menimbulkan efek candu dan memicu depresi, napas pendek, kanker paru, kerusakan paru permanen, hingga kematian Kandungan Glikol pada rokok elektrik akan mengiritasi paru-paru dan mata, serta menimbulkan gangguan saluran pernafasan seperti asma, sesak nafas, hingga obstruksi jalan napas. Diasetil atau penambah rasa pada rokok elektrik akan menyebabkan penyakit paru obstruktif kronis Memicu terjadinya kanker Informasi bahaya penggunaan rokok elektrik diharapkan dapat memberikan kesadaran bagi masyarakat yang ingin berpindah dari rokok konvensional ke rokok elektrik karena Misinformation yang mengatakan bahwa rokok elektrik lebih sehat. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan berhenti dari kegiatan merokok, dan segera hubungi Layanan Konsultasi Berhenti Merokok QUITLINE.INA di 0-800-177-6565 (free call service) apabila membutuhkan bantuan dalam berhenti merokok. Tidak lupa untuk segera menghubungi fasilitas kesehatan apabila mengalami penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>3 Gejala Gagal Ginjal Akut yang Harus Diwaspadai</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/3-gejala-gagal-ginjal-akut-yang-harus-diwaspadai</link>				
				<pubDate>Thu, 03 Nov 2022 09:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/3-gejala-gagal-ginjal-akut-yang-harus-diwaspadai</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Penyakit gagal ginjal akut</strong></span> menjadi salah satu masalah kesehatan yang saat ini tengah marak terjadi ditengah masyarakat. Berdasarkan penyebarannya, penyakit ini banyak menjangkit anak dengan rentang usia 0 &ndash; 18 tahun. Dengan kondisi tersebut, diharapkan para orang tua dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan kesehatan buah hatinya.</p>
<p dir="ltr">Salah satu bentuk perhatian terhadap perkembangan kesehatan anak, adalah dengan <span style="text-decoration: underline;"><strong>mengenal gejala gagal ginjal akut</strong></span> yang muncul pada anak. Sehingga dengan demikian, proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum semakin memburuk.</p>
<h1 dir="ltr">Gejala Gagal ginjal Akut.</h1>
<p dir="ltr">Berikut ini adalah berbagai <strong>gejala gagal ginjal akut</strong> yang harus diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah:</p>
<ol>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anak mengalami demam, batuk hingga pilek</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anak mengalami gejala infeksi saluran cerna seperti mual hingga muntah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Urine pada anak mengalami perubahan warna, yaitu menjadi pekat coklat, dan juga mengalami penurunan jumlah urin, sehingga buah hati tidak buang air kecil sama sekali.</p>
</li>
</ol>
<h2 dir="ltr">Penanganan Pasien Anak Gagal Ginjal Akut</h2>
<p dir="ltr">Dengan mengetahui berbagai <strong>gejala gagal ginjal akut</strong>, diharapkan dapat memberikan informasi, sehingga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan kepada para orangtua.</p>
<p dir="ltr">Apabila anak mengalami berbagai gejala di atas, diharapkan para orangtua dapat sedini mungkin membawa buah hatinya untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan protokol penanganan pasien gagal ginjal akut yang terkandung dalam <a href="https://promkes.kemkes.go.id/sk-nomor-hk02022i33052022"><strong>SK Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022</strong> <br /><br /></a>Review: Astasari</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/c4684cdcpromkes_topik.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Penyakit gagal ginjal akut menjadi salah satu masalah kesehatan yang saat ini tengah marak terjadi ditengah masyarakat. Berdasarkan penyebarannya, penyakit ini banyak menjangkit anak dengan rentang usia 0 &amp;ndash; 18 tahun. Dengan kondisi tersebut, diharapkan para orang tua dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan kesehatan buah hatinya. Salah satu bentuk perhatian terhadap perkembangan kesehatan anak, adalah dengan mengenal gejala gagal ginjal akut yang muncul pada anak. Sehingga dengan demikian, proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum semakin memburuk. Gejala Gagal ginjal Akut. Berikut ini adalah berbagai gejala gagal ginjal akut yang harus diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah: Anak mengalami demam, batuk hingga pilek Anak mengalami gejala infeksi saluran cerna seperti mual hingga muntah Urine pada anak mengalami perubahan warna, yaitu menjadi pekat coklat, dan juga mengalami penurunan jumlah urin, sehingga buah hati tidak buang air kecil sama sekali. Penanganan Pasien Anak Gagal Ginjal Akut Dengan mengetahui berbagai gejala gagal ginjal akut, diharapkan dapat memberikan informasi, sehingga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan kepada para orangtua. Apabila anak mengalami berbagai gejala di atas, diharapkan para orangtua dapat sedini mungkin membawa buah hatinya untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan protokol penanganan pasien gagal ginjal akut yang terkandung dalam SK Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022 Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Penyakit gagal ginjal akut menjadi salah satu masalah kesehatan yang saat ini tengah marak terjadi ditengah masyarakat. Berdasarkan penyebarannya, penyakit ini banyak menjangkit anak dengan rentang usia 0 &amp;ndash; 18 tahun. Dengan kondisi tersebut, diharapkan para orang tua dapat memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan kesehatan buah hatinya. Salah satu bentuk perhatian terhadap perkembangan kesehatan anak, adalah dengan mengenal gejala gagal ginjal akut yang muncul pada anak. Sehingga dengan demikian, proses penanganan dapat dilakukan sedini mungkin sebelum semakin memburuk. Gejala Gagal ginjal Akut. Berikut ini adalah berbagai gejala gagal ginjal akut yang harus diwaspadai oleh para orangtua, diantaranya adalah: Anak mengalami demam, batuk hingga pilek Anak mengalami gejala infeksi saluran cerna seperti mual hingga muntah Urine pada anak mengalami perubahan warna, yaitu menjadi pekat coklat, dan juga mengalami penurunan jumlah urin, sehingga buah hati tidak buang air kecil sama sekali. Penanganan Pasien Anak Gagal Ginjal Akut Dengan mengetahui berbagai gejala gagal ginjal akut, diharapkan dapat memberikan informasi, sehingga dapat lebih meningkatkan kewaspadaan kepada para orangtua. Apabila anak mengalami berbagai gejala di atas, diharapkan para orangtua dapat sedini mungkin membawa buah hatinya untuk melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat, sehingga proses penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan sesuai dengan protokol penanganan pasien gagal ginjal akut yang terkandung dalam SK Nomor HK.02.02./2/I/3305/2022 Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Langkah Mencegah Obesitas</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-langkah-mencegah-obesitas</link>				
				<pubDate>Thu, 27 Oct 2022 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-langkah-mencegah-obesitas</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan yang saat ini mudah kita temukan disekitar kita. Sebagai salah satu masalah kesehatan, obesitas dapat dikatakan sebagai sebuah jembatan yang mengantarkan berbagai macam penyakit tidak menular (PTM) yang berbahaya untuk bisa menyerang tubuh seseorang.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melihat hal diatas, maka penting bagi kita untuk lebih memperhatikan dan merubah pola hidup kita menjadi lebih sehat. Karena hanya dengan demikian, berat badan kita akan menjadi lebih ideal, dan meminimalisir potensi terserang penyakit tidak menular yang berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung koroner, hingga darah tinggi.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara mencegah Obesitas.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah tips mencegah obesitas yang perlu diketahui dan dapat dilakukan secara mandiri, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Mengatur pola makan</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengatur pola makan dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi merupakan hal dasar yang harus dilakukan dalam melakukan diet.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Tidak mengkonsumsi Gula, Garam, Lemak secara berlebihan.</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengubah Gula, Garam, Lemak secara berlebihan merupakan hal yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami obesitas. Untuk itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi perhari atau setara dengan 450 gram/hari</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Rutin melakukan aktivitas fisik</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari dapat membantu kita dalam mencegah dan menurunkan berat badan.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol.</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berhenti dari perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga menjadi faktor penting untuk menurunkan berat badan.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr"><strong>Konsultasi ke dokter.</strong></p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Apabila IMT sudah melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan panduan dan mendeteksi berbagai potensi penyakit.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan melakukan 5 tips mencegah obesitas diatas, diharapkan mampu memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat mengenai cara menurunkan berat badan yang sehat. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi peringatan kepada masyarakat mengenai bahayanya obesitas bagi tubuh.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat obesitas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari tenaga kesehatan.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/0fc0df22obesitasss.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan yang saat ini mudah kita temukan disekitar kita. Sebagai salah satu masalah kesehatan, obesitas dapat dikatakan sebagai sebuah jembatan yang mengantarkan berbagai macam penyakit tidak menular (PTM) yang berbahaya untuk bisa menyerang tubuh seseorang. Melihat hal diatas, maka penting bagi kita untuk lebih memperhatikan dan merubah pola hidup kita menjadi lebih sehat. Karena hanya dengan demikian, berat badan kita akan menjadi lebih ideal, dan meminimalisir potensi terserang penyakit tidak menular yang berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung koroner, hingga darah tinggi. Cara mencegah Obesitas. Berikut ini adalah tips mencegah obesitas yang perlu diketahui dan dapat dilakukan secara mandiri, diantaranya adalah: Mengatur pola makan Mengatur pola makan dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi merupakan hal dasar yang harus dilakukan dalam melakukan diet. Tidak mengkonsumsi Gula, Garam, Lemak secara berlebihan. Mengubah Gula, Garam, Lemak secara berlebihan merupakan hal yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami obesitas. Untuk itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi perhari atau setara dengan 450 gram/hari Rutin melakukan aktivitas fisik Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari dapat membantu kita dalam mencegah dan menurunkan berat badan. Tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol. Berhenti dari perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga menjadi faktor penting untuk menurunkan berat badan. Konsultasi ke dokter. Apabila IMT sudah melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan panduan dan mendeteksi berbagai potensi penyakit. Dengan melakukan 5 tips mencegah obesitas diatas, diharapkan mampu memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat mengenai cara menurunkan berat badan yang sehat. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi peringatan kepada masyarakat mengenai bahayanya obesitas bagi tubuh. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat obesitas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari tenaga kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Obesitas adalah salah satu masalah kesehatan yang saat ini mudah kita temukan disekitar kita. Sebagai salah satu masalah kesehatan, obesitas dapat dikatakan sebagai sebuah jembatan yang mengantarkan berbagai macam penyakit tidak menular (PTM) yang berbahaya untuk bisa menyerang tubuh seseorang. Melihat hal diatas, maka penting bagi kita untuk lebih memperhatikan dan merubah pola hidup kita menjadi lebih sehat. Karena hanya dengan demikian, berat badan kita akan menjadi lebih ideal, dan meminimalisir potensi terserang penyakit tidak menular yang berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung koroner, hingga darah tinggi. Cara mencegah Obesitas. Berikut ini adalah tips mencegah obesitas yang perlu diketahui dan dapat dilakukan secara mandiri, diantaranya adalah: Mengatur pola makan Mengatur pola makan dan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi merupakan hal dasar yang harus dilakukan dalam melakukan diet. Tidak mengkonsumsi Gula, Garam, Lemak secara berlebihan. Mengubah Gula, Garam, Lemak secara berlebihan merupakan hal yang dapat menyebabkan seseorang mudah mengalami obesitas. Untuk itu, perbanyak konsumsi buah dan sayur minimal 5 porsi perhari atau setara dengan 450 gram/hari Rutin melakukan aktivitas fisik Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit perhari dapat membantu kita dalam mencegah dan menurunkan berat badan. Tidak mengkonsumsi rokok dan alkohol. Berhenti dari perilaku tidak sehat seperti merokok dan minum minuman beralkohol juga menjadi faktor penting untuk menurunkan berat badan. Konsultasi ke dokter. Apabila IMT sudah melebihi 27, disarankan untuk bisa melakukan konsultasi ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan panduan dan mendeteksi berbagai potensi penyakit. Dengan melakukan 5 tips mencegah obesitas diatas, diharapkan mampu memberikan informasi dan himbauan kepada masyarakat mengenai cara menurunkan berat badan yang sehat. Selain itu, juga diharapkan dapat menjadi peringatan kepada masyarakat mengenai bahayanya obesitas bagi tubuh. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat obesitas, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin dari tenaga kesehatan. &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Pola Makan Penyebab Obesitas</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-pola-makan-penyebab-obesitas</link>				
				<pubDate>Wed, 19 Oct 2022 12:47:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-pola-makan-penyebab-obesitas</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam penurunan berat badan, <strong>mengatur pola makan</strong> merupakan faktor paling penting yang harus diperhatikan oleh seseorang. Hal ini dikarenakan apabila pola makan yang buruk dan berlebihan, maka&nbsp; akan membuat penambahan berat badan terus berlanjut dan menyebabkan seseorang&nbsp; mengalami <span style="text-decoration: underline;">obesitas</span>.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengatur pola makan yang dimaksud adalah dengan memperhatikan kandungan gizi dan juga jumlah asupan yang masuk, sehingga kalori dalam tubuh tidak menumpuk dan menyebabkan tubuh memiliki timbunan lemak yang tidak sehat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong>Pola makan tidak sehat</strong> dapat menyebabkan tubuh menjadi obesitas. Berikut ini adalah beberapa pola makan yang dapat menjadi <strong>penyebab obesitas</strong> pada seseorang, diantaranya adalah sebagai:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Banyak mengkonsumsi makanan gorengan, berlemak dan manis</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Makan dalam jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang singkat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kurang makan sayur dan buah</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Makan berlebihan atau dalam porsi yang besar</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sering ngemil</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan <span style="text-decoration: underline;">perilaku hidup sehat</span> dengan menjaga pola makan gizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari <strong>bahaya obesitas</strong>.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera lakukan konsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan atau nutrisionis apabila membutuhkan bantuan dalam proses diet, agar <strong>diet</strong> yang dilakukan tetap sehat dan tidak berefek buruk pada tubuh.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/dd1e3623pola.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Dalam penurunan berat badan, mengatur pola makan merupakan faktor paling penting yang harus diperhatikan oleh seseorang. Hal ini dikarenakan apabila pola makan yang buruk dan berlebihan, maka&amp;nbsp; akan membuat penambahan berat badan terus berlanjut dan menyebabkan seseorang&amp;nbsp; mengalami obesitas. Mengatur pola makan yang dimaksud adalah dengan memperhatikan kandungan gizi dan juga jumlah asupan yang masuk, sehingga kalori dalam tubuh tidak menumpuk dan menyebabkan tubuh memiliki timbunan lemak yang tidak sehat. Pola makan tidak sehat dapat menyebabkan tubuh menjadi obesitas. Berikut ini adalah beberapa pola makan yang dapat menjadi penyebab obesitas pada seseorang, diantaranya adalah sebagai: Banyak mengkonsumsi makanan gorengan, berlemak dan manis Makan dalam jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang singkat Kurang makan sayur dan buah Makan berlebihan atau dalam porsi yang besar Sering ngemil Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan menjaga pola makan gizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari bahaya obesitas. Segera lakukan konsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan atau nutrisionis apabila membutuhkan bantuan dalam proses diet, agar diet yang dilakukan tetap sehat dan tidak berefek buruk pada tubuh. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Dalam penurunan berat badan, mengatur pola makan merupakan faktor paling penting yang harus diperhatikan oleh seseorang. Hal ini dikarenakan apabila pola makan yang buruk dan berlebihan, maka&amp;nbsp; akan membuat penambahan berat badan terus berlanjut dan menyebabkan seseorang&amp;nbsp; mengalami obesitas. Mengatur pola makan yang dimaksud adalah dengan memperhatikan kandungan gizi dan juga jumlah asupan yang masuk, sehingga kalori dalam tubuh tidak menumpuk dan menyebabkan tubuh memiliki timbunan lemak yang tidak sehat. Pola makan tidak sehat dapat menyebabkan tubuh menjadi obesitas. Berikut ini adalah beberapa pola makan yang dapat menjadi penyebab obesitas pada seseorang, diantaranya adalah sebagai: Banyak mengkonsumsi makanan gorengan, berlemak dan manis Makan dalam jumlah yang banyak dan dalam jangka waktu yang singkat Kurang makan sayur dan buah Makan berlebihan atau dalam porsi yang besar Sering ngemil Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan menjaga pola makan gizi seimbang dan rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit setiap hari, agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari bahaya obesitas. Segera lakukan konsultasi ke fasilitas pelayanan kesehatan atau nutrisionis apabila membutuhkan bantuan dalam proses diet, agar diet yang dilakukan tetap sehat dan tidak berefek buruk pada tubuh. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Tips Berhenti Merokok dengan S.T.A.R.T</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/tips-berhenti-merokok-dengan-start</link>				
				<pubDate>Wed, 12 Oct 2022 09:49:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/tips-berhenti-merokok-dengan-start</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Merokok</strong></span> merupakan salah satu perilaku yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang yang berada disekitarnya yang dikenal dengan perokok pasif. Rokok menyebabkan berbagai penyakit mematikan seperti hipertensi, kanker, hingga penyakit jantung koroner. Berhenti merokok merupakan hal yang baik untuk kesehatan tubuh.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Namun demikian, <strong>berhenti dari kecanduan merokok</strong> secara seketika bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang memerlukan waktu dan berhenti secara bertahap dari kegiatan yang tidak sehat tersebut.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah tips S.T.A.R.T untuk <span style="text-decoration: underline;"><strong>berhenti merokok</strong></span> yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kecanduan rokok, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Set = Tetapkan tanggal mulai berhenti</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tell = Beritahukan kepada seluruh lingkungan sehari-hari seperti keluarga dan teman untuk mendukung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Anticipate = Antisipasi dan kenali waktu timbulnya keinginan untuk merokok dan buat rencana untuk menghadapinya</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Remove = Jauhkan rokok dari jangkauan anda dan buanglah berbagai peralatan yang dapat mengundang ajakan untuk merokok.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Talk = Konsultasikan ke layanan upaya berhenti merokok yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui 0 800 177 6565 atau juga dapat melakukan konsulatasi di klinik UBM terdekat.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Tips berhenti merokok</strong></span> diatas, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghentikan diri dari kecanduan untuk merokok.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami <strong>gejala penyakit akibat rokok</strong>, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/b0706ab0start.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Merokok merupakan salah satu perilaku yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang yang berada disekitarnya yang dikenal dengan perokok pasif. Rokok menyebabkan berbagai penyakit mematikan seperti hipertensi, kanker, hingga penyakit jantung koroner. Berhenti merokok merupakan hal yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun demikian, berhenti dari kecanduan merokok secara seketika bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang memerlukan waktu dan berhenti secara bertahap dari kegiatan yang tidak sehat tersebut. Berikut ini adalah tips S.T.A.R.T untuk berhenti merokok yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kecanduan rokok, diantaranya adalah: Set = Tetapkan tanggal mulai berhenti Tell = Beritahukan kepada seluruh lingkungan sehari-hari seperti keluarga dan teman untuk mendukung Anticipate = Antisipasi dan kenali waktu timbulnya keinginan untuk merokok dan buat rencana untuk menghadapinya Remove = Jauhkan rokok dari jangkauan anda dan buanglah berbagai peralatan yang dapat mengundang ajakan untuk merokok. Talk = Konsultasikan ke layanan upaya berhenti merokok yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui 0 800 177 6565 atau juga dapat melakukan konsulatasi di klinik UBM terdekat. Tips berhenti merokok diatas, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghentikan diri dari kecanduan untuk merokok. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Merokok merupakan salah satu perilaku yang tidak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga orang yang berada disekitarnya yang dikenal dengan perokok pasif. Rokok menyebabkan berbagai penyakit mematikan seperti hipertensi, kanker, hingga penyakit jantung koroner. Berhenti merokok merupakan hal yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun demikian, berhenti dari kecanduan merokok secara seketika bukanlah hal yang mudah, banyak orang yang memerlukan waktu dan berhenti secara bertahap dari kegiatan yang tidak sehat tersebut. Berikut ini adalah tips S.T.A.R.T untuk berhenti merokok yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi kecanduan rokok, diantaranya adalah: Set = Tetapkan tanggal mulai berhenti Tell = Beritahukan kepada seluruh lingkungan sehari-hari seperti keluarga dan teman untuk mendukung Anticipate = Antisipasi dan kenali waktu timbulnya keinginan untuk merokok dan buat rencana untuk menghadapinya Remove = Jauhkan rokok dari jangkauan anda dan buanglah berbagai peralatan yang dapat mengundang ajakan untuk merokok. Talk = Konsultasikan ke layanan upaya berhenti merokok yang telah disediakan oleh Kementerian Kesehatan melalui 0 800 177 6565 atau juga dapat melakukan konsulatasi di klinik UBM terdekat. Tips berhenti merokok diatas, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghentikan diri dari kecanduan untuk merokok. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit akibat rokok, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Faktor Pemicu Gejala Serangan Jantung</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-faktor-pemicu-gejala-serangan-jantung</link>				
				<pubDate>Wed, 05 Oct 2022 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-faktor-pemicu-gejala-serangan-jantung</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Serangan jantung adalah salah satu penyakit <strong>penyebab kematian tertinggi di dunia</strong> dan dikenal sebagai sebutan pembunuh secara diam-diam. Sebutan ini dikarenakan gejalanya kerap datang tiba-tiba dan banyak terjadi dalam kasus yang parah. Penyebab serangan jantung bahkan kerap diabaikan karena dianggap sebagai kebiasaan yang susah untuk dihilangkan.&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Serangan jantung salah satunya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari. Untuk mencegahnya, ketahui potensi yang dapat memicu terjadinya <strong>serangan jantung</strong> agar dapat mencegah dan penanganan sedini mungkin.</p>
<h1 dir="ltr" style="text-align: justify;">Pemicu Gejala serangan Jantung.</h1>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa pemicu serangan jantung yang wajib diketahui, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Faktor usia</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Adanya penambahan usia pada seseorang, maka semakin bertambah pula risiko penyakit jantung.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="2">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Adanya riwayat penyakit jantung dalam keluarga.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Apabila terdapat salah satu keluarga inti kita yang memiliki riwayat sakit jantung, maka potensi penyakit jantung juga besar terhadap kita.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="3">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Obesitas (Kegemukan)</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain dapat memicu berbagai penyakit berbahaya lainnya, obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu seseorang terkena penyakit jantung.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="4">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Pola hidup yang buruk.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Kurangnya berolahraga, merokok, dan berbagai aktivitas yang buruk bagi kesehatan&nbsp; juga dapat memicu seseorang&nbsp; terserang penyakit jantung.</p>
<ol style="text-align: justify;" start="5">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Stres</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara Mencegah Penyakit Jantung</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui berbagai pemicu penyakit jantung diatas, diharapkan masyarakat dapat melakukan tindakan preventif dengan menerapkan perilaku hidup sehat, rutin berolahraga, menghindari stres yang berlebihan saat berada di kantor maupun rumah, dan rutin mengkonsumsi antioksidan yang bisa didapatkan dengan <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/germas">makan buah dan sayur.</a></strong></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami mengalami <strong>gejala penyakit jantung</strong>, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.<br /><br />Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/5d26dd2a5_faktor.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Serangan jantung adalah salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia dan dikenal sebagai sebutan pembunuh secara diam-diam. Sebutan ini dikarenakan gejalanya kerap datang tiba-tiba dan banyak terjadi dalam kasus yang parah. Penyebab serangan jantung bahkan kerap diabaikan karena dianggap sebagai kebiasaan yang susah untuk dihilangkan.&amp;nbsp; Serangan jantung salah satunya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari. Untuk mencegahnya, ketahui potensi yang dapat memicu terjadinya serangan jantung agar dapat mencegah dan penanganan sedini mungkin. Pemicu Gejala serangan Jantung. Berikut ini adalah beberapa pemicu serangan jantung yang wajib diketahui, diantaranya adalah: Faktor usia Adanya penambahan usia pada seseorang, maka semakin bertambah pula risiko penyakit jantung. Adanya riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Apabila terdapat salah satu keluarga inti kita yang memiliki riwayat sakit jantung, maka potensi penyakit jantung juga besar terhadap kita. Obesitas (Kegemukan) Selain dapat memicu berbagai penyakit berbahaya lainnya, obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu seseorang terkena penyakit jantung. Pola hidup yang buruk. Kurangnya berolahraga, merokok, dan berbagai aktivitas yang buruk bagi kesehatan&amp;nbsp; juga dapat memicu seseorang&amp;nbsp; terserang penyakit jantung. Stres Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang. Cara Mencegah Penyakit Jantung Dengan mengetahui berbagai pemicu penyakit jantung diatas, diharapkan masyarakat dapat melakukan tindakan preventif dengan menerapkan perilaku hidup sehat, rutin berolahraga, menghindari stres yang berlebihan saat berada di kantor maupun rumah, dan rutin mengkonsumsi antioksidan yang bisa didapatkan dengan makan buah dan sayur. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami mengalami gejala penyakit jantung, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Serangan jantung adalah salah satu penyakit penyebab kematian tertinggi di dunia dan dikenal sebagai sebutan pembunuh secara diam-diam. Sebutan ini dikarenakan gejalanya kerap datang tiba-tiba dan banyak terjadi dalam kasus yang parah. Penyebab serangan jantung bahkan kerap diabaikan karena dianggap sebagai kebiasaan yang susah untuk dihilangkan.&amp;nbsp; Serangan jantung salah satunya disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan kebiasaan buruk yang dilakukan sehari-hari. Untuk mencegahnya, ketahui potensi yang dapat memicu terjadinya serangan jantung agar dapat mencegah dan penanganan sedini mungkin. Pemicu Gejala serangan Jantung. Berikut ini adalah beberapa pemicu serangan jantung yang wajib diketahui, diantaranya adalah: Faktor usia Adanya penambahan usia pada seseorang, maka semakin bertambah pula risiko penyakit jantung. Adanya riwayat penyakit jantung dalam keluarga. Apabila terdapat salah satu keluarga inti kita yang memiliki riwayat sakit jantung, maka potensi penyakit jantung juga besar terhadap kita. Obesitas (Kegemukan) Selain dapat memicu berbagai penyakit berbahaya lainnya, obesitas juga dapat menjadi salah satu pemicu seseorang terkena penyakit jantung. Pola hidup yang buruk. Kurangnya berolahraga, merokok, dan berbagai aktivitas yang buruk bagi kesehatan&amp;nbsp; juga dapat memicu seseorang&amp;nbsp; terserang penyakit jantung. Stres Ketika seseorang mengalami stres, maka tubuh akan mengeluarkan hormon kortisol yang berakibat pada kakunya pembuluh darah seseorang. Cara Mencegah Penyakit Jantung Dengan mengetahui berbagai pemicu penyakit jantung diatas, diharapkan masyarakat dapat melakukan tindakan preventif dengan menerapkan perilaku hidup sehat, rutin berolahraga, menghindari stres yang berlebihan saat berada di kantor maupun rumah, dan rutin mengkonsumsi antioksidan yang bisa didapatkan dengan makan buah dan sayur. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami mengalami gejala penyakit jantung, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Makanan Sehat untuk Mengatasi Bad Mood</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/makanan-sehat-untuk-mengatasi-bad-mood</link>				
				<pubDate>Wed, 28 Sep 2022 12:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/makanan-sehat-untuk-mengatasi-bad-mood</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Masalah yang bertumpuk dan rutinitas yang melelahkan, tidak jarang membuat kita mengalami suasana hati yang buruk (bad mood). Bad Mood menyebabkan kita menjadi sering marah, atau melampiaskan dengan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang terlalu pedas, atau makanan manis dalam jumlah banyak.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Padahal, mengonsumsi makanan tidak sehat seperti yang telah disebutkan diatas, akan dapat menyebabkan suasana hati menjadi lebih buruk. Selain itu, melampiaskan bad mood ke makanan yang tidak sehat dalam jumlah porsi besar, akan menyebabkan kita mengalami obesitas dan berbagai penyakit tidak menular lainnya.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Makanan Sehat Untuk Mengatasi Bad Mood.</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah beberapa makanan sehat yang dapat mengatasi bad mood yang sedang kita rasakan, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Pisang, buah yang mudah ditemukan tersebut mengandung asam amino dan vitamin B6 yang berperan penting untuk mendukung proses pengubahan asam amino triptofan menjadi hormon serotonin yang berfungsi untuk memperbaiki suasana hati.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Coklat Hitam, makanan berikut mampu membantu menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon yang dihasilkan akibat stres.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Ikan, sebagai salah satu sumber asam lemak dan omega, ikan sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi otak serta menjaga kesehatan fisik dan mental.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kacang-kacangan, berbagai jenis kacang yang disarankan untuk menurunkan tingkat stres diantaranya adalah kacang polong, buncis, kacang lentil, dan sebagainya.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengonsumsi makanan sehat diatas, diharapkan tubuh menjadi sehat, dan mood kita dapat kembali membaik, sehingga aktivitas harian dapat berjalan dengan lebih semangat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-f624b7de-7fff-2abf-c356-932a6742adf8">&nbsp;</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/fab5aceaCegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(7).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Masalah yang bertumpuk dan rutinitas yang melelahkan, tidak jarang membuat kita mengalami suasana hati yang buruk (bad mood). Bad Mood menyebabkan kita menjadi sering marah, atau melampiaskan dengan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang terlalu pedas, atau makanan manis dalam jumlah banyak. Padahal, mengonsumsi makanan tidak sehat seperti yang telah disebutkan diatas, akan dapat menyebabkan suasana hati menjadi lebih buruk. Selain itu, melampiaskan bad mood ke makanan yang tidak sehat dalam jumlah porsi besar, akan menyebabkan kita mengalami obesitas dan berbagai penyakit tidak menular lainnya. Makanan Sehat Untuk Mengatasi Bad Mood. Berikut ini adalah beberapa makanan sehat yang dapat mengatasi bad mood yang sedang kita rasakan, diantaranya adalah: Pisang, buah yang mudah ditemukan tersebut mengandung asam amino dan vitamin B6 yang berperan penting untuk mendukung proses pengubahan asam amino triptofan menjadi hormon serotonin yang berfungsi untuk memperbaiki suasana hati. Coklat Hitam, makanan berikut mampu membantu menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon yang dihasilkan akibat stres. Ikan, sebagai salah satu sumber asam lemak dan omega, ikan sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi otak serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Kacang-kacangan, berbagai jenis kacang yang disarankan untuk menurunkan tingkat stres diantaranya adalah kacang polong, buncis, kacang lentil, dan sebagainya. Dengan mengonsumsi makanan sehat diatas, diharapkan tubuh menjadi sehat, dan mood kita dapat kembali membaik, sehingga aktivitas harian dapat berjalan dengan lebih semangat. &amp;nbsp;Review: Astasari &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Masalah yang bertumpuk dan rutinitas yang melelahkan, tidak jarang membuat kita mengalami suasana hati yang buruk (bad mood). Bad Mood menyebabkan kita menjadi sering marah, atau melampiaskan dengan mengonsumsi makanan yang tidak sehat, seperti makanan yang terlalu pedas, atau makanan manis dalam jumlah banyak. Padahal, mengonsumsi makanan tidak sehat seperti yang telah disebutkan diatas, akan dapat menyebabkan suasana hati menjadi lebih buruk. Selain itu, melampiaskan bad mood ke makanan yang tidak sehat dalam jumlah porsi besar, akan menyebabkan kita mengalami obesitas dan berbagai penyakit tidak menular lainnya. Makanan Sehat Untuk Mengatasi Bad Mood. Berikut ini adalah beberapa makanan sehat yang dapat mengatasi bad mood yang sedang kita rasakan, diantaranya adalah: Pisang, buah yang mudah ditemukan tersebut mengandung asam amino dan vitamin B6 yang berperan penting untuk mendukung proses pengubahan asam amino triptofan menjadi hormon serotonin yang berfungsi untuk memperbaiki suasana hati. Coklat Hitam, makanan berikut mampu membantu menurunkan hormon kortisol, yaitu hormon yang dihasilkan akibat stres. Ikan, sebagai salah satu sumber asam lemak dan omega, ikan sangat bermanfaat untuk menjaga fungsi otak serta menjaga kesehatan fisik dan mental. Kacang-kacangan, berbagai jenis kacang yang disarankan untuk menurunkan tingkat stres diantaranya adalah kacang polong, buncis, kacang lentil, dan sebagainya. Dengan mengonsumsi makanan sehat diatas, diharapkan tubuh menjadi sehat, dan mood kita dapat kembali membaik, sehingga aktivitas harian dapat berjalan dengan lebih semangat. &amp;nbsp;Review: Astasari &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>6 Latihan Fisik yang Bisa Dilakukan  Di Rumah</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/6-latihan-fisik-yang-bisa-dilakukan--di-rumah</link>				
				<pubDate>Tue, 20 Sep 2022 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/6-latihan-fisik-yang-bisa-dilakukan--di-rumah</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Disiplin <strong>perilaku hidup sehat</strong>, merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Karena dengan perilaku sehat melakukan aktivitas fisik setiap hari, seseorang dapat memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Selain itu, juga dapat membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam prakteknya, disiplin hidup sehat dapat dimulai dengan hal yang mudah, salah satunya adalah dengan rutin melakukan <strong>latihan fisik ringan</strong>/olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, umur dan juga anjuran dari dokter.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Jenis Latihan Fisik di Rumah</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah berbagai olahraga ringan yang dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jalan cepat di sekitar halaman/di dalam rumah selama 30-45 menit/hari</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Naik turun tangga di rumah selama 10-15 menit.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Bermain hula hoop</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Wall push up</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Squat</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jumping jacks</p>
</li>
</ol>
<h3 dir="ltr" style="text-align: justify;">Penerapan Perilaku Hidup Sehat</h3>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menerapkan latihan fisik ringan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan kesehatan bagi tubuh dan menghindarkan dari berbagai <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-penyakit-tidak-menular-dan-pencegahannya">penyakit</a></strong>.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Selain itu, jangan lupa untuk didukung dengan perilaku hidup sehat lainnya seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, mendapatkan <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/?p=1606">waktu tidur yang cukup</a></strong>, serta menghindari berbagai aktivitas yang kurang sehat seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan Perilaku Hidup Besih Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin.<br /><br />Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/2cb78fdeCegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(5).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Disiplin perilaku hidup sehat, merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Karena dengan perilaku sehat melakukan aktivitas fisik setiap hari, seseorang dapat memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Selain itu, juga dapat membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Dalam prakteknya, disiplin hidup sehat dapat dimulai dengan hal yang mudah, salah satunya adalah dengan rutin melakukan latihan fisik ringan/olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, umur dan juga anjuran dari dokter. Jenis Latihan Fisik di Rumah Berikut ini adalah berbagai olahraga ringan yang dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah, diantaranya adalah: Jalan cepat di sekitar halaman/di dalam rumah selama 30-45 menit/hari Naik turun tangga di rumah selama 10-15 menit. Bermain hula hoop Wall push up Squat Jumping jacks Penerapan Perilaku Hidup Sehat Dengan menerapkan latihan fisik ringan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan kesehatan bagi tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit. Selain itu, jangan lupa untuk didukung dengan perilaku hidup sehat lainnya seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, mendapatkan waktu tidur yang cukup, serta menghindari berbagai aktivitas yang kurang sehat seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula. Tetap terapkan Perilaku Hidup Besih Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Disiplin perilaku hidup sehat, merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan. Karena dengan perilaku sehat melakukan aktivitas fisik setiap hari, seseorang dapat memiliki tubuh yang sehat dan bugar. Selain itu, juga dapat membuat tubuh terhindar dari berbagai penyakit berbahaya seperti diabetes, penyakit jantung, dan hipertensi. Dalam prakteknya, disiplin hidup sehat dapat dimulai dengan hal yang mudah, salah satunya adalah dengan rutin melakukan latihan fisik ringan/olahraga yang disesuaikan dengan kondisi tubuh, umur dan juga anjuran dari dokter. Jenis Latihan Fisik di Rumah Berikut ini adalah berbagai olahraga ringan yang dapat dilakukan secara mandiri di lingkungan rumah, diantaranya adalah: Jalan cepat di sekitar halaman/di dalam rumah selama 30-45 menit/hari Naik turun tangga di rumah selama 10-15 menit. Bermain hula hoop Wall push up Squat Jumping jacks Penerapan Perilaku Hidup Sehat Dengan menerapkan latihan fisik ringan yang telah disebutkan diatas, diharapkan dapat memberikan kesehatan bagi tubuh dan menghindarkan dari berbagai penyakit. Selain itu, jangan lupa untuk didukung dengan perilaku hidup sehat lainnya seperti mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, mendapatkan waktu tidur yang cukup, serta menghindari berbagai aktivitas yang kurang sehat seperti merokok dan mengkonsumsi minuman beralkohol dan tinggi gula. Tetap terapkan Perilaku Hidup Besih Sehat (PHBS) dan segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan sedini mungkin. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>5 Tips Mengatasi Insomnia</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-mengatasi-insomnia</link>				
				<pubDate>Sat, 17 Sep 2022 04:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/5-tips-mengatasi-insomnia</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/cara-sehat-mengurangi-insomnia">Insomnia adalah</a></strong> suatu keadaan yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Tidak hanya pada usia dewasa maupun lansia, insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Sehingga dengan demikian, penting bagi kita untuk bersegera dalam mengatasi insomnia.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;"><span style="text-decoration: underline;"><strong>Akibat insomnia</strong> </span>yang berkepanjangan akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti stres, depresi, hingga berbagai kelainan kronis seperti diabetes dan sakit ginjal.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Tips Mengatasi Insomnia</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dalam mengatasi insomnia, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat kamu ubah sebelum menggunakan <strong>obat insomnia</strong>, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tidur dan bangun dalam periode waktu yang teratur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Makan makanan yang mengandung rendah karbohidrat sebelum tidur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang bersifat stimulan yang dapat membuat kita terjaga, seperti teh, kopi, alkohol dan rokok.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mandi dengan air hangat 30 menit atau 1 jam sebelum tidur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berolahraga secara teratur</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pembahasan mengenai <strong><a href="https://promkes.kemkes.go.id/phbs">perilaku hidup sehat</a></strong>, tidak dapat dilepaskan dari pola tidur yang cukup, sehingga permasalahan tidur seperti insomnia harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin, salah satunya dengan mengubah pola kebiasaan sebelum tidur seperti yang telah disebutkan diatas.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila <strong>gejala insomnia</strong> atau insomnia tidak kunjung sembuh, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat.<br /><br /></p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/4952253dCegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(2).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Insomnia adalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Tidak hanya pada usia dewasa maupun lansia, insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Sehingga dengan demikian, penting bagi kita untuk bersegera dalam mengatasi insomnia. Akibat insomnia yang berkepanjangan akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti stres, depresi, hingga berbagai kelainan kronis seperti diabetes dan sakit ginjal. Tips Mengatasi Insomnia Dalam mengatasi insomnia, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat kamu ubah sebelum menggunakan obat insomnia, diantaranya adalah: Tidur dan bangun dalam periode waktu yang teratur Makan makanan yang mengandung rendah karbohidrat sebelum tidur Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang bersifat stimulan yang dapat membuat kita terjaga, seperti teh, kopi, alkohol dan rokok. Mandi dengan air hangat 30 menit atau 1 jam sebelum tidur Berolahraga secara teratur Pembahasan mengenai perilaku hidup sehat, tidak dapat dilepaskan dari pola tidur yang cukup, sehingga permasalahan tidur seperti insomnia harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin, salah satunya dengan mengubah pola kebiasaan sebelum tidur seperti yang telah disebutkan diatas. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila gejala insomnia atau insomnia tidak kunjung sembuh, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Insomnia adalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau tidak dapat tidur dengan nyenyak. Tidak hanya pada usia dewasa maupun lansia, insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Sehingga dengan demikian, penting bagi kita untuk bersegera dalam mengatasi insomnia. Akibat insomnia yang berkepanjangan akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan seperti stres, depresi, hingga berbagai kelainan kronis seperti diabetes dan sakit ginjal. Tips Mengatasi Insomnia Dalam mengatasi insomnia, terdapat beberapa kebiasaan yang dapat kamu ubah sebelum menggunakan obat insomnia, diantaranya adalah: Tidur dan bangun dalam periode waktu yang teratur Makan makanan yang mengandung rendah karbohidrat sebelum tidur Mengurangi konsumsi makanan atau minuman yang bersifat stimulan yang dapat membuat kita terjaga, seperti teh, kopi, alkohol dan rokok. Mandi dengan air hangat 30 menit atau 1 jam sebelum tidur Berolahraga secara teratur Pembahasan mengenai perilaku hidup sehat, tidak dapat dilepaskan dari pola tidur yang cukup, sehingga permasalahan tidur seperti insomnia harus mendapatkan penanganan sesegera mungkin, salah satunya dengan mengubah pola kebiasaan sebelum tidur seperti yang telah disebutkan diatas. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dan segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila gejala insomnia atau insomnia tidak kunjung sembuh, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dan tepat. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>7 Dampak Anemia pada Remaja</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/7-dampak-anemia-pada-remaja</link>				
				<pubDate>Sun, 11 Sep 2022 11:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/7-dampak-anemia-pada-remaja</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Memasuki usia produktif, banyak yang harus dilakukan oleh para remaja baik putra maupun putri untuk menjaga kesehatannya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya, dan penurunan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Salah satu penyakit yang harus diwaspadai tersebut adalah Anemia. Anemia adalah suatu kondisi dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Anemia merupakan salah satu penyakit yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena apabila sampai terjadi dalam jangka panjang dengan tingkat keparahan yang berat, maka akan menimbulkan berbagai gangguan atau dampak yang mempengaruhi kehidupan.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Dampak Anemia pada Remaja.</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Pada remaja, anemia dapat menyebabkan berbagai dampak seperti berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penurunan imunitas</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Gangguan konsentrasi</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penurunan prestasi belajar</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengganggu kebugaran dan produktivitas.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Memperbesar resiko kematian saat melahirkan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menjadi salah satu penyebab bayi lahir prematur</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Berat bayi yang cenderung rendah</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan mengetahui berbagai dampak di atas, diharapkan mampu memberikan motivasi para remaja Indonesia yang saat ini memasuki masa produktif untuk mau menjaga kesehatan, sehingga terhindar dari berbagai penyakit, khususnya anemia.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, asam folat, vitamin A, C, Zinc dan pemberian tablet tambah darah, serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala anemia.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/30d471f1Cegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(23).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Memasuki usia produktif, banyak yang harus dilakukan oleh para remaja baik putra maupun putri untuk menjaga kesehatannya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya, dan penurunan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai tersebut adalah Anemia. Anemia adalah suatu kondisi dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Anemia merupakan salah satu penyakit yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena apabila sampai terjadi dalam jangka panjang dengan tingkat keparahan yang berat, maka akan menimbulkan berbagai gangguan atau dampak yang mempengaruhi kehidupan. Dampak Anemia pada Remaja. Pada remaja, anemia dapat menyebabkan berbagai dampak seperti berikut: Penurunan imunitas Gangguan konsentrasi Penurunan prestasi belajar Mengganggu kebugaran dan produktivitas. Memperbesar resiko kematian saat melahirkan Menjadi salah satu penyebab bayi lahir prematur Berat bayi yang cenderung rendah Dengan mengetahui berbagai dampak di atas, diharapkan mampu memberikan motivasi para remaja Indonesia yang saat ini memasuki masa produktif untuk mau menjaga kesehatan, sehingga terhindar dari berbagai penyakit, khususnya anemia. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, asam folat, vitamin A, C, Zinc dan pemberian tablet tambah darah, serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala anemia. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Memasuki usia produktif, banyak yang harus dilakukan oleh para remaja baik putra maupun putri untuk menjaga kesehatannya. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas kesehariannya, dan penurunan prestasi baik dibidang akademik maupun non akademik. Salah satu penyakit yang harus diwaspadai tersebut adalah Anemia. Anemia adalah suatu kondisi dimana sel darah merah atau konsentrasi hemoglobin di dalamnya lebih rendah dari biasanya. Anemia merupakan salah satu penyakit yang harus mendapatkan perhatian khusus, karena apabila sampai terjadi dalam jangka panjang dengan tingkat keparahan yang berat, maka akan menimbulkan berbagai gangguan atau dampak yang mempengaruhi kehidupan. Dampak Anemia pada Remaja. Pada remaja, anemia dapat menyebabkan berbagai dampak seperti berikut: Penurunan imunitas Gangguan konsentrasi Penurunan prestasi belajar Mengganggu kebugaran dan produktivitas. Memperbesar resiko kematian saat melahirkan Menjadi salah satu penyebab bayi lahir prematur Berat bayi yang cenderung rendah Dengan mengetahui berbagai dampak di atas, diharapkan mampu memberikan motivasi para remaja Indonesia yang saat ini memasuki masa produktif untuk mau menjaga kesehatan, sehingga terhindar dari berbagai penyakit, khususnya anemia. Tetap terapkan perilaku hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan tinggi zat besi, asam folat, vitamin A, C, Zinc dan pemberian tablet tambah darah, serta bersegera dalam melakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami gejala anemia. &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Gejala Cacar Monyet</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-cacar-monyet</link>				
				<pubDate>Tue, 06 Sep 2022 10:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-gejala-cacar-monyet</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Sebagai salah satu penyakit zoonosis langka, cacar monyet telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global sejak 23 Juli 2022. Ketentuan tersebut mengharuskan seluruh pemangku kebijakan kesehatan dan masyarakat Indonesia untuk bersiap dan waspada dengan penyebaran kasus monkeypox atau cacar monyet, salah satunya dengan mengenal gejala yang ditimbulkan melalui sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Mengenal gejala cacar monyet menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat, hal ini dilakukan untuk mengenali dan mempercepat penanganan ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila seseorang mengalami gejala cacar monyet sebelum bertambah buruk.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Gejala Cacar Monyet</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah 7 Gejala yang akan muncul apabila kita terpapar penyakit cacar monyet, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit Punggung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Nyeri Otot</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Sakit Kepala</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Demam Akut +38,5 derajat celcius</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher atau selangkangan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Asthenia atau kelemahan tubuh</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Terjadi ruam pada kulit yang dimulai dari kemerahan, bintik berair, bintik bernanah hingga keropeng di area wajah, tangan, kaki, mulut, anus, dan alat kelamin</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Meski cacar monyet memiliki daya tular dan fatalitas yang cukup rendah apabila bandingkan dengan Covid-19, namun kewaspadaan dan pencegahan masih sangat penting untuk terus dilakukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><span id="docs-internal-guid-5be23818-7fff-0315-07d6-f31d43f94802">Tetap jaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala cacar monyet untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan protokol penanganan pasien cacar monyet.<br /><br />Review: Astasari</span></p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/776f0531Cegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(19).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Sebagai salah satu penyakit zoonosis langka, cacar monyet telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global sejak 23 Juli 2022. Ketentuan tersebut mengharuskan seluruh pemangku kebijakan kesehatan dan masyarakat Indonesia untuk bersiap dan waspada dengan penyebaran kasus monkeypox atau cacar monyet, salah satunya dengan mengenal gejala yang ditimbulkan melalui sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Mengenal gejala cacar monyet menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat, hal ini dilakukan untuk mengenali dan mempercepat penanganan ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila seseorang mengalami gejala cacar monyet sebelum bertambah buruk. Gejala Cacar Monyet Berikut ini adalah 7 Gejala yang akan muncul apabila kita terpapar penyakit cacar monyet, diantaranya adalah: Sakit Punggung Nyeri Otot Sakit Kepala Demam Akut +38,5 derajat celcius Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher atau selangkangan Asthenia atau kelemahan tubuh Terjadi ruam pada kulit yang dimulai dari kemerahan, bintik berair, bintik bernanah hingga keropeng di area wajah, tangan, kaki, mulut, anus, dan alat kelamin Meski cacar monyet memiliki daya tular dan fatalitas yang cukup rendah apabila bandingkan dengan Covid-19, namun kewaspadaan dan pencegahan masih sangat penting untuk terus dilakukan. Tetap jaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala cacar monyet untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan protokol penanganan pasien cacar monyet. Review: Astasari</itunes:subtitle><itunes:summary>Sebagai salah satu penyakit zoonosis langka, cacar monyet telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan global sejak 23 Juli 2022. Ketentuan tersebut mengharuskan seluruh pemangku kebijakan kesehatan dan masyarakat Indonesia untuk bersiap dan waspada dengan penyebaran kasus monkeypox atau cacar monyet, salah satunya dengan mengenal gejala yang ditimbulkan melalui sumber informasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Mengenal gejala cacar monyet menjadi hal yang sangat penting untuk diketahui dan dipahami oleh masyarakat, hal ini dilakukan untuk mengenali dan mempercepat penanganan ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila seseorang mengalami gejala cacar monyet sebelum bertambah buruk. Gejala Cacar Monyet Berikut ini adalah 7 Gejala yang akan muncul apabila kita terpapar penyakit cacar monyet, diantaranya adalah: Sakit Punggung Nyeri Otot Sakit Kepala Demam Akut +38,5 derajat celcius Terjadi pembengkakan kelenjar getah bening di sekitar leher atau selangkangan Asthenia atau kelemahan tubuh Terjadi ruam pada kulit yang dimulai dari kemerahan, bintik berair, bintik bernanah hingga keropeng di area wajah, tangan, kaki, mulut, anus, dan alat kelamin Meski cacar monyet memiliki daya tular dan fatalitas yang cukup rendah apabila bandingkan dengan Covid-19, namun kewaspadaan dan pencegahan masih sangat penting untuk terus dilakukan. Tetap jaga Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dan disiplin menerapkan protokol kesehatan. Segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala cacar monyet untuk mendapatkan penanganan secara cepat dan sesuai dengan protokol penanganan pasien cacar monyet. Review: Astasari</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Ketentuan Protokol Kesehatan Bagi Pelaku Perjalanan</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/ketentuan-protokol-kesehatan-bagi-pelaku-perjalanan</link>				
				<pubDate>Sat, 03 Sep 2022 09:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/ketentuan-protokol-kesehatan-bagi-pelaku-perjalanan</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Di situasi dan pandemi Covid-19 yang mulai terkendali seperti saat ini, pemerintah memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan perjalanan namun dengan tetap memperhatikan berbagai aspek kesehatan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melalui Satgas Penanganan COVID-19, Pemerintah kembali memperbaharui peraturan perjalanan dalam negeri dengan SE No. 24 Tahun 2022. Surat edaran tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan dan meminimalisir adanya paparan Covid-19 secara individu maupun penyebaran Covid-19 ke wilayah lain.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah ketentuan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan yang penting untuk dilakukan, diantaranya adalah:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menggunakan masker kain 3 lapis atau medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang pada pembuangan limbah masker yang telah disediakan.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Mencuci tangan secara berkala menggunakan sabun atau Hand Sanitizer setelah menyentuh benda yang disentuh oleh orang lain sebelumnya.</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain dan menghindari kerumunan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Dihimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan.</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan di atas, diharapkan dapat meminimalisir berbagai kemungkinan paparan Covid-19 saat melakukan perjalanan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Segera isolasi mandiri dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat melalui fitur telemedicine apabila mengalami gejala Covid-19 seperti demam, kehilangan penciuman, hingga sakit dada, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan prosedur penanganan pasien Covid-19.</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/65b11b0069.png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Di situasi dan pandemi Covid-19 yang mulai terkendali seperti saat ini, pemerintah memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan perjalanan namun dengan tetap memperhatikan berbagai aspek kesehatan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Melalui Satgas Penanganan COVID-19, Pemerintah kembali memperbaharui peraturan perjalanan dalam negeri dengan SE No. 24 Tahun 2022. Surat edaran tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan dan meminimalisir adanya paparan Covid-19 secara individu maupun penyebaran Covid-19 ke wilayah lain. Berikut ini adalah ketentuan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan yang penting untuk dilakukan, diantaranya adalah: Menggunakan masker kain 3 lapis atau medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang pada pembuangan limbah masker yang telah disediakan. Mencuci tangan secara berkala menggunakan sabun atau Hand Sanitizer setelah menyentuh benda yang disentuh oleh orang lain sebelumnya. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain dan menghindari kerumunan Dihimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Dengan menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan di atas, diharapkan dapat meminimalisir berbagai kemungkinan paparan Covid-19 saat melakukan perjalanan. Segera isolasi mandiri dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat melalui fitur telemedicine apabila mengalami gejala Covid-19 seperti demam, kehilangan penciuman, hingga sakit dada, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan prosedur penanganan pasien Covid-19. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Di situasi dan pandemi Covid-19 yang mulai terkendali seperti saat ini, pemerintah memberikan kebebasan kepada seluruh masyarakat untuk melakukan perjalanan namun dengan tetap memperhatikan berbagai aspek kesehatan dan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat. Melalui Satgas Penanganan COVID-19, Pemerintah kembali memperbaharui peraturan perjalanan dalam negeri dengan SE No. 24 Tahun 2022. Surat edaran tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah untuk mengendalikan dan meminimalisir adanya paparan Covid-19 secara individu maupun penyebaran Covid-19 ke wilayah lain. Berikut ini adalah ketentuan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan yang penting untuk dilakukan, diantaranya adalah: Menggunakan masker kain 3 lapis atau medis yang menutup hidung, mulut, dan dagu dengan sempurna Mengganti masker secara berkala setiap empat jam, dan membuang pada pembuangan limbah masker yang telah disediakan. Mencuci tangan secara berkala menggunakan sabun atau Hand Sanitizer setelah menyentuh benda yang disentuh oleh orang lain sebelumnya. Menjaga jarak minimal 1,5 meter dengan orang lain dan menghindari kerumunan Dihimbau untuk tidak berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon ataupun secara langsung sepanjang perjalanan. Dengan menerapkan protokol kesehatan bagi pelaku perjalanan di atas, diharapkan dapat meminimalisir berbagai kemungkinan paparan Covid-19 saat melakukan perjalanan. Segera isolasi mandiri dan lakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat melalui fitur telemedicine apabila mengalami gejala Covid-19 seperti demam, kehilangan penciuman, hingga sakit dada, agar bisa segera mendapatkan penanganan yang sesuai dengan prosedur penanganan pasien Covid-19. &amp;nbsp; Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item><item>
				<title>Mengenal Penyakit Tidak Menular dan Pencegahannya</title>
				<link>https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-penyakit-tidak-menular-dan-pencegahannya</link>				
				<pubDate>Thu, 25 Aug 2022 09:00:00 +0700</pubDate>
				<guid isPermaLink="true">https://promkes.kemkes.go.id/mengenal-penyakit-tidak-menular-dan-pencegahannya</guid>
				<category>
				<![CDATA[ TOPIK KESEHATAN ]]>
				</category>
				<description><![CDATA[<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu hal penting bagi kita untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Karena hanya dengan demikian, tubuh akan bisa terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan saat harian kita menjalankan aktivitas sehari-hari.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Menurut jenisnya, penyakit dibedakan menjadi dua, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular adalah perpindahan penyakit dari orang yang sakit ke orang yang sehat. Sedangkan penyakit tidak menular adalah sebuah penyakit yang tidak mengalami proses pemindahan dari orang lain, namun menjadi penyebab kematian paling banyak bagi masyarakat.</p>
<h2 dir="ltr" style="text-align: justify;">Macam-Macam Penyakit Tidak Menular</h2>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Berikut ini adalah berbagai macam penyakit yang tergolong tidak menular, diantaranya adalah;</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penyakit jantung</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Kanker</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Diabetes</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Penyakit paru kronik</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Stroke.</p>
</li>
</ol>
<h3 dir="ltr" style="text-align: justify;">Cara Mencegah Penyakit Tidak Menular</h3>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Melihat bahaya yang ditimbulkan dari berbagai penyakit yang tidak menular tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui cara pencegahan penyakit tidak menular, diantaranya adalah sebagai berikut:</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Tidak merokok atau terpapar asap dan residu rokok</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Jaga berat badan ideal dan cegah obesitas</p>
</li>
<li dir="ltr">
<p dir="ltr">Cek kesehatan secara teratur</p>
</li>
</ol>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Dengan menjalankan berbagai cara mencegah penyakit tidak menular tersebut, diharapkan mampu meminimalisir kemungkinan terserang penyakit yang akan mengganggu segala aktivitas kita.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dari petugas kesehatan.</p>
<p dir="ltr" style="text-align: justify;">Review: Astasari</p>
<p style="text-align: justify;">&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
				<enclosure type="image/jpeg" url="https://promkes.kemkes.go.id/imagex/content/d2a34de6Cegah_Diabtes_Melitus_dengan_6_Langkah_Sehat_(11).png"/>
				
			    <itunes:explicit/><itunes:subtitle>Menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu hal penting bagi kita untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Karena hanya dengan demikian, tubuh akan bisa terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan saat harian kita menjalankan aktivitas sehari-hari. Menurut jenisnya, penyakit dibedakan menjadi dua, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular adalah perpindahan penyakit dari orang yang sakit ke orang yang sehat. Sedangkan penyakit tidak menular adalah sebuah penyakit yang tidak mengalami proses pemindahan dari orang lain, namun menjadi penyebab kematian paling banyak bagi masyarakat. Macam-Macam Penyakit Tidak Menular Berikut ini adalah berbagai macam penyakit yang tergolong tidak menular, diantaranya adalah; Penyakit jantung Kanker Diabetes Penyakit paru kronik Stroke. Cara Mencegah Penyakit Tidak Menular Melihat bahaya yang ditimbulkan dari berbagai penyakit yang tidak menular tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui cara pencegahan penyakit tidak menular, diantaranya adalah sebagai berikut: Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari Tidak merokok atau terpapar asap dan residu rokok Jaga berat badan ideal dan cegah obesitas Cek kesehatan secara teratur Dengan menjalankan berbagai cara mencegah penyakit tidak menular tersebut, diharapkan mampu meminimalisir kemungkinan terserang penyakit yang akan mengganggu segala aktivitas kita. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dari petugas kesehatan. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:subtitle><itunes:summary>Menjaga kesehatan tubuh merupakan salah satu hal penting bagi kita untuk mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik di masa yang akan datang. Karena hanya dengan demikian, tubuh akan bisa terhindar dari berbagai penyakit yang dapat mengganggu kesehatan saat harian kita menjalankan aktivitas sehari-hari. Menurut jenisnya, penyakit dibedakan menjadi dua, yaitu penyakit menular dan penyakit tidak menular. Penyakit menular adalah perpindahan penyakit dari orang yang sakit ke orang yang sehat. Sedangkan penyakit tidak menular adalah sebuah penyakit yang tidak mengalami proses pemindahan dari orang lain, namun menjadi penyebab kematian paling banyak bagi masyarakat. Macam-Macam Penyakit Tidak Menular Berikut ini adalah berbagai macam penyakit yang tergolong tidak menular, diantaranya adalah; Penyakit jantung Kanker Diabetes Penyakit paru kronik Stroke. Cara Mencegah Penyakit Tidak Menular Melihat bahaya yang ditimbulkan dari berbagai penyakit yang tidak menular tersebut, maka penting bagi kita untuk mengetahui cara pencegahan penyakit tidak menular, diantaranya adalah sebagai berikut: Batasi konsumsi gula, garam, dan lemak secara berlebihan Rutin melakukan aktivitas fisik minimal 30 menit dalam sehari Tidak merokok atau terpapar asap dan residu rokok Jaga berat badan ideal dan cegah obesitas Cek kesehatan secara teratur Dengan menjalankan berbagai cara mencegah penyakit tidak menular tersebut, diharapkan mampu meminimalisir kemungkinan terserang penyakit yang akan mengganggu segala aktivitas kita. Tetap terapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta segera melakukan pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala penyakit, agar bisa segera mendapatkan penanganan secara cepat dari petugas kesehatan. Review: Astasari &amp;nbsp; &amp;nbsp;</itunes:summary><itunes:keywords>TOPIK KESEHATAN</itunes:keywords></item></channel>
				</rss>