<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<?xml-stylesheet type="text/xsl" media="screen" href="/~d/styles/rss2full.xsl"?><?xml-stylesheet type="text/css" media="screen" href="http://feeds.feedburner.com/~d/styles/itemcontent.css"?><rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/" xmlns:feedburner="http://rssnamespace.org/feedburner/ext/1.0" version="2.0">

<channel>
	<title>Ayo ngeBlog!</title>
	
	<link>http://www.ayongeblog.com</link>
	<description>sebuah motivasi dan ajakan ngeBlog</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Nov 2009 01:10:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.5</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="self" href="http://feeds.feedburner.com/ayongeblog" type="application/rss+xml" /><feedburner:emailServiceId>ayongeblog</feedburner:emailServiceId><feedburner:feedburnerHostname>http://feedburner.google.com</feedburner:feedburnerHostname><atom10:link xmlns:atom10="http://www.w3.org/2005/Atom" rel="hub" href="http://pubsubhubbub.appspot.com" /><item>
		<title>Catatan Pesta Blogger 2009</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/Xfmxct3R87Y/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/11/06/850/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 06 Nov 2009 01:09:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ibn Ghifarie</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[ANTYO RENTJOKO]]></category>
		<category><![CDATA[ayo ngeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Pesta Blogger 2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=850</guid>
		<description><![CDATA[Di kalangan narablog (blogger) tertentu, ada istilah &#8220;pemain lama&#8221;. Istilah ini tak merujuk ke prestasi, apalagi reputasi, cuma menunjukkan bahwa si narablog sudah lama ngeblog, lebih dari lima tahun. Saya sebagai setengah pemain lama untuk pertama kalinya datang ke Pesta Blogger 2009, di Jakarta, 24 Oktober lalu, di tengah 1.400-an peserta.
Kenapa pesta? Hanya nama. Sebetulnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;"><strong></strong><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-851" title="pestablogger.com" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/11/pestablogger.com-150x150.jpg" alt="pestablogger.com" width="150" height="150" />Di kalangan narablog (blogger) tertentu, ada istilah &#8220;pemain lama&#8221;. Istilah ini tak merujuk ke prestasi, apalagi reputasi, cuma menunjukkan bahwa si narablog sudah lama ngeblog, lebih dari lima tahun. Saya sebagai setengah pemain lama untuk pertama kalinya datang ke Pesta Blogger 2009, di Jakarta, 24 Oktober lalu, di tengah 1.400-an peserta.</p>
<p style="text-align: justify;">Kenapa pesta? Hanya nama. Sebetulnya sama dengan fest dan fiesta. Tapi kalau pakai festival, kadang diidentikkan dengan kejuaraan, yang harus ada pemenang. Kalau niatnya memang kumpul, atau kopdar akbar, kenapa juga pakai nama yang berat semisal seminar nasional atau muktamar nasional. Arsip e-mail para penggagas mungkin masih menyimpan usulan nama untuk bahan rapat PB 2007&#8211;PB yang pertama.<span id="more-850"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Apa boleh buat, kata pesta kadang diartikan sebagai pesta-pora. Padahal tidak. Tanpa nama pesta pun, acara lain yang mengumpulkan orang toh punya unsur menghibur dan ha-ha-hi-hi atas nama silaturahim. Padahal PB 2009, ini seperti dua PB sebelumnya, juga digelar beberapa diskusi serentak di ruang terpisah.<br />
Solilokui</p>
<p style="text-align: justify;">PB 2009 sangat menarik justru karena dalam dua tahun ini perkembangan media sosial sudah berubah cepat. Jejaring sosial Facebook sudah mewabah, beranggotakan 10,74 juta orang Indonesia (peringkat ketujuh dari sepuluh besar, dengan pertumbuhan pengguna xx persen). Adapun Twitter, meski bukan layanan baru, pada 2009 ini mengalami pertambahan anggota untuk wilayah Indonesia, sehingga terakhir anggotanya sekitar 1,5 juta orang. Diduga, penambahan ini berkaitan dengan penyebaran kampanye Indonesia Unite pascapengeboman Marriott dan Ritz-Carlton.</p>
<p style="text-align: justify;">Facebook memang fenomenal. Inilah layanan Internet yang bisa menggiring mayoritas anggota membuka diri, dengan menyebutkan nama, kelahiran, domisili, dan menampilkan foto. Di forum dan milis, banyak orang bisa menjadi alias, untuk bergaul-maul secara maya dengan para penyandang alias yang lain. Di Facebook, untuk berjumpa kembali dengan kawan semasa TK, Anda tak mungkin menggunakan alias, kan? Kecuali alias yang Anda pakai memang menjadi nama baru yang diterima oleh semua orang yang tahu identitas Anda.</p>
<p style="text-align: justify;">Facebook tak hanya membantu orang berteman dan membagikan pengalaman pribadi, sambil mengajak bernostalgia dengan foto-foto lama. Facebook juga memberi setiap anggota kesempatan untuk membagikan isi perasaan maupun pikiran dalam teks yang panjang dalam Notes. Lebih besar kemungkinan Notes dibaca dan dikomentari orang lain ketimbang menulis di blog sendiri. Di Facebook juga lebih besar kemungkinan penyebaran tulisan seseorang oleh orang lain, bahkan menyeberang ke kelompok kecil pertemanannya.</p>
<p style="text-align: justify;">Adapun Twitter, sebagai mikroblog dengan kuota sepanjang SMS (140 karakter), mempermudah setiap orang untuk membagikan pengalamannya dan membagikan content yang ditemuinya&#8211;termasuk postingnya sendiri di blog. Hampir dipastikan ada respons (komentar) bahkan reaksi (yang disebarkan, re-tweet). Jejaring sosial dan media sosial itulah yang mempertegas kebutuhan orang akan konversasi. Kadang content hanya sampiran. Yang lebih penting adalah say hello dan ha-ha-hi-hi. Maka wajar jika sebagian narablog mengeluh blognya sepi. Sudah berkurang konversasi di blog, yang ada hanya solilokui.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan latar seperti itulah PB 2009 digelar. Narablog datang, tapi sebagian kecil mungkin sudah tidak ngeblog lagi karena lebih aktif di Facebook dan Tweeter. Bagi saya, itu bukan masalah. Sebab, dari jejaring dan media sosial tetap ada content menarik yang melebihi &#8220;gw lg ngantuk&#8221;&#8211;kecuali kita tahu latar masalahnya kenapa (misalnya) sampai seminggu dia kurang tidur. Dari jejaring dan media sosial, kita menyaksikan mobilisasi dukungan terhadap Prita Mulyasari dan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Tak mungkin itu digelombangkan kalau hanya oleh sejumlah penulis solilokui.</p>
<p style="text-align: justify;">Mengecoh</p>
<p style="text-align: justify;">Di tengah belantara teks, yang antara lain disumbangkan oleh mesin blog, muncullah halaman-halaman web yang memainkan SEO (search engine optimization). SEO-nya sendiri bagus. Sebab, itulah sumbangan teknologi agar pengguna Internet semakin mudah menemukan informasi yang spesifik. Tetapi yang terjadi sekarang adalah kesalahkaprahan, terutama bagi orang yang belum ngeblog. &#8220;Denger-denger, ngeblog bisa menghasilkan banyak duit, ya?&#8221; begitulah pertanyaan yang kerap saya terima.</p>
<p style="text-align: justify;">Tentu bisa saja ngeblog mendatangkan uang, baik langsung maupun tak langsung. Yang langsung misalnya berupa iklan (Adsense dan sejenisnya), yang nilai perolehannya bergantung pada trafik di blog itu. Unsur utamanya adalah content. Kalau menarik, ya, didatangi orang. Adapun yang tak langsung, misalnya karena blognya bagus, dan si narablog itu populer, maka dia diminta menjadi kolumnis, pembicara seminar, bahkan mendapat endorsement dari sponsor untuk kegiatannya (misalnya laptop dan akses Internet).</p>
<p style="text-align: justify;">Untuk blog dengan isi yang ditulis melalui perasan darah, keringat, dan air mata (halah&#8211;kata orang sekarang), SEO yang efektif akan sangat membantu ketenaran blognya, dan ujung-ujungnya adalah trafik. Selain SEO, tentu, ya aktif di Facebook dan Tweeter. Itu semua bagus.</p>
<p style="text-align: justify;">Meskipun begitu, ada juga content bermesin blog yang isinya asal-asalan, bahkan cuma copy and paste, karena yang penting sangat ramah SEO. Ada &#8220;blog&#8221; yang berisi banyak kata kunci yang diulang-ulang sejak judul sampai paragraf terakhir. Buat apa? Supaya terendus Google dan lainnya, sehingga trafik halaman web itu naik, lantas setelah itu iklan yang dipasangnya mendatangkan uang.</p>
<p style="text-align: justify;">Coba cari &#8220;mp3 indonesia&#8221;, &#8220;tiket pesawat murah&#8221;, dan &#8220;nama bayi&#8221; di Google. Ada saja halaman pengecoh yang tak bercerita apa-apa, tetapi tampilannya seperti blog, bahkan tanggalnya secara otomatis muncul sebagai edisi hari ini, dan banyak iklannya! Pemilik &#8220;blog&#8221; macam ini kian banyak, sehingga kita bertanya apa yang sedang mereka bikin untuk mewujudkan sebuah karung besar bernama &#8220;content Indonesia&#8221;. Tapi, lama-kelamaan, pengguna Internet bisa membedakan mana yang pengecoh dan mana yang bukan.</p>
<p style="text-align: justify;"><em>Antyo Rentjoko, blogger di sejumlah tempat, terpusat di <a href="http://antyo.rentjoko.net">antyo.rentjoko.net</a></em></p>
<p style="text-align: justify;">Sumber, Harian Tempo, Selasa 03 November 2009</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=850&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/Xfmxct3R87Y" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/11/06/850/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/11/06/850/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Menjawab Fakta Blog Hanya Tren Sesaat</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/79ZEs_NAZy8/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 01:32:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[blogdetik]]></category>
		<category><![CDATA[blogosphere]]></category>
		<category><![CDATA[blogspot]]></category>
		<category><![CDATA[dagdigdug]]></category>
		<category><![CDATA[kompasiana]]></category>
		<category><![CDATA[lomba blog]]></category>
		<category><![CDATA[pb2009]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=842</guid>
		<description><![CDATA[
Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, coba baca dulu artikel dari Pak Nukman Luthfie berikut ini. Sudah? Kalau sudah anda baca artikel tersebut anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini, yap karena apa yang akan saya tulis kali ini ada kaitannya dengan artikel tersebut.
Mungkin sudah menjadi rahasia umum di antara kita para blogger bahwa kondisi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_846" class="wp-caption alignleft" style="width: 260px"><img class="size-full wp-image-846 " title="Jangan Sampai Semangat Ngeblog Kita Layu (toya.blogmas.com)" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/11/layu1a.jpg" alt="Jangan Semangat Ngeblog Kita Layu" width="250" height="333" /><p class="wp-caption-text">Jangan Sampai Semangat Ngeblog Kita Layu (toya.blogmas.com)</p></div>
<p style="text-align: justify;">Sebelum anda membaca tulisan ini lebih lanjut, coba baca dulu <a href="http://www.virtual.co.id/blog/blogging/blog-memang-tren-sesaat/">artikel dari Pak Nukman Luthfie berikut ini</a>. Sudah? Kalau sudah anda baca artikel tersebut anda bisa melanjutkan membaca tulisan ini, yap karena apa yang akan saya tulis kali ini ada kaitannya dengan artikel tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">Mungkin sudah menjadi rahasia umum di antara kita para blogger bahwa kondisi blogosphere saat ini tidak semeriah dulu, blog yang sekitar dua tahun lalu menjadi fenomena luar biasa kini makin tergeser dengan kehadiran layanan jejaring sosial atau microblogging seperti <a href="http://facebook.com">facebook</a>, <a href="http://twitter.com">twitter</a> dan <a href="http://plurk.com">plurk</a>. <a href="http://pestablogger.com">Pesta Blogger</a> memang masih ada, namun indikasi blogosphere yang semakin lesu karena kehadiran layanan di atas juga kelihatannya makin nyata.</p>
<p style="text-align: justify;">Artikel Pak Nukman Luthfie tersebut juga membeberkan fakta bahwa blog memang hanya tren sesaat, perhatikan saja statistik kunjungan ke beberapa layanan blog seperti <a href="http://wordpress.com">wordpress</a>, <a href="http://blogspot.com">blogspot</a>, <a href="http://kompasiana.com">kompasiana</a>, <a href="http://blogdetik.com">blogdetik</a> dan <a href="http://dagdigdug.com">dagdigdug</a> yang semakin menurun. Hemmm, anda pesimis dengan blog? Silahkan putuskan sendiri ya <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p><span id="more-842"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Sebagai blogger baru (2007 sudah punya blog, tapi diseriusi baru awal 2009 ini), jujur saya tidak merasakan euforia blog yang masih di puncak popularitas bahkan ketika blog sekarang kabarnya semakin sepi-sepi saja, entah karena saya yang masih baru jadi masih belum mengerti apa-apa atau karena masih punya semangat ngeblog yang tinggi <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  .</p>
<p style="text-align: justify;">Sampai sini, apa teman-teman merasa saya mengajak anda pesimistis? Saya harap tidak. Nah, mari kita perhatikan fakta-fakta berikut : ketika televisi pertama kali muncul, banyak dugaan radio akan segera ditinggalkan, namun kenyataannya sekarang radio masih punya audien setia bukan? Bahkan radio-radio baru juga masih bermunculan. Ketika facebook populer, apakah friendster yang sebelumnya juga sangat populer menghilang dari dunia maya? Tidak bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Dari fakta-fakta di atas patut disadari bahwa kehadiran media baru belum tentu menghilangkan media sebelumnya, mereka tetap punya audien tersendiri. Meskipun ada media elektronik, kita juga masih butuh media cetak. Meskipun ada email kita masih butuh surat lewat pos. Begitu pula meskipun ada jejaring sosial dan microblogging, kita seharusnya juga masih butuh blog. Kalau semangat ngeblog kita selama ini turun dan kita seolah-olah menyalahkan kondisi blogosphere yang lesu, tidakkah kita lupa kita sendiri kok yang meninggalkan blog kita? Bermain-main dengan facebook, twitter dan plurk.</p>
<p style="text-align: justify;">Semestinya kalau kita memang mencintai blog, justru kita yang harus beradaptasi dengan kondisi blogosphere yang tak lagi seperti dulu. Blog jangan lagi dijadikan sekedar diary online, mari kita buat konten-konten berkualitas dan bermanfaat bagi audien blog kita. Kalau hanya sekedar bergaul dan bersosialisasi memang kita membutuhkan facebook, twitter dan plurk tapi kalau berbagi wawasan, menciptakan personal branding, meningkatkan semangat literasi kita, menulis sesuai kompetensi kita apakah ketiganya bisa? Blog yang bisa teman-teman.</p>
<p style="text-align: justify;">Beberapa poin di bawah ini bisa membantu anda memulai, mengembalikan atau mempertahankan semangat ngeblog anda :</p>
<p style="text-align: justify;">1.Kenali lagi motivasi dan tujuan ngeblog anda</p>
<p style="text-align: justify;">Sekedar jurnal pribadi? Mencari uang? Membangun kerjasama? evaluasi lagi motivasi anda tersebut, sudah sampai mana itu tercapai? Kalau belum, segera melangkah menuju tujuan anda tersebut.</p>
<p style="text-align: justify;">2.Komunitas Blogger</p>
<p style="text-align: justify;">Poin ini berkaitan erat dengan poin pertama, kalau anda ingin positif tentu harus bergaul dengan orang-orang yang positif pula bukan? Inilah yang bisa anda dapatkan di komunitas blogger, kalau anda punya beberapa teman yang bisa saling membantu meningkatkan semangat ngeblog bagus bukan? Apa lagi di komunitas blogger tersebut tentu ada yang blogger senior, sehingga anda bisa banyak belajar dari mereka. Segera cari dan bergabung dengan mereka, daftarnya bisa dilihat <a href="http://www.ayongeblog.com/komunitas-blogger/">di sini</a>. Oh ya jangan lupa untuk bergabung di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=129388586182&amp;ref=mf">komunitas Ayo nge-Blog! Di facebook ya.</a></p>
<p style="text-align: justify;">3.Mengikuti Lomba Blog</p>
<p style="text-align: justify;">Ini adalah <a href="http://www.ayongeblog.com/2008/06/08/kompetisi-blog-sarana-bagus-untuk-meningkatkan-semangat-ngeblog-kita/">cara yang cukup jitu</a> untuk meningkatkan kembali motivasi ngeblog anda, hadiah yang menggiurkan tentu akan menjadikan kita semangat ngeblog, kebetulan sekali sekarang ini banyak sekali lomba blog, kalau ingin tahu infonya, gabung aja di <a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=129388586182&amp;ref=mf">grup Ayo ngeBlog!</a></p>
<p style="text-align: justify;">4.Berkreasi dengan blog anda</p>
<p style="text-align: justify;">Kalau sudah semangat ngeblog, jangan terpaku pada kegiatan ngeblog yang itu-itu saja, manfaatkan layanan jejaring sosial dan microblogging untuk promosi, <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/">menyajikan konten yang lebih berkualitas dan bermanfaat.</a></p>
<p style="text-align: justify;">5.Blog tidak mati, euforianya yang berkurang</p>
<p style="text-align: justify;">Seperti yang saya ungkapkan di atas, blog tidak mati meski ada kehadiran microblogging dan jejaring sosial, euforianya saja yang berkurang. Mungkin saja pada tahun-tahun mendatang jumlah peserta blogger tidak sebanyak tahun ini yang mencapai <a href="http://pestablogger.com/?p=1444&amp;cpage=1#comment-30240">1378 orang</a>, namun dari situ akan muncul blogger-blogger yang serius, berkualitas dan punya otoritas tersendiri. Selama internet masih ada selama itu blog juga akan tetap ada.</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini bukan bermaksud membantah fakta blog yang tren sesaat, namun merupakan ajakan agar kita jangan patah semangat dan beradaptasi dengan keadaan, blog bisa menjadi media yang fungsinya jauh lebih optimal. Pencapaian blog yang optimal fungsinya tentu tidak akan bisa dicapai kalau bukan kita para blogger yang melakukannya bukan? Tetap semangat ngeblog!</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=842&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/79ZEs_NAZy8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/11/04/menjawab-fakta-blog-hanya-tren-sesaat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Apakah Roy Suryo Benar? Blog cuma Tren Sesaat?</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/wrgLGvNH-4Q/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/11/03/apakah-roy-suryo-benar-blog-cuma-tren-sesaat/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 06:47:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Short Info]]></category>
		<category><![CDATA[blog]]></category>
		<category><![CDATA[roy suryo]]></category>
		<category><![CDATA[tren]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=839</guid>
		<description><![CDATA[Tahun lalu, blogger Indonesia ramai-ramai menolak anggapan Roy Suryo yang mengatakan bahwa blog adalah tren sesaat. Namun ternyata makin ke sini, blogger Indonesia, termasuk yang senior, lebih asik-masyuk ber-Facebook dan ber-Twitter ria. Nukman Luthfie menunjukkan data dari Google Ad Planner yang menunjukkan turunnya pamor blogging saat ini. Di postingan Pak Nukman itu pun terjadi diskusi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tahun lalu, blogger Indonesia ramai-ramai menolak anggapan Roy Suryo yang mengatakan bahwa <a href="http://www.ayongeblog.com/2008/07/28/ngeblog-hanya-tren-sesaat/"><strong>blog adalah tren sesaat</strong></a>. Namun ternyata makin ke sini, blogger Indonesia, termasuk yang senior, lebih asik-masyuk ber-Facebook dan ber-Twitter ria. <a href="http://www.virtual.co.id/blog/blogging/blog-memang-tren-sesaat/">Nukman Luthfie menunjukkan</a> data dari Google Ad Planner yang menunjukkan turunnya pamor <em>blogging </em>saat ini. Di postingan Pak Nukman itu pun terjadi diskusi yang hangat dari blogger-blogger menanggapi &#8220;kebenaran&#8221; <strong>blog adalah tren sesaat</strong>. Bagaimana menurut kalian? Silakan cek di  <a href="http://www.virtual.co.id/blog/blogging/blog-memang-tren-sesaat/">Blog Memang Tren Sesaat</a> ya..</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=839&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/wrgLGvNH-4Q" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/11/03/apakah-roy-suryo-benar-blog-cuma-tren-sesaat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/11/03/apakah-roy-suryo-benar-blog-cuma-tren-sesaat/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Lomba Blog – South to South Film Festival 2010 “We Care, Kita Peduli” Berhadiah Total 7 Juta Rupiah</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/4RBQNLlPtx8/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Oct 2009 15:23:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainnya ayongeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=836</guid>
		<description><![CDATA[Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat tulisan. Dan tak harus dengan mencetak buku, agar tulisan dapat dibaca orang. Di zaman serba internet saat ini, tempat yang paling mudah untuk menampilkan tulisan adalah lewat Blog. StoS Film Festival ingin mengajak publik untuk terlibat dan berperan aktif terhadap lingkungan sekitarnya lewat Blog.
Lomba [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div>
<div>Peduli terhadap lingkungan bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya lewat tulisan. Dan tak harus dengan mencetak buku, agar tulisan dapat dibaca orang. Di zaman serba internet saat ini, tempat yang paling mudah untuk menampilkan tulisan adalah lewat Blog. StoS Film Festival ingin mengajak publik untuk terlibat dan berperan aktif terhadap lingkungan sekitarnya lewat Blog.</p>
<p>Lomba Blog di StoS 2010 ini mengusung tema &#8220;We Care, Kita Peduli&#8221;, dan terbuka bagi semua kalangan, tidak ada pembatasan umur atau jenjang pendidikan.<strong> </strong></p>
<p><strong><span id="more-836"></span><br />
Ketentuan Lomba</strong></div>
<div>
<ul>
<li>Kompetisi Blog akan berlangsung mulai tanggal 01 Agutus 2009 s.d. 23 Januari 2010.</li>
<li>Pemutakhiran (updating) dilakukan dengan pemajangan (posting) artikel.</li>
<li>Penggubah blog dapat berinteraksi dengan pembaca dan mengembangkan diskusi tentang tema &#8220;We Care, Kita Peduli&#8221; &#8211; Peduli terhadap lingkungan. Interaksi dan diskusi, selain pemutakhiran artikel, dapat dianggap sebagai pemutakhiran.</li>
<li>Peserta bebas berkreasi untuk mengembangkan tema lomba sejauh tidak dimaksudkan untuk menyerang pribadi, mengeksploitasi pornografi, atau memicu konflik SARA.</li>
<li>Foto atau bentuk grafis lain dapat digunakan untuk menunjang isi ataupun tampilan blog sejauh tidak bersifat mempromosikan produk atau jasa secara komersial. Penggunaan foto atau gambar tidak boleh melanggar hak cipta  (copy rights).</li>
<li>Penyelenggara berhak menganulir materi blog yang tidak sesuai dengan tema atau mengarah ke pornografi atau konflik SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan).</li>
<li>Materi yang diikutsertakan pada kompetisi blog ini (artikel ataupun foto/gambar) tetap menjadi hak milik peserta. Materi terpilih akan menjadi salah satu artikel yang akan mengisi laman www.stosfestival.org.</li>
<li>Keputusan tentang pemenang adalah hak prerogratif panitia StoSfestival dan tidak dapat diganggu-gugat.</li>
</ul>
</div>
</div>
<div><strong>Persyaratan Lomba</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Isi blog dibatasi hanya pada tema “We Care Atau Kita Peduli”. Yang dapat dikembangkan, mendorong, mengajak, menginspirasi masyarakat terlibat dan berperan lebih aktif terhadap lingkungan sekitarnya.</li>
<li>Pembahasan boleh difokuskan hanya pada aktivitas tertentu dari sektor dan daerah di seluruh Indonesia.</li>
<li>Isi blog terutama memuat gagasan penggubah blog, yang dapat berupa pengembangan tanggapan pembaca.</li>
<li>Setelah melewati proses registrasi, peserta harus memutakhirkan (meng-up date) blognya secara berkala dengan pemajangan artikel ataupun diskusi/interaksi dengan pembaca.</li>
<li>Pemutakhiran blog dilakukan sampai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan oleh penyelenggara kompetisi.</li>
<li>Memasang badge stosfestival 2010 di bawah ini secara permanen pada blog yang didaftarkan. badge stosfestival 2010 dapat dipasang di header, di sidebar, atau di footer; juga dapat sebagai bagian dari posting. badge stosfestival 2010 juga seharusnya ditampilkan di setiap halaman posting dan page yang relevan.</li>
</ul>
</div>
</div>
<div>
<div><strong>Tata Cara Pendaftaran<br />
</strong></div>
<div>
<div>
<ul>
<li>Peserta mengisi <a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html"><span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;">form</span></span> </a>pendaftaran</li>
<li>Buatlah badge ukuran 200px x 75px yang bisa menunjukkan web anda. Buat semenarik mungkin.</li>
<li>Kirimkan badge beserta form pendaftaran yang telah anda isikan.</li>
<li>Kami akan memberi penilaian, utamanya untuk melihat apakah blog anda sudah memenuhi ketentuan yang ditetapkan</li>
<li>Sebagai tanda diikutsertakan dalam lomba blog, silahkan mendownload badge STOS dan diletakkan di web anda. Badge tersedia dalam ukuran <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">200 </a></span></span>dan <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #0000ff;"><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">750</a></span></span></li>
</ul>
</div>
</div>
</div>
<div><strong>Hadiah</strong></div>
<div>
<div>Hadial total Lomba ini sebesar Rp 7 juta, yaitu Juara I Rp 2,5 juta, Juara II Rp 2 juta, Juara III Rp 1,5 Jutan dan Juara Favorite Rp 1 juta</div>
</div>
<p><strong>AWARD Blog “We Care Atau Kita Peduli“</strong></p>
<ul>
<li>
<div>Pada kesempatan yang sama, StoS Film Festival mengundang kepada seluruh blogger yang aktif minimal 1 tahun mengelola blog. Isi blog terkait isu lingkungan dan tema “We Care Atau Kita Peduli“.</div>
</li>
<li>
<div>Panitia akan memberikan Award kepada 10 blog terpilih yang dinilai konsisten dan sesuai dengan tema, yang dapat dikembangkan, mendorong, mengajak, menginspirasi masyarakat terlibat dan berperan lebih aktif terhadap lingkungan sekitarnya.</div>
</li>
</ul>
<p><strong>Pengumuman Pemenang</strong></p>
<div>
<ul>
<li>Pemenang lomba blog akan diumumkan dalam acara puncak StoSfestival 2010. Pengumuman ini akan ditampilkan pula di laman  www.stosfestival.org</li>
</ul>
</div>
<p>Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Banir di   <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 var prefix = '&#109;a' + 'i&#108;' + '&#116;o';
 var path = 'hr' + 'ef' + '=';
 var addy55175 = 'b&#97;n&#105;r_h&#111;m&#101;' + '&#64;';
 addy55175 = addy55175 + 'y&#97;h&#111;&#111;' + '&#46;' + 'c&#111;' + '&#46;' + '&#105;d';
 document.write( '<a ' + path + '\'' + prefix + ':' + addy55175 + '\'>' );
 document.write( addy55175 );
 document.write( '<\/a>' );
 //\n 
// --&gt;
// ]]&gt;</script><a href="mailto:banir_home@yahoo.co.id">banir_home@yahoo.co.id</a> <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 document.write( '<span style="\" mce_style="\"'display: none;\'>' );
// ]]&gt;</script><span style="display: none;">This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it  <script type="text/javascript">// <![CDATA[
 document.write( '</' );
 document.write( 'span>' );
// ]]&gt;</script></span></p>
<p><a href="http://stosfestival.org/stos-activities/relawan/download-fromulir-/cat_view/36-blog-competition.html" target="_blank">Download </a>Formulir</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=836&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/4RBQNLlPtx8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/30/lomba-blog-south-to-south-film-festival-2010-we-care-kita-peduli-berhadiah-total-7-juta-rupiah/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Sedikit Laporan dari Pesta Blogger 2009</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/I8YxSwiwHW8/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 01:07:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainnya ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[pb2009]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=829</guid>
		<description><![CDATA[Pesta Blogger akan selalu jadi hari bahagia bagi para blogger se-Indonesia.. Karena hanya di PestaBlogger lah, kita para blogger Indonesia bisa kumpul bareng, mengadakan kopi darat raksasa!
Setiap tahun, tema yang diusung di Pesta Blogger selalu mencerminkan kondisi blogger Indonesia. Tahun 2007, yang dikomandani oleh Bang Enda Nasution mengusung tema &#8220;Suara Baru Indonesia&#8221;. Dimulai pada tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Pesta Blogger 2009 | One Spirit One Nation" href=" http://pestablogger.com" target="_blank"><img class="alignleft" style="border: 0pt none; margin: 10px;" title="Pesta Blogger 2009" src="http://pestablogger.com/gallery/?file=logo/pb2009_logo_txt_merah.jpg&amp;size=300&amp;res=80" border="0" alt="" width="300" height="240" /></a></p>
<p><a href="http://pestablogger.com/">Pesta Blogger</a> akan selalu jadi hari bahagia bagi para <em>blogger </em>se-Indonesia.. Karena hanya di PestaBlogger lah, kita para <em>blogger </em>Indonesia bisa kumpul bareng, mengadakan kopi darat raksasa!</p>
<p>Setiap tahun, tema yang diusung di Pesta Blogger selalu mencerminkan kondisi <em>blogger </em>Indonesia. Tahun 2007, yang dikomandani oleh <a href="http://enda.goblogmedia.com/">Bang Enda Nasution</a> mengusung tema &#8220;Suara Baru Indonesia&#8221;. Dimulai pada tahun 2007 inilah, <em>blogging </em>dikenal luas dan diakui &#8220;secara resmi&#8221; sebagai salah satu ajang demokrasi masyarakat Indonesia.</p>
<p>Tahun 2008, dipimpin oleh <a href="http://ndorokakung.com">Ndoro Wicak</a>, tema yang diangkat adalah &#8220;Blogging for Society&#8221;, karena antara 2007-2008 banyak sekali <a href="http://www.ayongeblog.com/komunitas-blogger">komunitas blogger</a> di daerah yang baru bermunculan. Dari sini <em>blogger </em>membuktikan bahwa kita tidak cuma bisa nulis dan ngomong, tapi bisa memberikan kontribusi kepada masyarakat secara nyata di sekitar kita.</p>
<p>Tahun 2009 yang digawangi oleh <a href="http://blog.imanbrotoseno.com/">Mas Iman Brotoseno</a>, mengangkat tema &#8220;One Spirit One Nation&#8221;. Selama lebih dari 2 tahun ini, ternyata semangat &#8220;aku blogger Indonesia&#8221; telah mengakar di dada kita.. Blogger yang bertebaran di seantero negeri, dengan komunitas dan kegiatannya masing-masing, telah memberikan kontribusi yang insya Allah berarti untuk bangsa kita. Kita yang punya satu semangat untuk demokrasi dan kebebasan berekspresi (yang bertanggungjawab) demi kemajuan bangsa kita.</p>
<p>Selamat buat panitia Pesta Blogger semua, salut saya untuk kalian yang telah dengan sukses menyelenggarakan Pesta Blogger selama 2 tahun terakhir ini <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_wink.gif' alt=';)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Buat teman-teman, bagaimana kesan kalian yang datang di Pesta Blogger kemarin?</p>
<p><em>Mohon maaf tulisan laporannya cuma segini.. <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Maaf juga ga bisa ngupload foto, kemarin ga bawa kamera digital..</em></p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=829&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/I8YxSwiwHW8" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/25/sedikit-laporan-dari-pesta-blogger-2009-apakah-semangat-ngeblog-teman-teman-kembali/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Launching Komunitas Blogger Bekasi: Walikota Bekasi Menyiapkan Hadiah dari Kantongnya Sendiri!</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/9QymFvNmwUw/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2009 00:55:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainnya ayongeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=825</guid>
		<description><![CDATA[dicopy paste sesuai permintaan penulisnya dari  Walikota Bekasi Siapkan Hadiah Total Rp 45 Juta untuk Lomba Penulisan Blog dan Foto
Sebuah kebanggaan dan keharuan tersendiri dirasakan oleh segenap pengurus serta anggota Komunitas Blogger Bekasi saat Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad secara spontan menyiapkan hadiah lomba penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi”dari kantung sendiri senilai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>dicopy paste sesuai permintaan penulisnya dari </em> <a href="http://daengbattala.com/?p=785">Walikota Bekasi Siapkan Hadiah Total Rp 45 Juta untuk Lomba Penulisan Blog dan Foto</a></p>
<p>Sebuah kebanggaan dan keharuan tersendiri dirasakan oleh segenap pengurus serta anggota <a href="http://bloggerbekasi.com/" target="_blank">Komunitas Blogger Bekasi</a> saat Walikota Bekasi H.Mochtar Muhammad secara spontan menyiapkan hadiah lomba penulisan blog dan foto bertema “Aku Cinta Bekasi”dari kantung sendiri senilai total Rp 45 juta.</p>
<p>Momen berharga itu terjadi ketika kemarin,Sabtu(17/10) digelar peluncuran Komunitas Blogger Bekasi bertempat di Teras Gloria Jean’s Cafe Bekasi Cyber Park dan diresmikan langsung oleh pucuk tertinggi pemerintah Kota Bekasi tersebut. Acara yang dihadiri oleh sekitar 150 orang termasuk Taufik Mihardja, Direktur <a href="http://kompas.com/">Kompas dot com </a>(sponsor Blogger Bekasi), <a href="http://prayitnoramelan.kompasiana.com/">Prayitno Ramelan</a> (Blogger Senior Kompasiana), <a href="http://budiputra.com/">Budi Putra</a> (Country Editor Yahoo Indonesia) serta perwakilan sejumlah komunitas blogger daerah berlangsung semarak dan meriah.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="sambutanwalikotabks" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/sambutanwalikotabks1-300x225.jpg" alt="sambutanwalikotabks" width="300" height="225" /></p>
<p style="text-align: left;"><span id="more-825"></span>Walikota Bekasi menyatakan menyiapkan hadiah uang bagi lomba penulisan blog dan foto masing-masing untuk Juara pertama, kedua dan ketiga sebesar Rp 10 juta, Rp 7,5 juta dan Rp 5 juta. “Uang hadiah ini saya ambil dari kantung pribadi sendiri, jadi tidak akan menganggu APBD Bekasi,” tukas Mochtar Muhammad dengan mata berbinar yang langsung disambut tepuk tangan dan sorak sorai hadirin. Lomba yang rencananya berlangsung hingga 17 November 2009 ini akan dipimpin oleh <a href="http://pepihnugraha.com/">Pepih Nughaha</a> (Jurnalis senior Kompas dan admin Kompasiana) sebagai Ketua Tim Juri. Rencananya, penyerahan hadiah lomba bagi para pemenang akan diadakan pada sebuah upacara resmi di Balaikota Bekasi.</p>
<p>Aris Heru Utomo, Ketua Komunitas Blogger Bekasi, menyambut gembira dukungan spontan Walikota Bekasi bagi keberadaan komunitas ini bahkan siap memberikan hadiah bagi lomba blog dan foto. “Kami sangat bangga dan terharu karena pada awal pendeklarasian komunitas ini, Pemkot Bekasi melalui Bapak Walikota Mochtar Muhammad, memberikan sokongan penuh bahkan secara pribadi menyiapkan hadiah lomba blog dan foto. Ini sangat berarti bagi pengembangan komunitas ini kedepan dalam mendukung program-program pemerintah Bekasi dengan tentu saja tidak menghilangkan sikap kritis dan independensi blogger dalam mengungkapkan pendapatnya”, ujar Aris sumringah.</p>
<p>Selain sambutan dari Walikota Bekasi, para perwakilan sponsor kegiatan masing-masing dari Telkom Speedy Bekasi, XL dan Kompas dot com juga menyampaikan sambutan serta ucapan selamat atas kelahiran Komunitas Blogger Bekasi. Henry Wijayanto, perwakilan dari XL menyatakan salut dan ikut berkomitmen mendukung kegiatan blogger bekasi ditengah era “mobile internet” dan “mobile internet” dewasa ini.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="talkshow-beblog-1" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/talkshow-beblog-1-300x225.jpg" alt="talkshow-beblog-1" width="300" height="225" /></p>
<p>Usai prosesi peresmian, dilanjutkan dengan Talkshow bertema “Menembus Tapal Batas Bekasi Melalui Blog” yang menghadirkan narasumber Marsekal (Purn) <a href="http://chappyhakim.kompasiana.com/">Chappy Hakim</a>, mantan KSAU RI yang baru saja meluncurkan buku catatan blognya di Kompasiana berjudul “Cat Rambut Orang Yahudi”, <a href="http://blogombal.org/">Antyo”Paman Tyo”Rentjoko </a>(tokoh blogger bekasi) dan <a href="http://pepihnugraha.com/">Pepih Nugraha</a> (jurnalis Kompas dan admin portal blog Kompasiana). Talkshow ini dipandu oleh <a href="http://vavai.com/">Masim”Vavai”Sugianto </a>seorang praktisi internet dan open source asal Bekasi.</p>
<p>Sebelum talkshow dimulai, Pak Chappy Hakim secara spontan mengajak hadirin untuk menyumbangkan sebagian rezekinya pada Korban Gempa di Padang. Beliau meraih uang dari dompet dan menyerahkannya kepada panitia yang kemudian meneruskannya kepada peserta yang hadir. Di akhir acara terkumpul dana sebesar Rp 999.000 dan diserahkan kepada Pepih Nugraha yang akan menyalurkannya ke DKK (Dompet Kepedulian Kompas) minggu depan.</p>
<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="cinderamatautknarasumbertalkshow" src="http://bloggerbekasi.com/wp-content/uploads/2009/10/cinderamatautknarasumbertalkshow-300x225.jpg" alt="cinderamatautknarasumbertalkshow" width="300" height="225" /></p>
<p>Menjelang penutupan acara, sejumlah perwakilan komunitas daerah yang hadir menyampaikan testimoninya. Mereka antara lain dari Komunitas Blogger Garut, Begawan-Solo, TPC (Tugu Pahlawan Community) Surabaya, Blogger Ngalam dari Malang, Blogger Depok, Wongkito Palembang, BHI (Bunderan Hotel Indonesia) Jakarta dan Kompasiana.</p>
<p>Linda Djalil, mantan wartawan senior Tempo dan Gatra mewakili Komunitas Blogger Kompasiana menyatakan kegembiraan atas kehadiran komunitas blogger Bekasi. “Saya mengharapkan kehadiran komunitas ini tidak hanya meramaikan aktifitas blog di Indonesia namun juga memberikan kontribusi positif bagi daerah Bekasi,”ujarnya.</p>
<p>Acara ditutup dengan foto bersama dan pembagian doorprize serta goodie bag Kompas dot com untuk para peserta. Hadiah doorprize disediakan oleh Restoran Samikuring Cikarang berupa voucher makan Rp 50 ribu dan dari perusahaan hosting First Server yang menyediakan hadiah hosting internet blog gratis.</p>
<p>Maju terus Blogger Bekasi !!!</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=825&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/9QymFvNmwUw" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/22/launching-komunitas-blogger-bekasi-walikota-bekasi-menyiapkan-hadiah-dari-kantongnya-sendiri/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Blogging Tidak Mati karena Microblogging</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/Ej-kQ-fso08/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/20/blogging-tidak-mati-karena-microblogging/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Oct 2009 02:47:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ilmanakbar</dc:creator>
				<category><![CDATA[Short Info]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=809</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Microblogs are complementary, not competitive. It is a driver of attention and engagement back to the blog.&#8221; 
Pengalaman beberapa teman blogger menunjukkan bahwa Twitter adalah sumber traffic yang signifikan. Twitter dkk sebagai microblogging tidak membunuh blogging. Kita-lah yang membunuh blogging dengan meninggalkannya  
Jadi, blogging tidak mati bukan? dari The Blog&#8217;s Place In A World [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>&#8220;Microblogs are complementary, not competitive. It is a driver of attention and engagement back to the blog.&#8221; </em></p>
<p>Pengalaman beberapa teman blogger menunjukkan bahwa Twitter adalah sumber traffic yang signifikan. Twitter dkk sebagai <em>microblogging</em> tidak membunuh <em>blogging</em>. <strong>Kita</strong>-lah yang membunuh <em>blogging</em> dengan meninggalkannya <img src='http://www.ayongeblog.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Jadi, <em>blogging </em>tidak mati bukan? dari <a href="http://blog.louisgray.com/2009/10/blogs-place-in-world-of-microblogging.html">The Blog&#8217;s Place In A World of Microblogging: Not Dead Yet!</a></p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=809&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/Ej-kQ-fso08" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/20/blogging-tidak-mati-karena-microblogging/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/20/blogging-tidak-mati-karena-microblogging/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Dari World Media Summit 2009 Beijing Untuk Para Blogger</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/wyS83COHfyM/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 18 Oct 2009 04:54:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kabar Ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[media konvensional]]></category>
		<category><![CDATA[media online]]></category>
		<category><![CDATA[world media summit 2009 beijing]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=814</guid>
		<description><![CDATA[
Awal bulan Oktober ini, tepatnya pada tanggal 9-10 Oktober lalu diadakan konferensi pemilik dan CEO media di seluruh dunia di Beijing, China. Sekitar 135 perwakilan media dari 70 negara hadir dalam acara yang bisa dibilang spektakuler itu. Ada beberapa topik yang dibahas dalam acara yang juga dihadiri orang-orang media di Indonesia seperti dari Jawa Pos [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_818" class="wp-caption aligncenter" style="width: 460px"><img class="size-full wp-image-818" title="suasana world media summit 2009" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/10/F200909281523402641217292.jpg" alt="suasana world media summit 2009" width="450" height="299" /><p class="wp-caption-text">suasana world media summit 2009</p></div>
<p style="text-align: justify;">Awal bulan Oktober ini, tepatnya pada tanggal 9-10 Oktober lalu diadakan konferensi pemilik dan CEO media di seluruh dunia di Beijing, China. Sekitar 135 perwakilan media dari 70 negara hadir dalam acara yang bisa dibilang spektakuler itu. Ada beberapa topik yang dibahas dalam acara yang juga dihadiri orang-orang media di Indonesia seperti dari Jawa Pos Group, Kompas Gramedia dan kantor berita ANTARA, antara lain respon media terhadap krisis keuangan, tantangan dan peluang di era digital dan multimedia, dampak teknologi terhadap perkembangan media dan perubahan cara kerja di dapur redaksi dan munculnya superjurnalis yang memproduksi tidak hanya teks, tapi juga foto, audio dan video.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah ada satu topik nih yang cukup menarik untuk kita para blogger, yakni tentang tantangan dan peluang di erda digital dan multimedia. Dalam salah satu sesi diskusi dengan topik tersebut dibahas pula bagaimana blog, microblogging dan situs pertemanan telah mengalahkan media konvensional, tidak hanya media cetak tetapi juga media news wire online seperti Associated Press dalam hal kecepatan menyajikan berita. “Sejak Facebook dan Twitter marak, kerap terjadi ketika sebuah peristiwa meletus dan kami belum lagi melakukan reportase, beritanya sudah muncul di situs pertemanan.” Ungkap Presiden AP (Associated Press) Thomas Curley, seperti dikutip dari <a href="http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&amp;id=4307&amp;kat=5">riaupos.com</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Hal ini membuktikan bahwa kekuatan media online saat ini semakin kokoh saja, media konvensional yang lengah bisa jadi akan semakin tenggelam dengan media online yang makin banyak diminati ini. Kecepatan menyajikan berita memang merupakan salah satu aspek yang harus diberikan oleh media agar tidak ditinggalkan oleh audien, selain itu juga tentunya keakuratan berita yang disajikan. Di sinilah kita para blogger sesungguhnya bisa berperan untuk memberikan informasi kepada masyarakat, karena sampai saat ini kita masih unggul tentang kecepatan penyajian berita, bahkan seperti juga diungkapkan Rupert Murdoch, bos konglomerasi media yang hadir juga dalam WMS 2009 tersebut media-media konvensional ini kalau tidak mau kalah harus lebih kreatif bahkan sebaiknya bekerja sama. Hal ini sudah dilakukan oleh AP yang bekerja sama dengan <a href="http://yahoo.com">Yahoo</a> dan <a href="http://twitter.com">Twitter</a>.</p>
<p><span id="more-814"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Namun dipenuhinya aspek kecepatan menyajikan berita biasanya sulit diimbangi dengan kelengkapan dan keakuratan informasi, karena untuk mencapai kedua hal itu dibutuhkan proses penggalian data yang tidak sebentar. Oleh karena itu dalam hal konten yang mendalam dan berkualitas media cetak masih tetap unggul.</p>
<p style="text-align: justify;">Lalu apa tindakan kita para blogger berkaca dari hal tersebut? Blogger memang sebagian besar bukanlah profesional dengan media yang terlembaga meskipun blogger bisa memposisikan dirinya sebagai jurnalis warga (citizen journalist). Menurut saya blogger sebaiknya jangan hanya mengandalkan kecepatan saja, tapi pastikan juga bahwa apa yang diposting adalah berita yang akurat dan mendalam serta unik, sehingga blogger juga mampu mengimbangi media konvensional. Memang ada dampak yang cukup bagus kalau blogger menyajikan berita secara cepat dimana trafik kunjungan bisa meningkat, tapi kalau isinya hampir sama dengan yang ada di web berita seperti detik.com atau media konvensional lain sayang bukan? Blogger tidak akan punya ciri khas kalau berorientasi kecepatan saja. Karena itu ada baiknya para blogger mulai mengembangkan kontennya, saya ambil contoh berita gempa yang biasanya juga menjadi top post para blogger, saya rasa akan lebih baik kalau beritanya tidak hanya seputar mengabarkan 5w+1H saja (What, Who, Why, When, Where and How) namun sertailah ulasan yang lebih mendalam dengan analisa berdasarkan disiplin ilmu yang dikuasai atau sesuaikan dengan niche blog masing-masing dan tentu konten multimedia seperti foto atau video. Lengkap bukan?</p>
<p style="text-align: justify;">Tulisan ini tidak bermaksud mengajak para blogger untuk mendominasi dunia media massa lho, saya yakin kita semua masih butuh media massa konvensional. Kalaupun bersaing tentu bersaing secara sehat apalagi kalau bisa menjalin kerjasama dengan media-media tersebut. Lagipula apa yang kita posting di blog juga biasanya dari apa yang kita dapat di media massa konvensional bukan? Tulisan ini lebih merupakan sebuah ajakan bagi para blogger agar kita menjadi blogger yang lebih baik lagi dengan konten yang lebih berkualitas, variatif dan unik. Saya yakin blogger Indonesia mampu seperti itu, semoga terinspirasi ya teman-teman.</p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=814&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/wyS83COHfyM" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/18/dari-world-media-summit-2009-beijing-untuk-para-blogger/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Blog, Media dengan Status Unik dan Segmen Pembaca</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/xMwGd91eGas/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 16 Oct 2009 08:57:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>eka nugraha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Motivasi ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[media massa]]></category>
		<category><![CDATA[pengunjung blog]]></category>
		<category><![CDATA[segmen blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=807</guid>
		<description><![CDATA[
Sesungguhnya apa yang disebut sebagai sebuah media massa adalah media cetak dan elektronik saja. Sampai saat ini, sepanjang pengetahuan saya media internet atau online tidak termasuk ke dalam media elektronik. Karena itu internet termasuk ke dalam kategori new media, hal ini dikarenakan unsur media massa dari media internet yang belum semuanya bisa terpenuhi. Unsur-unsur tersebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">
<div id="attachment_820" class="wp-caption alignleft" style="width: 510px"><img class="size-full wp-image-820" title="20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary" src="http://www.ayongeblog.com/wp-content/uploads/2009/10/85515856_e56aae92bf.jpg" alt="20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary" width="500" height="444" /><p class="wp-caption-text">20.000 a day start a blog from London Underground Tube Diary</p></div>
<p>Sesungguhnya apa yang disebut sebagai sebuah media massa adalah media cetak dan elektronik saja. Sampai saat ini, sepanjang pengetahuan saya media internet atau online tidak termasuk ke dalam media elektronik. Karena itu internet termasuk ke dalam kategori <em>new media</em>, hal ini dikarenakan unsur media massa dari media internet yang belum semuanya bisa terpenuhi. Unsur-unsur tersebut adalah : Komunikator (pemberi pesan) yang profesional dan terlembaga, Komunikan (penerima pesan) yang heterogen dan pesan yang serentak serta kontinu.</p>
<p style="text-align: justify;">Salah satu media online yang saya yakin akrab dengan kita adalah blog. Untuk memenuhi unsur media massa jelas blog tidak bisa masuk ke dalamnya. Sebagian besar blog yang ada di dunia maya bukanlah milik komunikator yang profesional dan terlembaga, justru jumlah pemilik blog yang individu yang nampaknya lebih banyak dan mereka dari beragam latar belakang yang berbeda (tidak selalu profesional). Walaupun di luar negeri ada beberapa personal blog yang dimiliki oleh karyawan perusahaan besar dan ditujukan untuk <em><a href="http://boeingblogs.com/randy/">branding</a></em><a href="http://boeingblogs.com/randy/"> dan promosi perusahaannya</a>, namun tetap saja blog ini adalah blog yang diatasnamakan secara personal.</p>
<p><span id="more-807"></span></p>
<p style="text-align: justify;">Atas dasar inilah maka blog bisa dikatakan sebagai sebuah media yang unik, sebagai sebuah media ia adalah penyampai pesan kepada khalayak luas, namun ia bukanlah produk jurnalistik professional. Kalau menurut blog dunia anggara blog itu berada di antara karya jurnalistik dan pamflet gelap, namun saya sendiri lebih suka mengkategorikannya sebagai media alternatif. Alternatif, berarti adalah opsi lain di luar yang sudah ada. Maka blog sebagai media alternatif adalah pilihan pencarian informasi, wawasan dan pengetahuan di luar media umum. Begitu pula blogger sebagai pemilik blog, blogger meskipun ia adalah <a href="http://nengratna.blogspot.com">anak SMA</a>, <a href="http://rusabawean.com/">Mahasiswa</a>, <a href="http://pembelajarsmknikertosono.blogspot.com/">Guru</a>, <a href="http://anisarahmanti.wordpress.com/">Ibu Rumah Tangga</a> namun ia adalah para <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/06/15/hati-hati-dengan-tulisan/">penggagas alternatif</a>.</p>
<p style="text-align: justify;">Namun meskipun sebagai media alternatif, blog punya kekuatan. Saat ini blog bisa dikatakan memiliki kekuatan yang sepadan dengan media-media umum. Terutama dalam hal kecepatan penyajian berita, apa lagi microblogging juga tengah ”menjamur”. Dalam istilah jenis berita bisa dikatakan kalau microblogging itu menyajikan <em>straight news</em> atau <em>breaking news</em> sedangkan blog menyajikan <em>in-depth news</em> atau <em>feature</em>.</p>
<p style="text-align: justify;">Nah sebelum saya terlalu banyak berbicara soal konsep jurnalistik, saya akan kembali ke jalan yang benar postingan kali ini *halah*.</p>
<p style="text-align: justify;">Sebuah media massa apapun bentuknya pasti memiliki pembaca, pemirsa, penonton, pendengar, penikmat dan sebutan lainnya untuk audien. Audien ini biasanya akan menjadi setia dalam artian akan selalu membaca, memirsa, menonton atau mendengar media yang disukai dan menurutnya memberikan banyak informasi bermanfaat. Audien inilah yang akan  menjadi pelanggan setia dari sebuah media massa. Namun ada satu sifat khas dari audien yang menjadi pelanggan setia ini, yaitu homogen baik dari usia, kelas sosial, hobi, pekerjaan, bahkan jenis kelamin meskipun tidak 100 %. Oke, sebaiknya saya memberikan contoh biar kita sama-sama tidak bingung ya.</p>
<ol style="text-align: justify;">
<li>Harian <a href="http://kompas.com">Kompas</a>, kita tahu adalah salah satu media cetak yang cukup popular      saat ini. Hampir setiap paginya kita akan menjumpai orang membaca harian      yang didirikan P.K. Ojong dan Jakob Oetama ini, namun coba anda perhatikan      siapa yang paling banyak membaca Kompas? Melihat konten dan bahasa yang      bisa dikatakan cukup “berat” dan mendalam, Kompas cenderung dibaca oleh      kalangan menengah ke atas, dengan usia kira-kira 25-50 tahun. Bandingkan      dengan <a href="http://jawapos.co.id/">Jawa Pos</a> (di Jakarta Indo Pos), dengan konten dan bahasa yang      ringan dan cukup mudah dipahami maka Jawa Pos biasa dibaca oleh kalangan      menengah ke bawah dan mungkin sebagian kalangan atas, kisaran usia 20-50      tahun.</li>
<li><a href="http://www.globaltv.co.id">Global TV</a>, coba kita perhatikan program-programnya. Bisa dikatakan      cukup beragam, mereka punya Nicklodeon untuk acara anak, MTV untuk acara      musik dan anak muda dan acara-acara lainnya. Maka bisa dikatakan audien      Global TV adalah keluarga, khususnya keluarga muda. Berbeda dengan <a href="www.rcti.tv">RCTI</a> meskipun mungkin sama-sama ditonton oleh keluarga, namun kecenderungan      pemirsanya adalah keluarga yang sedikit lebih tua.</li>
</ol>
<p style="text-align: justify;">Lingkup audien dengan karakteristik itulah yang dinamakan segmen. Maka kalau koran, majalah dan tabloid punya segmen pembaca. TV dan radio punya segmen pemirsa dan pendengar. Nah bagaimana dengan blog? Blog pun punya segmen pembaca, melihat segmen ini bisa dilihat dari konten blog itu seperti apa, misalnya <a href="http://ayongeblog.com">ayongeblog.com</a> ini ditujukan untuk segmen pengunjung <a href="http://http://www.ayongeblog.com/about/">blogger aktif, blogger kurang aktif bahkan mereka yang bukan blogger.</a> Blog lain seperti <a href="http://bandungkeun.com/">bandungkeun.com</a> yang membahas tentang informasi seputar kota bandung sehingga segmen pengunjungnya adalah warga kota Bandung sendiri plus wisatawan yang ingin mengetahu apa saja yang ada di Bandung, contoh lain <a href="http://www.bloggerngalam.com/">bloggerngalam.com</a> yang merupakan blog komunitas bagi para blogger yang ada di kota Malang, maka sudah pasti segmen pengunjungnya adalah para blogger di kota Malang.</p>
<p style="text-align: justify;">Dengan melihat konten serta gaya bahasa dari sebuah blog plus halaman “tentang blog” (kalau ada) maka kita akan tahu apa segmen pengunjung blog ini. Pengunjung blog yang termasuk dalam bisa dikatakan pengunjung setia apabila rajin berkomentar atau bahkan berlangganan artikel-artikel yang ada dalam blog tersebut (Visitor Loyalty), sehingga mereka yang mampir tanpa sengaja (pencarian kata kunci di google lalu “kesasar” ke sebuah blog) dalam pandangan saya tidak bisa dikategorikan segmen pengunjung sebuah blog. Sedangkan untuk blog personal, ini juga agak sulit sih menentukan segmen pengunjung blognya, kecuali para blogger yang sudah terkenal seperti <a href="http://jonru.net">Jonru</a> atau <a href="http://romisatriawahono.net">Romi Satria Wahono</a> yang blognya sangat ramai dikunjungi.</p>
<p style="text-align: justify;">Oke, Semoga Bermanfaat ya! Blog itu Unik maka kalau ngeblog kita akan menjadi bagian dari keunikan itu. Salam!</p>
<p style="text-align: justify;">
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=807&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/xMwGd91eGas" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/10/16/blog-media-dengan-status-unik-dan-segmen-pembaca/</feedburner:origLink></item>
		<item>
		<title>Overview Bisnis Online Paid Review (Part 2)</title>
		<link>http://feedproxy.google.com/~r/ayongeblog/~3/YJyH2H9r30k/</link>
		<comments>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Sep 2009 17:01:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>wikan.pribadi</dc:creator>
				<category><![CDATA[Lainnya ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat Blog]]></category>
		<category><![CDATA[Motivasi ayongeblog]]></category>
		<category><![CDATA[$]]></category>
		<category><![CDATA[advertiser]]></category>
		<category><![CDATA[affiliasi]]></category>
		<category><![CDATA[affiliates]]></category>
		<category><![CDATA[amazon]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis online paid review]]></category>
		<category><![CDATA[blog$preneur]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[blogspreneur]]></category>
		<category><![CDATA[broker]]></category>
		<category><![CDATA[cara kerja]]></category>
		<category><![CDATA[dollar]]></category>
		<category><![CDATA[google adsense]]></category>
		<category><![CDATA[money]]></category>
		<category><![CDATA[paid review]]></category>
		<category><![CDATA[paid to review]]></category>
		<category><![CDATA[pay per click]]></category>
		<category><![CDATA[sponsoredreviews]]></category>
		<category><![CDATA[wordpress]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.ayongeblog.com/?p=801</guid>
		<description><![CDATA[Artikel Sebelumnya : Overview Bisnis Online Paid Review (Part 1)
Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Paid Review?

Setiap bisnis online memiliki kelebihan dan kekurangan, beberapa kelebihan dan kekurangan paid review antara lain sebagai berikut,

Kelebihan:
- Nilai pendapatan yang dapat anda peroleh berkisar $5 s/d $1000 per artikel review, bahkan lebih.
- Jumlah pendapatan bergantung kepada anda, semakin banyak artikel [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Artikel Sebelumnya : <a href="http://www.ayongeblog.com/2009/09/20/overview-bisnis-online-paid-review-part-1/">Overview Bisnis Online Paid Review (Part 1)</a></p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/apa-kelebihan-dan-kekurangan-dari-paid-review/"><strong>Apa Kelebihan dan Kekurangan dari Paid Review?</strong></a></p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/money.jpg"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/money.jpg" alt="money" title="money" width="171" height="171" class="aligncenter size-full wp-image-537" /></a></p>
<p>Setiap <strong>bisnis online</strong> memiliki <strong>kelebihan</strong> dan <strong>kekurangan</strong>, beberapa kelebihan dan kekurangan <strong>paid review</strong> antara lain sebagai berikut,</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/plus-minus.png"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/plus-minus.png" alt="plus-minus" title="plus-minus" width="128" height="128" class="aligncenter size-full wp-image-536" /></a></p>
<p><strong>Kelebihan</strong>:<br />
- Nilai pendapatan yang dapat anda peroleh berkisar $5 s/d $1000 per artikel <em>review</em>, bahkan lebih.<br />
- Jumlah pendapatan bergantung kepada anda, semakin banyak artikel <em>review</em> yang anda buat, maka semakin besar penghasilan anda.<br />
- Proses pembayaran dilakukan minimal 2 minggu sekali, tanpa minimal pembayaran, berapapun pendapatan anda pada jangka waktu tersebut, maka akan dikirimkan kepada anda.<br />
- Anda dapat mendaftarkan lebih dari satu <strong>Blog</strong> untuk mengikuti <strong>bisnis online paid review</strong>.</p>
<p><span id="more-801"></span></p>
<p><strong>Kekurangan</strong>:<br />
- Untuk saat ini artikel <em>review</em> yang harus anda buat harus dalam bahasa inggris, walaupun saat ini sudah terdapat beberapa layanan <strong>paid review</strong> lokal, seperti <strong>ReviewMu</strong> dan <strong>AdReviewCamp</strong>, namun belum terlalu terlihat perkembangannya dibandingkan dengan layanan <strong>paid review</strong> internasional, seperti <strong>SponsoredReviews</strong>.<br />
- Bukanlah hal yang mudah untuk memiliki <strong>Blog</strong> dengan <strong>Page Rank</strong> dan <strong>Alexa Rank</strong> yang bagus, dimana hal ini terkait dengan banyaknya <strong>Advertiser</strong> yang akan tertarik untuk memasang artikel <em>review</em> di <strong>Blog</strong> anda.</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/beberapa-layanan-paid-review/"><strong>Beberapa Layanan Paid Review</strong></a></p>
<p>Saat ini cukup banyak layanan <strong>Paid Review</strong> yang dapat anda ikuti, namun hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah bahwa mereka benar-benar melakukan <strong>pembayara</strong>n, berikut adalah beberapa layanan <strong>Paid Review</strong> yang telah terbukti melakukan <strong>pembayaran</strong>, antara lain:</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/paid-review.jpg"><img src="http://www.blogspreneur.com/wp-content/uploads/2009/09/paid-review.jpg" alt="paid-review" title="paid-review" width="368" height="506" class="aligncenter size-full wp-image-540" /></a></p>
<p>Setiap layanan <strong>paid review</strong> memiliki aturan main sendiri, walaupun secara umum hampir sama, selain itu tentunya setiap layanan <strong>paid review</strong> juga memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.</p>
<p><a href="http://www.blogspreneur.com">Blog$preneur</a> : <a href="http://www.blogspreneur.com">Be Entrepreneur With Your Blog$</a></p>
<img src="http://www.ayongeblog.com/?ak_action=api_record_view&id=801&type=feed" alt="" /><img src="http://feeds.feedburner.com/~r/ayongeblog/~4/YJyH2H9r30k" height="1" width="1"/>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		<feedburner:origLink>http://www.ayongeblog.com/2009/09/21/overview-bisnis-online-paid-review-part-2/</feedburner:origLink></item>
	</channel>
</rss>
